Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 1985

Perkuat Pasukan Pengamanan Pemilu 2024, Pj. Bupati Bogor Lakukan Apel Bersama Ratusan Jajaran Dishub Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu lakukan apel bersama dengan 710 jajaran Dinas Perhubungan se-Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Lapangan VIP Stadion Pakansari, Rabu 31 Januari 2024.

Hal tersebut dilakukam guna memperkuat kesiapan pasukan untuk mewujudkan suksesi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024.

Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengatakan bahwa, jajaran Dishub Kabupaten Bogor merupakan garda terdepan ujung tombak terutama berkaitan dengan urusan kelancaran dan keamanan di sektor perhubungan, salah satunya berkewajiban mensukseskan pesta demokrasi pada 14 Februari 2024 mendatang.

Menurutnya, pada 14 hari ke depan kita akan melaksanakan pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah perjalanan bangsa kita yakni Pilpres dan Pileg.

Baca juga : Sarah Keihl Dikuliti Mantan Pacarnya Mahdy Reza Usai Dinikahi Bule. Kenakalannya Dibongkar!

“Tanggung Jawab kita sebagai aparat pemerintah, saya minta kepada seluruh jajaran Dishub Kabupaten Bogor untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Bogor untuk menyukseskan Pemilu 2024 yang damai dan aman,” kata Asmawa Tosepu, Rabu 31 Januari 2024.

Perkuat Intergritas

Ia meminta jajaran Dishub Kabupaten Bogor untuk menjaga integritas dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Karena dengan integritas bisa disiplin, loyal terhadap peraturan perundang-undangan, dan hal yang menjadi kebijakan secara norma.

“Dengan integritas kita semua akan memiliki dedikasi dalam bekerja, kompeten, dan  memahami apa yang kita kerjakan. Jangan sembarangan melakukan tindakan yang mengakibatkan tercorengnya institusi, tolong dijaga dengan baik,” jelasnya.

Baca juga : Menyusuri Kampung Palm Eco Green Village Malang, Makin Asri Berkat Program BRInita

Selanjutnya, Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengungkapkan, apel besar hari ini dilaksanakan untuk mematangkan persiapan jelang Pemilu 2024, sekaligus bagian penyemangat buat seluruh jajaran Dishub Kabupaten Bogor karena mendapat arahan langsung dari Pj Bupati Bogor.

“Hari ini mereka sengaja kita kumpulkan untuk mendapat arahan langsung dari Pj. Bupati Bogor. Total ada 710 anggota jajaran Dishub baik tingkat Mako maupun di lapangan,” ujar Agus Ridhallah.

Menurutnya, Dishub memiliki tugas salah bagaimana memperlancar kegiatan Pemilu 2024 dengan cara menjaga agar situasi dan kondisi tetap kondusif.

Serta bertanggungjawab mengawal pendistribusian kotak suara dan kelancaran dan kemudahan kegiatan Pemilu, serta meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap pesta demokrasi Pemilu tahun 2024.

“Saya ingatkan kepada seluruh anggota laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sosialisasikan dengan masif agar masyarakat tidak golput. Sehingga, pada waktunya mereka menggunakan hak pilihnya,” ungkap Agus Ridallah.(Albin Pandita)

PLN UP3 Bogor Imbau Jaga Jarak Aman Alat Peraga Kampanye dengan Jaringan Listrik

0

Bogordaily.netDalam rangka masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlaku hingga tanggal 10 Februari 2024, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3 Bogor) kembali mengimbau terkait jarak aman alat peraga kampanye (APK) khususnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor. Manager PLN UP3 Bogor, Irwanto Wahyu Kusumo mengatakan, alat peraga kampanye (APK) agar tidak dipasang dekat dengan area aset kelistrikan PLN.

“Di masa kampanye ini banyak ditemukan bendera, baliho, maupun umbul-umbul yang dipasang di berbagai lokasi, termasuk di instalasi kelistrikan. Perhatikan jarak aman dalam pemasangan alat peraga kampanye tersebut dengan kabel dan instalasi listrik lainnya untuk keamanan dan keselamatan masyarakat,” terang Irwanto.

Irwanto menjelaskan, jarak aman antara APK dengan jaringan PLN kurang lebih 2,5 meter dari kabel Tegangan Menengah. Sesangkan jarak dari kabel Tegangan Rendah kurang lebih 1 meter.

Baca juga : Sarah Keihl Dikuliti Mantan Pacarnya Mahdy Reza Usai Dinikahi Bule. Kenakalannya Dibongkar!

Potensi bahaya yang ditimbulkan akibat APK yang menempel pada jaringan listrik yaitu korsleting listrik sampai dengan bahaya ledakan dan kebakaran.

”Selain itu, APK yang dipasang di tiang listrik dikhawatirkan dapat menambah beban tiang listrik sehingga tiang bisa menjadi miring,” tambahnya.

Secara rutin, PLN UP3 Bogor melakukan inspeksi terhadap jaringan listrik untuk memastikan keandalan dan kontinuitas pasokan, khususnya jelang Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari mendatang.

Baca juga : Menyusuri Kampung Palm Eco Green Village Malang, Makin Asri Berkat Program BRInita

Apabila masyarakat melihat potensi berbahaya dari benda-benda yang berada dekat jaringan listrik, masyarakat dapat melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile.

Di sisi lain, Susiana Mutia, General Manager PLN UID Jawa Barat juga memberikan pernyataan bahwa pihak PLN terus meningkatkan kepedulian pegawai dan tenaga alih daya untuk melakukan edukasi dan sosialisasi, serta melaporkan apabila menemukan kerawanan instalasi Ketenagalistrikan maupun kegiatan masyarakat yang berbahaya dengan prinsip Everybody is Safety Inspector.***

Bakso Seuseupan di Bogor yang Legendaris dan Asal Usulnya

0

Bogordaily.net Bakso Seuseupan di Ciawi, Kabupaten Bogor dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris. Berikut ulasan tentang Bakso Seuseupan hingga asal usul di balik nama Seuseupan.

Johnny Pinot dalam unggahannya di Instagram mengulas tentang Seuseupan di Ciawi Kabupaten Bogor.

“Di daerah Ciawi Bogor, ada Bakso Seuseupan yang sudah legend dan terkenal,” tulis Johnny Pinot dalam unggahannya di Instagram @pinotjohnny dan @bogordailynews, Rabu, 31 Januari 2024.

Bakso atau Ba’so Seuseupan merupakan salah satu kuliner legendaris di Bogor. Bakso ini memiliki beberapa cabang dan berdiri sejak tahun 1984. Atau sudah sekitar 40 tahun.

Warung bakso pertama kali buka di Jalan Raya Tapos, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Selain itu terdapat beberapa cabang yakni di Jalan Raya Taman Cimanggu, Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Lalu di Jalan Bangbarung Raya Nomor 3, Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dan di Jalan Raya Gunungbatu Nomor 37,  Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Asal Usul Nama Seuseupan di Ciawi Bogor

Nama daerah Seuseupan kabarnya sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Konon ada hubungan dengan runtuhnya kerajaan Pajajaran tahun 1570-an.

Saat melarikan diri dari kejaran pasukan Banten, Raja, keluarga, dan pengikut setianya bersembunyi di sebuah lembah di dekat Bogor.

Raja sedang menanak nasi saat pasukan Banten keburu datang. Berlarilah rombongan raja, nasinya dibawa, kukusan/aseupan tempat menanak nasi ditendang dan air kukusannya mengalir ke sebuah lubang.

“Dari lubang itu kemudian muncul mata air yang sekarang masih dipakai untuk air wudu di Mesjid Baiturrahmah, Seseupan, Ciawi,” jelasnya.

Sampai sekarang daerah sekitar mata air disebut Ciaseupan atau lebih dikenal sebagai Seuseupan.

Peristiwa tahun 1957 Masehi itu tertulis di dalam Pantun Bogor yang ditulis tahun 1908.

“Di buku Saleh Danasasmita, tahun 1709 saat Abraham Van Riebeeck melakukan perjalanan ke Bandung, Kampung Ciseupan sudah ada,” tulis Johnny Pinot lagi.

Sementara itu warganet yang menyaksikan video tersebut memberikab berbagai komentarnya.

“Baksonya legend.. Sblah kanannya klo dri Mesjid Raya,” tulis warganet.

“Wah baru tau ada legendanya,” komentar warganet.

“Seru ini ceritanya apalagi sambil ngebakso seuseupan,” timpal yang lainnya.

“Saya orang Ciawi aja baru tau sejarahnya pak @pinotjohnny … Terimakasih banyak ilmunya,” tulis warganet.***

 

Gibran Bincang Santai dengan Anak Muda Bogor

0

Bogordaily.net Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka bincang santai bersama anak muda Bogor. Acara dihelat di Cafe Sunshine, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 31 Januari 2024.

Bincang santai ini diisi dengan diskusi seputar persoalan anak muda serta pemaparan singkat program Gibran tentang pembangunan sumber daya manusia (SDM) anak muda.

Acara ini dihadiri anak-anak muda dari komunitas E-Sport, komunitas Cosplay, komunitas Tourism Cibinong Bogor. Dan sejumlah pengusaha muda termasuk Himpunan Petani Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Jasuki dari Komunitas Cosplay, berharap ada yang mengapresiasi komunitas cosplayer di Indonesia.

Sejumlah pemuda dari komunitas E-Sport juga curhat yang butuh dukungan lebih dari pemerintah agar lebih berkembang.

Merespons curhatan anak-anak muda di Bogor, Gibran menekankan bahwa dirinya akan concern mengembangkan ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan penguatan ekonomi digital.

“Saya sering mengumpulkan anak muda. Anak-anak muda sekarang banyak yang tidak mau kerja kantoran. Sebagian besar ingin hidup dari ekonomi kreatif dan UMKM. Saya ingin memberikan akses sebesar-besarnya untuk anak muda,” ujarnya.

Gibran juga menyinggung pentingnya dukungan infrastruktur internet dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Saya ingin ada pemerataan infrastruktur digital supaya tidak ada lagi blank spot. Semua dapat internet cepat dan mudah,” tegasnya.

Pada hari yang sama, usai acara di Cibinong Gibran lantas menuju lokasi acara diskusi santai dengan komunitas Artwork, komunitas Mural, dan komunitas lainnya di Kota Bogor. (Acep Mulyana)

PKBM Damai Mekar Praktik Melukis di Atas Talenan di Sukadamai Bogor

0

Bogordaily.net Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Damai Mekar mengadakan praktik melukis di atas talenan di Kampung Situpete, RT 01 RW 08, Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Rabu, 31 Januari 2024.

Siswa-siswi Paket A, B, dan C dari PKBM Damai Mekar merayakan kreativitas mereka melalui praktik melukis di atas talenan. Kegatan tersebut menjadi momen berharga bagi para siswa dalam mengembangkan keterampilan seni mereka.

Pada praktik melukis kali ini, siswa-siswi mendapatkan pembelajaran khusus dalam membuat lukisan harimau.

Dengan bimbingan yang diberikan oleh Asri, para peserta dapat menggali potensi seni mereka dan menghasilkan karya-karya yang penuh ekspresi.

Pengurus PKBM Damai Mekar, Maharani Fajria Rahmiyanti, menyampaikan antusiasme terhadap partisipasi siswa dalam kegiatan tersebut.

Siswa-siswi Paket A, B, dan C dari PKBM Damai Mekar melukis di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. (Ibnu/Bogordaily.net)

“Melalui kegiatan praktik melukis, kami berusaha memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas mereka. Seni melukis tidak hanya sekadar keahlian, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan ide dan perasaan,” ujar Maharani kepada Bogordaily.net.

Selain menonjolkan kreativitas seni, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat ikatan sosial antar-siswa dan mendorong semangat kolaborasi.

“Dengan adanya interaksi positif di antara mereka, diharapkan akan tercipta lingkungan belajar yang kondusif di PKBM Damai Mekar,” ujarnya.

Praktik melukis di atas talenan ini, Maharani berharap dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan seni para siswa PKBM Damai Mekar.

“Semangat berkarya dan mengembangkan potensi seni diharapkan akan terus membawa dampak positif dalam perjalanan pendidikan mereka,” tandasnya. (Ibnu Galansa)

Caleg PSI Bro Donal Sambangi Warga RW 06 Curug Bogor: Sosialisasi hingga Serap Aspirasi

0

Bogordaily.net Calon legislatif (caleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Donal menyapa warga di wilayah RW 06, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor pada Selasa 30 Januari 2024.

Dalam kunjungannya, calon anggota DPRD Kota Bogor yang akrab disapa Bro Donal ini tidak hanya menyapa warga, tetapi juga mensosialisasikan tata cara pencoblosan surat suara pada Pemilu 2024.

Acara ini juga diiringi dengan kegiatan bazar minyak murah serta pembagian kaos untuk warga setempat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Donal, S.Si, sebagai caleg PSI Kota Bogor untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Dan memberikan manfaat langsung melalui bantuan sosial.

Antusiasme masyarakat, terutama emak-emak yang mayoritas hadir menciptakan suasana meriah sepanjang acara.

Bro Donal menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini.

“Pentingnya interaksi antara calon legislatif dan warga serta betapa pentingnya pemahaman masyarakat terkait proses pemilihan dan hak pilih mereka,” kata Bro Donal kepada Bogordaily.net, Rabu, 31 Januari 2024.

Dengan gaya santai dan ramah, Bro Donal berinteraksi langsung dengan warga, menjawab pertanyaan mereka. Hingga menyampaikan pesan-pesan dari PSI terkait visi dan misi partai.

Sosialisasi Pencoblosan

Selain itu, pemahaman tata cara pencoblosan surat suara menjadi fokus utama sosialisasinya, mencerminkan upayanya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Bazar minyak murah yang digelar dalam acara ini juga memberikan manfaat nyata bagi warga. Terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.

“Pembagian kaos dengan logo partai sebagai bonus tambahan menambah keceriaan acara, sekaligus menjadi bentuk branding partai di tingkat lokal,” imbuhnya.

Bro Donal berharap acara tersebut dapat mempererat hubungan antara wakil rakyat dan warga. Dengan pendekatan yang inklusif dan memberikan manfaat langsung,

“Saya berharap dapat menjadi wakil yang benar-benar mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat Bogor Barat,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

Bima Arya Diganjar Penghargaan Kepemimpinan Toleransi Terbaik Tingkat Kota

0

Bogordaily.net Wali Kota Bogor Bima Arya meraih penghargaan Kepemimpinan Toleransi Terbaik tingkat kota dari Setara Institute.

Adapun, penghargaan tersebut diserahkan dalam Launching dan Penghargaan Indeks Kota Toleran tahun 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Penghargaan tersebut merupakan satu dari tiga penghargaan khusus yang diberikan oleh Setara Institute. Dalam Indeks Kota Toleran dari hasil studi yang dilakukan dari 94 wilayah kota di Indonesia, melalui riset selama satu tahun pada tahun 2023.

Studi dan riset dilakukan untuk mendapatkan peringkat tertinggi yang layak mendapatkan penghargaan dengan Indeks Kota Toleran Terbaik di tahun ini.

Bima Arya menyampaikan Setara Institute merupakan lembaga yang spesial bagi masyarakat di Kota Bogor. Karena pernah memberikan predikat Kota Bogor sebagai kota Intoleran di tahun 2015.

Bima mengatakan saat itu tidak ada yang tidak gundah dan galau dengan predikat kota intoleran pada 2015.

“Karena kami merasa DNA kota kami itu DNA yang cinta atas kebersamaan dalam keberagaman. Tapi teman-teman Setara tentu ada data, ada argumentasi, kami sadar bahwa banyak yang harus kami benahi ketika itu,” kata Bima Arya saat memberikan sambutan.

Berkaca dari predikat tersebut, segala persoalan terus dicicil untuk diselesaikan hingga tuntas.

Bima Arya menyadari menjadi wali kota tidak hanya mengolah kata, menata kota, tetapi juga membangun manusia. Dan menjadikan kota untuk semua dan itu yang sangat tidak mudah. Namun, dengan kebersamaan bisa dicapai.

“Kami terima kasih atas kolaborasi dan sinergi degan semua, karena banyak dukungan untuk menjadikan Kota Bogor menjadi kota yang lebih baik. Penghargaan ini kami persembahkan bagi warga Kota Bogor dan warga Indonesia. Yang percaya bahwa perbedaan adalah keniscayaan, keberagaman adalah keharusan tapi kebersamaan harus terus diperjuangkan,” jelas Bima.

Sinergi dan Kolaborasi  

Semua capaian ini, lanjut Bima Arya adalah atas kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak. Selan itu merupakan ikhtiar yang tidak pernah berhenti selama 10 tahun. Untuk memastikan nilai-nilai kemanusiaan dan keberpihakan kepada minoritas juga menjadi utama di Kota Bogor.

Bima Arya juga menitipkan agar ke depan siapa pun pejabatnya, siapa pun wali kotanya, Indeks Toleransi di Kota Bogor harus terus menguat. Tidak boleh mundur dan jangan pernah mundur.

“Tahun ini Indeks Toleransi Kota Bogor naik dari ke-17 ke-12 dan untuk ukuran kota besar naik dari peringkat ke-5 ke peringkat ke-3,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Setara Institute, Ismail Hasani mengatakan Indeks Kota Toleran ini adalah satu kerja studi pengukuran terhadap kinerja kota-kota di Indonesia.

“Kinerja wali kota paling menentukan. Selain itu juga ada kinerja masyarakat, tokoh agama, tokoh sosial, elemen masyarakat sipil dan seterusnya,” ujar Ismail.

Jadi kata Ismail dalam Indeks Kota Toleransi terdapat empat variabel dan diperkenalkan tiga penopang kepemimpinan ekosistem toleransi. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

Semakin Kuat dan Hebat, BRI Cetak Laba Rp60,4 Triliun

0

Bogordaily.net BRI berhasil mencetak laba sebesar RpRp60,4 triliun. Melalui pajak dan dividen, laba yang diperoleh BRI tersebut akan kembali ke negara untuk rakyat.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil menutup tahun 2023 dengan kinerja cemerlang dan tumbuh secara berkelanjutan.

Pada pemaparan kinerja keuangan tahun 2023 di Jakarta Rabu, 31 Januari 2024, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan secara konsolidasian aset perseroan tumbuh 5,3% yoy. Menjadi sebesar Rp1.965,0 triliun dan membukukan laba BRI sebesar Rp60,4 triliun. Atau tumbuh 17,5% year on year (yoy).

“BRI sekali lagi membuktikan bahwa dengan strategic response yang tepat, maka perseroan dapat mengubah tantangan menjadi kesempatan, kesulitan menjadi kemudahan. Sehingga secara keseluruhan BRI menjadi semakin tangguh, kuat dan hebat,” ujar Sunarso.

Sunarso menyebut seperti yang dirasakan bersama di tahun 2023 lalu banyak tantangan yang bersifat eksternal. Mulai dari era suku bunga dan inflasi tinggi, kondisi geopolitik yang penuh dengan ketidakpastian. Serta beberapa bank di Amerika Serikat yang kolaps.

“Namun BRI dapat melewati itu semua dengan catatan impresif,” tambahnya.

Sunarso juga menyampaikan laba BRI menjadi hak pemegang saham. Melalui pembayaran pajak dan dividen, mayoritas dari laba senilai Rp60,4 triliun tersebut pada akhirnya akan kembali ke negara sebagai pemegang saham mayoritas. Selanjutnya dipergunakan untuk kepentingan rakyat Indonesia melalui berbagai program pemerintah.

“Ini adalah bukti nyata bahwa perusahaan BUMN yang memiliki fungsi agent of development dan value creator dapat secara simultan menjalankan peran economic dan social value secara bersamaan,” imbuhnya.

Kualitas Kredit Terjaga

Penopang utama kinerja impresif BRI hingga akhir 2023 tersebut di antaranya adalah penyaluran kredit yang tumbuh double digit dan di atas industri perbankan nasional.

Lalu kualitas kredit yang terjaga, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang memadai dengan fokus pada dana murah (CASA). Serta efisiensi yang terus meningkat, hasil dari transformasi digital yang dilakukan BRI.

Dari sisi fungsi intermediasi, hingga akhir Desember 2023, BRI berhasil mendorong penyaluran kredit tumbuh 11,2% yoy menjadi Rp1.266,4 triliun.

Pencapaian ini tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran kredit industri perbankan nasional yang sebesar 10,4% yoy di sepanjang tahun 2023.

Apabila dirinci, seluruh segmen pinjaman BRI tercatat tumbuh positif, segmen mikro tercatat tumbuh 10,9% yoy menjadi Rp611,2 triliun. Segmen konsumer tumbuh 13,4% yoy menjadi Rp190,0 triliun.

Kemudian segmen kecil dan menengah tumbuh 8,6% yoy menjadi Rp267,5 triliun dan segmen korporasi tumbuh 13,8% yoy menjadi Rp197,7 triliun.

Apabila ditotal, portofolio kredit UMKM BRI mencapai 84,4% dari total penyaluran kredit BRI atau setara Rp1.068,7 triliun.

Keberhasilan BRI dalam meningkatkan portofolio kredit UMKM tak terlepas dari akselerasi sumber pertumbuhan baru melalui integrasi ekosistem ultra mikro. Yang mana hingga akhir Desember 2023 jumlah nasabah holding ultra mikro tercatat mencapai 37,3 juta peminjam.

Integrasikan Segmen Ultra Mikro

Keberhasilan BRI Group mengintegrasikan nasabah di segmen ultra mikro tersebut berdampak terhadap penurunan jumlah nasabah yang belum mendapatkan akses keuangan formal.

Keberhasilan holding ultra mikro tersebut juga dibagikan Sunarso di World Economic Forum 2024.

Salah satunya adalah pemberdayaan pelaku usaha wanita di segmen ultra mikro oleh PNM yang mampu menyalurkan Rp41,6 triliun kepada 15 juta pelaku usaha wanita melalui PNM Mekaar. Apabila dibandingkan dengan Grameen Bank, lembaga pembiayaan di Bangladesh penerima hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2006.

Dari situs resminya, Grameen Bank secara akumulasi telah menyalurkan pinjaman kepada 10,5 juta orang. Sama seperti PNM, mayoritas nasabah lembaga tersebut adalah kalangan perempuan yang mencapai 97%.

“Oleh karenanya PNM yang tergabung dalam Holding Ultra Mikro, kini pantas mengklaim dirinya sebagai group lending terbesar di dunia. Hal ini merupakan wujud BRI Group dalam melakukan pemberdayaan kepada wanita prasejahtera (underprivileged women) dan mendukung pencapaian SDGs khususnya yang terkait dengan kesetaraan gender,” jelas Sunarso.

Kualitas Kredit Terjaga

Tak hanya berhasil mengakselerasi penyaluran kredit hingga diatas pencapaian industri perbankan nasional, BRI juga mampu menjaga kualitas kredit yang disalurkan.

Tercatat NPL BRI hingga akhir Desember 2023 terkendali di level 2,95% dengan NPL Coverage sebesar 229,09%. Sementara itu Loan at Risk (LAR) BRI tercatat sebesar 13,8% pada akhir Desember 2023, yang mana angka ini sudah menurun signifikan apabila dibandingkan dengan LAR BRI pada posisi tertinggi saat puncak COVID di September 2020 yakni sebesar 29,8%.

“Kemampuan BRI dalam mengelola NPL di bawah 3% tersebut membuktikan prinsip risk management telah dijalankan dengan baik oleh BRI. Mengingat mayoritas portofolio BRI ada di segmen UMKM,” tambah Sunarso.

Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir Desember 2023 BRI berhasil menghimpun DPK sebesar Rp1.358,3 triliun atau tumbuh 3,9% yoy. Pencapaian ini juga lebih baik dibandingkan dengan DPK industri perbankan nasional yang tumbuh 3,8% secara yoy pada akhir Desember 2023.

Penghimpunan DPK BRI masih didominasi oleh dana murah (CASA) dengan presentase mencapai 64,4% atau setara dengan Rp874,1 triliun.

Di tengah ketatnya likuiditas perbankan nasional dampak dari era suku bunga yang tinggi, BRI berhasil menjaga rasio likuiditas pada level yang memadai. Yang mana tercatat LDR BRI pada akhir Desember 2023 sebesar 84,2%.

Selain itu, BRI juga mampu menjaga rasio kecukupan modal (CAR) di level memadai sebesar 27,3%. Dengan kondisi likuiditas dan permodalan yang memadai tersebut, perseroan masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih baik di tahun 2024.

Makin Efisien Berkat Digitalisasi

Dari sisi operasional, perseroan mampu untuk terus meningkatkan efisiensi operasionalnya. Hal tersebut tercermin dari rasio Cost to Income Ratio (CIR) yang terus membaik dibanding tahun lalu.

CIR BRI pada Desember 2023 tercatat 41,9% atau lebih baik dibandingkan CIR pada akhir Desember 2022 sebesar 47,4%. Meningkatnya efisiensi yang dilakukan oleh perseroan tersebut tak terlepas dari transformasi digital yang terus dijalankan.

“Keberhasilan transformasi digital BRI pun terbukti dari kinerja positif BRImo. BRImo saat ini telah menjelma sebagai super apps serba bisa yang telah digunakan oleh 31,6 juta users. Dengan volume transaksi mencapai Rp4.158 triliun atau tumbuh 55,8% yoy per Desember 2023,” jelas Sunarso.

Di samping itu, transformasi digital untuk memberikan dan menjangkau nasabah dengan lebih luas juga dilakukan dengan adanya AgenBRILink.

Hingga akhir Desember 2023, tercatat BRI telah memiliki lebih dari 740 ribu AgenBRILink dengan volume transaksi mencapai sebesar Rp1.427 triliun dan memberikan fee-based income kepada BRI senilai Rp1,5 triliun di sepanjang tahun 2023.

Selain memberikan layanan yang lebih efisien bagi BRI, AgenBRILink merupakan model bisnis economy sharing.

Untuk para agen, nilai pendapatan yang mereka terima bisa mencapai 2-3 kali lipat yang diterima oleh BRI. Ini adalah bukti nyata bahwa keberadaan BRI mampu memberikan pekerjaan dan pendapatan bagi masyarakat.

”BRI menatap tahun 2024 dengan penuh optimisme, dan perseroan pun terus berupaya untuk merespons berbagai tantangan. Guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ungkap Sunarso.

Tak hanya itu kata Sunarso, inovasi dan eksplorasi sumber pertumbuhan baru yang dilakukan BRI berimplikasi pada bisnis perseroan yang semakin kompleks.

Hal ini menurutnya, menuntut BRI agar dapat lebih dinamis dan cermat dalam mengoptimalkan peluang bisnis. Baik pada masa sekarang maupun di masa-masa mendatang.***

Menteri LHK RI Apresiasi Kerja Keras Taman Safari Indonesia Jalankan Program Konservasi hingga Edukasi Satwa!

0

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar mengapresiasi jerih payah, konsistensi dan eksistensi Taman Safari Indonesia (TSI) dalam menjalankan program konservasi, edukasi, riset/penelitian dan rekreasi berbasis alam selama kurun 36 tahunan terakhir.

Apresiasi ini disampaikan langsung kepada Founder Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang dan Tony Sumampau di acara Workshop bertajuk ‘Peran LK Dalam Mendukung Upaya Penyelamatan TSL Serta Penurunan Emisi’ di Ballrom Hotel Fairmont Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2024).

“Kami sangat mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan dan dijalankan Pak Jansen dan kawan-kawan di Taman Safari Bogor. Ini bisa menjadi percontohan dan rujukan bagi Lembaga Konservasi di Indonesia,” ungkap Menteri LHK Siti Nurbaya

Lembaga Konservasi (LK) merupakan mekanisme pengelolaan satwa di luar habitat (ex-situ) yang dilakukan untuk mendukung pengelolaan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL) di dalam habitatnya (in-situ).

Siti juga menegaskan bahwa LK untuk kepentingan umum memiliki fungsi penting yang menyatukan elemen konservasi, pendidikan, dan rekreasi yang sehat.

“LK seperti kebun binatang baik yang besar maupun kecil, Public Service Obligation-nya sangat kuat, utamanya untuk melindungi dan melestarikan (TSL), serta edukasi kepada masyarakat,” terang Siti.

Selain aspek konservasi, LK juga memiliki aspek komersil yang memerlukan perizinan dari pemerintah. Menteri Siti menerangkan bahwa izin tersebut adalah otoritas dari negara kepada manajemen operasional LK.

“Kalau kita lihat bahwa wildlife belong to the state atau milik negara, artinya ada constitusional rights untuk rakyat dan negara. Apabila diberikan izin maka menjadi operational rights, dan apabila izin dengan segala persyaratannya dipenuhi hingga beroperasi menimbulkan nilai ekonomi, maka jadi economic rights yang manfaatnya dapat diterima oleh masyarakat secara finansial maupun sosial,” jelas Siti.

Workshop ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) ini bertujuan untuk mengembangkan potensi nilai ekonomi karbon di Lembaga Konservasi, mengembangkan potensi wisata terintegrasi yang bukan wisata massal, namun memiliki potensi ekonomi tinggi, serta mengembangkan Pusat Edukasi Pengelolaan Lembaga Konservasi (Center of Excellent); dan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan kelembagaan terkait nilai ekonomi karbon, pengembangan wisata dan pusat edukasi pengelolaan satwa liar.

Workshop ini diikuti oleh berbagai pihak terkait dari unsur Pejabat Eselon I dan II Lingkup KLHK, Kepala UPT Lingkup Ditjen KSDAE, Kepala Bagian Lingkup Ditjen KSDAE, perguruan tinggi/akademisi/praktisi dari Unversitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Nasional, Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI), pimpinan lembaga konservasi, praktisi, serta dari unsur Pimpinan Kementerian/Lembaga Lain yang terkait.

Pada kesempatan ini, Menteri Siti menyampaikan bahwa selain pengelolaan TSL, LK juga berpotensi memiliki nilai ekonomi karbon dimana tutupan vegetasi yang ada di areal Lembaga Konservasi dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) juga menyimpan dan menyerap karbon.

“Dan bahkan kita bisa mengembangkan nilai-nilai pembeda dari aktivitas lembaga konservasi dengan High Conservation Value yang relevan dengan substansi karbon,” ungkap Menteri Siti.

Menteri Siti juga menyampaikan lebih lanjut kepada peserta workshop, bahwa saat ini KLHK tengah mengimplementasikan FoLU Net Sink 2030 yang selaras dengan target dan tujuan pada Kunming Montreal Biodiversity Global Framework, Convention Biological Diversity (CBD). “Dalam ruang lingkup FoLU Net Sink 2030, konservasi keanekaragaman hayati menjadi aksi mitigasi, misalnya melalui intervensi dalam pembinaan populasi dan habitat,” jelas Menteri Siti.

Lebih lanjut, pemanfaatan nilai ekonomi karbon dari sisi status lahan di LK yang secara umum menjadi hak milik, berpeluang dikembangkan skema karbon melalui program-program Aforestasi, Rehabilitasi, dan Reboisasi (ARR).

Skema karbon di Lembaga Konservasi juga dapat menjadi peluang pendapatan (financial additionality) untuk mendukung pengelolaan satwa yang lebih baik dan memenuhi standar mutu. Tentu perlu exercise dan perumusan metodologi yang tepat terlebih dahulu.

“Dari sinilah dapat dilihat keterkaitan erat antara perubahan iklim dengan keanekaragaman hayati, krisis iklim dapat mengubah habitat, mengganggu proses ekologis, dan meningkatkan risiko kepunahan TSL,” terang Menteri Siti.

Saat ini tercatat 82 unit LK untuk kepentingan Umum yang teregister di KLHK. Namun demikian, Menteri Siti menyadari bahwa belum semua LK mempunyai sarana prasarana dan sumber daya yang memadai dalam pengelolaan TSL.

Menteri Siti menuturkan, perlu dibangun sebuah konsep Akademia Konservasi dimana para staf pengelola dapat memperoleh ilmu dan pengetahuan dalam pengelolaan satwa.

Kemudian, pengetahuan dan sumber daya manusia yang profesional di bidangnya antara lain seperti kurator, keeper, studbook keeper, dan penggunaan teknologi pengembangbiakan dapat berbagi pengetahuan dengan LK lain, penangkar atau bahkan petugas-petugas konservasi di lapangan.

Dirinya juga menegaskan bahwa dari banyaknya peran dan fungsi penting yang diemban oleh LK, menuntut agar lembaga ini dikelola secara profesional, menyediakan sarana prasarana representatif, serta staf pengelola yang memiliki keahlian di bidangnya.

“Saya kira kebutuhan-kebutuhan pendidikan dan pelatihan terkait konservasi spesies satwa liar bisa diintegrasikan disini, termasuk pengembangan akademia konservasi. Dalam pelaksanaannya bisa dibangun dalam skema kerjasama KLHK, Universitas/PT, dan TSI sebagai lembaga konservasi,” tandas Siti.

Menjawab keinginan Siti tersebut, Direktur Taman Safari Indonesia (TSI), Jansen Manansang, mengaku sangat siap menjadi fasilitator untuk mendukung terwujudnya wadah akademik untuk mendidik dan melahirkan bibit-bibit praktisi yang siap berkarir di dunia konservasi dan edukasi di bidang kesatwaan.

“Kami berterima kasih atas apresiasi dari Bu Menteri. Terkait keinginan mendirikan sekolah khusus untuk melahirkan keeper-keeper satwa yang akan membantu keberlangsungan lembaga konservasi tentu kami sangat siap. Terlebih saat ini, program-program penelitian dan pelatihan untuk eksternal juga sudah berjalan bagus,” ungkap Jansen Manansang.***

Review Bukit Durian Sagara, Agrowisata Plus Tempat Healing di Sukabumi

0

Bogordaily.net – Review Bukit Durian Sagara menarik untuk dikupas. Tempat ini adalah Agrowisata sekaligus tempat healing yang berada di Sukabumi Jawa Barat.

Karena berada di atas puncak bukit sehingga suasana nyaman dan udara sejuk menyegarkan sangat terasa.

Mempunyai keindahan alam memesona, tempat ini termasuk ke dalam jenis agrowisata yang cocok dikunjungi untuk mempelajari budidaya durian dari petani setempat.

Review Bukit Durian Sagara

Penasaran dengan hal menarik apa saja yang akan ditemukan di tempat tersebut?

Bukit Durian Sagara memiliki daya tarik utama berupa panorama alam yang memanjakan mata karena lokasinya yang berada tepat di atas puncak bukit.

Suasana yang nyaman dengan udara sekitar yang terasa sejuk, membuat Bukit Durian Sagara dapat dijadikan pilihan tempat untuk merehatkan pikiran dari padatnya aktivitas sehari-hari.

Ketika mengunjungi destinasi wisata berikut, wisatawan juga dapat mengabadikan momen di beberapa spot yang tampak indah dengan latar alam hijau memukau.

Tidak hanya itu, di Bukit Durian Sagara, pengunjung juga dapat menambah wawasan mengenai cara pembudidayaan buah durian, mulai dari cara menanam, merawat hingga memanen durian.

Tentunya tempat berikut menjadi salah satu surga bagi para pencinta durian karena tidak hanya melihat proses perawatan pohon durian, pengunjung juga dapat langsung mencoba buah berduri itu secara langsung.

Dengan segala daya tariknya yang ditawarkan, Bukit Durian Sagara tentunya cocok dikunjungi sebagai salah satu destinasi wisata untuk menghabiskan waktu liburan bersama dengan anggota keluarga.

Fasilitas

Adapun fasilitas Bukit Durian Sagara sangatlah lengkap, mulai dari area bersantai, musala, spot foto hingga toilet yang bersih dan terawat dengan baik.

Salah satu spot foto yang paling ikonik di Bukit Durian Sagara adalah jembatan kayu yang menghubungkan antara satu area dengan area lainnya.

Menu Makanan Bukit Durian Sagara

Setelah puas mengelilingi area wisata, pengunjung juga dapat berburu kuliner dengan mendatangi kawasan restoran yang menyediakan beragam sajian, mulai dari nasi goreng, nasi timbel, pisang goreng hingga minuman-minuman menyegarkan, seperti es kelapa muda dan beragam jenis jus.

Selain hal-hal di atas, pihak pengelola tempat wisata berikut juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang lain, seperti penginapan dan area bermain anak yang menyenangkan.

Lokasi dan Harga Tiket 

Bagi yang tertarik untuk mengunjungi Bukit Durian Sagara dapat langsung mendatangi lokasinya yang berada di Desa Sukamaju, Cikakak, Sukabumi, Jawa Barat.

Adapun wisatawan dapat berkunjung ketika jam operasionalnya dimulai, yakni pada pukul 08.00 sampai dengan 20.00, dengan membayar harga tiket masuk mulai dari Rp5.000 per orang.

Itulah informasi dan review Bukit Durian Sagara tempat wisata di Sukabumi.***