Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 2169

Mediasi Penggarap Cijeruk dan BSS Deadlock, Musyawarah Siap Diulang

0

Bogordaily.net Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cijeruk untuk pertama kalinya memfasilitasi musyawarah antara PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS) dengan para penggarap.

Musyawarah dalam rangka mediasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Rabu, 20 Desember 2023.

Mediasi ini dipimpin Camat Cijeruk Moch Sobar Mansoer, Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono, Babinsa mewakili Danramil, dan Kepala Desa Cijeruk Asep Saepul Rohman.

Sedangkan peserta musyawarah adalah warga penggarap, kuasa hukum penggarap dari Sembilan Bintang and Partner. Lalu tokoh masyarakat Habib Alwi, serta jajaran manajemen dan kuasa hukum PT BSS.

Camat Cijeruk Sobar Mansoer, mengatakan, pihaknya mengundang para pihak guna memfasilitasi tuntutan dan keinginan penggarap. Serta penjelasan PT BSS terkait aktivitas dan rencana proyeknya.

“Saya belum lama di sini tapi sudah tidak nyaman bekerja karena sudah menerima somasi dari kuasa hukum penggarap. Makanya saya berharap ada solusi secepatnya. Mengapa musyawarah ini baru dilaksanakan sekarang karena terhalang pergantian camat, dari pihak PT BSS juga terjadi perubahan manajemen,” kata Camat Cijeruk Sobar Mansoer.

Terkait berkas surat izin persetujuan warga tentang proyek PT BSS yang dipersoalkan warga Cijeruk, hingga sekarang masih misterius.

“Saya masih berkoordinasi dengan camat lama tentang berkas tersebut. Tapi dia meyakinkan bahwa berkas tersebut ada. Perizinan sudah cek, sedang berproses di Pemkab Bogor,” jelasnya.

Proses Mediasi Alot

Sementara itu, proses mediasi berlangsung alot. Kuasa hukum penggarap, para penggarap, maupun tokoh masyarakat mempersoalkan aktivitas penataan tanah (cut and fill) yang dilakukan PT BSS yang dinilai tidak menghormati warga dan penggarap.

“Kalau ada penjagaan silakan koordinasi dengan Polsek dan Koramil. Jangan ada premanisme. Tidak ada adabnya. Kami tidak mau ada lagi arogansi,” tegas Habib Alwi.

Penggarap sekaligus mantan Kades Cijeruk, Indra Surkana, mengatakan seharusnya PT BSS mengundang semua pihak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara terbuka.

“Jangan hanya segelintir orang yang diundang supaya tidak ada suudzon. Kepada Camat dan pemerintahan juga saya minta agar tidak mudah mengeluarkan perizinan karena Cijeruk masuk kategori rawan longsor,” tegasnya.

Suasana mediasi sempat tegang lantaran Indra CS merasa dituduh sebagai provokator. Cekcok mulut penggarap dengan pihak PT BSS tak bisa dihindarkan.

Untung dan Heru, kuasa hukum PT BSS berharap tidak ada upaya provokasi terhadap masyarakat.

“Kami berkomitmen membangun Desa Cijeruk agar lebih maju. Mengenai operator keamanan di lokasi, kami bekerjasama dengan perusahaan resmi untuk keamanan. Mereka melibatkan pemuda-pemuda lokal. Sekarang sudah ada wasitnya mari kita bicara progress ke depannya,” ungkapnya.

Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cijeruk memfasilitasi musyawarah antara PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS) dengan para penggarap.(Acep/Bogordaily.net)

Kapolsek Cijeruk Kompol Hida Tjahjono mengatakan penyelesaian lahan garapan antara BSS dengan warga dan penggarap harus mulai dipisahkan berdasarkan cluster-nya.

Yakni terhadap warga yang hanya menempati lahan tetapi tidak menggarapnya. Warga menggarap murni mengandalkan bercocok tanam untuk sumber kehidupannya, dan penggarap yang mendirikan bangunan permanen.

“Saya setuju etika dan komunikasi harus dijalin dengan baik terutama orang-orang di lapangan. Persoalan lama jangan diungkit lagi. Mari kita buka lembaran baru. Mudah-mudahan musyawarah ini jadi momentum awal agar masalah selesai. Silakan masing-masing pihak memberikan opsi. Mana yang paling realistis titik temunya. Kalau harus difasilitasi ulang, Muspika siap,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cijeruk Asep Saepul Rohman menyampaikan pula keluhan warga yang telah mendirikan rumah di atas lahan BSS dan telah direlokasi.

“Warga telah menerima uang Rp5 juta dari BSS dan teken pernyataan keluar dari lahan. Tapi mereka berharap ada kebijakan dari BSS. Kalau Rp5 juta tidak cukup untuk biaya pindah. Hanya cukup untuk pondasi,” sebutnya.

Hingga mediasi berakhir pukul 17.00 WIB, mediasi berujung deadlock alias belum menghasilkan kesepakatan. Rencananya musyawarah akan digelar kembali oleh Muspika.
(Acep Mulyana)

Pemkab Bogor Kembali Wisuda 485 Aparatur Desa di IPB

0

Bogordaily.net Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menggelar wisuda kepada ratusan aparatur desa yang telah menyelesaikan sekolah Pemerintah Desa Angkatan III Tahun 2023. Wisudah berlangsung di IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor Rabu, 20 Desember 2023.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, telah memberikan kepercayaan penuh kepada desa untuk mengelola anggaran dari berbagai sumber.

Menurutnya, dengan kewenangan yang demikian besar, maka kualitas sumber daya aparatur desa yang handal sangat diperlukan.

“Selamat kepada para kades dan peserta program Sekolah Pemerintahan Desa Angkatan III yang telah diwisuda. Saya harap ilmu yang yang diperoleh dapat betul-betul diterapkan untuk menyelenggarakan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” kata Burhanudin, Rabu 20 Desember 2023.

wisuda aparatur desa Bogor
Aparatur desa yang telah menyelesaikan sekolah Pemerintah Desa Angkatan III Tahun 2023 diwisudah di IPB University Kecamatan Dramaga, Rabu 20 Desember 2023. (Albin/Bogordaily.net)

Ia juga menyampaikan terima kasih, kepada Rektor IPB University beserta jajaran, ketua Pusat Studi Pengembangan Pertanian dan Pedesaan (PSP3). Lalu Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) University. Atas terselenggaranya kerja sama dalam sekolah pemerintahan desa tersebut.

“Saya harap ke depannya meskipun telah berganti kepala daerah program Sekolah Pemerintahan Desa dan Samisade dapat terus berlanjut. Demi mewujudkan masyarakat desa yang maju, mandiri dan sejahtera,” jelasnya.

Sebagai informasi, Sekolah Pemerintah Desa tahun 2023 angkatan ketiga diikuti 180 orang aparatur desa. Terdiri dari 60 kepala desa, 60 operator spasial dan 60 operator sosiali.

Sehingga total dari angkatan pertama hingga angkatan III sebanyak 485 aparatur desa yang telah mengikuti program Sekolah Pemerintah Desa. (Albin Pandita)

 

Untuk Wisatawan Puncak, Ini Pesan BPBD Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengimbau wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Puncak. Khususnya pada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk berhati-hati.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Mohamad Adam Hamdani mengatakan bahwa kawasan puncak mendapatkan perhatian lebih untuk antisipasi bencana alam.

“Apa yang dilakukan BPBD dalam penanggulangan bencana itu harus lebih ekstra yang menjadi bahan berita nasional. Kami di jalur Puncak mendapatkan pos di jalur Gadog. Begitu juga dengan pos pendukungnya di Cisarua,” kata M Adam, Rabu 20 Desember 2023.

Menurutnya, kawasan Puncak merupakan destinasi wisata alam yang digemari oleh warga luar Kabupaten Bogor. Sehingga pengawasan juga dilakukan lebih masif di musim bencana seperti saat ini.

“Memang setiap wahana alam mereka mempunyai tim sendiri yang sudah bekerjasama dengan BPBD dalam hal ini bidang kesiapsiagaan. Kami juga selalu monitoring karena walau bagaimanapun keselamatan yang utama,” jelasnya.

“Bilamana nanti ada potensi hujan besar, atau pun angin dan potensi banjir seharusnya diberhentikan dulu untuk wisata alam seperti arum jeram dan sebagainya,” tambahnya.

Ia menambahkan, selain di Puncak, BPBD juga membuat beberapa pos untuk persiapan pengawasan kebencanaan di wilayah rawan bencana di Kabupaten Bogor.

“Kami mempunyai 9 titik dengan mako. Jadi pertama dari BPBD di Gadog, Cileungsi, Ciseeng, Leuwisadeng, Cisarua, Pamijahan dan Babakan Madang,” ungkap M Adam.(Albin Pandita)

 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Apresiasi Film Layangan Putus The Movie

0

Bogordaily.net – Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi film Layangan Putus The Movie.

Zullifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) pertama kalinya nonton film tersebut dalam Gala Premiere di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 19 Desember 2023.

Menteri Zulhas tiba di lokasi sekitar pukul 19.01 WIB dan langsung disambut oleh CEO MD Entertainment Manoj Punjabi. Pria yang disapa Zulhas tersebut kemudian menonton film berdurasi 1 jam 31 menit tersebut.

Apresiasi diberikan Zulhas terhadap film yang dibintangi Reza Rahardian, Raihaanun, dan Anya Geraldine tersebut. Menurutnya film itu terasa nyata dan natural.

“Saya kira ini baru ini saya saksikan film secara natural tidak dibuat-buat seperti kisah nyata. Dan di situ ada unsur edukasinya memberikan pandangan-pandangan tetapi tidak menggurui dan mengalir saja. Tidak dibuat-buat apa adanya,” kata Zulkifli Hasan kepada wartawan di Jakarta Pusat, Selasa 19 Desember 2023.

Zulhas akan terus mendukung industri film Indonesia apapun genrenya. Menurutnya Layangan Putus ini dapat menjadi salah satu contoh untuk menjadi tayangan inspiratif di kehidupan nyata.

“Kita dukung terus (Industri Film Indonesia). Saya berharap film di Indonesia dapat mencontoh film Layangan Putus ini,” jelasnya.

Sementara itu, CEO MD Entertainment Manoj Punjabi mengungkapkan alasan mengapa merubah format Layangan Putus. Menurut Manoj tayangan ini awalnya muncul dalam bentuk serial dan kini menjadi layar lebar.

Baca Juga: Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Layangan Putus The Movie

“Kita tahu Layangan Putus ini series-nya besar banget, jadi ini punya cerita yang naik level dan disini pemainnya untuk meyakinkan mereka harus something different, jadi akhirnya masuk ke layar lebar,” kata Manoj Punjabi dalam konferensi pers di, Jakarta Pusat, Selasa 19 Desember 2023.

Ia menambahkan, cerita dalam series sebelumnya memang belum selesai hingga pada akhirnya format layar lebar dirasa cocok untuk menyampaikan cerita akhir dari Layangan Putus.

“Menurut saya ini cerita belum selesai, masih ada potensi dan sayang banget untuk diselesaikan. Akhirnya kita semua sepakat dijadikan layar lebar,” jelasnya.

Adapun film layar lebar Layangan Putus bakal tayang di bioskop. Film yang menjadi lanjutan dari series Layangan Putus ini dapat disaksikan mulai Kamis 21 Desember 2023. (Albin Pandita)

Elly Rachmat Yasin Dorong Pengembangan Kawasan Olahraga Pakansari

0

Bogordaily.net Elly Rachmat Yasin mendorong pengembangan kawasan olahraga Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Di tengah kesibukannya melakukan silaturahmi kepada semua elemen masyarakat dan konsolidasi dengan para kader serta simpatisan PPP se-Kabupaten Bogor, Hj Elly Rachmat Yasin selaku Ketua DPC PPP dan Caleg DPR RI Nomor 1 dari Dapil Kabupaten Bogor masih sempat mengikuti pemberitaan seputar olahraga di Bumi Tegar Beriman.

“Saya ikuti semua pemberitaan seputar Kabupaten Bogor. Karena saya adalah wakil rakyat pilihan semua elemen masyarakat Kabupaten Bogor empat tahun lalu. Dan insyaallah saat ini saya juga sebagai caleg DPR RI dari PPP Kabupaten Bogor yang harus paham apa yang diinginkan masyarakat Kabupaten Bogor,” terang Elly Rachmat Yasin, Rabu, 20 Desember 2023.

Elly juga mengikuti pemberitaan seputar adanya harapan dan keinginan masyarakat olahraga terkait harus adanya gymnasium dan kolam aquatic di area Pakansari.

“Apalagi sudah ada siteplane-nya. Keberadaan Gymnasium bisa digunakan banyak cabor dan harus bisa menggelar event olahraga berstandar nasional dan internasional,” tegas anggota Komisi 6 DPR RI ini.

Menurutnya, Pemkab Bogor sangat mampu membangun gymnasium dan kolam aquatic yang berstandar olimpic.

Bila perlu, kata Elly, pembangunan gymnasium dan kolam aquatic ini dibangun oleh pemerintah pusat.

“Saya akan komunikasi dan koordinasi dengan teman-teman di Komisi X atau terkait keinginan masyarakat Kabupaten Bogor soal gymnasium dan kolam aquatic,” paparnya.

Lebih lanjut, sambung Elly, tidak menutup kemungkinan dari BUMN juga bisa memberikan bantuan untuk pembangunan kolam aquatic dan gymnasium.

Jadi Pusat Bisnis

Pada kesempatan yang sama, Elly Rachmat Yasin berharap kawasan Pakansari tak hanya menjadi pusat olahraga saja.

“Pakansari harus dibangun pusat bisnis dan niaga juga. Bahkan bila perlu harus ada Hotel dan Mall yang berada dalam satu kawasan di Pakansari,” bebernya.

Intinya, tambah Elly Rachmat Yasin, ia akan ikut memperjuangkan aspirasi insan olahraga di Kabupaten Bogor yang menginginkan adanya gymnasium, kolam aquatic dan pusat bisnis.

“Pakansari Sport Center saat ini sudah jadi ikon Kabupaten Bogor. Saya berharap kedepannya Pakansari harus ada venue-venue baru seperti gymnasium, kolam aquatic, venue equestrian, venue menembak, lapangan tenis dan lain-lain,” pungkasnya.

Sementara itu kawasan Pakansari Sport Center yang di dalamnya terdapat stadion sepakbola berstandar internasional merupakan salah satu karya monumental kader terbaik PPP Kabupaten Bogor yakni H. Rachmat Yasin saat menjadi bupati Bogor beberapa tahun lalu.(Gibran)

Sepak Terjang Dirut BRI Sunarso yang Dinobatkan Sebagai Maestro CEO of the Year

0

Bogordaily.net Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso dinobatkan sebagai ‘Maestro CEO of the Year’ dan berikut sepak terjangnya.

Keberhasilan perusahaan merespon perubahan lingkungan bisnis dan berbagai risiko strategis yang muncul sangat ditentukan pada pucuk kepemimpinan yang kuat.

Kepemimpinan kuat menahkodai BRI menjadi alasan Dirut BRI Sunarso dinobatkan sebagai ‘Maestro CEO of The Year’ pada ajang CNBC Indonesia Awards 2023, 13 Desember 2023 lalu.

CNBC Indonesia Awards 2023 mengusung tema ‘Maintaining Optimism Amid Uncertainty’. Event tersebut merupakan bentuk apresiasi CNBC Indonesia kepada berbagai sektor usaha dan industri yang memiliki andil dalam membawa dampak positif terhadap kemajuan ekonomi tanah air.

Selain itu, kinerja impresif dengan penerapan tata kelola yang baik di bawah kepemimpinan Sunarso juga membawa BRI dianugerahi sebagai ‘Most Profitable Bank with Best GCG (Good Corporate Governance)’.

Direktur Utama BRI Sunarso.(Foto: Dok. BRI)

Pencapaian tersebut tak terlepas dari sepak terjang Sunarso sebagai CEO di tengah tantangan krisis. Terlebih mampu mengubah tantangan dan kesulitan menjadi kekuatan dan ketangguhan baru.

Sehingga, BRI sukses bertransformasi dan mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan.

Inisiasi Transformasi di BRI

Dirut BRI Sunarso menginisiasi transformasi di BRI sejak tahun 2016. Yakni dengan fokus pada area digital dan culture. Krisis yang disebabkan oleh pandemi justru menjadi momentum titik balik BRI untuk mempercepat dan mempertajam transformasi perusahaan.

“Pandemi merupakan titik balik mempertajam transformasi menjadi BRIvolution 2.0 untuk mencapai visi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion” di tahun 2025. Di antaranya meliputi pendirian Holding Ultra Mikro sebagai sumber pertumbuhan baru, mengakselerasi pertumbuhan CASA dan mempercepat transformasi digital yang dikawal dengan tranformasi culture,” ujar Sunarso.

Di tengah masa sulit akibat pandemi tersebut, transformasi digital dilakukan dengan fokus mendapatkan efisiensi melalui digitalisasi proses bisnis. Dan menciptakan value baru melalui new business model.

Contoh nyata efisiensi digitalisasi business process adalah dengan adanya BRISPOT atau aplikasi pemrosesan kredit melalui mobile yang digunakan oleh tenaga pemasar (Mantri) BRI.

Direktur Utama BRI Sunarso resmi menutup UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 di JCC, Minggu, 10 Desember 2023. (Foto: Dok. BRI)

Dengan BRISPOT kata Sunarso proses booking kredit mikro (produktivitas) meningkat dari rata-rata Rp2,5 triliun per bulan menjadi lebih dari Rp4 triliun per bulan.

“Selain itu proses kredit menjadi jauh lebih cepat, dari sebelumnya membutuhkan waktu 2 minggu menjadi rata-rata 2 hari, bahkan dapat lebih cepat,” imbuhnya.

Sunarso menjelaskan keberhasilan new business model dari transformasi digital yang dilakukan oleh BRI. Salah satunya layanan perbankan melalui AgenBRILink yang hingga akhir September 2023 BRI telah memiliki 698 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Agen-agen tersebut telah melayani transaksi finansial dengan volume transaksi mencapai Rp1.040 triliun dalam 9 bulan.

“Di samping itu, BRI juga memiliki Super Apps BRImo. Hingga September 2023 volume transaksinya telah mencapai Rp2.984 triliun atau tumbuh sebesar 66,87% yoy. Adapun jumlah pengguna BRImo telah mencapai 29,8 juta user,” jelasnya.

Tingkatkan Mutu SDM

Dari sisi culture, sejak pertengahan 2020 yang lalu BRI melakukan penyelarasan core value untuk meningkatkan mutu SDM.

Sejak diluncurkan oleh Menteri BUMN pada Juli 2020 lalu, Sunarso mengatakan BRI langsung mengimplementasikan. Dan menyelaraskan AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan core value perseroan,

“Hasilnya dapat dirasakan bahwa saat ini seluruh insan BRIlian (Pekerja BRI) menyadari peran pentingnya untuk memberikan makna dan kontribusi optimal bagi Indonesia. Baik melalui economic value maupun social value,” jelasnya.

Di bawah Sunarso, BRI juga sukses menjalankan aksi korporasi dengan skala global. Pada 13 September 2021, BRI mendapat tugas baru sebagai induk Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) melalui sinergi dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Hal tersebut ditandai dengan proses tambah modal lewat rights issue. Melalui aksi korporasi tersebut, BRI sukses meraih nilai emisi sebesar Rp95,9 triliun.

Pencapaian ini menjadikan right issue BRI terbesar di Asia Tenggara, kemudian terbesar ke-3 di Asia dan ke-7 di Dunia.

Catatkan Kinerja Cemerlang

Setelah 2 tahun terbentuk, hingga September 2023 Holding Ultra Mikro telah berhasil mengintegrasikan lebih dari 37,3 juta nasabah peminjam, atau tumbuh sekitar 17,3% yoy dengan outstanding kredit dan pembiayaan mencapai Rp614,9 triliun, atau tumbuh 9,5% secara yoy.

Tidak hanya itu, lewat transformasi yang dilakukan di tengah masa sulit dan kondisi perekonomian dunia yang penuh tantangan tersebut, BRI mampu menjaga fundamental keuangan sehat dan mencatatkan kinerja cemerlang.

Yang mana hingga akhir September 2023, asset BRI secara konsolidasian meningkat 9,93% year on year (yoy) menjadi Rp1.851,97 triliun.

Pertumbuhan aset tersebut juga diiringi dengan perolehan laba dalam 9 bulan yang mencapai sebesar Rp44,21 triliun atau tumbuh 12,47% yoy.

Kinerja impresif BRI di bawah kepemimpinan Sunarso, membuat saham BRI (BBRI) diapresiasi investor. Dengan keberhasilannya menyentuh All Time High pada 27 Juli 2023 di level Rp5.750 per lembar saham.

Harga tersebut merupakan harga setelah stock split BRI pada 11 Januari 2011 dengan rasio 1:2 dan pada 10 November 2017 dengan rasio 1:5.***

STT Muhammadiyah Cileungsi Gelar Pelatihan Pemanfaatan Alat Pengolahan Sampah

0

Bogordaily.net STT Muhammadiyah Cileungsi mengadakan pelatihan pemanfaatan alat pengolahan sampah organik dan non organik bagi UMKM pengelola sampah di Kabupaten Bogor.

STT Muhammadiyah Cileungsi memilih melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah RistekDikti berupa Pemberdayaan Masyarakat Pemula dengan judul “Pemanfaatan Alat Pengelolaan Sampah Organik dan Non Organik Bagi UMKM Pengelola Sampah”.

Kegiatan dimulai dari proses penyediaan alat pencacah sampah organik, perancangan sampah non organik sampai proses pelatihan penggunaan dan pemanfaatan dari alat tersebut sampai dengan pengolahan hasil dari sampah yang telah dicacah.

Anas Sobarnas selaku ketua kegiatan ini mengatakan PKM tahun ini memang difokuskan untuk berkontribusi terhadap masyarakat, membantu menyelesaikan masalah utama masyarakat.

 

“Bagaimana mengelola sampah sehingga bisa menjadi penghasilan tambahan baik bagi yang mengelola maupun bagi pengurus lingkungan seperti RT atau RW. Selain itu kami menawarkan bagi warga bisa kita adakan pelatihan untuk peningkatan kemampuan seperti pelatihan komputer dan las,” ujar Anas.

Ketua STT Muhamamdiyah Cileungsi dalam Program Pengabdian Masyarakat Pengolahan Sampah di Perumahan Pesona Vista – Cileungsi – Bogor.(Foto: Dok. STT Muhammadiyah Cileungsi)

Saptono selaku Ketua RW Perumahan Pesona Vista menyambut antusias kegiatan. Pihaknya merasa senang dengan kegiatan dan kerjasama pengabdian masyarakat ini.

“Selain silaturrahim terjalin dengan baik, kami merasa bersyukur warga kami dipandu dan dibimbing bagaimana mengelola sampah dengan baik. Bahkan kedepannya jadi penghasilan tambahan bagi warga dan juga kas RW. Sekali lagi kami berterimakasih, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” paparnya.

Acara dilanjutkan oleh Wilarso, M.T berupa demo dan penjelasan penggunaan alat pengolah sampah organik berupa pencacah sampah untuk kategori rumahan.

Kemudian dijelaskan juga bagaimana pengolahan penanganan sampah non organik seperti plastik dengan mesin extruder.

Hasil dari cacahan sampah organik tersebut kemudian bisa digunakan sebagai pakan magot. Yang mana magot bisa tumbuh lebih cepat dengan pakan (sampah) yang telah dicacah.

STT Muhammadiyah Cileungsi menggelar pelatihan pemanfaatan alat pengolahan sampah organik dan non organik bagi UMKM pengelola sampah. (Foto: Dok. STT Muhammadiyah Cileungsi)

Jika pakan sampah biasa bisa panen dalam waktu 21 hari, makan dengan pakan sampah yang sudah dicacah bisa panen cukup dengan 12 sampai dengan 14 hari saja.

Budidaya magot ini sangat menguntungkan dimana benih magot 1 ons bisa menghasilkan 10 Kg magot yang siap untuk dipanen.

Penanganan Sampah di Perumahan Pesona Vista

Sementara itu sampah merupakan masalah utama masyarakat jika tidak dikelola dengan baik. Permasalahan utama dari warga Perumahan Pesona Vista ini dalam hal pengelola sampah rumahan. Yang mana sampah tersebut belum dikelola dengan baik.

Biaya retrisbusi setiap warga berat untuk dinaikan, karena berbagai alasan yang disampaikan.

Hal ini menjadi beban bagi pengurus RW untuk mencarikan solusi agar ada penyelesaian terhadap pengelolaan sampah organik maupun non organik.

Penumpukan sampah jika tidak segera ditangani maka akan mempengaruhi kenyamanan disekitar perumahan, dan akan menggangu kesehatan masyarakat sekitar.

Permasalahan kedua yakni sarana dan prasarana dalam pengelolaan sampah organik maupun non organik. Sebab sarana dan prasarana ini menjadi tempat untuk mengelola sampah bisa berjalan sesuai rencana. Selama ini tempat yang dipergunakan sewa pekarangan rumah yang tidak ditempati oleh warga.***

Libala dan Badminton Bogor Open 2023 Tambah Mental Bertanding Atlet

0

Bogordaily.net Liga Basket Pelajar (Libala) dan Badminton Bogor Open 2023 mendapat perhatian serius dari Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, H Dedi Ade Bachtiar.

Liga Basket Pelajar (Libala) digelar di GOR Laga Tangkas Pakansari dan Badminton Bogor Open 2023 di GOR Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, H Dedi Ade Bachtiar mengatakan event basket Libala, Bupati Cup serta Badminton Bupati Bogor Open 2023 akan memiliki dampak positif. Khususnya pada mental bertanding para atlet asal Kabupaten Bogor yang tampil pada dua ajang tersebut.

Selain itu, kata Dedi Ade Bachtiar, kedua event tersebut juga menjadi media yang tepat bagi para pengurus cabang olahraga (cabor). Atau KONI dalam memantau potensi atlet yang berlaga di ajang itu.

“Saya yakin event Libala dan Bupati Bogor Open 2023 akan punya manfaat besar bagi Perbasi dan PBSI Kabupaten Bogor,” tegas Dedi Ade Bachtiar Rabu, 20 Desember 2023

Dedi berharap tahun 2024 mendatang akan lebih banyak lagi cabor yang ada di KONI Kabupaten Bogor menggelar event berskala lokal, regional, dan nasional.

“Kami dari KONI Kabupaten Bogor sangat mengapresiasi kepada PBSI dan Perbasi yang sukses dalam menggelar event olahraga berlabel Bupati Cup dan Bupati Bogor Open 2023,” jelasnya.(Gibran)

KORMI dan AOPGI Kabupaten Bogor Bakal Bersih-Bersih Gunung Salak

0

Bogordaily.net KORMI Kabupaten Bogor dan AOPGI Kabupaten Bogor akan bersih-bersih Gunung Salak.

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) bersama Asosiasi Olahraga Pendaki Gunung Indonesia atau AOPGI Kabupaten Bogor rencananya mengadakan kegiatan bersih-bersih Gunung Salak pada April 2024.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rieke Iskandar mengatakan, kolaborasi antara organisasi yang dipimpinnya bersama AOPGI ini merupakan kegiatan atau event pertama.

menargetkan, bersih-bersih Gunung Salak ini bisa melibatkan semua komunitas pecinta alam, mulai dari pelajar sekolah mahasiswa dan masyarakat lainnya.

“Kami ingin kegiatan bersih-bersih Gunung Salak ini menjadi agenda rutin setiap tahunnya,” kata Rieke Iskandar.

Pria yang akrab di sapa Akew ini menjelaskan alasan KORMI dan AOPGI berkolaborasi mengadakan kegiatan bersih-bersih Gunung Salak.

Menurut Akew, kegiatan ini berawal dari rasa keprihatinannya yang menurutnya masih banyak sampah di kawasan Gunung Salak.

“Samapah banyak banget di sana (Gunung Salak), terutama di tempat-tempat kemping,” kata Akew.

Maka dari itu, melalui kegiatan bersih-bersih Gunung Salak ini KORMI dan AOPGI Kabupaten Bogor ingin mengajak seluruh masyarakat. Khususnya pecinta alam yang melakukan pendakian untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita harap para pendaki ini peduli dengan lingkungan, caranya dengan tidak membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.(Gibran)

Akademisi Unibraw: Perlu Sanksi Tegas Hukum Pidana dalam RUU Perkoperasian

0

Bogordaily.net Salah satu poin penting dan sangat urgen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian yakni terkait sanksi hukum.

Sehingga Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) membuka masukan dari para akademisi agar penerapan sanksi hukum tegas kepada koperasi yang melanggar dan merugikan masyarakat.

Akademisi Universitas Brawijaya (Unibraw) Herman Suryokumoro mengatakan, koperasi sebagai salah satu bentuk Badan Hukum usaha yang diamanatkan oleh UUD Tahun 1945. Yang mana sebagian besar usaha di koperasi berbentuk Koperasi Simpan Pinjam/Usaha Simpan Pinjam (KSP/USP).

“Banyak terjadi penyimpangan dalam praktik berkoperasi dalam kegiatan usaha KSP/USP yang merugikan masyarakat. Saya berkesimpulan, pengaturan sanksi pidana sudah saatnya ada dan urgen untuk dilakukan. Karena memang koperasi sendiri harus sesuai dengan amanat konstitusi,” kata Herman dalam keterangan resmi, Rabu, 20 Desember 2023.

Herman menjelaskan, kondisi mayoritas koperasi di Indonesia merupakan sebagian besar bahkan hampir 100 persen melakukan bisnis di sektor USP. Meskipun kondisi riil di lapangan, bisnis USP koperasi sedang anjlok.

“Mengapa? Karena harus bersaing dengan perbankan. Dalam perkembangannya, kejahatan keuangan dilakukan dan digerakkan oleh oknum berbaju koperasi. Saya membaca saat bulan puasa, ramai pemberitaan soal dana-dana penggelapan koperasi yang dilakukan oleh manajer atau pengurus koperasi, sudah pasti yang dirugikan masyarakat kecil,” katanya.

Sanksi Pidana Koperasi

Koperasi Indo Surya misalnya, kata dia masalah tersebut sangat masif. Bahkan imbasnya juga terkena kepada koperasi di seluruh Indonesia. Ditambah ada beberapa indikasi koperasi primer Indonesia yang melakukan simpanan pokok terindikasi dari kasus tersebut.

“Maka, sudah saatnya ke depan diatur sanksi lebih tegas, kepastian hukum, dan jaminan bagi para anggota masyarakat. Karena masih ada KSP yang melayani non-anggota, membuat potensi kerugian di masyarakat pun lebih luas,” paparnya.

Herman menegaskan, pokok-pokok pengaturan sanksi pidana koperasi juga sudah diatur dalam UU Perkoperasian sebelumnya. Yakni UU Nomor 79 Tahun 1958 tentang Perkumpulan Koperasi, UU Nomor 14 Tahun 1965 tentang Perkoperasian, UU Nomor 12 Tahun 1967 tentang Pokok-pokok Perkoperasian.

Kemudian, UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi, UU Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, dan UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi sampai sekarang.

Dalam RUU Perkoperasian yang baru nanti, Herman mengusulkan, agar tetap mengacu pada UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang Koperasi yang dinilainya masih sesuai dengan kondisi saat ini.

“Hanya sebagian kecil pasal-pasalnya yang perlu disesuaikan. Oleh karena itu kami mengusulkan agar menggunakan undang-undang tersebut, tetapi dengan meng-update perkembangan-perkembangan terakhir. Sehingga RUU Perkoperasian ini lebih luwes dan ramping,” jelasnya.

Saran Akademisi Unibraw

Selain itu, ia juga mengusulkan agar RUU Perkoperasian mengatur hanya hal-hal pokok dan substansif terkait dengan aspek jati diri, organisasi, permodalan, tata kelola, usaha, peran Pemerintah, serta ketentuan pidana dalam kehidupan koperasi Indonesia.

Kemudian, hal-hal yang bersifat teknis diatur dalam petunjuk pelaksanaan atau Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga atau peraturan internal koperasi.

Ketentuan yang mengatur organisasi dan usaha koperasi, sebagaimana dimaksud huruf (a) dijaga agar tidak bertentangan dengan ketentuan regulasi yang sudah ada (seperti yang sudah diatur dalam UU 11/2020 yang diubah dengan PERPU 2/2022).

Selanjutnya, diusulkan juga tidak mengulang atau mengangkat kembali ketentuan yang telah dibatalkan oleh Keputusan Mahkamah Konstitusi No.28/PUU-XI/2013.

Tak hanya itu, Herman juga menyoroti tentang pembagian jenis koperasi menjadi close loop maupun open loop berdasarkan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Yang mana pengawasan dibagi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Saya setuju koperasi open loop diperiksa oleh OJK. Terus terang saja, kalau koperasi nya benar kenapa harus takut dengan OJK, justru mereka yang menolak yang patut saya pertanyakan,” katanya.

Meski begitu, Herman menekankan, jika koperasi ingin lebih mandiri, pengawasan koperasi sebaiknya hanya dilakukan dalam jenis close loop saja. Sehingga pengawasan sepenuhnya dalam Kementerian Koperasi dan UKM.***