Home Blog Page 5203

Bank Kota Bogor Rayakan Idul Adha, Sembelih 1 Sapi dan 4 Kambing

Bogordaily.net–   Seluruh direksi dan karyawan Bank Kota Bogor (BKB) kembali merayakan Idul Idha 1443 Hijriah dengan menyembelih hewan kurban di kantornya yang berlokasi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu, 10 Juli 2022.

Humas dan Public Relations Bank Kota Bogor, Aprillia Purwanti mengatakan, Idul Adha tahun ini BKB menyembelih sebanyak satu ekor sapi dengan bobot 400 kg, dan 4 ekor kambing. Namun untuk proses pemotongannya dilakukan di tempat berbeda.

“Jadi untuk satu ekor sapi disembelihnya di kantor pusat. Kemudian yang kambing kita sumbangkan ke Masjid At-Taqwa Balaikota Bogor sebanyak dua ekor, dan dua ekor lagi ke Baznas Kota Bogor,” ujar Aprillia Purwanti kepada Bogordaily.net, Minggu, 10 Juli 2022.

Proses penyembelihannya pun, kata Aprillia, tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan mengikuti instruksi yang telah disampaikan pemerintah mengenai penyakit mulut dan kuku (PMK). Bukan itu saja, sebelum penyembelihan tentunya hewan-hewan kurban tersebut sudah mendapat surat keterangan kesehatan hewan atau SKKH.

“Pemotongan daging menggunakan ember agar darah yang keluar dari daging tidak tercecer, dan setelah itu daging dimasukan ke dalam plastik,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Aprillia, daging sapi yang sudah dipotong-potong itu dijadikan sebanyak 150 kantong. Daging-daging tersebut dibagikan kepada warga dilingkungan BKB sebanyak 100 kantong. Sedangkan 50 kantong lagi dibagikan kepada petugas kebersihan, satpam dan juga warga sekitar.

“Pembagian hanya simbolis diberikan kepada ketua RW, dan nantinya akan di bagikan oleh ketua RW kepada warganya,” kata Aprillia.

Ia berharap, dengan perayaan Idul Adha ini semua masyarakat dapat merasakan kebahagiaan. Kemudian, dapat memaknai Idul Adha ini dengan baik. “Semoga apa yang kita lakukan ini mendapat pahala, dan masyarakat yang merasakan dapat bermanfaat dan juga berbahagia bersama,” tutupnya.(Heri Supriatna)

Babinsa Tanah Sareal Amankan Salat Idul Adha di Taman Heulang

Bogordaily.net– Babinsa Kelurahan Tanah Sareal Peltu Memed Junaedi melaksanakan pengamanan shalat Idul Adha 1443 H di Lapangan Taman Heulang, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu 10 Juli 2022. Hal tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban dan keamanan selama salat berlangsung.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto berperan sebagai khatib dan untuk imamnya adalah Pondok Pesantren Huffaz Gema Abdul Qodir.

Salat berjamaah yang berlangsung dimulai pada pukul 07.00 WIB. Para jamaah datang untuk melaksanakan salat kurang lebih 1.000 orang dan membawa alas serta membariskan shafnya.

Dalam kesempatan ini Peltu Memed Junaedi mengimbau agar tetap mentaati protokol kesehatan serta menjaga ketertiban selama kegiatan pemotongan hewan qurban berlangsung.

“Seluruh tempat pelaksanaan salat Idul Adha 1443 H di Kecamatan Tanah Sareal mendapatkan pengamanan dari Koramil dan Polsek demi kenyamanan umat muslim menjalankan Ibadahnya,” kata Peltu Memed Junaedi dalam keterangan persnya.

Babinsa Kelurahan Tanah Sareal Peltu Memed Junaedi monitoring pengamanan shalat idul Adha di taman Heulang, Kota Bogor.(Istimewa/Bogordaily.net)

Dalam pelaksanaan pengamanan, sambungnya, selalu berkoordinasi dengan para Babinsa maupun tokoh masyarakat setempat.

“Dengan tujuan agar keamanan dan kenyamanan terhadap warga selama melaksanakan kegiatan ibadah,” ungkapnya.

Tampak juga yang hadir Ketua RW.05, Ketua RT.04, Babinsa Kelurahan Tanah Sareal, Peltu Memed Junaedi.(Ibnu Galansa)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Demi Kenyamanan Salat Idul Adha, Sertu Asmadi Siaga di Masjid Raya Bogor

Bogordaily.net– Sebanyak 2.000 orang berdatangan ke Mesjid Raya Bogor di Jalan Padjadjaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor untuk melakukan salat Idul Adha 1443 H. Untuk itu, Babinsa Kelurahan Baranangsiang Sertu Asmadi melaksanakan pengamanan guna menjaga ketertiban dan keamanan selama salat berlangsung.

Dalam salat Idul Adha tampak hadir Dandim 0606 Kota Bogor, Letkol Inf Ali Akhwan, Dandenpom lll/1 Bogor Letkol Inf Cpm Anggun Hendryantoro, Danramil 0603/Bogor Timur, Kapten Inf Suharja, SKPD Pemkot Bogor dan PLH Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Babinsa Kelurahan Baranangsiang Sertu Asmadi lakukan pengamanan di mesjid raya bogor saat Idul Adha, Minggu, 10 Juli 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

Diketahui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, KH TB Muhidin berkesempatan untuk menjadi khatib untuk imamnya shalat IdulAdha yakni Pimpinan Pondok Pesantren Hqqo Tilawah Bogor KH Ade Farid.

Dalam kesempatan ini Babinsa Kelurahan Baranangsiang Sertu Asmadi menghimbau agar tetap mentaati protokol kesehatan serta menjaga ketertiban selama kegiatan pemotongan hewan kurban berlangsung.

Babinsa Kelurahan Baranangsiang Sertu Asmadi lakukan pengamanan di mesjid raya bogor saat Idul Adha, Minggu, 10 Juli 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Seluruh tempat pelaksanaan salat Idul Adha 1443 H di Bogor Timur mendapatkan pengamanan dari Koramil dan Polsek demi kenyamanan umat muslim menjalankan Ibadahnya,” kata Sertu Asmadi dalam keterangan persnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan, sambungnya, selalu berkoordinasi dengan para Babinsa maupun tokoh masyarakat setempat.

“Dengan tujuan agar keamanan dan kenyamanan terhadap warga selama melaksanakan kegiatan ibadah,” lanjutnya.(Ibnu Galansa)

Sumber: Hans 74 Pendim 0606/Kota Bogor

Cegah Kolesterol Setelah Makan Daging Kambing, Konsumsi Penawar Ini

0

Bogordaily.net– Daging kambing menjadi salah satu olahan yang disajikan pada perayaan Idul Adha. Namun perhatikan porsinya, karena makan daging kambing berlebihan akan menimbulkan efek negatif bagi tubuh salah satunya kolesterol. Dari beragam kandungan di dalam daging kambing, terdapat beberapa penawar untuk menetralisir efek negatif  dari daging kambing. Berikut penawar setelah makan daging kambing sebagaimana dilansir Suara.com

Teh Hangat

Teh hangat menjadi penawar setelah makan daging kambing. Teh tawar lebih baik karena mengandung katekin atau teh hijau.

Minum Jus Jeruk

Jus jeruk selain dapat menyegarkan tenggorokan ternyata juga sangat ampuh dijadikan sebagai penawar dari efek makan daging kambing. Namun yang perlu diperhatikan, jus jeruk yang dikonsumsi tersebut lebih baik tanpa dicampur oleh gula agar dapat berfungsi sebagai penurun kolesterol.

Tomat

Tomat dipercaya sangat ampuh dijadikan sebagai penawar dari efek negatif makan daging kambing. Karena buah ini memiliki kandungan likopen yang berfungsi sebagai penurun kolesterol dalam tubuh

Acar

Acar sisebut dapat menjadi penyeimbang naiknya kolesterol dalam tubuh akibat makan daging kambing. Acar terdiri dari cuka, mentimun, bawang merah dan wortel. Acar juga mengandung asam amino belerang yang berguna untuk menurunkan kandungan kolesterol jahat (LDL) serta menaikkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Almond

Makanan jenis kacang-kacangan ini juga disebut efektif sebagai penawar dari efek makan daging kambing. Karena terdapat kandungan lemak tak jenuh dalam almond yang sangat berguna untuk mentralisir kolesterol jahat di dalam daging kambing.

Buah-buahan

Agar tidak menyebabkan efek negatif setelah makan daging kambing pada kesehatan salah satu cara alternatif menetralisirnya yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan. Adapun buah-buahan yang baik sebagai penawar antara lain pisang, semangka, jeruk dan juga alpukat.

Sayur-sayuran

Sayuran hijau dipercaya ampuh sebagai penawar setelah mengonsumsi daging kambing. Untuk itu sangat disarankan makan sayur setelah makan olahan daging kambing. ***

Menag Sebut Jadwal Lempar Jumrah Jamaah Haji Indonesia Lebih Spesial

0

Bogordaily.net– Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut jadwal lempar jumrah jamaah haji 2022 Indonesia lebih spesial. Alasannya menurut Yaqut karena beberapa hal. Salah satunya, jamaah Indonesia memilih kali pertama jadwal pelemparan.

Hal tersebut diungkapkan Gus Yaqut–sapaan karib Menag—usai lempar jumrah aqabah di Jumarat, Mina, Arab Saudi, Sabtu, 9 Juli 2022 sore waktu setempat dilansir Suara.com.

Menurut Yaqut, pemerintah Arab Saudi sudah membagi jadwal lempar jumrah untuk jamaah haji Indonesia.

“Hubungan Arab Saudi dan Indonesia baik, maka kita diminta memilih jamnya untuk kali pertama. Pemerintah Indonesia memilih jadwal sore hari gara-gara suhunya relatif lebih adem,” jelasnya.

Jamaah haji Indonesia melempar jumrah dengan cuaca yang tidak sepanas pagi atau siang. Artinya, imbuh Yaqut, lebih spesial.

“Kita memilih sore hari karena relatif lebih adem tidak sepanas pagi atau siang, artinya lebih spesial,” tambahnya.

Sementara itu Yaqut juga turut menyampaikan ucapan selamat Idul Adha dan memberi beberapa nasihat untuk jamaah haji.

“Selamat merayakan Idul Adha. Mari kita semua merayakan dengan gembira dan kita melaksanakan kurban sebagaimana tuntunan Nabi Ibrahim kepada kita semua,” ujarnya.

Bagi jamaah haji 2022 yang baru saja menjalankan ibadah wukuf dan mulai lempar jumrah, ia memberi pesan supaya seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan.

“Pertama, jamaah harus jaga stamina, jangan lakukan kegiatan yang tidak diperlukan,” imbuhnya.

Ia pun menyarankan para jamaah haji untuk minum vitamin, stretching (pemanasan) dahulu sebelum lempar jumrah, agar badan tetap sehat dan bugar.

Sebab ibadaha haji yang satu ini membutuhkan tenaga dan fisik terlebih jalannya cukup jauh. Ke jamarat kurang lebih 1,5 km kemudian menuju Mina kurang lebih ke 3,5 km. Jadi kurang lebih 5 km.

Selain itu, jamaah haji juga diminta tetap mengikuti arahan petugas dan pembimbing haji. Diharapkan para jamaah tidak melakukan hal-hal dengan inisiatif sendiri.

“Karena di Mina ini puncak kebutuhan fisik, jamaah sangat membutuhkan kekuatan fisik. Saya harap jemaah tetap jaga stamina dan ikuti pembimbing ibadah,” pintanya.***

Kecelakaan di Tol, Begini Kondisi Charly Van Houten

0

Bogordaily.net– Kecelakaan mobil menimpa Charly Van Houten bersama kru Setia Band, Sabtu, 9 Juli 2022 dini hari. Pentolan grup Setia Band itu kabarnya mengalami kecelakaan di Tol Padalarang.

Kuasa hukum Charly Van Houten, Hengky Solihin menjelaskan kondisi terkini kliennya itu.

Kata Hengky Solihin, kondisi Charly Van Houten saat ini baik-baik saja meski usai mengalami kecelakaan mobil.

“Betul, tapi Charly nya alhamdulillah tidak apa-apa,” ujar Hengky Solihin dikutip Detik.com, Minggu, 10 Juli 2022.

Sementara itu sang istri, Regina Irawan menjelaskan kondisi Charly melalui unggahannya di Instagram. Regina Irawan menyebut Charly baik-baik saja, tetapi ada luka di bagian dagunya.

“Info kecelakaan tadi malam suami dan tim benar adanya. Alhamdulillah suamiku baik-baik saja, hanya luka kecil di bagian dagu,” ujar Regina Irawan dalam unggahannya.

Regina mengatakan bahwa kru Setia Band bernama Angga lah yang saat ini kondisinya cukup parah akibat kecelakaan itu. Angga duduk di kursi depan mobil sehingga ia mengalami luka yang cukup parah ketimbang penumpang lainnya.

“Tapi ada satu timnya, yaitu Angga yang lukanya agak serius karena Angga duduk di depan. Mohon doanya untuk kita semua,” sambungnya.

Sementara itu Charly Van Houten mengatakan kecelakaan yang menimpanya dan kru pada Sabtu, 9 Juli 2022 dini hari. Ia mengaku saat itu ia baru saja pulang dari konser di Bangka Belitung.

“Kejadian jam 12 malam di tol Cipularang, abis pulang dari konser di Bangka Belitung,” ujar Charly, Minggu, 10 Juli 2022.

Saat di perjalanan, mobil yang ditumpangi Charly Van Houten dan kru Setia Band hendak menyalip mobil truk di depannya. Namun truk itu juga hendak menyalip pasa sebelah kanan jalan.

Charly, truk itu tak sama sekali memberikan tanda atau kode untuk menyalip. Alhasil, mobil yang ditumpangi Charly pun tak sempat mengambil rem dan kemudian mereka saling bertabrakan.

“Tiba-tiba pas kita mau nyalip, mendadak mobil truk ke kanan tanpa ngasih kode. Jadi akhirnya langsung nambrak nggak ke rem,” katanya.***

Pentingnya Pendidikan untuk Masa Depan

0

Bogordaily.net  Mahasiswi Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan dengan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Novilda Rizqiya Qurotul Aini menulis pentingnya pendidikan untuk masa depan.

“Yang melatar belakangi saya untuk menulis ini adalah betapa banyaknya orang yang tidak terlalu mementingkan pendidikan karena beberapa faktor. Padahal, sangat banyak manfaat untuk orang yang berpendidikan tersebut karna pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk meningkatkan potensi dirinya dan suatu proses seseorang untuk mencapai apa yang ia cita-citakan,” kata mahasiswi yang baru menginjak semester dua di IUQI Bogor, Minggu 10 Juli 2022.

Ia melanjutkan, menurut Bapak Pendidikan Indonesia yakni Ki Hajar Dewantara, pendidikan merupakan tuntunan didalam hidup tumbuhnya anak-anak.

Maksudnya adalah Pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

“Menurut saya pribadi pendidikan yaitu suatu proses atau pembelajaran yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan umum ataupun agama yang bertujuan agar seorang peserta didik dapat memiliki pemahaman akan suatu hal sehingga apa yang ia cita-citakan memiliki peluang besar untuk tercapai,” jelasnya.

Sementara itu, kata Novilda Rizqiya Qurotul Aini, pendidikan sangatlah berpengaruh untuk menentukan masa depan seseorang. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa harus mampu menyadari bahwa pendidikan itu sangat penting bagi kelangsungan masa depan.

“Dengan bekal pendidikan yang baik kita akan mendapatkan peluang kerja lebih luas dan masa depan yang lebih cerah, terutama di zaman sekarang pendidikan haruslah menjadi sebuah prioritas untuk memperluas wawasan atau menambah ilmu pengetahuan kita, mebangun karakter yang baik, mengembangkan rasa percaya diri, dan mampu mengetahui suatu hal yang salah dan yang benar,” ucapnya.

Pendidikan memiliki banyak manfaat untuk kehidupan di masa depan diantaranya:

1) Untuk menurangi kemiskinan, maksudnya adalaah dengan Pendidikan itu bisa membantu kita untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak.

2) Kemampuan berkomunikasi yang baik, seseorang yang berpendidikan pada dasarnya lebih percaya diri dan berani saat berkomunikasi dengan orang lain.

3) Memiliki kesempatan dalam berkontribusi di lingkungan masyarakat, seorang yang berpendidikan juga bisa menjadi pembawa perubahan dan perkembangan pada lingkungan sekitar menuju lebih baik lagi. Daan masih banyak lagi manfaat Pendidikan untuk masa depan.(Ibnu Galansa)

Sejarah Idul Adha dan Perintah Allah kepada Nabi Ibrahim

0

Bogordaily.net–  Idul Adha dirayakan pada 10 Dzulhijjah. Hari tersebut diiringi dengan melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan usai salat Id. Lalu bagaimana sejarah Idul Adha hingga dijadikan momen berkurban? Dirangkum Suara.com, adanya penyembelihan hewan kurban tersebut diterangkan dalam sebuah riwayat Imam Bukhari yang menyebutkan:

“Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa menyembelih hewan kurban sebelum salat (Idul Adha) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barang siapa menyembelih kurban sesudah salat (Idul Adha) dan dua khutbahnya, sesungguhnya ia telah menyempurnakan ibadahnya, dan ia telah menjalani aturan Islam.”

Sejarah Idul Adha berawal dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail. Sejarah Idul Adha bermula dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang menjalankan perintah dari Allah SWT untuk menyembelih putranya, Ismail AS.

Hal tersebut bersandar pada sebuah kisah yang terdapat dalam Al-Quran, yaitu dalam surat As Saffat ayat 102, yang menyebutkan:

“Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya, ia (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Pikirkanlah apa pendapatmu?” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu! InsyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang sabar.”

Ditafsirkan oleh Imam Ibnu Katsir dalam kitabnya, ia menjelaskan bahwa putra yang dimaksud adalah Nabi Ismail AS, putra yang lebih tua daripada Nabi Ishaq AS. Hal tersebut merupakan kesepakatan kaum muslim dan kaum Ahli Kitab.

Kisahnya bermula pada suatu malam, di mana Nabi Ibrahim AS bermimpi menyembelih putranya, Ismail, saat Ismail telah sampai pada usia sanggup bekerja dengan Ibrahim AS.

Ubaid Ibnu Umair menyebutkan bahwa mimpi para nabi merupakan sebuah wahyu. Hadist yang menyebutkan hal demikian ada dalam kitab-kitab Sittah.

Dalam sebuah riwayat yang berasal dari Ibnu Abbas RA, Mujahid, Ikrimah, S’id Ibnu Jubair, Ata Al-Khurasani, dan Zaid ibnu Aslam dan lainnya, maksud dari firman-Nya ‘Ketika anak itu sampai pada (umur) ia sanggup bekerja bersamanya’ adalah tumbuh dewasa dan dapat bepergian dan bekerja seperti yang dilakukan ayahnya.

Saat Nabi Ibrahim AS membaringkan puteranya yang siap untuk disembelih dan keduanya tunduk serta berserah diri kepada kehendak dan ketentuan Allah SWT, maka Nabi Ismail AS yang ada dihadapannya tersebut digantikan oleh Allah dengan seekor sembelihan yang besar.

Dalam sejumlah riwayat menyebutkan bahwa Nabi Ismail As digantikan dengan kabing gibas.

Hal tersebut disebutkan dalam Al-Quran, yaitu surat As-Saffat ayat 103-109.

“Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian, (yaitu) “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim,” (QS As Saffat: 103-109).

Disebutkan oleh Ibnu Abbas, sembelihan yang diceritakan dalam ayat tersebut merupakan kurban pertama dalam Islam.

Menurut Prof Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu Juz 4, ibadah kurban disyariatkan pada tahun ketiga Hijrah, bersamaan dengan zakat dan salah hari raya.

Perintah kurban sendiri tertulis dalam Al-Quran, As-Sunnah, dan ijma para ulama.

Landasan kurban dari Al-Quran adalah firman Allah SWT, surat Al-Kautsar ayat 2.

“Maka, laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!” (QS Al Kautsar: 2).

Sementara itu, landasan dari As-Sunnah salah satunya disebutkan dalam riwayat yang berasal dari Aisyah RA. Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada satu amalpun yang dilakukan anak cucu Adam pada hari raya kurban yang lebih dicintai Allah SWT dibandingkan amalan menumpahkan darah (hewan). Sesungguhnya ia (hewan-hewan yang dikurbankan itu) pada hari kiamat kelak akan datang dengan diiringi tanduk, kuku, dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah yang ditumpahkan (dari hewan itu) telah diletakkan Allah SWT di tempat khusus sebelum ia jatuh ke permukaan tanah. Oleh karena itu, doronglah diri kalian untuk suka berkurban.” (HR al Hakim, Ibnu Majah, dan at Tirmidzi yang mengatakan kualitas hadits ini hasan gharib).

Adapun hukum kurban di hari Idul Adha menurut ketetapan jumhur ulama adalah sunnah bagi setiap orang yang mampu.***

Usai Salat Idul Adha, Teriakan Anies Presiden 2024 Bergema di JIS

0

Bogordaily.net– Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama ratusan warga melaksanakan salat Idul Adha  di Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu, 10 Juli 2022 pagi. Usai salat, teriakan “Anies Presiden 2024” bergema di JIS.

Awalnya, Anies Baswedan menyerahkan hewan kurban secara simbolis berupa satu ekor sapi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Dengan ini saya menyerahkan hewan kurban. Semoga dapat bermaanfaat,” kata Anies, di JIS dilansir Suara.com, Minggu, 10 Juli 2022.

Tanpa komando tiba-tiba seorang emak-emak dengan jilbab hijau menyebut Anies merupakan sosok presiden periode mendatang.

“Anies Presiden. Amiien ya Allah,” kata seorang emak-emak.

Kemudian emak-emak lainnya pun menanggapi dengan perkataan serupa.

“Anies Presiden, Anies Presiden,” seru emak-emak itu kompak.

Menanggapi hal itu, Anies tidak terlalu menghiraukan. Anies hanya membalas ucapan itu dengan senyum tipis.

Acara simbolis penyerahan hewan kurban pun kembali dilanjutkan.

Sementara itu pada pelaksanaan salat Idul Adha, Anies sudah berkumpul di lokasi sejak pukul 04.30 WIB. Tidak hanya bersama ratusan warga, Anies juga datang dengan anak dan istrinya. Anies datang bersama istrinya Fery Farhati Ganis dan ketiga putranya, yakni Mikail Azizi Baswedan, Kaisar Hakam Baswedan dan Ismail Hakim Baswedan.***

Sebelum Memasak, Berikut Cara Membedakan Daging Sapi dan Kambing

0

Bogordaily.net– Idul Adha identik dengan olahan makanan berbahan dasar daging. Baik daging sapi maupun kambing. Nah, sebelum mengolah daging kurban sebaiknya mengetahui cara mengidentifikasi atau membedakan daging sapi dan daging kambing saat Idul Adha. Dilansir Suara.com dari Antara, berikut ini cara membedakan daging sapi dengan kambing.

Aroma

Daging kambing mempunyai aroma yang khas dan cenderung kuat, atau yang biasa disebut prengus (memiliki aroma khas). Sementara daging sapi tidak mencolok dan tidak terlalu amis.

Tekstur dan serat

Daging kambing mempunyai serat yang lebih tebal sehingga teksturnya lebih kasar dan ketika dipegang terasa lebih empuk. Sedangkan daging sapi seratnya lebih kecil dan renggang, ketika dipegang pun terasa lebih kenyal dan halus.

Lemak

Daging sapi juga mempunyai garis putih lemak yang panjang, sedangkan daging kambing tidak. Gumpalan lemak daging kambing berkumpul di bagian tertentu saja.

Warna

Jika diperhatikan lebih seksama, kedua daging ini mempunyai warna yang berbeda. Daging sapi mempunyai warna pucat dan akan berubah menjadi coklat gelap saat terpapar udara. Sedangkan daging kambing warnanya merah cerah dan akan berubah agak ungu ketika terkena suhu ruangan.

Saat dimasak rasa kedua daging juga berbeda. Daging kambing mempunyai rasa lebih gurih daripada daging sapi. Rasa gurih daging kambing dipengaruhi oleh aromanya.

Bila Anda mendapatkan daging sapi, tak perlu bingung harus memilih hidangan apa yang tepat untuk potongan daging tertentu. Ada beberapa rekomendasi menu yang cocok dengan tiap potongan daging.

Bila Anda mendapatkan has luar, potongan daging dari bagian bawah iga sampai ke luar has dalam, coba olah menjadi steak atau semur. Potongan has dalam dari bagian tengah bada sapi cocok untuk dimasak jadi semur, soto atau tumis daging. Sementara sandung lamur, bagian daging dari dada bawah, cocok untuk soto, rawon dan bakso.

Bila Anda kebagian sengkel, bagian depan atas kaki sapi, coba masak menjadi sup, soto, rawon, rendang atau bakso urat. Sementara buntut sapi yang diambil dari tulang ekor adalah bahan yang cocok untuk membuat sup bening, kaldu serta buntut bakar.

Potongan short ribs alias iga sapi yang lebih pendek dengan menyertakan sedikit tulang rusuk bisa Anda masak menjadi sop konro atau barbeque. Sisa tetelan yang ada bisa Anda manfaatkan untuk bahan membuat kaldu.***