Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 5504

Hujan Deras! Empat Warga Cijeruk Bogor Tertimbun Longsor  

Bogordaily.net– Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya mengakibatkan empat orang tertimbun longsor. Peristiwa terjadi di Kampung Pasir Pogor, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Sabtu, 21 Mei 2022 sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bogordaily.net, masyarakat bersama Pemerintahan Desa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor masih melakukan pencarian terhadap para korban longsor. Mereka tertimbun dua reruntuhan rumah akibat tanah longsor yang melanda.

“Benar longsor, saat ini empat korban yang diduga tertimbun masih dalam pencarian petugas,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani kepada wartawan, Sabtu, 21 Mei 2022.

Sementara itu berdasarkan foto-foto yang diterima Bogordaily.net, tampak rumah warga yang tertimbun longsor Cijeruk tersebut hancur porak-poranda dan tak berbentuk.

Para warga setempat berusaha membersihkan sisa puing bangunan yang diduga menjadi tempat tertimbunnya empat orang warga tersebut.

Empat warga yang tertimbun tersebut diketahui identitasnya yakni Uum (70), Duduh (43), Eneng (24), Nafis (4). Sedangkan korban yang selamat dalam peristiwa longsor Cijeruk adalah, Himan, Fitri, Adit, Abay, Ama.

Hingga pukul 20.30, korban tertimbung longsor tersebut yang baru ditemukan baru satu orang atas nama Duduh.

Sementara itu sebelum di Cijeruk, longsor juga terjadi di dua desa Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Senin, 16 Mei 2022. lalu. Kedua desa itu yakni Desa Sukajaya dan Sukajadi.

Berdasarkan video yang diterima Bogordaily.net, terlihat longsor menggerus tanah perbukitan setinggi kurang lebih 20 meter. Kemudian terdengar suara warga yang menyampaikan tanah longsor tersebut menimbun saluran air irigasi yang berada di bawah bukit.

Tak hanya itu, dari percakapan warga terdengar juga salah seorang korban yang mengalami luka-luka itu diakibatkan karena tertimbun saat korban tengah mencari rumput di lokasi kejadian.(Muhammad Irfan Ramadan)

Warga Kemang Bogor Geger! Mayat Wanita Ditemukan di Selokan

Bogordaily.net– Sesosok mayat wanita tanpa identitas membuat geger warga Kampung Kandang, Desa Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Jasad korban berjenis kelamin wanita ditemukan tepatnya di sebuah selokan Perumahan Vila Gading Royal, Sabtu, 21 Mei 2022.

“Mayat diperkirakan sudah tiga hari berada di selokan dengan posisi tertelungkup dan masih menggunakan pakaian serta celana pendek, bahkan terdapat kabel charger handphone pada bagian mulutnya,” ujar Kanit Patroli Polsek Kemang Ipda Hendra Hadiningrat kepada wartawan, Sabtu, 21 Mei 2022.

Hendra mengatakan, pihaknya langsung melakukan evakuasi dengan berkoordinasi perumahan dan warga sekitar untuk dibawa ke rumah sakit.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut kami bawa ke RS Kramat Jati, Jakarta sebagai bahan pengembangan kepolisian,” imbuhnya.

Sementara itu saksi mata, Robi Bastian (37) menuturkan, awalnya ia hendak memancing ikan. Tiba-tiba ia terkejut melihat mayat korban di selokan.

“Saya mau memancing, tidak jauh dari lokasi kejadian dan ketika dicek juga bukan warga sekitar,” kata Robi.

Koordinator Lapangan Perumahan Vila Gading Royal Daman (57) menuturkan, saat penemuan jasad perempuan tersebut masih menggunakan pakaian lengkap tetapi tidak ditemukan identitasnya.

“Sampai sekarang tidak ada informasi warga sekitar yang kehilangan saudaranya. Dan kepolisian langsung mengevakuasi mayat tersebut ke Rumah Sakit Kramat Jati,” ungkapnya.

Penemuan mayat korban menyedot perhatian warga sekitar. Mereka berkerumun di lokasi untuk melihat jasad perempuan yang sudah terbujur kaku . Dan hingga kini peristiwa penemuan mayat wanita yang membuat geger warga Kemang itu masih dalam penanganan petugas Polsek Kemang. (Ruslan)

Kabar Duka, Achmad Yurianto Eks Jubir Covid-19 Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net– Kabar duka datang dari Achmad Yurianto. Mantan juru bicara penanganan Covid-19 itu meninggal dunia pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Informasi yang dihimpun, Achmad Yurianto yang kini menjadi Dewan Pengawas BPJS Kesehatan itu mengembuskan nafas terakhirnya di Malang, Jawa Timur pada pukul 18.58.

Kabar meninggalnya Achmad Yurianto dibenarkan Sekretaris Direktur Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi.

“Iya betul meninggal dunia,” kata Siti Nadia Tarmizi sebagaimana dikutip dari Detik.com.

“Semoga beliau diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran…aamiin ya robbal alamin,” demikian keterangannya.

Sementara itu Jumat, 20 Mei 2022 Yurianto baru pulang dari RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat usai menjalani perawatan kanker usus. Yurianto lalu dibawa ke kampung halaman di Malang, Jawa Timur, untuk menjalani perawatan di rumah.

“Ya, dibawa ke kampung halaman [Malang] untuk home care,” kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander K Ginting dikutip dari CNNIndonesia.com.

Menurut Alex, Yurianto dibawa ke Malang agar bisa dekat dengan keluarga.

“Supaya dekat dengan keluarga di samping ada hal spesifik lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Yurianto mengidap kanker usus dan sempat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat selama beberapa pekan. Ia dikenal luas publik saat menjabat sebagai juru bicara pemerintah untuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Achmad Yurianto menjadi jubir pada Maret 2020 sampai Juli 2021. Posisinya kemudian digantikan oleh Wiku Adisasmito.

Achmad Yurianto kemudian dilantik sebagai Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan pada 22 Februari 2021. Ia dilantik langsung oleh Presiden Joko Widodo bersama jajaran Dewan Pengawas dan Direksi BPJS periode 2021-2026.***

Ingin Liburan ke Puncak Tanpa Macet? Berikut 2 Jalur Alternatif yang Bisa Jadi Pilihan

Bogordaily.net– Berlibur ke kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, saat akhir pekan memang sangatlah mengasyikan. Namun, wisatawan harus bersiap menghadapi kemacetan kerap terjadi dan tak bisa terhindarkan. Jangan khawatir, untuk kalian yang ingin berlibur dan terhindar dari kemacetan, berikut ini adalah jalur alternatif ke Puncak.

Jika pengendara berada di sekitar wilayah Simpang Ciawi menuju ke Puncak, bisa menggunakan Jalan Pertanian sebelum Simpang Gadog. Sesampainya di pertigaan atau berada di kawasan Pasir Muncang, ambil jalur ke kanan yang nantinya akan melewati Polsek Megamendung.

Lalu pengendara akan melalui Desa Sukabirus, Desa Megamendung, Desa Cidokom, dan berakhir di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua ataupun bisa keluar di Jalan Taman Safari.

Namun, jalur yang memiliki panjang hingga 18 kilometer ini cukup ekstrim. Selain kondisi jalan yang sempit tidak jarang pengendara harus melewati turunan serta tanjakan curam yang berkelok juga ada sebagian kondisi jalan yang rusak.

Bagi pengendara yang hendak melewati jalur tersebut diharapkan ekstra hati-hati dan harus mengecek kondisi kendaraan terutama pada rem.

Jalur alternatif menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor via Gunung Geulis atau Bukit Pelangi. (Irfan/Bogordaily.net)

Selain itu, jalur alternatif lainnya menuju kawasan Puncak adalah via Gunung Geulis. Jalur alternatif ini dari berawal dari Sentul mengarah ke Gunung Geulis, Sukaraja, hingga menembus ke Perumahan Bukit Pelangi (Rainbow Hill) Babakan Madang yang nantinya bisa mengarah ke Puncak Gadog, Megamendung.

Pantauan Bogordaily.net, Sabtu, 21 Mei 2022, kondisi jalan ini mulus tidak begitu banyak lubang-lubang kerusakan jalan. Namun, pengendara diimbau berhati-hati karena jalan cukup berliku.

Jalur ini pun ketika memasuki simpang ke Bukit Pelangi terpantau agak sepi dari penyedia jasa tambal ban, warung-warung. Wisatawan bakal dimanjakan dengan pemandangan hijau kanan kiri jalan.

Nantinya pengendara akan tiba di Simpang Gadog setelah melewati jalur alternatif via Gunung Geulis ini.

“Tadinya mau lewat Tajur terus Ciawi, pasti kalau Sabtu gini mah macet, makannya lewat sini aja (Gunung Geulis),” kata Hendra salah seorang pengendara asal Depok yang hendak berlibur ke Puncak, Sabtu, 21 Mei 2022.

Nah, itulah dua jalur alternatif yang bisa menjadi pilihan kalian saat berlibur ke kawasan Puncak dan terhindar dari kemacetan. (Muhammad Irfan Ramadan)

 

 

Sinergitas Perumda Air Minum Kabupaten dan Kota Bogor Untuk Pelayanan Prima Air Bersih Masyarakat

Bogor Daily – Dalam rangka menjalin sinergitas, Direksi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor beserta jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke Perumda Air Minum Tirta Pakuan Kota Bogor.

Dalam kunjungan ini keduabelah pihak membahas beberapa agenda rencana kerjasama guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat baik di wilayah Kabupaten Bogor maupun di Kota Bogor, diantaranya adalah rencana kerjasama pelayanan air bersih untuk melayani masyarakat wilayah perbatasan kabupaten dan kota yang belum terdapat jaringan perpipaan.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Yuliansyah Anwar mengatakan, dengan adanya kunjungan ini Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan Perumda Air Minum Tirta Pakuan berkomitmen akan rencana kerjasama yang dijalin demi terpenuhinya pelayanan air bersih yang prima kepada masyarakat Kabupaten maupun Kota Bogor.

Refal Hady Bawa Wanita ke Cappadocia, Bikin Netizen Patah Hati

0

Bogordaily.net–  Refal Hady bikin patah hati penggemar nya, dengan memarekan foto dengan seorang wanita. Dalam foto itu, Refal membawa sang wanita ke Cappadocia.

Refal Hady banyak dibicarakan netizen setelah membintangi film ‘Wedding Agreement’ dengan lawan mainnya Indah Permata Sari.

Perannya menjadi mas bian pada series tersebut membuat netizen kagum pada kepiawaian nya dalam berakting di layar kaca.

Namun kali ini Refal ramai menjadi perbincangan bukan karena series yang dibintanginya tersebut.

Usut punya usut, Refal mencuri perhatian karena diduga memiliki sosok kekasih hati.

Refal yang semula mengaku masih jomblo, kini mendadak pamer foto bersama seorang wanita cantik. Dalam foto, Refal dan si wanita tampaknya sedang liburan bersama.

Pasalnya Refal dan si wanita tampak berada di Cappadocia, Turki. Si wanita dengan nama akun @audriegis ini pun ikut mengunggah fotonya bersama dengan Refal di InstaStory.

Postingan tersebut rupanya dibagikan ulang oleh Refal di akun pribadinya dengan menuliskan kata manis. “Dia tersenyum seperti pistol yang terisi #tbt,” tulisnya dalam bahasa Inggris dengan menambahkan emoji hati.

Dalam keterangan unggahan, bintang film Dilan 1990 ini menuliskan tentang liburan.

“kangen. kangen liburan sambil masak-masak,” tulis Refal dilansir dari Instagram, Sabtu, 21 Mei 2022

Meski belum diketahui pasti kebenarannya, banyak netter rupanya menduga kuat jika wanita yang bersama Refal tersebut adalah kekasih barunya.

Namun alih-alih senang, netizen justru menanggapi sebaliknya mengetahui Refal Hady diduga punya kekasih hati.

Rupanya ramai netizen mengaku patah hati. Terutama para penggemar Refal Hady. Mereka mengaku kecewa mendapati Refal Hady diduga memiliki pacar baru.

“Kamu bawa dia ke cappadocia, it’s my dream mas,” tulis @widipraxxxxx

“Yaaaaa patah hatiii,” seru akun @de*****ti. “Patah hati nasional ke sekian kalinya,” komen akun @naxxxxxxx.***

SEA Games 2021: Apriyani/Fadia Lolos ke Final, Ganda Putra Menyusul

0

Bogordaily.net– Pasangan bulutangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti lolos ke final bulutangkis pada SEA Games 2021. Tak hanya Apriyani/Fadia, pada nomor ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan sama-sama melaju ke final.

Dilansir Detik.com, usai bermain di Bac Giang Gymnasium, Sabtu, 21 Mei 2022 siang WIB. Apriyani/Siti Fadia menang 21-10, 21-7 atas wakil Singapura, Insyirah Khan/Zhi Rui Bernice Lim. Mereka hanya butuh 31 menit untuk memastikan tempat di laga puncak.

Pada Minggu, 22 Mei 2022 besok, Apriyani/Siti Fadia akan menghadapi wakil Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard yang menang atas duo Malaysia, Cheah Yee See/Cheng Su Hui dengan skor 21-16, 21-6.

Pada nomor ganda putra, Indonesia juga dipastikan meraih emas usai Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan sama-sama melaju ke final.

Leo/Daniel yang turun di court satu berhasil mengalahkan ganda Vietnam, Tuan Duc Do/Hong Nam Pham dengan skor 22-20, 21-16 dalam waktu 43 menit.

Di court dua, Pram/Yere yang tampil di match keempat butuh waktu 56 menit dan tiga gim untuk mengalahkan Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean (Singapura) dengan skor 15-21, 21-17, 21-19.

Dengan hasil ini, maka satu emas dan satu perak dari ganda putra sudah dipastikan menjadi milik Indonesia. Setelah tujuh tahun, nomor ini kembali dikuasai duet Indonesia.

Ganda putra Indonesia terakhir yang meraih emas SEA Games adalah Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi pada edisi 2015. Kala itu, mereka mengalahkan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dengan skor 21-12, 24-22.

Sementara itu Wakil Indonesia gagal menempatkan satu pun wakil di final ganda putri. Putri KW dan Gregoria sama-sama tumbang di semifinal.

Menghadapi unggulan pertama asal Thailand, Pornpawee Chochuwong, Putri KW tumbang 16-21, 9-21. Sedangkan Gregoria tak kuasa menahan laju Phittayaporn Chaiwan yang juga asal Thailand dan harus menerima kekalahan 18-21, 15-21.

Dengan hasil yang diperoleh Putri KW dan Gregoria, Indonesia menambah dua medali perunggu dari cabang bulutangkis. Sebelumnya Indonesia sudah mendapat satu perunggu dari tim beregu putra dan satu perak dari tim beregu putri.***

Hujan Mengguyur Kawasan Puncak, Ganjil Genpa Berhenti Sementara

Bogordaily.net– Hujan mengguyur kawasan Puncak Bogor membuat sistem rekayasa lalu-lintas ganjil-genap di Simpang Gadog sementara diberhentikan pada Sabtu 21 Mei 2022 sore hari.

Pemberhentian sementara ganjil genap tersebut bukan tanpa alasan, sebab, cuaca yang terjadi sore ini khususnya di kawasan Puncak sedang diguyur hujan.

Pantauan Bogordaily.net di Simpang Gadog pada pukul 16.45 WIB, cuaca di kawasan Puncak sedang diguyur hujan intensitas sedang.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ketut Lasswarjana menjelaskan bahwa, sekitar pukul 16.00 lebih, petugas sempat meberlakukan sistem ganjil genap menuju arah Puncak.

“Kemungkinan nanti malam akan diberlakukan kembali sistem ganjil genap. Tadi sempat diberlakukan, tapi sekarang kita hentikan dulu sementara, mengingat kondisi cuaca,” kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Lasswarjana di Simpang Gadog pada Sabtu 21 Mei 2022.

Diberlakukannya kembali sistem ganjil genap di kawasan Puncak, kata Ketut, karena peraturan baru dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Untuk sistem ganjil genap ini dilakukan hari Jumat, Sabtu, Minggu, tepatnya pada pagi dan sore hari,” tambahnya.

Meski demikian, jika cuaca sudah kembali normal, sistem ganjil genap akan diberlakukan kembali menuju kawasan Puncak, Kabupate Bogor.

Selain itu, Ketut menambahkan, pada pagi hari sempat diberlakulan sistem satu arah menuju dari Jakarta menuju Puncak.

“Nanti kita melihat situasinya kalau memang ada antrean. One way ini kita laksanakan apabila salah satu ruas ada yang lebih banyak,” tutup Ketut.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kekurangan Pangan, Warga Sri Lanka Cemas: Kami Bakal Mati

0

Bogordaily.net– Krisis masih melanda Sri Lanka. Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe sebelumnya memperingatkan ancaman kekurangan pangan. Hal tersebut membuat warga Sri Lanka cemas.

“Tanpa gas, tanpa minyak tanah, kami tidak bisa melakukan apa-apa,” kata pekerja paruh waktu di Sri Lanka, Mohammad Shazly dilansir dari CNN Indonesia dari Reuters.

“Opsi terakhir yang terjadi? Tanpa makanan kami akan mati,” sambung warga Sri Lanka cemas.

Shazly tampak sedang mengantre untuk membeli tabung gas untuk memasak. Ia telah mengantre selama tiga hari demi mendapatkan produk tersebut.

Warga lain, A.P.D. Sumanavathi, turut menyampaikan kekhawatirannya atas kondisi Sri Lanka sejauh ini.

“Tidak ada gunanya membicarakan bagaimana sulitnya kehidupan. Saya tak bisa memprediksi bagaimana kondisi dalam dua bulan ke depan, jika terus begini, kami tak mungkin berada di sini,” kata Sumanavathi.

Sebelumnya diberitakan Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe memperingatkan ancaman kekurangan pangan. Pihaknya pun berjanji akan membeli cukup pupuk untuk musim tanam berikutnya guna meningkatkan panen.

“Meskipun mungkin tidak ada waktu untuk mendapatkan pupuk untuk musim Yala (Mei-Agustus) ini, langkah-langkah sedang diambil untuk memastikan stok yang cukup untuk musim Maha (September-Maret),” kata Wickremesinghe dalam sebuah pesan di Twitter dilansir dari Reuters.

“Saya dengan sungguh-sungguh mendesak semua orang untuk menerima gawatnya situasi,” lanjutnya.

Krisis ekonomi melanda Sri Lanka dalam beberapa bulan terakhir. Inflasi di negara itu mencapai 29,8 persen dan membuat harga pangan naik hingga 46,4 persen dalam perbandingan tahunan. Krisis ini memicu demo massa dan bentrok.

Kepolisian bahkan sempat menggunakan gas air mata dan meriam air untuk mengatasi kerusuhan tersebut. Selain krisis ekonomi, penerapan kebijakan pertanian yang salah disebut juga mempengaruhi kelangkaan pangan di Sri Lanka.***

Perut Bunyi Tetapi Tidak Lapar, Ketahui Ini Penyebabnya!

0

Bogordaily.net– Pernahkah merasakan perut bunyi tetapi tidak lapar? Kebanyakan orang saat mengalami lapar perutnya tiba-tiba bunyi dan hal ini normal terjadi. Rupanya kondisi perut bunyi bukan hanya karena kondisi sedang lapar saja. Rasa lapar bisa meningkatkan konsentrasi zat sejumlah tertentu pada bagian otak. Situasi inilah yang membuat rasa lapar melakukan pengiriman sinyal ke bagian perut serta usus.

Dampaknya, perut mengalami kontraksi, lalu menimbulkan suara seperti yang biasanya kita dengar. Berikut ini beberapa penyebab perut berbunyi sebagaimana dirangkum Yoursay Suara.com dari Hellosehat.

Adanya Penumpukan Gas pada Perut

Penyebab pertama kemuingkinan adanya penumpukan gas pada bagian perut. Ada berbagai hal yang menyebabkan adanya penumpukan ini, salah satunya makan terlalu cepat. Penyebab lainya minum saat olahraga atau makan sambil berbicara. Secara normal, gas selalu ada dibagian usus dan asalnya dari pelepasan gas yang terjadi dalam saluran pencernaan atau udara tertelan. Bila kandungan gas pada bagian usus berlebih, bisa bergerak maju dan mundur.

Tersumbatnya Pembuluh Darah

Penyebab perut bunyi berikutnya yaitu pembuluh darah tersumbat. Jadi, saat terjadi penyumbatan pembuluh darah, perolehan usus memperoleh aliran darah yang baik menjadi terhambat. Terdapat berbagai macam keadaan yang mampu memicu situasi ini, salah satunya saat mengalami pembekuan darah. Akibat yang ditimbulkan adalah terjadinya oklusi arteri mesenterika.

 

Usus Tersumbat

Penyebab terakhir yaitu usus mengalami penyumbatan. Seperti kita ketahui bahwa permasalahan pada bagian usus memberikan pengaruh terhadap timbulnya bunyi perut. Salah satu permasalahan usus ini adalah terjadinya penyumbatan.

Suara yang timbul akibat usus tersumbat bisa terjadi saat gas serta cairan sulit untuk melawati saluran pencernaan. Kondisi ini mengakibatkan jumlah dari gerakan peristaltik meningkat untuk membantu proses tersebut yang membuat perut menghasilkan bunyi.

Sebenarnya masih ada berbagai penyebab lainnya, seperti karena kondisi medis tertentu. Antara lain trauma, alergi terhadap makanan tertentu, hipokalemia, pemakaian obat pencahar, terjadinya tumor pada bagian saluran pencernaan dan masih banyak lagi lainnya.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, yaitu makan tidak perlu terburu-buru, secara perlahan saja, konsumsi jenis makanan sehat. Bila penyebab perut bunyi tidak juga teratasi, Anda bisa langsung mengkonsultasikannya kepada dokter.***