Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 5899

Nikah Mewah di Grand Savero Hotel Cuma Rp14 juta!

0

Bogordaily.net – Menikah merupakan momen bahagia yang ditunggu tunggu oleh setiap pasangan. Nikah mewah di Grand Savero Bogor bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin mengadakan acara pernikahan yang megah di hotel dengan budget yang masih ramah dikantong.

Cukup mengeluarkan uang sebesar Rp14.800.000, kamu bisa menikah di Venue Skyroof Garden yang bertepatan di rooftop Hotel Grand Savero Bogor.

Harga tersebut termasuk penggunaan venue selama 4 jam, buffet untuk 50 orang, food stall untuk 50 porsi, ruangan tunggu keluarga, ruang make up, standard sound system, screen dan LCD projector, free penggunaan listrik hingga 3000 watt dan free vallet parking.

Nikah di grand savero

Tidak hanya itu, sebelum hari H pernikahan kamu, Grand Savero Bogor akan memfasilitasi technical meeting dengan complimentary snack untuk 10 orang, food testing untuk 4 orang, dan 1 malam menginap di Deluxe Room.

Untuk makanannya juga sudah tidak usah diragukan lagi karena Grand Savero Bogor berhasil mendapatkan Traveloka Hotel Awards dalam kategori “Best Food Experience in Jawa Barat”.

“Bagi pasangan yang booking di tahun 2022 ini, kami memiliki program cicilan 0% untuk pembayaran DP wedding package dan kami juga ada program cashback khusus umtuk pasangan yang booking di bulan ini,” ujar Adisty Diah Armiani, Asst. Director of Sales Hotel Grand Savero Bogor.

“Selain paket pernikahan untuk 50 orang, kami juga menyediakan paket pernikahan skala besar. Untuk pernikahan skala besar, venue yang digunakan adalah Rafflesia Ballroom kami yang dapat menampung 1000 tamu dan merupakan Ballroom hotel terbesar di Kota Bogor. Harga paketnya juga terjangkau yaitu mulai dari Rp. 268.000 nett per orang,” ujar Nadya Viona, Marcomm Hotel Grand Savero Bogor.

Tidak ada lagi alasan untuk menunda pernikahan kamu. Hubungi Sales Wedding Hotel Grand Savero Bogor di +62 852-2386-7488 dan booking hari bahagiamu sekarang sebelum keduluan pasangan lain!***

Terekam CCTV Aniaya Anak Majikan, ART Ditangkap! Begini Pengakuannya

0

Bogordaily.netVideo rekaman CCTV menunjukkan ulah asisten rumah tangga (ART) yang aniaya balita anak majikan viral di media sosial belum lama ini.

Polisi yang bergerak menangani kasus itu pun menangkap satu dari dua ART yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap balita anak majikannya.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, penganiayaan ART terhadap balita yang diasuhnya itu terekam kamera CCTV. Video penganiayaan itu kemudian tersebar di media sosial dan viral.

Dari rekaman CCTV dan petunjuk lain, polisi menangkap satu ART yang diduga sebagai pelaku penganiayaan balita.

“Kita lihat di Instagram dan menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penganiayaan yang dilakukan oleh ART terhadap anak majikan. Sehingga kita dari Polsek mengamankan pelaku,” kata Ardhie dikutip dari Liputan6.com.

Ardhie menjelaskan, pihaknya telah mensingkronkan rekaman video yang dikantongi penyidik dengan keterangan dari ART tersebut. Kepada penyidik, pelaku pun mengakui perbuatannya.

Lebih lanjut dia menjelaskan ada tiga balita yang mengalami penganiayaan, yakni satu anak berusia tiga tahun, dan dua anak masing-masing berusia 1,5 tahun.

“Saat penganiayaan terekam kamera CCTV. Ada pula warga yang mengabadikan melalui kamera ponsel ketika pelaku melakukan penganiayaan di fasilitas umum,” ujarnya.

Kepada polisi pelaku mengaku melakukan penganiayaan karena emosi pada saat mengasuh ketiga anak majikannya tersebut. Pelaku bahkan sudah berulang kali melakukan pemukulan kepada tiga anak majikan di Kompleks Golf Lake Residence, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Saat tidak mau makan dipukul, saat menangis dipukul. Nah ini ART secara bergantian melakukan itu,” ucap dia.

Saat ini kata Ardhie Unit Reskrim Polsek Cengkareng masih memburu satu orang ART yang turut melakukan hal serupa. Pihaknya masih mendalami keterangan pelaku yang telah diamankan. Sebab, kedua pelaku sudah lama mengasuh ketiga balita tersebut.

Sementara itu dalam video yang beredar memperlihatkan aksi penganiayaan yang dilakukan dua ART saat mereka sedang menyuapi dua anak majikannya.

Awalnya, terlihat seorang ART yang mengenakan jilbab hitam tampak kesal saat menyuapi anak majikan yang ada di dorongan bayi. Seperti dikutip dari Tribunnews.com, ART itu bahkan menyumpal mulut sang anak dengan tisu dan mencubit pipinya sampai sang balita menangis kencang.

Setelah itu, sang ART mendorong kereta bayi yang diduduki sang balita. Dia kemudian menariknya turun dan membawanya berjalan.

Beberapa meter dari lokasi pertama, sang ART masih menganiaya balita anak majikannya itu.

Pada video lainnya, tampak ART yang tak mengenakan jilbab juga menganiaya anak yang usianya lebih besar dari balita yang dianiaya ART berjilbab. ART itu masih menganiaya di saat korban sudah menangis kencang dan memeluknya. Video itu beredar dengan cepat dan viral di media sosial sejak Kamis, 17 Maret 2022.***

Obama Akan Tampil Dalam Serial Dokumentar di Netflix, Taman Nasional Gunung Leuser Ikut Didalamnya

0

Bogordaily.net – Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh, Indonesia akan ditampilkan dalam serial dokumenter Netflix yang bekerja sama dengan Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS) Barack Obama. Mantan Presiden AS Barack Obama melanjutkan dedikasinya untuk pelestarian alam.

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan salah satu Kawasan Pelestarian Alam di Indonesia seluas 1.094.692 hektare yang secara administrasi pemerintahan terletak di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.

Tidak hanya menyoroti Taman Nasional di Indonesia, Taman Nasional Tsavo di Kenya, Patagonia Chili di Chili, dan Teluk Monterey di California juga termasuk dalam tayangan tersebut.

“Bergabunglah dengan saya dalam perayaan taman nasional dan hutan belantara terbesar di planet kita,” ajak Obama yang menjadi produser eksekutif sekaligus pengisi suara.

Menjelajahi kariernya setelah masa kepresidenan, Obama akan muncul dan menarasikan dokumenter yang berjudul Our Great National Parks.

Tadinya, saat proyek ini diumumkan tahun lalu, Obama hanya terlibat sebagai produser eksekutif. Akan tetapi, Presiden Amerika Serikat ke-44 ini juga akan muncul di depan kamera.

Dilansir dari Deadline, Our Great National Parks akan menjelajahi berbagai wilayah terkenal seperti Monterey Bay, California, Taman Nasional Tsavo di Kenya, Patagonia di Chilli, bahkan Taman Nasional Gunung Leuser di Indonesia.

Dengan persona karismatiknya, Barack Obama akan membawakan serial ini dengan komponen pendidikan yang interaktif.

Dimulainya penayangan serial dokumenter ini akan bertepatan dengan kampanye penggalangan dana perlindungan alam yang melibatkan Wildlife Conservation Society dan Count Us.

Our Great National Parks dapat mulai ditonton di Netflix mulai 13 April 2022.***

1.690 Imigran Banjiri Puncak, Ade Yasin Minta Bantuan Ombudsman RI

0

Bogordaily.net – Sebanyak 1.690 orang imigran asal Timur Tengah, membanjiri kawasan Puncak, untuk itu Bupati Bogor Ade Yasin, meminta dukungan Ombudsman RI mencari solusi bersama mengatasi imigran yang ditempatkan di Puncak karena bisa mengganggu aktivitas pariwisata di sana.

“Di Puncak ada semacam penampungan bagi orang asing. Semakin hari semakin banyak, malah sekarang angkanya mencapai 1.690. Ini sangat mengganggu pariwisata kami dan wisatawan yang akan datang ke Puncak,” ungkapnya Jumat, 18 Maret 2022.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu juga menambahkan, ia ingin imigran tersebut dipindahkan dari kawasan Puncak Bogor, karena kondisi disana sudah terlalu macet.

“Kita sih sebetulnya di situ juga sudah terlalu macet, terlalu berat. Kalau bisa sih, Kabupaten Bogor pinginnya imigran dipindahkan dari situ,” tambahnya.

Menurutnya, perlu ada solusi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan United Nations High Commissioner for Refugee (UNHCR), salah satunya dengan menyiapkan lokasi khusus bagi para imigran.

“Imigran banyaknya dari Timur Tengah ya. Kita juga nggak tahu kenapa bertambah terus. Kan itu mereka bisa lolos sampai ke sini saya juga nggak tahu. Itu mungkin kewenangannya pusat,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kerap menemui kendala ketika hendak melakukan penertiban orang asing. Karena harus dilakukan oleh Kemenkumham.

“Kami pun ketika akan menertibkan orang-orang asing ini harus juga berkoordinasi dengan imigrasi. Tidak bisa kita tindaklanjuti meski bersama Satpol PP dan Polres,” jelasnya.

Politisi PPP itu berharap, Ombudsman bisa ikut memberikan solusi dalam menangani permasalahan banyaknya pencari suaka di wilayah Kabupaten Bogor itu.

“Usulan kami, kita pindahkan ke lokasi yang memang di situ ditampung dan juga diberi lahan untuk bercocok tanam. Kalau ditempatkan di Puncak tidak ada pekerjaan dan lahan yang bisa digarap,” pungkasnya.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Duh! Jalan R3 Bogor Sering Tergenang hingga Banjir, Pengendara Motor Jadi Korban

0

Bogordaily.netHujan deras yang terjadi Jumat siang, 18 Maret 2022 membuat sejumlah ruas jalan di Kota Bogor tergenang hingga banjir. Salah satunya di Jalan Regional Ring Road (R3), Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Pantauan Bogordaily.net, sekitar pukul 13.00 WIB, terlihat ruas Jalan R3 Bogor yang lokasinya tak jauh dengan kediaman Wali Kota Bogor Bima Arya itu digenangi air pekat berwarna cokelat kehitam-hitaman.

Kemudian, para pengendara yang melintas pun terpaksa harus mengurangi kecepatannya guna menghindari cipratan air. Bahkan, tak sedikit diantara pengendara yang mengangkatkan kakinya ke dasbor motor.

Menurut warga sekitar, Anggara (40), setiap diguyur hujan sebagian ruas jalan R3 ini selalu tergenang hingga banjir.

“Betul kang, kalau tiap hujan itu di sini selalu banjir. Untuk sekarang mah kecil, sekitar 30 centimeter (cm),” kata Anggara kepada Bogordaily.net, di lokasi, Jumat, 18 Maret 2022.

Dia menjelaskan, genangan air yang terjadi di Jalan R3 itu disebabkan drainase yang ada ukurannya kecil, sehingga air hujan yang berada di ruas jalan tidak mengalir dengan baik.

Ia juga mengaku dengan adanya genangan air tersebut sangat mengganggu para pejalan kaki maupun pengunjung yang hendak membeli tanaman di sini.

“Kalau yang sekarang mah enggak seberapa, dulu mah pernah sampai melewati trotoar yang ada di depan kios tanaman. Jadi, kalah ada orang ngelewat sini selalu kena cipratannya, pun begitu dengan pengunjung yang mau beli tanaman,” katanya.

Selain itu, sambung dia, banyak para pengendara tergelincir dan jatuh saat melintas di jalan ini.

“Kalau yang jatuh, tergelincir banyak, malah sering. Karena kan kalau tergenang kaya gini, kondisi jalan jadi licin dan tidak kelihatan dasarnya,” imbuhnya.

Anggara yang merupakan warga asli Katulampa berharap pemerintah segera memperbaiki saluran air yang saat ukurannya kecil dan trotoarnya lebih ditinggikan.

“Iya, saya sih berharap seperti itu ya. Kalau kondisinya seperti sekarang ini kan terganggu, minimal kalau trotoarnya ditinggiin lagi, kan tidak mungkin melewati batas, sebelumnya kan pernah sampai melewati trotoar. Terus drainasenya juga di gedein lagi, supaya airnya cepat surut dan mengalir dengan baik,” harapnya.(Heri Supriatna)

Profil Rudy Salim, Crazy Rich yang Viral Lantaran Kasus Indra Kenz

0

Bogordaily.net – Nama Rudy Salim ikut terseret dalam kasus ini lantaran Indra Kenz pernah membeli mobil mewah melalui perusahaan Prestige Motorcars Indonesia miliknya.

Meskipun dikenal sebagai seorang pengusaha sukses, Ia nyatanya tidak terlahir dalam keluarga pengusaha. Orangtua serta dua kakaknya bekerja di dunia kesehatan sebagai dokter.

Latar belakang keluarga membuat dirinya diarahkan untuk mengambil jejak yang sama. Pria berusia 34 tahun ini sempat mengenyam pendidikan kedokteran selama dua semester.

Rudy selepas SMA, ia disarankan untuk masuk jurusan kedokteran. Ia pun mengikuti saran orangtuanya, namun pada semester 2 memutuskan pindah universitas karena tidak memiliki minat di bidang tersebut.

Orangtuanya masih bersikeras menyarankan lanjut di bidang kedokteran, dan mengiming-imingi mobil Mercedes-Benz dan akhirnya Rudy menerimanyan.

Namun, Rudy Salim memutuskan untuk drop out karena merasa bahwa minatnya tidak berada pada jejak yang sama seperti keluarganya. Dibandingkan dengan kedokteran, Rudy Salim lebih menyukai dunia otomotif.

Keluarga sempat membujuk dirinya untuk tetap melanjutkan kuliahnya. Namun, setelah melanjutkan kuliah di kampus yang berbeda, Rudy Salim tetap memutuskan berhenti dan memilih untuk membangun bisnis.

Walau tidak melanjutkan pendidikannya di bidang kedokteran, Rudy Salim menggeluti hobinya di bidang otomotif hingga memiliki perusahaan bernama Prestige Motorcars sejak 2013.

Perusahaannya menjual mobil mewah seperti Porsche hingga mobil listrik, Tesla. Omzetnya pada usia 23 tahun mencapai Rp1,3 miliar per bulan.

Pada tahun 2022, kekayaan Rudy diperkirakan sekitar Rp143 miliar.

Dalam bisnisnya, Rudy Salim juga bekerja sama dengan Raffi Ahmad dengan mengakuisisi klub sepak bola Cilegon United, dan berubah menjadi RANS Cilegon FC.

RANS Cilegon FC merupakan klub Liga 2 Indonesia yang naik kasta ke Liga 1 Indonesia. Sebelumnya Cilegon United hampir bangkrut hingga diakuisisi Raffi dan Rudy.

Ketika launching klub tersebut, ia dan Raffi telah mengumpulkan 47 sponsor untuk mengarungi di Liga 2 Indonesia.

Bukan hanya klub bola, Rudy juga mengakuisisi YouTube pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar, yakni Leslar Entertainment.

Alasan ia mengakuisisi YouTube pasangan artis tersebut karena perkembangannya yang pesat selama satu bulan terakhir. Rudy juga mengaku hal tersebut lebih ke investasi, ia ingin membeli beberapa saham milik Lesti Kejora dan Rizky Billar.

Nama Rudy Salim juga menjadi salah satu orang yang terseret kasus afiliator Binomo, Indra Kenz. Pasalnya, Indra kerap membeli mobil mewah di perusahaan Rudy.

Awal dipanggilnya Rudy Salim karena adanya jejak rekam yang diabadikan oleh Indra Kenz di channel YouTube miliknya.

Kala itu, Indra membeli dua mobil sekaligus, yakni Rolls Royce dan Lamborghini. Pihak kepolisian memanggil Rudy untuk mengecek bukti tersebut kepadanya.***

DPRD Kabupaten Bogor Desak Pemkab Evaluasi Jajaran RSUD Leuwiliang

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi IV, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengevaluasi Direktur Utama beserta seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang lantaran diduga tak memberikan pelayanan yang baik.

Desakan ini dikeluarkan Ridwan Muhibi lantaran mengetahui adanya pelayanan yang kurang maksimal, sehingga memicu amarah Kepala Desa Sadeng yang viral akhir-akhir ini.

Atas kejadian tersebut, pria yang akrab disapa Kang Bibih ini pun angkat bicara dan mendesak agar Bupati Bogor mengevaluasi Direktur Utama (Dirut) beserta seluruh jajaran RSUD Leuwiliang.

“Kesekian kalinya, saya menerima keluhan masyarakat terkait pola pelayanan, sampai seorang Kepala Desa ngamuk. Ini menjadi preseden buruk citra RSUD Leuwiliang,” ucap Ridwan Muhibi dengan, Jumat, 18 Maret 2022.

Politisi Golkar  itu menjelaskan, RSUD itu berasal dari uang rakyat yang seharusnya mampu merepresentasikan apa yang menjadi harapan rakyat. Baik dalam pelayanannya pun seharusnya mengedepankan pola humanis, sehingga masyarakat mendapatkan rasa nyaman dalam pelayanan.

“Semua harus diperbaiki, nanti kami dari Komisi IV secepatnya akan panggil juga Dirut RSUD Leuwiliang, kalau seperti ini terus bisa-bisa masyarakat berbondong-bondong berobat ke Rumah Sakit lain sehingga berpengaruh dalam pendapatan daerah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kang Bibih melihat, pasien yang tinggal di wilayah barat Kabupaten Bogor lebih memilih ke rumah sakit swasta atau RSUD di luar Kabupaten Bogor.

Menurutnya, keluhan yang keluar dari masyarakat adalah pelayanan RSUD Leuwiliang sangat buruk.

“Ke depan jangan sampai ada lagi kejadian seperti ini lagi, saya berharap pelayanan RSUD Leuwiliang lebih dimaksimalkan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa (Kades) Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor Yanuar Lesmana ngamuk di depan Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang karena diduga akibat pelayanan buruk, pada Rabu, 16 Maret 2022 lalu.

Yanuar mengatakan, dirinya kecewa terhadap pelayanan RSUD Leuwiliang lantaran kesal tidak dipinjamkan mobil ambulance oleh pihak rumah sakit. Bahkan aksi kades ngamuk itu viral videonya di grup perpesanan dan sosial media.

“Pada waktu itu, Rabu 16 Maret 2022 ada warga saya berinisial Y meninggal dunia. Secara SOP, mayat itu tidak boleh dibawa oleh mobil pribadi, harus pakai mobil ambulance dan saat itu kami melihat ada mobil ambulance nongkrong semua,” kata Yanuar Lesmana kepada wartawan pada, Kamis, 17 Maret 2022.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Rudy Salim Penuhi Panggilan Bareskrim Polri, Terkait Kasus Indra Kenz

0

Bogordaily.net – Penyidik Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan Rudy Salim terkait kasus penipuan investasi binary option Binomo dengan tersangka Indra Kenz, Jumat, 18 Maret 2022.

Sebelumnya, pemeriksaan Salim dijadwalkan pada Senin, 14 Maret 2022. Karena lain hal, yang bersangkutan tidak hadir dan minta dijadwalkan ulang pada Jumat. Sekitar pukul 09.30 WIB, dia tiba di kantor polisi untuk memenuhi panggilan penyidik.

“Iya (Rudy Salim) terjadwal (periksa) hari ini,” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Whisnu Hermawan, dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 18 Maret 2022.

Diketahui Rudy adalah pemilik Prestige Motor, juga pemilik Rans Cilegon FC bersana Raffi Ahmad.

Pemeriksaan terhadap dirinya terkait pembelian tiga mobil mewah oleh Indra Kesuma. Mobil itu antara lain Lamborghini Huracan LP 580 2 (RWD) 2018 berwarna merah dan mobil Rolls-Royce Phantom Coupe yang masing-masing seharga Rp 9 miliar serta mobil mewah Toyota seharga Rp 2,7 miliar.

Dalam perkara ini, sebanyak 14 korban telah diperiksa. Berdasarkan berita acara pemeriksaan, korban mengalami kerugian Rp 25,6 miliar. Penyidik telah menyita aset Indra Kenz dengan nominal sementara Rp 43,5 miliar dari total aset yang akan disita Rp 57,2 miliar. Aset tersebut berupa kendaraan mewah, sejumlah bangunan, apartemen dan rekening bank.

dijerat pasal berlapis, yakni pasal 45 ayat (2) juncto pasal 27 ayat 2 dan atau pasal 45 A ayat (1) juncto 28 ayat 1 UU Nomor 19/2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ancamannya enam tahun penjara.

Selain itu, pasal 3, pasal 5, dan pasal 10 UU Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara dan maksimal Rp 10 miliar, dan pasal 378 KUHP junctopasal 55 KUHP ancaman penjara empat tahun.***

Keren! Geluti Usaha Pengembang Kue, Gadis Cantik Ini Raup Omzet Miliaran

0

Bogordaily.netChaterine Nathasa sukses mengembangkan usahanya di bidang bahan kue.  Berbekal kejelian dan kerja kerasnya, gadis cantik asal Bandung yang baru berusia 22 tahun itu memilih berjualan bahan kue, khususnya pengembang kue atau SP. Meski terkesan sepele, berjualan pengembang kue ternyata memiliki prospek yang menjanjikan. Buktinya, gadis yang akrab disapa Chachanels itu mampu meraih omzet miliaran.

Selain pengembang kue, ia juga memproduksi selai. Menurutnya, prospek bisnis pengembang kue, termasuk selai sangat menjanjikan mengingat pengembang kue menjadi bahan pokok saat hendak membuat kue dan selai menjadi pelengkapnya.

“SP dan selai dibutuhkan untuk industri cake dan bakery. Sangat menarik dan berkembang,” kata Chaterine Nathasa dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Celebrities.id.

Chaterine Nathasa. (Instagram/chachanels/Bogordaily.net)

Ia memang terlahir dari keluarga pebisnis. Ayahnya, David Heriawan seorang pengusaha sukses di Kota Bandung. Di bawah bendera perusahaan milik sang ayah, PT Carlosindo Utama, Chachanels pun mengembangkan bisnis kulinernya lewat Divisi Food. Di usianya yang masih sangat muda ia menjabat direktur.

Meski bernaung di bawah perusahaan sang ayah, tetapi bidang yang dia geluti berbeda. Bahkan, Chaterine Nathasa mengembangkan sendiri bisnis bahan kuenya mulai dari manajemen, produksi, marketing, hingga mengurus keuangan. Hal itu pun tidak menjadikannya malas atau bergantung pada orang tua.

Berbisnis di bidang kuliner, kata Chaterine Nathasa memiliki tantangan tersendiri. Sebab pasarnya sangat luas karena menjadi kebutuhan pokok setiap orang.

Bahkan, ia yakin, bisnis pengembang kue dan selai yang kini digelutinya bakal semakin berkembang seiring tren masyarakat menikmati kue, termasuk selai.

Terlebih kata dia, industri cake dan bakery berkaitan dengan gaya hidup. Bahkan, sudah menjadi tren, seperti sarapan yang simple menggunakan roti yang dilapis selai atau afternoon tea cake dengan kopi atau teh hangat.

“Produk SP juga banyak dipakai industri cake,” imbuhnya.

Berkat kerja kerasnya, Chachanels kini mampu memenuhi kebutuhan distributor untuk pasar nasional. Produknya sudah dipasarkan ke berbagai wilayah, mulai Jawa Barat, Palembang, Surabaya, Semarang, bahkan hingga Makassar.

Untuk omzet ia mengaku sekitar Rp3 miliar per bulan dan bisa di atas itu terlebih menjelang hari besar seperti Lebaran atau Natalan.

Chaterine Nathasa pun berharap perusahaannya dapat terus berkembang.***

Ojan Sisitipsi Kecanduan Ganja Sejak 2010, Sempat Nyabu 3 Tahun

0

Bogordaily.netPolres Metro Jakarta Barat menetapkan Muhammad Fauzan Lubis alias Ojan Sisitipsi sebagai tersangka kasus narkoba.

“Telah ditetapkan sebagai tersangka, inisialnya ada MFL yang tadi kita tampilkan seorang laki-laki publik figur, tergabung dalam grup band Sisitipsi yang berasangkutan sebagai vokalis,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, saat menggelar konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Jumat, 18 Maret 2022.

Dari hasil pemeriksaan urin kata Zulpan, tersangka positif THC atau ganja. Pihak penyidik telah melakukan penggeledah di dua lokasi berbeda. Pertama di kawasan Blok M Jakarta Selatan tempat Ojan diciduk pukul 00:30 WIB pada Kamis, 17 Maret 2022 dinihari. Kemudian sore polisi membawa Ojan ke kekediamannya di kawasan Cipadu, Tangerang untuk melakukan penggeledah pukul 16.30 WIB pada hari yang sama.

“Barang bukti di TKP satu yakni, satu plastik klip kecil berisikan biji ganja dengan berat 0,20 gram, 5,5 butir Xanax, setengah butir Dumolid, satu butir Calmlet Alprazolam, satu butir pil kapsul Lavol, resep dokter terkait obat-obatan psikotropika, dan satu unit mobil Honda Jazz warna hitam No Pol B-29- MW,” jelas Zulpan dikutip dari Suara.com.

Terkait kasus tersebut, Ojan disangkakan Pasal 127 ayat 1 UU Narkotika No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal lima taun penjara.

Sementara itu dari pengakuan yang disampaikan, Ojan mengaku sudah memakai narkoba sejak 2010. Menurut polisi, narkoba pertama yang dipakainya adalah ganja.

“Yang bersangkutan mulai mengonsumi dan mengenal narkotika jenis ganja pada 2010. Perrnah pakai sabu dari 2014 hingga 2019. 2019 berhenti pakai sabu,” kata Zulpan.

Sedangkan Ojan terakhir mengonsumsi kopi yang mengandung ganja pada 6 Maret 2022 di salah satu kafe di Sumarecon Bekasi.***