Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 5905

5 Rekomendasi Tempat Wisata Alam Goa di Bogor, Tertarik Datang?

0

Bogordaily.net – Bogor memang terkenal menjadi kota yang memiliki segudang tempat wisata menarik, salah satunya yaitu Goa. Sejumlah rekomendasi tempat wisata alam goa yang penuh pesona dan dapat menjadi alternatif buat kamu menghabiskan waktu libur ada di Bogor.

Namun, di mana sajakah goa yang menarik dan wajib dikunjungi saat waktu libur tiba? Berikut rekomendasi 5 wisata tempat wisata alam goa di Bogor yang penuh pesona, dikutip dari Media Jabodetabek.

1. Goa Gudawang

wisata alam goa
(Bogorkab/Bogordaily.net)

Menghadirkan eksotisme alam berkunjung ke Goa Gudawang dapat membuat kamu lebih dekat dan merasakan indahnya alam sekitar Kampung Cipining. Yang terdapat di Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

2. Goa Garunggang

Banyak sekali Goa yang ada di Bogor, salah satunya adalah goa berlokasi di Sentul, Bogor atau lebih tepatnya di Jalan Ptp Terusan, Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor ayang bernama Goa Garunggang.

Goa berbentuk yang tak biasa ini dapat dijangkau dengan cara trekking dari destinasi wisata Hutan Hujan Sentul.

3. Goa Keraton

Goa yang dibuka untuk umum dan dapat kamu kunjungi selanjutnya adalah Goa Keraton yang berada di Jalan Lewikaret nomor 1, kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Bentuk Goa ini horizontal dengan balkon atau pendopo layaknya sebuah keraton, tetapi memiliki bentuk endapan yang cantik dan berbentuk lembaran tipis vertikal.

(ragamid/Bogordaily.net)

Selain goa, di sini juga terdapat teras dan sumur yang berbentuk vertikal, serta pilar dan ruang-ruang yang memiliki ornamen beragam.

4. Puncak Arca Lima Goa

Goa satu ini terletak di Cibadak, Ciampea, Kabupaten Bogor. Goa ini memiliki patung arca yang masih kental di masyarakat lereng gunung kapur Ciampea.

Serta memiliki puncak tersembunyi ditengah gunung kapur, dengan rumah pohon yang mulai rapuh karena minimnya pendaki.

(Tripify/Bogordaily.net)

Selain itu, di Puncak Arca Lima Goa kamu pun akan menemukan pemandangan kota bogor dengan lampu-lampunya yang sangat cantik.

Memasuki Puncak Arca Lima Goa ini kamu tidak perlu membayar mahal, cukup dengan Rp15 ribu rupiah kamu sudah bisa menikmati keindahan alam yang mempunyai beberapa goa alami.

5. Goa Cikenceng

Goa ini terletak di Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor. Saat berkunjung ke Goa Cikenceng ini kamu dapat melihat keindahan ornamen goa yang beraneka ragam.

Di sana terdapat seperti stalagmit, stalagtit, flowstone, colom dan berbagai macam relief lainnya yang sangat indah.

Nah, itulah rekomendasi 5 wisata tempat wisata alam goa di Kota Bogor yang penuh pesona jiwa petualang.*

(Albin Pandita Febriyantama)

Gara-Gara Minyak Goreng, Menteri Perdagangan Kena Semprot Anggota DPR

0

Bogordaily.netDi tengah persoalan minyak goreng, Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi kena semprot anggota DPR RI saat rapat bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 Maret 2022.

Berawal saat anggota Komisi VI DPR RI fraksi Golkar, Ichsan Firdaus yang menyinggung persediaan atau stok minyak goreng yang justru muncul ketika kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dihapus.

“Coba bayangkan ketika ada HET Rp14 ribu, yang namanya barang itu hilang pak Menteri. Tiba-tiba sekarang ada kebijakan Rp24 ribu, kami lihat barangnya ada atau tidak,” kata Ichsan dikutip Suara.com.

“Kalau barangnya ada, berarti seperti tadi pak Nusron sampaikan, ada sesuatu yang salah di dalam kebijakan permendag ini,” sambungnya.

Ichsan mengaku kecewa kalau Lutfi mengatakan tidak bisa menyelesaikan atau mengendalikan persoalan yang terjadi kekinian.

Menanggapi hal itu, Lutfi langsung memberikan jawaban.  Ia mengaku bukan Kemendag tidak bisa mengendalikan situasi atau menyelesaikan permasalahan. Hanya saja persoalan penimbunan minyak di luar kewenangannya untuk menindak.

“Maaf saya koreksi pak Ichsan. Saya mengatakan bahwa tidak bisa saya menangkap orang-orang ini berbasikan dengan apa yang saya punya. Jadi kalau saya mesti policy ini mesti menghadapi penjahat yang nakal, itu di luar kewenangan Kemendag,” jelas Lutfi.

Ichsan pun kembali merespons. Menurutnya Kemendag memang tidak bisa bekerja sendirian untuk menyelesaikan permasalahan. Ia pun mengingatkan agar Lutfi tidak berbicara dalam rapat mengaku tak bisa mengendalikan permasalahan penimbunan minyak goreng.

“Itulah peran seorang menteri pak menteri. Peran menteri adalah bagaimana berkoordinasi dengan banyak pihak,” kata Ichsan lagi.

Di tempat yang sama anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP, Mufti Anam menilai Kemendag seperti tak punya harga diri di hadapan masyarakat dan produsen minyak goreng. Sebab, selama ini kebijakan Kemendag tidak berimplikasi positif terhadap kebijakan rakyat.

“Kami melihat bahwa Kementerian Perdagangan ini masih seperti macan ompong, tidak ada harga dirinya, bukan hanya di mata rakyat, tetapi juga di mata produsen minyak goreng. Kalau kita lihat sejak Januari sampai hari ini sudah enam permendag yang dikeluarkan, tetapi tak ada satupun yang berimplikasi positif terhadap kesejahteraan rakyat,” kata Mufti.

Pemerintah dalam hal ini Kemendag dinilai Mufti gagal dalam memproteksi rakyat dari persoalan komoditas, dalam hal ini minyak goreng.

Ia kemudian mengingatkan Lutfi terkait perannya sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut Mufti, Lutfi jangan hanya merepotkan Jokowi.

“Pak Menteri tahu enggak, Pak Menteri ini jadi menteri ini adalah pembantu presiden pak. Bukan justru dalam situasi ini Pak Menteri malah merepotkan presiden sampai beliau turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

“Bukan hanya kami yang turun ke masyatakat, Pak Presiden datang ke Alfamart Indomaret kosong enggak ada barang, kan malu ini,” lanjutnya.

Seperti diketahui persoalan terkait minyak goreng masih ditemui di berbagai wilayah di Indonesia. Terlebih dengan aturan terbaru, pemerintah pusat mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan.***

Makin Menggeliat, Olahraga di Kabupaten Terus Menunjukan Gairahnya yang Positif

0

Bogordaily.net – Olahraga di Kabupaten Bogor terus menggeliat dan semakin menunjukan gairahnya yang positif, terbukti akan diselenggarakannya dua event olahraga yang monumental dalam beberapa bulan mendatang.

Kegiatan olahraga tersebut akan dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, yaitu Festival Pencak Silat Tradisi. Nantinya event itu akan berlangsung sekitar bulan Juni 2022 dan satu lagi adalah kegiatan lomba lari bertitel Bogor Challenge 2022.

Sekdispora Kabupaten Bogor, Trian Turangga menjelaskan bahwa, Bogor Challenge 2022, akan diikuti sekitar 2000 pelari tingkat nasional yang akan diundang sebagai peserta nantinya.

“Dispora Kabupaten Bogor akan menggelar hajatan nasional pada 10 September 2022 yakni lomba lari Bogor Challenge 2022,” ungkapnya, Kamis 17 Maret 2022.

Lanjutnya ia mengatakan, dua event olahraga tersebut akan terasa denyutnya bahkam sampai ke pelosok daerah di Tanah Air Indonesia.

“Kami sudah melakukan rapat dengan stakeholder terkait soal  Lomba Lari Bogor Challenge 2022. Inysa Allah ini akan dilakukan pada 10 September 2022,” tambahnya.

Untuk lomba lari Bogor Challenge 2022 ini, kata Trian Turangga, kemungkinan akan mempunyai jarak tempuh sekitar 15, 41 KM dengan rute star Tegar Beriman, CCM, Jalan Raya Bogor, Jalan Raya Sentul- Kandang Roda menuju Tugu Pancakarsa dan putar balik menuju Stadion Pakansari.

“Untuk tahun 2022 ini Dispora Kabupaten Bogor mulai menggelar event-event yang sifatnya nasional  dan ini sebagai bagian dari salah satu item penjabaran tagline Sport Tourism,” pungkasnya.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Pandemi Covid-19 Berpotensi Jadi Endemi, Waspadai Hal Ini

0

Bogordaily.netTahun ini Indonesia diperkirakan bisa mencapai status endemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djurban.

Meksi berpotensi menjadi endemi, Prof. Zubairi mengingatkan bahwa belum tentu situasi menjadi aman dan wabah virus corona berakhir.

“Apakah kalau sudah endemi maka selesai? Mohon diingat, ada kemungkinan selesai, ada kemungkinan tidak,” kata prof Zubairi dikutip dari Suara.com, Kamis, 17Maret 2022.

Menurutnya, Indonesia sebenarnya bisa saja telah mencapai endemi Covid-19 pada Desember 2021. Karena saat itu, jumlah kasus positif harian telah turun drastis hanya 300 per hari.

“Bahkan kematian banyak hari hanya nol.  Kalau waktu itu kita terapkan, kita yakin pasti sudah endemi,” ucapnya.

Namun, kondisi justru memburuk akibat kemunculan dan penyebaran mutasi baru omicron. Diakui prof. Zubairi, sifat omicron membuat kondisi pandemi Covid-19 makin buruk.

Prof. Zubairi berharap ke depan tidak ada mutasi lain dari virus corona SARS Cov-2 yang penyebarannya bisa secepat omicron.

Ia pun mengingatkan bahwa meskipun endemi, infeksi Covid-19 masih mungkin menyebabkan kematian. Berkaca dari kasus tuberkulosis juga HIV yang saat ini telah menjadi endemi, tapi masih menelan korban jiwa.

“TBC, apakah banyak yang meninggal? Banyak banget di dunia, itu jutaan orang meninggal pertahun. HIV sama juga jutaan orang meninggal padahal itu endemi. Karena itu banyak sekali program untuk mengatasi kedua penyakit tersebut,” jelasnya.

Sementara itu sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap Indonesia tengah berada di fase transisi menuju endemi, lantaran kasus Covid-19 cenderung menurun dan terkendali.

“Dengan banyaknya tren indikator pengendalian pandemi ke arah positif, kita sudah mulai buat langkah menuju ke arah endemi. Transisi endemi itu adalah suatu proses, jadi transisi itu adalah suatu proses dari pandemi jadi endemi,” ujar Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi belum lama ini.

Penurunan kasus ini, membuat pemerintah banyak melakukan pelonggaran protokol kesehatan, seperti penghapusan wajib tes antigen dan tes PCR untuk perjalanan dalam negeri menggunakan transportasi publik.

Termasuk dihapuskannya jaga jarak di transportasi umum dan di tempat umum seperti di restoran, bioskop dan sebagainya.***

Kadis PUPR Akui Tak Terima Usulan BTT untuk Jalan Longsor di Mulyaharja

0

Bogordaily.net – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengaku tidak menerima surat usulan bantuan tidak terduga (BTT) dari aparatur kecamatan maupun kelurahan terkait perbaikan jalan longsor yang ada di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.

Sehingga, kata dia, tidak ada rencana pembangunan atau perbaikan jalan longsor tersebut di tahun 2022 ini.

“Enggak, enggak ada perbaikan jalan longsor tahun ini untuk di Bogor Selatan (Mulyaharja, red). Kan kalau BTT itu, usulannya ketika ada bencana dan usulannya harus di bulan Maret 2021, sedangkan yang di Bogor Selatan itu bulan Mei, sehingga belum bisa dimulai tahun ini. Jadi kalau untuk memulai ya di tahun 2023,” ungkap Chusnul saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Kamis, 17 Maret 2022.

Selain itu, lanjut Chusnul, untuk BTT itu bisa diusulkan berapapun nilainya. Tetapi, dirinya menegaskan, BTT bisa diusulkan kalau ada bencana lagi, kemudian usulkan dari wilayah ke BPBD.

“Jadi itu ya, diusulkan dulu dari wilayah ke BPBD, setelah itu kita lakukan survei secara teknis untuk dilakukan pengerjaannya,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Siunting atau Jalan Lembur Sawah, yang berlokasi di RT 03/RW 02, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan sudah satu tahun dalam kondisi longsor dan kini belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kota Bogor melalui dinas terkait.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses satu-satunya warga di Kampung Lembur Sawah untuk hilir mudik dari satu tempat ke tempat lain. Namun apa daya, dengan kondisi seperti itu warga pun harus ekstra hati-hati saat melintas.

Berdasarkan pantauan Bogordaily.net, Senin sore, 14 Maret 2022, terlihat longsoran di jalan itu nyaris menghabisi setengahnya dari ruas jalan tersebut.

Kemudian, terlihat juga dari longsoran jalan itu mengikis hingga kadalaman 12 meter dengan panjang kurang lebih 10 meter, dan lebar sekitar 2 meter.

Menurut penuturan warga setempat, Cucun (51 tahun), longsor yang terjadi di wilayahnya itu sudah ada satu tahun yakni di tahun 2021.

Namun dirinya tidak tahu percis bulan apa longsor tersebut terjadi. Yang pasti dibenak dirinya, longsor itu terjadi satu hari setelah ada pengaspalan jalan dan terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kalua bulannya saya lupa. Tapi saat kejadian, terjadi satu hari setelah selesai pengaspalan,” ungkap Cucun kepada Bogordaily.net, di lokasi kejadian.

Cucun yang juga menjabat Ketua RT03 itu pun menjelaskan, kejadian longsor ini disebabkan karena kontur tanah yang labil, kemudian disebabkan pula setelah adanya pengaspalan yang kemungkinan beban menjadi lebih berat yang disertai hujan saat kejadian.

“Kalau kita lihat kedalamannya itu kurang lebih 12 meter, kemudian panjang longsoran sekitar 10 meter dan lebarnya sekitar 2 meter. Terus dibawahnya itu ada kali yaitu kali Cinala yang mengalir ke daerah Cibereum hingga kawasan BNR,” terangnya.

Selain itu, Cucun juga membeberkan, pasca kejadian aparatur wilayah mulai tingkat kelurahan hingga kecamatan sudah meninjau lokasi. Bahkan, dinas terkait sudah melihat langsung kondisi jalan yang longsor ini. Namun, usai ditinjau jalan longsor ini belum ada kepastian kapan akan diperbaiki kembali.

Masih kata dia, dengan longsor jalan ini membuat warga was-was dan hati-hati saat melintas, apalagi untuk kendaraan roda empat.

“Ini akses satu-satunya warga untuk melintas, jadi kami berharap jalan yang longsor ini seger diperbaiki, agar masyarakat terutama yang memiliki kendaraan bisa lebih nyaman saat melintas,” harapnya.

Terpisah, Camat Bogor Selatan Hidayatulloh mengatakan, jalan longsor di Lembur Sawah ini terjadi pada Mei tahun 2021 lalu. Namun pasca kejadian, pihaknya mengaku tidak tinggal diam melainkan langsung membuat laporan sekaligus mengusulkan bantuan melalui program Bantuan Tak Terduga (BTT).

Tetapi, kali itu, lanjut Camat, apa yang diusulkan tidak bisa diintervensi melalui program tersebut lantaran setelah di cek dan dihitung oleh tim konsultan dari PUPR membutuhkan biaya yang cukup besar yakni hampir Rp 1 miliar, sehingga harus melalui proses lelang dan rencananya akan diperbaiki di tahun 2022 ini oleh Dinas PUPR Kota Bogor.

“Jadi waktu 2021 itu sudah kita usulkan, tapi kata Pak Chusnul (Kepala Dinas PUPR) ini harus melalui proses lelang, jadi kemungkinan dianggarkan tahun 2022 ini,” kata Hidayatulloh.

Namun begitu, sambung Hidayatulloh, dirinya belum bisa memastikan atau belum mendapat informasi lebih lanjut kapan jalan longsor ini kembali diperbaiki. Tetapi, kata dia, berdasarkan informasi dari dinas terkait akan diperbaiki di tahun ini juga.

“Jadi kami aparatur wilayah sifatnya menunggu dan mudah-mudahan rencana perbaikan di tahun 2022 ini bisa terealisasikan dengan baik,” pungkasnya.*

(Heri Supriatna)

Wacana Penundaan Pemilu 2024 Harus Ditolak, Begini Penjelasan Perludem

0

Bogordaily.net–Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) kembali menyoroti wacana Presiden tiga periode dan penundaan Pemilu 2024. Perludem menyebut waktu penundaan Pemilu yakni dalam waktu bulanan, bukan tahunan.

Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan adapun penundaan Pemilu terjadi karena memiliki alasaan kemanusiaan seperti bencana alam. Terkecuali penundaan pemilu dalam waktu tahunan disebabkan adanya perang.

“Kalau penundaan bulanan memang hitungannya memang karena alasan kemanusiaan termasuk bencana alam, Covid, pandemi. Tapi hitungannya ukurannya bulan, tidak ada penundaan karena alasan darurat sampai tahunan kecuali perang,” kata Titi dalam diskusi publik bertajuk “Meninjau Pandangan Publik dan Analisis Big Data soal Penundaan Pemilu’ yang diadakan Perkumpulan Survei Opini Politik Indonesia (Persepi), di kawasan Senayan, Kamis, 17 Maret 2022.

Pernyataan Titi menyusul wacana penundaan Pemilu kembali muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengklaim berdasarkan big data pemerintah, sebanyak 110 juta warga setuju Pemilu 2024 ditunda. Angka tersebut diklaim Luhut merupakan pengguna media sosial.

Titi mengatakan, umumnya penundaan Pemilu hingga tahunan, bertujuan untuk menghindari pembatasan masa jabatan dan memperpanjang masa jabatan.

“Kebanyakan penundaan pemilu yang sampai tahunan memang dimaksudkan  untuk menghindari pembatasan masa jabatan dan memerpanjang masa jabatan. Ini tren globalnya,” bebernya dikutip dari Suara.com.

Lebih lanjut Titi menjelaskan mulanya muncul narasi Jokowi tiga periode, lalu kemudian menjadi isu penundaan Pemilu.

Wacana soal penundaan Pemilu 2024 awalnya ketika itu disampaikan oleh Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada 9 Januari 2022. Namun pada 24 Januari, pemerintah, DPR, KPU telah sepakat bahwa Pemilu serentak digelar 14 Februari 2024.

“Ketika itu 24 Januari 2022 DPR Pemerintah KPU sepakat pemilu 14  Februari 2024. Pada waktu itu optimistisme timbul ke kita bahwa kepastian pemilu 2024, karena sudah disepakati parpol di parlemen yang notabene sekarang juga  bicara soal  pemundaan. Mengejutkan Cak Imin bicara soal penundaan Pemilu,” jelas Titi.

Terkait perbedaan terkait jabatan presiden tiga periode dengan penundaan Pemilu, kata Titi, pertama jabatan presiden tiga periode itu membutuhkan amandemen UUD 1945.

“Karena nggak mungkin tanpa amandemen, tapi dia harus juga kerja keras ikut pemilu. Karena yang menentukan itu hasil pemilu,” ujar Titi.

Kemudian impresi dari jabatan presiden tiga periode kata Titi yakni mengejar kekuasaan. Sebab jabatan presiden dua periode dianggap tidak cukup, sehingga harus mengikuti Pemilu kembali untuk periode ketiga.

“Ada tindakan aktif, untuk bisa diperiode ketiga. Lalu daya jangkau insenitfnya manfaatnya lebih sempit karena insentif hanya untuk presiden,” ungkapnya.

Sementara terkait penundaan pemilu, Titi menyampaikan bahwa UUD 1945 harus tetap diamandemen.

“Amandemen tetap dilakukan tapi tidak kerja keras ikut pemilu, perpanjangan masa jabatan dilakukan,” kata dia.

Selanjutnya impresi dari penundaan pemilu yakni mengedepankan kepentingan melalui stabilitas pemulihan ekonomi, dan merupakan artikukasi kehendak rakyat didukung konsensus kekuatan politik. ***

Doclang, Kuliner Bogor yang Sudah Jarang Ditemui

0

Bogordaily.net – Doclang salah satu kuliner Bogor yang sudah jarang temui alias langka. Makanan singkatan dari Medok Kacang ini disajikan dengan bumbu kacang yang kental atau bahasa Sundanya “medok”.

Kalau ke Bogor naik kereta, cobalah menyebrang ke arah jembatan Merah. Di sana ada penjual Doclang dengan gerobaknya. Ada dari pagi sampai sore, tapi yang jualan bergantian.

Di tempat lain juga ada, tapi penjual Doclang memang sudah jarang. Beda dengan penjual Soto mie Bogor yang bisa kita jumpai di mana-mana. Penjual Doclang hanya di tempat-tempat tertentu saja.

Gak perlu khawatir merogoh kocek terlalu dalam, karena harganya murah meriah. Cukup dengan uang Rp12.000 kita bisa menikmati seporsi Doclang. Tapi kalau kamu gak suka pakai telur, maka kamu cuma membayar Rp 10.000 untuk seporsi Doclang tanpa telur.

Seporsi Doclang berisi irisan ketupat, tahu, kentang, telur dan tauge. Kemudian disiram dengan saus kacang yang kental dan rasanya agak manis. Di antaranya ditaburi bawang goreng dan kerupuk.

Mirip ketoprak kalau di Jakarta atau Cirebon. Yang membedakan di sini, ketupatnya dibuat besar banget dan diiris-iris kecil. Bumbu kacangnya kalau Doclang lebih kental dan rasanya lebih manis dibanding Ketoprak.

Penasaran sama Doclang? Yuk jalan-jalan ke Bogor. Kuliner Bogor gak cuma Soto Mie aja lho. Ada Doclang yang enak dan murah meriah.*

(Albin Pandita Febriyantama)

Dua WNI Pembunuh Sesama Warga Indonesia Dieksekusi Mati Arab Saudi

0

Bogordaily.netDua WNI pembunuh sesama warga Indonesia dieksekusi mati Pemerintah Arab Saudi hari ini, Kamis, 17 Maret 2022. Dua WNI tersebut yakni Agus Ahmad Arwas (AA) alias Iwan Irawan Empud Arwas dan Nawali Hasan Ihsan (NH) alias Ato Suparto bin Data.

“Pada tanggal 17 Maret 2022 pagi hari waktu Jeddah, Otoritas Arab Saudi telah melaksanakan eksekusi mati dua WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha dalam pernyataan tertulisnya dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut Judha, Saudi sudah memberikan informasi rencana eksekusi AA dan NG kepada pengacara Konsul Jenderal RI (KJRI)Jeddah sehari sebelumnya.

Berdasarkan keterangan Kemlu RI, kasus ini bermula ketika kepolisian menemukan jasad korban WNI bernama Fatmah alias Wartinah dalam keadaan tangan terikat dan mulut terplester.

Pihak berwenang menemukan tanda-tanda kekerasan fisik dan seksual di tubuh Fatmah. Kepolisian lalu menangkap AA dan NH bersama Siti Komariah (SK) atas tuduhan membunuh Fatmah pada 2 Juni 2011.

AA, NH, dan SK kemudian menjalani proses persidangan dengan dakwaan pembunuhan berencana. AA dan NH mengaku melakukan pembunuhan karena dendam atas penganiayaan yang dilakukan korban terhadap mantan istri NH. Setelah serangkaian persidangan, pengadilan tingkat pertama menjatuhkan vonis mati kepada AA dan NH dalam putusan hukum tertanggal 16 Juni 2013.

AA dan NH mengajukan banding. Usai sidang banding, AA dan NH kembali dijatuhi vonis mati pada 19 Maret 2018 dan dinyatakan inkracht pada 19 Oktober 2018.

Penetapan hukuman mati AA dan NH lebih kuat karena kedua WNI itu mengakui perbuatan mereka.

“Hukum di Arab Saudi menempatkan pengakuan terdakwa sebagai bukti kuat, di samping bukti lain dan saksi,” tulis Kemlu RI dalam siaran persnya.

Sementara itu, pengadilan Saudi menetapkan hukuman penjara selama 8 tahun ditambah hukuman 800 kali cambuk untuk SK.

Kemlu RI juga menyatakan sejak awal penangkapan hingga persidangan, pemerintah termasuk KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh melakukan berbagai langkah pendampingan, baik upaya litigasi di berbagai tingkatan persidangan maupun upaya non-litigasi untuk memastikan terpenuhinya seluruh hak terdakwa maupun untuk meringankan hukuman.***

Netizen Kecam Mobil Mercy yang Halangi Jalan Ambulance Bawa Pasien Melahirkan

0

Bogordaily.net – Sebuah video viral di sosial media memperlihatkan mobil Mercy menghalangi jalan dari ambulance. Diketahui jika di dalam ambulance tersebut ada pasien yang hendak melahirkan.

Video yang viral ini dikabarkan terjadi di Kota Tangerang. Tampak mobil Mercy berwarna putih mengahalang-halangi mobil ambulance yang sedang membawa pasien.

Dari video yang beredar di Tiktok tersebut bahkan sempat terjadi gesekan saat mobil Ambulance berusaha melewati mobil Mercy yang menghalangi jalannya.

Sontak video viral ambulance tersebut langsung membuat netizen geram melihat aksi dari pengemudi mobil Mercy yang menghalangi jalannya Ambulance.

Dalam video tersebut bahkan mobil berwarna putih itu sempat mengejar ambulance hingga ke rumah sakit tempat mengantar pasien. Sementara mobil ambulance dari Puskesmas itu langsung dihadang oleh mobil Mercy di dalam halaman parkir rumah sakit.

Menurut keterangan supir ambulance, dari 2 belah pihak sudah membuat laporan di Polres dan tinggal menunggu panggilan untuk diperiksa.

Pihak Puskesmas sudah membuat laporan di Polres Kota Tangerang, (Tigaraksa). Setelah di kroscek ke Polres Tangerang Kota, ternyata pengemudi mobil putih itu juga sudah membuat laporan.

Perihal yang menangani kasus ini adalah Polres Kota Tangerang karena masuk di wilayah hukum Polres Kota Tangerang. Menurut informasi dari supir ambulance, bukti rekaman video kejadian sudah naik ke Dinas Kesehatan dan Polda Banten.

Polres Kota Tangerang juga sudah menerima laporan dari Puskesmas terkait gesekan dijalan yang dialami oleh mobil ambulance Puskesmas dan mobil putih.Terkait bukti rekaman video juga sudah diserahkan oleh pelapor ke Polres Kota Tangerang.***

Kocak! Pembalap Alessandro Zaccone Terciduk Jadikan Nasi Goreng Lauk, Warganet: Siapa yang Ngajarin

0

Bogordaily.net–Aksi kocak para pembalap MotoGP yang mengikuti ajang kejuaraan balap motor di Mandalika Street Circuit, Lombok, NTB terus menuai perhatian. Kali ini datang dari Alessandro Zaccone. Salah satu pembalap asal Italia itu menghebohkan warganet dengan ulahnya ketika menyantap makanan Indonesia.

Melalui akun pribadi miliknya @alezac61 yang dilansir Beritahits.id, di jejaring media sosial Instagram Alessandro mengunggah foto melalui fitur story yang diunggah, Rabu, 16 Maret 2022. Dalam unggahannya memperlihatkan sang pebalap MotoGp tengah beraktivitas membaur dengan warga lokal.

Alessandro bersama rekannya sedang menikmati hidangan Indonesia saat malam hari. Makanan yang dipesannya terlihat beragam, seperti olahan ikan laut, sayur kangkung, hingga nasi goreng. Menariknya, dalam foto tersebut Alessandro dan temannya terciduk memakan nasi putih dengan lauk nasi goreng.

Layaknya orang Indonesia, tidak hanya satu orang yang menyantap makanan itu, tetapi tiga orang itu terlihat meletakkan nasi putih dan nasi goreng dalam satu piring sekaligus. Tak sampai di situ saja, salah satu orang di situ bahkan mencampurnya dengan sayur kangkung.

Hal tersebut lantas menyedot perhatian warganet.

Akun @dewahoya yang mengunggah foto itu kembali melalui cuitan di Twitter dibanjiri komentar warganet terkait kelakuan pembalap MotoGP tersebut. Berikut komentar-komentar warganet.

“Sudah jelas ya nasi putih lauk nasi goreng, awas aja besok balapan ngantuk,” canda warganet.

“Woi kenapa ini jadi makan nasi goreng sama nasi putih jadi 1 piring. Wah enggak bener nih yang ngajarin,” tulis warganet.

“Kenapa sih pada kocak-kocak ini pebalap haha,” komentar yang lainnya.

“Itu siapa yang ngajarin dia coba jawab,” timpal warganet.

Sementara itu saat ini para pembalap mulai dari dari Moto3, Moto2 hingga MotoGP sudah mendarat di Lombok. Beberapa dari mereka juga ikut parade seremonial di Jakarta.

Para pembalap yang tidak ikut acara seremonial memilih tinggal di Lombok dan menikmati liburan sebelum MotoGP Indonesia bergulir termasuk Alessandro Zaccone.***