Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 5968

Perkuat Perbup, DPRD Kabupaten Bogor Tengah Menggodok Perda TJSL

0

Bogordaily.net – DPRD Kabupaten Bogor akan meningkatkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Ketua Pansus Raperda TJSL Ruhiyat Sujana mengatakan, Perda ini lahir untuk mendorong bagi perusahaan-perusahaan yang belum sadar menjadi sadar menggunakan CSR.

“Agar Perda ini kuat, makanya kami mengundang tim fasilitasi TJSL, kami ingin mendengar langsung apa saja kendala di tim  sendiri,” ujarnya kepada Bogordaily.net, 10 Maret 2022.

Selain itu, Perda ini dibutuhkan dalam rangka memaksimalkan besaran nilai TJSL. Sementara selama tiga tahun  SK dan SE Bupati Bogor tentang tim fasilitator TJSL dibentuk angka yang terkumpul mencapai Rp100 miliar dan nilai tersebut belum maksimal.

“Kita apresiasi kepada perusahaan yang sudah sadar, tapi kita juga harus memberikan catatan kepada perusahaan yang belum melaporkan. Sehingga patut kiranya kita curiga kenapa dia tidak mau melaporkan, apa dia tidak menjalankan TJSL atau seperti apa, karena mengukurnya kita sulit jika tidak ada laporan, minimal perusahaan itu melaporkan,” tutur polisi Partai Demokrat itu.

Selanjutnya ia ingin dengan adanya Perda ini, dapat memperkuat kelembagaan, tim fasilitator TJSL yang saat ini hanya berjumlah lima orang, sementara harus mengelola 40 kecamatan dengan jumlah perusahaan yang banyak.

“Saya rasa dengan personil lima orang tidak cukup untuk mengelola 40 kecamatan dengan jumlah perusahaan yang banyak. Makanya kami ingin memperkuat, apakah nanti dibutuhkan tim-tim di tiap kecamatan misalnya, dalam konteks penguatan kelambagaan sehingga terkontrol betul,” tutur Anggota Komisi 2  DPRD Kabupaten Bogor itu.

Sementara itu Sekretaris Pansus Ridwan Muhibi menambahkan, dibentuk perda ini, karena perda  No.6 Tahun 2013 sudah lama dan Undang-Undang No.11 Tahun 2021 sudah banyak perubahan.

“Maka kami menginisiasi supaya TJSL dibentuk Perda, agar tepat sasaran jadi tidak seenaknya, walaupun reward dan sanksi belum jelas. Apa yang jadi kesulitan itu kita bisa sempurnakan melalui perda ini,” pungkasnya.

(Albin Pandita Febriyantama)

 

 

Polresta Bogor Kota Dapat Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

0

Bogordaily.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Kepolisian terus berkomitmen untuk mewujudkan serta memberikan pelayanan publik yang terbaik dan prima bagi masyarakat. Hal itu juga telah dituangkan dalam konsep transformasi menuju “Polri yang Presisi, pada bidang transformasi pelayanan publik”.

Diketahui, berdasarkan hasil evaluasi dari KemenPAN-RB, terdapat 27 satwil yang berhasil mendapat penghargaan kategori A berpredikat pelayanan prima. Lalu, 78 satwil mendapat penghargaan kategori A- atau berpredikat pelayanan sangat baik.

Salah satu diantaranya satwil yang mendapatkan penghargaan adalah Polresta Bogor Kota. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, bahwa diera perkembangan teknologi informasi pada era revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, pelayanan publik saat ini harus meninggalkan budaya lama yang tidak baik.

“Dewasa ini, dengan semangat reformasi birokrasi, pelayanan kepada masyarakat harus baik, cepat, tidak berbelit-belit, ramah dan responsif,” katanya, Jumat 11 Maret 2022.

Untuk itu, kata Susatyo, yang menjadi motivasi pelayanan di Polresta Bogor Kota ini jauh lebih baik yaitu karena Polresta Bogor Kota memiliki niat agar ruangan terbaik di kantor Polresta ataupun di jajaran polsek adalah ruangan untk masyarakat.

“Sehingga masyarakat bisa lebih  memiliki atau menjadikan polisi menjadi bagian dari kegiatan kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Atas apa yang dilakukan itu Polresta Bogor Kota mendapat berbagai penghargaan. Perhargaan juara 1 dan nilai a dalam pelayanan prima di Polresta Bogor Kota ini, didapatkan atas pelayanan yang lebih baik dibidang SIM dan SKCK.

Penghargaan ini diraih Polresta Bogor Kota setelah dilakukan hampir selama setahun oleh tim dari Kemenpan-RB melalui uji fisik.

Susatyo Purnomo Condro mengatakan, bahwa sejak awal Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Kota Bogor, guna meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses pelayanan di Polresta Bogor Kota.

“Ada enam aspek yang dinilai pada pelayanan publik ini yaitu masalah kebijakan pelayanan profesionalisme SDM, sarana dan prasarana sistem informasi pelayanan publik konsultasi dan pengaduan serta inovasi yang dibuat oleh satuan tersebut,” katanya.

Selain pelayanan prima di kantor Polresta Bogor Kota, jajaran polsek Susatyo juga membuat berbagai program terobosan untuk memberikan pelayanan keamanan, ketertiban dan kenyamanan masryarakat.

“Yang menjadi fokus kami adalah menghadirkan polisi lebih banyak di masyarakat sehingga masyarakat bisa dekat dengan polisi dan juga bisa mencegah dan menangani kejahatan-kejahatan street crime yang meresahkan sehingga masyarakat aman dalam berkegiatan,” ucapnya.

Sementara itu, Kabag Rencana Kompol Sri M mengatakan, pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat ini menjadi poin penting dari satuan yang dinilai berkomitmen untuk melakukan perubahan di dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Sehingga raihan tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi satuan ketika para petugas hadir di tengah-tangah masyarakat untuk memberikan pelayanan.

“Bapak Kapolresta selalu memberikan motivasi dan penekanan penekanan ini kepad aseluruh anggota Polresta Bogor Kota dimana dalam tugas pelayanan ini tidak bersifat sektoral. Seluruh anggota dibagian apapun  bertugas wajib utk memberikan pelayanan yang baik dan selalu hadir ditengah tengah masyarakat,” ujarnya.

Komitmen tersebut selalu ditanamkan oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo condro kepada anggota Polreata Bogor Kota.

Disamping itu komitmen pelayanan itu juga bukan hanya dalam kehadiran anggota dilapangkan tetapi berkomitmen untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi masy dalam meerima layanan terutama di SPKT, SKCK maupun SIM.

“Hal ini dibuktikan dengan dibangunnya sentra pelayanan publik terpadu Parama Satwika , yang mana di dalam sentra ini masy dapat melakukan layanan surat kehilangan atau pembuatan LP, pembuatan atau perpanjangan SKCK, layanan Dumas Terpadu, besuk tahanan melalui virtual dan layanan layanan khusus perempuan DNA anak. Dilengkapi dengan ruang tunggu, area bermain anak dan toilet yang nyaman dan bersih,” tutupnya.***

Ramadhan Semakin Dekat, Hotel Grand Savero Bogor Luncurkan Paket Bukber

0

Bogordaily.net – Bulan Ramadhan merupakan bulan suci penuh berkah yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Pada bulan istimewa ini, tradisi “bukber” alias buka puasa bersama teman dan keluarga merupakan momen spesial yang tidak mungkin dilewatkan.

Menanggapi tradisi bukber di Bulan Ramadhan, Hotel Grand Savero Bogor luncurkan paket buka puasa bersama khusus untuk kamu, yang memiliki rencana bukber dengan teman dan keluarga di Bulan Ramadhan 1443 H ini.

Jika booking sekarang, kamu berhak mendapatkan harga spesial “Earlybird Voucher” seharga Rp138 ribu/orang, untuk bisa menikmati bukber mewah dan menikmati makanan enak di Lotus Restaurant Grand Savero Bogor.

Tidak perlu khawatir jika tanggal acara bukber kamu belum pasti karena Earlybird Voucher ini berlaku hingga akhir Bulan Ramadhan.

Paket bukber

“Menu buffet yang kami tawarkan sangat beragam, mulai dari takjil, aneka minuman dan es, makanan pembuka, makanan utama, makanan penutup dan beragam food stall. Dan tentunya menu yang disajikan akan bertemakan Ramadhan,” ujar Oyo, selaku Food and Beverage Manager Hotel Grand Savero Bogor.

“Untuk para tamu yang ingin eksis di sosial media juga tidak perlu khawatir karena Hotel Grand Savero Bogor akan menyiapkan berbagai spot foto, bertemakan timur tengah yang didukung oleh interior hotel yang mewah. Dan kami juga akan menyiapkan mushola tambahan agar keamanan para tamu tetap terjaga ketika menunaikan ibadah Shalat Maghrib,” Lanjut Nadya Viona, Marketing Communications Grand Savero Bogor.

Segera jadwalkan bukber dan booking sekarang sebelum kehabisan!

Untuk informasi pemesanan hubungi kami ke 0251-835-8888 atau whatsapp kami di +62 812-9624-6399. Promo lainnya cek Instagram @grandsaverobgr.***

KemenKopUKM Hadirkan Katalog Produk UMKM di Ajang MotoGP Mandalika

0

Bogordaily.net – Pada penyelenggaraan ajang Indonesian MotoGP Grandprix Series yang akan berlangsung pada tanggal 18-20 Maret 2022 di Pertamina International Street Circuit Mandalika Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kementerian Koperasi dan UKM bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia (BI), Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, serta stakeholder lainnya bersinergi dalam mendukung UMKM untuk memperluas pasar dan menampilkan produk unggulan yang sekaligus diharapkan dapat mendorong dan menggerakkan perekonomian di provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sebagai upaya untuk mempermudah dan mengenalkan produk-produk UMKM dari berbagai stakeholder yang membina UMKM, KemenKopUKM menghadirkan katalog yang akan memberikan informasi tentang jenis, harga produk, kontak, media sosial dan marketplace dari UKM unggulan.

“Katalog tersebut terbagi menjadi dua, pertama Katalog Produk UKM Unggulan yang terdiri dari kategori automotive, merchandise dan souvenir, serta healthy product. Kedua ialah Katalog Festival Kuliner Mandalika yang menampilkan produk UKM unggulan kategori food and beverages,” ungkap Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman dalam acara Konferensi Pers Catalogue SME’s Product MotoGP Mandalika, secara virtual, Jumat, 11 Maret 2022.

Lebih lanjut, Hanung memastikan bahwa katalog tersebut memiliki QR CODE yang akan mempermudah masyarakat khususnya pengunjung ajang MotoGP atau yang berminat untuk mengunjungi ajang MotoGP, untuk mendapatkan informasi berbagai produk UMKM yang difasilitasi oleh beberapa K/L dan stakeholder lainnya.

QR CODE tersebut disediakan dalam bentuk standing banner dan stiker di beberapa lokasi, di antaranya Pelabuhan Bangsal, Eks Bandara Selaparang, Taman Sangkareang, Islamic Center, Pelabuhan Gili mas, Bandara BIZAM, Eks BLK Internasional, RS mandalika, Parkir Timur, Parkir Barat, Kuta Beach Mandalika, Pasar Senggigi, STIP – BRIDA, serta lokasi dalam sirkuit.

“Jumlah UKM yang difasiltasi oleh KemenKopUKM, Kemenparekraf, BI dan Pemda NTB mencapai 1.256 UKM dengan rincian, KemenKopUKM menyiapkan 70 UKM non kuliner yang terdiri dari kategori automotive sebanyak 27 UKM, kategori merchandise dan souvenir sebanyak 38 UKM dan kategori healthy product sebanyak 5 UKM. Sementara itu UKM Food and Beverages dari KemenKopUKM akan ada sebanyak 45 UKM,” ujar Hanung.

“Dari Kemenparekraf menyiapkan 300 UKM dalam bentuk planogram di Bandara BIZAM serta 10 food truck di Beach Park Mandalika. BI menyiapkan 83 UMKM di dalam sirkuit Mandalika, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB bersama Grab menyiapkan 45 UKM kuliner,” sambungnya.

UMKM

Produk Kuliner yang akan hadir juga 85% berasal dari wilayah NTB dan 15% dari wilayah lainnya. Hal ini dilakukan karena KemenKopUKM ingin mengutamakan kuliner lokal dari NTB kepada para pengunjung MotoGP Mandalika.

Hanung menegaskan bahwa berbagai produk UMKM yang akan hadir di ajang MotoGP Mandalika sudah melalui tahap kurasi dan disesuaikan dengan tema MotoGP. Menurutnya, berdasarkan data pengunjung di Sepang, Malaysia, pengunjung MotoGP didominasi oleh laki-laki sebanyak 80% dan kebanyakan dari mereka akan membeli produk di tempat.

“Jadi produk kuliner kita akan perbanyak dan merchandise juga pasti akan diperbanyak karena paling banyak dibeli,” ucap Hanung.

Dia pun memastikan bahwa pihaknya bersama dengan Pemerintah Provinsi NTB bahwa suplai dari produk UMKM yang tersedia di ajang MotoGP Mandalika akan mencukupi. Dengan tercukupinya suplai, menurut Hanung, tidak akan terjadi kenaikan harga yang akan dilakukan oleh para pelaku UMKM secara tidak wajar.

“Kalau ada yang menaikkan harga secara tidak wajar, besok-besok tidak akan kita ajak lagi. Paling penting itu suplai cukup,” tuturnya.

Hanung berharap, Dinas Pariwisata Propinsi NTB dapat membantu melakukan koordinasi dan fasilitasi penempatan QR Code katalog UMKM ini selain di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan, tetapi juga di berbagai hotel, penginapan, home stay yang ada di NTB.

“Kami berharap keberadaan QR Code Katalog Produk UMKM ini dapat memperbesar pangsa pasar UMKM dan mendorong minat semua orang untuk hadir dan menyaksikan pergelaran MotoGP Mandalika dan melihat langsung produk-produk UKM unggulan dan mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” pungkas Hanung.

Katalog produk UMKM di ajang MotoGP Mandalika dapat dilihat juga melalui situs www.kemenkopukm.go.id.

 

Pengusaha Tambang Tawar Chelsea Rp56,5 Triliun, Mau Duetkan Ronaldo-Messi

0

Bogordaily.net–Roman Abramovich yang menjual Chelsea membuat sejumlah konglomerat tertarik. Salah satunya pengusaha tambang emas asal Ghana. Seperti diketahui, sejak awal Maret 2022, Chelsea diterpa kabar tak mengenakkan seiring keputusan Abramovich untuk menjual klub yang telah ia miliki selama 19 tahun itu.

Keputusan Abramovich melepas Chelsea tak lepas dari adanya ancaman sanksi yang diberikan pemerintah Inggris untuk membekukan aset-aset yang ia miliki di Inggris.

Ancaman tersebut menjadi kenyataan pada Kamis, 10 Maret 2022, Pemerintah Inggris membekukan aset yang dimiliki Abramovich di Inggris.

Salah satunya adalah Chelsea. Sehingga saat ini The Blues harus dijual dengan persetujuan antara Abramovich dan pemerintah Inggris.

Meski telah terkena sanksi, Chelsea tak begitu saja sepi peminat. Beberapa konglomerat dari berbagai belahan dunia telah menunjukkan minatnya untuk mengakuisisi klub asal London Barat itu.

Salah satu konglomerat yang tertarik untuk mengakuisisi Chelsea adalah pengusaha tambang emas asal Ghana, Bernard Antwi Bosiako.

Tak tanggung-tanggung, konglomerat asal Afrika ini bahkan telah melayangkan tawaran sebesar 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp56,5 triliun. Angka yang ditawarkannya itu hampir menyamai permintaan Abramovich sendiri, yang disebut-sebut mematok harga 4 miliar poundsterling atau sekitar Rp74 triliun.

Pria berusia 45 tahun ini mengakui masuk dalam bursa investor Chelsea karena dirinya merupakan pebisnis dan merasa mampu membeli klub.

“Orang yang membeli klub bukanlah pesepak bola, tapi pebisnis. Saya juga pebisnis. Saya pengusaha tambang emas. Mengapa saya tak bisa membeli klub? Saya masuk dalam penawaran”ujar Antwi Bosiako dikutip Suara.com dari The Sun.

Menurut Antwi Bosiako, ia bahkan memiliki mimpi liar jika berhasil mengakuisisi Chelsea, yakni mendatangkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

“Jika saya menjadi pemilik, saya ingin pemain Brasil, Vinicius Junior dan menjual Romelu Lukaku. Saya akan berbicara ke Manchester United untuk melihat jika saya bisa membawa Cristiano Ronaldo untuk Chelsea. Saya juga akan mencoba mendatangkan Lionel Messi,” sambungnya.

Antwi Bosiako juga mengatakan bahwa Abramovich sudah melakukan yang terbaik untuk Chelsea. Kini saatnya konglomerat Afrika seperti dirinya yang turun tangan.

“Roman Abramovich telah melakukan yang terbaik untuk Chelsea. Sekarang waktu baginya untuk mendukung orang Ghana atau orang Afrika untuk membeli Chelsea,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Roman Abramovich memutuskan menjual Chelsea usai serangan militer yang dilakukan Rusia ke Ukraina. Terlebih ia dikenal dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Chelsea merupakan salah satu aset milik Abramovich yang dikuasai sejak 2003.

Abramovich menyebut keputusan sangatlah sulit  dan menyakitkan baginya sebab harus berpisah dengan klub dengan cara ini. Namun, ia yakin keputusannya demi kepentingan terbaik klub.***

Holding Ultra Mikro Membentuk BRIGADE MADANI untuk Menyebar Pemberdayaan dan Pertumbuhan

0

Bogordaily.net–Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) terus melakukan berbagai terobosan dan inisiatif untuk menyebarkan pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terbaru, Holding UMi membentuk tim sinergi budaya kerja yang dinamai “BRIGADE MADANI”.

Aktivasi program “BRIGADE MADANI” merupakan bagian dari gerakan sinergi ekosistem ultra mikro yang diluncurkan pada Jumat, 11 Maret 2022 di BRILiaN Stadium, Jakarta dan dihadiri oleh Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama Pegadaian Koeswiyoto dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi.

Sunarso mengungkapkan keberadaan Holding UMi sejalan dengan visi BRI untuk menjadi “The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia and Champion of Financial Inclusion”, strategi pertumbuhan BRI Group ke depan adalah dengan mendorong nasabah eksisting naik kelas secara sistematis dan memperbesar customer base dengan mencari sumber-sumber pertumbuhan baru.

“Pembentukan Holding Ultra Mikro (UMi) yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan PNM ini telah memastikan sumber pertumbuhan baru tersebut,” ujar Sunarso dalam rilis yang diterima Bogordaily.net, Jumat, 11 Maret 2022.

Sebagai salah satu strategi untuk memastikan keberhasilan Holding UMi dalam mewujudkan penyebaran, pemberdayaan, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia diperlukan culture atau perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai target-target yang ditetapkan. Hal itulah yang mendasari dibentuknya culture activation berupa program sinergi budaya “BRIGADE MADANI”.

“BRIGADE MADANI yang merupakan akronim dari BRI, Gade (Pegadaian) dan Madani (Permodalan Nasional Madani) ditujukan untuk menginternalisasi Core Values AKHLAK, mengakselerasi pencapaian target bisnis dan strategic initiatives, serta memperkuat ketangguhan UMKM dan mengakselerasi inklusi keuangan dimana ditargetkan sinergi Ultra Mikro akan mampu melayani 55 juta nasabah baru hingga tahun 2024 sehingga dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan,” urai Sunarso.

Sunarso menargetkan di akhir tahun 2022, Holding UMi dapat melayani 5 juta nasabah baru di segmen Ultra Mikro, mengimplementasikan 100% pencairan cashless di ekosistem PNM dan Pegadaian, terbentuknya 1.000 Co-location Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) dan 500 ribu referral sukses dari Senyum Mobile serta Akuisisi 60 ribu ketua/anggota Kelompok Mekaar menjadi Agen BRILink.

“Untuk mencapai hal tersebut kita sudah menyiapkan 4 strategi utama yakni mengakslerasi Co-Location SENYUM, memperbaiki bisnis proses di PNM dan Pegadaian, meningkatkan penggunaan aplikasi SENYUM MOBILE serta meningkatkan kapabilitas 75 ribu Mantri BRI, Account Officer PNM dan Penaksir Pegadaian,” imbuhnya.

Sunarso menambahkan bahwa agar KPI dan strategi yang telah ditetapkan dapat dieksekusi dengan baik, diperlukan penetapan perilaku kolektif yang efektif untuk mencapai tujuan melalui program culture yang selaras dengan culture dari Kementerian BUMN yaitu AKHLAK. “Untuk mendorong internalisasi One Culture AKHLAK, maka diimplementasikan Culture Activation Program dengan tema BRIGADE MADANI,” sambungnya.

Culture Activation “BRIGADE MADANI” ini pun memiliki enam program sesuai dengan Core Values AKHLAK yang merupakan nilai utama seluruh perusahaan BUMN, antara lain:

AMANAH – Serbu

Amanah merupakan value untuk memegang teguh kepercayaan yang diberikan dengan mencapai target atau KPI yang telah ditetapkan, untuk implementasi dari core value Amanah ini dibuat program “Serbu”.

Serbu merupakan upaya untuk mencapai KPI atau target yang telah diamanahkan Holding UMi, diantaranya melayani 5 juta nasabah baru, cashless transaction, 1.000 co-location SenyuM, 500 ribu referral, dan 60.000 Agen BRILink dari kelompok Mekaar pada tahun 2022. Program ini dilakukan dengan cara menjemput bola, dimana BRIGADE MADANI secara proaktif melakukan akuisisi dan edukasi dengan mendatangi calon nasabah potensial.

KOMPETEN – Latihan Gabungan/Lat-Gab

Kompeten merupakan budaya untuk terus belajar dan mengembangkan kapabilitas, untuk implementasi dari core value ini melalui program “Latihan Gabungan/Lat-Gab”.

Latihan Gabungan/Lat-Gab ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi & kapabilitas internal melalui program-program kolaborasi pembelajaran bersama dari Corporate University BRI, Pegadaian, dan PNM.

HARMONIS – Layanan Gabungan/Lan-Gab

Harmonis merupakan nilai insan BUMN untuk saling peduli dan menghargai perbedaan, untuk implementasi dari core value ini dilakukan dengan program “Layanan Gabungan/Lan-Gab”.

Layanan Gabungan/Lan-Gab berupa harmonisasi produk, layanan dan aktivitas pemasaran oleh 3 entitas melalui co-location SenyuM dan penggunaan platform digital Senyum Mobile oleh BRIGADE MADANI.

LOYAL – 3 No’s, 1 Korsa

Core value Loyal dimaksudkan agar setiap insan BUMN dapat berdedikasi dan mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara, untuk implementasi dari core value ini dilakukan dengan program 3 No’s, 1 Korsa.

3 No’s, 1 Korsa diterapkan melalui perilaku No Excuses terhadap kesalahan, No Fraud, No Defect dan bekerja loyal menjaga integritas, nama baik, serta bekerja sesuai SOP (Standard Operating Procedure).

ADAPTIF – Sesuai Resources Lokal/Serlok

Adaptif merupakan nilai budaya untuk terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan ataupun menghadapi perubahan, untuk implementasi dari core value ini dibentuk program “Sesuai Resources Lokal” yang disingkat Serlok.

Sesuai Resources Lokal/Serlok berupa strategi BRIGADE MADANI untuk terus adaptif menyesuaikan dengan karakteristik serta potensi daerah masing-masing dan sumber daya (resources) lokal yang tersedia.

KOLABORATIF – Posko Senyum

Kolaboratif merupakan budaya untuk mendorong terbentuknya kerjasama yang sinergis, untuk implementasinya, BRIGADE MADANI menyiapkan Posko Senyum.

Posko Senyum (Sentra Layanan Ultra Mikro) merupakan outlet co-location yang dibangun dan digunakan secara kolaboratif bersama 3 entitas, dimana BRIGADE MADANI menjadikan Posko Senyum sebagai tempat untuk berangkat berjuang dan kembali membawa kemenangan berupa penyebaran nilai-nilai kewirausahaan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

BRIGADE MADANI mencerminkan Gerakan pekerja 3 entitas Holding UMi (BRI, Pegadaian, PNM) dalam mendorong kinerja yang sustain serta menumbuhkembangkan dan memperkuat perekonomian. “Kami berharap sinergi antara BRI, Pegadaian dan PNM dapat membawa dampak positif bagi pemulihan perekonomian Indonesia dan utamanya dalam peningkatan kesejahteraan pelaku usaha UMi dan masyarakat UMi pada umumnya. Sejahtera masyarakat UMi adalah sejahtera untuk Indonesia,” pungkas Sunarso.(Gibran)

 

Pembangunan Sky Bridge di Stasiun Bojong Gede, Dinilai Pas Oleh Masyarakat

Bogordaily.net-Pembangunan sky bridge (jembatan layang) di Stasiun Bojonggede, rencananya dimulai pada April 2022. Jembatan yang akan menghubungkan stasiun dengan Terminal Bojonggede itu pun mendapat tanggapan dari pengguna jalan dan penumpang kereta api comutter line.

Seperti Zaenal (39) penumpang kereta asal Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, menilai pembangunan sky bridge tersebut bagus untuk mengurangi kemacetan yang terjadi hampir setiap jam nya di sekitaran jalan Stasiun Bojonggede.

“Bagus mas, jadi ini tuh gak macet, liat aja kondisinya, hampir setiap hari kan kalau lewat sini macet, jadi pembangunan jembatan layang bagus dan tepat,” ungkapnya kepada BogorDaily.net Jumat 11 Maret 2022.

Hal serupa juga dilontarkan pengemudi ojek online yang sedang melintas, Khaerul Khatami (42), ia menilai pembangunan sky bridge merupakan langkah mengurai kemacetan di Jalan raya Bojonggede, terlebih sekitaran Stasiun Bojonggede.

“Ya alhamdullilah kalau gitu dibangun mah, saya hampir tiap hari narik lewat jalan sini kalau urusan kena macet mah pasti,” ujarnya saat sedang melintas.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor akan membangun sky bridge (jembatan layang) di Stasiun Bojonggede yang menghubungkan stasiun dengan Terminal Bojonggede pada April mendatang dengan anggaran Rp16,5 miliar dari APBN 2022.

Meski penganggaran bersumber dari APBN dan BPTJ Kementerian Perhubungan, namun ada sedikit lahan milik masyarakat yang harus dibebaskan dan menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Bogor.

Menurut Direktur Prasarana BPTJ, Jumardi, pembangunan jembatan layang segera dilakukan setelah tahapan lelang selesai. Dalam situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kemenhub, proyek senilai Rp16,5 miliar itu sudah memasuki tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknisi dan harga.

“Keberadaan jembatan layang tersebut nantinya diharapkan akan dapat mengurangi kesemrawutan kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Bojonggede seperti yang terjadi saat ini,” terang Jumardi.

Jembatan layang penghubung terminal angkutan tipe C dengan Stasiun Bojonggede itu memiliki panjang 243 meter dan lebar 3 meter. Masing-masing sudutnya akan dilengkapi dengan area semacam aula.

Sementara itu Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Muslim Akbar belum bisa memastikan kapan pembebasan lahan akan selesai, meski telah memiliki anggaran sekitar Rp4 miliar.

“Masih ditempuh prosesnya. Mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu dekat ini. Kan sedikit itu, sekitar 300an meter untuk pintu masuk ke sky bridge,” kata Muslim.

 

(Muhammad Irfan Ramadan)

Curug Ngebul, Keindahan Tersembunyi Air Terjun Berselimut Kabut

0

Bogordaily.net–Jawa Barat menyimpan berbagai keindahan wisata alamnya. Salah satunya air terjun yang tersebar di mana-mana. Kali ini, kita melongok keindahan curug yang berada di Kabupaten Cianjur. Namanya Curug Ngebul.

Berlokasi di Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur curug ini memiliki ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Dikelilingi oleh tebing-tebing dan pepohonan rindang menjadikan panorama sekitar Curug Ngebul masih sangat asri.

Letaknya cukup tersembunyi. Jauh dari keramaian pusat kota sangat cocok bagi yang ingin berlibur sambil mencari ketenangan. Debit air yang mengalir di Curug Ngebul tidak begitu besar jika dibandingkan dengan Curug Citambur, tetapi hempasan airnya cukup deras.

Melansir dari Okezone.com, air yang jatuh dari balik bukit tersebut akan menghempas batu di bawahnya sehingga menciptakan uap dan membuatnya terlihat seperti asap yang mengepul. Oleh karenanya, curug ini disebut Curug Ngebul.

Curug Ngebul. (Instagram/curug_ngebul/Repost @megan.mgnn/Bogordaily.net)

Namun, beberapa masyarakat setempat meyakini bahwa nama Curug Ngebul berasal dari sebuah legenda yang menceritakan seorang putri yang mandi di curug tersebut. Lalu secara tiba-tiba, air di sana mengepul dan berasap.

Pengunjung tidak bisa berenang di bawah aliran air terjun dengan alasan keselamatan. Meski demikian ada sebuah kolam penampungan di dekatnya dengan air yang tenang. Kolam tersebut digunakan warga sekitar untuk saluran irigasi, tetapi pengunjung juga dapat berenang atau sekadar bermain air.

Di Curug Ngebul pengunjung juga dapat mendirikan tenda di sebuah lapang berumput. Letaknya tidak jauh dari curug sehingga Anda bisa bermalam sambil menikmati suara deburan air yang menghantaman bebatuan dan bising dari hewan nokturnal.

Bagi pecinta olahraga panjat tebing, juga bisa menaklukan tebing-tebing di sekitar curug. Jangan lupa memperhatikan keselamatan dan mematuhi setiap aturan yang berlaku, ya. ***

Kereta Api Bogor-Sukabumi Segera Beroperasi, Berikut Rute KA Pangrango

0

Bogordaily.netPembangunan jalur ganda atau double track kereta api jurusan Bogor-Sukabumi sudah selesai. Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menargetkan jalur kereta api Sukabumi-Bogor mulai beroperasi pada 28 Maret 2022 mendatang.

“Tanggal 28 Maret rencana pengoperasian, namun satu jalur dulu,” ujar Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas 1 Wilayah Jawa bagian Barat Erni Basri dikutip Detik.com.

Secara teknis kata Erni, pengerjaan double track ini selesai seratus persen. Hanya saja, masih ada beberapa prosedur yang harus dilakukan sebelum digunakan oleh masyarakat umum. Sebelum beroperasi uji coba jalur ganda rencananya akan dilakukan pada 20 Maret 2022.

“Karena ada prosedur dan pemantapan keselamatan kita masih lakukan pengecekan maksimal,” sambungnya.

Erni menjelaskan saat ini pihaknya sudah menyelesaikan total pengerjaan pembangunan PSN Double Track, sejauh 26,6 Kilometer Spoor (Kmsp) pada proyek dengan total 57,450 Kmsp itu.

Rinciannya, pembangunan jalur ganda Kereta Api lintas Bogor-Sukabumi tahap 1 untuk wilayah Cigombong hingga Cicurug sepanjang 7,5 Kmsp dan Paledang hingga Cigombong sepanjang 19,1 Kmsp sudah selesai dikerjakan.

Di sisi lain, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, tidak ada perubahan terkait rute perjalanan kereta api dari Sukabumi-Bogor maupun sebaliknya. Untuk tahap I segmen yaitu Bogor Paledang-Cicurug Sukabumi.

“Rute KA Pangrango masih sama yakni Bogor-Paledang sampai dengan Sukabumi PP. Beberapa stasiun pemberhentian telah dilengkapi peron tinggi untuk memudahkan penumpang masuk ke dalam kereta,” ujar Eva.

Terkait besaran harga tiket dan kemungkinan adanya perubahan atau tidak, pihaknya masih menunggu hasil kajian. Sebab penentuan harga tiket dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, DJKA.***

Kemenkes: Tergantung WHO, Negara Tak Bisa Tetapkan Status Endemi Sepihak

0

Bogordaily.net–Sejumlah negara di dunia mulai menetapkan status pandemi menjadi endemi. Di Indonesia, statusnya kini masih pandemi, sebab menurut Koordinator Substansi Penyakit Infeksi Emerging Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Endang Budi Hastuti penentuan status tersebut bukanlah kewenangan satu negara.

Endang menjelaskan, pengakhiran status pandemi menjadi endemi adalah otoritas dari organisasi kesehatan dunia atau WHO.

“Setiap negara itu tidak bisa menentukan apakah ini sudah selesai atau tidak pandeminya, karena untuk penentuan dan pencabutan pandemi itu akan dilakukan oleh emergency committee atau WHO,” kata Endang dalam diskusi BBPK Ciloto Kemenkes seperti dilansir dari Suara.com, Jumat, 11 Maret 2022.

Nantinya kata Endang, WHO akan memberikan rekomendasi kepada setiap negara termasuk Indonesia bagaimana menjalankan kehidupan menuju endemi atau ketika sudah ditetapkan sebagai endemi nanti.

“Sehingga negara itu dapat menerapkan atau mengadopsi rekomendasi tersebut yang bisa diterapkan di negaranya masing-masing sesuai konteks negara tersebut,” jelasnya.

Saat berada dalam kondisi endemi, dapat diindikasikan dari jumlah kasus dan kematian yang rendah bahkan 0 dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini hanya dapat tercapai jika masyarakat secara kolektif menjalankan pengendalian COVID-19 dengan optimal.

Sejauh ini, pemerintah baru mengeluarkan empat aturan baru terkait protokol kesehatan dalam beberapa aspek dalam masa transisi menuju status endemi Covid-19.

Keempat aturan tersebut antara lain; SE Satgas Nomor 11 Tahun 2022 terkait Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), SE No. 12 terkait Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar negeri (PPLN), SE Nomor 13 Tahun 2022 terkait kawasan Batam, Bintan dan Bali, serta SE Nomor 14 Tahun 2022 terkait MotoGP Mandalika.***