Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6207

Penumpang Pesawat Dipenjara 6 Bulan Gara-Gara Raba Paha Pramugari

0

Bogordaily.net–Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Distrik Selatan Florida menghukum seorang penumpang nakal yang didakwa meraba-raba seorang pramugari. Ia terbukti melakukannya dan dijatuhi hukuman selama enam bulan penjara.

Merujuk dokumen pengadilan seperti dilansir dari Detik.com, Kamis, 10 Februari 2022, penumpang itu bernama Enio Socorro Zayas. Ia didakwa setelah insiden pada 6 Agustus 2021 di dalam penerbangan American Airlines 1723 dalam perjalanan dari Cancun ke Bandara Internasional Miami.

Menurut pernyataan tertulis yang mendukung pengaduan pidana, pramugari, yang percaya Zayas tertidur, meletakkan paket makanan ringan di pangkuannya.

“Pramugari merasa sebuah tangan mencengkeram bagian bawah pahanya dan bergerak ke atas menuju bagian bawah pantatnya sebelum digosokkan dengan kuat dari sisi ke sisi,” bunyi pernyataan tertulis.

Dalam pernyataan kepada kepolisian salah satu penumpang di pesawat menguatkan rincian insiden itu. Zayas mengaku bersalah atas penyerangan pada bulan Oktober itu.

Perilaku penumpang yang mengganggu dan masuk dalam ranah kriminal menjadi masalah serius selama pandemi. Tahun lalu adalah yang terburuk dalam catatan perilaku penumpang yang buruk di atas pesawat AS.

Hampir 6.000 laporan perilaku penumpang nakal dilaporkan pada tahun 2021, menurut Administrasi Penerbangan Federal.

Pada Januari 2021, FAA mengumumkan kebijakan tanpa toleransi untuk perilaku penumpang yang tidak patuh yang melewatkan peringatan atau konseling dan langsung dikenai hukuman, yang dapat mencakup denda berat dan penjara.***

Lagi Populer, Ini Deretan Manfaat Susu Kefir

0

Bogordaily.net–Susu kefir merupakan susu yang difermentasi menggunakan biji kefir yang dengan yogurt, tetapi memiliki tekstur lebih cair. Rasa yang dimiliki cenderung tajam dan bersoda, sehingga mungkin tak banyak orang menyukainya. Namun, jangan salah, ini karena aktivitas probiotiknya yang tinggi. Susu kefir belakangan populer di kalangan pegiat hidup sehat ini semakin naik popularitasnya. Sebab, susu ini diketahui memiliki kandungan nutrisi yang sangat kaya. Tentu saja, bersamaan dengan itu banyak pula manfaat yang bisa didapatkan. Lalu apa saja manfaatnya untuk kesehatan? Berikut rangkumannya seperti dilansir Suara.com.

Kesehatan Pencernaan

Jika kandungan probiotik yang ada pada yogurt dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, maka susu kefir yang kandungan probiotiknya lebih tinggi juga dapat memberikan manfaat ini. Jadi konsumsi rutin bisa dilakukan, agar kesehatan saluran cerna terjaga.

Bisa Dikonsumsi Penderita Intoleransi Laktosa

Karena memiliki kandungan gula laktosa yang lebih sedikit daripada susu biasa, maka susu ini aman dikonsumsi oleh penderita intoleransi laktosa. Penderitanya tetap dapat menikmati minum susu, dan mendapatkan manfaat maksimal dari susu kefir ini.

Menurunkan Risiko Penyakit Kanker

Dengan memperkuat dan merangsang sistem kekebalan tubuh, susu kefir bisa turut berperan dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Tentu saja, ini jadi kabar baik karena turut juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi bakteri atau virus.

Berdampak Baik pada Kesehatan Tulang

Pada dasarnya susu kefir tetap merupakan jenis susu. Jadi, kandungan Kalsium yang ada di dalamnya cukup tinggi. Seperti yang kita semua pahami, Kalsium memiliki dampak sangat baik pada kesehatan tulang, sehingga konsumsi susu kefir secara rutin dapat menjauhkan Anda dari masalah tulang seperti osteoporosis di usia tua.

Mencegah Terjadinya Infeksi

Kandungan Lactobacillus Kefiri memiliki manfaat untuk menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Jadi dengan mengonsumsinya secara rutin, Anda bisa menekan risiko infeksi akibat Salmonella, Helicobacter Pylori, atau E. Coli sekalipun. Susu kefir memiliki rasa unik yang tidak semua orang bisa menikmatinya. Setidaknya dalam secangkir susu kefir terdapat 12 gram Protein, 15 gram Karbohidrat, 2 gram Lemak, dan 130 Kalori.***

Bertambah Lagi, Korban Tewas Siklon Batsirai Madagaskar Jadi 80 Orang

0

Bogordaily.net–Jumlah korban tewas akibat Siklon Batsirai di wilayah di Madagaskar menjadi 80. Selain itu, mengakibatkan 91 ribu orang mengungsi akibat rumah mereka hancur dan rusak.

Mengutip CNN Indonesia dari Reuters, Rabu, 9 Februari 2022, Badan Bantuan Bencana Negara Madagaskar melaporkan korbam bertambah dari sebelumnya yang hanya 29 orang.

Mereka merinci 60 dari 80 korban meninggal itu ditemukan di distrik Ikongo, tenggara Madagaskar.

Siklon Batsirai menghantam kawasan Madagaskar pada akhir pekan lalu. Siklon menghancurkan rumah dan merusak saluran listrik.

Siklon Batsirai kali ini menjadi badai merusak kedua yang melanda Madagaskar dalam dua minggu ini setelah Topan Ana yang melanda kawasan itu menewaskan 55 orang dan membuat 130 ribu orang mengungsi.

Seorang anggota parlemen yang mewakili distrik itu sebelumnya mengatakan jumlah korban tewas akibat Siklon Batsirai cukup banyak. Sebagian besar korban tertimbun atau tertimpa reruntuhan rumah.

Madagaskar yang berpenduduk hampir 30 juta tengah sudah berjuang mengatasi kekurangan pangan akibat dari kekeringan parah dan berkepanjangan yang melanda wilayah mereka.***

Sis Zahra Sopiri Mobil yang Ditumpangi AKP Novandi

0

Bogordaily.net–Penyelidikan terkait kecelakaan maut yang menewaskan AKP Novandi Arya Kharisma dan Fatimah atau Sis Zahra menemui titik terang. Polisi mengungkap pengemudi sedan Camry adalah Sis Zahra.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan dari keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian yang mengevakuasi sedan tersebut menunjukkan bahwa yang diduga laki-laki berada di sebelah kiri dan yang diduga perempuan berada di sebelah kursi pengemudi.

Kemudian, sejumlah barang bukti yang ditemukan di dalam mobil menguatkan bahwa Sis Zahra yang mengemudikan mobil. Hal itu terbukti dengan ditemukannya sejumlah barang-barang milik perempuan ada di jok depan bagian kanan.

“Barang-barang milik wanita antara lain: tas wanita, sepatu wanita, dan lipstik merah semuanya berada di sisi kanan depan, di sisi pengemudi,” ujar Sambodo dilansir Detik.com, Rabu, 9 Februari 2022.

Selain itu dari bukti visum et repetum, terdapat fraktur atau patah tulang paha kiri pada jenazah laki-laki AKP Novandi Arya Kharisma. Hal itu diyakini sebab paha kiri Novandi terjepit dashboard sisi kiri mobil.

Dari alat bukti itu, polisi menyimpulkan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Sis Zahra alias Fatimah kader PSI.

Polisi kemudian menetapkan Sis Zahra sebagai tersangka. Namun, karena Sis Zahra juga tewas dalam kecelakaan, penyidikan kasus tersebut pun dihentikan.

Diberitakan sebelumnya kecelakaan yang menewaskan AKP Novandi Arya Kharisma dan Sis Zahra terjadi, Senin 7 Februari 2022 pukul 00.30 WIB. Mobil awalnya melintas dari arah Selatan menuju utara di Jalan Raya Pasar Senen.  Setibanya di seberang terminal bus Senen, sedan menabrak separator busway hingga terbakar.***

Banjir Omicron, Korsel Hentikan Tes dan Tracing Covid Besar-Besaran

0

Bogordaily.net–Korea Selatan diserbu kasus infeksi virus corona varian Omicron belakangan ini. Program tes dan tracing Covid-19 besar-besaran pun dihentikan.

Pejabat Senior Kesehatan Korsel, Sohn Young-rae, mengatakan strategi tersebut saat ini sulit dilakukan mengingat keterbatasan sumber daya.

“Menghabiskan ongkos sosial dan ekonomi yang terlalu tinggi,” kata Sohn, seperti dikutip CNN Indonesia dari AFP, Rabu, 9 Februari 2022.

Dengan keputusan ini, Korsel bakal meninggalkan salah satu program pencegahan Covid-19 yang sempat disanjung dunia sejak diterapkan pada 2020 lalu.

Sebelum aturan baru ini diterapkan, Korsel dipuji karena melakukan tes dan tracing ketat jika menemukan kasus Covid-19, sehingga penyebaran tak terlalu luas.

Kini, Korsel mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat Omicron. Bahkan pada Selasa, 8 Februari 2022 Korsel mencetak rekor dengan 49.567 kasus Covid. Angka ini meningkat dua kali lipat dalam waktu kurang dari sepekan.

Sementara itu, jumlah penduduk yang baru menerima satu dosis vaksin tercatat 86,3 persen, adapun yang divaksin lengkap mencapai 85,3 persen, dan yang sudah mendapat vaksin booster 54,4 persen.***

Positif Corona, Ini Gejala yang Dialami Bayi Zaskia Sungkar

0

Bogordaily.net–Putra pasangan Zaskia Sungkar dan Irwansyah, Ukkasya dinyatakan positif COVID-19. Bayi berusia sepuluh bulan itu mengalami panas tinggi dan flu. Ukkasya pun langsung diisolasi bersama sang ayah, Irwansyah yang juga positif COVID-19.

Kondisi terkini Ukkasya pun direkam Irwansyah dan dibagikan di Instagram oleh Zaskia. Ukkasya terlihat sedang makan buah naga.

Meski sedang sakit, Ukkasya tetap doyan makan. Ia bahkan melahap habis sepiring buah naga. Kegemasannya semakin bertambah karena mulutnya cemong-cemong bekas buah naga.

“Halo sayang, tadi terakhir panasnya 39,5. Tapi masya Allah masih mau makan, makan sendiri lagi. Meskipun cemong-cemong makan buah naga,” kata Irwansyah.

Lewat keterangan foto yang diunggahnya, Zaskia memberikan semangat untuk sang putra. “Tambah imun dengan makan ala ukkasya. MasyaaAllah semangat my gumushh,” tulis Zaskia.

Unggahan tersebut dibanjiri komentar warganet dan mendoakan untuk kesembuhan Ukkasya.

“Lekas sembuh buntelan mami kia sama papa Irwan,” tulis warganet.

Selain itu, Zaskia Sungkar mengungkap gejala yang dialami anaknya, Ukkasya mulai dari demam tinggi dan sakit. Kondisi tersebut diakuinya juga belum pernah dialami Ukkasya.

“Broken heart banget, perdana Ukkasya panas tinggi dan sakit. Sebelumnya Ukkasya belum pernah flu sama sekali, dibawa traveling pun dia masyaAllah ok, sekalinya di rumah aja akhir-akhir ini langsung copid ya nak,” tulis Zaskia Sungkar, Rabu 9 Februari 2022.

Meski demikian Zaskia bersyukur dirinya berada dalam kondisi negatif COVID-19. Sebab, dengan kondisi tersebut, ia bisa membantu mengurusi sang anak dan suaminya yang sedang positif COVID-19. ***

Perokok Berat Tapi Tak Mengidap Kanker Paru, Ini Penjelasan Dokter

0

Bogordaily.net–Merokok merupakan salah satu penyebab utama sakit kanker paru. Meski kampanye bahaya rokok terus digalakkan, tetapi prevalensi angka perokok di Indonesia malah terus meningkat.

Data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas Kementerian Kesehatan tercatat bahwa terjadi peningkatan prevalensi merokok pada anak usia 10 Tahun ke atas, dari 28,8 persen pada 2013 menjadi 29,3 persen pada 2018.

Di sisi lain, masyarakat masih memiliki persepsi ‘meremehkan’ dan merasa banyak orang tak mengidap kanker paru meski bertahun-tahun jadi perokok aktif.

“Sering terjadi di masyarakat saat ini, orang akan menunjuk, ‘itu kakek 90 tahun yang merokoknya seperti kereta api aja tidak menderita kanker paru’. Memang kesulitan kita di situ (untuk lakukan edukasi),” kata dokter Spesialis Penyakit Dalam, Subspesialisasi Hematologi-Onkologi Medik DR. dr. Andhika Rachman dalam diskusi virtual dilansir Suara.com.

Dalam ilmu tentang kanker atau onkologi, jelasnya, terdapat faktor genotip (genetik) dan fenotip (lingkungan). Jika kedua faktor tersebut terpenuhi, maka seseorang berisiko menderita kanker lebih besar daripada orang lain.

“Jadi tidak selamanya kalau seseorang akan merokok menderita kanker paru. Demikian pula, misalnya di keluarga ada riwayat kanker paru, walaupun tidak merokok belum tentu tidak akan menderita kanker paru. Itu sebetulnya yang perlu diajarkan kepada masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu faktor risiko dari kanker paru sendiri ada enam.

Direktur Eksekutif Research of Indonesian Association for the Study on Thoracic Oncology (IASTO) Profesor Elisna Syahruddin, mengatakan bahwa faktor utamanya tetap kebiasaan merokok.

“Satu rokok, faktor utama. Kedua, riwayat kanker paru dalam keluarga. Ternyata dari penelitian di China, kerentanannya pada satu orang sangat tinggi,” tuturnya.

Selain itu lingkungan tempat bekerja juga berpengaruh. Dokter Elisna mengatakan, orang-orang yang bekerja di sekitar proyek bangunan memiliki risiko kanker paru lebih tinggi daripada yang tidak.***

Lindungi Anak Saat PTM Terbatas, Yuk Perhatikan 6 Faktor Penting Berikut

0

Bogordaily.net–Seiring meningkatnya kasus Covid-19, kini siswa kembali melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ada pula beberapa sekolah masih melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Tak bisa dipungkiri, kegiatan PTM terbatas di sekolah tetap menempatkan anak pada risiko tertular Covid-19. Risiko ini semakin relevan dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di beberapa kota besar, yang dipicu oleh merebaknya varian Omicron. Berikut beberapa faktor penting rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi risiko dari pertemuan tatap muka terbatas di sekolah dilansir Suara.com:

Guru dan petugas sekolah harus vaksin Covid-19 dosis lengkap

Vaksin Covid-19 terbukti bisa meningkatkan antibodi atau kekebalan terhadap virus corona apapun variannya, termasuk varian Delta dan Omicron, dan lain sebagainya. Kekebalan terhadap virus corona akan semakin besar jika seseorang telah mendapat vaksin Covid-19 dosis lengkap, atau bahkan vaksin booster atau dosis ketiga.

Anak-anak sudah mendapat vaksin Covid-19 lengkap dan tanpa komorbid

IDAI merekomendasikan hanya anak-anak yang mendapat vaksin Covid-19 dengan dosis lengkap dan tidak memiliki komorbid yang bisa mengikuti PTM terbatas di sekolah. Sebab anak-anak rawan tertular atau menularkan virus corona saat berkegiatan di luar rumah, termasuk sekolah. Apalagi, daya tahan tubuh anak-anak tidak sebesar orang dewasa dan mudah melemah.

Selain itu, pemerintah juga telah menjalankan program vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun sejak Desember 2021. Oleh karena itu, jika ingin mengikuti PTM, pastikan bahwa anak telah menjalankan vaksinisasi Covid-19 dengan dosis lengkap.

Anak-anak sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap

Selain mendapatkan vaksinasi Covid-19 dengan dosis lengkap, anak yang mengikuti PTM diimbau untuk mendapatkan imunisasi secara lengkap. Kemenkes telah menerapkan imunisasi rutin lengkap untuk anak usia 0-18 tahun. Jadi, imunisasi bukan hanya untuk balita. Setelah 5 tahun, anak-anak harus mendapatkan berbagai imunisasi seperti DTP (Difteri, Tetanus, dan Pertusis), dan MMR (Measles, Mumps, dan Rubella atau lebih dikenal dengan sebutan Campak, Gondongan, dan Rubella) pada usia 6 tahun. Lalu, imunisasi influenza sekali per tahun. Imunisasi Tifoid setiap 3 tahun sekali. Imunisasi HPV dan dengue mulai usia 9 tahun ke atas.

Patuh pada protokol kesehatan

Memasuki awal tahun 2022, kasus Covid-19 varian Omicron terus merangkak naik signifikan dibanding akhir Desember 2021. Dengan demikian, semua pihak, termasuk orangtua dan sekolah, harus tetap mengajarkan anak-anak untuk patuh terhadap protokol kesehatan serta mempersiapkan kondisi yang aman dan nyaman untuk kegiatan pembelajaran.

Anak-anak harus selalu mengenakan masker di sekolah dengan baik dan benar, dan pihak sekolah juga harus menyediakan sarana cuci tangan yang memadai. Selain itu, pihak sekolah juga harus mengimbau anak-anak agar selalu mengatur jarak belajar antar siswa, mencegah kerumunan di sekolah dengan mengatur jam masuk, istirahat, dan pulang sekolah secara bergiliran.

Tidak ada paksaan mengikuti PTM

Sekolah tidak boleh memaksa setiap anak mengikuti PTM di tengah pandemi Covid-19. Sekolah dan pemerintah memberikan kebebasan kepada orangtua dan keluarga untuk memilih PTM atau daring. Bagi orangtua yang memilih anaknya untuk mengikuti pembelajaran secara daring, maka pihak sekolah dan pemerintah harus menjamin ketersediaan proses pembelajaran daring.

PTM memperhatikan kasus Covid-19

Kegiatan PTM terbatas di sekolah juga harus memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di lingkungan sekolah. Jika ditemukan kasus Covid-19 di sekolah, kegiatan PTM harus dihentikan sementara untuk tracing.***

Beroperasi di Bogor, Fajari akan Pantau Terus Holywings

0

Bogordaily.net–Anggota DPRD Kota Bogor Fajari Aria Sugiarto, angkat bicara terkait beroperasinya Holywings Bogor di Jalan Padjajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Menurut anggota DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini, selama Holywings Bogor beroperasi pihaknya akan selalu mengawasi peredaran minuman alkohol (minol) di Holywings Bogor.

“Kalau sekarang izin untuk minuman alkohol golongan A yang di bawah 5 persen karena untuk kafe dan restauran, selain di atas 5 persen tidak diizinkan. Maka dari itu kita pantau terus, kedepannya menjual minol di atas 5 persen atau tidak,” Fajari kepada Bogordaily.net, Rabu, 9 Februari 2022.

Oleh karena itu, jika ada aduan dari masyarakat adanya pelanggaran menjual minol di atas 5 persen dirinya akan menindaklanjuti.

“Jika ada pelanggaran, Satpol PP Kota Bogor harus beri peringatan atau menyegelan, karena itu kewenangan mereka,” jelasnya.

Menurutnya, Wali Kota Bogor Bima Arya sudah bertindak tegas saat pembukaan Holywings Bogor. Artinya tidak diperbolehkan Holywings dengan konsep seperti di Kota lain yang menjual alkohol di atas 5 persen. Dan harus ada sedikit kearifan lokal untuk minuman-minumannya.

“Seperti minuman bandrek dan es dawet. Artinya apa yang dilakukan oleh Pemkot Bogor sudah benar. Tinggal kedepannya bersama-sama mengawasi Holywings Bogor jangan sampai menjadi tempat mabuk-mabukan dan menjadi peredaran alkohol yang tidak semestinya,” jelasnya.

Terlebih lagi, menurutnya ini harus di awasi dari Disperindag. Jangan sampai izin minol golongan B-C keluar.

“Untuk mengantisipasi nya dari Disperindag nya harus tegas, ketika ada ijin golongan B dan C harus di tolak,” tutupnya. (Ibnu Galansa Montazery)

 

Anggota DPRD Kota Bogor Fajari Aria Sugiarto. (Ibnu/Bogordaily.net)

Holywings Bogor Terancam Digeruduk, Kalau Jual Minuman Beralkohol

0

Bogordaily.net–Holywings Bogor di Jalan Raya Pajajaran, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor terancam digeruduk jika nekat menjual minuman beralkohol.

Kafe yang menawarkan sebuah konsep beer house, klub malam, dan lounge yang dikemas secara atraktif di beberapa cabang Holywings itu telah diresmikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Pengacara Hotman Paris Hutapea, Selasa, 8 Februari 2022.

Ketua GP Ansor Kota Bogor, Ahmad Bustomi mengatakan kalau masih terlihat menjual minuman alkohol, maka GP Ansor tidak akan tinggal diam.

“Kalau masih keliatan mereka jual minuman alkohol baik itu di bawah 5 persen apalagi di atasnya kita akan lakukan sidak, kami geruduk,” kata Ketua GP Ansor Kota Bogor, Ahmad Bustomi, Rabu, 9 Februari 2022.

Menurutnya, pihak GP Ansor akan terus melakukan investigasi ke kafe tersebut. GP Ansor akan menerjunkan beberapa timnya untuk melakukan investigasi selama beberapa minggu kedepan di lokasi tersebut.

Ia juga menyatakan bahwa akan ada tim yang turun untuk investigasi ke kafe itu hingga menemukan bukti otentiknya. Pihak GP Ansor juga akan ditemani oleh anggota Banser Kota Bogor dalam melakukan investigasi tersebut.

“Biarpun udah merubah konsep, tapi kita tetap waspada karena kita sudah tau imagenya seperti apa cafe tersebut, apalagi ini adanya di dekat masjid terbesar di Kota Bogor, harus dibersihkan sampai bersih semuanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Bogor Timur, Rena Da Frina mengatakan, kafe dan resto Holywings Bogor belum memiliki izin untuk menjual alkohol di atas 5 persen.

“Jadi perizinan restoran kafe dan hotel itu beda, kalau restoran dan kafe boleh jual minuman alkohol (minol) itu harus punya sertifikat setara dengan hotel bintang tiga,” jelasnya.

Untuk mengantongi izin minuman alkohol di atas 5 persen, kata dia restoran harus memiliki sertifikat yang setara dengan hotel bintang tiga yaitu golongan B dan C.

“Jika untuk golongan A yang alkoholnya 0 sampai 5 persen itu pusat yang mengeluarkan perizinan, semua orang juga bisa mengajukan itu kalau memang persyaratannya lengkap, sedangkan untuk golongan B dan C itu ke Dinas Pariwisata Provinsi, nanti ada lembaga sertifikasinya,” tutupnya. (Ibnu Galansa Montazery)