Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 6329

Polemik Lahan di Sentul City, Diduga Ada Oknum Dibalik Warga yang Masih Keberatan

Bogordaily.net – Permasalahan sengketa lahan antara PT. Sentul City dan masyarakat di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor menuai banyak polemik sampai saat ini.

Terkait hal itu, Head of Corporate Communication PT Sentul City Tbk, David Rizar Nugroho angkat suara, ia menceritakan, pihaknya justru menawarkan kerjasama dengan masyarakat di Desa Bojong Koneng tersebut mengenai lahan.

Seharusnya, polemik seperti ini tak perlu terjadi. Karena pihak PT telah memberikan solusi yang terbaik untuk para warga.

“Seperti pemanfaatan lahan selama lahan tersebut belum dimanfaatkan oleh pemilik yang sah, dalam hal ini PT. Sentul City,” kata David Rizar Nugroho Jumat 22 Januari 2022.

Bahkan ia juga mengklaim bahwa, banyak warga yang menerima kerja sama ini dengan memanfaatkan lahan untuk bertani bahkan membuka usaha warung kecil-kecilan. Dan hal itu berlaku bagi masyarakat yang menjadi korban mafia tanah di Sentul.

“Ini berlaku bukan hanya untuk warga asli Bojong Koneng, tapi juga bagi warga luar yang jadi korban penipuan mafia tanah,” tambahnya.

Lanjutnya David mengatakan, dalam musyawarah pihak Sentul City telah menawarkan solusi bagi pihak yang sudah terlanjur mendapatkan tanah di Desa Bojong Koneng tanpa hak. Terutama tanah-tanah yang sudah dimanfaatkan oleh pihak tersebut sebagai tempat usaha.

“Sebagian besar dari para pihak ini telah menyadari kesalahannya dan mau menerima tawaran tersebut. Namun, sebagian dari mereka yang mungkin merasa di belakangnya ada oknum-oknum yang mem-backup mereka melakukan perlawanan melalui jalur politik,” pungkasnya.

 

 

Irfan Ramadan

Heboh, Polisi Bergelantungan di Kap Mobil Demi Gagalkan Perampasan

0

Bogordaily.net–Sebuah video menunjukkan seorang polisi nekat berpegangan dan bergelantungan pada kap depan mobil viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan itu dilakukan lantaran polisi tersebut berusaha menggagalkan aksi perampasan mobil.

Dalam video yang beredar, polisi bernama Ipda Uji Mugni tampak mengadang mobil berwarna merah yang hendak dibawa kabur dari Polres Jeneponto. Namun, pengemudi yang merupakan seorang lansia berusia 65 tahun bersikeras pergi dengan mobil yang diduga rampasan tersebut.

Saat pelaku membawa kabur mobil, Ipda Uji yang awalnya berdiri di depan mobil segera naik ke kap depan mobil. Perwira polisi itu terlihat bertahan di kap depan mobil yang sedang melaju.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana  menyebut pengemudi lansia itu sudah diamankan di Kecamatan Kelara, Jeneponto.

“Pelaku diketahui keberadaannya kemudian tim menuju ke lokasi dan mengamankan,” kata Suartana dilansir Detik.com, Jumat, 28 Januari 2022.

Peristiwa dalam video viral itu kata Suartana terjadi di perempatan jalan tepat samping Polres Jeneponto, Kamis 27 Januari 2022. Pengemudi lansia tak melakukan perlawanan saat dibawa polisi dan kini masih menjalani pemeriksaan.***

 

 

Bocah 11 Tahun di Parungpanjang Tersambar Petir Usai Memancing

Bogordaily.net— Nahas seorang bocah berumur 11 tahun meninggal dunia tersambar petir usai memancing di area persawahan di Desa Gorowong, Parungpanjang Kabupaten Bogor.

Korban bernama Rehan warga Kampung Masjid, RT 05/RW 05, Desa Gorowong saat itu mancing bersama rekan seusianya. Namun saat itu turun hujan deras disertai petir saat ingin berteduh korban tersambar petir hingga kulitnya membiru , sementara kedua temanya selamat.

“Jadi korban sempat berteduh di gubuk tempat pembakaran batu bata milik warga dan kebetulan ada tungku yang masih ada apinya,” kata Kepala Desa Gorowong Rully Akbra ketika dikonfirmasi wartawan, pada Jumat, 28 Januari 2022.

Rully mengaku, korban bersama dua rekannya tapi mereka selamat dan sudah dievakuasi bersama warga sekitar dibawa kerumah duka.

“Korban bernama Rehan umur 11 tahun sedang mencari lindung dengan dua rekannya Abdul Malik (4) dan Hilman Maulana (4),” katanya.

Sementara salah satu saksi mata Adam menuturkan, ketiga anak tersebut selesai mencari lindung dan sempat berteduh di sebuah gubuk pembakaran batu bata karena hujan deras. (Ruslan)

Soal Korupsi Rp50 Juta Tak Dipenjara, Begini Alasan Kejagung

0

Bogordaily.net–Jaksa Agung ST Burhanuddin mengeluarkan pernyataan jika kasus korupsi di bawah Rp50 juta tidak perlu dipenjara. Pernyataan ini pun menuai sorotan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer menyebut bahwa pernyataan Jaksa Agung dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR bukan tanpa dasar.

“Kasus itu cukup diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara sebagai upaya pelaksanaan proses hukum secara cepat, sederhana dan biaya ringan,” kata Leonard dalam keterangan pers, Jumat, 28 Januari 2022.

Kejaksaan Agung pun telah memberikan imbauan kepada jajarannya untuk tindak pidana korupsi yang kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta.

Terkait pernyataan Burhanuddin itu, menurut Leonard itu pernyataan itu bersifat umum. Intinya, Burhanuddin ingin mencari solusi yang tepat menindak pelaku korupsi.

“Adapun penjelasan di atas, merupakan respon dan imbauan yang sifatnya umum untuk diperoleh solusi tepat penindakan tindak pidana korupsi yang menyentuh baik pelaku dan masyarakat di level akar rumput yang secara umum dilakukan karena ketidaktahuan atau tidak ada kesengajaan untuk menggarong uang negara dan nilai kerugian keuangan negaranya pun relatif kecil,” jelasnya dilansir Detik.com.

Leonard juga memaparkan, analisis nilai ekonomi dalam proses tindak pidana korupsi juga perlu menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Sebab, kata dia, dapat dibayangkan korupsi Rp50 juta harus ditangani oleh aparat penegak hukum, mulai dari penyidikan sampai dengan eksekusi. Semua proses penanganan perkara korupsi menelan anggaran lebih dari Rp 50 juta.

“Biaya operasional penanganan perkara yang dikeluarkan oleh negara bisa melebihi dari Rp50 juta dari kerugian negara yang ditimbulkan tersebut,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Leonard, proses penanganan korupsi yang tidak seimbang dengan kerugian negara itu malah menjadi beban pemerintah seperti biaya makan, minum, dan sarana lainnya kepada terdakwa. Hal itu jika terdakwa diproses sampai dengan eksekusi ke lembaga pemasyarakatan (lapas).

Sementara itu sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin telah meminta jajarannya mengusut kasus-kasus korupsi di bawah Rp50 juta dengan cukup mengembalikan kerugian negara.

“Untuk tindak pidana korupsi kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta, guna diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara,” kata Burhanuddin dalam rapat kerja Komisi III DPR, Kamis, 27 Januari 2022.

Dia juga menyoroti kasus-kasus penyalahgunaan dana desa yang dianggap kerugiannya tidak besar.  Jika perbuatan tersebut tidak dilakukan secara terus menerus, kata Burhanuddin, maka bisa dilakukan penyelesaian perkara dilakukan secara administratif dan pembinaan.

“Dengan cara pengembalian kerugian tersebut, terhadap pelaku dilakukan pembinaan oleh Inspektorat untuk tidak mengulangi perbuatannya,” tambahnya. Pernyataan itu pun menuai beragam komentar. ***

 

 

Selain Aliando Syarief, Ini Dia Artis yang Pernah Idap OCD

0

Bogordaily.net–Pengakuan Aliando Syarief yang menderita gangguan mental OCD atau Obsessive Compulsive Disorder memang mengejutkan. Bintang sinetron Ganteng-Ganteng Srigala ini menyebut jika OCD yang diidapnya termasuk jenis OCD ekstrem hingga membuat ruang geraknya di dunia hiburan terbatas. Penyakit yang menyerang pikiran ini bisa dialami siapa saja termasuk para artis. Selain Aliando berikut artis yang juga pernah mengidap OCD seperti Liputan6.com.

Prilly Latuconsina

Prilly juga sempat mengaku jika dirinya mengidap OCD. Bahkan, dirinya harus memastikan sendiri segala sesuatu agar tertata dengan rapi secara berulang-ulang.

Rina Nose

Rina Nose menyebut jika dirinya sempat mengidap gangguan mental OCD atau Obsessive Compulsive Disorder. Ia juga diketahui memiliki rasa cemas berlebih saat melihat ruangan tidak bersih ataupun tertata.

Sandra Dewi

Sandra Dewi yang dikenal selalu menjaga kerapian, rupanya juga mengidap OCD. Ia telah mengakui penyakit tersebut beberapa tahun lalu.

Zaskia Adya Mecca

Zaskia juga mengaku jika ia mengidap OCD. Bahkan, dirinya terbilang memiliki standar tinggi dalam hal kebersihan dan kerapian.

Afgan Syahreza

Afgan Syahreza menyebut dirinya mengidap OCD dalam platform VLive milikinya. Bahkan, keinginannya bersih-bersih dilakukan saat jalani masa karantina.

Olla Ramlan

Sempat mengidap OCD, Olla Ramlan bahkan sering kali merasakan kecemasan yang berlebihan. Dirinya selalu menata segala hal dengan rapi termasuk menata botol minum dalam kulkas yang harus menghadap depan.***

Viral! Beredar Video Mobil Mercy Dirusak Warga di Yogjakarta,

0

Bogordaily.net – Sejumlah warga terekam dalam video amatir merusak sebuah mobil Mercy seri E260. Peristiwa viral ini disebutkan terjadi di Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY.

Nampak dalam video mobil yang tengah berhenti dikelilingi oleh beberapa warga yang terlihat emosi. Dua orang sempat naik ke kap kendaraan dan menendang kaca depan mobil.

Terdengar pula umpatan dalam video tersebut sambil menyinggung keadaan motornya.

Kapolsek Kasihan, Kompol Anton Nugroho Wibowo membenarkan soal adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung pada Kamis 27 Januari 2022 sore.

Pemicu awalnya, kata Anton, adalah perselisihan antara pengemudi Mercy dan seorang juru parkir di Jalan Bantul. “Didahului mobil Mercy berhenti di Toko Olive, Jalan Bantul. Karena berhentinya mendadak akhirnya tukang parkir yang saat itu sedang mengatur mobil juga yang berhenti di Olive agak kaget. Sehingga terjadi cekcok di tempat tersebut,” jelas Anton.

Kapolsek melanjutkan, pengemudi Mercy memilih pergi meninggalkan lokasi ketika persoalan belum tuntas. Akhirnya, ia dikejar oleh beberapa orang yang bermaksud mengajak agar kedua pihak berselisih merampungkan persoalannya terlebih dahulu.

Pengemudi mobil tak menggubris dan malah memacu kendaraanya dengan kecepatan tinggi. Ia menuju ke arah Kasongan sampai Dusun Gedongan, Bangunjiwo, Kasihan.

“Mobil masuk ke kampung, saat itu sempat menabrak sepeda motor dan akhirnya ada teriakan maling,” beber Kapolsek.

Pengemudi mobil kemudian tancap gas kembali sampai ke Jalan Bibis, Simpang Empat Bangungjiwo, Pertigaan Karangjati, dan akhirnya masuk jalur Ring Road. Di Pertigaan Gamping, kaca belakang mobil dipecah dan menabarak pengendara motor.

Mobil lantas menuju ke Simpang Empat Tamantirto. “Di situ bisa berhenti, akhirnya sempat dirusak massa,” sambung Anton.

Namun Anton memastikan bahwa permasalahan ini bisa diselesaikan secara damai. Pengemudi mobil Mercy bersedia menanggung kerusakan sepeda motor. ***

Dalam Sebulan, Jawa Digoyang 4 Kali Gempa, Terkini 5,3 Magnitudo Guncang Pangandaran

0

Bogordaily.net – Dalam sebulan ini Indonesia khususnya pulau Jawa sudah digoyang gempa sebanyak 4 Kali, Terkini Magnitudo 5,3 yang Guncang Pangandaran, getarannya dirasakan tiga daerah Jabar mulai Cilacap, Ciamis, hingga Periangan.

Sebelumnnya, tiga gempa terjadi di Sumur Banten sebanyak dua kali, kemudian di Pacitan sekali lalu terkini di Pangandaran.

Gempa yang terjadi Pangandaran, terjadi pada hari Kamis 27 Januari 2022 menjelang tengah malam sekitat pukul 23:03:03 WIB dengan kekuatan Magnitudo 5,3.

Adapun sejumlah daerah yang terkena dampak dari Gempa terkini tersebut di antaranya Cilacap, Kebumen, Pangandaran Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, serta Periangan.

Hal ini juga telah disampaikan BMKG melalui laman resminya.

“Gempa dirasakan Mag:5.3, 27-Jan-22 23:03:03 WIB, Lok:8.86 LS,108.16 BT (133 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn:10 Km, dirasakan Cilacap, Kebumen dan Pangandaran III-IV MMI, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis III MMI, Garut, Periangan, II MMI ::BMKG,” tulis BMKG dikutip HOWAPOS dari laman resmi BMKG, Jumat 28 Januari 2022.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.7 juga mengguncang Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis, 27 Januari 2022.

Gempa terkini terjadi pukul 20:20:02 WIB. Lokasi gempa di LS-120.50 BT,vysotu 49 km Baratdaya Selayar. Kekuatan gempa tersebut dirasakan warga yang bermukim di sekitar Benteng Selayar. Hingga sebulan ini, gempa sudah empat kali terjadi.***

Mengejutkan, Cristiano Ronaldo Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

0

Bogordaily.net – Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez dikenal sebagai pasangan serasi di dunia sepak bola. Menariknya, ternyata Ronaldo jatuh cinta dengan sang kekasih lewat pandangan pertama.

Baru-baru ini kapten Timnas Portugal itu mengungkapkan perjalanan citanya dengan Georgina yang berawal dari cinta pandangan pertama. Kejadian itu terjadi pada tahun 2016 silam di Madrid, Spanyol.

Saat itu bersama sang anak, Cristiano Junior, sedang mengunjungi toko tempat Georgina bekerja. Rupanya, Georgina membantu melayani Ronaldo untuk berbelanja di toko tersebut.

Ronaldo pun mengakui bahwa dirinya langung jatuh hati pada pandangan pertama. Bahkan dirinya mengatakan tak mampu menghilangkan sosok Georgina dari kepalanya setelah melakukan pertemuan tersebut.

“Jadi saat itulah saya masuk dan Gio ada di sana. Dia sudah selesai dengan pekerjaan dan itu seperti saat kami ‘klik’. Dan saat itulah dia terjebak di kepalaku,” ungkap Ronaldo dalam serial ‘I an Georgina’ dilansir dari Sportskeeda, Jumat, 28 Januari 2022

Selain itu, Ronaldo menambahkan bahwa hidupnya telah berubah ketika berhasil menemukan Georgina. Berkatnya, Ronaldo semakin bersemangat untuk menjalani kesehariannya beraktivitas.

“Lima tahun lalu, hidup saya berubah. Berkat cinta, hidupku sekarang menjadi mimpi. Tidak ada dalam hidup yang datang dengan mudah. Saya tahu apa artinya tidak memiliki apa-apa dan memiliki segalanya,” tambah mantan pemain Real Madrid tersebut.

Hingga ini, hubungan keduanya pun masih berlangsung dengan baik tanpa adanya maasalah yang berarti. Meski belum menikah secara resmi, keduanya telah dikaruniai anak hasil dari hubungannya.

Bahkan kini Georgina tengah mengandung anak kembar hasil buah cintanya dengan Ronaldo. Tak ayal kalo keduanya menjadi contoh keluarga harmonis dalam pentas sepak bola dunia.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terbujur Kaku Didepan Pintu Kamar Mandi

0

Bogordaily.net— Mayat pria tanpa identitas ditemukan sudah terbujur kaku oleh warga komplek GRIND land RT 02 , RW 02 Desa Tegal waru Kecamatan Ciampea Jumat 28 Januari 2022.

Ketua RT setempat Kasan mengatakan pemilik rumah ditemukan tewas pertama kali oleh tetangganya yang hendak bersilaturhami, namun saat dipanggil beberap kali pemilik rumah tidak ada jawaban.

“Tetangga korban mencoba memanggil namun tidak kunjung ada jawaban hanya terdengar suara televisi saja,”kata Kasan saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Kadan mengatakan, setelah menunggu lama dan penasaran tak kunjung ada jawaban lanjut tetangganya tersebut memanggil ketua RT dan RW setempat, dan saat ketua RW mencoba masuk kedalam rumah yang tidak terkunci ditemukan korban yang sudah terbujur kaku didepan kamar mandi .

“Saat kami masuk korban sudah tidak bernyawa ” katanya.

Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto membenarkan adanya penemuan sosok jasad laki laki yang sudah usia lanjut, dan korban saat ini dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan otopsi.

 

Ruslan

Demi Memaksimalkan Pelayanan Publik, Pemkab Gelontorkan 25 Miliar

Bogordaily.net – Guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor rencananya akan membangun gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), dengan dana yang digelontorkan sekitar Rp. 25 Miliar.

Terkait hal itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa, rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik sudah mendapatkan persetujuan.

“Pembangunan tahap satu akan dilakukan tahun 2022 ini dengan anggaran sebesar Rp 25 Miliar,” kata Ade Yasin Jumat 28 Januari 2022.

Lanjutnya Ade menambahkan, pembangunan gedung Mall Pelayanan Publik rencananya akan dibangun menjadi 3 lantai dan dilengkapi dengan 1 basement.

Selain itu Ade Yasin menerangkan, pelaksanaan pembangunan gedung tersebut nantinya harus dilakukan dengan baik, dan menggandeng penyedia jasa berpengalaman dalam hal membangun gedung-gedung megah serta besar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu menegaskan, MPP akan dibangun agar pelayanan perizinan bisa dilakukan secara terpadu sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Sehingga pelayanan bisa terpadu di MPP, tidak lagi terpisah-pisah,” tambahnya

Ade Yasin juga sudah meminta kepada kepala perangkat daerah agar bisa menyiapkan petugas yang berkompeten untuk nanti ditempatkan di loket-loket yang akan disediakan di gedung MPP.

Kepala perangkat daerah, sambungnya Ade Yasin, atau instansi terkait seperti DPUPR, DPKPP, DLH, Dishub, DiskopUKM, Distanhorbun, Diskanak, Dinkes, Disdukcapil, Disperdagin, Disnaker, Disdik, Bappenda, Bank BJB dan BTB diminta siap-siap berkolaborasi dan koordinasi dalam hal ini.

“Dengan adanya MPP harus lebih teratur, apalagi dengan zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Mudah-mudahan dapat memperbaiki sistem pelayanan perizinan kita dengan yang lebih baik,” pungkasnya.

 

 

Irfan Ramadan