Saturday, 2 May 2026
Home Blog Page 6337

Selain Jepang, Kota Ini Punya Restoran Sushi Terbanyak di Dunia

0

Bogordaily.net–Ternyata ada satu kota di luar benua Asia yang memiliki ratusan restoran sushi. Kota ini pun disebut sebagai salah satu kota dengan restoran terbanyak di dunia selain Jepang.

Seperti diketahui, sushi menempati posisi teratas sebagai salah satu makanan Asia yang mendunia. Tak hanya di negara-negara Asia saja, melainkan sampai Amerika dan Eropa, sushi sudah menjadi makanan populer di sana.

Dilansir Detik.com dari NextShar, selain Jepang ternyata ada satu negara tepatnya satu kota yang memiliki restoran sushi terbanyak di dunia. Kota ini bukan berasal dari negara Asia, melainkan dari Kanada, yaitu kota Vancouver.

Majalah makanan Chef’s Pencil bahkan memberikan Vancouver sebagai kota sushi di dunia dengan nilai sempurna. Chef’s Pencil menyebut Kanada ini adalah surganya sushi di dunia selain Jepang.

Bukan tanpa alasan. Mereka menggunakan data dari Google, untuk menemukan kota mana yang memiliki kata kunci pencarian sushi terbanyak di internet. Lewat Google Trends, mereka menjabarkan nilai untuk negara dan kota, dan sushi banyak dicari di mesin pencarian.

“Contohnya, Vancouver memiliki nilai 100 untuk popularitas sushi, sementara kota New York hanya memiliki nilai 82. Artinya lebih banyak orang-orang di Vancouver yang mencari sushi dalam mesin pencarian Google, dibandingkan orang-orang di New York,” jelas Chef’s Pencil.

Popularitas sushi di Vancouver memang tak perlu diragukan lagi. Tak hanya dari data Google, tetapi di Vancouver sendiri setidaknya ada lebih dari 600 restoran sushi. Angka ini cukup tinggi dibandingkan kota-kota lainnya, seperti kota Novosibirsk di Rusia, yang hanya memiliki 99 restoran sushi.

Lalu tiga kota di Ukraina, yaitu Odessa, Kharkiv, dan Kyiv di urutan selanjutnya. Begitu juga dengan negara-negara di Asia, seperti China, Korea, Indonesia, Malaysia, Thailand hingga Singapura yang memiliki ratusan restoran sushi.***

Omicron Naik Terus, Menkes Sarankan WFH Lagi

0

Bogordaily.net–Kasus COVID-19 varian Omicron di Indonesia terus meningkat. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin    menyebut korban meninggal dunia akibat Covid-19 varian omicron bertambah menjadi tiga orang.

“Ada tiga orang yang meninggal, ini orang orang belum divaksin sama sekali. Jadi kesimpulannya, yuk kita cepat-cepat vaksin,” kata Budi.

Budi pun menyarankan agar masyarakat membatasi mobilitas dan interaksi dengan banyak orang. “Kalau ternyata ada yang kena, satu kantor, saya bilang work from home dulu lah, dua minggu,” saran Menkes dikutip Detik.com, Kamis, 27 Januari 2022.

Menurut Budi, varian Omicron yang diyakini mulai mendominasi memang lebih menular tetapi keparahannya tidak lebih tinggi. Ia pun meminta agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ia pun mengingatkan agar tidak panik berlebihan.

Tidak kalah penting, Menkes juga mengingatkan untuk segera melakukan vaksinasi. Meski beberapa kasus Omicron dialami pasien yang bahkan sudah booster, efek perlindungan vaksin diyakini mencegah dampak yang lebih serius.

“Booster membantu? Membantu. Tapi yang paling membantu adalah orang yang belum divaksin, divaksin. Itu yang paling membantu,” jelas Menkes.

Sementara itu dalam beberapa pekan terakhir, jumlah kasus COVID-19 mengalami peningkatan. Gelombang Omicron diperkirakan akan mencapai puncak pada Februari hingga awal Maret 2022.***

 

Kenali OCD, Gangguan Mental yang Menyerang Pikiran

0

Kenali OCD, Gangguan Mental yang Menyerang Pikiran

Bogordaily.net–Aliando Syarief belum lama ini mengumumkan bahwa dirinya terkena gangguan mental atau OCD (Obsessive compulsive disorder). Sejak dua tahun lalu, bintang sinetron Ganteng-Ganteng Srigala itu mengalaminya. Jauh sebelumnya, ia juga pernah menderita penyakit tersebut saat duduk di bangku kelas 2 SD. Apa itu OCD?

Dikutip Alodokter, Obsessive Compulsive Disorder (OCD) adalah gangguan mental yang menyebabkan penderitanya merasa harus melakukan suatu tindakan secara berulang-ulang. Bila tidak dilakukan, penderita OCD akan diliputi kecemasan atau ketakutan.

Gangguan obsesif kompulsif ini dapat dialami oleh siapa saja. Meski lebih sering terjadi di awal usia dewasa, OCD juga bisa terjadi pada anak-anak atau remaja. Penderita OCD terkadang sudah menyadari bahwa pikiran dan tindakannya tersebut berlebihan, tetapi tetap merasa harus melakukannya dan tidak dapat menghindarinya.

Penyakit kesehatan mental ini sering dimulai pada masa kanak-kanak, remaja atau dewasa muda. Umumnya, gejala mulai muncul saat usia di bawah 20 tahun.

Gejala OCD di antaranya gangguan pikiran yang menimbulkan rasa cemas atau takut terus menerus dan perilaku yang dilakukan berulang kali guna menghilangkan kecemasan tersebut.

Misalnya, penderita OCD yang takut terkena penyakit akan mencuci tangan secara berlebihan atau terlalu sering membersihkan rumah. Gejala gangguan jiwa ini perlu dibedakan dengan OCPD (obsessive compulsive personality disorder) yang merupakan gangguan kepribadian.

Dilansir Hellosehat, sejauh ini para ilmuwan masih belum menemukan penyebab OCD. Namun, ada beberapa faktor mungkin berpengaruh terhadap timbulnya penyakit tersebut. Berikut sejumlah penyebab OCD.

Faktor biologis

Beberapa studi menemukan OCD bisa terjadi karena perubahan bahan kimia alami di otak, seperti serotonin atau fungsi otak. Orang dengan penyakit ini mungkin memiliki serotonin yang tidak cukup sehingga cenderung mengurangi perilaku yang sama berulang kali.

Faktor genetik

OCD juga bisa merupakan penyakit keturunan, tapi belum diketahui gen yang mempengaruhi masalah kesehatan mental ini.

Faktor lingkungan

Lingkungan bisa menjadi penyebab OCD, termasuk trauma masa kecil, infeksi streptococcus atau Pediatric Autoimmune Neuropsychiatric Disorders Associated with Streptococcal Infections (PANDAS) dan perilaku obsesif kompulsif karena mengamati anggota keluarga.***

 

Akhir Januari Matahari Terbenam Lebih Lambat di Jawa-Bali, Begini Penjelasannya

0

Bogordaily.net–Fenomena matahari terbenam lebih lambat terjadi mulai dari 25-31 Januari 2022. Fenomena ini tergolong cukup sering dan terjadi dalam jangka waktu satu tahun sekali. Lalu bagaimana penjelasan atas terjadinya peristiwa ini?

Dikutip Suara.com yang melansir dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Peneliti Pusat Antariksa LAPAN, Andi Pangeran tidak menampik fenomena matahari terbenam lebih lambat pada akhir Januari 2022 ini.

Andi menjelaskan, matahari terbenam lebih lambat jika diamati dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Bumi mengalami rotasi terhadap sumbunya dengan kemiringan 66,6° terhadap bidang edar atau epkliptika.

Kemudian secara bersamaan bumi juga mengelilingi matahari dengan sumbu rotasi yang miring. Miringnya sumbu rotasi bumi saat mengelilingi matahari dapat mempengaruhi waktu terbit matahari dan terbenamnya matahari. Baik itu lebih cepat maupun lebih lambat.

Penggambaran lebih jelas atas terjadinya fenomena matahari terbenam lebih lambat ini misalkan sumbu rotasi di belahan utara Bumi dan kutub utara Bumi miring ke arah Matahari. Maka Matahari akan terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat di belahan utara Bumi. Sedangkan sumbu rotasi di belahan selatan matahari akan terbit lebih cepat.

Sementara itu, waktu terjadinya fenomena ketika matahari berada paling utara saat tengah hari atau disebut dengan soltis (pergerakan semu Matahari) pada bulan Juni, yakni setiap tanggal 20/21 Juni setiap tahunnya.

Sedangkan, di belahan selatan bumi, matahari terbit lebih lambat dan terbenam lebih cepat. Hal ini terjadi saat solstis Desember yakni ketika matahari berada paling selatan saat tengah hari yang terjadi setiap tanggal 21/22 Desember setiap tahunnya.

Menurut pengamatan fenomena matahari terbenam lebih lambat ini terjadi tidak hanya di Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara saja pada akhir bulan Januari. Melainkan juga terjadi dibeberapa kota di provinsi Maluku dan Papua.

Berdasarkan peristiwa yang telah terjadi, waktu terbenam matahari dengan tanggal kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Perlu diketahui bahwa pada tanggal 13 hingga 18 November 2022 mendatang matahari akan terbit lebih cepat untuk pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.***

 

 

Inter Milan Resmi Boyong Robin Gosens

0

Bogordaily.net–Inter Milan akhirnya memboyong bek sayap Robin Gosens dari Atalanta. Hal itu diumumkan langsung oleh klub juara bertahan Liga Italia itu pada Jumat, 28 Januari 2022 dini hari WIB.

Robin Gosens didatangkan Inter Milan dengan status pinjaman hingga akhir musim ini yang disertai kewajiban kepindahan permanen apabila sejumlah klausul terpenuhi.

Media-media Eropa sebelumnya melaporkan bahwa Inter nantinya harus membayar sedikitnya 25 juta euro atau sekira Rp401 miliar ketika mempermanenkan kepindahan Robin Gosens.

Dia juga dilaporkan sudah menandatangani kontrak berdurasi empat setengah tahun untuk berkandang di Giuseppe Meazza. “Saya sangat bangga bisa bergabung dengan salah satu klub terbesar Eropa,” kata Gosens dikutip dari situs resmi Inter.

“Saya gembira bisa berada di sini dan tak sabar untuk segera mulai bermain,” imbuhnya.

Pemain asal Jerman itu menjadi rekrutan pertama Inter di bursa transfer Januari dan kemungkinan akan bersaing dengan Ivan Perisic memperebutkan posisi bek sayap kiri utama Nerazzurri.***

Sosok Wasit Timnas vs Timor Leste, Pernah Jadi Paspampres SBY dan Jokowi

0

Bogordaily.netTimnas Indonesia vs Timor Leste dalam FIFA Matchday di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Denpasar, Kamis, 27 Januari 2022 malam, pimpin wasit Sance Lawita. Dalam beberapa musim belakangan, Sance Lawita menjadi salah satu pengadil yang dinilai memiliki kualitas kepemimpinan mumpuni. Hal itu juga dibuktikan dengan statusnya sebagai wasit berlisensi FIFA. Bagaimana kiprah Sance Lawita?

Dilansir Kumparan.com dari berbagai sumber, Sance diketahui merupakan anggota TNI. Ia bahkan pernah bertugas sebagai Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

Pria kelahiran Taulud, Sulawesi Utara ini diketahui masuk dalam daftar FIFA 2022 Refereeing International List. Ia menjadi satu dari lima wasit Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut.

Pada November 2012, Sance yang saat itu masih bertugas di Divisi 1 Kostrad Batalyon Linud 432 mengikuti seleksi Paspampres. Setelah melalui proses panjang, ia diumumkan masuk dalam pasukan sebulan setelahnya ke dalam dalam Grup A. Hal itu menandakan ia akan secara langsung mengawal Presiden Republik Indonesia.

Tugas pertama Sance menjadi Paspampres adalah saat mengawal Susilo Bambang Yudhoyono pada 2013 sebelum berganti mengawal Jokowi pada 2016.

Setelah tiga tahun bertugas di Istana Merdeka, Sance dipindahtugaskan pada Februari 2016 di Kodam XIII Merdeka, tepatnya di Korem 131/Santiago Manado.

Sanca kini aktif sebagai wasit sepak bola. Dia sudah beberapa kali memimpin pertandingan di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia, Liga 1.

Menurut catatan Soccerway, Sance sudah memimpin delapan pertandingan di Liga 1 dari rentang 2020 hingga kini. Sebelum memimpin Indonesia vs Timor Leste, ia terakhir bertugas di duel PSIS Semarang vs Arema pada 17 Januari lalu.***

Kapolri Targetkan Kantor Polisi di Seluruh Indonesia Ramah Disabilitas

0

Bogordaily.net–Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan 50 persen seluruh satuan wilayah dan kerja Polri di tahun 2022 menyediakan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, ini komitmen Polri untuk menjadikan kantor polisi ramah bagi semua golongan.

“Kami menargetkan tahun 2022 target pemenuhan fasilitas penyandang disabilitas mencapai 50 persen di seluruh wilayah Satwil dan Satker,” kata Listyo kepada wartawan seperti dikutip Suara.com, Kamis, 27 Januari 2022.

Listyo menyebut pada 2022 ini Polri menargetkan untuk membangun sejumlah fasilitas bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Mulai dari 730 ruang ramah anak, 676 tempat parkir disabilitas, 122 jalur khusus disabilitas, 1.088 toilet disabilitas, 100 tanda khusus disabilitas, 1.454 elevator handrail, 320 kursi roda, hingga 2.468 ruang laktasi.

“Polri juga akan menambahkan petunjuk audio visual bagi penyandang tuna netra dan tuna rungu yang ingin mendapatkan pelayanan Polri dengan target 100 satuan kewilayahaan,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2021, kata Listyo, Polri juga telah menyediakan 1.975 ruang ramah anak, 2.604 tanda khusus disabilitas, 1.250 elevator handrail, dan 2.582 jalur khusus disabilitas. Kemudian, 2.028 parkir disabilitas, 236 ruang laktasi, 1.616 toilet khusus disabilitas, dan 2.384 kursi roda.

Mantan Kabareskrim Polri tersebut berharap dengan adanya fasilitas pelayanan bagi penyandang disabilitas ini dapat memberikan kenyamanan bagi mereka yang datang ke kantor polisi.***

 

Fakta-Fakta Siwi, Mantan Pramugari yang Diduga Terima Aliran Dana Suap Pajak

0

Bogordaily.net–Siwi Widi Purwanti kini sedang menjadi perbincangan. Perempuan cantik ini diduga menerima aliran dana pencucian uang dari kasus suap pajak. Bagaimana sosok Siwi? Berikut deretan tentang Siwi seperti dirangkum dari berbagai sumber.

Mantan Pramugari 

Siwi Widi Purwanti saat ini berusia 26 tahun. Selama ini ia dikenal sebagai pramugari Garuda Indonesia dan sudah keluar dari pekerjaannya pada 16 April 2020. Selain dikenal sebagai mantan pramugari, dia kini beraktivitas menjadi influencer dan selebgram.

Liburan ke Luar Negeri

Dari beberapa postingannya di media sosial, Siwi kerap memamerkan barang-barang mewah. Tak hanya itu, Siwi juga kerap membagikan berbagai momen saat ia liburan ke berbagai negara di dunia. Ia juga senang mengenakan item fashion branded yang tentunya menyita perhatian. Namun belakangan, akun Instagramnya dinonaktifkan.

Hobi bermain golf

Siwi tampak menjalani kehidupan layaknya sosialita. Perempuan cantik itu bahkan kerap bermain golf, yang mana ini termasuk salah satu olahraga mewah. Dari beberapa potretnya, terlihat kalau Siwi terbiasa memainkan stick golf.

Berseteru dengan akun Twitter @digeeembok

Beberapa tahun lalu Siwi pernah berseteru dengan akun Twitter @digeeembok yang membuat namanya makin disorot netizen. Tuduhan demi tuduhan disampaikan akun tersebut sampai akhirnya Siwi melapor ke Polda Metro Jaya.

Diduga terima aliran dana pencucian uang

Nama Siwi kini kembali mencuat lantaran diduga menerima aliran dana pencucian uang. Informasi tersebut terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan tim jaksa penuntut umum (JPU) KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu, 26 Januari 2022.

Berdasarkan surat dakwaan, jumlah dana Rp647,8 juta ditransfer 21 kali sejak 8 April 2019 hingga 23 Juli 2019. Terdakwa kasus tersebut, mantan pejabat Ditjen Pajak, Wawan Ridwan yang diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Anak kandung Wawan, Muhammad Farsha Kautsar diduga mengirim uang senilai Rp647,8 juta ke rekening Siwi.

Bakal dihadirkan di persidangan

KPK berencana menghadirkan mantan Siwi dalam persidangan. “Kami pasti akan memanggil saksi-saksi yang relevan dengan dugaan uraian perbuatan terdakwa,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis 27 Januari 2022. Pemanggilan Siwi dalam persidangan dibutuhkan untuk mengonfirmasi aliran dana dari anak Wawan, Farsha. Namun, Ali belum memastikan waktu pasti pemanggilan Siwi.***

 

Jenderal Dudung Pimpin Upacara Pemakaman Serda Rizal

0

Bogordaily.net–Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dijadwalkan akan memimpin upacara pemakaman Serda M. Rizal Maulana Arifin, di Bandung. Untuk upacara pemakaman Pratu Tupel Alomoan Baraza di Jambi akan dipimpin Pangdam II/Sriwijaya dan upacara pemakaman Pratu Rahman Tomilawa di Maluku Tengah akan dipimpin oleh Pangdam XVI/Patimura.

“Sebagai wujud penghormatan dan rasa cintanya kepada Prajuritnya yang gugur, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman direncanakan akan memimpin langsung upacara pemakaman Serda M Rizal Maulana Arifin,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna dalam keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AD.

Ketiga prajurit TNI tersebut gugur akibat serangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di Dusun Tigilobak, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis, 28 Januari 2022

Menurutnya, kontak tembak prajurit TNI AD dengan teroris Papua terjadi setelah Kelompok Teroris Separatis Papua (KSTP) itu menyerang Pos Koramil Gome, Satgas Kodim YR 408/Suhbrasta. Tiga prajurit gugur dan satu prajurit mengalami luka tembak dengan kondisi kritis.

“Tiga prajurit atas nama Serda M. Rizal Maulana Arifin, Pratu Tupel Alomoan Baraza, dan Pratu Rahman Tomilawa, meninggal dunia. Satu prajurit lagi mengalami luka tembak atas nama Pratu Syaiful,” kata Kadispenad dalam keterangannya melansir hop.id.

Brigjen Tatang mengatakan untuk korban kontak tembak saat ini berada di Puskesmas Ilaga bersama dengan tim evakuasi. Satuan Kewilayahan yaitu Kodam XVII/Cenderawasih melakukan pengurusan jenazah dan memberikan perawatan terhadap korban luka.

Kadispenad mengatakan rencananya jenazah Serda M. Rizal Maulana Arifin, Kamis 27 Januari 2022 akan diterbangkan ke keluarganya di Bandung. Sedangkan Jumat, 28 Januari 2022, jenazah Pratu Tupel Alomoan Baraza diterbangkan ke Jambi dan jenazah Pratu Rahman Tomilawa ke Maluku Tengah.***

Pemerintah Thailand Dukung Warga Konsumsi Daging Buaya

0

Bogordaily.net–Lonjakan harga daging babi di Thailand membuat warga ramai-ramai beralih dengan memakan daging buaya. Kementerian Kesehatan Thailand pun mendukung konsumsi daging buaya sebagai alternatif untuk menggantikan daging babi.

Direktur Jenderal Kemenkes Thailand, Suwannachai Wattanayingcharoenchai, mengatakan daging buaya mengandung banyak protein. Namun, ia mengingatkan bahwa daging buaya harus dimasak dengan benar demi menghindari kontaminasi bakteri.

Meskipun hidup di peternakan yang bebas bahan kimia, buaya mungkin mengandung bakteri seperti salmonella. Bakteri ini menyebabkan kelainan sistem pencernaan.

Menurut Suwannachai, orang harus mencuci tangan dan peralatan secara rutin, sebelum memasak daging buaya. Pembeli juga harus menahan diri untuk tak makan daging buaya setengah matang.

“Saya menyarankan membeli ekor reptil karena dianggap bagian terbaik daging,” kata dia dikutip CNN Indonesia dari Bangkok Post.

Direktur Departemen Biro Nutrisi, Sapin Chotevichien, mengatakan 100 gram daging buaya mengandung 99 kalori, 2.9 gram lemak dan 21.5 gram protein.

Banyak orang memilih sumber lain untuk memenuhi kebutuhan protein dengan mengonsumsi ikan, telur, dan buncis.

Penduduk lokal dari distrik Phimai, di Provinsi Nakhon Ratchasima, memilih memenuhi protein dari siput sungai atau yang disebut hoy na.***