Saturday, 2 May 2026
Home Blog Page 6339

Masuk TMII Tetap Tarif Lama, Paling Mahal Rp25 Ribu

0

Bogordaily.net–Pasca diambil alih oleh PT Taman Wisata Candi (TWC) pada Juli 2021 lalu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) saat ini masih dalam tahap revitalisasi. Jika nantinya selesai, harga tiket lama akan kembali diberlakukan.

TMII juga dirapikan jelasng ajang Presidensi G20 2022.  Demi mencapai target, TMII versi baru ditargetkan selesai sebelum Oktober 2022.

“Tidak ada tiket naik. Nanti pas opening tiketnya paling mahal Rp25 ribu,” ujar Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Edi Setijono dikutip Detik.com.

Edi menyebut kalau tarif masuk TMII nanti tak lebih mahal dari yang dulu. Lebih lanjut, Edi mendapat mandat Pemerintah untuk merapikan TMII dan memberikan kembali untuk masyarakat. Sesuai dengan semangat almarhum Bu Tien, yang membuat TMII sebagai etalase Indonesia.

“Harapannya kita bisa membuka kembali sesuai dengan semangat saat TMII pertama kali didirikan,” tambahnya.

Selain meng-highlight kembali kawasan anjungan daerah, pihak PT TWC juga akan menghadirkan lebih banyak ruang hijau dan ruang publik untuk masyarakat.

“Yang suka jogging dan cycling akan suka di TMII, yang suka kuliner juga akan suka,” ujarnya.

Sementara itu Yori Antar selaku arsitek yang dipercaya merevitalisasi TMII mengatakan nantinya akan ada sekitar 30 persen bangunan, 70 persen ruang hijau.

“Kita mau mengembalikan tamannya,” ujar Yori.

Bila berjalan lancar, TMII versi baru sudah bisa dinikmati pada quarter ketiga tahun ini.***

 

Shandy Aulia Terbang ke Amerika Demi Salju

0

Bogordaily.net–Beberapa waktu lalu Shandy Aulia menghabiskan liburan bersama suami dan anaknya di Aspen, Colorado, Amerika Serikat. Bersama suami dan sang buah hati, Shandy Aulia pun menghabiskan Natal dan pergantian tahun di Amerika Serikat.

Di sana, Shandy Aulia juga mengenalkan salju pada Claire, putri semata wayangnya. Dan ini menjadi pengalaman pertama Claire merasakan salju. Shandy Aulia pun mengaku ikut merasakan kebahagiaan ketika melihat anaknya dapat bermain salju.

Kebahagiaan itu terlihat dilihat dalam unggahan Instagram akun pribadi Shandy Aulia. Pada unggahan tersebut, Claire asyik bermain salju sedangkan Shandy Aulia mencoba bermain ski.

Shandy Aulia menyebut jika nantinya jika Claire sudah menginjak usia tiga tahun, ia dapat mulai belajar bermain ski. “Thank you @missclaireherbowo udah nemenin mommynya ski lessons. nanti saat Claire udah 3 tahun Claire udah boleh mulai ski lessons juga ya sama mommy. Nanti pasti claire lebih hebat dari mommy kalo mommy sih yang penting bisa meluncur aja kalau Claire nanti bisa sampe yang lompat-lompat yaaa,” tulis Shandy Aulia pada keterangan foto yang diunggahnya tersebut.***

 

 

Kriteria Pasien COVID yang Bisa Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kata Menkes

0

Bogordaily.net–Tidak semua pasien Covid-19 bisa mendapat perawatan di rumah sakit. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan ciri-ciri pasien Corona yang bisa dirawat di rumah sakit, di antaranya gejala sedang dan berat.

“Yang masuk rumah sakit itu adalah kondisi sedang dan kondisi berat, definisinya sedang berat apa, butuh oksigen,” ujar Budi Gunadi saat konferensi pers seperti dikutip Detik.com, Kamis, 27 Januari 2022.

Budi mengatakan pasien COVID tanpa gejala hanya perlu isolasi mandiri di rumah dan meminum vitamin. Namun, ini dikecualikan bagi pasien COVID tanpa gejala yang tidak memiliki tempat isolasi.

“Kecuali kalau memang dia tempatnya padat sekali, ngumpul sama keluarganya, nggak bisa dihindari, masukan ke isolasi terpusat seperti di wisma, tapi harusnya yang seperti ini bisa sembuh,” jelasnya.

Kemudian, untuk pasien yang bergejala ringan dan saturasi oksigennya masih di atas 95 persen juga bisa menjalani isolasi mandiri dan tidak perlu dirawat di rumah sakit. Menurutnya, pasien bergejala ringan hanya perlu berkonsultasi dengan dokter melalui telemedicine dan meminum obat sesuai anjuran dokter.

Menurut Budi, rumah sakit diperlukan untuk pasien dengan gejala berat. Selain itu, pasien COVID lansia dan belum divaksinasi perlu dirawat di rumah sakit.

“Kalau dia sudah sesak, saturasi di bawah 95 sampai 94, butuh oksigen, itu perlu dibawa ke RS, atau dari data tadi orang tua di atas 60 tahun, lebih baik dibawa ke RS atau misal ada yang belum divaksin kena (COVID), itu dibawa ke RS,” katanya.

Orang yang belum divaksinasi dan orang tua menurut Budi memiliki risiko yang tinggi. Dia pun mengimbau sebaiknya agar langsung dibawa ke rumah sakit.***

 

Jadi Tersangka Suap Dana PEN, Ini Sosok Eks Dirjen Kemendagri

0

Bogordaily.net–Mantan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Keuda Kemendagri) M. Ardian Noervianto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait perkara suap pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Perkara dugaan tindak pidana penerimaan hadiah atau janji terkait pengajuan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah untuk Kabupaten Kolaka Timur (Kotim) tahun 2021,” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto dikutip Detik.com, Kamis, 27 Januari 2022.

Selain Ardian, KPK menjerat dua tersangka lain yakni Andi Merya Nur (AMN) selaku Bupati Kolaka Timur Periode 2021-2026 dan Laode M Syukur Akbar (LMSA) sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna. KPK menduga Laode M Syukur sebagai pihak yang mengenalkan Andi Merya dengan Ardian.

Dalam perkara ini, awalnya Andi Merya meminta bantuan Ardian terkait permohonan pinjaman dana PEN sebesar Rp350 miliar. Ardian diduga meminta imbalan 3 persen dari nilai pengajuan yaitu Rp350 miliar atau sekitar Rp10,5 miliar. Namun menurut KPK, suap itu baru terealisasi sekitar Rp2 miliar.

“Tersangka AMN mengajukan permohonan pinjaman dana PEN sebesar Rp350 miliar dan meminta agar tersangka MAN mengawal dan mendukung proses pengajuannya. Tersangka AMN memenuhi keinginan tersangka MAN lalu mengirimkan uang sebagai tahapan awal sejumlah Rp2 miliar,” jelas Karyoto.

Dari uang sejumlah Rp2 miliar tersebut, diduga dilakukan pembagian, Ardian menerima dalam bentuk mata uang dolar Singapura sebesar SGD131.000 setara dengan Rp1,5 miliar dan tersangka LMSA Rp500 juta.

Sementara itu, dikutip dari laman Kemendikbud, Ardian diketahui pernah menjadi dosen tidak tetap sebuah kampus dan mengajar otonomi pemerintah daerah.

Bahkan, pada Juni 2021, Kemendagri mencopot Mochamad Ardian Noervianto dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda). Dia disebut-sebut dalam sidang pernah meminta fee pengurusan proyek saat sidang kasus suap Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah.

Di sisi lain, berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK,  Ardian, melaporkan hartanya pada 18 Maret 2021 yang merupakan kekayaan Ardian pada 2020.

Dalam LHKPN itu, Ardian tercatat memiliki total harta Rp7,3 miliar. Harta itu berupa tiga bidang tanah senilai Rp6,4 miliar, kendaraan senilai Rp575 juta dan harta bergerak lainnya Rp130 juta, serta kas setara negara senilai Rp244 juta. ***

Viral, Aksi Pria Memutar Balik Mobil di Jalan Setapak Tepi Jurang

0

Bogordaily.net – Bagi sebagian orang, mengemudi mobil di jalan tepi jurang menjadi tantangan tersendiri. Terlebih, jika ukuran jalan tersebut tidak begitu luas dan hanya mampu dilewati satu mobil.

Namun, hal tersebut sepertinya bukan tantangan yang begitu berat bagi sopir yang satu ini. Meski berada di jalur sempit, ia tampak dengan mudah memutar balik arah mobilnya.

Hal tersebut terlihat dalam sebuah unggahan video akun Twitter @EverythingAjay yang dibagikan ulang oleh @xximbecile2. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan aksi seorang sopir mobil pribadi yang terlihat dengan mudah bisa putar balik di jalan sempit tepi tebing.

Dalam video tersebut terlihat, sang sopir dengan penuh perhitungan pelan-pelan mengubah arah mobilnya untuk putar balik.

Aksi tersebut pun terbilang cukup ekstrem. Pasalnya, hal tersebut dilakukan tepat di tepi tebing dengan kondisi jalan sedikit menanjak.

Jika saja sang sopir keterusan sedikit saja saat mundur, hampir bisa dipastikan mobil dengan sopirnya terjun ke dasar jurang.

Aksi berbahaya sopir memutarbalikkan mobilnya di jalur ekstrem itu pun langsung menjadi sorotan warganet. Beberapa pengguna Twitter bahkan memuji jika pengemudi tersebut memiliki kemampuan di atas rata-rata.

“Ilmu nyetir gue belum sampe situ,” komentar @wulanramadhya

“Kalau gua mah udah gua tinggalin tuh mobil,” tulis @ojanthoughts.

“Manusia memang suka tantangan. Tapi nggak begini juga woii, tepi jurang,” tulis @racuninsay.

Bagaimana, ada yang bisa memutar balik mobil di jalur ekstrem seperti itu?***

Kalah Lagi, Timnas Putri Indonesia Dihajar Filipina 0-6

0

Bogordaily.net–Usai sudah perjalanan Timnas Putri Indonesia di Piala Asia Wanita 2022. Berhadapan dengan Filipina di matchday terakhir Grup B, Kamis, 28 Januari 2022, Garuda Pertiwi kalah 0-6.

Pada duel di Stadion Shree Shiv Chhatrapati Sports Complex, India, itu Indonesia sudah kebobolan di menit keenam lewat Katrina Guillou. Dilansir Detik.com, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan. Filipina mengurung Indonesia setengah lapangan.

Sarina Bolden membayar kesalahannya di awal laga. Dia mencatatkan namanya di papan skor dan membuat Filipina unggul 2-0 setelah menyambar bola hasil umpan sepak pojok.

Indonesia masih belum bisa berkembang di babak kedua. Filipina pun memperbesar keunggulan menjadi 3-0 lewat Tahnia Annis saat paruh kedua berjalan 10 menit.

Indonesia bahkan diganjar penalti pada menit ke-73 setelah Baiq Amiatun Shalihah tertangkap handball. Jassica Miclat yang maju sebagai eksekutor membawa Filipina unggul 4-0.

Pertandingan sempat terhenti di menit ke-77. Kiper Indonesia, Riska Aprilia, terkapar dan harus mendapatkan perawatan. Setelah mendapatkan bantuan, dia bangkit lagi dan bisa melanjutkan pertandingan.

Pada menut ke-82, Tahnai Annis menambah gol untuk Filipina  lewat tembakan jarak jauh dan Malea Louise mencetak gol di injury time untuk membuat Filipina menang 6-0.

Seperti diketahui, Indonesia selalu kalah dan belum pernah mencetak gol selama fase grup. Anak asuh Rudy Eka itu kebobolan 28 kali, setelah sebelumnya kalah 0-18 dari Australia dan ditekuk 0-4 saat melawan Thailand. Filipina pun melaju sebagai runner-up dengan torehan enam poin. Juara grup diraih Australia lolos ke perempatfinal.***

Susunan pemain

Filipina (4-3-3): Olivia McDaniel; Dominique Randle, Kristen Ryley Bugay, Katrina Guillou, Malea Louise Cesar; Tahnai Annis Jessica Anne Miclat, Carleigh Frilles; Chandler McDaniel, Sarina Bolden, Eva Madarang.

Pelatih: Alen Stajcic.

Indonesia (4-3-3): Riska Aprilia; Remini Chere, Shalika Aurelia, Vivi Oktavia, Tia Darti Septiawati; Pani Tri Oktavianti, Dwi Nurmalita Octavianti, Maulina Novryliani; Baiq Amiatun Shalihah, Zahra Muzdalifah, Insyafadya Salsabillah.

Pelatih: Rudy Eka Priambada.

 

 

Kasus Aborsi Pacar, Bripda Randy Dipecat

0

Bogordaily.net–Masih ingat dengan Bripda Randy Bagus Hari Sasongko? Anggota polri ini sempat membuat heboh jagat dunia maya lantaran dikabarkan menyuruh sang kekasih melakukan aborsi hingga akhirnya bunuh diri. Randy telah menjalani sidang kode etik, Kamis, 27 Januari 2022 dan hasilnya, Polri resmi memberhentikannya secara tidak hormat.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan pemecatan terhadap Randy dilakukan berdasarkan hasil putusan sidang etik.

“Diputuskan hasil sidang di PDTH (pemberhentian dengan tidak hormat),” kata Gatot dilansir Suara.com, Kamis 27 Januari 2022.

Gatot menyebut keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri yang tidak mentolerir anggotanya membuat pelanggaran berat. Proses pemecatan terhadap yang bersangkutan pun akan segera dilaksanakan.

“Kita tidak mentoleril setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polri,” tambahnya.

Randy sebelumnya kembali ramai diperbincangkan lantaran disebut belum dipecat. Padahal, jauh sebelumnya Polri menegaskan akan memecatnya secara tidak hormat.

Gatot ketika itu menjelaskan proses pemecatan masih menunggu hasil proses dugaan pelanggaran kode etik oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur.

Seperti diberitakan, Randy sempat membuat heboh. Video sang kekasih Novia Widyasari (23) viral dan berseliweran di media sosial.

Novia kala itu tengah hamil diminta Randy untuk melakukan aborsi. Namun, mahasiswi cantik itu merasa tertekan hingga akhirnya bunuh diri dengan menenggak racun. Jenazah mahasiswi cantik itu ditemukan di depan makam ayahnya di Dusun Sugihan, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, pada Desember 2021 lalu.

Polda Jawa Timur kemudian menetapkan Randy sebagai tersangka dan menjeratnya dengan Pasal 348 KUHP juncto Pasal 55 KUHP tentang sengaja menggugurkan kandungan atau mematikan janin, dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.***

 

 

Ciyee!! Rachel Vennya Terlihat Bahagia Foto Berdua Niko. Netizen: Rujuk Aja

0

Bogordaily.net – Meski sudah kandas, namun hubungan Rachel Vennya dan Niko Al Hakim didoakan kembali membaik. Bahkan, netizen tak sungkan-sungkan mendorong keduanya rujuk.

Dorongan ini muncul setelah muncul foto mereka berdua yang diunggah sang mantan suami, Niko Al Hakim di Insta Story. Pria yang akrab disapa Okin itu membagikan potret kebersamaannya berdua dengan Rachel Vennya. Mantan pasangan suami istri itu tampak akrab dan kompak tersenyum ke arah kamera.

Insta Story Niko itu kemudian dibagikan ulang oleh akun Instagram Rachel. Gambar tangkapan layar unggahan mereka pun dibagikan oleh akun @lambe_turah.

Foto kebersamaan Rachel dan Niko itu menuai beragam komentar netizen. Di antaranya ikut senang melihat mantan pasangan itu akur, hingga berharap mereka kembali rujuk.

“Semoga rujuk ya,” tulis netizen.

“Balikan, balikan, yuk bisa yuk,” tulis netizen lainnya.

Bahkan ada netizen yang meminta agar kekasih Rachel, Salim Nauderer, untuk mundur untuk memberikan celah keduanya kembali bersama. “Salim, mundur lo!,” tulis seorang netizen.

Seperti diketahui, Rachel Vennya dan Niko Al Hakim bercerai pada 16 Februari 2021 setelah menikah 4 tahun. Keduanya dikaruniai 2 anak yakni Xabiru dan Chava.

Tak lama setelah bercerai, Rachel Vennya menjalin hubungan dengan Salim Nauderer. Sang selebgram sering membagikan kebersamaannya dengan pria blasteran Jerman-Indonesia itu di media sosialnya.***

Eks Pramugari Garuda Siwi Widi, Dihadirkan Dalam Sidang Dugaan Suap Pajak

0

Bogordaily.net – Tim Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berencana menghadirkan mantan pramugari cantik PT Garuda Indonesia. Siwi Widi Purwanti dalam sidang lanjutan, perkara dugaan suap dengan terdakwa mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bantaeng, Sulawesi Selatan, Wawan Ridwan (WR).

Siwi dikonfirmasi oleh tim jaksa KPK untuk sekaligus membuktikan dakwaan Wawan Ridwan. Sebab, dalam dakwaan Wawan Ridwan terungkap adanya aliran uang dugaan suap rekayasa nilai pajak sebesar Rp647 juta ke Siwi Widi.

“Ya tentu (Siwi Widi akan dihadirkan ke persidangan). Pemanggilan saksi-saksi di persidangan sesuai kebutuhan pembuktian surat dakwaan,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis 27 Januari 2022.

Tak hanya Siwi, tim jaksa KPK juga akan menghadirkan saksi-saksi yang namanya disebut dalam surat dakwaan Wawan Ridwan dan rekannya, Alfred Simanjuntak.

Termasuk, keluarga Wawan Ridwan yang diduga kecipratan uang haram terkait hasil rekayasa nilai pajak para wajib pajak.

“Kami pasti akan memanggil saksi-saksi yang relevan dengan dugaan uraian perbuatan terdakwa. Kami juga mengajak masyarakat mengawal proses persidangan yang terbuka untuk umum ini,” katanya.

Sebelumnya terungkap adanya dugaan aliran uang suap Wawan Ridwan untuk sejumlah pihak. Salah satu yang kecipratan uang suap yakni, mantan pramugari cantik PT Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti.

Dalam surat dakwaan Wawan Ridwan, terungkap adanya transfer uang sebanyak 21 kali kepada Siwi Widi dengan nilai total keseluruhan sebesar Rp647.850.000 (Rp647 juta).

Berdasarkan surat dakwaan Wawan, Siwi merupakan teman dekat dari anak kandung Wawan Ridwan, Muhammad Farsha Kautsar. Wawan didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang bersama Farsha Kautsar.

Siwi Widi pernah menjadi perbincangan publik karena salah satu postingan akun twitter @digeeembok.

Pemilik akun tersebut menyebut Siwi Widi sebagai wanita simpanan atau ‘gundik’ salah satu petinggi di PT Garuda Indonesia. Siwi Widi melaporkan postingan tersebut ke polisi.

Namun belakangan diketahui, kalau Siwi mencabut laporan tersebut. ***

Duh Ada-Ada Saja, Pria ini Lebih Milih Tinggal Dipenjara Karena Istri Berselisih dengan Mertua

0

Bogordaily.net – Perselisihan di antara anggota keluarga adalah hal yang banyak dijumpai. Tak terkecuali perselisihan yang melibatkan seorang istri dan mertua.

Di Thailand, seorang pria bahkan sampai nekat untuk menyerahkan diri ke polisi lantaran sudah tak sanggup lagi untuk menyelesaikan pertengkaran antara istrinya dengan sang ibu. Pertengkaran antara keduanya membuat pria itu merasa sumpek ketika berada di rumah.

Oleh sebab itu, untuk memastikan bahwa ia tidak akan pulang, pria berusia 35 tahun itu mengaku telah memakai ganja dan meminta polisi untuk memasukkannya ke penjara, sebagaimana dilaporkan Sin Chew. Pria itu mengaku sudah tak kuat lagi karena istri dan ibunya bertengkar di rumah dan seluruh masalah dimulai dari dirinya.

Persoalan itu bermula ketika pria itu pergi ke toko tato temannya yang baru dibuka untuk membantu mengecat. Namun sayangnya, ia tidak bisa pulang tepat waktu sesuai yang diminta oleh istrinya. Ketika dia sampai di rumah, istrinya menjadi marah. Tak hanya pria itu yang menjadi sasaran, namun keluarganya juga.

Ibu dari pria itu yang tinggal serumah mendengar pertengkaran tersebut. Tak terima, mereka berdua akhirnya terlibat pertengkaran sengit. Pria itu pun bingung dengan apa yang harus dilakukan untuk menghentikan perselisihan antara orang tua dan istrinya.

Ia pun memutuskan untuk melarikan diri dari mereka, dan pergi untuk minum dan merokok ganja sendirian. Dia akhirnya memutuskan untuk meminta polisi memasukkannya ke penjara.

Namun gayung tak bersambut, polisi rupanya tidak dapat menangkap atau menuntutnya karena dianggap tidak melakukan pelanggaran. Tindakan yang dilakukan pria itu, menurut polisi, tidak cukup untuk membuatnya ditahan. Alih-alih memasukkannya ke penjara, yang terbaik yang bisa mereka lakukan adalah memindahkannya ke pusat rehabilitasi narkoba untuk perawatan.

Polisi pun ikut turun tangan, dengan berjanji akan mengirimkan seseorang ke rumah mereka untuk membantu menengahi persoalan antara ibunya dan sang istri. Setelah dibujuk oleh polisi, pria itu akhirnya mau kembali ke rumah.***