Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6431

Kuliner Ekstrem Tiet Canh Puding Darah Asal Vietnam, Berani Coba?

0

Bogordaily.net – Tiet canh atau dikenal dengan puding darah mentah merupakan makan yang dinilai paling ekstrem dan dapat memicu kematian. Namun makanan ini justru menjadi favorit masyarakat Vietnam.

Tiet canh biasanya dibuat dari darah babi atau bebek. Namun yang paling terkenal adalah yang terbuat dari darah mentah bebek yang baru saja disembelih beserta dagingnya.

Pada proses pembuatnya, biasanya darah akan terlebih dahulu dicampurkan dengan larutan garam. Selain dicampurkan dengan larutan garam, resep lainnya juga menyebut Tiet canh biasa dibuat dengan campuran saus ikan.

Tujuan campuran tersebut agar darah yang digunakan dalam makanan tidak cepat menggumpal. Darah yang menggumpal perlahan akan terasa kental seperti puding ketika dikonsumsi.

Biasanya orang-orang Vietnam akan mengonsumsi Tiet canh bersama dengan irisan daging babi atau bebek di atasnya. Selain itu rempah-rempah berupa daun ketumbar dan kacang-kacangan juga turut ditambahkan.

Mengutip dari World’s Scariest Food, mengonsumsi puding darah dari daging babi atau bebek sebenarnya berisiko bagi kesehatan. Sebab makanan ini mengandung bakteri yang bisa mengakibatkan infeksi parah hingga berujung kematian.

Bakteri yang terdapat dalam darah hewan tersebut adalah streptococcus bacterium yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan, mengontaminasi darah, serta matinya sebagian besar sel di tangan dan kaki.

Di Vietnam sendiri sudah ada laporan mengenai korban yang jatuh sakit setelah mengonsumsi puding darah mentah. Pemerintahan bahkan sudah melarang makanan ini diperjual belikan.

Namun makanan ini tetap dikonsumsi karena rasanya yang enak. Masyarakat Vietnam juga biasa memakannya sambil meminum arak beras.

Selain disukai masyarakat, Tiet canh juga selalu menjadi incaran wisatawan. Banyak yang menyebutnya sebagai pizza bebek karena bentuknya yang menyerupai pizza.***

Selangkah Lagi Main di Eropa, Saddil Ramdani Diburu Klub Elit Serbia

0

Bogordaily.net – Satu persatu pemain Indonesia merumput di Benua Eropa, setelah Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott, kini giliran Saddil Ramdani yang diburu klub elit Serbia FK Novi Pazar.

Klub Serbia itu mengaku serius untuk mendatangkan pemain Indonesia yang kini merumput di Sabah FC Malaysia itu.

Ketertarikan FK Novi Pazar terhadap Saddil Ramdani disampaikan secara langsung oleh sang pelatih Dragan Radojicic.

Pelatih FK Novi Pazar itu sudah melihat permainan Saddil Ramdani bersama Sabah FC.

Pertimbangan kualitas teknik Saddil jadi alasan Dragan buat merekrutnya.

Bahkan ia tak segan menjanjikan Saddil Ramdani satu tempat di starting XI FK Novi Pazar.

“Ya benar saya sudah memantau Saddil Ramdani selama enam bulan terakhir saat bermain di Sabah FC,” ucap Dragan Radojicic, Minggu 9 Januari 2022.

“Saya sangat membutuhkan pemain seperti Saddil Ramdani karena dia memiliki teknik yang sangat bagus dan cepat.” terangnya.

“Saddil Ramdani akan kami mainkan dalam 11 pemain pertama,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan oleh agen Saddil Ramdani, Alexander Talpes.

“FK Novi Pazar memang tertarik. Pelatih mereka melihat Saddil sebagai pemain punya skill bagus, sangat cepat, dan akan cocok dengan kebutuhan klub,” ujarnya.

“Ini tentang kemampuan teknis. Saddil bisa masuk starting XI dan bersaing di klub ini. Klub bisa menjamin soal itu,” tambahnya.***

Digadang Bakal Gantikan Anies Baswedan, Ini Sosok Heru Budi Hartono

0

Bogordaily.net–  Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono santer jadi perbincangan, setelah digadang-gadang bakal menjadi penjabat Gubernur DKI setelah Anies Baswedan lengser. Masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada Oktober 2022.

Heru bukan orang baru di Pemerintah Provinsi DKI. Dia mengawali kariernya sebagai Staf Khusus Wali Kota Jakarta Utara pada 1993. Pria kelahiran Medan, 13 Desember 1965 ini pernah menduduki posisi sebagai Kepala Bagian Prasarana dan Sarana Perkotaan Kota Jakarta Utara.

Pada 2013, Heru bertemu dengan Wakil Gubernur DKI saat itu, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok berdiskusi dengan Heru soal rencana penertiban Waduk Pluit, Jakarta Utara yang akan dinormalisasi.

Ahok lantas mempertemukan Heru dengan Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi. Herulah yang bertanggung jawab menangani penertiban Waduk Pluit dan Taman Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW) di Jakarta Utara.

Jokowi pun terpikat dengan Heru. Dia didapuk menjadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi DKI Jakarta.

Dari pemberitaan yang beredar, Heru pernah mengusulkan larangan penggunaan kendaraan pribadi setiap Jumat pekan pertama untuk seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI.

Atas usulan itu, Jokowi menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Nomor 150 Tahun 2013 tentang Penggunaan Kendaraan Umum Bagi Pejabat Dan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta pada 30 Desember 2013.***

 

 

 

 

 

 

 

Hadfana Firdaus Penendang Sesajen di Semeru Diburu Polisi

0

Bogordaily.net – Perbuatan seorang pria berompi hitam Hadfana Firdaus (33) yang membuang dan menendang sesajen di dekat lokasi erupsi Gunung Semeru, Lumajang, menyita perhatian netizen.

Diketahu ia merupakan relawan yang ikut membantu korban erupsi Semeru. Ia datang dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Dia lahir di Wonosobo, 3 November 1988. Ia berstatus sebagai mahasiswa. Statusnya masih lajang dan dia berasal dari Keluraha Tirtanadi, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq geram dan kecewa terhadap perbuatan pria tersebut.

“Apa pun motifnya, tentu saya kecewa. Itu melanggar tata nilai yang kami junjung, yakni hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama dan seluruh suku di Lumajang” kata pria akrab disapa Cak Thoriq itu, Senin 10 Januari 2022.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, pihaknya kini tengah mengejar pria tersebut.

“Kami sudah membentuk tim untuk melakukan pencarian pelaku,” kata Gatot, Senin.

Gatot mengimbau masyarakat maupun relawan agar menjaga situasi di sekitar area bencana agar tetap kondusif dan aman.

“Karena selama ini Lumajang sudah mulai damai, mulai aman, dan mulai bagus. Jangan sampai dirusak dengan adanya video-video yang mengandung SARA dan kita harus menghormati kearifan lokal daerah situ,” pesannya.

Sebelumnya diberitakan, dalam video yang beredar di media sosial, pria tersebut membuang sesajen dengan menggunakan tangan dan kakinya sembari mengucapkan takbir.

Sesajen tersebut diletakkan warga di Desa Sumbersari, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Pria tersebut mengenakan sarung, rompi hitam dengan bendera Indonesia menempel di bagian dada sebelah kiri, dan memakai peci hitam.

Sebelum membuang sesajen, pria itu mengatakan kalau persembahan itu dapat mengundang kemurkaan Tuhan dan dia menilai bahwa pendapatnya itu jarang disadari oleh orang-orang.***

Miris… Jalan Rusak di Pamijahan Tidak Kunjung Diperbaiki

0

Bogordaily.net – Pemandangan jalan yang rusak seputaran antara lintas desa mulai dari Desa Pamijahan, Cibitung Wetan, Cibitung Kulon, Ciasmara dan Purwabakti di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor menumbuhkan keresahan warga dalam beraktifitas sehari-hari, Senin 10 Januari 2022.

Mulai dari kecelakaan ringan yang dialami warga dan rentan kejahatan saat malam tiba, bahkan tidak sedikit warga yang melintasi jalan tersebut dengan hati was-was .

JN warga Cibitung Kulon menyayangkan jalan yang rusak belum juga diperbaiki sampai saat ini, padahal jalan tersebut bagian akses utama warga dalam beraktifitas mencari nafkah.

Jalan Rusak di Pamijahan

“Kami meminta kepada pihak terkait agar segera memperbaik jalan rusak di Cikuluwung demi kesinambungan warga beraktifitas antar desa,” tegasnya.

Jaji Suparda selaku Kepala Desa Cibitung Kulon mengatakan, bahwa benar adanya sehubungan jalan rusak yang sangat menganggu aktifitas warga dan bahkan rawan kejahatan karena minimnya lampu penerangan jalan.

“Semoga pihak PUPR Kabupaten Bogor dapat merealisasikan di tahun ini demi kemajuan daerah,” ucapnya.(Gibran)

Hari Kedua Pencarian Orang Hilang, Tim SAR Gabungan Selusuri Sungai Hingga 10 Km

0

Bogordaily.net – Hari kedua tim SAR gabungan dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, BPBD Kabupaten Bogor, Basarnas Kabupaten Bogor, Tegana, PMI serta Polri dan TNI masih mencari orang hilang yakni Rizky (23) yang hilang saat mancing di Kali Ciapus, Kampung Cangkurawok, RT01/RW04, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor pada Minggu, 9 Januari 2022.

Danton Rescue Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Diki Mutakin mengatakan, pencarian di hari kedua ini dibagi menjadi beberapa titik.

“Kami bersama tim SAR gabungan mencari korban di titik awal dan dari Damkar Kabupaten Bogor sendiri menerjunkan personil penyelam dan tim-tim yang lain menyusuri sungai untuk mencari korban,” kata Danton Rescue Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Diki Mutakin kepada Bogordaily.net, Senin 10 Januari 2022.

Tim SAR Gabungan

Untuk alat yang digunakan untuk mencari korban, kata Diki, pihaknya menggunakan pelampung, perahu karet, jangkar, carabiner dan alat selam lengkap.

“Hari kedua pencarian kita sudah sampai Cidokom kurang lebih sudah 10 km jarak. Kemungkinan akan di perluas jika memang korban masih belum ditemukan,” jelasnya.

Pencarian sendiri, sambung Diki, mengikuti standar prosedur pada pukul 17:00 WIB. Itu relatif, jika cuaca tidak mendukung ditambah lagi di hulu sudah turun hujan, tim SAR yang berada di aliran sungai sudah diharuskan naik ke darat.

Tim SAR Gabungan

“Kita sudah berkoordinasi dengan tim-tim yang lain seperti jajaran komunikasi untuk menjaga cuaca di hulu. Jika nanti di hulu ada penambahan debit air, segera menginformasikan ke tim yang berada di bawah,” ungkapnya.

Diki berharap, semoga korban (Rizky) dapat di temukan dalam kondisi apapun.(Ibnu Galansa Montazerry)

Idap Penyumbatan Otak, Kondisi Pak Ogah Memprihatinkan

0

Bogordaily.net – Kondisi kesehatan Pak Ogah yang menjadi pengisi suara di acara “Si Unyil” semakin memprihatinkan usai dikabarkan mengidap penyumbatan otak.

Pemilik nama asli Abdul Hamid itu dikabarkan mulai berbicara ngawur, dan kerap meminta bertemu dengan Pak Raden. Kabar tersebut disampaikan oleh istrinya, Yuyun Widiyanti, melalui unggahan di Instagramnya.

Dalam unggahan tersebut, Pak Ogah tampak terbaring di kasur sambil mengelus-ngelus kepalanya merintih kesakitan.

“Bapak pengen ketemu siapa?” tanya seorang wanita disamping Pak Ogah, Senin 10 Januari 2022.

“Mau ketemu Pak Raden,” jawabnya.

Pak Ogah
Kondisi terkini Pak Ogah. (@pakogah_real/Bogordaily.net)

“Pengen ketemu Pak Raden, tapi kan Pak Radennya udah gak ada, udah meninggal,” kata wanita berjilbab merah muda itu.

“Mau ketemu saya, mau ketemu mama saya,” tambahnya.

Tak hanya itu, pada keterangan postingan tersebut Pak Ogah juga disebutkan kerap meminta pulang ke keluarganya.

“Ya Allah ngomong nya udh mulai ngaco lagi, minta pulang mulu, sekarang ngomongin mau ketemu Pak Raden terus. Semoga Allah sembuh kan,” tulis keterangan postingan tersebut.

Sebelumnya, Yuyun menyampaikan kalau suaminya itu telah mengalami penyumbatan otak selama empat bulan terakhir.

“Makannya selama empat bulan ini tertentu. Ayam, kalau buat makan ayam, kalau buat malam roti dan wafer. Kalau nggak ada itu, dua hari dia marah-marah aja. Susah ya nggak ada uang lagi,” ujar Yuyun.***

Ini Strategi Pemerintah Jaga Pertumbuhan Ekonomi 2022

0

Bogordaily.net – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengklaim pemerintah telah memiliki strategi agar bisa menjaga pertumbuhan ekonomi tahun 2022. Kebijakan gas dan rem dalam penanganan pandemi tetap dilakukan di tahun ini.

Selain itu, pemerintah masih menyediakan dana untuk penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional atua PCPEN sebesar Rp414 triliun.

“KPCPEN menyediakan dana 414 triliun dengan program di bidang kesehatan, perlindungan masyarakat, serta pemulihan ekonomi jadi formula dari 2 tahun ini kita lanjutkan,” kata Airlangga seperti dikutip dalam Crosscheck Medcom, Minggu 9 Januari 2022.

Namun demikian, Ketua Komite PCPEN ini mengalihkan konsentrasi dana PEN pada tahun 2022 yang tadinya untuk bantuan sosial menjadi ke arah produktivitas. Hal ini dilakukan, karena pemerintah melihat pemulihan ekonomi sudah berlangsung sejak tahun 2021

“oleh karena itu, beberapa hari kami lakukan yang mendorong produktivitas. Itu di sektor pertanian, untuk padat karya, dan kegiatan UMKM yang secara kredit kami perluas jumlahnya ke Rp373 triliun,” ucap dia.

Tidak hanya itu, tambah Airlangga, pemerintah juga meminta perbankan untuk terus menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke UMKM.

Dalam hal ini, pemerintah telah memberikan kelonggaran di mana pelaku UMKM bisa mengajukan KUR hingga Rp 100 juta tanpa adanya jaminan.

“Dan khusus 6 bulan pertama ini presiden sudah menyetujui, kita tetap subsidi diberikan kepada masyarakat di angka 3 persen, sehingga dengan demikian kita berharap sektor UMKM terus bergerak,” pungkas Airlangga.***

Penyanyi Dangdut V Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

0

Bogordaily.net – Penyanyi dangdut V dikabarkan ditangkap narkoba oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Kapolres Jakarta Selatan.

“Iya (betul),” ungkap Kapolres Jaksel, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto di kantornya pada Senin 10 Januari 2022.

Belum ada info lebih lanjut terkait penangkapan penyanyi dangdut tersebut. Pihak kepolisian hanya menyebut inisial namanya.

“Iya berinisial V,” ujar Budhi Herdi Susianto.

Disinggung lebih lanjut soal kronologi penangkapan, Budhi Herdi belum mau bicara banyak. Rencananya detail penangkapan dan barang bukti kasus tersebut akan diungkap siang ini.

“Nanti kita rilis lah, jam 2,” tutur Budhi Herdi Susianto.

Seperti diketahui, ini bukan kali perdana polisi berhasil meringkus selebritis terkait kasus narkoba. Sebelumnya ada sederet artis lainnya diamankan kasus serupa.Sebut saja ada Jeff Smith, Coki Pardede, Bobby Joseph, Nia Ramadhani dan masih banyak lagi.***

Kena Kasus Pencemaran Nama Baik, Doddy Sudrajat Penuhi Panggilan Polda Metro 

0

Bogordaily.net – Doddy Sudrajat, ayah Vanessa Angel memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik siang hari ini, Senin 10 Januari 2022.

Berdasarkan pantuan Indozone di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Doddy datang sekitar pukul 11.00 WIB.

Tak sendiri, pria yang kerap tampil kece dengan kemeja batiknya ini datang bersama tim pengacaranya.

Tidak banyak bicara, setibanya di Polda Metro Jaya, Doddy langsung memasuki ruang penyidik. Dia juga tidak menjawab pertanyaan dari para awak media.

Seperti yang diketahui, ayah mendiang Vanessa Angel ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dengan kasus pencemaran nama baik yang dilayangkan oleh Muhammad Rofi’i Muchlis.

Rofi’i membuat sebuah video yang isinya akan memberikan HP Samsung Z Fold 3 ke Doddy jika mengurungkan niat rencana pembongkaran makam Vanessa.

Bukannya disambut baik oleh Doddy, Rofi’i malah dicibir lewat media sosial dan menolak tawaran Rofi’i. Rofi’i juga mendapati jika suami dari Puput itu memposting ulang video tersebut di akun media sosialnya dengan menyinggung dirinya.

Tak terima, Rofi’i kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.***