Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 6530

Jadi Irup HUT KORPRI, Bima Arya Ingatkan Perjuangan Pendahulu Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengabdi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berkumpul di Plaza Balai Kota Bogor untuk melangsungkan upacara peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-50, Senin 29 November 2021 pagi.

Selaku inspektur upacara (irup), Wali Kota Bogor, Bima Arya mengajak para ASN di lingkup Pemkot Bogor untuk meniru ikhtiar para pendahulu.

Kata dia, Kota Bogor mencatatkan sejarah para ASN-ASN handal yang meniti karir dari bawah hingga yang mampu menjadi pemimpin di Kota Bogor.

“Melayani warga dengan berbagai ikhtiar pada masanya, sebagai wujud dari pengabdian dan pelayanan publik. Pak Muhammad, Wali Kota Bogor yang dikenal pada masanya membangun ikon Kota Bogor yang sampai saat ini identik dan menjadi kebanggaan Kota Bogor. Lalu Pak Suratman yang pada masa pengabdiannya dikenal sebagai wali kota yang selalu turun ke lapangan, mengomandoi semua kegiatan pelayanan,” urai Bima Arya.

Bahkan di zaman Wali Kota Suratman, dikenal jika ada lurah yang tidak berprestasi atau memiliki catatan, maka akan diberi plat hitam sebagai penanda.

Namun pada masa beliau inilah Kota Bogor menerima banyak sekali penghargaan, karena sistem punishment yang diterapkan.

Dilanjut dengan kepemimpinan Wali Kota Edi Gunardi dan Iswara Natanegara yang dikenal sangat disiplin.

Bahkan, terkadang keras dan detail. Kegiatan rapat tidak saja pagi, siang, atau sore. Akan tetapi malam hari pun dilakukan untuk mengecek dan melakukan perencanaan yang matang dan detail.

“Pada masa-masa itu Kota Bogor meraih penghargaan dalam hal tertib administrasi. Penghargaan yang hari ini kita rasakan terkait dengan membangun sistem perencanaan keuangan, tidak bisa dilepaskan dari ikhtiar Pak Edi dan Pak Iswara. Juga di masa Pak Diani, dilakukan banyak sekali terobosan untuk mendekatkan pemerintah dengan warganya. Beliau identik dengan subuh keliling berkomunikasi dengan para ulama dengan warga tokoh masyarakat dengan cara yang sangat sangat humanis,” urainya.

Bima Arya menegaskan, para pendahulu ASN Kota Bogor memulai karir dari jenjang yang paling bawah. Namun, ikhtiar untuk melakukan adaptasi terus dilakukan untuk terus lebih baik lagi melayani warga.

Untuk itu ia mengajak seluruh ASN saling menghormati, belajar dan ikhtiar dari para pendahulu.

“Tidak ada kata henti dalam inovasi. Jangan pernah lelah untuk berubah. Hidup itu adalah perubahan. Kota ini untuk didorong lebih cepat berubah dan harus ada yang paling terdepan dalam perubahan itu. Saya minta kepada semuanya tidak hanya untuk memberikan dukungan secara lisan, tetapi juga untuk memberikan keteladanan dalam bentuk aksi dan tindakan,” seru Bima Arya lagi.

Di akhir amanatnya, Bima Arya meminta seluruh ASN yang ada di Kota Bogor memberikan contoh dengan naik Biskita Trans Pakuan yang sudah beroperasi di koridor seputar wilayahnya masing-masing.

Para ASN diminta untuk terus mendukung program pembenahan transportasi tersebut.

“Hari ini Kota Bogor diapresiasi karena berhasil memviralkan program ini. Sesuatu yang di beberapa daerah, bahkan gagal karena minimnya sosialisasi, minimnya keteladanan dari pada dari pembuat kebijakan. Sejak diluncurkannya Biskita sudah lebih dari 20.000 warga yang antusias naik bus tersebut. Contohkan pada semua, karena ini adalah program prioritas nomor satu dari Pemerintah Kota Bogor, program perbaikan transportasi publik yang sudah sangat ditunggu,” jelas Bima Arya.

Di akhir upacara peringatan HUT KORPRI ke-50, ada 10 ASN termasuk Sekretaris Daerah (Sekda), Syarifah Sofiah yang mendapat Satyalancana dari Wali Kota Bogor atas puluhan tahun pengabdiannya sebagai ASN.

Dalam upacara juga turut hadir Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dan perwakilan Muspida lainnya.***

Ada Trek Bersepeda yang Menantang, Tersembunyi di Pasir Ipis Bandung

0

Bogordaily.net – Objek wisata Terasering Panyaweuyan yang terletak di Majalengka, Jawa Barat memiliki pesona dan keindahan yang dapat dinikmati. Sedangkan di Kota Bandung terdapat daerah tersembunyi yang menyerupai terasering Panyaweuyan. Tempat itu berada di daerah Pasir Ipis, Arjasari Banjaran.

Terdapat beberapa perbedaan, bila Panyaweuyan menawarkan pesona terasering berupa pesawahan sedangkan Pasir Ipis menawarkan pesona hamparan kebun bawang, Puncak Gunung Sangar, Puncak Gunung Malabar, dan Gunung Rakutak di belakangnya.

Pasir ipis ini terbilang tersembunyi dan cukup sulit untuk akses menuju ke sini, karena melewati jalan kecil yang tidak bisa memakai mobil. Pasir Ipis ini kerap dikunjungi oleh para pesepeda yang ingin mencari udara segar.

Setelah melihat hamparan kebun bawang, para pesepeda juga bisa melanjutkan hingga ke puncak Pasir Ipis. Untuk kontur jalan di Pasir Ipis ini berupa jalan setapak dan tanah, sehingga perlu berhati hati ketika musim hujan.

Rute yang di lewati untuk bisa mencapai Pasir Ipis ini adalah melewati Bojongpulus, Batukarut Wargaluyu, Ciwaru, Arjasari Rancakole, Nunuk, Kampung Lembang Ancol Mekar,Pasirhuni, Puncak Pinus, Cidulang, Pasir Ipis. Selain menikmati hamparan kebun bawang, pesepeda atau para hiker bisa juga berfoto dan berswafoto di puncak pinus.

Rindangnya hutan pinus dan jalan tanah menambah rasa adventure yang kental. Pendapat dari salah satu anggota club sepeda yaitu Gotrim, experience yang di dapat sangatlah seru dan tidak akan terlupakan. Melewati berbagai tanjakan dan melewati kawasan pinus.(dtk/sh)

 

Beri Kado Terindah untuk Kabupaten Malang, Arema FC Taklukan Persib dengan Skor 1-0

0

Bogordaily.net – Pertandingan BRI Liga 1 pekan Ke-14 yang mempertemukan Arema FC vs Persib Bandung, berhasil dimenangkan oleh Arema dengan skor tipis 1-0.

Pertandingan berlangsung di stadion Maguwoharjo Sleman, pada Minggu 28 Novemeber 2021.

Akibat kekalahan dari Arema, Persib saat ini menempati peringkat ketiga klasemen Liga 1 dengan koleksi 28 poin dari 14 pertandingan.

Posisi Persib yang sebelumnya diperingkat ke-2 klasmen sementara, harus digeser oleh singo edan julukan tim Arema.

Mereka terpaut satu angka dari Arema FC yang kini menghuni posisi kedua klasemen Liga 1.

Gol tunggal Dendi Santoso membuat Arema berhasil menaklukan Persib. Akibat kekalahan ini, Maung Bandung gagal mengkudeta Bhayangkara FC (30 poin) dari puncak klasemen Liga 1 2021-2022.

Ulasan pertandingan, saat peluit pertama ditiupkan, Arema FC langsung tancap gas. Mereka sudah mengancam pada menit kedua lewat Ridwan Tawainela.

Sepanjang seperempat jam pertama, Arema terlihat lebih banyak menguasai bola. Singo Edan bermain cukup taktis dengan operan-operan pendek yang mereka peragakan.

Sementara itu, Persib sulit mengembangkan permainan. Mereka sulit keluar dari tekanan Arema yang menerapkan garis pertahanan tinggi.

Hingga peluit akhir ditiupkan, Arema berhasil memenangkan pertandingan dengam skor 1-0, sekaligus membuat mereka naik ke posisi 2 klasmen sementara BRI Liga 1.

Kemenagan tersebut sekaligus menjadi kado terindah untuk hari jadi Kabupaten Malang yang ke-1261.(Irfan Ramadhan)

Usulkan UMK Bogor 2022 Naik 7,2 Persen, Apindo Ancam Seret Ade Yasin Ke Jalur Hukum

Bogordaily.net – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengancam akan menyeret Bupati Bogor Ade Yasin ke jalur hukum menyusul surat rekomendasi kenaikan upah minimum kabupaten/kota tahun 2022. Dalam surat itu, Ade Yasin mengusulkan agar UMK Bogor tahun 2022 naik 7,2 persen dari Rp 4,1 juta jadi Rp 4,5 juta.

“Sekali lagi mohon maaf kepada Bupati Bogor hal ini harus terjadi karena sudah ada aturan hukum yang mengikat,” kata Ketua DPK Apindo Kabupaten Bogor Alexander Frans pada Minggu 28 November 2021.

Frans mengatakan, usulan kenaikan upah itu jauh lebih besar dibandingkan perhitungan PP 36 tahun 2021. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pun mengatakan, berdasarkan perhitungan pemerintah UMK 2022 hanya akan naik 1 persen.

Frans pun mengingatkan, meskipun Undang-Undang Cipta Kerja yang jadi dasar bagi PP 36/2021 dinyatakan tidak konstitusional cara pembuatannya oleh Mahkamah Konstitusi, tetapi Mahkamah Konstitusi menyatakan undang-undang tersebut tetap berlaku.

Selain itu, menurutnya usulan Ade Yasin itu melanggar tertib administrasi sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 23tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Apindo sendiri sudah mengirim surat dengan nomor 21.491/XI/DP-K tertanggal 25 November 2021 kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan tembusan dinas terkait. Surat itu berisi penolakan terhadap usulan Ade Yasin tersebut.

Menurut Frans, Gubernur Jawa Barat pun juga bisa terancam dengan sanksi dari peraturan tersebut jika menetapkan UMK Bogor 2022 atau UMK kota/kabupaten lainnya tanpa mengindahkan aturan pengupahan.

“Risiko pejabat memang kalau harus menghadapi demo, tetapi tidak perlu lah sampai menerbitkan sesuatu produk hukum yang tidak berdasarkan hukum,” kata dia.

Sebelumnya, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bogor telah menyerahkan rekomendasi besaran upah minimum kabupaten (UMK) untuk 2022. Melalui surat Nomor 561/1355-Disnaker Pemkab Bogor tertanggal 25 November 2021, UMK di Bogor pada 2022 direkomendasikan naik sebesar 7,2 persen.

Rekomendasi itu adalah hasil kesepakatan Dewan Pengupahan yang terdiri atas unsur buruh, pengusaha, dan pemerintah pada 23 November 2021 lalu.

Walau begitu, Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengingatkan itu hanya sebatas rekomendasi. Keputusan soal UMK Kabupaten Bogor tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kami pemerintah daerah hanya memberikan rekomendasi besaran UMK saja. Kepastian dan pengesahannya tetap ada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Zaenal.

Blok F Pasar Kebon Kembang Gelar Latber Channa, Yuk Gabung..

0

Bogordaily.net – Bogor Aquatic Center (Bogotic) bersama Paguyuban Bogor Aquatik Bersatu Kota Bogor menggelar Latihan Bersama (Latber) Channa selama satu pekan dimulai dari Sabtu 27 November hingga Kamis 23 Desember 2021, bertempat di Pasar Kebon Kembang Blok F, Lantai 3, Kota Bogor, Senin 29 November 2021.

“Sebenarnya ini ajang silaturahmi untuk kawan-kawan. Secara khusus kami juga menggandeng komunitas Channa Bogor. Tidak hanya Latber Channa, kita juga akan menggelar talkshow mengenai berbagai macam ikan hias, unggas, mamalia dan reptil,” ujar Ketua Paguyuban Bogor Akuatik Bersatu Kota Bogor, Firman.

Dalam acara tersebut juga akan memberikan wadah untuk para pecinta Channa, reptil, mamalia, unggas hingga ikan hias di Bogor.

Firman mengatakan, pihaknya telah menyebarkan selebaran undangan untuk para pecinta reptil dan ikan hias untuk ikut serta. Tak kurang dari 30 lapak disediakan pihak paguyuban dan panitia acara.

Ia berharap, kegiatan ini bisa menjadi ajang mempererat persaudaraan bagi para pecinta hewan.

“Kami sangat berharap animo rekan-rekan pecinta Channa dan hewan peliharaan bisa datang,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Latber Chana dan Pameran Ikan Hias Michel Tanama menjelaskan, Latber Channa ini juga akan dimeriahkan dengan bazar.

Berbagai ikan hias akan di hadirkan, baik itu ikan predator dan lain sebagainya. Dalam kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat.

“Kami menyediakan masker, handsanitizer serta thermo gun. Intinya kami ingin memperkenalkan bahwa central ikan hias terbesar dan pertama di Kota Bogor ada di sini, di Blok F Lantai 3, Pasar Kebon Kembang,” pungkasnya. (Ibnu Galansa Montazery)

Komisi I DPRD Fajari Aria Kunjungi GOW dan BKAD Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Bersama Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan, Fajari Aria Sugiarto melakukan kunjungan lapangan ke ke Gedung Wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Rabu 24 November 2021.

Menurut Fajari, inventarisir aset Pemkot Bogor salah satunya yakni Gedung Wanita.

“Gedung Wanita ini salah satu aset di Kota Bogor, dimana letaknya juga strategis di tengah kota. Juga memiliki potensi besar untuk penambahan PAD,” ucap Fajari.

Lanjutnya, pemerintah daerah perlu menyiapkan instrumen yang tepat untuk mengelolanya.

“Harus disiapkan manajemen aset daerah secara profesional, transparan, akuntabel, efisien, dan efektif. Mulai dari tahap perencanaan, pendistribusian, dan pemanfaatan, serta pengawasannya,” paparnya.

Turut hadir juga dalam kunjunga tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kota Bogor, Heri Cahyono, Ketua Komisi I, Anita Primasari Mongan, dan Kepala BKAD Kota Bogor.***

AKSI Ajukan Amicus Curiae Atas Kasus Perempuan Terdakwa Narkotika

0

Bogordaily.netAksi Keadilan Indonesia mengajukan Amicus Curiae alias Sahabat Pengadilan kepada majelis hakim yang menangani kasus narkotika yang menjerat perempuan berinisial YS. Dalam kasus ini, jaksa penuntut umum menyatakan YS telah bersalah melakukan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika dan menuntutnya dengan hukuman mati.

“Kami berharap Majelis Hakim mempertimbangkan PERMA Nomor 3 Tahun 2017, khususnya Pasal 4, yang mempertimbangkan faktor-faktor ketidaksetaraan serta kerentanan perempuan dalam tindak pidana narkotika.tandasnya.

Advokat AKSI Muhammad Irwan menyatakan tuntutan pidana mati tidak tepat sasaran sebab hukuman ini tidak akan memutus mata rantai peredaran gelap narkoba. Menurutnya, peredaran narkoba umumnya dikelola oleh para laki-laki sementara perempuan cenderung hanya berada di posisi terbawah dan tidak berpengaruh.

“Dalam rantai peredaran narkotika, perempuan pada umumnya menempati posisi terbawah dalam rantai peredaran narkotika yaitu sebagai kurir. Perekrutan perempuan sebagai kurir dilakukan oleh bandar dengan memanfaatkan posisi rentan, misalnya kemiskinan, relasi kuasa, dan diskriminasi, dan agar dapat terhindar dari hukuman,” kata Irwan lewat keterangan tertulisnya pada Senin 29 November 2021.

Selain itu, Irwan mengingatkan paradigma pemerintah soal hukuman mati sudah berubah. Pemerintah pun sudah menyadari hukuman mati tidak efektif dalam menangani kejahatan sebagaimana diharapkan. Misalnya saja, dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) hukuman mati tidak lagi dijadikan pidana pokok, tetapi pidana alternatif.

“Terlepas dari nuansa pengaturan yang setengah hati, hal ini menunjukkan adanya pergeseran paradigma penggunaan hukuman mati yang tidak dapat menjawab permasalahan tindak pidana di Indonesia, khususnya pada kasus narkotika,” kata dia.

Karenanya, AKSI mengajukan amicus curiae kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat agar bisa memberikan pandangan berbeda mengenai hukuman mati.

 

Jaga Kebugaran, Dandim 0606/Kota Bogor Lakukan Olahraga Bela Diri

0

Bogordaily.net – Kodim 0606/Kota Bogor berlokasi Jalan Jend. Sudirman No.33, RT.02/RW.04, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, melaksanakan rutinitas olahraga bela diri guna meningkatkan kesehatan fisik dan meningkatkan keterampilan ilmu bela diri, Senin 29 November 2021.

“Kegiatan pelatihan ketahanan fisik dalam berolahraga ini kami lakukan rutin setiap Minggu sekali, kami tahu saat ini dimasa pandemi tugas TNI full time di masyarakat,” kata Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan S.I.P usai latihan.

Roby Bulan mengerahkan anggotanya dalam meningkatkan kebugaran dan kesehatan fisik dengan merutinkan olahraga agar tubuh TNI tetap dalam keadaan sehat, kuat dan tangguh.

“Tugas seorang TNI bukan hanya mempertahankan kedaulatan NKRI, tetapi dimasa pandemi peran aktif TNI di masyarakat cukup menguras energi,” jelasnya.

Selain menjaga keamanan lingkungan Kota Bogor, TNI juga melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan di luar tugas pokok sebagai TNI.

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan anggotanya, sambungnya, olahraga perlu ditingkatkan. Olahraga bela diri ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan bagi anggota TNI apabila sedang dalam bertugas. (Ibnu)

Peduli, IKASMAN 494 Berbagi Cinta di Hari Guru

0

Bogordaily.net – Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November untuk mengingatkan semua pada pahlawan tanpa tanda jasa.

Guru yang merupakan orang tua kedua yang mengajarkan karakter dan integritas serta cara untuk mencapai cita-cita yang diharapkan.

IKASMAN 494 yang merupakan satu kumpulan alumni SMA Negeri 4 Kota Bogor, mengingat jasa guru yang telah membimbing mereka hingga menjadi pribadi yang handal dalam hidup ini.

IKASMAN 494

Dengan rasa terima kasih yang besar IKASMAN 494 melangkah menuju Almamater tercinta dan memberikan sedikit kebahagian untuk guru-guru tercinta.

Tidak lupa juga, mengunjungi sekolah sahabat alumni yang berprofesi sebagai tenaga pendidik.

IKASMAN 494

Dengan penuh rasa hormat para alumni  berterima kasih kepada semua guru yang telah mengajarkan semua ilmunya.

Guru terbaik mengajar dari hati bukan dari buku. Mengajarkan caranya menyerap ilmu dengan baik. Bahagia selalu pahlawan pendidikan.***

Kota Bogor Sudah Siap Gelar Kongres JKPI ke V

0

Bogordaily.net – Kota Bogor sudah siap menyambut para tamu delegasi Kongres ke V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar 2-5 Desember 2021 mendatang. Kongres rencananya akan diikuti peserta dari 72 kota kabupaten di Indonesia.

“Persiapannya sudah dilakukan jauh-jauh hari sesuai standar baku acara JKPI, baik kongres maupun rakornas dan seminar,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Atep Budiman.

Menurutnya, saat ini panitia yang dipimpin Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Dody Ahdiat masih terus mematangkan persiapan rangkaian acara, termasuk beberapa venue dan detail acara kongres.

Agenda utama kongres adalah memilih dewan presidium dan pengurus untuk masa bakti 2022-2024. Disusul kemudian rapat kerja nasional (rakernas) yang diikuti presidium terpilih dengan para anggota, pengurus, dan dewan eksekutif.

“Mereka akan merumuskan program-program JKPI selanjutnya, termasuk persiapan rakernas berikutnya di Kota Pelembang,” lanjut Atep.

Namun sebelum itu, delegasi peserta yang datang akan disambut Wali Kota Bogor di Balai Kota dan malamnya digelar welcoming dinner  di Bogor Creative Center (BCC). Selain kongres sebagai agenda utama, juga akan digelar berbagai aktivitas lain, diantaranya seminar, pagelaran kesenian, pameran dan city tour mengunjungi beberapa situs sejarah Kota Bogor.

Pada kongres itu, JKPI juga me-launching Ibu Kota Kebudayaan. Di samping itu ada enam kabupaten/kota yang dinobatkan memiliki karakter kota pusaka. Juga ada agenda penyerahan penghargaan kepada penggagas JKPI, di antaranya Presiden RI Joko Widodo dan Tri Rismaharini.

Kongres juga akan dihadiri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno dan sejumlah gubernur.

Gelaran Kongres JKPI disambut baik Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor Yuno Abeta Lahay. Ia menilai acara besar ini memberikan angin segar bagi dunia usaha Ia bersyukur dengan adanya event Kongres ke-V JKPI di Kota Bogor.

“Ini titik awal, mungkin pertama kalinya lagi pasca pandemi. Saya yakin nanti okupansi atau pemesanan hotel akan sangat tinggi sekali,” katanya.

Untuk saat ini pemesanan kamar di sejumlah hotel menurutnya sudah sangat tinggi. Momen akhir tahun memang selalu mendongkrak pemesanan hotel. Yuno tidak bisa memastikan, apakah pemesanan awal Desember didominasi oleh peserta JKPI ataupun tidak.

“Intinya, pemesanan kamar pada tanggal tersebut sudah penuh,” lanjutnya.

Bukan hanya kamar hotel, sejumlah restoran pun ia perkirakan akan mengalami dampak yang signifikan dari perhelatan Kongres JKPI itu. Mulai dari pusat oleh oleh hingga kuliner kuliner khas Kota Bogor. Yuno optimis, karenanya perekonomian bisa  mengalami kenaikan.

“Anggota-anggota kami standby di tempat usahanya, karena para peserta pasti akan eksplore Kota Bogor,” lanjutnya.

Pengamat lanskap sejarah dan budaya Dr Nurhayati menilai, penetapan Kota Bogor sebagai kota pusaka memang sudah sewajarnya. “Karena sejarah Kota Bogor cukup panjang. Periode-periode itu punya banyak peninggalan seperti mozaik. Keunikan-keunikan itu masih bisa terlihat dan terasa sampai sekarang,” paparnya.  Dosen IPB University ini menyebut menyebut Hutan Samida peninggalan Pajajaran yang kini menjadi kawasan Kebun Raya.

Ia pun menilai Kota Bogor memiliki kekentalan peninggalan heritage masa lalu yang masih ada dan bisa dirasakan, karenanya perlu dijaga dengan baik. Tak cukup hanya melalui Perda mengenai cagar budaya, tetapi juga perlu dukungan partisipasi aktif dari masyarakat di sekitarnya. Sebagai Kota Pusaka golongan A, pelestarian cagar budaya sudah cukup baik.

“Tinggal memoles manajemennya, kemudian memberdayakan masyarakat,” tambahnya.

Penyelenggaraan Kongres JKPI ke V di Kota Bogor diharapkan bisa membangun awareness warga Kota Bogor tentang keberadaan pusaka warisan budaya Kota Bogor. Dengan itu diharap pula warga bersemangat untuk bereperan aktif melestarikannya.