Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6531

BEM Univeritas Ibn Khaldun Mengadakan Lokakarya Hasil Serta Penutupan Php2d 2021

0

Bogordaily.netBEM Universitas Ibn Khaldun Bogor mengadakan kegiatan Lokakarya Hasil sekaligus penutupan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) pada Sabtu, 27 November 2021 kemarin di Desa Wangunjaya, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

“Saya mewakili rekan-rekan saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan yang kami lakukan bersama warga Desa Wangunjaya, Leuwisadeng selama 3 bulan ini dalam pengadaan air bersih dengan teknologi panel surya. Semoga bisa membawa keberkahan dan kebermanfaatan bagi warga setempat”, ucap Presiden Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun dalam sambutannya.

Acara dimulai pada pukul 1 siang dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIKA, Kepala Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) UIKA dan sekretarisnya. Selain itu, hadir pula dosen pembimbing PHP2D yang merupakan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Kesehatan UIKA, Wakil Dekan 3 Fakultas Teknik dan Sains UIKA, Sekretaris Desa Wangun Jaya, para mitra program, serta seluruh tokoh masyarakat Desa Wangunjaya, Leuwisadeng.

Kegiatan dibuka oleh Hanin Fauziah selaku Master of Ceremony (MC) yang merupakan anggota tim PHP2D BEM UIKA dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu warga Desa Wangunjaya. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana PHP2D Shafira Yuandita, Presiden Mahasiswa BEM UIKA Mohamad Rohim, serta beberapa tamu undangan seperti Kepala LPPM UIKA, Wakil Rektor 3 UIKA, dan Sekretaris Desa Wangunjaya.

Selanjutnya juga digelar peresmian kelanjutan program secara simbolis dengan tanda tangan oleh Ketua Kelompok Masyarakat, Ketua Pelaksana PHP2D, Dosen Pendamping, serta Sekretaris Desa Wangunjaya.

Tidak lupa juga deklarasi peresmian dan pemotongan pita yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 3 UIKA dan Sekretaris Desa Wangunjaya. Serta penyerahan Plakat untuk Desa Wangunjaya serta sertifikat untuk para mitra yang tergabung dalam program pemberdayaan desa ini seperti Puskesmas Sadeng Pasar dan PT. Basuh Power Electric.

Publikasi Kinerja Dinas Koperasi UKM 2021

0

“Tantangan dan Usaha Pemulihan Ekonomi Daerah bagi Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor di Masa Pandemi Covid-19”

Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menghadapi sejumlah tantangan dimasa pandemi Covid-19. Salah satun tantangan besar yang dihadapi adalah penurunan drastis angka penjualan. UMKM di masa pandemi ini memiliki berbagai tantangan. Seperti, penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, kesulitan bahan baku, produksi menurun dan PHK buruh.Laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor merosot tajam selama Pandemi Covid-19. Dari 5,85 persen di tahun 2019, menjadi minus 1,77 persen di tahun 2020 dan angka pengangguran naik 14 persen.Turunnya laju ekonomi tersebut merupakan dampak dari tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bogor. Tantangan koperasi menghadapi masa pandemi ini semuanya serba digital, koperasi harus mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada saat ini. Pada era industri 4.0, bahkan menuju revolusi ke 5.0, maka koperasi sebagai soko guru nasional tidak boleh ketinggalan, harus ikut mengadopsi pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatanya

Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan upaya memulihkan keberlangsungan UMKM.Seperti berupaya meningkatkan produksi pangan dan mendorong kemandirian ketahanan pangan keluarga. Memaksimalkan pengembangan komoditas yang tidak terdampak saat pandemi misalnya bunga, tanaman hias, ikan hias dan lain-lain.Strategi lainnya yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat,yaitu pemberian stimulus kepada UMKM dan koperasi,berikut Bantuan Langsung Tunai (BLT) usaha ultra mikro dan mikro.Selanjutnya,restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro dan restrukturisasi kredit untuk koperasi melalui Lembaga Penyalur Dana Bergulir (LPDB).

Pemerintah Pusat melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bogor memberikan Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tersebut senilai Rp 1,2 juta yang akan diberikan per pelaku usaha mikro. Program ini sudah mulai disalurkan sejak tahun lalu. Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tersebut telah disalurkan kepada 12,7 juta Pelaku Usaha Mikro dengan nilai dengan sebesar 15,24 Triliun atau telah terserap sebesar 99,2% dari jumlah nilai yang dianggarkan sebesar 15,36 triliun. Banpres Produktif Pelaku Usaha Mikro (BPUM) tersebut telah disalurkan kepada penerima manfaat bekerja sama dengan melalui BRI danBNI.Hingga 10 Agustus 2021 lalu, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor telah mengusulkan 421.545 Pelaku Usaha Mikro.

Bagi para Pelaku Usaha yang mengalami dampak dari Pandemi Covid ini bisa mendaftarkan diri dengan melengkapi dokumen-dokumen sebagai syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan BPUM tersebut adalah sebagaiberikut:

  1. Memiliki Nomor Induk Kependudukan
  2. Memiliki Nomor Kartu Keluarga
  3. Memiliki NIB-IUMK/SIUPP/SKU
  4. Foto Usaha

Adapun berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop UKM) No.2 tahun 2021 tentang Pedoman Umum Penyaluran BPUM, persyaratan untuk penermia BLTM UMKM 2021 yakni:

  1. Belum pernah menerima dana BPUM Telah menerima dana BPUM tahun anggaran sebelumnya
  2. Pelaku Usaha Mikro tidak sedang menerima KUR
  3. Warga Negara Indonesia Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik
  4. Memiliki Usaha Mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan
  5. Bukan Aparatur Sipil Negara, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pegawai BUMN, atau pegawai BUMD

Adapun calon penerima BPUM harus diusulkan oleh pengusul BPUM.Pengusul BPUM tersebut termasuk dinas yang membidangi Koperasi dan Usaha Mikro,Kecil,dan Menengah Provinsi dan Kabupaten/Kota,koperasiyang telah disahkan sebagai badan hukum, kementerian/ lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK, dan lembaga penyalur kredit pemerintah. Tata cara penyaluran BPUM meliputi pengusulan calon penerima, pembersihan data dan validasi data calon penerima, dan penetapan penerima. Selanjutnya, dana bantuan akan dicairkan diikuti dengan laporan penyaluran dana bantuan tersebut.

Akibat pandemi COVID-19, berbagai sektor terkena imbasnya, termasuk lebih dari 80% pelaku UMKM. UMKM yang merupakan tulang punggung bagi perekonomian kita yang menghasilkan 60 persen dari PDB lokal. Upaya terbaik sangat penting untuk membantu UMKM bertahan di masa pandemi. Kementerian Koperasi dan UMKM Indonesia melaporkan bahwa 99,99 persen bisnis di Indonesia adalah UMKM, dengan total 64 juta unit. UMKM menyerap hingga 97 persen tenaga kerja, sementara perusahaan besar menyerap sekitar 3 persen.

Pemerintah Kabupaten bogor melakukan  upaya pemulihan ekonomi dengan membentuk satuan tugas pemulihan ekonomi daerah Kabupaten Bogor, dengan Keputusan Bupati Bogor Nomer 360/173/Kpts/Per-UU/2021 yang telah diubah dengan Keputusan Bupati Bogor Nomer 360/352/Kpts/Per-UU/2021 tentang Pembentukan atas Satuan Tugas Pemulihan Ekkonomi Daerah Kabupaten Bogor.

Didalam Pemulihan Ekonomi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor berada pada Divisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Ekonomi Kreatif yang tentunya Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bogor bertujuan untuk Membangun Perekonomian Masyarakat yang maju dan berdaya saing melalui Pengembangan Usaha Koperasi dan UMKM sehingga meningkatnya kualitas produk Koperasi yang merupakan salah satu penggerak ekonomi di masyarakat.

Dalam situasi Pandemi ini banyak koperasi yang mengalami kekurangan modal yang membuat pergerakan koperasi semakin lambat, di tahun 2021 ini Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah memberikan Hibah  berupa Uang tunai sebesar Rp.15.000.000 kepada 30 Koperasi

Semoga dengan adanya hibah  yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, prosentase koperasi aktif dan sehat akan semakin meningkat jumlahnya, dan pada akhirnya, laju volume usaha koperasi terhadap modal sendiri semakin meningkat.

Dari beberapa program dan kegiatan ini Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten bogor dapat menguatkan kembali Para Pelaku Koperasi  dan Usaha Mikro di Kabupaten Bogor, tentynya dengan kegiatan pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor dilakukan melalui optimalisisasi peran serta pelaku UMKM.

Cuma Gara-Gara Rokok, Kopassus-Brimob Bentrok di Mimika

0

Bogordaily.net – Personel Kopassus dari Satgas Nanggala terlibat bentrok dengan personel Brimob dari Satgas Amole di Kabupaten Mimika, Papua pada Sabtu 27 November 2021. Ternyata keributan itu hanya diakibatkan urusan sepele yakni kesalahpahaman soal rokok.

“Pada hari Sabtu, tanggal 27 November 2021 bertempat di Ridge Camp Pos RCTU Mile 72 tepat di depan Mess Hall, Timika, Papua telah terjadi kasus kesalahpahaman antara personel Satgas Nanggala Kopassus dengan Satgas Amole,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal pada Senin 29 November 2021.

Kamal menjelaskan, awalnya 6 orang personel Brimob berjualan rokok di sekitar pos. Kemudian datang 20 personel Kopassus yang hendak membeli rokok tersebut.

Namun, para personel Kopassus menilai harga rokoko itu terlalu mahal. Akibatnya, sejumlah personel Kopassus itu langsung mengeroyok personel Brimob yang berjualan. Tak tanggung-tanggung, para polisi itu diserang dengan senjata tumpul dan senjata tajam.

“Pengeroyokan dengan menggunakan benda tumpul dan tajam terhadap enam personel Amole Kompi 3 penugasan,” kata Kamal.

Kamal mengatakan, kejadian ini sudah dilaporkan kepada masing-masing pimpinan dan penyelesaiannya pun telah dikoordinasikan.

Kini kedua belah pihak sudah berdamai, dan ia mengatakan kejadian itu hanya kesalahpahaman. Meski begitu, seluruh personel yang terlibat dalam bentrok Kopassus Brimob ini akan menjalani proses disiplin.

“Selanjutnya tindakan disiplin terhadap mereka yang terlibat perkelahian akan tetap dilanjutkan,” tandasnya.

Antisipasi Varian Omicron, Warga 8 Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

0

Bogordaily.net – Indonesia bergerak cepat setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan covid-19 varian Omicron alias varian B.1.1.529 sebagai varian yang mengkhawatirkan (variant of interest). Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memperketat gerbang masuk negara dan melarang warga dari sejumlah negara Afrika masuk ke Indonesia.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nomor IMI-269.GR.01.01 Tahun 2021 yang ditandatangani oleh Plt Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Widodo Ekatjahyana.

“Pembatasan sementara orang asing yang pernah tinggal dan/atau mengunjungi wilayah beberapa negara tertentu untuk masuk Indonesia dalam rangka pencegahan penyebaran varian baru COVID-19 B.1.1.529,” demikian tulis rilis tersebut.

Surat edaran itu mengatur mengenai tiga hal, antara lain penolakan masuk sementara, penundaan visa, dan pengecualian

Penolakan Masuk Sementara

Pemerintah Indonesia memberlakukan penolakan masuk untuk sementara bagi warga negara asing yang berasal dari negara-negara berikut, atau warga negara asing yang pernah mengunjungi negara berikut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, antara lain :

  1. Afrika Selatan
  2. Bostwana
  3. Namibia
  4. Zimbabwe
  5. Lesotho
  6. Mozambik
  7. Eswatini
  8. Nigeria

Penangguhan Pemberian Visa

Pemerintah Indonesia menangguhkan pemberian visa kunjungan atau visa tinggal bagi warga negara berikut, antara lain :

  1. Afrika Selatan
  2. Bostwana
  3. Namibia
  4. Zimbabwe
  5. Lesotho
  6. Mozambik
  7. Eswatini
  8. Nigeria

Pengecualian

Ketentuan-ketentuan tersebut dikecualikan bagi orang asing yang hendak mengikuti pertemuan terkait presidensi Indonesia di G20.

Adapun surat edaran tersebut mulai berlaku sejak Senin 29 November 2021 dan akan dievaluasi penerapannya.

Varian Omicron pertama kali dideteksi di Afrika Selatan. Disebutkan, varian ini menular 500 persen lebih cepat dibanding varian covid-19 yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina.

Pasca Afrika Selatan mengumumkan soal hal ini, sejumlah negara lainnya ikut mengumumkan telah menemukan varian ini. Di antaranya ialah Inggris, Jerman, Italia, Belgia, Botswana, Israel, dan Hong Kong.

 

Muhammad Ameer Azzikra Dimakamkan Di Sebelah Makam Sang Ayah

0

Bogordaily.net – Putra pertama Almarhum Ustaz Arifin Ilham Alvin Faiz mengabarkan adiknya Muhammad Ameer Azzikra akan dimakamkan di dekat makam sang ayah. Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya @Alvin_411.

“InsyaAllah, dimakamkan pagi ini di Ponpes Azzikra di Gunung Sindur Bogor di samping makam abi,” tulis Alvin di akun Instagram @alvin_411.

Kabar serupa pun disampaikan sahabat Ameer, Syakir Daulay.

“Kemudian di makamkan di pesanten az zikra gunung sindur di sebelah makam ayahanda nya KH Muhammad Arifin Ilham,” tulis Syakir lewat akun Instagram @Syakirdaulay.

Jenazah Ameer sendiri dimandikan selepas salat subuh. Selanjutnya akan dibawa ke Masjid Az-Zikra Gunung Sindur untuk disalatkan sekitar pukul 07.00 WIB

Ameer Azzikra meninggal dunia pada Senin 29 November 2021 pada sekitar pukul 01.20 WIB di Rumah Sakit EMC Sentul, Bogor. Ameer meninggal dunia akibat penyakit infeksi liver yang dideritanya.

Muhammad Ameer Azzikra Teladan Anak Muda

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Muhammad Ameer Azzikra, putra kedua dari Almarhum Ustaz Arifin Ilham. Menurutnya, Ameer adalah tauladan bagi generasi muda saat ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.. Allahumagfirlahu warhamhu @ameer_azzikra, putra almarhum guru dan sahabat saya Ustadz Arifin Ilham. Semangatnya untuk berdakwah meneruskan perjuangan sang ayah, menjadi tauladan bagi generasi muda saat ini,” kata Sandiaga Uno lewat akun Instagramnya @sandiuno.

Sandiaga Uno Sebut Muhammad Ameer Azzikra Teladan Generasi Muda

0

Bogordaily.netMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Muhammad Ameer Azzikra, putra kedua dari Almarhum Ustaz Arifin Ilham. Menurutnya, Ameer adalah tauladan bagi generasi muda saat ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.. Allahumagfirlahu warhamhu @ameer_azzikra, putra almarhum guru dan sahabat saya Ustadz Arifin Ilham. Semangatnya untuk berdakwah meneruskan perjuangan sang ayah, menjadi tauladan bagi generasi muda saat ini,” kata Sandiaga Uno lewat akun Instagramnya @sandiuno.

Sandiaga mengungkap beberapa kali membuat janji temu dengan Ameer untuk membahas pengembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi umat, khususnya di Pesantren Az-Zikra. Namun pertemuan itu masih belum terwujud dan tak akan terwujud.

Sandiaga pun mengenang ceramah Ameer di masa lalu. Ameer pernah mengatakan orang yang bertakwa adalah orang yang selalu bahagia.

“Insya Allah kita semua tergolong dalam orang-orang yang bertakwa, bahagia di dunia dan akhirat,” kata Sandiaga.

Muhammad Ameer Azzikra meninggal dunia pada Senin 29 November 2021 sekitar pukul 01.20 WIB di Rumah Sakit EMC Sentul, Kabupaten Bogor. Dikatakan, Ameer meninggal dunia lantaran penyakit infeksi liver yang dideritanya.

“Allah lebih sayang abang ternyata.. Selamat jalan muhammd ku..,” kata Nadzira lewat Instagram pada Senin 29 November 2021.

Rencananya, jenazah Ameer akan dimandikan selepas salat subuh, dan pukul 07.00 WIB disalatkan di Masjid Az-Zikra Gunung Sindur. Ameer akan dimakamkan di dekat makam sang ayah, Ustaz Arifin Ilham.

Muhammad Ameer Azzikra, Putra Ustaz Arifin Ilham, Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Putra kedua Almarhum Ustaz Muhammad Arifin Ilham, Muhammad Ameer Azzikra meninggal dunia pada Senin 29 November 2021 sekitar pukul 01.20 WIB di Rumah Sakit EMC Sentul, Kabupaten Bogor. Kabar ini disampaikan langsung oleh Sang Istri, Nadzira Shafa lewat akun Instagramnya.

“Allah lebih sayang abang ternyata.. Selamat jalan muhammd ku..,” kata Nadzira lewat Instagram pada Senin 29 November 2021.

Dikatakan, Ameer meninggal dunia lantaran penyakit infeksi liver yang dideritanya.

Rencananya, jenazah Ameer akan dimandikan selepas salat subuh, dan pukul 07.00 WIB disalatkan di Masjid Az-Zikra Gunung Sindur.

Ameer akan dimakamkan di dekat makam sang ayah, Ustaz Arifin Ilham.

Ameer sendiri lahir pada 21 Desember 2000. Ia menikah dengan Nadzira Shafa pada 10 Juni 2021 lalu di Masjid Az-Zikra.

Sebelumnya Muhammad Ameer Azzikra drop dan harus dilarikan ke rumah sakit EMC Sentul. Pada 28 November, kondisinya semakin memburuk sehingga harus dirawat intensif di ruang ICU.

“Hari ini Bang Amer masuk ruang ICU. Perasaan aku campur aduk. Linglung, sakit banget litany. Aku minta doa ya kesemua orang yang baik untuk kesembuhan suami aku tercinta,” tulis Nadzira lewat akun Instagramnya pada 28 November 2021, kemarin

Hati-hati Bocah Kecil Jadi Sasaran Penjambret Handpone

0

Bogordaily.net – Hati-hati bocah kecil jadi sasaran penjambret handpone. Di Desa Parakan Jaya Kecamatan Kemang, dua orang pria yang mengenakan sweater hitam dan jaket hijau memakai masker menggunakan motor RX King berwarna biru, Minggu siang 28 November 2021 melakukan aksi penjambretan sebuah handphone yang sedang dimainkan anak kecil di rumahnya di Kampung Parakan Jaya, Desa Parakan Jaya , Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor.

Aksi penjambret pun berhasil terekam CCTV milik Pemerintah Desa Parakan Jaya, karena rumah korban tidak jauh dari kantor desa.

Salah seorang warga Egi Maulana (29) mengungkapkan, dua orang pria itu tiba – tiba berhenti di depan rumah korban, pelaku yang terekam CCTV sempat memantau situasi, melihat situasi aman salah satu dari pelaku aksi penjambretan yang memakai jaket hijau langsung menjambret handpone dan sedangkan rekanya menunggu di motor setelah berhasil kedua pelaku kabur.

“Tidak lama kemudian ibu dari korban lari mengejar, disusul ayah korban yang ikut mengejar pelaku yang kabur dengan motornya ke arah jalan raya,” ungkapnyasaat dikonfirmasi, Senin 29 November 2021.

Dia mengungkapkan, kejadian ini buka yang pertama kalinya, namun sudah kesekian kalinya. Bahkan, menurut warga Kampung Parakan Jaya korban jembret itu kebanyakan anak kecil.

“Sebelumnya pernah terjadi, dan kata warga pelaku saat itu menggunakan motor yang sama (RX King),”katanya.

Ia berharap pelaku yang membuat resah warga Parakan Jaya ini segera tertangkap.

“Karena kasihan yang jadi korban anak kecil dan sudah beberapa kali terjadi,” pungkasnya. (Ruslan)

Guntur Subagja: 4 Hal Agar Media Online Jadi Pemenang Lawan Media Sosial

0

Bogordaily.net – Media online berbasis jurnalistik menghadapi tantangan besar kini dan di masa mendatang dengan hadirnya beragam media sosial.

Bahkan hari ini, media berita berada di urutan ketujuh yang dikonsumsi oleh pengguna internet, setelah mereka mengakses internet untuk kebutuhan hiburan, komunikasi lewat pesan, layanan perbankan, medis sosial, dan lainnya.

Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI Guntur Subagja, dalam seminar bertema “Media Siber di Jawa Barat, Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya,” yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Jawa Barat, Sabtu 27 November 02021 di Hotel Trans, memaparkan 4 hal yang bisa menjadi jualan media siber dan tidak dimiliki oleh media sosial.

“Pertama, media online berita, memiliki konten terverifikasi, kredibel, dan dapat dipercaya. Ini tidak dimiliki media non mainstrem karena tak ada regulasinya,” ujarnya.

Kedua, media mainstream bisa bertranformasi mengakomodir semua kebutuhan masyarakat. Tidak terpaku pada teks semata, tapi juga menyediakan konten video, audio, dan gambar.

Ketiga, media mainstream perlu memikirkan distribusi channel yang beragam, tidak semata pada digital.

Keempat, kreatif dalam membangun model bisnis baru di era digital.

“Model revenue media kedepan seperti apa? Setidaknya 10 potensi, advertaising, konten berita atau video, sindikasi konten, komunitas atau member, event, partership, brand atau lisensi, platform, merchendising, afiliasi,” jelasnya.

Bagja melihat ada potensi belanja iklan media online yang terus tumbuh.Saat ini, komposisi belanja iklan tidak lagi dominan media cetak, tapi ada pergeseran.

Belanja iklan online tercatat mencapai 24 triliun. Angka ini lebih rendah dari belanja iklan televisi yang mencapai Rp 88 triliun, tapi sudah jauh lebih tinggi dibandingkan belanja iklan untuk media cetak.

“AMSI hadir di waktu yang tepat, di era media digital,” ujarnya.

Siapa pemasang iklan online terbanyak? Hasil survei Nielsen, peringkat pertama datang dari layanan online, kedua datang dari pemerintah, ketiga sektor swasta.

“Mereka mempertimbangkan memasang iklan di media online, lebih efisein, murah, dan jangkauannya lebih luas,” ujarnya. (Gibran)

Total Penyaluran BPUM 2021 Rp15,36 Triliun kepada 12,8 Juta Usaha Mikro

0

Bogordaily.net – Program Banpres Produktif Bagi Usaha Mikro (BPUM) 2021 terbagi menjadi 2 tahap. Untuk tahap pertama, telah terealisasi 100% pada Juli 2021 kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan anggaran sebesar Rp11,76 triliun. Dan untuk tahap 2 telah terealisasi 100% pada November 2021 kepada 3 juta pelaku usaha mikro, dengan anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

Hal itu dikatakan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM Luhur Pradjarto, pada acara Optimalisasi Program BPUM yang dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Kabupaten/Kota di Provinsi DIY dan sebanyak 7 Kabupaten/Kota dari Provinsi Jateng, di Yogyakarta, pada kamis, 25 November 2021.

Sehingga, lanjut Luhur, telah terealisasi seluruhnya sesuai target penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro, total anggaran seluruhnya sebesar Rp15,36 triliun.

Luhur menambahkan, untuk Provinsi D.I Yogyakarta, pelaku usaha mikro yang telah ditetapkan sebagai penerima BPUM sebanyak 124.218 penerima dengan anggaran sebesar Rp149 miliar, sedangkan untuk Provinsi Jawa Tengah 1.600.165 penerima dengan anggaran sebesar Rp1,92 triliun.

“Dinas yang membidangi koperasi dan UKM di daerah menjadi salah satu pendorong suksesnya program BPUM ini dijalankan,” tandas Luhur.

Maka dari itu, Luhur sangat mengapresiasi peran aktif Dinas di daerah dan berharap koordinasi yang telah dijalankan selama ini dapat terus berlanjut. “Sehingga, program ini berjalan secara akuntabel dan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui tangguh dan bertahannya usaha mikro yang merupakan populasi usaha terbesar di Indonesia,” jelas Luhur.

Di samping itu, Luhur juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Penyalur atas kerjasama dan koordinasi selama ini.

“Dan kami sangat mengharapkan hal ini terus dijalankan dalam upaya percepatan pencairan BPUM kepada para penerima dengan meningkatkan koordinasi bersama Dinas Provinsi, Kabupaten/Kota,” imbuh Luhur.

Saat ini, aku Luhur, KemenKopUKM sedang melaksanakan monitoring dan pemantauan penerima BPUM. Untuk itu, diharapkan dukungan Dinas Provinsi, Kab./Kota pada saat kunjungan ke lapangan.

Menurut Luhur, BPUM merupakan salah satu program yang dicanangkan pemerintah dalam rangka penanggulangan ekonomi nasional. “Sehingga, program ini diharapkan mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi pada masa pandemi Covid-19,” pungkas Luhur.

Asdep Pembiayaan Usaha Mikro Irene Swa Suryani juga menyampaikan bahwa dalam rangka optimalisasi pencairan, pasca rapat agar dilakukan koordinasi intensif antara Dinas dan Bank penyalur serta KemenKopUKM mengingat batas waktu pencairan BPUM 2021 pada akhir bulan Desember 2021.

Agus Kabid Pembiayaan Dinas yang membidangi koperasi dan UMKM DIY dan Sururi dari dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap mengoptimalkan penyaluran kepada penerima BPUM.***