Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 6607

Bigland Hotel Bogor Hadirkan Kuliner Khas Legendaris Bogor di Koersi Sky Cafe

0

Bogordaily.net – Bicara tentang restoran dan cafe di Kota Bogor memang tidak ada habisnya. Berbagai restoran dan cafe berlomba-lomba membuat konsep tempat yang terbaik dan unik untuk menggaet pelanggan, terutama sajian menu yang menjadi ciri khas dan berbeda dari tempat lainnya.

Salah satunya Koersi Sky Cafe yang berada di Rooftop lantai 22 Bigland Hotel Bogor berlokasi di Jalan Malabar No 1B Kota yang menyediakan sajian menu yang berbeda dari tempat lainnya yaitu kuliner legendaris khas Kota Bogor yang sangat lezat dan memanjakan lidah pelanggan.

Banyak sajian menu makanan legendaris Kota Bogor yang bisa di pilih oleh pelanggan diantaranya, sate kambing si gondrong, bandrek susu air mancur, lumpia basah surken, pisang goreng dan combro goreng surken, soto kuning pak yusuf dan masih banyak sajian menu legendaris lainnya.

Bigland hotel
Marcom Bigland Hotel Bogor Qinthary Zamianie Putri . (Istimewa/Bogordaily.net)

Sementara itu Marcom Bigland Hotel Bogor Qinthary Zamianie Putri menjelaskan bahwa selain pelanggan menikmati makanan legendaris di Koersi Sky Cafe, mereka juga dimanjakan pemandangan Kota Bogor dari lantai 22 yang membuat setiap mata takjub akan keindahannya dan tentunya live musik yang sudah disediakan menambah syahdunya suasana

Qinthary juga menegaskan bahwa pelanggan tak perlu takut untuk datang ke Koersi Sky Cafe, karena protokol kesehatan sudah diterpakan sesuai anjuran Pemerintah, khususnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Koersi Sky Cafe ini terbuka untuk umum buka setiap hari dari jam 13.00-21.00 WIB. Jadi bukan hanya tamu hotel saja, dan tentunya para pelanggan yang mau datang tak perlu khawatir, kita sudah menerapkan prokes sesuai anjuran Pemerintah,” Kata Marcom Bigland Hotel Qinthary kepada Bogordaily.net Sabtu 30 Oktober 2021

Adapun alasan mengapa Koersi Sky Cafe memilih konsep sajian menu legendaris Kota Bogor, karena selain untuk memperkenalkan kuliner ke masyarakat luas, tentunya juga ingin memajukan usaha para pedagang UMKM khususnya di Kota Bogor.

Bigland hotel
Koersi Sky Cafe Bigland Hotel Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Jadi setiap bulannya itu kita ganti sajian menu, misalnya bulan ini sate kambing, nanti bulan depan ganti lagi,”tambahnya Qinthary

Qinthary juga berharap dengan adanya kuliner legendaris di Koersi Sky Cafe dapat mensupport para pedagang UMKM khususnya di Kota Bogor agar semakin berkembang.(Irfan)

Mantan Pacar Kim Seonho Kedapatan Berpesta Saat 4 Bulan Setelah Aborsi

0

Bogordaily.net – Seorang YouTuber Lee Jinho menemukan video mantan pacar Kim Seonho yang sedang berpesta dengan Lee Jaehoon dan minum-minum 4 bulan setelah aborsi.

“Aku baru-baru ini mendapat data tak terduga saat meliput masalah yang berkaitan dengan Kim Seonho. Lee Jaehoon minum dengan pesta 5 orang atau lebih di sebuah pub hiburan di Pulau Jeju sekitar tengah malam pada tanggal 18 November 2020. Pada hari itu, Lee Jaehoon menyanyikan lagu ‘Aroha’ yang terekam dalam video,” ucap Lee Jinho.

Dalam video yang dirilis oleh Lee Jinho pada saat itu, suara Lee Jae-hoon menyanyikan lagu keren Aroha, lalu seorang wanita juga difoto menari dan bersorak untuk lagu Lee Jaehoon.

“Saya dapat memastikan bahwa wanita ini adalah mantan pacar Kim Seonho setelah aborsi,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa video itu diambil oleh mantan pacar Kim Seonho.

“Berhenti memanggilnya “mantan pacar Kim Seonho” dan mulai gunakan namanya sebagai Choi-ssi,” ucap netizen.

“Dia bahkan tidak cantik atau seksi, aku tidak mengerti mengapa begitu banyak pria yang terlibat dengannya,” ketus netizen.

“Dalam waktu tiga minggu, tiga pria datang ke rumah kami, dan salah satunya adalah sponsornya. Hidup Choi Young Ah pada dasarnya sudah berakhir. Jika dia memilih untuk tetap diam saja, mungkin dia bisa mendapatkan orang bodoh yang bisa dia perah tapi dia mengoceh tanpa alasan dan mengacaukan hidupnya sendiri,” ujar netizen.***

BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas untuk Capai SDGs

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menekankan pentingnya kualitas pendidikan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Di samping itu, pendidikan menjadi lokomotif untuk mendorong kreativitas dan daya saing SDM yang menjadi kunci kemajuan bangsa Indonesia di masa depan.

Hal itu disampaikan Mardani saat memimpin BKSAP SDG’s Day bertajuk “Peran Strategis Parlemen dalam Diplomasi Soft Power melalui Dunia Pendidikan” di Universitas Islam 45 (Unisma), Bekasi, Jawa Barat, Jumat 29 Oktober 2021.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota BKSAP Ichsan Firdaus (F-Golkar) dan Anggota BKSAP Sakinah Aljufri (F-PKS), Rektor UNISMA Dr. Hermanto, dan Wakil Rektor Unisma Dr. M. Harun Alrasyid.

“Kita tahu ke depan perkembangan teknologi kian kompleks, maka dari itu ilmu menjadi kata kunci. Dan di perguruan tinggi, ilmu dikaji untuk menghasilkan inovasi, kreativitas hingga produk-produk unggulan. Sehingga, ini nantinya yang akan menjadi modal Indonesia untuk melakulan soft power diplomacy dengan negara lain,” jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Selaku pimpinan delegasi, Mardani juga memberikan sosialisasi peran diplomasi parlemen dan memandu jalannya diskusi dengan mahasiswa.

Mardani mengungkapkan diplomasi parlemen sebagai second track diplomacy, memegang peranan yang cukup penting mengingat masih banyaknya sejumlah negara yang berbasiskan parlementer. Hal itu membuat diplomasi parlemen menjadi hal yang sangat strategis.

BKSAP juga aktif dalam menyuarakan kepentingan nasional Indonesia terkait berbagai isu global yang tengah mengemuka, terutama isu-isu yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. Salah satunya mengenai pendidikan mengingat bahwa pendidikan berkualitas merupakan goal ke-4 SDGs.

Terkait bidang pendidikan, Mardani menilai sejatinya Universitas harus memiliki uniqueness masing-masing, sehingga dapat menciptakan SDM yang unggul.

Anggota Komisi II DPR RI itu mencontohkan, seperti Korea Selatan yang dinilai cukup berhasil menggunakan “soft power” untuk menyebarkan pengaruh budaya pop Korea sekaligus memperkuat industrinya, misalnya kuliner dan pariwisata.

“Menurut saya harus ada penguatan atau dorongan terhadap universitas kita di dalam negeri sehingga mampu naik kelas. Karena itulah, yang akan jadi booster tenaga utama pembangunan di Indonesia,” terangnya.

Mardani menambahkan, BKSAP juga akan menjembatani bagi universitas-universitas di seluruh Indonesia untuk membangun kerja sama dengan pihak-pihak perguruan tinggi di berbagai negara, untuk membuka kesempatan bagi mahasiswa Internasional untuk merasakan pengalaman belajar di Indonesia.

Adapun, BKSAP turut aktif mempromosikan unsur-unsur yang menjadi daya tarik Indonesia di mata Internasional, mendorong terciptanya peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian ataupun pembiayaan pendidikan dan penelitian serta mendorong bantuan untuk peningkatan kualitas SDM pendidikan agar tercipta daya saing yang baik dari sisi SDM Indonesia.***

Segera Luncurkan Buku 25 Kisah Inspiratif, Tirta Pakuan Bogor Beri Dukungan

0

Bogordaily.net – Program Sekolah Ibu yang digagas Yane Ardian selaku Ketua TP PKK Kota Bogor memberikan banyak perubahan, utamanya dalam manajemen keluarga.

Banyak cerita dan kisah inspiratif dari pengajar Sekolah Ibu yang berhasil memberikan solusi dalam menata rumah tangga peserta Sekolah Ibu, hingga bagaimana pola mengasuh anak.

Hal ini menjadi latar belakang lahirnya buku ‘Sepenggal Cerita dari Sekolah Ibu-25 Kisah Inspiratif’.

Kepala Cabang BJB Kota Bogor, Aditya Wiradharma dan Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan secara simbolis menyerahkan bantuan percetakan di Pendopo VI, Perumahan Baranangsiang Indah, Kota Bogor, Rabu 27 Oktober 2021.

Kumpulan kisah inspiratif ini kata Yane bukan karenanya, tapi berasal dari inisiasi, pengalaman dan kasus para pengajar yang sangat militan ketika mengajar, kemudian dirangkum menjadi sebuah kisah yang menarik dan inspiratif.

Di sisi lain, lahirnya program Sekolah Ibu tidak terlepas dari campur tangan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan BJB Cabang Bogor.

Melalui bantuan Asisten Perekonomian Setda Kota Bogor, Erna Hernawati saat itu, mengajak berkolaborasi mendukung Sekolah Ibu.

“Kedua pihak ini tidak pernah lepas dari Sekolah Ibu dan diharapkan terus bersama kami. Semoga BJB Cabang Bogor dan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bisa membantu dan membagikan buku kepada pegawai masing-masing,” kata Yane.

Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan berharap program Sekolah Ibu bisa diadopsi dan disebarkan di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi kinerja para pegawai.

Sebab, Sekolah Ibu memberikan dampak positif bagi para alumni maupun para pengajar.

“Salah satunya istri saya yang mendapatkan manfaat positif, baik bagi dirinya dalam bentuk skill maupun manajemen keluarga. Ilmu yang dipelajari di refresh pada keluarga kami, saya melihat banyak perubahan. Sekolah Ibu adalah tempat sharing para ibu di Kota Bogor,” kata Rino.***

Beruntung, Warga Palembang Temukan Harta Karun Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

0

Bogordaily.net – Warga Palembang, Sumatera Selatan menemukan perhiasan emas yang diduga merupakan harta karun peninggalan masa kerajaan Melayu kuno atau Kerajaan Sriwijaya.

Berbagai perhiasan emas tersebut dikumpulkan dari Sungai Musi selama beberapa tahun terakhir. Tak ayal, temuan ini menuai perhatian khalayak luas, termasuk media asing.

Majalah Wreckwatch edisi 2021 mengatakan bahwa Sungai Musi dulunya merupakan pusat perdagangan di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga ke-10.

Selain perhiasan emas, beberapa nelayan lokal dan warga Palembang dilaporkan menemukan batu permata, cincin upacara emas, koin, dan lonceng perunggu biarawan.

Penemuan yang paling mencengangkan adalah patung Buddha dari abad ke-8 yang dihiasi dengan permata. Ditaksir, patung Buddha ini memiliki harga miliaran Rupiah.

Penulis sekaligus Arkeolog maritim Inggris, Dr Sean Kingsley, yang meneliti penemuan harta karun Kerajaan Sriwijaya ini, menceritakan hal-hal luar biasa yang ditemukan warga.

“Koin dari semua periode, patung emas dan Buddha, permata, segala macam hal yang mungkin Anda baca di Sinbad the Sailor dan mengira itu dibuat-buat. Itu benar-benar nyata,” kata Kingsley dikutip dari Antara, Jumat 29 Oktober 2021.

Kingsley menambahkan penemuan harta karun ini membuktikan bahwa Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan maritim yang berjaya. Namun, ketika hancur, maka peradaban mereka ikut tenggelam.

Di zaman dahulu Sumatera juga memiliki julukan sebagai Pulau Emas karena kekayaan emas dan sumber daya alam yang berlimpah.***

Menjelang Weekend, Sahira Butik Pakuan Punya Special Promo!

0

Bogordaily.net – Menanti akhir pekan, Hotel Sahira Butik Pakuan punya special promo untuk kamu yang mau liburan sama keluarga, teman, atau orang tersayang.

Promo package ini hadir untuk kamu yang mau berenang tanpa menginap. Pertama, ada paket Pakuan 1 sudah termasuk berenang, bermain di kids corner untuk anak, dapat snack dan juga ice tea seharga Rp70 ribu.

Adapun paket Pakuan 2 seharga Rp60 ribu sudah termasuk berenang, dapat nasi goreng, dan ice tea. Terakhir ada paket Pakuan 3 sudah termasuk berenang, dapat kentang goreng dan ice tea seharga Rp50 ribu.

Selain itu, Sahira Butik Pakuan juga punya minuman hangat yang bisa kamu pesan, seperti Bandrek, Bajigur, Lemongrass tea, Lemon tea, Ginger honey tea, Clove tea, bahkan Cinnamon tea.

Jangan ketinggalan, Yuk langsung ke Sahira Butik Pakuan di Jalan Pakuan No 5 Kota Bogor, atau booking ke nomor 0251-8311-207.***

Terkena Pergerakan Tanah, Puluhan Rumah di Babakan Rusak Parah

0

Bogordaily.net – Pergerakan tanah yang tejadi beberapa hari ini di Kampung Babakan, RT 01/RW 10 Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor membuat puluhan rumah rusak sedang dan belasan rusak berat.

Tidak hanya itu saja, warga yang rumahnya rusak dan alami retakan harus mengungsi ke rumah saudaranya guna menghindari pergerakan tanah susulan.

Menurut Ketua Karang Taruna Desa Harkat Jaya, Nurdin mengatakan pergerakan itu cukup parah sehingga rumah warga yang ada di kampung tersebut alami kerusakan, hingga terjadi ambruk.

Pergerakan tanah

Ia mengatakan dari assesment yang dilakukan oleh pihak desa bersama BPBD Kabupaten Bogor rumah yang terdampak itu, ada 37 KK diantaranya ada yang rusak sedang dan berat.

“Akibat pergerakan yang itu ada 17 rumah yang rusak sedang dan 13 rumah rusak berat,”katanya Sabtu malam 30 Oktober 2021.

Sejauh ini warga yang telah mengungsi ke tempat yang lebih aman sudah mendapatkan bantuan sembako sementara untuk pendataan rumah yang rusak masih terus dilakukan, musababnya pergerakan tanah terakhir Jumat kemarin dirasakan oleh warga.

Pergerakan tanah

“Pemerintah desa pun sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kabupaten untuk penanganan selanjutnya,”pungkasnya. (Ruslan)

PLN Sukses Salurkan Kompensasi, Stimulus, dan Subsidi Listrik Rp 63,18 Triliun

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) senantiasa menjalankan program penugasan pemerintah untuk mendukung masyarakat mendapatkan energi listrik yang memadai.

Di tengah pandemi, PLN sebagai badan usaha yang diberi tanggung jawab pada bidang ketenagalistrikan, menjalankan penugasan pemerintah dalam penyaluran subsidi, kompensasi maupun stimulus listrik.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril menyatakan, PLN telah menyalurkan stimulus ketenagalistrikan yang dianggarkan oleh Pemerintah. Stimulus listrik yang disalurkan PLN dihadirkan berupa diskon tagihan listrik.

Bob menjelaskan, diskon diberikan secara langsung kepada pelanggan. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan.

Sementara itu, untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Realisasi program stimulus per September 2021 tercatat Rp 9,42 triliun yang telah disalurkan kepada 31,94 juta pelanggan,” kata Bob.

Selain stimulus listrik, PLN juga menyalurkan subsidi listrik. Bob mengatakan subsidi listrik merupakan salah satu program pemerintah untuk mengurangi tekanan ekonomi masyarakat yang kurang mampu.

“Tercatat, realisasi subsidi telah mencapai Rp37,39 triliun sampai dengan September 2021 atau mencapai 69,8 persen terhadap pagu APBN 2021,” katanya.

Selain itu, PLN juga menyalurkan kompensasi listrik yang merupakan selisih antara tarif yang dibayarkan oleh pelanggan non-subsidi dengan nilai tarif adjustment. Kompensasi ini ditanggung oleh pemerintah melalui APBN.

Adapun, realisasi kompensasi sebesar Rp 16,18 triliun per September 2021. Bob menjelaskan, segmen industri merupakan segmen tertinggi dalam penerimaan kompensasi senilai Rp 8,16 triliun atau 50,43 persen, dilanjutkan dengan Segmen Rumah Tangga sebesar Rp 5,18 triliun atau 32,01 persen, dan posisi ketiga adalah segmen Bisnis sebesar Rp 2,39 triliun atau 14,77 persen.

“Adapun realisasi program stimulus Covid-19 pada 2020 – 2021 tercatat Rp 22,58 triliun yang disalurkan ke 33,04 juta pelanggan,” ujarnya.

Bob menambahkan, Jawa Barat juga menjadi Provinsi dengan jumlah stimulus tertinggi sebesar Pp 1,92 triliun.

Posisi kedua ditempati oleh Jawa Tengah dengan nilai stimulus Rp 1,69 triliun, serta posisi ketiga ditempati oleh Jawa Timur dengan nilai stimulus Rp1,60 triliun.

Pertumbuhan Pelanggan

Selain itu, PLN mencatat pertumbuhan jumlah pelanggan subsidi dan non subsidi sepanjang Januari – September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020.

Khusus untuk pelanggan non subsidi, PLN mencatat adanya pertumbuhan sebesar 446.757 pelanggan pada periode September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun dasar penetapan pelanggan Subsidi dan non subsidi merujuk Peraturan Menteri ESDM nomor: 28 Tahun 2016 Tentang Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Dalam beleid tersebut dijelaskan, PLN mempunyai 38 golongan tarif, sebanyak 25 golongan tarif merupakan tarif bersubsidi dengan jumlah pelanggan 37,97 juta atau 46,75 persen dari total pelanggan yang ada.

Di sisi lain, 13 golongan tarif lainnya merupakan golongan non subsidi yang dikompensasi dengan jumlah pelanggan 43,26 juta atau sebesar 53,25 persen dari total pelanggan.

“Adapun Pelanggan Rumah Tangga Non Subsidi periode September 2021 naik 514.432 pelanggan dibandingkan dengan 2020,” katanya.

Tidak hanya pertumbuhan pelanggan, peningkatan konsumsi energi listrik juga terjadi di segmen pelanggan non subsidi sebesar 4,90 persen sepanjang Januari – September 2021 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau meningkat menjadi 140.939 GWh.***

Kementerian ATR/BPN Dukung Pengembangan Kawasan Pariwisata Labuan Bajo Flores

0

Bogordaily.net – Visi pemerintah dalam melakukan pengembangan pariwisata di Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata berkualitas, super premium berkelanjutan kelas dunia, tentunya perlu dukungan dari seluruh lapisan.

Baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, termasuk juga masyarakat di kawasan itu sendiri. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut mendukung perwujudan visi tersebut.

Sebagai langkah awal, Kementerian ATR/BPN melakukan Rapat Pembahasan Kerja Sama dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) secara daring pada Jumat 29 Oktober 2021.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra, bertindak selaku pemimpin rapat.

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN menuturkan, terdapat kebutuhan dari BPOLBF untuk melaksanakan tugas dalam pengembangan kawasan tersebut.

Untuk itu, perlu dikoordinasikan secara bersama antara pihak BPOLBF dengan jajaran di Kementerian ATR/BPN yang terkait, bentuk kerja sama yang dibutuhkan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kita cari bersama di mana sebetulnya ruang kita untuk berkolaborasi dalam menyukseskan pengembangan wisata Labuan Bajo,” tutur Surya Tjandra.

Menyambut tawaran kerja sama dari Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Direktur Utama BPOLBF menuangkan beberapa program yang bisa didukung Kementerian ATR/BPN di tingkat pusat maupun di NTT.

“Secara khusus, tata ruang sangat berperan dalam pengembangan Labuan Bajo Flores. Selain itu, juga terkait dengan pengendalian pemanfaatan ruangnya yang perlu dilakukan kerja sama. Hal yang terpenting pun mengenai konteks pemberdayaan masyarakat karena kita ingin dengan pengembangan wisata ini, dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat NTT,” terang Shana Fatina.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTT, Jaconias Walalayo, mengutarakan bahwa sebagai langkah awal, BPOLBF agar dapat lebih terbuka terkait data pengembangan kawasan, di mana kawasan yang diprioritaskan agar jajarannya bisa bergerak lebih cepat untuk melakukan identifikasi lapangan, baik itu dalam hal pemberdayaan tanah masyarakat maupun peta tematik.

Terkait dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Jaconias Walalayo mengatakan butuh dukungan dari pemerintah daerah juga pusat dalam mempercepat proses penyusunannya.

Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Andry Novijandri menyampaikan, untuk mengakselerasi kegiatan pemberdayaan tanah masyarakat, ia mengusulkan untuk dibuat bentuk kerja sama yang konkret yang mencakup pemberdayaan tanah masyarakat yang kemudian diintegrasikan dengan basis ekonomi kerakyatan.

“Pada tahap awal, kita bisa bantu pemberian target pemberdayaan tanah masyarakat di sebelas kabupaten, khususnya di tempat-tempat yang memang menurut Kantor Wilayah bisa mendukung pariwisata Labuan Bajo,” kata Andry Novijandri.

Selain itu, Andry Novijandri juga mengungkapkan untuk menghubungkan kebutuhan pasar dengan pemberdayaan existing dan potensi pemberdayaan masyarakat, pihaknya akan memanfaatkan aplikasi yang sudah ada dengan mengembangkan aplikasi tersebut menjadi marketplace.

Menyimpulkan diskusi Jumat pagi, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN memandang bahwa perlu disusun Memorandum of Understanding (MoU) yang mencakup percepatan dan harmonisasi tata ruang, sehingga dukungan dari pemerintah pusat dan daerah juga masuk di dalamnya.

Hal lain ialah strategi detail pelaksanaan pemberdayaan tanah masyarakat yang disinkronisasikan dengan program yang ada di BPOLBF.

Hal lainnya terkait dengan pemetaan tematik di wilayah pengembangan kawasan wisata Labuan Bajo Flores.

“Penyusunan MoU akan dilakukan segera dengan detail scoop pekerjaan yang jelas, timeline, jenis kerja sama dan output-nya sehingga diharapkan bulan Desember sudah bisa terealisasi,” pungkas Surya Tjandra.

Rapat dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Andry Novijandri, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jaconias Walalayo beserta jajarannya dan beberapa Kepala Kantor Pertanahan di lingkungan Kanwil BPN Provinsi NTT.***

Terdengar Berbeda, Netizen Puji Suara Asli Cha Eunwoo Astro

0

Bogordaily.net – Cha Eunwoo Astro adalah salah satu bintang yang paling banyak dibicarakan belakangan ini. Meskipun usianya masih muda, dia telah menghasilkan banyak uang karena visual dan bakatnya yang menakjubkan.

Fans yang telah mengikuti pembaruannya dengan cermat baru-baru ini menyadari bahwa idol tersebut memiliki dua suara yang berbeda.

Suara aslinya lebih rendah nadanya dan sedikit serak. Ini adalah suara yang lebih sering dia gunakan dalam situasi di mana dia merasa nyaman atau perlu memiliki nada suara yang lebih rendah. Bahkan, sangat unik sehingga anggota Astronya suka mencoba menirunya.

Yang kedua adalah “suara siaran” nya, atau apa yang oleh penggemar disebut “suara kapitalistik” nya. Suara ini keluar ketika dia melakukan sulih suara untuk iklan atau perlu terdengar manis dan cerah untuk sebuah peran.

Fans bahkan bertanya-tanya apakah agensinya telah meminta Eunwoo untuk mengubah suaranya. Netizen di situs theqoo pun meninggalkan komentar.

“Wow, aku selalu berpikir suaranya terdengar seperti dia memaksa, kukira itu benar,” ucap netizen.

“Wah aku tidak pernah tahu. Nada aslinya sangat bagus, ada apa dengan itu. Ini sangat bagus ??,” ujar netizen.

“Suara aslinya sedikit serak sehingga sangat menawan. Kenapa dia menyembunyikan ini? Dia benar-benar memiliki segalanya,” ungkapnya.***