Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 6689

Resmi! PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1 November

0

Bogordaily.net – Pemerintah kembali mengumumkan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

Kebijakan tersebut berlaku selama 14 hari ke depan, yaitu mulai 19 Oktober sampai 1 November 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Jawa dan Bali yang terus mengalami perbaikan.

“Mulai besok akan ada 54 kabupaten kota di level 2 dan 9 kabupaten kota di level 1,” kata Luhut melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18 Oktober 2021).

Meski PPKM diperpanjang, namun ada pelonggaran pada sejumlah sektor selama masa PPKM.

Salah satunya pemerintah mengizinkan pembukaan tempat bermain anak di mal atau pusat perbelanjaan di daerah level 2.

Penambahan kapasitas bioskop menjadi 70 persen, dan diizinkannya anak di bawah 12 tahun masuk tempat wisata.

Hal ini dilakukan karena pemerintah melihat pandemi Covid-19 mulai menunjukkan penurunan di sejumlah daerah.

“Anak-anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk tempat wisata di Level 2 yang sudah menggunakan PeduliLindungi, dengan didampingi orangtua,” ungkap Luhut, melansir umma.

Ia mencatat kasus konfirmasi secara nasional dan di Jawa-Bali masing-masing telah turun hingga 99 persen dari kasus puncak pada 15 Juli lalu.

Rendahnya kasus konfirmasi ini menyebabkan kasus aktif di tingkat nasional dan di Jawa Bali terus menunjukan penurunan.

“Saat ini hanya tersisa kurang dari 20 ribu, tepatnya 18 ribu secara nasional dan kurang dari tujuh ribu di Jawa Bali. Jauh menurun dibandingkan lebih dari 570 ribu kasus aktif pada puncak varian Delta,” ucapnya.

Selain itu, situasi yang terus membaik ini juga tercermin dari penurunan kasus kematian di beberapa provinsi yang mencatatkan nol kasus akibat Covid-19.

Pada 17 Oktober, DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, dan Bali mencatatkan nol kasus kematian.

Sedangkan provinsi lain di Jawa dan Bali mencatatkan kurang dari lima kasus kematian per hari.

“Angka ini saya kira jauh lebih bagus lagi daripada bulan Juni sebelumnya,” tambahnya.

Luhut meyakini bahwa tingkat kematian yang sudah rendah ini dapat terus dipertahankan seiring dengan capaian vaksinasi lansia di Jawa Bali yang juga terus meningkat tajam.

Namun diperlukan langkah akselerasi agar cakupan vaksinasi bisa mencapai target hingga 70 persen.

Saat ini, untuk cakupan vaksinasi di Jawa dan Bali baru mencapai 43 persen.

“Saya kira Menkes, Panglima TNI, dan Kapolri sekarang bekerja habis-habisan untuk mencapai target ini sampai dengan akhir tahun ini,” kata Luhut.

Dalam kesempatan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga usai perayaan Natal dan Tahun Baru nanti.***

Duh! Jakarta Diguyur Hujan, Plafon Rumah Sakit ambruk

0

Bogordaily.net – Sebagian besar wilayah Jakarta diguyur hujan lebat sebagian. Bahkan sebuah Rumah Sakit (RS), Kartika Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur plafonnya ambruk karena derasnya hujan, Senin (18 Oktober 2021) pagi.

Humas RS Kartika Pulomas, Edisman mengatakan bahwa bagian plafon yang ambruk itu sedang direnovasi.

Awalnya, bagian plafon itu ditutup terpal. Karena hujan lebat, terpal tak mampu menampung air hujan.

“Plafon yang memang sedang kami perbaiki, belum sempurna untuk ditutup, sudah keburu hujan besar,” kata Edisman kepada wartawan seperti dikutip dari umma.

Terlihat dalam video yang beredar, bagian plafon yang ambruk merupakan tempat pendaftaran pasien.

Atas kejadian ini, tempat pendaftaran pasien sementara dialihkan di depan pintu masuk rumah sakit tersebut.

Edisman mengatakan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban dan layanan terus berjalan.

“Alhamdulillah tidak korban, layanan tetap kami lakukan. Sekarang ini sementara kami alihkan dulu tempat pendaftarannya,” ujar Edisman.***

Tim GTRA Dibentuk, untuk Selesaikan Sengketa Tanah di Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Masalah sengketa tanah di Kabupaten Bogor jadi sejumlah persoalan yang akhir-akhir ini kerap menjadi perhatian publik.

Apalagi Kabupaten Bogor menjadi urutan nomor satu di Jawa Barat dengan persoalan sengketa lahan terbanyak.

Bupati Bogor Ade Yasin menyimpan banyak harapan kepada Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) untuk menyelesaikan konflik sengketa lahan di wilayah Kabupaten Bogor.

“Termasuk tanah yang diklaim oleh Kehutanan, tapi warga sudah puluhan tahun tinggal di situ. Yang kayak gitulah, itu yang harus diselesaikan oleh tim GTRA,” kata Ade Yasin, dikutip dari metropolitan, Minggu (17 Oktober 2021).

Ade Yasin menyebut pembentukan tim GTRA bertujuan menyelesaikan semua permasalahan tanah di Kabupaten Bogor.

Mulai dari permasalahan lahan yang redistribusi, yang habis masa izinnya bagi perusahaan atau perseroan terbatas.

Hingga masalah yang tumpang tindih seperti permasalahan tanah sengketa atau tanah yang diklaim.

Salah satu masalah yang segera harus selesai, menurut Bupati adalah aset pemda seluas seratus hektare di Taman Sari.

Lahan milik Pemda Bogor itu sudah banyak dikuasai oleh pihak ketiga atau ilegal okupansi.

“Jadi banyak pekerjaan Satgas Agraria ini, yang harus diselesaikan. Seperti di Taman Sari, udah ilegal secara kepemilikannya, juga mereka membangun di sana yang tidak sesuai dengan RTRW-nya. Nah kita selesaikan dulu administrasinya, nanti ujungnya baru kita selesaikan duduk persoalannya dengan melibatkan semua pihak dan kedinasan termasuk Tim GTRA,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor Sepyo Achanto mengatakan lahan di Kabupaten Bogor hampir 60 persen belum memiliki sertifikat.

Sehingga potensi untuk terjadinya sengketa pun cukup tinggi karena tidak ada legalitas yang dimilikinya.

“Karena secara geografi Kabupaten Bogor ini cukup luas, begitu juga dengan luas wialayahnya. Masih banyak lahan kosong disejumlah wilayahnya,” kata dia.

Menurut pria yang akrab disapa Piyo ini mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama dalam sengketa lahan, diantaranya banyak lahan yang tidak dikuasai oleh pemilik atau pengelola yang mendapatkan hak.

“Sehingga tak sedikit orang yang akhirnya menyalahgunakannya, mulai dari menjual atau membangunnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pertanahan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Eko Mujiarto mengungkapkan, banyaknya orang memperkarakan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU).

Masalah banyaknya perkara HGU yang menjadi sebab banyaknya sengketa lahan yang terjadi di Kabupaten Bogor.

Apalagi di Kabupaten Bogor ini banyak sekali eks HGU yang sudah habis masa pakainya.

“Ini yang sering menjadi persoalan, sehingga banyak orang yang merebutkan HGU ini. Karena Kabupaten Bogor dari ujung sampai ujung banyak sekali HGU,” ujarnya.***

(Gibran)

Nabi Muhammad, Orang yang Paling Baik Nasabnya

0

Bogordaily.net – Nabi Muhammad, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam merupakan orang Quraisy yang paling baik Nasabnya.

Ibunda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, Aminah merupakan wanita yang paling baik garis keturunan atau nasabnya dan kedudukannya di kalangan Quraisy.

Dikutip dalam Sirah Nabawiyah, Ibnu Ishaq berkata: (Kakek Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam), Abdul Muthalib kembali ke rumah dengan menggapit tangan tangan anaknya Abdullah (Ayah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam).

Menurut sebagian orang, ketika Abdul Muthalib bersama Abdullah, melewati seorang wanita dari Bani Asad bin Abdul Uzza bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr.

Wanita tersebut adalah saudari Waraqah bin Naufal bin Asad bin Abdul Uzza. Ia sedang berada di samping Ka’bah.

Tatkala wanita itu melihat Abdullah ia berkata: “Wahai Abdullah, akan pergi kemana engkau?”

Abdullah menjawab: “Aku akan pergi bersama dengan ayahku.”

Wanita tersebut berkata: “Bagimu unta sebanyak yang disembelih karenamu. Gaulilah aku sekarang juga!”

Abdullah berkata: “Aku bersama ayahku dan aku tidak bisa menentang pendapatnya tidak pula berpisah dengannya.”

Abdul Muthalib bersama Abdullah pergi hingga sampai ke ke rumah Wahb bin Abdu Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr.

Wahb bin Abdu Manaf kala itu adalah orang Bani Zuhrah yang paling baik nasab keturunannya dan seorang tokoh paling tehormat.

Ia menikahkan Abdullah bin Abdul Muthalib dengan Aminah binti Wahb. Aminah binti Wahb adalah wanita yang paling baik garis keturunan dan kedudukannya di kalangan Quraisy.

Aminah adalah putri Barrah binti Abdul Uzza bin Utsman bin Abduddar bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr.

Ibnu Ishaq berkata: Ada yang berpendapat, Abdullah bertemu dengan Aminah ketika ia diserahkan kepadanya.

Abdullah berhubungan dengannya kemudian Aminah mengandung Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam.

Setelah itu, Abdullah keluar dari rumah dan pergi ke rumah wanita yang menawarkan diri untuk menikah dengannya.

Abdullah berkata kepada wanita tadi: “Kenapa engkau tidak menawarkan nikah kepadaku sebagaimana engkau lakukan kemarin?”

Wanita tersebut berkata kepada Abdullah: “Cahaya yang ada padamu kemarin kini tiada lagi, ia telah lenyap. Maka kini aku tak lagi butuh padamu”.

Wanita tadi pernah menyimak dari saudaranya, Waraqah bin Naufal, pemeluk Kristen yang mengikuti kitab-kitab yang kuat bahwa akan ada nabi di umat ini.

Ibnu Ishaq berkata: Abu Ishaq bin Yasar berkata kepadaku bahwa ia diberitahu, Abdullah bertemu dengan seorang wanita yang ia cintai selain Aminah binti Wahb.

Sebelumnya, Abdullah bekerja di tanah miliknya hingga tampak bekas-bekas tanah padanya.

Abdullah mengajak wanita tersebut untuk menikah dengannya, namun wanita tersebut sangat lambat merespon Abdullah sebab ia melihat bekas tanah di badan Abdullah.

Abdullah pun segera keluar dari rumah wanita tersebut kemudian ia berwudhu dan membersihkan tanah yang melekat di badannya, kemudian dengan sengaja dia pergi ke rumah Aminah dan melewati wanita tersebut.

Wanita tersebut mengajak Abdullah menikah dengannya, namun Abdullah tidak meresponnya dan tetap pergi ke rumah Aminah.

Abdullah masuk kepada Aminah, dan menggaulinya, kemudian Aminah mengandung Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam.

Tak lama kemudian, Abdullah berjalan melewati wanita tersebut dan berkata kepadanya: “Apakah engkau tertarik kepadaku?”

Wanita tersebut menjawab: “Tidak!! tadi engkau berjalan melewatiku, sedang pada kedua matamu terdapat warna putih.

Aku pun mengajakmu, namun engkau tidak merespon ajakanku, kemudian engkau masuk kepada Aminah, lalu warna sinar putih itu sirna bersamanya.”

Ibnu Ishaq berkata: Orang-orang menyatakan tentang wanita yang berkata kepada Abdullah yang berjalan melewatinya, sedang dikedua mata Abdullah terdapat cahaya warna putih seperti warna putih di kuda berkata:

“Aku pun mengajak Abdullah dengan sebuah harapan warna putih tersebut bisa menjadi milikku sayang ia tidak merespon ajakanku”.

Ia masuk menemui Aminah, lalu menggaulinya, kemudian Aminah mengandung Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam.

Dengan demikian Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wa Sallam adalah orang Quraisy yang paling baik nasabnya, dan paling tehormat baik dari jalur ayah dan ibunya.***

Ini Kegiatan Para Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 pada Hari ke-6 Karantina

0

Bogordaily.net – Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor 2021 sudah memasuki hari ke-6 karantina yang digelar di Asana Grand Pangrango Hotel, Jalan Raya Padjajaran, No.32, RT01/RW04, Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu 17 Oktober 2021.

Karantina Finalis Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 hari ke-6, diawali dengan pengecekan kelengkapan peserta, sarapan, dan registrasi.

Selanjutnya, para finalis mendapat materi pertama personal branding mengenai Manner and Atiquette dan QnA Workshop oleh Bayu Adhitama selaku dewan penasehat.

Jajaka Kota

Kemudian materi dilanjutkan dengan sesi Deep Interview, serta Stage Act & Catwalk oleh Kang Bambang Trisulo selama 1 jam.

Mojang Jajaka Tahun 2019, Nadira Maharani menyampaikan, pada materi Manner and Atiquette dan QnA Workshop para Mojang Jajaka dibagi beberapa tim.

“Pada materi tersebut, para finalis akan diajarkan untuk mempersiapkan sebuah pernyataan saat final nantinya,” kata Mojang Jajaka Tahun 2019, Nadira Maharani kepada Bogordaily.net, Minggu 17 Oktober 2021.

Jajaka kota

Kemudian, sambungnya, finalis akan diberi materi Deep Interview dari Dinas Pariwisata Kota Bogor.

Kegiatan diakhiri dengan adanya Gala Dinner. Dimana para Mojang dan Jajaka 2021 akan melakukan unjuk kabisa, dan talkshow bersama sponsor yakni Truffle Language di Sahira Hotel Pakuan.

jajaka

Pada kegiatan ini hadir juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Atep Budiman, Kepala Polantas Kota Bogor, Agus dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Rahmat Hidayat.***

Jalan-jalan di Bogor Aquatic Center, Ikan Gabus Channa Curi Perhatian Fajari Aria

0

Bogordaily.net – Wakil Ketua Komisi l DPRD Kota Bogor, Fajari Aria Sugiarto mengunjungi Bogor Aquatic Center, yang saat ini menjadi sentra ikan hias pertama dan terbesar di Kota Bogor.

Berlokasi di Lantai 3, Blok F Pasar Kebon Kembang, Bogor Aquatic Center tengah digeber supaya perputaran pendapatan dari penjualan ikan hias bisa mencapai jumlah yang menggembirakan.

Pada kesempatan itu, sambil berjalan santai Fajari Aria Sugiarto, mendatangi beberapa kios penjual ikan hias. B2B Fishshop dan kios Photuluci Aquatic merupakan kios yang didatangi politisi muda PAN tersebut.

Mengenakan kemeja bercorak kotak-kotak berwarna putih biru, celana panjang hitam, ia melihat beragam jenis ikan hias di aquarium yang ada di lantai 3 Blok F Pasar Kebon Kembang.

Ikan Gabus Channa yang ada dalam akuarium di kios B2B Fishshop, menarik perharian Fajari.

Kepada Raufik, pemilik kios. Fajari menanyakan jenis ikan Gabus yang ada di dalam aquariumnya. Terungkap jika ikan gabus itu merupakan jenis Channa atau Snakehead Emperor. Bentuk kepalanya menyerupai ular dengan corak tubuh yang unik sehingga banyak diminati oleh pecinta ikan hias.

“Mudah-mudahan ini pionir untuk Kota Bogor dibidang perikanan. Ikan hias semakin maju. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan ikan hias, pakan ikan dan peralatan bisa belanja di Bogor Aquatic Center Blok F Pasar Kebon Kembang,” kata Anggota DPRD Kota Bogor sekaligus Wakil Ketua Komisi l, Fajari Aria Sugiarto kepada Bogordaily.net saat melihat ikan hias di kios Bogor Aquatic Center, Senin 18 Oktober 2021.

Banyak beragam jenis ikan hias yang dijual mulai dari ikan Lohan, ikan Cupang, ikan Koi, ikan Predator, serta jenis ikan lainnya yang hidup di air tawar.

“Saya berikan apresiasi kepada Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) yang telah menginisisasi adanya sentra ikan hias. Semoga kedepannya semakin berkembang dan semakin maju,” ungkapnya.***

(Ibnu Galansa/Diki Sudrajat)

“Money” Jadi Lagu Tercepat Oleh Solois K-Pop yang Raih 100 Juta Streaming di Spotify

0

Bogordaily.net – YG Entertainment membagikan bahwa “MONEY” telah melampaui 100 juta streaming di Spotify, pada 18 Oktober 2021.

Prestasi tersebut dicapai hanya dalam 37 hari sejak lagu tersebut pertama kali dirilis pada 10 September, menjadikan “MONEY” sebagai lagu tercepat oleh artis solo K-pop yang mencapai 100 juta streaming Spotify. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Rosé “On The Ground” selama 71 hari.

“MONEY” semakin populer seiring waktu, bahkan melonjak dari No. 81 minggu lalu ke No. 59 minggu ini di Official Singles Chart Inggris. Lagu ini juga menduduki puncak tangga lagu iTunes Top Songs di 38 negara.

Sementara itu, Lisa telah mengambil bagian dalam single kolaborasi berjudul “SG” dengan DJ Snake, Ozuna, dan Megan Thee Stallion yang akan dirilis pada 22 Oktober 2021.***

Tokoh Hebat di Luar Parpol Maju Capres, Terhambat PT 20 Persen

0

Bogordaily.net – Ketentuan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) seperti diatur dalam Pasal 222 Undang-Undang (UU), Pemilu akan menyebabkan partai politik (parpol) terlampau kuat dalam menentukan tokoh yang dapat mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden.

Karena itu, ketentuan ambang batas tersebut akan membuat tokoh-tokoh hebat di luar elite partai politik terhambat untuk maju sebagai calon presiden.

“Kalau bicara peluang pencalonan, determinasi partai politik sangat kuat,” ujar Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini dalam diskusi yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat 15 Oktober 2021.

Titi menyebutkan bahwa presidential treshold berlaku sejak 2009 dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 2008. Kemudian, aturan ini dilanggengkan dengan Undang-Undang No.8 Tahun 2012, dan terakhir Undang-Undang No.7 Tahun 2017.

Pada pemilu mendatang, aturan tersebut juga masih berlaku. Karena itu, hal semacam ini, katanya, menyebabkan para pemilih tidak akan disuguhkan pilihan bakal presiden yang memadai, dan kapabel, karena tokoh-tokoh yang maju pada pemilihan 2024 akan didominasi oleh elite-elite partai atau mereka yang dekat dengan parpol.

“Mau tidak mau, bicara soal peluang perempuan, capres-capres alternatif yang mewakili daerah akhirnya kembali ke hulu, punya tidak 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah,” ujar Titi Anggraini, dikutip dari Desanews.

Karena itu, Titi Anggraini berharap agar para elite partai politik dapat menunjukkan sikap kenegarawanan dan itikad baik untuk mewujudkan demokrasi yang sehat.

Salah satunya dengan membuka peluang tokoh-tokoh di luar lingkar kekuasaan untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

“Di sini kenegarawanan dan itikad baik dari para elite partai untuk memberi alternatif-alternatif beragam pada pemilih jadi penting,” ujar Titi.

Sebab, katanya, ketentuan ambang batas 20 persen itu tidak hanya membatasi peluang tokoh-tokoh maju jadi capres, tetapi ikut menyebabkan kuatnya polarisasi atau perpecahan di masyarakat.

Titi khawatir jika ketentuan ambang batas terus berlaku, maka pemilihan umum 2024 akan menyebabkan polarisasi kian menguat antarkelompok masyarakat.

“Polarisasi disintegratif yang tidak berorientasi pada gagasan dan program. Hal itu justru berorientasi pada pendekatan yang memecah belah. Itu kecenderungannya,” kata Titi.

“Kalau tidak belajar dari Pemilu 2019, sangat mahal ongkos yang dibayar,” tambahnya.

Sementara itu, pengamat politik Rocky Gerung mengatakan publik kesulitan memiliki pilihan di luar elite partai politik selama ketentuan ambang batas capres 20 persen masih berlaku.

Ia menerangkan jika aturan itu direvisi atau dihapus, maka publik akan punya kesempatan untuk melihat adanya calon-calon alternatif di luar elite partai politik.

“Seandainya soal-soal itu bisa diatasi, maka dimungkinkan bicara tentang politik alternatif, calon presiden alternatif, gender equality (kesetaraan gender) dalam kepresidenan,” ujar Rocky.***

Ade Yasin Berikan Motivasi dan Dukungan Kepada 5 Finalis Pemilihan Putri Otonomi Daerah

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin yang juga selaku Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), menerima lima finalis pemilihan Puteri Otonomi Daerah (POD) tahun 2021, di Pendopo Bupati, Cibinong, Minggu 17 Oktober 2021.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Yasin memberikan motivasi dan dukungan agar para finalis tersebut dapat menjalankan tugasnya di daerah masing-masing.

“Hari ini saya didampingi Direktur Eksekutif APKASI menerima kunjungan lima finalis pemilihan Puteri Otonomi Daerah tahun 2021, salah satunya adalah Devi Purnama Sari, putri terbaik asal Kabupaten Bogor. Dalam diskusi, saya memberikan arahan, motivasi, serta dukungan, agar mereka dapat menjalankan tugasnya di daerah masing-masing,” terang Ade Yasin.

Finalis

Ade berharap, Putri Otonomi Daerah nantinya membawa misi untuk mempromosikan seluruh potensi unggulan daerah masing-masing termasuk sektor pariwisata di tingkat nasional dan global.

“Semoga para finalis POD bisa membawa amanah pengembangan otonomi di daerah dengan mengedepankan kearifan lokal. Pada tahun 2022, Kabupaten Bogor siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan pemilihan Putri Otonomi Indonesia,” ungkap Bupati Ade Yasin.

Para finalis adalah para putri terbaik yang menjadi duta daerahnya masing-masing, yang akan dipilih melalui ajang pemilihan Putri Otonomi Daerah, sebagai salah satu rangkaian kegiatan APKASI Otonomi Expo 2021.

Pemilihan POD ini telah dimulai sejak bulan Juni 2021 dan akan berakhir di malam final tanggal 26 Oktober 2021, di Berau Kalimantan Timur.

Kelima finalis tersebut adalah, Devi Purnama Sari dari Kabupaten Bogor, Jelita Gabriela dari Kabupaten Musi Banyuasin, Mega Diana Zamzam dari Kabupaten Tenggamus, Eliza Permata Sary dari Kabupaten Dharmasraya, dan Angela Putri Artita dari Kabupaten Berau.***

Tingkatkan Rantai Pasok, Pelaku Usaha Mikro Harus Masuk Pasar Digital

0

Bogordaily.net – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan yang sangat besar dalam memajukan perekonomian Indonesia.

Selain sebagai salah satu alternatif menurunkan tingkat pengangguran, UMKM juga dapat berperan dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun covid-19, sangat berdampak terhadap kelangsungan perekonomian Indonesia, termasuk pelaku UMKM, bersumber Humas Kementerian Koperasi dan UKM.

Berkurangnya aktifitas masyarakat menyebabkan turunnya daya beli sehingga omset pelaku UMKM juga menurun drastis.

Namun, pengembangan usaha mikro melalui digitalisasi usaha dapat menjadi salah satu solusi meningkatkan penjualan produk di tengah pandemi covid-19 seperti sekarang ini.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UKM yang diwakili Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Sutarmo.

Dalam pembukaan acara sinergi KemenkopUKM-Komisi VI DPR RI, dengan tema ‘Temu Bisnis Usaha Mikro Pedagang Pasar’ di Tegal, senin (18 Oktober 2021).

Kebijakan berinteraksi jarak jauh atau social distancing dalam rangka mengurangi penyebaran covid-19, bisa dimanfaatkan pelaku usaha mikro.

Mikro

Untuk meningkatkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi sehingga bisa masuk ke dalam rantai pasok baik nasional maupun global.

Untuk membantu para pelaku usaha mikro tersebut, Deputi Bidang Usaha Mikro berkerjasama dengan berbagai marketplace.

Untuk menjaga kelangsungan usaha dan bahkan mengembangkan usaha di tengah pandemi Covid-19.

“Pembatasan sosial masyarakat selama pademi covid-19 meningkatkan masuknya pelaku usaha mikro ke pasar e-commerce, terutama pada sektor ritel dan grosir. Tercatat pada tahun 2020 penjualan e-commerce meningkat 26% atau sebesar 36 triliun dibandingkan tahun 2019,” kata Sutarmo, di sela-sela acara.

Selain itu, imbuh Sutarmo, terdapat 51% konsumen baru yang pertama kali melakukan belanja secara daring saat diberlakukannya PSBB (katadata, 2021).

Selanjutnya, jumlah pengguna e-commerce di Indonesia saat ini mencapai 129 juta pengguna.

“KemenkopUKM pun terus membagikan dan mengembangkan empat hal penting kepada para pelaku UMKM di seluruh Indonesia, diantaranya: pemberian literasi digital, mendorong dan membantu solusi untuk menyiapkan kapasitas produksi, mendorong peningkatan mutu dan kualitas produk, serta membuka akses pasar bagi para pelaku UMKM,” jelas Sutarmo.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI M Haekal yang diwakili Staf Khususnya Slamet Rujito, mengapresiasi diadakannya sinergi antara KemenkopUKM dengan DPR RI ini.

Ia berharap akses pasar bagi produk usaha mikro bisa makin meluas baik melalui online maupun offline.

Karena saat ini sudah saatnya merubah ke pasar online juga sesuai perkembangan zaman saat ini.

“Produk-produk UMKM yang selama ini dipasarkan secara tradisional yaitu bertemunya pedagang dan pembali, kini kita ingin meningkatkan melalui media elektronik atau e-commerce, jadi pasarkan produk secara offline dan online, karena harus mengikuti perkembangan tekhnologi,” harap Slamet Rujito.

Di tempat yang sama Wakil Ketua DPRD kabupaten Tegal Rudi Indrayani berharap masyarakat di kabupaten Tegal dan Brebes bisa mengikuti perkembangan zaman yaitu memanfaatkan tekhnologi online.

“Tidak usah muluk-muluk, pakai aja yang simpel seperti facebook dan instagram misalnya,” harap Rudi.

Ia juga berharap pemerintah pusat bisa menyediakan aplikasi perdagangan online bagi para pelaku UMKM  daerah yang memiliki kekhasan produk tertentu.

Acara tersebut juga dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Brebes Muhaimin Sadirun dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tegal Herfiyanto. Pembicara lain ada dari Tokopedia, Gading Aulia.***

(Gibran)