Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6737

Atang Trisnanto Tekankan 6 Penanganan Kekerasan Terhadap Pelajar

0

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Jawa Barat Atang Trisnanto mengusulkan 6 penanganan kekerasan pelajar yang sering terjadi di Kota Bogor.

“Masalah kekerasan pelajar yang menimbulkan korban jiwa adalah masalah yang sangat serius. Maka, harus ditangani dengan sangat serius,” kata Atang di Bogor, Minggu 10 Oktober 2021.

Atang memandang tindakan yang perlu dilakukan tidak hanya sekadar langkah taktis atau reaktif, meski hal itu juga tetap diperlukan sebagai solusi jangka pendek.

Menurutnya, penting untuk dipikirkan bersama strategi penanganan secara komprehensif agar tidak terulang di masa mendatang.

Langkah pertama adalah dilakukannya pendekatan hukum kepada pelaku kekerasan harus ditegakkan, tidak hanya kepada pelaku kekerasan, tetapi jugakepada orang-orang yang membantu pelaku dalam beraksi.

“Perlu efek jera dengan hukum yang berat dan tegas. Menghilangkan nyawa orang lain atau mengakibatkan orang lain terluka adalah tindakan kriminal serius,” tuturnya.

Kedua, kata dia, pendekatan pola pembelajaran oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan Kota Bogor, dan masing-masing sekolah yang membuat siswa disibukkan dengan kegiatan akademik maupun non-akademik.

“Ini bisa dilakukan dengan memberikan pelajar ruang maksimal untuk menyalurkan aktualisasi mereka ke dalam kegiatan positif, baik olahraga, seni, pramuka, ekstra kurikuler, dan lainnya. Semoga dengan kesibukan positif ini tidak ada ruang bagi pelajar untuk macam-macam di luar,” ujarnya.

Yang ketiga, kata Atang, pendekatan pembinaan intensif terhadap kepribadian siswa, karena pola pendidikan tidak bisa hanya bertumpu pada pembelajaran pengajaran saja.

“Kita bisa mencontoh pola pembinaan yang dilakukan oleh sekolah-sekolah yang menghasilkan anak didik yang berperilaku baik. Memiliki mental karakter dan pribadi yang bagus,” kata Atang yang dikutip dari Antara.

Pendekatan keempat, pola komunikasi tiga pihak, yaitu anak, orang tua, dan sekolah perlu ditingkatkan, karena di era digital ini komunikasi harus dilakukan lebih baik, bukan hanya pertemuan reguler tatap muka.

Penggunaan teknologi digital bisa juga diberlakukan untuk pengawasan secara berkala aktivitas siswa di sekolah maupun di luar sekolah.

Menurut dia, pendekatan kelima adalah penghargaan dan hukuman. Sekolah yang pelajarnya sering terlibat tawuran dan kekerasan diberikan sanksi berjenjang.

Banyak instrumen yang bisa digunakan, seperti sanksi dana BOS, sanksi administratif, sanksi hibah, atau sanksi bentuk lain.

Lebih lanjut, Atang menyebutkan selain kelima hal itu, untuk mencegah terjadi kekerasan pelajar, yang paling utama adalah peran sentral orang tua dalam hal pengawasan anak.

Menurutnya, orang tua harus mampu menjalankan pendidikan dan pengawasan bagi anak-anaknya. Sehingga, penguatan peran orang tua harus menjadi konsep utama.

“Pendidikan parenting, kelas pendampingan psikologi, dan pembentukan komunitas orang tua bisa menjadi sarana penguatan peran orang tua,” ujarnya.***

Wisata Alam Curug Nangka Bogor dan Keindahan 3 Air Terjun

0

Bogordaily.net – Curug Nangka Bogor bagiand dari wisata alam Bogor yang memiliki keindahan nan menawan. Ada banyak potensi wisata yang terus dikembangkan menjadi destinasi menarik untuk melepas penat.

Menukil dari suara.com, salah satu destinasi itu ada di Curug Nangka. Curug Nangka Bogor terletak di lereng Gunung Salak, ketinggian 750 meter di atas permukaan laut.

Tepatnya ada di Desa Sukajadi, kecamatan Ciapus, Kabupaten Bogor. Komplek curug ini begitu mempesona karena memiliki tiga air terjun, yakni Curug Nangka, Curug Kaung dan Curug Daun.

Tiga air terjun ini sejatinya merupakan rangkaian aliran air yang dimulai dari Curug Kaung di lokasi teratas. Curug Kaung ini memiliki ketinggian sekitar 17 meter.

Aliran air kemudian menyambung ke Curug Daun atau juga disebut curug mini karena tingginya hanya dua meter. Lalu curug paling bawah ada Curug Nangka yang tingginya hampir sama dengan Curug Kaung.

Curug ini begitu mempesona karena keindahan alam hijau serta aliran air yang jernih. Pada bagian bawah dari air terjun ada cekungan air yang biasa digunakan para pengunjung untuk bermain air.

Dengan pemandangan yang indah, tangan pasti tak terkendali untuk berselfie atau berfoto bersama keluarga di Curug Nangka. Ada banyak spot foto menarik untuk diposting di media sosial.

Segala aktivitas itu bisa dilakukan tanpa kepanasan. Lokasi ini cukup sejuk untuk digunakan berjalan-jalan. Rata-rata suhu di Curug Nangka berkisar 20-23 derajat celcius.

Harga tiket yang dipatok cukup terjangkau, yakni Rp22.500, yang terbagi dua loket. Loket pertama harga tiketnya Rp7500. Sementara loket kedua harga tiketnya Rp15 ribu

Musim kemarau menjadi salah satu waktu rekomendasi. Jika saat musim penghujan tiba, bisa dipastikan Curug Nangka akan sering diguyur hujan, mulai ringan hingga deras.

Flora dan Fauna

Pesona Curug Nangka tak sekadar pemandangan indah serta air terjun saja. Di lokasi ini terdapat flora dan fauna yang beragam. Dari gerbang masuk menuju area perkemahan terdapat pohon-pohon Pinus yang menjulang tinggi. Lalu pada bagian atas di sekitar air terjun, terdapat vegetasi hutan alam tropis.

Pengunjung juga bisa melihat beberapa satwa, seperti Surili, Monyet Ekor Panjang, Owa Jawa serta Lutung. Berbagai burung dengan suara yang indah menambah pesona dari Curug Nangka.

Akses Lokasi dan Fasilitas
Curug Nangka yang berada di kecamatan Ciapus bisa ditempuh dari kota Bogor dengan waktu perjalanan sekitar 45 menit. Di sepanjang jalan, calon pengunjung juga tak perlu bingung karena ada banyak papan penunjuk jalan arah Curug Nangka.

Sesampainya di lokasi, akses untuk kendaraan roda dua maupun empat sudah tersedia dengan baik.

Fasilitas yang tersedia di Cugur Nangka turut memanjakan para pengunjung. Selain keberadaan cekungan air di bawah air terjun, pengelola juga menyediakan beberapa kolam untuk bermain air.

Jika ingin menghabiskan malam di Curug Nangka, terdapat area perkemahan yang jaraknya tak terlalu jauh dari Curug Nangka. Penginapan pun tersedia di dekat pintu masuk Curug Nangka.

Paling penting, ketika berwisata, oleh-oleh menjadi syarat agar terus ingat dengan Curug Nangka. Terdapat para penjaja souvenir khas Curug Nangka yang dijual dengan harga terjangkau.

Wisata Dekat Curug Nangka

Bila ingin sekali jalan, tapi bisa mendapatkan beragam spot menarik, Curug Nangka merupakan pilihannya. Wisata alam Bogor yang ada di lereng Gunung Salak ini “bertetangga” dengan deretan spot-spot menarik.

Wisata alam itu terdiri dari Curug Cipeteuy, Curug Ciputri, Danau Quary di Cigudeg, kawasan Gunung Buner hingga pemandian air panas di Gunung Malang.

Ada pula Pura Parahyangan Agung Taman Sari yang berjarak sekitar satu kilometer dari Curug Nangka.

OJK: Tujuh Unicorn dan Dua Decacorn yang Telah Merambah ASEAN

0

Bogordaily.net – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen memfasilitasi tumbuhnya iklim digitalisasi yang sehat dan kondusif.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan hingga saat ini telah terdapat lebih dari 2.100 startup di Indonesia.

“Sampai dengan September 2021 terdapat tujuh Unicorn dan 2 Decacorn yang telah merambah ke pasar ASEAN,” katanya dalam OJK Virtual Innovation Day 2021, dikutip dari republika, Senin (11 Oktober 2021).

Wimboh mengatakan tumbuhnya inovasi ini tidak terlepas dari implementasi kebijakan akomodatif dan antisipatif melalui penerapan prinsip.

Peran OJK di sektor keuangan sangat penting dan strategis untuk mendukung pengembangan inovasi dalam satu ekosistem keuangan digital secara terintegrasi.

Lembaga jasa keuangan di Indonesia didorong untuk terus relevan dan responsif dengan perkembangan teknologi.

Sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam mendukung inklusi keuangan maupun menciptakan stabilitas sektor keuangan.

“Kerja sama bilateral dengan sejumlah Otoritas Lembaga Jasa Keuangan di berbagai negara juga terus kami perkuat, terutama di industri fintech,” katanya.

Di antaranya dengan Monetary Authority of Singapore (MAS), Securities Commission (SC) Malaysia, dan Banko Sentral Ng Pilipinas (BSP).

Kerja sama ini merupakan bentuk mekanisme koordinasi antarnegara dalam aspek perizinan dan pengawasan.

Dukungan oleh Lembaga multilateral seperti World Bank dan Asian Development Bank juga telah dilakukan untuk pengembangan kebijakan di bidang keuangan digital di Indonesia.***

Tes CPNS Tahap SKD Pemkot Bogor Berakhir, 750 Peserta Lolos ke Tahap SKB

0

Bogordaily.net – Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Tahun Anggaran 2021 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi berakhir, Minggu 10 Oktober 2021.

Jadwal ujian CPNS tahap SKD yang dimulai 4 hingga 10 Oktober 2021 ini diikuti 4.403 peserta secara keseluruhan dibagi menjadi 19 sesi, baik yang mengikuti di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor maupun di sejumlah wilayah kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik usai pelaksanaan tes seleksi sesi akhir menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seleksi.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah membantu memfasilitasi pelaksanaan kegiatan seleksi tes CPNS tahun ketiga.

“Di hari terakhir, sesi dua yang merupakan sesi akhir dari seluruh peserta seleksi ada peserta penyandang disabilitas, mudah-mudahan mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil seleksi akan langsung diolah, 750 peserta dari sejumlah formasi yang lolos akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB),” kata Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor.

Dari total peserta seleksi CPNS Kota Bogor, ada dua peserta penyandang disabilitas untuk satu formasi yakni Analis Kemasyarakatan.

Taufik mengatakan, peluangnya cukup besar, namun tetap harus sesuai batas minimal nilai passing grade yakni 311 poin.

Taufik berharap jika nantinya lolos dan diterima sebagai CPNS, peserta penyandang disabilitas bisa melaksanakan tugas pokok dan pekerjaannya sesuai dengan yang dikerjakan alias tidak ada perbedaan.

Salah satunya, Galih Purnama asal Kota Bandung yang menyandang disabilitas sensorik netra yang didampingi orang tuanya, Dede.

Apresiasi diungkapkannya kepada Pemkot Bogor dan pihak panitia seleksi atas kesempatan mengikuti tes seleksi CPNS.

“Alhamdulillah tesnya lancar dan hasilnya melewati passing grade, 341. Untuk soal TWK, TIU dan TKP alhamdulillah masuk,” katanya.

“Kendalanya tidak mudah untuk mengejar waktu karena harus mendengarkan semua soal. Dengan kondisi saya, berharap bisa tetap produktif dan memberi manfaat bagi pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” kata Galih yang merupakan lulusan S2 dari Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Kemensos di Bandung.

Perwakilan Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung sekaligus koordinator pansel CAT, Lia Rosalina mengungkapkan, sejak awal bertugas di Gedung Tegar Beriman, baru kali ini ada peserta penyandang disabilitas tuna netra berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya melihat dengan keterbatasannya peserta berusaha maksimal. Menurut peserta waktu menjadi kendala, karena soal-soal yang dibacakan pendamping harus perlahan agar dimengerti, tapi itu mungkin menjadi kendala bagi peserta disabilitas. Ke depan akan kita perbaiki sebagai catatan dan alhamdulillah hasilnya maksimal,” kata Lia Rosalina.

Untuk pelaksanaan SKB rencananya dilaksanakan di lokasi yang sama selama dua hari dan dibagi tiga sesi.

Waktu pelaksanaannya menunggu surat resmi dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), namun diperkirakan antara akhir Oktober atau awal November 2021.

Untuk total kebutuhan formasi di Pemkot Bogor sebanyak 591 formasi. Terbagi atas 257 formasi untuk CPNS dan 334 untuk PPPK.***

Menteri BKPM Terbang ke Jerman, Pastikan Investasi Industri

0

Bogordaily.net – Kunjungan kerja Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia ke Frankfurt, Jerman.

Untuk menindaklanjuti rencana investasi BASF di bidang industri smelter/pemurnian hidrometalurgi nikel dan kobalt.

Perusahaan multinasional Jerman dan produsen kimia terbesar di dunia itu akan menggandeng Eramet, perusahaan pertambangan asal Prancis.

Untuk melakukan kerja sama investasi kompleks pengolahan nikel-kobalt untuk keperluan pengembangan kendaraan listrik.

Proyek tersebut mencakup pembangunan pabrik High-Pressure Acid Leaching (HPAL) dan Base Metal Refinery (BMR).

“Kami akan dukung penuh rencana investasi BASF ini. Terkait perizinan dan insentif investasi, kami yang akan urus. Kita akan kawal terus sampai beres, ” kata Menteri Bahlil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (9 Oktober 2021).

Bahlil menjelaskan rencana investasi BASF tersebut sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia saat ini dalam mewujudkan hilirisasi industri.

Ia pun meminta investasi BASF tidak hanya berhenti pada industri pemurnian nikel, namun hingga produk akhir berupa komponen baterai listrik.

Pembangunan pabrik HPAL tersebut akan berlokasi di Halmahera Tengah, Maluku Utara, dengan kapasitas produksi sekitar 42.000 metrik ton nikel/tahun dan sekitar 5.000 metrik ton kobalt/tahun.

Dalam pertemuan tersebut, Markus Kamieth selaku anggota Board of Executive Director BASF menyampaikan apresiasi atas komitmen Kementerian Investasi/BKPM dalam memfasilitasi rencana investasi BASF di Indonesia.

Terkait dengan rencana investasinya, Markus mengharapkan Kementerian Investasi/BKPM dapat mendorong kawasan industri independen dalam penyediaan listrik secara proporsional yang berasal dari energi terbarukan.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM, total realisasi investasi asal negara Jerman secara akumulatif dari tahun 2016-triwulan II 2021 mencapai 1,14 miliar dolar AS, menempati posisi ke-16 di antara asal negara investasi lainnya.

Ada pun total proyek dari realisasi investasi Jerman di Indonesia tersebut sebanyak 3.015 dan menyerap tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 35.492 orang.***

Mahasiswa Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pos Perkebunan

Bogordaily.net – Seorang pria bernama Ari Stiawan (23), ditemukan tewas gantung diri di tiang pos di sekitar perkebunan Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada Sabtu 9 Oktober 2021.

Saat tewas, pria berkulit sawo matang warga Tanjung Agung Provinsi lampung, mengenakan kaos hitam bertuliskan Slow Grow dengan celana jeans berwarna biru gelap, di depannya didapati motor Honda Beat dengan Nopol F 5536 OL.

Dari video yang beredar pada Senin 11 Oktober 2021, leher korban terikat pada tali tambang warna biru, di tiang pos disekitar perkebunan. Korban berstatus mahasiswa itu ditemukan oleh warga sekitar.

Saat ini, lokasi gantung diri sudah dipasang garis Polisi, agar warga tidak mendekat. Belum adanya pihak korban yang menjemput atau melaporkan terkait keluarganya yang melakukan aksi gantung diri.***

(Irvan)

Rem Blong, Bus Leuwiliang – Tanjung Priok Seruduk Kantor Marga Sarana Jabar

Bogordaily.net – Sebuah bus jurusan Leuwiliang – Tanjung Priok hilang kendali hingga menabrak Kantor Marga Sarana Jabar di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tidak ada korban pada peristiwa tersebut, namun akibat kejadian ini empat unit kendaraan milik Kantor Marga Sarana Jabar rusak berat. Kasus kecelakaan tunggal tersebut ditangani oleh Polres Bogor

Sebuah video amatir yang direkam oleh karyawan PT Marga Sarana Jabar viral di media sosial, sebuah bus trayek Lewiliang-Tanjung Priok menabrak kantor PT Marga Sarana Jabar. Dalam peristiwa tersebut bus yang hilang kendali akibat rem blong menabrak empat unit kendaraan milik perusahaan tersebut.

Peristiwa terjadi ketika bus yang bermuatan sebanyak 30 orang melaju dari arah Bogor menuju Tanjung Priok Jakarta. Akibat laju kendaraan begitu cepat, bus hilang kendali dan menabrak sebuah pagar hingga di halaman parkir milik PT Marga Sarana Jabar serta empat unit kendaraan roda empat yang terparkir hancur.

Direktur PT Marga Sarana Jabar Krisinariawan mengatakan pihaknya sudah menyiapkan bulnus atau para sopir yang bisa masuk ke lokasi bulnus agar tidak menabrak kendaraan lainnya.

Sementara itu Kepala Induk Tol Sentul Selatan AKP Wahyu Isbandi mengatakan, hingga kini kecelakaan tersebut langsung ditangani oleh Polres Bogor. “Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa hanya sopir yang mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat,” pungkasnya.(Saleh Hermawan)

 

 

Orang yang Lahir di Senin Legi, Ternyata Cerdas Loh

0

Bogordaily.net – Ternyata watak seseorang bisa dilihat dari weton kelahirannya. Karena ternyata setiap orang lahir memiliki watak dan karakter yang unik, salah satunya yang lahir pada hari Senin.

Menurut kalender Jawa, hari Senin memiliki neptu berjumlah 4.

Nilai neptu itu harus ditambah nilai pasaran agar diketahui neptu weton kelahirannya.

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, weton kelahiran bisa digunakan untuk melihat watak, nasib, hingga jodoh seseorang.

Lantas, bagaimana dengan watak weton Senin?

1. Senin Legi

Orang-orang yang lahir pada Senin Legi umumnya terlahir cerdas.

Mereka memiliki pembawaan yang tegas namun lincah. Mereka juga tergolong mandiri dan tidak menyusahkan orang lain.

Orang weton Senin pandai bekerja dan membawa rezeki bagi keluarganya. Selain itu, mereka juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Terhadap orangtua, mereka tergolong anak-anak yang patuh. Sayangnya, mereka juga terkenal keras dan ambisius. Mereka mudah tersinggung, namun biasanya hanya sebentar.

2. Senin Pahing

Orang-orang yang lahir pada Senin Pahing memiliki pembawaan yang pemalu.

Namun, mereka termasuk mandiri dan pandai berdagang.

Mereka adalah tipe orang yang bila sudah sangat baik pada seseorang, maka akan sangat baik sekali.

Di sisi lain, mereka memiliki tabiat buruk yaitu pemalas. Selain itu, mereka juga mudah tersinggung.

Bila sudah terlanjur marah, maka akan sulit sekali memulihkannya.

3. Senin Pon

Orang-orang kelahiran Senin Pon terkenal sederhana. Mereka juga senang berbagi pada sesama.

Sayangnya, kadang mereka cenderung selalu ingin menang sendiri. Mereka juga memiliki watak senang bicara alias cerewet.

Dalam rumah tangga, mereka sering kali kurang puas pada pemberian pasangannya.

4. Senin Wage

Ciri khas orang kelahiran Senin Wage adalah berwatak keras.Sama dengan Senin Pon, mereka juga cenderung cerewet.

Mereka juga tergolong pribadi mandiri yang pandai mencari rezeki.

Saat dewasa, mereka cenderung tidak mau kalah pada suaminya alias suka ngeyel.

Namun, mereka terkenal sangat setia dan berbakti. Kelemahan lainnya adalah sikap mudah tersinggung.

Selain itu, mereka kadang juga sedikit angkuh dan mudah terbawa hasutan.

5. Senin Kliwon

Watak utama yang paling identik dengan anak kelahiran Senin Kliwon adalah jujur.

Ya, mereka adalah tipikal orang yang senantiasa jujur pada setiap perbuatan.

Mereka juga terkenal taat dan setia pada orangtuanya. Sayangnya, orang kelahiran Senin Kliwon sering kali malas.

Mereka juga tergolong orang-orang yang pemarah dan penuh curiga terhadap lain.

Nah, itu dia watak orang kelahiran Senin menurut Primbon Jawa.

Watak yang dibawa sejak lahir biasanya bisa berubah lebih kuat atau lebih melemah, tergantung lingkungan dan pola didik orangtua.(trb/sh)

 

 

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Menag Larang Pawai Hari Besar Keagamaan

0

Bogordaily.net – Angka penularan Covid-19 di Indonesia telah menurun. Kendati demikian masyarakat diminta untuk tidak lengah karena virus masih tetap ada.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Keagamaan (PHBK) pada Masa Pandemi Covid-19.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pedoman ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 29 tahun 2021 yang ditandatangani pada 7 Oktober 2021.

“Pedoman kami terbitkan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi SAW, Natal, dan hari besar keagamaan lainnya pada masa pandemi Covid-19,” katanya seperti dikutip dari republika, Senin (11 Oktober 2021).

Menurut Menag, pedoman untuk penyelenggaraan disusun dengan memperhatikan kondisi atau status daerah dalam konteks pandemi Covid-19.

Untuk daerah level 2 dan level 1 misalnya, peringatan hari besar keagamaan bisa dilaksanakan tatap muka tapi dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk daerah level 4 dan level 3, peringatan hari besar keagamaan dianjurkan dilaksanakan secara virtual atau daring,” ucapnya.

Menag melanjutkan, Penyelenggara kegiatan dianjurkan menyediakan QR Code PeduliLindungi.

Peserta yang hadir juga dianjurkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di rumah ibadat dan tempat lain yang digunakan untuk menggelar Peringatan Hari Besar Keagamaan.

“Dilarang untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka Peringatan Hari Besar Keagamaan yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar,” katanya.***

Impor Bahan Baku Gula Kristal Rafinasi Panen Kritik

0

Bogordaily.net – Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta adanya ketentuan batas minimal penggunaan bahan baku raw sugar produk dalam negeri untuk memproduksi gula kristal rafinasi (GKR).

“Raw sugar-nya selama ini guna rafinasi itu sepenuhnya impor. Harus ada ketentuan ke depannya setidaknya 30 persen raw sugar-nya (berasal) dari (produksi) dalam negeri,” kata Sugeng Suparwato, seperti yang dilansir suara.com.

Ia menuturkan, bila Indonesia terus impor raw sugar, maka akan mengganggu serapan tebu petani lokal. Hal tersebut dinilai juga bakal mempersulit dalam upaya untuk mencapai swasembada gula seperti yang telah digaungkan.

Menurutnya, apapun yang sifatnya ketergantungan kepada impor dinilai tidak akan sehat karena akan mengakibatkan keluarnya aliran modal, padahal aliran modal masuk dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi yang ditunjang oleh kegiatan ekspor, investasi, dan juga konsumsi.

“Bayangkan kalau kita impor, uangnya justru keluar. Sehingga, pada gilirannya nanti untuk industri, bahan baku gula atau raw sugar-nya juga dari dalam negeri,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Kebutuhan gula Indonesia kebutuhan saat ini mencapai sekitar 6 juta ton per tahun, yang terdiri dari 2,7-2,9 juta ton per tahun gula konsumsi (gula kristal putih/GKP) dan 3-3,2 juta ton per tahun gula industri (GKR).

Saat ini, terdapat 62 pabrik gula berbasis tebu dengan kapasitas terpasang nasional mencapai 316.950 ton tebu per hari (TCD).

Apabila seluruh pabrik gula tersebut berproduksi optimal dan efisien, hal itu diperkirakan dapat menghasilkan produksi gula sekitar 3,5 juta ton per tahun. Namun, jumlah tersebut baru mampu menutupi kebutuhan untuk gula konsumsi, belum dapat memenuhi kebutuhan untuk gula industri.

Sehingga, Sugeng meminta volume impor bahan baku gula untuk industri yang rata-rata 120 ribu ton per tahun berasal dari Thailand, Vietnam, dan Australia, harus dapat terserap betul untuk kebutuhan makanan, minuman, dan farmasi, tidak untuk konsumsi sehari-hari masyarakat.

Dengan adanya pemberlakuan batas minimal bahan baku gula rafinasi berasal dari produksi dalam negeri tersebut, Sugeng juga mengutarakan harapannya agar terjadi harmonisasi kebijakan di tingkat kementerian.

“Inilah yang memerlukan harmonisasi kebijakan antara Kemenperin, Kementan, Kehutanan yang memiliki Perhutani dan lahan-lahan tebu itu, dan sebagainya, sehingga bahan bakunya tidak selamanya impor,” pungkas Sugeng.