Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6828

Gempur Objek Wisata di Puncak Korem 061/SK Kolaborasi dengan RS. Paru M. Guenawan

0

Bogordaily.netKorem 061/Suryakancana bekerjasama dengan Rumah Sakit salak melaksanakan serbuan vaksinasi di RSPG Cibeureum Megamendung, Jum’at 17 September 2021.

Danrem 061 /Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di RSPG Desa Cibeureum Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor, mengatakan Kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid 19 tersebut diberikan untuk warga masyarakat sekitar kawasan wisata puncak.

Vaksin diberikan untuk 1.200 orang peserta, dan jumlah kuota tersebut sebanyak 1.200 dosis vaksin.

Pelaksanaan serbuan vaksinasi yang digelar di beberapa lokasi jajaran Korem 061/Suryakancana sudah mencapai angka lebih dari 450.000. Dari juimlah tersebut, 65% berada di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Disampaikan Danrem, saat ini Korem 061 /Suryakancana gencar melaksanakan serbuan vaksinasi di kawasan wisata salah satunya di wilayah Puncak dan sekitarnya, dikarenakan di kawasan tersebut banyak terdapat destinasi wisata yang dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara dan kawasan Cisarua Megamendung dan sekitarnya termasuk kawasan yang padat penduduk.

“Pagi ini saya bersama Dandim dan juga dirut rumah sakit paru Goenawan, meninjau pelaksanaan vaksinasi untuk 1200 warga masyarakat. Kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami melaksanakan serbuan vaksinasi setiap hari tanpa hari libur. Ini adalah salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap warga masyarakat dan juga dunia pendidikan. Saat ini Vaksinasi adalah sarana utama dan tentunya sangat penting pada masa pandemi covid yaitu untuk memutus rantai penyebaran covid-19.” Ujarnya.

Kemudian lanjutnya, bahwa Vaksinasi sangat penting, dikarenakan vaksinasi adalah salah satu cara untuk meminimalisir penularan Corona Virus Disease-19, yang sampai saat ini wabah masih menyebar.

Upaya mendukung pemerintah dalam menanggulangi wabah ini, maka perlu adanya sinergitas seluruh elemen masyarakat, misalnya percepatan vaksinasi. Jadi diharapkan warga masyarakat segera melakukan vaksinasi.

Selain itu Danrem juga menyampaikan aplikasi pedulilindungi, sangat berguna bagi warga masyarakat saat beraktivitas di luar rumah, misalnya ke kantor, naik transportasi umum, ke mall, tempat wisata dan lain sebagainya.

Hampir semua area publik menggunakan aplikasi pedulilindungi, jika ingin beraktivitas di tempat-tempat tersebut.

Bagi warga masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi tahap pertama dan kedua harus segera mengaktifkan layanan aplikasi pedulilindungi.

Disarankan agar masyarakat juga berhati-hati dalam mengakses aplikasi tersebut, karena jika salah dalam mengakses aplikasi, dihawatirkan data pribadi disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pada Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 tersebut selain Danrem 061/SK, juga dihadiri oleh Dandim 0621/Kab.Bogor Letkol INF Sukur Hermanto, kemudian Danramil 0621-10/Kab.Bogor, Babinsa dan babinkamtibmas serta Relawan dan Petugas Medis.

Jumlah warga masyarakat yang sudah tervaksin untuk jajaran Korem 061/Sk sampei dengan harini sebanyak 449.622 orang

Cegah Covid Varian Baru, Pemerintah Diminta Perketat Kedatangan WNA

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah untuk memperketat kedatangan warga negara asing (WNA) dari negara-negara dengan banyak kasus Covid-19 varian Mu, Lambda, dan C.1.2.

“Pengetatan dan pengawasan itu guna antisipasi dampak penyebaran Covid-19 varian Mu, Lambda dan C.1.2 yang saat ini menjangkiti puluhan negara,” kata Mufida baru-baru ini.

Secara khusus, ia mengusulkan agar ada revisi Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2021, agar semangat pelarangan masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia benar-benar nyata.

“Terutama mereka yang mendapat ITAS tapi kembali ke negaranya lalu masuk lagi ke Indonesia harus ditolak dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Legislator Fraksi PKS itu menuturkan, perjuangan masyarakat yang selama dua bulan lebih menjalani Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hendaknya diikuti dengan pembatasan kedatangan WNA dari luar negeri.

Terlebih, tiga varian baru di atas disebut menurunkan kadar antibodi tubuh dan dampak efikasi dari vaksin.

Jangan sampai angka vaksinasi kita yang belum cukup besar harus ditambah dengan ancaman tiga varian baru ini.

Bahkan, lanjut Mufida, WHO telah memasukkan varian Mu dan Lambda sebagai variant of interest karena dianggap cukup mengancam, bisa menyebar lebih cepat, menyebabkan infeksi parah, dan lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin.

“Meski disebut penularannya tidak secepat varian Delta, tapi disebut kebal terhadap vaksin, kita mesti waspada sejak dini, jangan sampai kecolongan lagi,” pungkasnya.***

Minggu Ketiga September, Harga Daging Ayam dan Sayur Sumbang Inflasi

0

Bogordaily.net – Perkembangan harga tetap terkendali dan diperkirakan inflasi. Hal ini berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III September 2021.

Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2021.

Penyumbang utama inflasi September 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas daging ayam ras, minyak goreng, sawi hijau, bayam, dan rokok kretek filter.

“Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain telur ayam ras, bawang merah, cabai rawit dan cabai merah, serta bawang putih,” kata Erwin di Jakarta, Jumat (17 September 2021).

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.***

Sejumlah Negara Mulai Ketar-Ketir dengan Kekuatan Maritim China

0

Bogordaily.net – Keputusan Australia untuk mendapatkan kapal selam bertenaga nuklir melalui aliansi pertahanan terbaru dengan Amerika Serikat (AS) dan Inggris menyoroti kekhawatiran regional atas kekuatan maritim China, yang semakin berkembang di kawasan Pasifik.

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison membenarkan pembatalan kesepakatan sebelumnya dengan Prancis untuk kapal selam konvensional, tapi dia mengatakan itu ‘bukan perubahan pikiran, tapi perubahan kebutuhan’.

Seperti dilansir AFP, Jumat 17 September 2021, seperti apa keseimbangan kekuatan militer di kawasan Pasifik saat ini?

Total Kekuatan Tempur

Untuk jumlah kapal, baik kapal permukaan maupun kapal selam, Departemen Pertahanan AS menyebut China memiliki Angkatan Laut terbesar di dunia.

Akhir tahun 2020, menurut data Kantor Intelijen Angkatan Laut AS, ukuran Angkatan Laut China — atau jumlah kapal dengan kekuatan tempur — diperkirakan mencapai 360 unit. Angka itu lebih banyak dibandingkan AS dengan 297 unit.

Diproyeksikan bahwa Angkatan Laut China akan meningkat menjadi 400 unit kapal berkekuatan tempur pada tahun 2025 dan menjadi 425 unit tahun 2030 mendatang.

Tingkat Ekspansi

Lima dari total 11 kapal induk AS diketahui berbasis di kawasan Pasifik. Namun, China mulai membangun kapal induk ketiganya, juga membangun lebih banyak kapal penghancur.

Menurut pakar pertahanan Janes, China dilaporkan membangun 132 kapal antara tahun 2015-2019. Angka itu tergolong tinggi dibandingkan AS dengan 68 kapal, India dengan 48 kapal, Jepang dengan 29 kapal dan Australia dengan 9 kapal dalam periode yang sama.

Prancis diketahui membangun 17 kapal baru dalam periode yang sama, sedangkan Inggris membangun empat kapal baru dengan dua di antaranya kapal induk.

Atau dengan kata lain, menurut Kepala Staf Angkatan Laut Prancis, Laksamana Pierre Vandier, dalam kurun waktu empat tahun, China meluncurkan kapal-kapal militer yang setara dengan armada Angkatan Laut Prancis.

Vandier menyebut ‘upaya Angkatan Laut China yang bersejarah’ mewakili 55 persen anggaran pertahanan negara itu.

Kapal Selam

Penilaian tahunan kemampuan militer di seluruh dunia, Military Balance, oleh Institut Internasional untuk Kajian Strategis, China kini memiliki enam kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir (SSBN) yang dipersenjatai rudal-rudal nuklir.

China juga memiliki 40 kapal selam serbu, dengan enam unit di antaranya bertenaga nuklir.

Sementara menurut data Angkatan Laut AS, militer AS memiliki 21 kapal serbu dan delapan SSBN di Pasifik, yang sebagian besar beroperasi di sekitar Pearl Harbor.

Untuk Australia, negara ini diketahui memiliki enam kapal selam rancangan Swedia bertenaga listrik-diesel jenis Collins-class yang sudah beroperasi sejak pertengahan tahun 1990-an.

Australia sebelumnya berencana menambah armada lautnya dengan 12 unit kapal serbu buatan Prancis. Namun kesepakatan senilai miliaran dolar Amerika dengan Prancis itu dibatalkan demi mendapatkan armada kapal selam bertenaga nuklir dengan bantuan AS. Keputusan Australia ini memicu kemarahan Prancis.

Selain Australia, para pemangku kepentingan lainnya di kawasan Pasifik juga berupaya meningkatkan kemampuan Angkatan Laut mereka, khususnya dalam mendapatkan kendaraan bawah laut.

Vietnam tercatat memiliki enam kapal selam buatan Rusia, Malaysia memiliki dua kapal selam, Indonesia memesan enam kapal selam dari Korea Selatan (Korsel), dan Filipina tengah mempertimbangkan untuk membangun armada kapal selamnya sendiri. Semua negara ini terlibat dalam sengketa wilayah maritim sejak lama dengan China.

Sementara itu, Jepang diketahui memiliki 23 unit kapal selam, Korsel memiliki 18 kapal selam, Singapura memiliki dua kapal selam dan Rusia memiliki selusin unit kapal selam.

Sebagai pertanda meningkatkan ketegangan di kawasan, Prancis mengerahkan satu unit kapal selam serbu bertenaga nuklirnya, Emeraude, ke Pasifik sejak awal tahun 2021. Pengerahan semacam ini menjadi yang pertama sejak tahun 2001.(dtk)

 

2 Meninggal 5 Selamat, Kapal Pengayoman IV Tenggelam

0

Bogordaily.net – Petugas masih melakukan evakuasi terhadap kapal penyeberangan Pengayoman IV yang tenggelam tadi pagi di perairan Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah. Dua korban dikabarkan meninggal dunia dan lima orang lainnya selamat.

Kabag Humas Kementerian Hukum dan HAM Tubagus Erif Faturahman mengatakan dua orang yang ditemukan meninggal yakni petugas lapas dan pekerja proyek.

“Dua orang meninggal, petugas lapas dan pekerja proyek,” katanya, Jumat (17 September 2021).

Dari data Basarnas Cilacap terdapat 7 orang dalam Kapal Pengayoman IV yang tenggelam di perairan Cilacap itu.

Mereka terdiri dari seorang nakhoda, 2 ABK serta 5 orang lainnya adalah sopir truk, petugas lapas, dan seorang penumpang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, I Nyoman Sidakarya menyebut peristiwa tenggelamnya kapal itu terjadi pukul 08.45 WIB.

Saat itu Kapal Pengayoman IV berangkat dari Dermaga Wijayapura dan hendak menuju Dermaga Sodong, Cilacap.

“Kapal Pengayoman IV berangkat dari Dermaga Wijayapura Cilacap pukul 08.45 WIB menuju Dermaga Sodong Nusakambangan dengan membawa 2 truk, di tengah perjalanan ± 1,8 Km dan akan melakukan manuver sandar, diduga kapal terhantam angin dan arus kemudian kapal terbalik dan tenggelam,” katanya.

Saat melakukan manuver sandar tersebut kapal yang mengangkut dua truk tronton itu kemudian miring. Angin di sekitar lokasi juga berhembus kencang dan mengakibatkan kapal terbalik.

“Saat di tengah-tengah antara dermaga keberangkatan (Dermaga) Wijayapura menuju Sodong Nusakambangan, di pertengahan penyeberangan itu, anginnya kencang dan langsung kapal itu terbalik,” terang Nyoman.***

Komisi VI DPR RI Tinjau PT Aneka Tambang Tbk

0

Bogordaily.net – Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung melakukan tinjauan ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis, 16 September 2021.

“Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ini untuk memperoleh gambaran secara langsung dan komprehensif mengenai, perkembangan dan permasalahan yang dihadapi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Gunung Pongkor Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, terkait kinerja dan operasional perusahaan,” ungkap Martin dalam sambutannya.

Martin Manurung menambahkan, Komisi VI DPR juga ingin mendapatkan masukan secara langsung mengenai strategi yang dilakukan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pertambangan ini dalam menghadapi berbagai permasalahan serta langkah kedepannya.

Sebagaimana kita ketahui, tambang bawah tanah di Gunung Pongkor, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ini adalah salah satu tambang produksi emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Satu tambang underground lainnya yakni di Cibaliung, Banten. Indikasi adanya kandungan biji emas di Gunung Pongkor ditemukan oleh Unit Geomin pada tahun 1981 dan produksi dimulai pada tahun 1994. #KunkerDPR

Bikin Kumuh, Pol PP Tertibkan Spanduk Iklan Rokok dan Perumahan

0

Bogordaily.net – Anggota Pol PP Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, melakukan pencopotan puluhan baliho dan spanduk liar yang membuat kumuh jalan raya di Parung Panjang.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis 16 September 2021, itu terdapat 20 baliho dan 52 spanduk yang berisi iklan rokok dan perumahan swasta.

Kanit Pol PP Kecamatan Parungpanjang Dadang Kokasi mengatakan, penertiban spanduk dan baliho sebagai alat promosi dari perumahan swasta dan rokok karena tidak ada izin serta habis masa berlaku.

Menurutnya, sebanyak 20 baliho dan 52 spanduk di tiga desa meliputi desa kabasiran, lumpang dan Parungpanjang, kecamatan Parungpanjang. Rata-rata spanduk berukuran 1×2 meter serta 3×4 meter.

“Kami satpol PP menertibkan baliho dan spanduk, karena tidak sesuai dengan ketentuan perda dan belum membayar proses pembayaran pajak reklame, ” terangnya.

Lebih lanjut kata Dadang, pihaknya mencopot baliho dan spanduk reklamen atau Billboard tersebut karena tidak memiki izin dan juga habis masa berlakunya serta yang salah penempatan pemasangan.

“Dari yang tidak membayar pajak reklame, dan tidak sesuai dengan penempatan pemasangannya ini bisa membahayakan pengguna jalan,” tambah Kepala Seksi Satpol PP Kecamatan Parungpanjang.

Sebelumnya, sambung Dadang, pihaknya juga melakukan penyopotan alat promosi berupa spanduk dan billboart oleh anggota satpol PP, telah dilakukan pengiriman surat pemberitahuan ke pihak terkait namun tidak di respon.

“Dari pemerintah kecamatan juga udah melayangkan surat terkait pelanggaran pemasangan baliho, namun pihak terkait tidak di menanggapi, surat sehingga kami melakukan penindakan dengan penurunan baliho.”pungkasnya.

Sertifikat Pelayaran Hilang, Pelaut Urung Berlayar

0

Bogordaily.net – Hendra Yudistira warga Permata Cibubur, Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang saat ini mengontrak di wilayah Kecamatan Bojonggede, terpaksa urung pergi berlaya akibat sertifikat pelayarannya lenyap entah kemana.

Hendra mengatakan, saat ini dirinya terpaksa gagal berlayar, karena sertifikat yang hilang itu merupakan syarat utama untuk pergi berlayar.

“Gak tahu saya hilang dimana saya ngontrak di Bojonggede, saat saya mau berangkat saya cari – cari sertifikat pelayaran saya gak ada,” kata Hendra Yudistira, Jumat 17 September 2021.

Diselimuti kebingunan ia meminta bantuan Babinkamtibmas Desa Bojonggede supaya dibuatkan surat kehilangan sertifikat pelayarannya itu.

“Saya nemuin anggota Babinkamtibmas Pak Dikin meminta bantuannya untuk dibuatkan surat kehilangan,” katanya.

Sementara itu Anggota Babinkamtibmas Desa Bojonggede Aipda Sodikin, langsung mengantarkan Korban ke Kantor Polsek Bojonggede untuk membantu warganya yang mengalami kehilangan dokumen berharga berupa Surat Sertifikat Pelayaran.

“Beliau harusnya sekaran berangkat lagi, namun batal karena terkendala serifikat pelayarannya hilang,” pungkasnya.***

Ade Yasin Dukung Akselerasi Vaksinasi Polres Bogor dan Gerakan Indonesia Pasti Bisa

0

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin mengapresiasi dukungan penuh jajaran Polres Bogor melalui akselerasi vaksinasi dan gerakan Indonesia Pasti Bisa, sehingga wabah Covid-19 dapat semakin terkendali dan kehidupan masyarakat segera pulih kembali.

Hal tersebut dikatakannya pada kegiatan apel peluncuran program akselerasi vaksinasi Polres Bogor “Bersama Indonesia Pasti Bisa 2021”, di Lapangan Polres Bogor, Cibinong, Jumat (17/9/2021).

Pada kegiatan tersebut, diluncurkan juga Gerai Vaksin Mobile Polres Bogor. Usai apel, Bupati Ade Yasin bersama Kapolres Bogor, AKBP Harun, Ketua DPRD kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Khamim Thohari, serta unsur Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor meninjau pelaksanaan vaksinasi di Polres Bogor.

Ade Yasin menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mencanangkan bulan vaksinasi Covid-19 mulai tanggal 9 September sampai dengan 9 Oktober 2021.

Oleh karena itu, kita harus mengerahkan semua sumber daya dan upaya, dengan harapan wabah Covid-19 dapat semakin terkendali dan kehidupan masyarakat segera pulih kembali.

“Semoga dengan dukungan penuh jajaran Polres Bogor bersama gerakan Indonesia Pasti Bisa melalui akselerasi vaksinasi di Kabupaten Bogor, mampu mencapai target vaksinasi sesuai waktu yang ditetapkan, yakni 8.451.580 dosis atau 70% sampai dengan Desember 2021,” kata Ade Yasin.

Akselerasi
Bupati Ade Yasin bersama Kapolres Bogor, AKBP Harun, Ketua DPRD kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Ketua Pengadilan Negeri Cibinong, Khamim Thohari, serta unsur Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor meninjau pelaksanaan Gerai Vaksin Mobile Polres Bogor, Jumat (17/9/2021). (Istimewa/Bogordaily.net)

Ade menambahkan, sampai saat ini realisasi capaian vaksin Kabupaten Bogor, data per 16 September 2021, dosis pertama 1.104.701 atau setara 26,14 %, dosis kedua 512. 980 atau setara 12,14 %, dosis ketiga 8.186 atau setara 63,36 %, total tercapai 1.625. 687 atau setara 19, 24 %.

“Alhamdulillah dengan kolaborasi dari semua pihak diantaranya TNI, Polri, Forkopimda, partai politik, pihak swasta, serta unsur masyarakat, kita bersama-sama melaksanakan penanganan Covid-19 dengan penuh rasa pengabdian, ketulusan, dan keikhlasan,” terang Ade.

Kapolres Bogor, AKBP Harun mengungkapkan, hari ini kami meluncurkan program akselerasi vaksinasi Polres Bogor “Bersama Indonesia Pasti Bisa 2021” dan Gerai Vaksin Mobile Polres Bogor.

Bersama-sama melaksanakan percepatan vaksinasi di Kabupaten Bogor dengan memaksimalkan Puskesmas dan potensi yang dimiliki. Mari laksanakan sampai ke kecamatan, desa dan kelurahan, sampai ke tingkat RW dan RT.

“Semoga dengan apel ini, dapat memberikan motivasi lagi dan semangat untuk terus senantiasa berjuang untuk meningkatkan persentase vaksinasi, dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Harapannya, kita bersama dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan semangat,” tandas AKBP Harun.

Selanjutnya perwakilan Indonesia Pasti Bisa, Panji Kusuma menuturkan, gerakan Indonesia Pasti Bisa mendukung penuh jalannya program ini.

Harapannya bisa membantu terwujudnya herd immunity di kabupaten Bogor dalam bentuk vaksin mobile, yang dapat menjangkau wilayah yang sulit untuk dijangkau untuk program vaksinasi di Kabupaten Bogor.

“Terima Kasih kepada Polres Bogor yang mau berkolaborasi dalam program percepatan vaksinasi bersama gerakan Indonesia Pasti Bisa. Khususnya dalam meluncurkan Gerai Vaksin Mobile pada hari ini,” tutur Panji.

Panji mengatakan, untuk itu kami harapkan bantuan yang kami berikan dapat menjadi inspirasi, menjadi pancingan kepada pihak swasta dan pihak ketiga lainnya untuk membantu pemerintah dalam percepatan program vaksinasi.***

Waduh! Pengambat Bilang Duet Anies-Sandi Sulit Terwujud di Pilpres

0

Bogordaily.net – Kendati Pilpres 2024 masih jauh, ternyata sejumlah partai politik, mulai menggadang-gadang para jagonya untuk meju. Seperti PKS yang mulai mendorong Anies Baswedan berduet dengan Sandiaga Uno untuk maju di Pilpres.

Kendati demikian menurut pengamat politik Adi Prayitno kalau duet Anies-Sandi akan sulit terwujud karena mereka disebut dari dua kubu yang berbeda.

“Pertama, kalau melihat kecenderungan politik saat ini, sulit terjadi duet Anies-Sandi. Dua sosok ini berada di kolam yang berbeda. Anies kolam ‘kampret’, Sandi kolam ‘cebong’. Dua kutub politik yang sampai kiamat sekalipun sulit disatukan.

Gerindra dan Sandi mewakili kubu pemerintah yang berseberangan dengan pendukung Anies. Semangat kubu pemerintah di Pilpres 2024 cuma satu: asal bukan Anies,” katanya kepada wartawan, Jumat 17 September 2021.

PKS dan Gerinda levelnya berbeda

Menurut Adi, level PKS dan Gerindra juga berbeda secara elektabilitas. Jadi PKS tidak memiliki daya jual yang tinggi terhadap Gerindra walaupun mendukung Anies.

“Kedua, pada level kekuatan politik, posisi Anies yang diusung PKS tak terlampau punya daya jual ke Gerindra. Secara partai lebih besar Gerindra dan secara elektabilitas Sandi juga masuk 5 besar. Tak terlampau jauh dengan Anies. Wajar jika Gerindra risi dengan upaya menjodohkan Anies-Sandi. Gerindra sepertinya menganggap Anies dan PKS bukan levelnya lagi,” ujarnya.

Anies belum punya tiket

Pandangan yang sama juga diungkapkan pengamat politik Hendri Satrio. Dia menilai Anies belum punya tiket meski elektabilitasnya tinggi, sedangkan Sandiaga, menurutnya, harus mengantre di belakang Prabowo.

“Apakah mungkin hal ini terjadi. Masalahnya, Mas Anies belum punya tiket walaupun hasil surveinya dua besar tertinggi, sementara Mas Sandi juga belum punya tiket karena harus ngantre di belakang Pak Prabowo,” ujarnya.

Sebagai alat perkuat elektabilitas partai

Menurut Hensat, ada manuver di balik PKS yang tiba-tiba membuka peluang Anies-Sandi. Dia menilai hal ini dijadikan sebagai alat untuk memperkuat elektabilitas partai.

“Menariknya, kenapa PKS mendorong Anies-Sandi padahal yang didorong PKS adalah doktor Salim sebagai capres, ini menarik menurut saya. Jadi jawabannya adalah PKS mendorong ini untuk menjaga elektabilitasnya. Jadi dia siap-siap masuk ke 2024 dengan mencoba mendorong pasangan Anies-Sandi untuk memperkuat elektabilitas dia,” ucapnya.(dtk)