Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6829

Rahasia Gaya Hidup Idol K-Pop Biar Bugar dan Kinclong

0

Bogordaily.net – Gaya hidup sehat penting diterapkan, apalagi di situasi pandemi seperti sekarang. Gaya hidup sehat bisa menjadi kunci menjaga imunitas yang mengurangi risiko terpapar Covid-19.

Gaya hidup sehat ala orang Korea bisa jadi inspirasi. Orang Korea memang terkenal dengan tubuh sehat dan bugar, bukan kulitnya saja yang mulus.

Tengok saja Idol K-Pop yang energik dan punya kulit kinclong. Tetapi pernahkah bertanya-tanya apa rahasianya?

Ternyata, bukan hanya gen saja yang membuat mereka terlihat sempurna. Orang Korea juga sangat ketat dalam menerapkan gaya hidup termasuk makanan. Mereka sangat mengawasi gaya hidupnya.

Jika ingin mencoba diet dan kebiasaan mereka, berikut beberapa kebiasaan orang Korea untuk mendapatkan gaya hidup yang sehat, sebagaimana dilansir dari laman Herzindagi.

Faktor utama di balik rambut, kulit, dan kesehatan mereka yang luar biasa adalah kecintaan mereka pada makanan laut. Hidangan yang paling umum di sana adalah rumput laut.

Mereka bahkan memiliki keripik rumput laut. Rumput laut kaya akan vitamin dan mineral. Ini juga bertindak sebagai bahan alami yang bisa menggantikan garam.

Mereka tidak minum minuman bersoda. Mereka lebih suka minum teh. Teh yang digemari orang Korea adalah teh tanpa gula.

Minum teh tanpa pemanis buatan diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan. Ini meningkatkan kebiasaan tidur, membantu pencernaan dan juga bekerja pada sirkulasi darah.

Orang Korea juga suka jalan-jalan. Kebanyakan dari mereka tidak mengemudi tetapi berjalan sejauh yang mereka bisa. Kereta bawah tanah adalah transportasi andalan mereka.

Ketika mereka harus menempuh jarak bermil-mil, mereka memilih transportasi umum seperti bus. Dikatakan bahwa rata-rata orang Korea berjalan minimal 10.000 langkah sehari.

Orang Korea menyukai sayuran mereka tidak seperti yang lain. Jika menonton drama atau film Korea, akan melihat bahwa makanan mereka memiliki banyak sayuran.

Mereka memiliki banyak kimchi juga, yaitu kubis, asam, cuka dan rempah-rempah. Piring mereka memiliki bayam dan tauge dan banyak ikan! Makanan mereka adalah paket lengkap makan sehat.

Dari nasi gulung hingga kimbap, orang Korea makan banyak camilan sehat saat mereka mendambakan sesuatu yang enak. Mereka tidak memesan pizza dan burger atau makanan cepat saji lainnya yang biasanya kita nikmati.

Jika berkesempatan atau sudah pernah ke Korea maka akan atau pasti telah memperhatikan bahwa makanan mereka kebanyakan dibuat dari bahan-bahan yang sehat.***

Beberkan Gaji DPR RI, Krisdayanti Dipanggil Ketua PDI Perjuangan

0

Bogordaily.net – Krisdayanti diminta untuk menemui Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto.

“Diundang ketua dan sekretaris fraksi untuk diskusi terkait pernyataan yang viral dan dianggap publik menyudutkan DPR,” kata Utut dikutip dari Tempo, Kamis, 16 September 2021.

Sebelumnya, Krisdayanti blak-blakan bicara soal besaran gaji anggota DPR melalui kanal Youtube Akbar Faisal.

Utut mengatakan pernyataan itu benar. Namun sebagai politikus, kata dia, Krisdayanti mestinya tak menyampaikan pernyataan yang bisa memicu kegaduhan.

“Dari sisi politisi dia harus menekan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan,” kata anggota Komisi I DPR ini.

Di sisi lain, Utut melanjutkan, pimpinan Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar Krisdayanti tetap kritis dan menjalankan fungsi anggota Dewan sebaik-baiknya. Ia meminta Krisdayanti tak mengubah karakter kritis tersebut.

“Bukan teguran, hanya diskusi. Dia perlu memperbaiki komunikasi publik untuk mencegah mispersepsi,” ujar Utut.

Krisdayanti dipanggil pada pukul 11.11 WIB hari ini. Diskusi itu berlangsung selama sekitar satu jam.

Menurut Utut, Krisdayanti juga meminta maaf lantaran telah merepotkan banyak pihak.

“Mbak KD kan orang yang sangat sincere, tulus. Ketika diundang saja sudah minta maaf merepotkan banyak pihak. Kami tidak dalam posisi menyalahkan,” kata Utut.***

Waduh! Pengamat Bilang Duet Anies-Sandi di Pilpres 2024 Sulit Terwujud

0

Bogordaily.net – Kendati Pilpres 2024 masih jauh, ternyata sejumlah partai politik, mulai menggadang-gadang para jagonya untuk meju. Seperti PKS yang mulai mendorong Anies Baswedan berduet dengan Sandiaga Uno untuk maju di Pilpres.

Kendati demikian menurut pengamat politik Adi Prayitno kalau duet Anies-Sandi akan sulit terwujud karena mereka disebut dari dua kubu yang berbeda.

“Pertama, kalau melihat kecenderungan politik saat ini, sulit terjadi duet Anies-Sandi. Dua sosok ini berada di kolam yang berbeda. Anies kolam ‘kampret’, Sandi kolam ‘cebong’. Dua kutub politik yang sampai kiamat sekalipun sulit disatukan. Gerindra dan Sandi mewakili kubu pemerintah yang berseberangan dengan pendukung Anies. Semangat kubu pemerintah di Pilpres 2024 cuma satu: asal bukan Anies,” katanya kepada wartawan, Jumat 17 September 2021.

PKS dan Gerinda levelnya berbeda

Menurut Adi, level PKS dan Gerindra juga berbeda secara elektabilitas. Jadi PKS tidak memiliki daya jual yang tinggi terhadap Gerindra walaupun mendukung Anies.

“Kedua, pada level kekuatan politik, posisi Anies yang diusung PKS tak terlampau punya daya jual ke Gerindra. Secara partai lebih besar Gerindra dan secara elektabilitas Sandi juga masuk 5 besar. Tak terlampau jauh dengan Anies. Wajar jika Gerindra risi dengan upaya menjodohkan Anies-Sandi. Gerindra sepertinya menganggap Anies dan PKS bukan levelnya lagi,” ujarnya.

Anies belum punya tiket

Pandangan yang sama juga diungkapkan pengamat politik Hendri Satrio. Dia menilai Anies belum punya tiket meski elektabilitasnya tinggi, sedangkan Sandiaga, menurutnya, harus mengantre di belakang Prabowo.

“Apakah mungkin hal ini terjadi. Masalahnya, Mas Anies belum punya tiket walaupun hasil surveinya dua besar tertinggi, sementara Mas Sandi juga belum punya tiket karena harus ngantre di belakang Pak Prabowo,” ujarnya.

Sebagai alat perkuat elektabilitas partai

Menurut Hensat, ada manuver di balik PKS yang tiba-tiba membuka peluang Anies-Sandi. Dia menilai hal ini dijadikan sebagai alat untuk memperkuat elektabilitas partai.

“Menariknya, kenapa PKS mendorong Anies-Sandi padahal yang didorong PKS adalah doktor Salim sebagai capres, ini menarik menurut saya. Jadi jawabannya adalah PKS mendorong ini untuk menjaga elektabilitasnya. Jadi dia siap-siap masuk ke 2024 dengan mencoba mendorong pasangan Anies-Sandi untuk memperkuat elektabilitas dia,” ucapnya.

Padahal, menurut Hensat, PKS memiliki kader yang berpotensi untuk maju menjadi cawapres. Dia menilai hal ini menjadi salah satu upaya PKS untuk menarik perhatian masyarakat.

“Nah, ini menarik, jadi tampaknya PKS sudah mulai bergeliat dan jangan-jangan ada perubahan strategi oleh PKS yang awalnya mendorong doktor Salim sekarang sudah mulai membuka peluang untuk mendorong calon di luar partainya, sementara di PKS sendiri punya calon-calon yang sebetulnya siap isi wapres, Zulkieflimansyah misalnya, Sohibul Iman, bahkan Ahmad Syaiku sendiri itu bisa mengganti posisi wapres,” ucapnya.

“Menurut saya, ini adalah sebuah ilusan yang bisa digunakan sebagai alat untuk menjaga dan meningkatkan elektabilitas PKS, tapi di satu sisi tampaknya PKS testing the water,” lanjut Hensat.(dtk)

Program Penyaluran 10.000 Qur’an ke Pelosok Indonesia dalam MEF 2021

0

Bogordaily.net – Muslimah Executive Forum (MEF) adalah salah satu program keberlanjutan berskala Nasional dari Muslimah Fillah Indonesia yang dilaksanakan satu tahun sekali.

Pada 2021, Muslimah Executive Forum ada beberapa rangkaian kegiatan, yaitu Business Class, Make Up Class,
dan Social Qur’an Project yang akan dilaksanakan pada bulan November 2021.

Demikian yang dikatakan oleh Qaina Nugraheni selaku Ketua Pelaksana MEF 2021 pada Kamis 17 September 2021, malam.

Selaku Ketua Acara MEF 2021 Riqqah Risqiah mengatakan bahwa, “Pada MEF 2021 akan berkolaborasi dengan womenpreneur hebat di Indonesia yaitu Wirda Mansur serta brand make up halal terbesar di Indonesia”.

“Kami selaku panitia dalam kegiatan MEF 2021 juga akan melaksanakan program sosial project yaitu penyaluran Qur’an ke pelosok Indonesia dengan target penyaluran tahun ini yaitu 10.000 Qur’an”, tambah Riqqah.

Messy Oktaviana selaku Penanggung Jawab MEF 2021 serta CEO Muslimah Fillah mengatakan bahwa, “Dilaksanakannya program MEF 2021 mempunyai sebuah tujuan yaitu sebagai wujud apresiasi kepada Muslimah yang ada di Indonesia dan terkhususnya internal dari Muslimah Fillah agar diperkenalkan dengan dunia bisnis dan juga dapat seimbang dengan dakwah serta sosial project dalam pengabdian masyarakat”.

Saat ini kami sudah mempunyai sponsor yaitu dari Ghaya Hijab dan berkolaborasi juga dengan Yayasan Sinergi Aksi Peduli dalam penyaluran Qur’an, kami juga sangat terbuka dengan berbagai pihak manapun khususnya brand islam dan muslimah untuk berkolaborasi dengan kami dalam kegiatan MEF 2021, ungkap Qaina.

Duh! Lama Tidak Ada KBM, Sekolah Jadi Sarang Ular

0

Bogordaily.net – Sekian lama tak ada kegiatan belajar mengajar (KBM), sebuah sekolah di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi menjadi sarang ular King Kobra.

Ular sepanjang 2 meter ditemukan bersama dengan 20 butir telur yang siap menetas. Atas temuan tersebut, warga melaporkan kepetugas setempat.

Petugas Damkar Banyuwangi pun mengevakuasi ular tersebut agar tak mengganggu KBM.

Sarang ular King Kobra itu ditemukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al A’la, Selasa (14 September 2021). Ular tersebut ditemukan oleh pekerja proyek saat hendak membangun ruang kelas.

Marhaban (52), salah seorang guru di MI tersebut mengaku kaget. Dia bercerita awal diketahui keberadaan ular tersebut.

Saat pihak pengelola sekolah membongkar tumpukan genteng yang berada disamping gedung sekolah.

“Jadi ada tukang kebun bersama empat orang temannya hendak memindah genteng, tiba-tiba mereka disambut oleh seekor ular yang berdiri kurang lebih tingginya satu meter,” kata Marhaban seperti dikutip dari detikcom, Kamis (16 September 2021).

Menurut Marhaban, hewan reptil mematikan tersebut ukuran tubuhnya sebesar lengan tangan orang dewasa.

“Ular yang kemarin ditemukan itu panjangnya kira-kira 2 meter, kalau lingkar badan sebesar lengan tangan saya,” ujar Marhaban.

Selain menemukan puluhan butir telur, di sekitar sarang King Kobra juga ditemukan jenis ular lain yang tubuhnya lebih kecil, dalam kondisi mati. Diduga ular kecil tersebut sebelumnya telah dimangsa oleh King Kobra.

“Kondisinya sudah mengering,” tandas Marhaban.***

MenKopUKM Lepas Ekspor Biji Kopi Hasil Koperasi Ke Arab Saudi

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki kembali melepas ekspor ekspor kopi Java Preanger Arabica Speciality, produksi Koperasi Gunung Luhur Berkah ke Arab Saudi sebanyak 150 ton, dengan nilai ekspor sekitar 1 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 14.264.750.313.

Pelepasan ekspor pada hari ini merupakan pelepasan ekspor perdana mencapai 18 ton (satu kontainer) senilai 148.320 dolar AS atau setara dengan Rp. 2.076.480.000, yang selanjutnya akan dilakukan secara bertahap tiap bulan 1 kontainer.

“Ini menjadi bukti bahwa kualitas kopi Indonesia, khususnya yang memiliki Indikasi Geografis (IG) Java Preanger dari Jawa Barat, dapat memenuhi standar kualitas buyer di luar negeri,” tegas Teten dala acara Pelepasan Ekspor Komoditas Kopi Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah sekaligus Percepatan Koperasi Modern Yang Berorientasi Ekspor di Subang, Jawa Barat, Jumat 17 September 2021.

Selain itu, MenKopUKM Teten menekankan, pelepasan ekspor ini juga menjadi contoh konkret bahwa, jika para petani kopi yang awalnya menanam secara sendiri-sendiri di lahan yang terbatas sempit, dapat dikonsolidasikan baik lahan maupun para petani tersebut ke dalam wadah koperasi, sehingga memiliki skala ekonomi dan dapat memenuhi permintaan buyer.

Menurutnya, pendekatan seperti ini yang dimaksudkan sebagai upaya strategis, dalam mengembangkan korporatisasi petani melalui koperasi. “Kita perlu dorong, koperasi berperan sebagai konsolidator sekaligus agregator, yaitu di samping konsolidasi petani dan lahan, koperasi juga menjadi offtaker pertama yang membeli hasil panen, mengolah dan menjalin kemitraan usaha dengan buyer,” imbuh Teten.

Sebagai koperasi eksportir, ia berharap ekspor kali ini menjadi momentum bagi gerakan Koperasi Indonesia lainnya, khususnya di provinsi Jawa Barat dan kabupaten Subang, untuk segera bangkit dan menangkap peluang-peluang pasar yang masih terbuka luas untuk produk-produk pangan Tanah Air.

Namun kendala ekspor koperasi terkait ketersediaan serta biaya kontainer yang tinggi, terlebih saat pandemi Covid-19, Teten bilang hal tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah. Di mana dalam hal ini KemenKopUKM juga berkoordinasi dengan Kemendag, Bea Cukai dan pihak terkait lainnya.

“Ini sedang sama-sama kami teliti dan dipelajari bagaimana di negara lain juga mengalami kesulitan ekspor terkait kontainer. Apakah nanti akan ada insentif atau seperti apa,” jelas Teten.

Yang perlu diapresiasi dari ekspor kopi oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini pun tetap bisa diatasi walau kesulitan kontainer bahkan harganya naik hingga tiga kali lipat. “Atas bantuan banyak pihak, bersyukur ekspor tetap berjalan. Ini yang harus kita bantu bersama-sama dengan berkolaborasi,” ucap MenKopUKM.

Ketua Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah Miftahudin Shaf berterima kasih kepada KemenKopUKM yang senantiasa hadir mendampingi dan membuka akses pembiayaan bagi koperasi binaannya.

“Kami juga di-support dari berbagai pihak termasuk Bank Indonesia (BI), bagaimana menjadi agregator kopi di Jabar, sehingga kami mendapat pasokan bahan baku yang diambil dari Garut,” katanya.

KemenKopUKM lanjut Miftahudin, juga terus membantu pendampingan dan menghubungkan dengan Agritera yang merupakan NGO internasional. “Kami juga difasilitasi berbagai sertifikasi untuk ekspor. Sehingga ke depan kami bukan hanya bisa mengekspor bahan mentah kopi saja, saja tetapi juga lahan, sehinhga membuat nilai tambah yang lebih besar. Setelah ini kami rencana prospek ekspor ke Belanda,” jelasnya.

Sementara dalam mengembangkan pasar di dalam negeri, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah juga difasilitasi pameran oleh KemenKopUKM, agar tetap eksis di pasar lokal. Selain itu pihaknya juga melakukan digitalisasi koperasi untuk budidaya kopi oleh kementerian, sehingga kegiatan usahanya memang fokus perkebunan dari hulu ke hilir.***

Apresiasi Kinerja, Bupati Bogor Hadiahi Piagam Penghargaan di HUT Ke-76 PMI

0

Bogordaily.net – Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 PMI Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin apresiasi kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor yang telah aktif dalam membantu menangani pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor, dengan memberikan piagam perhargaan kepada para relawan PMI Kabupaten Bogor, di Aula Pendopo Bupati Bogor, Jumat (17/9).

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, perlu diketahui bahwa pandemi Covid-19 terus mengalami penurunan yang signifikan, bahkan jika dilihat dari aplikasi Peduli Lindungi saat ini kasus positif Covid-19 berada di angka 50 orang per hari.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai 5,5 juta jiwa angka 50 cukup kecil dibandingkan kasus positif, pada bulan juli 2021 mencapai 900-1000 orang per hari.

“Sangat signifikan turunnya, itu tidak terlepas dari kerja keras PMI Kabupaten Bogor dan ini sangat saya hargai. Semua turun bahkan pihak rumah sakit minta tenaga PMI untuk membantu baik membantu yang sakit maupun yang sudah meninggal dunia,” ungkap Bupati Bogor.

Lanjut Ade Yasin menyatakan, bahwa seperti yang diketahui di awal tahun 2020 Kabupaten Bogor menghadapi bencana yang besar, dan sampai hari ini masih terus dilakukan penanganan termasuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap), mudah-mudahan secara terus-menerus dapat diselesaikan akibat bencana tersebut.

Hut ke-76 PMI
Bupati Bogor Ade Yasin Rayakan Hut ke-76 PMI Bersama relawan PMI Kabupaten Bogor, di Aula Pendopo Bupati Bogor, Jumat (17/9).(Istimewa/Bogordaily.net)

“Penanganan bencana besar itu tidak terlepas dari bantuan PMI yang terus bahu-membahu menangani bencana dengan maksimal mulai dari tenaganya, dapur umum dan lainnya, pokoknya saya selalu melihat baju merah ada dimana-mana ketika ada bencana. Bahkan yang terlihat itu memang baju merah kadang-kadang saya hadir meninjau lokasi di hari pertama atau kedua memang baju merah ini sudah ada. inilah yang menandakan betapa gercepnya PMI dalam menanganai bencana menskipun dalam situasi darurat sekalipun,” puji Ade Yasin.

Bupati Bogor juga berterima kasih kepada PMI yang telah melaksanakan bantuan kemanusiaan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bogor seperti sterilisasi lokasi dengan desinfektan, evakuasi dan pemulasaran jenazah, dan lainnya termasuk sosialisasi donor darah konvalesen.

“Kalau tidak diinisiasi PMI, mungkin kita akan sulit menemukan orang-orang yang mau untuk mendonorkan darahnya. Saya juga apresiasi sekali kepada pendonor plasma konvalesen Bapak dr. Budi Suwarman yang sudah 11 kali mendonor dalam rentan waktu 3 bulan. Darah bapak menyelamatkan semua orang, barangkali darah bapak masuk ke politisi, artis, menteri dan lainnya. Darah bapak ada dimana-mana dan bisa menyelamatkan nyawa orang yang terkena pandemi. Mudah-mudahan darahnya masuk ke perempuan, anaknya lahir jadi presiden ke depan, artinya darah bapak ada disitu ikut mensupport dan berpartisipasi dalam kesuksesan orang tersebut, mungkin anaknya ada yang jadi dokter juga,” ungkapnya.

Dirinya juga berterima kasih dan apresiasi dengan memberikan piagam penghargaan kepada para relawan yang telah berperan aktif dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bogor, seperti pendonor plasma konvalesen 11 kali.

Yakni dr. Budi Suwarman, Staf Markas PMI Kabupaten Bogor Sdr. Iwan, Staf UTD PMI Kabupaten Bogor Sdr. Ali Firdawansyah, Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Bogor Sdr. Muhammad Fahri.

Lalu Tenaga sukarela unit Koplak PMI Kabupaten Bogor Sdr. Rudi Sipit dan Tenaga sukarela unit Sibat PMI Kabupaten Bogor Sdr. Dhian Nurul Wardani.***

Bupati Bogor Ade Yasin Rayakan Hut ke-76 PMI Bersama relawan PMI Kabupaten Bogor, di Aula Pendopo Bupati Bogor, Jumat (17/9).(Istimewa/Bogordaily.net)

Deklarasi Kampung Besek Bojongkerta Gairahkan Pola Hidup Bersih Sehat

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya menghadiri deklarasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kampung Besek RW3, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu 15 September 2021.

Besek merupakan akronim dari Bebersih Sarerea Pikeun Kasehatan (Bersih-bersih bersama untuk kesehatan). Di kampung ini juga merupakan lokasi binaan program terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).

Bima Arya mengingatkan, tujuan dan substansi dari gerakan ini adalah bukan sekedar menang perlombaan tapi meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Berapa lomba yang bekasnya hilang dan berapa lomba yang terus terasa hingga bertahun-tahun setelah lomba itu selesai. Yang hilang karena tidak terbangun perilaku. Yang terasa karena perilaku berubah. Saya tidak pernah bosan untuk mengingatkan. Lomba bukan hanya sekedar penghargaan, prestasi, reward. Tetapi perilaku yang kemudian terbangun,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya melanjutkan, memang tidak mudah mengubah perilaku masyarakat sehingga perlu dilakukan beberapa hal.

“Yang pertama adalah edukasi, tanpa ada edukasi tidak bisa. Bisa saja warga berubah dengan cepat kalau dipaksa. Tapi hilangnya cepat juga. Kalau waktu kita sekolah kan ada guru galak, kita memang nurut. Tapi kalau guru itu tidak ada, yasudah jadi biasa lagi. Itu dipaksa,” ujarnya.

“Tapi kalau dibangun konsensus, dibuat mengerti, lama nempelnya. Edukasi itu tidak bisa dilakukan dengan paksaan, hanya sesekali tidak bisa. Harus dengan sabar dan terbangun konsensus sehingga akhirnya warganya sadar dan paham tentang pola hidup bersih dan sehat,” tambahnya.

Kedua, kata Bima, adalah konsistensi karena tidak bisa diintervensi hanya sesekali. “Ini yang saya selalu bilang. Hebat kalau Camat, Lurah konsisten turun ke lapangan. Hebat kalau terus sama-sama dengan PKK, Dinas, Kader, semua kompak bersama-sama jalankan program ini,” imbuhnya.

Poin ketiga dan keempat adalah apresiasi serta kolaborasi. “Warga juga senang kalau diapresiasi, apalagi kalau ada hasilnya, apalagi kalau ada manfaatnya. Karena kalau dilakukan edukasi intens, masif, tapi kalau tidak ada apresiasi dan warga tidak merasakan manfaat, tidak akan bisa. Camat juga tidak bisa sendiri, harus dibantu semua. Dari situlah Insya Allah akan terbangun pola perilaku yang baru,” jelasnya.

Bima Arya berharap Kampung Besek Bojongkerta bisa seperti Kampung Cikeas Katulampa yang mampu menjadi juara pertama lomba P2WKSS kategori Kota tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Tapi Cikeas pun sampai sekarang masih sering saya cerewetin. Pak Lurah, Camat semuanya, kita monitor terus, harus nyambung terus. Dan sudah terlihat pola perilakunya. Tidak bisa setahun atau dua tahun, memerlukan konsistensi,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor Yane Ardian mengungkapkan, suatu negara dibangun dari kumpulan keluarga yang berkualitas, sehat dan memiliki ketahanan keluarga berdaya. Hal tersebut mampu menjadikan negara yang kuat serta mampu menghadapi ujian-ujian dari dalam dan luar, termasuk juara di masa pandemi ini.

“Untuk itulah diperlukan keluarga PKK yang tanggap dan tangguh bencana sehingga menjadikan keluarga dan masyarakat yang mampu menolong dirinya sendiri dan berperan aktif mewujudkan kesehatan dari aspek fisik manusia maupun lingkungannya,” ujar Yane.

Germas ini, lanjutnya, merupakan kolaborasi dan inovasi kegiatan yang perlu digaungkan, disebarkan mulai dari tingkat atas hingga anggota keluarga.

“TP PKK, para kader, dinas-dinas yang ada di Pemkot Bogor, kecamatan, kelurahan dan masyarakat bergerak bersama-sama mewujudkan Kota Bogor yang sehat lahir batin,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno menyatakan, Germas ini satu upaya bersama melibatkan peran serta masyarakat dan semua elemen untuk mengubah perilaku dan menumbuhkan kesadaran, kemauan serta kemampuan untuk hidup sehat.

“Amanah ini ada dalam Peraturan Wali Kota Bogor dan akan terus kita implementasikan. Di dalam Germas bukan hanya enam fokus yang selama ini kita ketahui, mulai dari aktivitas fisik, bagaimana pola makan yang seimbang, cek kesehatan secara teratur, deteksi dini, tidak merokok, Asi eksklusif, kemudian kebersihan lingkungan,” terangnya.

Retno juga menyebut bahwa karena situasi sekarang masih Pandemi, tentu upaya protokol kesehatan dan vaksinasi perlu terus diingatkan.

“Pencegahan itu bisa pencegahan penyakit menular dan tidak menular. Kalau saat ini vaksinasi bisa mencegah kita dari Covid-19, tentu kita semua harus bergerak bersama karena kita saat ini sedang percepatan untuk vaksinasi,” katanya.

“Alhamdulillah Bojongkerta sudah 68 persen. Kita sudah ada vaksin beraneka macam yang bisa untuk 12 tahun ke atas. Kalau komorbid yang sebelumnya belum bisa divaksin, kita ada moderna, pfizer yang bisa digunakan untuk masyarakat yang punya komorbid. Lansia juga perlu kita percepat meskipun saat ini kita tertinggi di Jawa Barat dalam hal capaian vaksinasi Lansia, tapi mungkin masih ada Lansia yang sebelumnya khawatir punya komorbid, sekarang kita punya vaksin yang aman untuk Lansia,” pungkasnya.***

Ini Pesan Kastpol PP Kab. Bogor kepada Mahasiswa Baru Fak. Hukum Universitas Pakuan

0

Bogordaily.net – Fakultas Hukum Universitas Pakuan menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2021/2022 dengan tema ‘Terbentuknya Mahasiswa Hukum yang Kritis dalam Mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi’. Kegiatan ini digelar secara campuran (luring dan daring), Jumat (17/9).

Hadir secara daring sebagai narasumber, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M.A. Sementara secara daring hadir dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Hukum Universitas Pakuan, Dr. Yenti Garnasih, S.H.,M.H., Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor, A. Agus Ridhallah, S.H.,M.H.,M.Pd. dan sivitas Fakultas Hukum Universitas Pakuan.

Ditemui usai kegiatan, Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menuturkan, dalam kegiatan ini ia memberikan motivasi kepada mahasiswa tentang pentingnya berorganisasi. Dengan berorganisasi, menurutnya akan memberikan jalan kesuksesan dalam prospek dan peluang kerja di bidang hukum.

“Harus digarisbawahi, kenapa saya menyampaikan materi berorganisasi, ternyata berorganisasi ini dapat memberikan jalan menuju kesuksesan, yang kedua yang harus dipahami bahwa, di dunia hukum itu perlu juga seni berorganisasi,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor.

Karena saat kita beracara di pengadilan, lanjut Agus aridhallah, ada seni, yaitu seni meyakinkan orang, meyakinkan client dan sebagainya. Yang paling penting, bahwa dunia hukum ini yang mempunyai banyak peluang, baik di swasta maupun pemerintahan.

“Semua memerlukan ilmu hukum, dan ini yang harus dipahami oleh para mahasiswa. Tapi kita perlu kreatifitas, butuh keterampilan. diantaranya kreatifitas memimpin, memanage dan kreatifitas dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak, dalam rangka meraih kesuksesan di bidang hukum,” tandasnya.

PT Puradelta Lestari Tbk Raih Penghargaan Emiten Terbaik Sektor Properti dan Real Estate di Ajang Bisnis Indonesia Awards 2021

0

PT Puradelta Lestari Tbk, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan Kota Deltamas berhasil memenangkan penghargaan Emiten Terbaik di Sektor Properti dan Real Estate dari Bisnis Indonesia Awards. Bisnis Indonesia Awards adalah bentuk penghargaan terhadap para pelaku bisnis di Indonesia, khususnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Bogordaily.netSinar Mas Land melalui PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang kawasan Kota Deltamas berhasil menorehkan prestasi pada ajang Bisnis Indonesia Awards 2021 dalam Kategori Emiten Terbaik di Sektor Properti dan Real Estate. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Harian Bisnis Indonesia pada (15/09) dan merupakan bentuk penghargaan terhadap para pelaku bisnis di Indonesia, khususnya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Seiring dengan situasi pandemi, pemberian apresiasi pada tahun ini dilakukan secara virtual. Harian Bisnis Indonesia memilih “Growth in Pandemic” sebagai tema dalam pemberian penghargaan tahun 2021. Acara tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita secara virtual.

PT Puradelta Lestari Tbk, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan Kota Deltamas berhasil meraih penghargaan Emiten Terbaik di Sektor Properti dan Real Estate dari Bisnis Indonesia Awards 2021. Penyerahan penghargaan ini diterima langsung oleh Hermawan Wijaya selaku Direktur PT Puradelta Lestari Tbk pada Selasa (15/9) secara virtual.

Direktur PT Puradelta Lestari Tbk Hermawan Wijaya mengungkapkan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang telah diberikan Bisnis Indonesia Awards. “Sesuai dengan tema Growth in Pandemic yang diusung, masa pandemi dalam dua tahun terakhir merupakan masa yang sangat menantang bagi dunia usaha. Kami berusaha untuk dapat memanfaatkan setiap peluang yang ada di tengah masa pandemi. Pada kondisi ini, PT Puradelta Lestari Tbk selaku pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas dapat bertumbuh dengan baik berkat dukungan seluruh stakeholder serta kerja keras dari karyawan dan jajaran manajemen. Penghargaan ini menjadi semangat kami untuk terus berinovasi menghasilkan karya yang lebih baik lagi kedepannya,” tutup Hermawan.

PT Puradelta Lestari Tbk meraih marketing sales sebesar Rp2,39 triliun di tahun 2020, sebuah capaian yang sangat baik, khususnya di tengah masa pandemi. Berbagai pelanggan berkelas internasional dari berbagai sektor industri seperti otomotif, logistik, pusat data, maupun industri pangan, sudah bergabung di kawasan industri GIIC Kota Deltamas. Di tahun 2021 sendiri, PT Puradelta Lestari Tbk menargetkan marketing sales sebesar Rp2 triliun, dimana hingga semester pertama, PT Puradelta Lestari Tbk sudah meraih marketing sales sebesar Rp905 miliar atau setara dengan 45,2% dari target tahun 2021. Saat ini sendiri masih ada beberapa permintaan akan lahan industri dengan jumlah yang cukup besar. Melihat potensi tersebut, PT Puradelta Lestari Tbk optimis untuk mencapai target marketing sales sebesar Rp2 triliun hingga akhir tahun.

Kota Deltamas dikembangkan oleh PT Puradelta Lestari Tbk, sebuah perusahaan joint venture antara Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation dari Jepang dengan luas area ± 3.200 hektar. Township yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat tersebut mengintegrasikan area hunian, komersial dan kawasan industri bertaraf internasional.

Kota Deltamas dikembangkan oleh PT Puradelta Lestari Tbk, sebuah perusahaan joint venture antara Sinar Mas Land dan Sojitz Corporation dari Jepang dengan luas area ± 3.200 hektar. Township yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat tersebut mengintegrasikan area hunian, komersial dan kawasan industri bertaraf internasional. Terletak di sisi timur Jakarta, kawasan ini memiliki lokasi yang strategis dengan akses tol langsung dari jalan tol Jakarta-Cikampek KM 37. Tidak hanya itu, kawasan Kota Deltamas juga memiliki fasilitas dan infrastruktur yang sangat komprehensif.

Kawasan industri GIIC (Greenland International Industrial Center) Kota Deltamas memiliki sederet fasilitas sarana dan prasarana berkelas dunia meliputi fasilitas pengolahan air bersih, fasilitas pengolahan air limbah, penyediaan tenaga listrik dengan layanan premium, pasokan gas, dan jaringan telekomunikasi dan serat optik yang sangat memadai untuk kawasan industri. Berbagai fasilitas seperti institusi pendidikan, hotel dan apartemen sewa, serta area-area komersial terus dikembangkan untuk meningkatkan layanan bagi para pelaku bisnis, pekerja, penghuni, maupun pengunjung Kota Deltamas. (*)