Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6841

Inilah Wilayah PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali Periode 14-20 September 2021

0

Bogordaily.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito tanggal 13 September 2021 dan berlaku mulai tanggal 14 hingga 20 September tersebut, PPKM Level 4 diterapkan di 3 Kabupaten/Kota, Level 3 di 82 Kabupaten/Kota, dan Level 2 di 43 Kabupaten/Kota.

Daerah yang level asesmennya mengalami perbaikan sebanyak 15 Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ponorogo dari Level 4 ke Level 3 serta Kota Banjar, Kota Tegal, Kota Kediri, dan Kab Jombang dari Level 3 ke Level 2.

Sedangkan daerah yang levelnya memburuk sebanyak enam Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten Purwakarta dari Level 2 ke Level 4 Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Brebes dari Level 3 ke Level 4 serta Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Bondowoso dari Level 2 ke Level 3.

Berikut rincian daerah PPKM di Jawa-Bali:

PPKM Level 4 sebanyak tiga Kabupaten/Kota di dua provinsi menerapkan PPKM Level 4, yaitu Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cirebon di Jawa Barat (Jabar) dan Kabupaten Brebes di Jawa Tengah (Jateng).

PPKM Level 3 sebanyak 82 daerah di tujuh provinsi, yang menerapkan PPKM Level 3 adalah Banten di Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.

Jabar di Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang.

Lalu daerah Jawa Tengah di Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Tegal, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Magelang, Kota Surakarta, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Klaten, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, dan Kabupaten Boyolali.

Daerah Istimewa Yogyakarta di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul.

Sedangkan Jawa Timur (Jatim) di Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Lumajang, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Batu, Kabupaten Kediri, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Blitar, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Bangkalan.

Kemudian Bali di Kabupaten Jembrana, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Buleleng, dan Kota Denpasar.

Selanjutnya PPKM Level 2 sebanyak 43 daerah di empat provinsi, yang menerapkan PPKM Level 2 adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak di Banten serta Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Majalengka, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Garut di Jabar.

Kemudian Kabupaten Pati, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Kudus, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Jepara, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Demak di Jateng.

Selanjutnya Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Jember, Kota Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Sampang, Kabupaten Probolinggo, Kayb Pamekasan, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Bojonegoro di Jatim.

Cakupan Vaksinasi Jadi Indikator Penetapan Level Dalam Inmendagri 42/2021 ini Tito juga menegaskan, pada periode PPKM kali ini penetapan level wilayah berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) dan ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi dosis pertama dan vaksinasi dosis pertama untuk kelompok masyarakat lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dari target vaksinasi.

Adapun ketentuannya adalah, pertama, penurunan level kab/kota dari Level 3 menjadi Level 2, dengan capaian total vaksinasi dosis pertama minimal sebesar 50 persen dan capaian vaksinasi dosis pertama lansia minimal sebesar 40 persen.

Kedua, penurunan level kab/kota dari Level 2 menjadi Level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis pertama minimal sebesar 70 persen dan capaian vaksinasi dosis pertama lansia minimal sebesar 60 persen.

Terakhir, untuk Kabupaten/Kota dengan Level 2 pada Inmendagri Nomor 39 Tahun 2021 dan tetap berada pada Level 2 atau Level 1 berdasarkan Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Menkes per tanggal 12 September 2021.

Serta akan diberikan waktu dua minggu untuk mencapai target vaksinasi yang ditetapkan pada poin pertama dan kedua di atas, dengan ketentuan apabila target vaksinasi tidak tercapai dalam dua minggu, maka daerah tersebut akan naik ke Level 3.***

KPAID Kota Bogor Gelar Rakorda Terkait Pelaksanakan PTM Terbatas ‌

0

Bogordaily.net – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Daerah Kota Bogor melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah terkait hasil pengawasan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan program vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun berbasis sentra sekolah.

‌Komisioner KPAI Daerah Kota Bogor, bidang pendidikan Anni Farhani menyampaikan bahwa Rakorda ini merupakan komitmen pihaknya agar satuan pendidikan di Kota Bogor dapat berjalan dengan baik. Khususnya agar anak-anak tetap aman selama PTM terbatas.

PTM

“KPAID tahun ini melakukan pengawasan terhadap 18 sekolah yg tersebar di 6 kecamatan. Pengawasan ini dilakukan, agar anak-anak benar2 terlindungi terhadap Covid-19 dan memastikan anak-anak kita mendapatkan pelajaran terbaik, karena kalau tidak dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” ungkap dia dalam Rakorda KPAID 2021 secara daring, Senin (13 September 2021).

PTM

Dalam kegiatan Rakorda ini, dibuka langsung oleh walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto sebagai Keynote Speech.

Sementara itu Narasumber dari KPAID Komisioner Bidang Pendidikan Anni Farhani, Kepala Dinas Kota Bogor, Hanafi, Kepala Kemenag Kota Bogor, Ramlan Rustandi, Kepala Dinkes Kota Bogor, Srinowo Retno dan dari KCD R Arso Budi Riyadi.

Anni menambahkan, Dalam kegiatan Rakorda ini, KPAID menyampaikan beberapa Rekomendasi hasil dari Rakonas KPAI :

KPAI mendukung Pembelajaran Tatap muka di masa pandemi dengan Enam
(6) syarat berikut:

Pertama, Sekolah/madrasah harus dipastikan sudah memenuhi segala syarat dan kebutuhan penyelenggaraan PTM terbatas termasuk memastikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 dapat terpenuhi.

Jika belum terpenuhi, maka Pemerintah Daerah harus membantu pemenuhannya;

Kedua, Sekolah/madrasah harus dipastikan vaksinasinya mencapai minimal 70% warga sekolah sudah divaksin, mengingat sudah ada program vaksinasi anak usia 12-17 tahun.

Kalau hanya guru yang divaksin, maka kekebalan komunitas belum terbentuk, karena jumlah guru hanya sekitar 10% dari jumlah siswa. Sementara kekebalan kelompok terbentuk jika minimal 70% populasi sudah divaksin, maka setidaknya orangtua sudah di vaksin.

Hal ini sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan badan kesehatan dunia, WHO. Oleh karena itu, Pemerintah Pusat harus memeastikan percepatan dan penyediaan vakinasi anak merata di seluruh Indonesia.

Karena dari survey singkat KPAI, anak-anak yang belum divaksin menyatakan belum mendapatkan kesempatan vaksinasi di daerahnya.

Ketiga, Pemerintah Daerah harus jujur dengan positivity rate daerahnya, dengan ketentuan menurut WHO bahwa positivity rate di bawah 5% baru aman membuka sekolah tatap muka.

Untuk itu, maka 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) perlu ditingkatkan, bukan dikurangi agar positivity ratenya menjadi rendah.

Keempat, Karena PJJ dan PTM dilaksanakan secara beriringan maka perlu ada pemetaan materi tiap mata pelajaran, materi mudah dan sedang di berikan di PJJ dengan bantuan modul, dan materi yang sulit disapaikan saat PTM, agar ada interaksi dan dialog langsung antara peserta didik dengan pendidik

Kelima, KPAI mendorong 5 SIAP menjadi dasar bagi pembukaan sekolah di Indonesia, yaitu Siap aerahnya, Siap sekolahnya, Siap gurunya, Siap orang tuanya dan Siap Anaknya.

Jika salah satu dari lima tersebut belum siap, sebaiknya tunda buka sekolah tatap muka di masa pandemi covid-19.
Keenam, KPAI mendorong Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten/kota perlu melakukan nota kesepahaman terkait pendamping sekolah dalam PTM dan Vaksinasi Anak.

Sekolah perlu mendapat edukasi dan arahan dalam penyusunan protokol kesehatan/SOP AKB di satuan pendidikan.

Selain itu, sekolah dapat mengakses layanan fasilitas kesehatan terdekat ketika ada situasi darurat, misalnya ditemukan kasus warga sekolah yang suhunya di atas 37,3 derajat atau ada warga sekolah yang pingsan saat PTM berlangsung.

‌Anni mengingatkan kembali, Indonesia merupakan salah satu negara di antara negara lain di dunia yang masih terdampak Covid-19.

Beberapa negara juga masih belum menyiapkan, bahkan juga masih belum terlaksana tatap muka.

‌“Indonesia melihat data terkini, ada daftar baik, tapi juga ada beberapa daerah kasusnya tinggi, data Satgas dan Kemenkes, sejak 23 sampai 28 Agustus, alhamdulillah untuk 20 provinsi kasusnya turun, ini keberhasilan gotong-royong dalam situasi PPKM, karena menghadapi situasi ini tidak hanya diserahkan kepada negara, tapi juga partisiapsi masyarakat, ini sangat berarti,” ujarnya.

‌Dalam pelaksanaan PTM hari ini, peran satuan pendidikan dan pemerintah daerah sangat besar.

Pasalnya, untuk melaksanakan PTM menurut WHO idealnya adalah positivity rate itu dibawah 5 persen, sementara di kota Bogor masih belum tercapai.***

Jonathan Frizzy Disudutkan Sang Istri, Pamannya Pasang Badan

0

Bogordaily.net – Benny Simanjuntak setelah 9 tahun jauh dari Jonathan Frizzy kini bisa kembali dekat dengan sang keponakan. Dia bahkan pasang badan untuk Jonathan Frizzy yang dituduh lakukan KDRT oleh Dhena Devanka.

Dalam video terbaru yang diunggah Benny Simanjuntak ke Instagram-nya, dia mengabarkan sang keponakan akan kembali ke Polres Jakarta Selatan karena ada panggilan.

“Hari Rabu, ada pemanggilan lagi Jonathan Frizzy di Polres Jakarta Selatan. Kalian jangan salah lo, si Jonathan itu yang dilaporkan awal,” kata Benny Simanjuntak dalam video yang dilihat, Selasa 14 September 2021.

Jonathan Frizzy dilaporkan oleh sang istri, Dhena Devanka. Merasa sudah difitnah, Jonathan Frizzy juga melaporkan balik Dhena Devanka dengan tuduhan KDRT.

Benny Simanjuntak menegaskan dirinya tak akan mundur untuk bela sang keponakan. Dia tak peduli dengan hujatan netizen soal dirinya.

“Jadi kalau kalian melarang saya membela anak saya, artinya kalian mau dong Jonathan dipenjara. Wah hebat kalian ya, suruh saya lepas tangan agar anak saya dipenjara. Tidak akan! Saya tidak peduli komen kalian,” tegas Benny Simanjuntak.

“Saya tidak mementingkan kalian di socmed saya. Saya mau berteman dengan orang-orang yang mendukung saya. Itulah gunanya dari perkembangan socmed. Kalau kalian pro sebelah tak perlu datang ke laman saya,” lanjutnya.

Benny Simanjuntak membeberkan dirinya memang sejak awal tak diakui sebagai keluarga oleh Dhena Devanka. Sampai akhirnya dia dan Jonathan Frizzy saling berjauhan.

“Saya tidak diakui jadi mertuanya. Saya tidak punya nomor telepon, tidak pernah bertemu. Kalian mau ponakan saya hancur masuk penjara. Saya nggak mau karena ini adalah bagian dari keluarga saya. Saya berharap semua selesai masalahnya dengan baik-baik. Kalau tidak baik-baik, ya kita lawan dengan tidak baik-baik. Tapi saya masih berharap semuanya bisa selesai baik-baik,” ucapnya.

Benny Simanjuntak memberikan pesan soal kondisi anak-anak. Dia mengingatkan tumbuh kembang anak-anak bisa baik, asal kedua orang tuanya bisa berhubungan baik.

“Anak bisa tumbuh besar dari bimbingan rumah tangga kedua orang tuanya. Saya mungkin nanti juga akan lebih berperan membantu cucu-cucu saya. Saya tetap akan membela anak saya Jonathan apa pun prinsipnya,” kata Benny Simanjuntak.(dtk)

Cek Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Selasa 14 September 2021

0

Bogordaily.net – Polres Bogor Kota memperbaharui lokasi SIM keliling Kota Bogor, fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjang SIM A dan SIM C.

Dilansir dari akun Twitter @PolresBogorKota, berikut jadwal SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Selasa 14 September 2021. Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, berada di Graha Pena Radar Bogor Taman Yasmin.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Polres Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah di tentukan di antarnya layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang, melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C yang dapat dilakukan, sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80 ribu untuk perpanjangan SIM A dan Rp 75 ribu untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku
2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli
3. Bukti Cek Kesehatan

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan, sesuai dengan ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak).***

Presiden Liga Spanyol Kritik Paris Saint-Germain, Ini Alasannya

0

Bogordaily.net – Upaya salah satu klub elit Eropa Paris Saint-Germain (PSG) yang menghambur-hamburkan uang demi meraih juara Liga Champions dapat kritikan dari Presiden Liga Spanyol Javier Tebas.

Sebelumnya Tebas sudah konsisten mengkritik PSG, terutama sejak mereka ‘membajak’ Neymar dari Barcelona pada 2017 silam. Kala itu PSG menebus klausul rilis senilai 222 juta euro, tapi dianggap tak logis karena diduga melanggar aturan Financial Fair Play.

Serangan Tebas buat PSG lantas kembali menguat, setelah sempat mereda, selepas PSG merekrut Lionel Messi musim panas ini. Baginya, hitung-hitungan beban gaji di PSG saja sulit diterima akal karena mereka membayar Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe dengan gaji fantastis.

Sedang pemain-pemain seperti Mauro Icardi, Angel Di Maria, Gianluigi Donnarumma, hingga Marquinhos juga bayarannya tak bisa disebut kecil. Keempatnya dilaporkan menerima gaji di atas 200 ribu sampai mendekati 300 ribu euro per pekannya.

Tebas pun menyindir arogansi Paris Saint-Germain, yang menolak tawaran Real Madrid untuk Mbappe musim panas tahun ini. Ia juga menyoroti strategi membabi buta PSG demi memenangi Liga Champions.

“Yang tidak bisa dipahami adalah ada sebuah klub yang rugi 400 juta euro, punya beban gaji 500 juta euro, dan bisa menolak tawaran buat Mbappe,” ujar Javier Tebas.

“Aturan kontrol keuangan mengalami kegagalan di Prancis, itu merusak pasar Eropa. Sistemnya UEFA itu salah.”

“Kita mesti mendatangkan investasi, tapi bukan kontribusi tak terbatas dengan kerugian yang konstan. Di sektor lainnya, ini tidak akan diizinkan.”

“Mereka lebih memilih memenangi Liga Champions dan punya kerugian berjuta-juta euro. Cara mereka itu bisa bikin fans senang karena Anda memenangi Liga Champions, tapi Anda sudah mengacaukan sepakbola. Itu sangat berbahaya,” imbuhnya.(dtk)

Cegah Masuknya Varian Baru Corona, Pemerintah Perketat Seluruh Pintu Masuk Negara

0

Bogordaily.net – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa, pemerintah melakukan pengetatan di seluruh pintu masuk negara guna mencegah masuknya varian baru SARS-CoV-2.

Hal tersebut disampaikan Budi dalam Keterangan Pers mengenai Perkembangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Terkini, Senin 13 September 2021, secara virtual.

“Pemerintah memutuskan untuk memperkuat seluruh pintu masuk negara dengan melengkapi dan memperketat proses karantina di sana, baik itu masuknya itu melalui udara, laut, maupun darat,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Selain itu, pemerintah juga mengawasi secara ketat perkembangan varian baru virus Corona dari seluruh dunia.

Menkes mengungkapkan terdapat tiga varian yang masuk dalam pengamatan pemerintah, yaitu varian Lambda (C.37) yang sudah tersebar di 42 negara, varian Mu (B.1.621) tersebar di 49 negara, dan varian C.1.2 yang sudah menyebar ke 9 negara.

“Ketiga varian ini memang sedang dalam penelitian, bagaimana perilakunya, laju penularannya, dan apakah mereka bisa menghindar dari antibodi yang terbentuk secara natural maupun vaksinasi. Dan sampai sekarang memang belum ada hasil riset yang pasti,” katanya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan, bahwa ketiga varian yang diamati tersebut belum terdeteksi di tanah air.

Untuk mendeteksi keberadaan varian baru SARS-CoV-2, pemerintah juga terus meningkatkan upaya pengetesan whole genome sequensing (WGS).

“Kita juga memperkuat jaringan lab Whole Genome Sequencing (WGS) agar kita bisa dengan cepat melakukan identifikasi dari varian baru ini,” tegasnya.

Menkes memaparkan, saat ini sudah terdapat 21 jaringan laboratorium di Indonesia yang dapat melakukan pengetesan dengan memadai.

Melalui jaringan lab tersebut, setiap bulannya telah dilakukan 1.866 genome sequencing, sehingga total yang sudah dilakukan sejak Januari hingga Agustus mencapai 6.161 genome sequencing.

$Tahun lalu, satu tahun kita hanya lakukan 340 genome sequencing. Sekarang, sampai bulan Agustus sudah 6.161 genome sequencing,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa, pelaku perjalanan internasional dari luar negeri harus memenuhi syarat telah menerima vaksinasi dosis lengkap.

Melakukan tes PCR sebanyak tiga kali (H-3 sebelum keberangkatan, saat kedatangan, dan hari ketujuh di masa karantina), serta melakukan karantina selama delapan hari.

Selain itu juga dilakukan pembatasan pintu masuk untuk kemudahan pengawasan.

“Jadi masuk dari udara hanya melalui Cengkareng dan melalui Manado. Sedang Bali, kita pertimbangkan untuk bisa jalan, kita akan lihat 1–2 minggu ke depan,” sambungnya.***

 

Kaget, Inilah Suasana Presiden Jokowi Bertemu Joko Widodo

0

Bogordaily.net – Ada kejadian menarik saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Jawa Tengah, Senin, 13 September 2021.

Mengawali kegiatannya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi mengunjungi Dukuh Ngledok, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, untuk meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat secara pintu ke pintu (door to door).

Saat peninjauan berlangsung, Presiden Jokowi melakukan dialog dengan beberapa peserta yang akan mendapatkan vaksin Covid-19.

Namun, Presiden Jokowi sempat terkejut setelah mengetahui salah satu peserta vaksinasi yang berdialog dengannya, memiliki nama yang sama dengan dirinya, yaitu Joko Widodo.

“Saudara kembar ternyata ya,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Joko Widodo salah seorang warga Dukuh Ngledok, Desa Segaran, yang sehari-sehari bekerja sebagai pandai besi itu pun tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya.

Bahkan, ia sempat menangis terharu saat bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Perasaan senang sekali. Kemarin sampai nggak bisa tidur, mau ketemu Pak Presiden. Nggak terasa, nggak nyangka,” ujar Joko Widodo saat ditemui pada kesempatan terpisah.***

Bima Arya Berikan Catatan Sebelum PTM Terbatas

0

Bogordaily.net – Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor menggelar Sosialisasi Rekomendasi, terkait Persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dan Vaksinasi pelajar hasil dari Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) secara daring, Senin 13 September 2021.

Sosialisasi ini diikuti seluruh sekolah di Kota Bogor serta dibuka dan mendapat arahan langsung dari Wali Kota Bogor, Bima Arya.

“Di masa yang berat ini, di masa Pandemi Covid-19 yang sulit ini, kita tidak boleh melupakan hak dasar dari anak untuk hidup sehat dan hak untuk memperoleh pendidikan,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, hak-hak dasar anak tidak mungkin terpenuhi tanpa berkolaborasi. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tidak bisa hanya mengandalkan Dinkes dan Disdik tapi harus bersama-sama dengan KPAI, Komite Sekolah, pengelola sekolah dan berbagai pihak mengingat rentang tanggung jawab ini panjang sekali.

“Saya titip kepada semua terutama kepada KPAI untuk bersama-sama berkolaborasi memastikan hak dasar anak terpenuhi, paling tidak dalam catatan saya ada beberapa hal yang harus menjadi atensi kita, harus ada antisipasi ke depan, harus menyiapkan semua skenario terlepas dari situasi Covid-19 yang sudah melandai,” tegasnya.

Catatan pertama, lanjut Bima Arya, memastikan apabila anak-anak ada yang terpapar Covid-19 maka mereka akan memperoleh perawatan yang layak, menjadi prioritas dan jangan sampai ada anak-anak yang terabaikan atau tidak diperhatikan.

Kemudian kedua, harus masuk ke langkah preventif agar anak tidak terpapar. Karena itu edukasi, sosialisasi terkait pola hidup sehat dan ancaman Covid-19 mutlak diperlukan.

“Ketiga, untuk menjamin hak dasar anak tadi maka kita harus punya database yang valid dan akurat terkait anak-anak yang terdampak secara ekonomi dan terdampak secara psikis, karena orangtuanya meninggal akibat Covid-19,” terangnya.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor ini menekankan, data ini harus diperbaharui untuk mengetahui tingkatan dan kebutuhannya apa saja.

Ini untuk menjamin memenuhi kebutuhan dasar mereka, bukan sekedar memberikan santunan atau sembako, tapi memastikan tidak memiliki kendala psikologi.

Hal ini kata dia, tentu saja tidak bisa dilempar ke RT/RW Siaga, namun ke DP3A, Disdik, Dinkes untuk memastikan sampai ke aspek psikologis pendampingan.

“Kemudian kita fokus persiapan PTM, ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, walaupun banyak menerima aspirasi yang sudah tidak sabar untuk PTM, baik dari orangtua, anak-anak, sekolah, tapi tidak mungkin jalan dengan ceroboh karena ini memerlukan kolaborasi,” imbuhnya.

Menurutnya, hal pertama yang harus dipastikan yakni maksimalnya vaksinasi pelajar. Saat ini capaian vaksinasi pelajar sudah 70 persen baik negeri dan swasta.

Di pekan ini Pemkot Bogor mengejar target 80 persen vaksinasi dosis pertama bagi pelajar. Kedua, kembali mengecek daftar periksa di sekolah karena sudah cukup lama sejak uji coba.

Hal lain yang sangat penting yakni memastikan komite sekolah memberikan dukungan, komunikasi orangtua berjalan dengan baik, ada sarana atau kanal koordinasi yang efektif, untuk bertukar informasi dan saling terbuka terkait kondisi setiap anak. Sebab, jika ada yang ditutupi akan menjadi persoalan besar.

“Nantinya ada kecamatan dan kelurahan yang ikut mengawasi lokasi sekolah, ada satgas mengawasi kerumunan di sekolah, tidak boleh ada anak-anak nongkrong di luar sekolah, Dishub mengawasi di transportasi publik tidak melanggar prokes, dan Diskop UMKM mengawasi tidak ada euforia anak-anak jajan di kantin. Kalau semua dipastikan siap bisa berjalan, karena sehat dan belajar itu target kita,” ungkapnya.***

PPKM Diperpanjang Hingga 20 September, Evaluasi Dilakukan Setiap Pekan

0

Bogordaily.net – Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4, 3, dan 2 di Pulau Jawa-Bali hingga 20 September mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa pemerintah akan terus memberlakukan PPKM dengan evaluasi dilakukan setiap pekan.

“Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan. Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali dan melakukan evaluasinya tiap satu minggu guna menekan angka kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian yang sama di kemudian hari,” ucap Luhut dalam keterangan update PPKM yang disiarkan virtual, Senin (13 September 2021).

Kali ini PPKM akan berlanjut hingga 20 September dan dalam penerapan PPKM pekan lalu, level PPKM di Provinsi Bali turun menjadi level 3.

Sehingga pada penerapan PPKM pekan ini hanya ada 3 kabupaten kota yang berada pada level 4 dari sebelumnya ada 11 kabupaten kota.

“Situasi yang membaik menurunkan level PPKM yang lebih cepat dari perkiraan kita. Tapi kecepatan vaksinasi, aplikasi peduli lindungi, dan penerapan prokes masih tertinggal,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa penerapan PPKM merupakan alat ukur pemerintah dalam mengendalikan Covid-19.

Meski terjadi penurunan kasus namun Luhut mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“PPKM alat kita memonitor, kalau dilepas tidak dikendalikan khawatir ada gelombang berikutnya karena melihat pengalaman negara lain,” tandasnya.***

Cek Para Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor Disini!

0

Bogordaily.net – Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bogor tahun 2021 sudah dilaksanakan tahap pertama yaitu verifikasi, body check dan performance check yang sudah dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 di Hotel Savero Style Bogor.

Dari hasil seleksi tahap pertama, telah terpilih Akang Teteh yang berhasil menjadi semifinalis untuk ke tahap selanjutnya.

Tahap selanjutnya akan diberikan karantina secara virtual yaitu pembakalan mengenai Pariwisata, Budaya, Ekonomi Kreatif dan materi lainnya dan pemilihan untuk ke tahap 30 besar Finalis Mojang Jajaka Kota Bogor.

Berikut adalah nama-nama yang lolos pada tahap pertama pada Semifinalis Mojang yakni Fitri Fahira Lastari, Nadya Nurlita, Shalfa Resno Kirana, Citra Tanani, Shiva Nur Fazria, Hasnah Tarisa, Putri Windiana Rahman, dan Sabrina Salwa Anandita Chandra.

Lalu Nabila Aulia, Hani Murhawati, D Dzafriza Lawhimmahfudha Waroisni, Eka Munika, Helmalia Dwi Cahyani, Assyifa Nurani Agustin, Marwati, Arindina Aulia Taim, Naya Putri Ramadhina, Tasya Kania Azzahra Choerunisa, Cecilia Aditya, Safiyya Aziz, Anisha Febri Alfianti, Intan Virgia Amalia Fanggi, Adinda Nurul Aulia juga Dini Andriani.

Kemudian Salsabilla Putri Oktavia, Rismonica Febiyansa Damayanti, Intan Ratu Alda, Siti Nurul Alisa, Vika Tresnadiana Herlina, Fatmadila Rosa Al-Rohman, Sanggia Nur Amaliana Anggraeni, Fita Nindia Putri, Mayang Fuzzy Lestarry Mustofa, Aulia Defanti, Shifa Maulidya Hanafi serta Maudy Ulfariana Mantika.

Adapun Soleha Nuramanah, Amanda Aurellya, Elissya Nuriva Putri, Putri Yulianti, Rima Wardiana, Hilda Apriliana, Nailah Fiorenza Fitriyah, Lusi Andriani, Syafira Ramadanti Trinandhi, Wina Ulpatari, Amanda Putri Khairina, Rani Nur Mayasari, Miratul Ginayah, Suci Kurniawan dan Qorruta Ayun Nisa.

Selanjutnya ada Siti Ratih Pratiwi, Dina Nur Amalia, Mita Shopiyanti, Sahna Putri Ridanti, Sheila Muliawati, Iqlima Istaufa Audrey, Agisna Riawan, Zahra Vatya Ramadhanti, Nabilah Meilandri Ruslani, Anggi Fitria, Indah Permata Sari, Desti Mulyani, Miftahul Jannah, serta Nurul Indah Pratiwi.

Berikut juga Semifinalis Jajaka yaitu Muhamad Ihsan Permana, Agung Junazil Rukmana, Muhammad Arief Ramadhan, Raden Muhammad Iqbal Rizqi Saputra, Muhamad Herfan, dan Muhammad Abiy Fariz Abqary.

Jajaka

Adapun Mohammad Rezky Lazuardy, Eggi Sugestio, Irham Armansyah, Ramdani, Moch Noor Fitra Akbar, Muhammad Sidiq Al Hafid Anwar, Kim Yun, Mohamad Herlin Idris, Muhammad Akbar Prayoga, Sahel Alfathan Ferinan, Tubagus Agnia Wiramulyana, Muhamad Hakim, dan Andreas Bobola Prasetya Jatikusuma.

Lalu Nauval Muhamad Fachrezi Wiradiredja Karnabi, Muhamad Rizki Salam, Rafi Irsyad Saputra, Kevin Naufal F, M. Yuqa Shulhan, Muhammad Yamin, Alvin Tardja, Rayhan Achmal Gunawan, Muhammad Malda, Asep Rohmansyah, Alfauzan Praditya, dan terakhir Mohamad Farhan.

Selamat kepada Akang Teteh yang masuk ke tahap Semifinalis Mojang Jajaka Kota Bogor, yuk pantau terus rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bogor 2021 melalui instagram @moka_kota_bogor dan dukung favoritmu untuk menjadi Finalis Mojang Jajaka Kota Bogor 2021! Adv