Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 6870

Ingat Ya, Kegiatan Ini Sudah Syaratkan Sertifikat Vaksin Sebagai Tiket Masuk

0

Bogordaily.net – Meskipun pemerintah tidak membuat keputusan tertulis mengenai sertifikat vaksin yang menjadi syarat untuk berkunjung ke suatu tempat.

Contoh misalnya masuk mall atau juga untuk aktivitas lain. Namun ternyata sejumlah kegiatan sudah mensyaratkan sertifikat vaksin sebagai “tiket masuk”.

Sejumlah mall di ibukota, misalnya, sudah menjadikan sertifikat vaksin sebagai syarat masuk ke dalam mall. Dan sertifikat vaksin ini juga menjadi syarat utama perjalanan ke luar kota.

Berikut beberapa aktivitas di DKI Jakarta yang mensyaratkan sertifikat vaksin di dalamnya:

<• Naik transportasi umum

Siapa saja yang menggunakan transportasi umum untuk beraktivitas, pastikan sudah memiliki sertifikat vaksin.

Sebab, pengendara, pekerja dan juga pengguna transportasi publik wajib vaksinasi untuk menggunakan transportasi umum.

Kapasitas transportasi umum pun saat ini dibatasi, yaitu hanya 50 persen.

Disertai dengan protokol kesehatan ketat, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

<• Kegiatan peribadatan

Sertifikat vaksin juga diperlukan jika ingin melaksanakan ibadah di tempat peribadatan.

Selama perpanjangan PPKM level 4, kegiatan peribadatan secara berjamaah dilarang.

Di sini, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan petugas dan pengurus tempat ibadah sudah divaksinasi.

<• Masuk restoran dan warteg

Tempat umum lain yang mewajibkan sertifikat vaksin adalah restoran dan warteg. Pemilik dan pengunjung restoran/warteg, diwajibkan sudah menerima vaksin.

Waktu operasional warteg/restoran dibatasi hingga pukul 20.00 WIB dengan maksimal 3 pengunjung.

Serta untuk pengunjung yang ingin makan di tempat, dibatasi maksimal 20 menit.

Aturan ini juga berlaku untuk restoran yang ada di dalam gedung atau mall.

<• Sektor kegiatan sehari-hari

Aktivitas kegiatan sehari-hari juga diwajibkan memiliki sertifikat vaksin. Apa saja kegiatan sehari-hari itu?

Misalkan ke pasar tradisional, supermarket, pasar rakyat, toko kelontong, apotek dan toko obat, serta salon dan pangkas rambut.

Tempat-tempat ini diperbolehkan beroperasi hingga pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Sedangkan pasar tradisional dan pasar non kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 15.00.

<• Hotel non karantina

Pemerintah memutuskan melakukan pelonggaran pembatasan di beberapa daerah.

Jadi, sejumlah tempat umum termasuk hotel, diperbolehkan beroperasi kembali.

Kegiatan perhotelan yang bukan penanganan karantina Covid-19 diizinkan beroperasi dengan syarat seluruh karyawan telah divaksinasi.

Syarat tersebut juga berlaku untuk para tamu atau pengunjung yang ingin menginap.

Pembatasan juga berlaku di hotel, di mana petugas hotel yang bekerja dalam satu shift hanya boleh setengah dari staf di bagian fasilitas produksi.

Untuk layanan bagian administrasi, hanya boleh ada 10 persen staf dalam satu shift.

Aturan ini dikecualikan untuk warga yang masih dalam waktu tenggang tiga bulan pasca terinfeksi Covid-19.

Juga bagi warga yang kontra indikasi vaksin dengan pemeriksaan medis, serta anak-anak di bawah 12 tahun.

Jadi, pastikan sudah divaksinasi dan ingat, sudah divaksinasi bukan berarti kebal terhadap virus. Tetap terapkan protokol kesehatan ketat dan jaga kesehatan.***

Perumda Pasar Pakuan Jaya Beri Toleransi bagi PKL Gratis Kios di Pasar Kebon Kembang

0

Bogordaily.net – Pedagang Kaki Lima (PKL) diberi tengat waktu satu minggu untuk berdagang di depan Pasar Kebon Kembang Blok B, sambil didata dan disurvey Perumda Pasar Pakuan Jaya supaya dapat pindah kedalam pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Muzakkir masih memperhatikan para pedagang dimasa pandemi Covid-19, dengan tidak menarik uang sewa dipasar kembang selama 6 bulan agar pedagang bisa mengembangkan usahanya didalam pasar.

“Selama seminggu ini PKL masih bisa mempersiapkan tempat berjualan mereka didalam pasar, namun setelah itu akan ada penertiban jika mereka tetap berjualan di depan atau bagian pasar Kebon Kembang,” ungkap Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, Muzakkir, Sabtu 4 September 2021

Penertiban dilakukan karena para PKL berjualan di depan pasar serta akses jalan masuk ke pasar yang mengganggu aktivitas pengunjung untuk masuk kedalam pasar Kebon Kembang.

Selain itu PKL yang berada diluar pasar mengganggu ketertiban umum, hal ini yang membuat pihak pasar Kebon Kembang tidak memperkenankan adanya transaksi jual beli diluar pasar.

“PKL itu bisa menempati berbagai tempat seperti kios atau selaras pasar, sehingga bisa mendapatkan keamanan dan kenyamanan selama bertransaksi,” pungkasnya.*

5 Cara Merawat Rambut Rontok Pasca Covid-19

0

Bogordaily.net – American Academy of Dermatology Association (AAD) menyatakan rambut rontok pasca Covid-19 adalah suatu kondisi yang umum. Pasalnya, demam, penyakit, dan stres dapat memicu kerontokan pada rambut.

“Kebanyakan orang mengalami kerontokan rambut dua hingga tiga bulan setelah demam atau sakit. Segenggam rambut bisa keluar saat Anda mandi atau menyikat rambut. Kerontokan rambut ini bisa berlangsung selama enam sampai sembilan bulan,” tulis AAD.

1. Konsumsi sumber vitamin
Konsumsi makanan bernutrisi tinggi terutama yang mengandung vitamin A, B,C, D, E, dan K. Vitamin ini dapat mengurangi pigmentasi kulit dan meningkatkan pertumbuhan rambut.

Sejumlah studi menyarankan untuk mengonsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian karena terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan rambut.

2. Asupan protein
Selain vitamin, protein juga berperan penting dalam pertumbuhan rambut. Sebagian besar folikel rambut terbentuk oleh protein. Maka dari itu, asupan protein yang cukup dapat memperkuat rambut dan mempercepat pertumbuhan rambut.

Konsumsi pula protein makanan yang mengandung asam lemak omega-3 karena baik untuk pertumbuhan sel, misalnya ikan berlemak dan minyak zaitun.

3. Sarapan di pagi hari
Pastikan untuk selalu sarapan di pagi hari. Mengisi perut di pagi hari dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat mempengaruhi pertumbuhan sel dan folikel rambut.

4. Kebersihan rambut
Jaga kebersihan rambut dengan rutin mencuci rambut. Setelah mencuci rambut, jangan biarkan rambut dalam kondisi lembap atau basah karena kandungan air dapat memberikan beban pada rambut sehingga menjadi lebih mudah rontok.

Hindari pula tidur dalam keadaan rambut basah.

5. Tidur teratur
Periksa kembali jam tidur Anda. Cobalah untuk tidur teratur dan cukup setiap hari. Tidur merupakan waktu bagi sel dalam tubuh untuk beristirahat, sekaligus memperbaiki diri, termasuk pada rambut.

 

Bank Indonesia Punya Uang Logam Berbahan Emas

0

Bogordaily.net – Kini Bank Indonesia punya uang logam berbahan emas. Jumlah gramnya juga tak tanggung-tanggung bisa sampai 50 gram dalam satu keping.

Uang ini biasanya diterbitakn jika memperingati hari-hari khusus. Jadi memang jumlahnya terbatas.

Rp 100.000 Gambar Komodo
Uang ini diterbitkan tahun 1974. Bahan logam emas kadar 900/1000 dengan berat 33.437 gram

Deretan Uang Khusus yang Pernah Diterbitkan BI Foto: Dok. Bank Indonesia

Rp 200.000 Gambar Badak
Uang ini diterbitkan pada 1987 bergambar Badak Jawa Bercula Satu. Berbahan emas kadar 917/1000 dengan berat 10 gram.

Deretan Uang Khusus yang Pernah Diterbitkan BI Foto: Dok. Bank Indonesia

Rp 850.000 Gambar Soeharto
Uang ini diterbitkan pada 1995 dalam rangka peringatan 50 tahun Kemerdekaan RI. Dibuat dari emas kadar 23 karat dan berat 50 gram.

Deretan Uang Khusus yang Pernah Diterbitkan BI Foto: Dok. Bank Indonesia

Rp 300.000 Gambar Soeharto dan Masyarakat
Uang ini diterbitkan pada 1995 untuk memperingati 50 Tahun RI. Bahannya emas 23 karat dan berat 17 gram.

Deretan Uang Khusus yang Pernah Diterbitkan BI Foto: Dok. Bank Indonesia

Rp 500.000 Gambar Bung Karno
Uang ini diterbitkan pada 2001 untuk memperingati 100 Tahun Bung Karno. Dibuat dengan emas kadar 0,999 dan berat 15 gram.

 

Hindari Ganjil Genap, Masuk Puncak Wisatawan Kelabui Petugas

0

Bogordaily.net – Uji coba penyekatan ganjil genap dilakukan di beberapa titik menuju Puncak Bogor, salah satunya di Simpang Gadog. Sayangnya operasi tersebut jadi kurang efektif, karena tidak sedikit pengendara kelabui petugas dengan mencoba menghindari titik penyekatan dan masuk jalur tikus.

Pantauan di lokasi, nampak kendaraan roda 4 dan roda 2 memasuki jalur tikus yang ada di kawasan Ciawi untuk menghindari penyekatan di Simpang Gadog dan Simpang Bendungan Ciawi. Pengendara masuk ke jalur tikus yang ada di sekitar Universitas Djuanda Ciawi Bogor.

Mereka kemudian mengarah ke Puncak melalui perkampungan dan terowongan yang menyeberangi Tol Jagorawi dan tembus ke Pasir Angin Megamendung dan berharap tembus ke Jalan Raya Puncak.

Sementara itu, di titik penyekatan Simpang Gadog nampak puluhan petugas gabungan tengah berjaga dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mengarah ke Puncak. Kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 bernopol ganjil diminta memutar arah kecuali memiliki kebutuhan darurat atau ber-KTP Cisarua dan Megamendung.

Tidak sedikit pengendara yang mencoba meloloskan diri meski nopol kendaraannya ganjil. Mereka bahkan memohon agar tetap diloloskan dengan berbagai alasan. Namun, petugas tetap meminta mereka memutar arah karena dianggap tidak memiliki kebutuhan mendesak dan menggunakan kendaraan bernopol ganjil.

Ada pula pemotor yang mencoba mengecoh petugas dengan melipir ke lajur kiri. Namun karena penjagaan yang berlapis, pemotor tetap disekat petugas dan dipaksa memutar arah

Sampai pukul 10:30 WIB, petugas gabungan masih melakukan pemeriksaan di titik penyekatan Simpang Gadog. Uji coba sistem ganjil genap merupakan upaya Satgas COVID 19 untuk membatasi mobilitas orang di kawasan wisata Puncak Bogor.

Selain dengan sistem ganjil genap, petugas juga memeriksa sertifikat vaksin setiap pengendara yang lolos ganjil genap.***

Uji Coba Ganjil Genap di Hari Kedua, Kemacetan Parah di Simpang Gadog

0

Bogordaily.net – Saat uji coba pemberlakuan ganjil genap di hari kedua pada Sabtu 4 September 2021, kemacetan parah muncul di Simpang Gadog. Ratusan kendaraan dari arah Tol Jagorawi, mulai dari GT Ciawi hingga Simpang Gadog terlihat mengular.

Kemacetan yang sama juga terjadi di Jalan Raya Gadog, baik sebelum titik lokasi penyekatan ganjil genal maupun sesudah.

Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin mengatakan, kemacetan pagi ini memang biasa terjadi setiap akhir pekan. Karena warga kebanyakan ingin menikmati keindahan alam di kawasan Puncak sejak awal.

“Soal kemacetan, biasanya memang Sabtu itu lebih padat dari Jumat, karena Jumat itu kan masih kerja dan Jumat itu macetnya biasanya sore. Kalau Sabtu macetnya dari pagi sampai sore itu pasti padat,” kata Ade Yasin saat meninjau pelaksanaan uji coba ganjil genap di Simpang Gadog, Sabtu 4 September 2021.

Ade Yasin menegaskan, sistem ganjil genap di kawasan Puncak masih sebatas uji coba. Satgas COVID-19 akan mengevaluasi setelah dua pekan kedepan dan mempertimbangkan apakah akan dilanjutkan atau tidak.

“Kita ini uji coba selama dua minggu ya, hari ini uji coba pekan pertama. Nanti setelah dua minggu ke depan, kalau ada pengurangan aktifitas, kemudian masyarakat di sini juga kondusif, kita lihat saja nanti,” kata Ade Yasin.

“Tetapi ini saya kira ini (sistem ganjil genap) belum menjadi permanen ya, karena pemberlakuan ganjil genap selama masa PPKM ini adalah menghindari keramaian di Puncak dan kita juga menghindari banyaknya kerumunan-kerumunan orang,” imbuhnya.

Selain sistem ganjil genap, Satgas COVID-19 juga mewajibkan wisatawan yang akan masuk ke kawasan Puncak untuk membawa sertifikat vaksin dan menunjukkannya di setiap titik penyekatan dan pemeriksaan.

“Ini baru satu hari, belum kelihatan efektif atau tidak. Tetapi sudah banyak yang kita putar balik karena nopol tidak sesuai aturan ganjil genap dan mereka yang lolos ke atas juga kita minta aplikasi peduli lindungi, supaya mereka yang naik ke atas adalah mereka yang sudah divaksinasi,” kata Ade Yasin.

Sampai saat ini, petugas gabungan masih melakukan penyekatan dan pemeriksaan di simpang Gadog. Ratusan kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 nampak diputar balik karena nopolnya tidak sesuai dengan tanggal hari ini. Untuk diketahui, sesuai tanggal hari ini maka kendaraan yang dibolehkan mengarah ke Puncak adalah kendaraan bernopol genap.

Pantauan di lokasi pukul 09:30 WIB di titik penyekatan ganjil genap Simpang Gadog, nampak ratusan petugas gabungan TNI, Polri, Dishub, BPBD dan Satpol PP Kabupaten Bogor bersiaga dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang mengarah ke Puncak.

Jalur menuju Puncak di titik penyekatan nampak di bagi dua dan dibatasi dengan traffic cone.

Setiap kendaraan bernopol genap akan diarahkan ke lajur kiri dan dipersilahkan melanjutkan perjalanan setelah menunjukkan sertifikat vaksin. Sementara untuk kendaraan bernopol ganjil diarahkan ke lajur kanan dan diminta untuk memutar arah kendaraannya.***

 

Dinyatakan Sembuh, Yahya Waloni Kembali Mendekam di Bareskrim

0

Bogordaily.net – Tersangka kasus dugaan penistaan agama Yahya Waloni kembali menghuni sel tahanan di Bareskrim tadi malam, setelah dinyatakan sembuh. Yahya Waloni sempat dilarikan ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, karena sakit jantung.

“Sudah, sudah dikembalikan ke Bareskrim tadi malam,” ujar Kabid Pelayanan Medik dan Perawatan RS Polri Kombes Yayok Witarto saat dimintai konfirmasi, Sabtu 4 September 2021.

Yahya Waloni diharuskan kembali ke Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan. Namun Yayok menyebut Yahya harus tetap minum obat.

“(Tetap) minum obat,” ucapnya.

Sebelumnya, Yahya Waloni dilarikan ke RS Polri, Jakarta Timur. Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menyebut Yahya Waloni mengeluh sesak napas.

“(Dia) mengeluh sesak napas,” ujar Agus saat dimintai konfirmasi, Jumat (27/8).

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan Yahya Waloni sakit. Argo mengatakan Yahya mengalami pembengkakan jantung.

“Ya, pembengkakan jantung,” kata Argo.

Yahya Waloni dilarikan ke RS Polri pada malam dirinya ditangkap polisi. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan Yahya memang sudah sakit saat ditangkap. Polisi menyebut Yahya Waloni telah ditahan, kemudian dibantarkan ke RS Polri karena sakit.

“Iya (sudah sakit saat ditangkap). YW dibantarkan ke RS tadi malam,” tutur Ramadhan.

Sukma/Heri Lolos 16 Besar Turnamen Gor Bulutangkis TOP

0

Bogordaily.net – Pasangan ganda Putra PB. Tirta Karya Sukma Jaelani/Heri Ute lolos ke babak 16 besar setelah membungkam pasangan Joko/Garing dua set langsung dengan skor 30/28 di Turnamen Gor Bulutangkis TOP.

“Target kami lolos babak semifinal saja sudah bagus,” jelas Heri, ketika ditemui seusai pertandingan.

Menurutnya, untuk katagori C non atlet, persaingan cukup merata, walau ada bebrapa pasangan dari luar kecamatan Dramaga, yang belum diketahui kekuatan sesungguhnya. Terutama pasangan dari Kecamatan Ciampea dan Tenjolaya.

“Kami tentu harus mewaspadai pasangan unggulan juga,” tukas Heri kepada Bogordaily.net

Selanjutnya dalam partai malam ini . Sukma/Heri akan di tantang pasang Ahyan/Dani mewakili PB. Jasun. Kedua pasangan ini dinilai cukup berat, karena memiliki kemampuan fisik dan pukulan lob serang yang mematikan.

“Kuncinya tentu kami harus mampu meredam pola permainan mereka,” beber Sukma.

Sekedar diketahui Turnamen Gor Bulutangkis TOP, rutin menggelar kejuaran untuk members yang memiliki jadwal latihan.

Ini merupakan turnamen kedua yang diikuti dua kelompok B non atlet dan C non atlet dengan sistem gendongan. Sebanyak 240 peserta ikut berpartisipasi. Baik tampil mewakili individu maupun atas nama klub.

“Ada juga beberapa peserta yang ikut karena undangan untuk memeriahkan, ” pungkas Ilham Akbar ketua panitia peneyelenggara. (gibran)

Ini Kata Saipul Jamil, Setelah Mendapatkan Penolakan Kembali ke Dunia Hiburan

0

Bogordaily.net – Rencana Saipul Jamil kembali ke dunia hiburan pasca keluar dari penjara mendapatkan penolakan masyarakat. Banyak yang menyebut mantan narapidana pedofilia tak pantas kembali ke dunia entertainment.

Lantas apa tanggapan Saipul Jamil? Rupanya menurut Bang Ipul, dia tak masalah dengan adanya pro-kontra.

“Sebenarnya dulu juga saya ada pro dan kontra gitu kan. Cuman ya kayak gitu saya tuh orangnya masa bodoh, lo ngomongin gue bodo amat. Nah itu lagunya ngetrend sekarang,” kata Saipul Jamil di Gedung Transmedia, Kawasan Mampang Jalan Kapten P Tendean Jakarta Selatan pada Jumat 3 September 2021.

“Itu sebenarnya langkah-langkah saya dulu seperti itu. Jadi orang nyibir saya begini ABCDEFG. Saya biarin aja,” tambahnya.

Sementara itu, Saipul mengaku sebagai selebriti bukan hanya dirinya saja yang memiliki haters ataupun musuh. Namun dia mengaku tak mempersoalkan hal tersebut. Bahkan dia berharap pihak yang tak suka dengan dirinya menjadi cinta.

“Artinya saya tahu memang ada orang yang nggak suka sama saya. Bahkan saya rasa bukan saya aja yang tidak disukai, bahkan artis lain juga sama seperti itu. Ada musuhnya, cuma kalo saya nggak mau terlalu mempersoalkan,” bebernya.

“Biarkan mungkin ada yang nggak suka. Siapa tahu saya berdoa mudah-mudahan yang nggak suka jadi cinta gitu, loh. Yang cinta makin cinta itu tujuan saya seperti itu,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Saipul mengaku adanya pihak yang kontra terhadap kembalinya ke dunia hiburan sama sekali tak menghambat hidupnya. Namun melihat komentar haters, Saipul Jamil mengaku langsung mengucap istighfar.

“Oh nggak, tidak menghambat. Paling gini. Kadang-kadang kalau suka baca haters, jadi kadang-kadang cuma sesaat doang, sedetik, oh ada yang begitu. Paling saya istighfar, saya jalan lagi bismillah,” pungkasnya.

Saipul Jamil bebas murni setelah menjalani hukuman penjara selama 8 tahun. Kebebasannya disambut ramai dan berujung petisi boikot lantaran Saipul Jamil berencana kembali ke dunia hiburan Tanah Air.

Di situs Change.org, petisi boikot Saipul Jamil telah ditandatangani sebanyak lebih dari 35 ribu orang pada Jumat 3 September 2021. Jumlahnya pun terus bertambah dan mendekati target 50 ribu tanda tangan.

Petisi ini berjudul Boikot Saipul Jamil Mantan Narapidana Pedofilia Tampil di Televisi Nasional dan YouTube. Petisi tersebut ditujukan kepada Komisi Penyiaran Indonesia.

Dalam kolom keterangan petisi, tertulis permasalahan yang menjerat Saipul Jamil dan membuatnya masuk penjara. Termasuk salah satunya adalah soal Saipul Jamil yang terbukti melanggar pasal 292 KUHP tentang perbuatan cabul.

Kasus suap yang dilakukan Saipul Jamil juga disoroti dalam petisi tersebut. Diketahui memang Saipul Jamil menyogok panitera pengganti yang kemudian membuatnya dijatuhi hukuman berbeda.

“Jangan biarkan mantan narapidana pencabulan anak di usia dini (pedofilia) masih berlalu-lalang dengan bahagia di dunia hiburan, sementara korbannya masih terus merasakan trauma. Sungguh sangat berharap stasiun televisi melakukan hal yang sama dengan memboikot mantan narapidana pencabulan anak diusia dini (pedofilia) muncul. Semoga petisi ini membuahkan hasil yang memuaskan,” tulis pembuat petisi.***

Kemenhub Dukung Pemberlakuan Gage di Kawasan Puncak

0

Bogordaily.net – Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mendukung upaya Polri dalam pemberlakuan ganjil-genap (gage) di kawasan Puncak. Kemenhub menilai ganjil genap salah satu cara mengurai kemacetan yang sering terjadi pada akhir pekan di kawasan puncak.

“Kami mendukung berlakunya rencana penanganan kemacetan pada lalu lintas di jalur Puncak, Bogor. Karena seperti yang kita ketahui kerap kali terjadi lonjakan arus lalu lintas pada akhir pekan karena banyaknya masyarakat yang ingin berlibur saat akhir pekan maupun libur nasional ke Puncak,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi pada Sabtu, 4 September 2021.

Adapun kebijakan ganjil-genap tersebut berlaku mulai Jumat 3 September 2021, dan berlaku setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu serta libur nasional. Aturan Ganjil-Genap ini akan berlaku bagi seluruh kendaraan roda 4 dan roda 2 yang akan ke jalur puncak.

“Kami dari Kementerian Perhubungan siap membantu Kakorlantas Polri untuk menerapkan dan juga mensosialisasikan ganjil genap ini kepada masyarakat, termasuk penerbitan regulasinya nanti tentunya berasal dari Kementerian Perhubungan. Sesuai hasil rapat sebelumnya, ganjil genap ini mulai berlaku pada Jumat 3 September jadi dimohon untuk masyarakat dan petugas mengantisipasi perjalanan agar tidak terjadi kemacetan,” katanya.

Budi mengatakan setiap warga yang hendak ke puncak juga akan diperiksa status vaksinasinya. Selain itu, ganjil genap juga tidak berlaku untuk sejumlah kendaraan seperti pemadam kebakaran, ambulance atau mobil jenazah, tenaga kesehatan, mobil dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik, serta kendaraan untuk kepentingan tertentu atau darurat sesuai diskresi petugas Polri.

Budi menilai sistem ganjil-genap ini bisa efektif untuk menekan mobilitas warga. Hal ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran Corona di kawasan tersebut.

“Kami dari Ditjen Hubdat juga secara aktif akan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan Korlantas Polri. Kami mendukung upaya ini juga karena seperti yang kita saksikan bahwa perlu adanya tindakan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat dengan output penurunan penyeberan COVID-19 di wilayah Kabupaten Bogor,” pungkas Budi.