Monday, 13 April 2026
Home Blog Page 6918

Gegara Gajinya Mahal, Ronaldo Tidak Diminati Klub

0

Bogordaily.net – Karena nilai gaji yang tinggi, membuat Cristiano Ronaldo hingga kini belum ada klub yang berminat. Sementara rumor kalau Ronaldo akan hengkang dari Juventus kembali ramai.

Sementara pada pertandingan di pekan pertama Liga Italia penyerang Timnas Portugal itu dicadangkan.

Pada pekan perdana Liga Italia, Juventus bertamu ke Udinese pada Senin 23 Agustus 2021 dini hari WIB. Hasil akhir 3-3, Si Nyonya Tua cuma bawa pulang satu poin.

Cristiano Ronaldo, megabintang sepakbola hanya bermain sebagai pemain pengganti. Ronaldo dicadangkan!

CR7 baru masuk ke lapangan di menit ke-59 menggantikan Alvaro Morata. Ronaldo mampu menjebol gawang Udinese di menit akhir lewat sundulan, tapi dianulir VAR karena offside.

Dilansir dari Football Italia, Cristiano Ronaldo yang dicadangkan lebih mencuri perhatian dibanding hasil Juventus di lapangan. Kembali rumor yang dulu-dulu muncul ke permukaan, apakah sudah saatnya Ronaldo pisah jalan dengan Juve?

“Saya pastikan, Ronaldo akan tetap di Juventus musim ini,” terang Wakil Presiden Klub Juventus, Pavel Nedved.

“Janganlah membuat-buat rumor yang sensasional yang tidak jelas kebenarannya,” tutup Nedved sambil tersenyum.

Beberapa media Italia lainnya seperti Il Corriere dello Sport melaporkan kalau perpanjangan kontrak Cristiano Ronaldo di Juventus belum menemui jalan terang. Ronaldo bakal habis kontraknya di musim panas 2022 mendatang.

Diyakini, Juventus tidak punya cukup biaya buat membayar gaji Ronaldo. Tak ayal, Ronaldo mendapat bayaran sebesar 31 juta Euro per tahun atau setara Rp 523 miliar!

Cristiano Ronaldo sendiri sudah mengaku kalau untuk fokus bermain dan menegaskan kalau rumor dirinya akan pindah cuma kabar burung. Kembali soal keuangan klub, Juventus bisa merugi kalau melepas Ronaldo ketika kontraknya habis nanti karena tidak akan dapat biaya sepersen pun.

Diyakini, hanya PSG dan Manchester City yang kuat untuk memboyong Ronaldo sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup pada 31 Agustus nanti. Namun sepertinya, dua klub itu sudah tidak meminati Ronaldo lagi.

Menurut laporan dari Sportitalia, sampai hari ini Si Nyonya Tua belum menerima tawaran resmi untuk Cristiano Ronaldo.

Limbah Medis di Indonesia Jadi Ancaman Baru Krisis Iklim

0

Bogordaily.bet – Pengelolaan limbah medis Covid-19 dinilai bisa menjadi ancaman
baru krisis iklim. Hal ini disampaikan dalam diskusi bertajuk ‘Diskusi Bareng Anak Muda. Darurat Limbah Medis, Kita Bisa Apa?’ yang diselenggarakan pada Selasa 24 Agustus 2021 dan dihadiri secara virtual oleh figur publik dan pegiat lingkungan) Tasya Kamila, Direktur Lingkungan Hidup Ir. Medrilzam, M.Prof.Econ, Ph.D., Kementerian PPN/BAPPENAS RI Amalia Renjana dan Doctors for XR Indonesia dr. Dimas Muhammad.

Saat ini pemerintah dianggap belum melakukan pengelolaan limbah  dengan baik. DETALKS dan Doctors for XR Indonesia pun memulai sebuah petisi di laman Change.org yang mendesak Pemerintah untuk memastikan dan menjamin pengelolaan limbah yang transparan, cepat, dan ramah lingkungan. Sampai hari ini, petisi tersebut telah berhasil didukung oleh 29.000++ orang.

“Kami merupakan orang biasa yang memiliki perhatian besar terhadap dampak limbah kepada kehidupan masyarakat sehari-hari. Dan ternyata, ada 29 ribu orang lain yang juga ikut mendukung gerakan yang kami buat,” kata Amalia Renjana, salah seorang perwakilan pembuat petisi.

Amalia juga menceritakan bagaimana pengelolaan limbah yang baik dan ramah lingkungan bisa berpengaruh pada kehidupan setiap orang.

“Saat ini, saya memiliki teman di Tebet, Jakarta, yang bingung dan takut karena mau dibangun insinerator, karena takut menjadi sumber polusi udara lagi. Padahal, tidak semua limbah harus dikelola menggunakan pembakaran,” ceritanya.

Insinerator merupakan alat pemusnah limbah dengan teknik pembakaran, yang banyak digunakan di Indonesia. Banyak pihak, termasuk para pembuat petisi, yang merasa penggunaan insinerator yang berlebihan untuk mengelola limbah medis bisa memperparah krisis iklim akibat polusi dan emisi yang dihasilkan oleh alat tersebut.

Terkait dengan krisis limbah B3 medis ini, Ir. Medrilzam, M.Prof.Econ, Ph.D., mengatakan bahwa persoalan limbah medis memang masih menjadi permasalahan besar, termasuk penggunaan alat insinerator yang dianggap dilematis.

“Ada lima jenis alat pengelola limbah medis, dan semuanya sudah proven / terbukti. Insinerator, teknologinya kalau diterapkan dengan baik bisa bekerja dengan baik. Tetapi, kalau di Indonesia, sampai hari ini saya belum pernah lihat ada yang dijalankan dengan benar. Dari segi manajemen masih banyak persoalannya, malah jadi seperti tungku. Dilematis bagi fasyankes
untuk menerapkan insinerator,” tutur Ir. Medrilzam.

Sementara itu, dr. Dimas Almakna dari Doctors for XR, salah seorang perwakilan pembuat petisi, juga mengaku bahwa selama ini pengelolaan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan belum memadai.

“Kebanyakan fasyankes mau mengelola limbah medis mereka agar tidak mendapatkan dari pihak luar yang akan mengecek, bukan dari kesadaran mereka sendiri.
Padahal, sebagai tenaga medis, diperlukan juga aksi dan kesadaran dari diri.”

Tidak hanya terbatas pada level nasional dan di fasyankes, problematika limbah medis juga terjadi di level domestik. Keprihatinan ini dialami oleh Tasya Kamila, figur publik dan juga seorang pegiat lingkungan. Tasya yang selama ini sering melakukan pengumpulan sampah melalui bank sampah, merasa belum ada sebuah fasilitas yang bisa digunakan untuk mengelola limbah medis, terutama masker, yang ia gunakan.

“Aku sering bingung harus diapain masker bekas. aku sampai cari tahu di internet harus diapain sampah masker. Di rumah aku udah mulai melakukan pilah sampah, dan sampah dijemput langsung lewat aplikasi. Tapi ternyata aplikasi dan bank sampah belum mau menerima sampah masker. Di satu sisi mau melindungi diri, tapi di sisi lain aku mau mengurangi sekali pakai,”
ceritanya.

Untuk itu, keempat pembicara pun setuju bahwa masyarakat perlu bersuara lebih keras lagi agar pengelolaan limbah medis dapat dilakukan secara cepat, transparan dan juga memperhatikan aspek keberlanjutan.

“Anak muda perlu bersuara lebih keras lagi tentang isu ini. Tapi ‘berisiknya’ jangan hanya di nasional. ‘Berisik’-nya juga harus sampai di daerah-daerah, karena awareness tentang bagaimana kita harus mengelola limbah medis ini perlu juga sampai ke pelosok-pelosok negeri
ini,” tutup Ir. Medrilzam.

 

Level PPKM Turun, Pemulihan Aktivitas Ekonomi Masyarakat Berjalan Cepat dan Meningkat

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang PPKM dari tanggal 24 hingga 30 Agutus 2021. Pada perpanjangan ini sejumlah daerah mengalami penurunan level.

Menteri koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penyesuaian PPKM berdampak pada kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat.

“Hal ini terdeteksi dari Indeks Komposit dan Mobilitas Google yang mengalami peningkatan. Di satu sisi, ini merupakan satu hal yang positif karena pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan dengan cepat dan meningkat,” kata Luhut melalui konferensi virtual, dilansir dari okezone, Senin (23 Agustus 2021)

Kendati demikian, Luhut mengingatkan agar peningkatan mobilitas ini tidak memicu penyebaran kasus covid-19.

Walau levelnya turun, dia mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan berhati-hati.

“Namun di sisi lain peningkatan mobilitas masyarakat berpotensi meningkatkan penyebaran kasus. Jadi kita harus sangat berhati-hati dan sistem mekanisme ini penting agar kita bisa menekan laju penambahan kasus pada saat aktivitas masyarakat meningkat,” pungkasnya.***

Kalina Oktarani Tengah Bersedih, Azka : Mama Ibu yang Baik

0

Bogordaily.net – Kabar kurang mengenakkan menimpa Kalina Oktarani. Ia baru saja keguguran calon bayi dari pernikahannya bersama Vicky Prasetyo.

Kalina membagikan kabar ini lewat unggahannya di Instagram.

“20 Agustus 2021.Saya ke rumah sakit untuk mencari 2nd opinion.. Usaha untuk mencari cara bagaimanapun caranya supaya anak saya bisa dipertahankan, utk bisa hidup. Jam 2 siang saya berangkat ke RS ditemani suami, mama mertua, dan saudara.. Alhamdulillah ga perlu antri, suster mempersilahkan kami msk ke ruang dokter..,” katanya mengawali cerita.

“Dan saya langsung di USG..Saya berharap, dokter berkata klo anak saya bs dipertahankan. Tp yg keluar dr mulut dokter adalah, detak jantung anak saya sudah ngga ada. Dan saya harus segera di kuret..Yg saya tau, saya dtg ke RS utk check.. Bukan utk dikuret..,” sambungnya.

Walaupun tengah bersedih, akan tetapi ia tetap merasa bahagia. Hal ini karena sang putra semata, Azka Corbuzier datang mengunjunginya ke rumah sakit.

“Azka dan mama saya, saya telp.. Azka dtg ke RS, menenangkan saya, memeluk saya..Dan saya bertanya, pertanyaan yg sama saat saya keguguran yg pertama kalinya.. ‘Apakah mama bukan ibu yg baik sampai mama harus kehilangan adik km lg Cha?’,” tanyanya.

Mendengar Kalina bertanya seperti itu, Azka justru langsung berbisik kepada Kalina.

“Azka menjawab jawaban yg sama ‘mama ibu yg baik’,” terang Kalina.

Nasi sudah menjadi bubur, Kalina berharap ia masih bisa diberikan rezeki untuk memiliki anak lagi.

“Stngh jam setelah Azka tiba di RS, saya langsung dibawa ke kmr bersalin.. Anak saya, suami, mertua, antar saya ke depan pintu ruang bersalin.. Semua berdoa.. 1 jam kemudian, operasi selesai.. Impian saya, saya keluar dr ruang bersalin dengan menggendong bayi saya.. Tapi, yg terjadi adalah saya harus membawa gumpalan darah anak saya..,” harapnya.

Menutup unggahannya, Kalina memanjatkan doa supaya calon anaknya bisa menjadi ladang pahala untuknya kelak.

“Tuhan.. Jaga anak hamba disana.. Hamba yakin ini yg terbaik utk kami.. Maafkan hamba yg msh blm bs sepenuhnya merelakan kepergian anak hamba.. Karena hamba hanya manusia biasa…,” pungkasnya.***

Turun Harga! Yuk Screening Covid-19 dengan Swab PCR di Bogor Senior Hospital

0

Bogordaily.net – Turun harga, kini screening Covid-19 sudah diperbarui lagi, hal ini dilakukan karena Presiden Jokowi yang meminta harga PCR diturunkan.

Kabar ini sudah beredar dan diterapkan di berbagai rumah sakit, termasuk Bogor Senior Hospital yang berada di Jalan Raya Tajur No 168, RT 05/RW 04, Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

PCR Swab di Bogor Senior Hospital sudah turun harga, menjadi Rp 480 ribu aja loh. Berikut adalah ketentuan dan persyaratan saat PCR:

1. Pengambilan sampel dilaksanakan < 12.00 WIB. Maka hasilnya akan keluar selama 12 jam, maksimal pukul 22.00 WIB.

2. Untuk pengambilan sampel > 12.00 WIB, atau setelah hasilnya keluar H+1.

3. Jam layanan PCR tes pukul 08.00 s/d 21.00 WIB.

4. Hari Minggu dan libur nasional Laboratorium PCR tidak beroperasional.

Untuk mempercepat proses pemeriksaan bisa melakukan pendaftaran online pada link :
http://bogorsenior.cpm/drive.thru/

Turun harga
Bogor Senior Hospital (Istimewa/Bogordaily.net)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan Pemerintah Indonesia hanya mengakui hasil tes PCR dari 742 laboratorium, yang terafiliasi dengan Kemenkes sebagai syarat penerbangan.

Lab di Bogor Senior Hospital termasuk salah satu dari 742 lab, yang hasil PCR yang diakui Kemenkes sebagai syarat penerbangan.

Hasil dari swab PCR ini hanya berlaku 1 x 24 jam, kecuali hari minggu dan libur nasional, dan telah dilengkapi QR code.

Informasi dan pendaftaran dapat menghubungi 0251-755-6777 atau 0817-7099-8889. Adv

Pengunjung Mall Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

0

Bogordaily.net – Pemerintah mewajibkan seluruh warga menggunakan aplikasi PeduliLindungi jika hendak masuk pusat perbelanjaan atau mall selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-4 pada 24-30 Agustus.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35, 36, dan 37 Tahun 2021, pemerintah mengatur ketentuan penggunaan PeduliLindungi. Pengelola pusat perbelanjaan diwajibkan melakukan skrining menggunakan aplikasi itu.

“Wajib untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai pusat perbelanjaan/mall/ pusat perdagangan terkait,” bunyi diktum keempat huruf h angka 2 Inmendagri Nomor 35 Tahun 2021, dikutip Selasa 24 Agustus 2021.

Selain itu, PeduliLindungi juga diwajibkan dalam kegiatan perkantoran selama PPKM Level 4, 3, 2, dan 1 kali ini. Sejumlah perkantoran di sektor kritikal wajib melakukan skrining terhadap karyawan menggunakan aplikasi ini.

“Perusahaan yang termasuk dalam sektor pada huruf d, e, f, g, h, k, dan l wajib untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi mulai tanggal 6 September 2021 guna melakukan skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung yang masuk kepada fasilitas produksi/ konstruksi/ pelayanan dan wilayah administrasi perkantoran,” bunyi diktum keempat huruf c angka 3 poin c.

Pada periode PPKM sebelumnya, aturan ini hanya berlaku di mal di Jawa dan Bali. Namun, pemerintah menerapkan aturan tersebut di seluruh mal di wilayah Indonesia pada PPKM Level 1-4 kali ini.

Sebagai informasi, aplikasi PeduliLindungi bisa diunduh di Google Playstore untuk Android dan AppStore untuk iOS. Warga bisa menggunakan aplikasi ini setelah mendaftar menggunakan email atau nomor ponsel.

Dalam aplikasi ini, tersedia beberapa fitur terkait Covid-19. Misalnya, ada dokumen sertifikat vaksin bagi warga yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Selain itu, PeduliLindungi juga menyimpan hasil tes Covid-19 yang pernah dilakukan warga. Aplikasi itu juga menyediakan fitur formulir eHAC yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh, baik domestik maupun internasional.

Cara penggunaan PeduliLindungi di mal beragam. Ada pusat perbelanjaan yang hanya meminta warga menunjukkan salinan kartu vaksin. Ada pula mal yang meminta warga memindai QR Code di mal untuk pengecekan status Covid-19.

Jika setelah pemindai warga mendapat warna hijau, petugas akan memperbolehkan masuk mal. Jika warna kuning, maka akan ada tes lanjutan. Jika warna merah yang muncul, maka warga akan dilarang masuk pusat perbelanjaan.

 

Waduh! Mantan Manajer Beri Kesaksian Soal Alvin Faiz

0

Bogordaily.net – Pasca bercerai ari Larissa Chou dan hanya dalam kurun waktu dua bulan menikah lagi dengan mantan istri temannya Henny Rahman, membuat sosok Alvin Faiz selalu menjadi sorotan.

Terlebih tak lama setelahnya, Alvin Faiz kemudian memilih mundur dari Ketua Dewan Pembina Yayasan Az Zikra. Sebelumnya anak pertama dari mendiang Ustaz Arifin Ilham itu diduga terseret dalam tuduhan penggelapan dana umat Az Zikra.

Sikap mundurnya Alvin memang menuai pro dan kontra. Adit Jagoan, mantan manajer Alvin Faiz memberikan kesaksian perihal perubahan Alvin Faiz setelah mengemban amanah menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Az Zikra.

Selama mendampingi Alvin Faiz, Adit Jagoan tak melihat hal negatif. Memang setelah menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Az Zikra, ada sikap Avin yang berubah.

“Yaitu yang tadi gue bilang, dia lebih fokus ke Az Zikra. kayak gue bilang, ‘Vin ada job nih bla, bla, bla.’ Dia yang duh nggak bisa nih sibuk banget nih, seminggu ini full urus Az Zikra,” cerita Adit Jagoan.

Selain penggelapan dana, Alvin Faiz juga dituding kerap berfoya-foya. Adit Jagoan menyebut tidak melihat hal itu saat bersama Alvin Faiz.

“Kalau gaya hidup sih biasa-biasa aja. Dia kalau dibilang suka foya-foya, kalau ada kerjaan nih mau foto, ya dia beli baju kemana minta temenin. Jadi temenin dia untuk beli celana, baju atau topi. Kalau beli sepatu, sepatu futsal itu kebutuhan dia,” tuturnya.

“Bahwasannya dia nggak foya-foya. Dia ngeluarin uang ketika dapat endorse. Itu juga buat kebutuhan kerja, ke mall gue temenin beli celana. Kalau foya-foya banget nggak. Dia anaknya rumahan banget. Paling keluar makan sama istrinya,” sambung Adit Jagoan.

Sebelumnya, saat proses cerai dengan Larissa Chou, Alvin Faiz dituding melakukan banyak kesalahan. Curhatan Larissa Chou soal alasan cerai dari Alvin Faiz bocor ketika dia mengungkapkan kepada lingkaran close friend-nya.

“Ketika aplikasi club house keluar, setiap hari main CH ngobrol banyak hal yang tidak penting sampai subuh setiap hari Padahal untuk ukuran seorang pemimpin pesantren seharusnya ga ada waktu untuk hal-hal seperti itu, lebih baik fokus dengan keluarga dan pesantren,” itulah bunyi poin lima yang ditulis Larissa Chou soal penyebab cerai dengan Alvin Faiz.***

Luhut: RI dan China Sepakat Bangun Pabrik Vaksin, Produksi Mulai April 2022!

0

BOGORDAILY- Pabrik vaksin sedang dibangun di Indonesia. Ini merupakan hasil kerjasama dengan China. Tahun depan atau april 2022 produksi vaksin akan dilakukan. Demikian ditegaskan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rakerkornas Apindo, Selasa (24/8/2021).

“Industri vaksin sudah kita dorong dan dibangun di Indonesia. Akan ada satu produksi di bulan April (2022), kerja sama, mRNA, itu kerja sama dengan Indonesia dan Tiongkok. (Vaksin) Merah Putih lagi jalan juga, produksi pada Mei atau Juni tahun depan,” papar Luhut seperti dilansir detik.

Sejalan dengan itu, Luhut meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ikut serta pada bisnis industri kesehatan di Indonesia. Dia bilang reformasi besar-besaran sedang dilakukan dan kontribusi pengusaha sedang ditunggu pemerintah.

“Saya imbau teman-teman di Apindo mau masuk ke sektor kesehatan. Sangat baik saat ini karena kami sedang reformasi bidang kesehatan,” ungkap Luhut.

Lebih lanjut, Luhut bicara soal potensi bisnis healthcare, dia mengatakan ada potensi ‘kue bisnis’ Rp 480 triliun di Indonesia. Setidaknya, pengusaha dia minta berkontribusi hingga Rp 300 triliun dalam bisnis itu. Dengan begitu impor bisa berkurang.

“Ini ada kue Rp 490 triliun di bisnis healthcare. Ini kita minta Apindo ini katakan kalau Rp 300 triliun bisa local content dengan riset yang bagus. Saya kira Apindo bisa mainkan peran ini,” kata Luhut.

Dia mengatakan pengusaha bisa masuk juga ke beberapa riset yang sudah dilakukan pemerintah. Misalnya, di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara di sana ada penelitian besar untuk sektor herbal dan agrikultur.

Di Batam ada sektor high tech dan engineering procession. Lalu, di Bali ada penelitian untuk industri kesehatan dan biodiversity.

“Bisnis bapak ibu sekalian bisa lah mengacu ke sana,” ujar Luhut.

Plt. Camat Lumbis Pansiangan Ingatkan Pentingnya Vaksinasi

0

Bogordaily.net – Plt. Camat Lumbis Pansiangan Lumbis S.Sos., mengkritisi sejumlah pihak yang berharap pandemi berakhir namun menolak untuk divaksin. Tidak hanya menolak, melalui media sosial, mereka bahkan menyebarkan hoax tentang vaksin.

“Hal tersebut sama saja dengan doa, tanpa usaha dan ikhtiar,” kata Lumbis dalam laman facebooknya.

Disampaikan Lumbis, menurut para ahli Epidemiologi Virus Covid-19 tak akan hilang di muka bumi. Virus Covid-19 akan selalu ada sepanjang bumi terus berputar pada porosnya.

“Maka agar manusia mampuh bertahan (beradaptasi) terhadap kondisi dunia saat ini jalannya hanya dengan vaksin,” ujarnya.

Untuk percepatan vaksinasi mungkin perlu puskesmas keliling sosialiasi tentang vaksin Covid-19. Rupanya digrassroot tingkat kepercayaan masyarakat lebih tinggi kalau dokter atau tenaga kesehatan yang sosialiasi.*

Waduh! Dicekal Pemerintah China, Jack Ma Beralih Jadi Pelukis

0

Bogordaily.net – Jack Ma salah satu orang terkaya di China, yang bekalangan dikabarkan sedang menikmati hobi barunya yakni sebagai pelukis.

Dalam laporan terbaru oleh Wall Street Journal, pendiri Alibaba dan Ant Group itu sedang belajar melukis dengan cat minyak. Ia pada awalnya senang melukis jenis-jenis burung dan juga bunga.

Namun belakangan, seperti dikutip dari Art Net, Selasa 24 Agustus 2021 Jack Ma menjajal tema gambar baru yaitu lukisan abstrak. Hal itu berdasarkan lukisan baru Jack Ma yang telah dilihat sendiri oleh WSJ.

Barangkali karena tidak bisa lagi intensif mengurus bisnis atau berbicara di depan umum yang dulu jadi hobinya, Jack Ma memilih menghabiskan waktu untuk melukis. Hal ini pertama kali diutarakan beberapa waktu silam oleh Masayoshi Son, bos Softbank yang juga sobatnya.

“Tapi kami tidak selalu berbicara tentang bisnis. Jack Ma suka menggambar dan telah mengirim saya beberapa gambar,” sebut Son tentang pembicaraan mereka. Son pun membalas dengan mengirim gambar yang ia buat, terkadang ia sampai menyempatkan diri menggambarnya sebelum tidur.

Kemudian baru-baru ini, pendiri Alibaba yang lain Joe Tsai juga membenarkan hal itu. “Dia sesungguhnya baik-baik saja, sangat baik. Dia melukis sebagai hobi, lukisannya cukup bagus,” papar Tsai.

Jack Ma sudah sekitar 10 bulan seakan bersembunyi di lokasi yang sejauh ini belum dapat dipastikan. Seperti diberitakan, Jack Ma sudah sejak Oktober 2020 menghilang setelah mengkritik sistem keuangan pemerintah China. Perusahaannya pun kena penyelidikan, konon atas perintah langsung Presiden Xi Jinping.

“Salah satu faktor razia perusahaan teknologi dimotivasi keinginan untuk menurunkan risiko finansial, misalnya membatasi aktivitas Ant meminjamkan uang,” kata Nicholas Lardy dari Peterson Institute for International Economics (PIIE).

“Namun alasan lain mungkin karena keinginan Xi untuk memutus sumber kekuasaan alternatif yang mungkin pada akhirnya nanti menantang dominasi pemerintah China,” tambah dia tentang mengapa Jack Ma dan perusahaannya dikekang.***