Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7025

Sumbangan Akidi Tio Rp2 Triliun Fiktif, Kapolda Sumatera Selatan Bakal Dicopot?

0

Bogordaily.net – Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, menilai Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mesti mencopot Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Eko Indra Heri dari jabatannya.

Meski, belakangan yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui kesalahannya di balik kasus kegaduhan sumbangan fiktif Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio.

Bambang mengatakan pencopotan atau penarikan Eko dari jabatannya perlu dilakukan untuk menghindari adanya konflik kepentingan dan penyalahgunaan wewenang. Mengingat dalam kasus ini, kata dia, Kapolda Sumsel merupakan orang yang paling dirugikan walaupun itu akibat dari kecerobohannya sendiri.

“Bila tidak ceroboh harusnya dana yang sangat besar itu bisa dicek terlebih dulu melalui perangkat-perangkat kepolisian maupun bisa minta bantuan PPATK,” kata Bambang kepada suara.com, Kamis 5 Agustus 2021.

“Kapolri hendaknya menarik Irjen Eko Indra Heri dari posisi Kapolda Sumsel untuk menghindari konflik kepentingan dan abuse of power pada Heriyanti Akidi Tio,” imbuhnya.

Adapun, Bambang berpandangan, dalam perkara ini Bareskrim Polri tidak mesti mengambil alih kasusnya. Melainkan cukup dengan melakukan supervisi agar kasus ini dapat dipastikan berjalan secara transparan dan berkeadilan.

“Kecerobohan seorang pucuk pimpinan Polda sehingga membuat kehebohan nasional tentunya akan jadi preseden buruk bagi organisasi Polri ke depan bila tidak ditangani dengan tegas,” katanya.

Heriyanti anak bungsu pengusaha Akidi Tio belakangan ramai diperbincangkan usai secara simbolis menyerahkan bantuan penanganan Covid-19 senilai Rp2 triliun ke Kapolda Sumatera Selatan pada 26 Juli 2021. Namun, sumbangan tersebut ternyata tak bisa dicarikan.

Buntut daripada itu, pada Senin 2 Agustus 2021, Polda Sumatera Selatan menjemput tiga anggota keluarga Akidi Tio beserta dokter pribadinya. Mereka dijemput untuk diklarifikasi.

Keempat orang tersebut ialah Heriyanti selaku anak perempuan almarhum Akidi Tio, anak menantu Rudi Sutadi, cucu almarhum Akidi, dan dokter pribadi keluarga dr Hardi Darmawan. Mereka diperiksa penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan sejak siang hingga pukul 22.00 WIB.

Pada Rabu 4 Agustus 2021, Mabes Polri telah mengirim tim untuk memeriksa Kapolda Sumatera Selatan. Pemeriksaan dilakukan agar kasus tersebut segera terang benderang.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan tim internal tersebut diantaranya Inspektur Khusus Inspektorat Pengawasan Umum Polri (Irsus Itwasum) dan Pengamanan Internal Divisi Propam (Paminal Divpropam) Polri.

“Berkaitan dengan Kapolda Sumsel, ini dari Mabes Polri sudah menurunkan tim internal yaitu dari Irsus Itwasum Mabes Polri dan dari Paminal Divpropam Polri,” kata Argo saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 4 Agustus 2021.

Minta Maaf
Sehari selang diperiksa tim internal Mabes Polri, Kapolda Sumsel menyampaikan permohonan maaf. Permohonan maaf itu disampaikan Eko secara terbuka kepada institusi Polri hingga masyarakat.

“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kapolri, Pimpinan di Mabes Polri, anggota Polri, masyarakat Sumsel, tokoh agama dan tokoh adat termasuk Forkompinda Sumsel, Gubernur, Pangdam dan Danrem,” kata Eko, Kamis 5 Agustus 2021.

Eko mengakui kegaduhan yang terjadi belakangan ini terkait sumbangan Rp2 triliun keluarga Akidi Tio ialah akibat keteledorannya.

“Kegaduhan yang terjadi dapat dikatakan sebagai kelemahan saya sebagai individu. Saya sebagai manusia biasa memohon maaf, Ini terjadi akibat ketidakhati-hatian saya,” kata dia.

Asik! Bulan September Subsidi Kuota Belajar Akan Kembali Disalurkan

Bogordaily.net – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengumumkan subsidi kuota belajar akan kembali disalurkan selama tiga bulan ke depan.

Siswa, guru, mahasiswa, dan dosen akan kembali mendapatkannya pada bulan September, Oktober, dan November 2021.

Sejalan dengan Nadiem, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkapkan juga hal serupa.

Siswa dan guru madrasah serta mahasiswa dan dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) juga akan memperoleh bantuan tersebut.

Pengumuman resmi terkait subsidi kuota belajar diungkapkan pada konferensi pers daring ‘Peresmian Lanjutan Bantuan Kuota Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Tahun 2021’, Rabu (04 Aguatus 2021).

Nadiem menyatakan bahwa bantuan akan cair pada ketiga bulan tersebut dan di setiap tanggal 11-15. Kuota ini akan berlaku selama 30 hari sejak diterima.

Masing-masing besaran yang akan diterima pendidik dan peserta didik yakni, Peserta didik PAUD 7 GB per bulan. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah 10 GB per bulan.

Pendidik PAUD dan jenjang  pendidikan dasar dan menengah 12 GB per bulan dan Mahasiswa dan dosen 15 GB per bulan

Nadiem menambahkan, kuota belajar ini bentuknya umum agar bisa fleksibel digunakan.

Meskipun demikian, ada sebagian situs atau aplikasi yang dilarang untuk diakses.

Adapun situs atau aplikasi yang dilarang oleh Kemendikbudristek dapat dilihat daftarnya dikuota-belajar.kemdikbud.go.id.

“Bentuknya kuota umum untuk digunakan akses semua laman dan aplikasi. Kecuali yang diblokir Kemkominfo dan ada beberapa aplikasi yang sifatnya tidak untuk pendidikan yang kita keluarkan dari pemakaian,” jelas Nadiem.***

Rapat Gabungan BPJS, Dinkes, Dinsos Bersama Komisi 4 DPRD Kota Bogor

Bogordaily.net – Komisi 4 DPRD Kota Bogor mengundang BPJS, DINKES dan DINSOS untuk membahas berbagai permasalahan jaminan kesehatan masyarakat kota Bogor, Rabu 4 Agustus 2021.

Kendala terkait hal teknis (maintenance server BPJS Pusat) sudah bisa dicarikan solusi, sehingga masyarakat tetap bisa mengusulkan jaminan kesehatan PBI (Peserta Bantuan Iuran) yang bersumber dari APBD Kota Bogor.

Komisi 4

Ketua Komisi 4, Said Muhamad Mohan yang memimpin rapat gabungan tersebut mengatakan bahwa pihaknya masih terus mengumpulkan data terkait pelayanan.

“Alhamdulillah, kendalanya sudah bisa dicarikan solusinya dan kami juga terus menunggu kabar agar server BPJS pusat bisa di akses kembali agar sistem SOLID milik pemerintah kota bogor bisa berjalan secara maksimal,” ujar Mohan.

Hari ini, Kamis (5 Agustus 2021) masyarakat sudah bisa mengakses kembali website pelayanansosial.kotabogor.go.id, untuk melakukan proses pengajuan.

“Pengajuan itu kemudian akan difilter oleh Dinsos layak tidaknya menerima fasilitas ini melalui penilaian 18 parameter kemiskinan versi kota Bogor,” pungkas Mohan.***

Bupati Bogor Ultimatum Bos Galian C yang Sebabkan Longsor di Rumpin

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Ade Yasin meminta supaya pemilik galian C segera mempergaiki tebingan yang longsor di wilayah Kecamatan Rumpin. Jika tidak maka Pemerintah Kabupaten Bogor akan meminta Gubernur meninjau ulang izin perusahaan tersebut.

“Kami minta mereka (pemilik galian C) untuk bertanggung jawab, jika memang tidak kita akan minta evaluasi dari Gubernur. Ini area berbahaya dan memang rawan terjadi longsor,” kata Ade Yasin, saat meninjau langsung lokasi longsor, Kamis 5 Juli 2021.

Pada kesempatan itu, Bupati Bogor juga meminta supaya warga di sekitar lokasi longsor agar segera direlokasi.

“Kita lihat akibat dari longsor penambangan ini, sudah saya sampaikan juga bahwa penambangan ini terjadi, ternyata mepet ke jalan sehingga tadi saya minta untuk pihak perusahaan bertanggung jawab dengan merelokasi jalan ini, juga merelokasi warga yang ada disekitar sini,” katanya.

Lebih lanjut, Ade menekankan dalam waktu seminggu ini harus segera dimulai perbaikan.

“Harus dimulai dalam seminggu ini, jangan menunggu terlalu lama. Saya akan pantau terus, jika dalam seminggu tidak ada pergerakan berarti akan kita evaluasi lagi,” pungkasnya.

Saat melakukan peninjauan, Bupati Bogor Ade Yasin didampingi oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Camat Rumpin dan Perwakilan dari Dinas PUPR.***

Viral! Wanita Ini Masuk TNI, Agar Mantannya Menyesal

Bogordaily.net – Sebuah video yang menunjukkan seorang wanita mengungkap alasan ikut tes Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) TNI untuk bikin mantan menyesal viral.

Video itu diunggah akun Instagram resmi Kodam I/BB. Dilihat Bogordaily.net, Kamis (5/8/2021), dalam video terlihat Pangdam I/BB Mayjen Hasanuddin sedang bertanya ke salah satu peserta tes. Mayjen Hasanuddin bertanya soal alasan wanita itu ikut tes.

“Kenapa kamu mau masuk tentara?” kata Hasanuddin kepada wanita itu.

Sambil berdiri tegak, wanita berbaju putih itu memberikan jawaban kepada Mayjen Hasanuddin. Wanita itu menyebut dirinya ingin mantannya menyesal.

“Siap. Di balik kesuksesan, ada mantan yang menyesal,” ucap wanita itu.

Mendengar jawaban itu, Hasanuddin terlihat tertawa. Saat dikonfirmasi, Mayjen Hasanuddin mengatakan peristiwa itu terjadi saat tes masuk Kowad pada Rabu 4 Agustus 2021.

“Seleksi Bintara Kowad,” kata Mayjen Hasanuddin. Wanita itu merupakan salah satu peserta tes. Hasanuddin mengatakan wanita itu menjawab pertanyaan secara spontan. Dia menilai jawaban wanita itu hanya bercandaan.

Jenderal bintang dua itu menyampaikan harapan agar pelaksanaan seleksi dilakukan secara profesional. Dia berharap prajurit yang dihasilkan dari seleksi ini sesuai dengan kebutuhan TNI AD.

“Saya berharap kepada seluruh panitia agar sidang pemilihan ini dilaksanakan secara sungguh-sungguh, profesional dan berlandaskan kejujuran untuk memperoleh prajurit wanita TNI AD yang dibutuhkan organisasi TNI AD sesuai dengan ketentuan serta peraturan yang berlaku dalam penerimaan calon Bintara PK TNI AD reguler wanita TA 2021,” jelas Hasanuddin.***

Terkini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Perbaiki Kebocoran Pipa ACP 4″

0

Bogordaily.net – Info terkini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa AC 4″ di Jalan Empang, tepatnya di Gang Amil belakang Bogor Trade Mall (BTM).

Dikutip laman instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran pipa AC 4″ dari pukul 10.30 WIB hingga pukul 13.00 WIB, Kamis 5 Agustus 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa AC 4″ yaitu, Jalan Empang dan sekitarnya.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasokan, selama terganggunya perbaikan kebocoran pipa AC 4″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer call center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer service, atau datang ke Pakuan Tirta Bogor di Jalan Siliwangi 121 untuk mendapatkan informasi terkini. Adv

2 Wilayah Ini Terdampak Kebocoran Pipa AC 8″ saat Perbaikan Tirta Pakuan

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa AC 8″ di Jalan Sukasari 2 tepatnya di daerah terminal angkot.

Dikutip laman instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran pipa AC 8″ dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, Kamis 5 Agustus 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa AC 8″ yaitu, Jalan Sukasari 1, Jalan Sukasari 2 dan sekitarnya.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasoka, selama terganggunya perbaikan kebocoran pipa AC 8″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer call center 0251-832-4111 atau datang langsung ke customer service Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut.***

4 Perusahaan Ini Beri Bantuan 1000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

0

Bogordaily.net – Sudah lebih dari satu tahun Pandemi Covid-19 melanda, mendorong berbagai lapisan masyarakat untuk gotong royong dan bangkit dari situasi ini. Seperti yang dilakukan 4 perusahaan Meyer Food, HappyFresh, Ceva Animal Health Indonesia, dan PT AEON Indonesia.

Dalam program tersebut, keempat perusahaan ini berkolaborasi untuk membantu 1000 warga yang terdampak Covid-19 di Kota Bogor, diinisiasi oleh Meyer Food.

Bantuan tersebut berupa 1000 paket yang berisi ayam potong, telur, madu, susu bubuk, hand sanitizer, disinfectan soap, face mask, dan mie instan. 1000 paket esensial dan sanitasi diterima secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim.

Dedie mengungkapkan, kolaborasi 4 perusahaan tersebut diinisiasi oleh Meyer Food ini sangat diapresiasi

“Kami berharap gerakan ini bisa terus dilaksanakan dan semakin banyak warga khususnya lapisan menengah ke bawah dan terdampak Covid yang terbantu,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.

Sementara itu, Co-Founder & COO Meyer Food, Athalia Permatasari mengatakan, dirinya percaya masih banyak dari masyarakat Kota Bogor yang bahkan lebih takut jika kelaparan dibandingkan dengan Covid itu sendiri.

“Oleh karena itu, kami menggalang Donasi 1000 paket sembako dan sanitasi kepada 1000 KK yang terdampak Covid-19 di Bogor. Hal ini tidak akan mengubah hidup mereka, tapi paling tidak akan menyelamatkan hari-hari mereka.” ujar Co-Founder & COO Meyer Food, Athalia Permatasari.

Selanjutnya, Co-Founder & CTO HappyFresh, Fajar Budiprasetyo memaparkan, kegiatan seperti ini telah menjadi bagian dari misi HappyFresh yang ingin melayani masyarakat Indonesia untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

Khususnya di era pandemi Covid-19 ini, tak hanya kebutuhan pangan yang layak dan berkualitas yang perlu diperhatikan, tetapi juga memastikan pendistribusian yang mengutamakan protokol kesehatan.

“Kami berharap bantuan ini setidaknya dapat mengembalikan senyum dan semangat masyarakat untuk terus berjuang menghadapi pandemi ini bersama-sama,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh General Manager Marketing PT AEON Indonesia, Demak Tambunan dan Adhysta Prahaswari, Marketing Manager Ceva Animal Health Indonesia.

Demak menyampaikan, pandemi Covid-19 merupakan stiuasi yang sangat sulit untuk seitap orang.

“Kami senang menjadi bagian dari program kolaborasi ini dan berharap bisa bermanfaat untuk warga yang kurang mampu serta terdampak Covid-19,” ucapnya.

Lalu Adhysta mengatakan, bahwa sebagai perusahan kesehatan hewan yang turut berkontribusi menjaga keamanan dan kesehatan pangan (ayam dan telur) di Indonesia.

“Program kolaborasi antar perusahaan ini menunjukan bukti semangat kebersamaan kami untuk saling berbagi dan peduli,” terangnya.

Kemudian salah seorang penerima bantuan Siti dari warga Bogor Timur mengaku sangat berterima kasih atas bantuan itu.

“Satu keluarga saya terpapar Covid-19, terlebih saya juga sudah kehilangan pekerjaan semenjak tahun lalu, bantuan ini sangat berarti,” pungkasnya. Adv

Komisi Informasi Jabar Kembali Gelar Sidang Sengketa

0

Bogordaily.net – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, tak menghalangi Komisi Informasi (KI) Jabar menuntaskan tiga sidang daring Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) pada Kamis 5 Agustus 2021.

Ijang Faisal, Ketua Komisi Informasi Jabar, mengatakan, amanat UU No.14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik harus terus dilangsungkan di tengah pengetatan PPKM sejak awal Juli lalu.

“Hari ini kami alhamdulillah gelar tiga sidang setelah terakhir diadakan 30 Juni lalu. Selama Juli, praktis tidak ada sidang daring apalagi luring, hari ini bisa kami adakan tiga sidang,” katanya dalam keterangan pers di Bandung.

Tiga sidang tersebut adalah sidang pertama dipimpin Majelis Hakim Yudaningsih Saad yang mempertemukan pemohon LSM DPW Topan Jawa Barat kepada termohon Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Bandung terkait sengketa informasi soal tender belanja pakaian lapangan Tahun 2020. Dengan nomor register 1994/PSI/KI/2021, majelis hakim 2 dan 3 masing-masing Dadan Saputra dan Dedi Dharmawan.

Sidang kedua dipimpin Majelis Hakim Husni Farhan Mubarok yang mempertemukan pemohon LSM Perkumpulan Jaringan Pemantau Kebijakan (PJPK) Jawa Barat kepada termohon Pemprov Jawa Barat terkait DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) OPD/Organisasi Perangkat Daerah dan BUMN periode 2017-2019. Bernomor register 1900/PSI/2021, majelis hakim 2 dan 3 masing-masing Dedi Dharmawan dan Dadan Saputra.

Terakhir, sidang terakhir dipimpin Majelis Hakim sekaligus Ketua KI Jabar Ijang Faisal antara pemohon Asep Muhidin (perorangan) kepada termohon Inspektorat Pemkab Garut terkait salin Laporan Hasil Pemeriksaan (LH) seluruh OPD 2017-2019. Dengan nomor register 1900/PSI/2021, majelis hakim 2 dan 3 masing-masing Dedi Dharmawan dan Dadan Saputra.

“Hasilnya adalah sidang pertama dinyatakan ajuan prematur sehingga sidang tak bisa dilanjutkan. Sidang kedua dilanjutkan namun diagendakan mediasi dulu. Sementara sidang ketiga hasilnya adalah mediasi, bisa dilakukan virtual ataupun langsung dengan prokes ketat,” katanya.

Menurut Ijang, kualitas persidangan selama ini tetap terjaga, apalagi sebelum ada PPKM Darurat, KI Jabar pun sudah pernah menggelar sidang daring pada 24 Juni 2021 ketika LBH Jakarta bersengketa dengan Pemprov Jabar terkait pengelolaan banjir di Jabodetabek.

Di sisi lain, samnbung dia, kegiatan sidang daring pun telah selaras dan sesuai ketentuan dari Keputusan Ketua KI Pusat No 4/2020 tentang Pedoman Mediasi dan Ajudikasi Nonlitigasi Sengketa Informasi Publik Secara Elektronik.

Tiga proses sidang tersebut seluruhnya sesuai dengan aturan teknis sidang PSI sebagaimana diatur dalam Peraturan KI No.1/2013 tentang Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik.

“Aturan tadi menyebutkan proses mediasi dan ajudikasi nonlitigasi bisa diselenggarakan secara tidak langsung namun tetap memungkinkan majelis, pemohon, termohon, dan saksi ahli berada dalam ruangan yang sama dengan bantuan teknologi informasi,” katanya.

Ijang menekankan, masyarakat Jabar yang memiliki keinginan melakukan sidang PSI agar tidak ragu sekalipun pandemi tengah memuncak. Masyarakat tinggal menghubungi laman, email, dan atau nomor kontak resmi KI Jabar sekira ada informasi yang dihendaki.

Sore Ini, Polisi Gelar Perkara Kasus Dinas Candy

0

Bogordaily.net – Disk jockey (DJ) Dinar Candy diamankan polisi usai aksi berbikini di pinggir jalan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Aksinya itu disebut sebagai bentuk protes PPKM diperpanjang. Lalu mengapa Dinar Candy harus protes dengan cara berbikini di pinggir jalan?

“Nanti akan kita sampaikan karena yang bersangkutan memang masih dalam pemeriksaan sekarang ini,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat jumpa pers di Polres Jakarta Selatan, Kamis 5 Agustus 2021.

Yusri mengatakan Dinar Candy saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi akan segera mengumumkan motifnya setelah selesai pemeriksaan terhadap Dinar Candy.

“Jadi apa motifnya, seperti apa dia nanti akan kita sampaikan, kalau sudah semua selesai kita lakukan pemeriksaan nanti akan kita sampaikan lagi ke teman-teman, termasuk motifnya seperti apa,” ungkapnya.

Polisi juga akan gelar perkara kasus Dinar Candy ini pada sore nanti. Polisi akan menentukan apakah aksi Dinar Candy itu memenuhi unsur yang dipersangkakan dalam pasal Undang-Undang tentang pornografi dan UU ITE atau tidak.

“Mudah-mudahan sore nanti kita akan lakukan gelar perkara untuk bisa menentukan apakah unsur-unsur dalam persangkaan pasal yaitu tentang pornografi dan juga Udang-Undang ITE, karena yang bersangkutan memang yang meng-upload di IG-nya,” kata Yusri.

Selain itu, polisi juga akan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk melengkapi penyelidikan. Jika aksi Dinar Candy yang berbikini di pinggir jalan itu memenuhi unsur yang pidana, maka kasus ini akan naik ke tingkat penyidikan.

“Nanti akan kita gelarkan dulu, seperti apa hasilnya apakah memang memenuhi unsur-unsur juga keterangan saksi yang ada yang akan kita kumpulkan. Kalau memang nanti memenuhi unsur persangkaan di UU ITE dan pornografi ini nantinya akan naik ke tingkat penyidikan,” jelasnya.

Yusri juga menjelaskan alasan pihaknya mengkaji unsur pornografi dan ITE dalam kasus Dinar Candy ini. Yusri menyebut Indonesia adalah negara Pancasila dan sensitif terhadap hal yang berhubungan dengan kesusilaan.

“Tetapi kita ketahui bersama ini yang perlu dipahami bahwa negara kita ini adalah negara Pancasila, norma-norma agama kesusilaan ini kita paling kental di negara kita ini. Ini yang menjadi dasar. Inilah yang kemudian kita persangkakan pasal UU pornografi dan UU ITE,” katanya.

Dinar Candy protes PPKM dengan berbikini di pinggir jalan di Lebak Bulus, Jaksel, pada Rabu 4 Agustus 2021. Dinar Candy memposting aksinya itu di akun Instagramnya.

Aksi Dinar Candy ini diketahui polisi. Polisi kemudian mengamankan Dinar Candy semalam saat keluar dari rumah temannya di Jl Fatmawati, Jaksel.

Dinar Candy kemudian dibawa ke Polres Metro Jaksel untuk diperiksa. Adik sekaligus manajer Dinar Candy, yang merekam aksi berbikini itu, juga diperiksa polisi.***