Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 7086

Dongkrak Imunitas Tubuh Dengan Makanan Sehat Tinggi Vitamin D

Bogordaily.net – Vitamin D adalah satu-satunya nutrisi yang dapat diproduksi tubuh saat terkena sinar matahari.

Namun tenang, ada makanan sehat yang tinggi vitamin D untuk mendongkrak imunitas tubuh.

Hingga hampir 50% populasi dunia mungkin tidak mendapatkan cukup sinar matahari.

Ini sebagian dikarenakan orang menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan.

Memakai tabir surya saat di luar ruangan atau makan makanan yang rendah sumber vitamin D untuk tubuh.

Nilai harian yang direkomendasikan (DV) adalah 800 International Units (IU) atau 20 mikrogram (mcg) vitamin D per hari dari makanan.

Jika Anda tidak mendapatkan cukup sinar matahari, asupan Anda harus mendekati 1.000 IU atau 25 mcg per hari.

Berikut tiga makanan sehat yang tinggi vitamin D, dilansir dari Healthline:

Salmon adalah ikan berlemak yang populer dan sumber vitamin D yang bagus.

Menurut Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram salmon Atlantik hasil budidaya mengandung 526 IU vitamin D, atau 66% dari DV.

Sementara rata-rata salmon tangkapan di alam liar mengandung 988 IU vitamin D per 100 gram, atau 124% dari DV.

Beberapa penelitian menemukan tingkat yang lebih tinggi pada salmon liar hingga 1.300 IU per 100 gram.

Tapi, salmon budidaya hanya mengandung 25% dari jumlah itu. Hanya, 100 gram salmon budidaya menyediakan sekitar 250 IU vitamin D, atau 32% dari DV.

Orang yang tidak makan ikan harus tahu bahwa makanan laut bukan satu-satunya sumber vitamin D. Telur utuh adalah sumber lain yang baik, serta makanan bergizi yang luar biasa.

Sementara sebagian besar protein dalam telur ditemukan di bagian putihnya, lemak, vitamin, dan mineral sebagian besar ditemukan di kuning telur.

Satu kuning telur khas mengandung 37 IU vitamin D, atau 5% dari DV.

Kadar vitamin D dalam kuning telur tergantung pada paparan sinar matahari dan kandungan vitamin D pakan ayam.

Saat diberi pakan yang sama, ayam yang dibesarkan di padang rumput yang berkeliaran di luar di bawah sinar matahari menghasilkan telur dengan kadar 3-4 kali lebih tinggi.

Selain itu, telur dari ayam yang diberi pakan yang diperkaya vitamin D mungkin memiliki hingga 6.000 IU vitamin D per kuning telur. Itu 7 kali lipat DV.

Memilih telur, baik dari ayam yang dibesarkan di luar ataupun dipasarkan dengan kandungan vitamin D yang tinggi, bisa menjadi cara yang bagus untuk memenuhi kebutuhan harian Anda.

Tidak termasuk makanan yang diperkaya, jamur adalah satu-satunya sumber tanaman vitamin D yang baik. Seperti manusia, jamur bisa mensintesis vitamin ini saat terkena sinar UV.

Namun, jamur menghasilkan vitamin D2, sedangkan hewan menghasilkan vitamin D3. Walau vitamin D2 membantu meningkatkan kadar vitamin D dalam darah, itu mungkin tidak seefektif vitamin D3.

Meskipun demikian, jamur liar adalah sumber vitamin D2 yang sangat baik. Faktanya, beberapa varietas mengemas hingga 2.300 IU per 100 gram, hampir tiga kali DV.

Di sisi lain, jamur yang ditanam secara komersial sering ditanam dalam gelap dan mengandung sangat sedikit D2.

Tetapi, merek tertentu diperlakukan dengan ultraviolet (sinar UV). Jamur ini bisa menyediakan 130–450 IU vitamin D2 per 100 gram.***

Sering Murung, HP Ditemukan Tewas Dalam Sumur

Bogordaily.net – HP (45) Warga Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ditemukan meninggal di dalam sumur rumahnya, Kamis 29 Juli 2021. Penemuam mayat membuat geger warga setempat.

Komandan Regu 1 Rescue Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengatakan awalnya keluarga mencari keberadaan korban yang hilang sejak pukul 01.00 WIB dini hari. Ketika dicari, korban ternyata berada di dalam sumur rumahnya.

“Keluarga curiga tutup sumur sedikit terbuka dan ketika diperiksa akhirnya menemukan korban (HP) sudah berada di dalam sumur pukul 07.00 WIB,” kata Arman.

Mendapat laporan, timnya bergegas ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Menggunakan berbagai alat penyelamatan, petugas berhasil mengangkat korban dari sumur sedalam 12 meter.

“Posisi korban ketika di dalam (sumur) sudah tidak bernyawa. Evakuasi berjalan sekitar satu jam dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB,” ucap Arman.

Usai dievakuasi petugas, jasad korban dimandikan dan selanjutnya dimakamkan keluarganya. Dari keterangan keluarga, korban mengalami sakit sejak satu minggu lalu dan dalam tiga hari terakhir nampak sering murung serta sulit diajak komunikasi.

“Korban langsung dimakamkan keluarga,” tuturnya.

 

Kewalahan, Rekor Kasus Covid-19 Tokyo Saat Olimpiade

Bogordaily.net – Tak hanya situasi Indonesia, lonjakan kasus Covid-19 di Jepang juga menjadi perhatian, apalagi Tokyo sedang menjadi tuan rumah Olimpiade.

Tokyo mencatat rekor harian Covid-19 hingga mencapai 2.848. Di tengah peningkatan ini, rumah sakit mulai mengeluh kewalahan, Selasa (27 Juli 2021).

Salah satu dokter di Rumah Sakit Tokyo Hikifune, Kunihisa Miura, mengaku tempat tidur di rumah sakit kini penuh, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Mereka mengatakan Olimpiade Tokyo semakin menambah beban, sementara rumah sakit nyaris kolaps.

“Ini tidak ada habisnya. Kami melakukan semua yang kami bisa, tapi ini mencapai kapasitas penuh,” ujar Kunihisa.

Olimpiade sendiri sudah digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi masih ada 155 kasus Covid-19 di antara para atlet dan ofisial Olimpiade.

Seorang profesor di Universitas Kyoto, Yuki Furuse, bahkan memperkirakan kasus harian di Tokyo bisa melonjak menjadi 2.000 pada Agustus mendatang, yang berpotensi membuat rumah sakit penuh.

Di tengah lonjakan kasus Covid-19 saat ini, tingkat vaksinasi di Jepang juga masih dibilang rendah.

Berdasarkan data akumulasi Reuters, baru sekitar 36 persen populasi Jepang yang mendapatkan satu dosis vaksin Covid-19.***

Bikin Mewek! Perjuangan Kakek Kayuh Sepeda 15 Km Buat Vaksin

Bogordaily.net – Kisah kakek yang ingin vaksin Covid-19 di Mal Nipah, Makassar mendadak viral karena perjuangannya untuk mendapatkan vaksinasi tidak mudah dan begitu mengharukan.

Sang kakek harus mengayuh sepedanya sejauh 15 kilometer untuk bisa mendapatkan vaksin.

Cerita bapak tua tersebut dibagikan dalam bentuk video oleh akun @SupirPete2.

“Sehat-sehat ki’ selalu, pak. Amin. Semoga pandemi segera selesai,” cuit @SupirPete2 sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Kamis (29 Juli 2021).

Dalam video, kakek itu mendatangi sebuah mal yang dijadikan tempat vaksinasi.

Dia memakai pakaian seadanya, lengkap dengan topi dan masker.

“Setelah kami hampiri, ternyata beliau tidak bisa mendaftar online karena tidak memiliki ponsel,” tulis keterangan di dalam video.

Kakek itu kemudian dibantu oleh perekam video tersebut. Akhirnya, sang kakek mendapatkan nomor antrean untuk menerima suntikan vaksin dosis pertama.

“Kami pun membantu beliau dengan senang hati.”

Saat mengantre, kakek menceritakan perjuangannya untuk mendapat vaksin.

Dia rupanya sudah datang dari pagi dengan mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer.

Kakek ini mengaku merasa kelelahan dan kaki pegal karena bersepeda. Hal ini ia ungkapkan saat menjalani observasi oleh petugas kesehatan mengenai kondisi fisiknya.

“Beliau bercerita sudah datang sedari pagi dengan mengayuh sepeda sejauh 15 kilometer, sehingga kedua kakinya terasa pegal dan kelelahan.”

Namun, kondisi kesehatannya baik-baik saja sehingga ia mendapatkan vaksin. Sang kakek pun mengaku sudah lama ingin menerima vaksinasi Covid-19.

Namun, ia selama ini selalu ditakut-takuti oleh tetangganya agar tidak menerima vaksin. Beruntung sang kakek tidak percaya dan berusaha mendapat vaksin.

“Dari dulu beliau ingin vaksin, tapi selalu ditakut-takuti oleh orang di sekitarnya.”

Terakhir, kakek itu hanya berharap agar pandemi virus corona segera berakhir melalui program vaksinasi.

“Tapi beliau yakin pandemi dapat segera berakhir, salah satunya dengan vaksinasi.”

Perjuangan kakek itu begitu mengharukan Warganet yang menonton video tersebut menuliskan beragam komentar terharu dan ikut meneteskan air mata.***

Masya Allah! Cantiknya Atlet Voli Asal Turki Zehra Gunes

0

Bogordaily.net – Sejumlah atlet cantik menyita perhatian di Olimpiade Tokyo 2020. Salah satunya adalah Zehra Gunes, atlet voli cantik asal Turki.

Paras cantik nan menawan atlet berusia 22 tahun tersebut memukau mata yang terpesona, terutama kaum Adam. Apalagi, Zehra Gunes juga handal di lapangan sebagai middle blocker.

Tak heran jika netizen menjulukinya bidadari voli asal Turki. Sebelum Olimpiade Tokyo pun, paras cantiknya sudah menjadi magnet di lapangan.

Berikut potret cantik atlet voli Zehra Gunes di lapangan yang dirangkum dari akun Instagramnya, @zehragns18, Kamis 29 Juli 2021.

Bermain sebagai middle blocker, Zehra berhasil menang saat pertandingan pertamanya kontra China di Pool B dengan skor 3-0 pada Minggu 25 Juli 2021 lalu.

Selain kemenangannya, paras cantik Zehra tentu menjadi sorotan warganet maupun penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut. Tengok saja potret cantik Zehra ketika merayakan kemenangan bersama rekan-rekannya.

Saat menjalani pertandingan, Zehra Gunes tampak fokus untuk memenangkan game. Seperti pada foto ini, dia tampak fokus dengan tatapan tajamnya hendak melakukan servis.

Soal penampilan, Zehra Gunes cantik dengan rambut dikuncir. Kali ini, dia terlihat keren memakai jersey warna putih dan celana hitam. Selain itu, dia juga tampak mengenakan armband warna hitam.

Tak hanya sebelum pertandingan, saat di lapangan pun Zehra membuat mata tak bisa berpaling darinya. Senyum manis dari paras cantiknya membuatnya semakin memesona, tak salah ya jika Zehra dijuluki bidadari voli Turki.***

Alhamdulillah, Tingkat Kematian Pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor Turun

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan bahwa tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor kini sudah mulai menurun. Dibanding seminggu sebelumnya, angka kematian cukup tinggi.

Bahkan, lanjut Ade Yasin, banyak pasien Covid-19 yang terlambat menjalani perawatan karena saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah memburuk.

“Sekarang ini sudah berkurang. Mungkin tingkat kematiannya sudah sekitar 50 persen turunnya,” kata Ade Yasin kepada wartawan, Kamis 29 Juli 2021.

Ade Yasin menjelaskan, tingkat keterisian tempat tidur isolasi atau Bed Occupancy Rate (BOR) Kabupaten Bogor saat ini juga sudah mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya. saat ini, kondisinya berada di angka 80 persen. Sedangkan BOR rumah isolasi pasien Covid-19 turun menjadi sekitar 50 persen.

“IGD sudah mulai gak rame lagi, kemaren sampai keluar dibikin tenda, sekarang tenda sudah kosong, IGD sudah jalan seperti biasanya,” katanya.

Meski begitu, BOR untuk ICU rumah sakit saat ini masih 89 persen. Namun, secara umum, lanjut Ade Yasin, kondisi Covid-19 di Kabupaten Bogor sudah lebih baik dibanding pekan sebelumnya.

“Kalau minggu lalu kayaknya repot sekali ya, bahkan sampai saya turun langsung untuk bagaimana rumah sakit memantau rumah sakit. Jadi sekarang sudah cukup baik dibanding seminggu kemarin. Mudah-mudahan tidak lagi bertambah, trennya turun terus,” ungkapnya.***

 

Viral, Ini yang Diucapkan Stasiun TV Korea Selatan ke Indonesa di Olimpiade Tokyo

0

Bogordaily.net – Entah dendam apa yang dipendam oleh Korea Selatan (korsel) pada sejumlah negara-negara yang mengikuti Olimpiade Tokyo 2020.

Pasalnya pada acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 televisi nasional Korea Selatan MBC bertindak terlalu jauh, rasis, dan sangat keterlaluan dalam menyiarkan defile atau parade kontingen saat seremoni pembukaan.

MBC mengenalkan sejumlah negara dengan simbol-simbol dan keterangan, yang membuat banyak pihak tersinggung.

Selain deskripsi tidak masuk akal dan diskriminatif, MBC juga melakukan banyak kekeliruan faktual.

Pertama, saat kontingen Indonesia yang diwakili oleh atlet Nurul Akmal (angkat besi) dan Rio Waida (selancar) memasuki area parade, MBC mendeskripsikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di dunia.

“Sedikit informasi mengenai Indonesia, negara kepulauan terbesar di dunia, negara dengan penduduk terpadat di dunia urutan ke-4, memiliki GDP rendah, vaksinasi rendah, dan 6 persen penduduknya terinfeksi Covid-19,” tulis MBC.

Hanya Indonesia yang mereka perkenalkan sebagai negara dengan lonjakan tinggi kasus Covid-19, benar-benar tidak sopan.

Mereka bahkan menggunakan foto peta Indonesia dengan penempatan lokasi yang salah, karena titik keterangan malah menunjukkan Malaysia.

Foto seorang drakula terpampang pada identitas negara Rumania saat para atletnya memasuki area seremoni.

Hal yang luar biasa keterlaluan lainnya adalah ketika para atlet Republik Kepulauan Marshall berbaris, MBC mengatakan kepada pemirsanya.

“Itu adalah negara situs uji coba nuklir untuk Amerika Serikat,” ucap MC.

Negara Italia direpresentasikan dengan pizza dan China dengan foto peta Wuhan, sebagai pusat penyebaran awal virus Covid-19 di dunia.

Entah kurang empati atau memang staf produksi MBC yang tidak memiliki pengetahuan luas, mereka menggunakan gambar tembok perbatasan antara Israel-Palestina saat memperkenalkan atlet Palestina.

Selanjutnya, momen yang juga membuat banyak orang terbelalak adalah Haiti direpresentasikan dengan foto insiden kerusuhan besar yang pernah melanda salah satu negara di Karibia tersebut.***

Simak Yuk, BMKG Ungkap Penyebab Udara Terasa Lebih Panas

Bogordaily.net- Suhu udara di Jakarta dan sekitarnya hari ini terasa lebih panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena itu dipicu kondisi awan di wilayah Jabodetabek sangat rendah pada siang ini.

“Berdasarkan data pengamatan BMKG, suhu maksimum di wilayah Jakarta mencapai 33-35 derajat C dengan suhu hingga 35 derajat Celsius di sekitar wilayah Ciputat. Kondisi tersebut dipicu pada siang hari kondisi tingkat per-awan-an di wilayah Jabodetabek sangat rendah sehingga pada siang hari suhu udara terasa lebih terik karena sinar matahari tidak terhalang awan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, seperti dikutip dari detiknews, Rabu (28 Juli 2021).

Guswanto mengatakan wilayah Jakarta dan sekitarnya berada pada posisi menuju puncak kemarau. Khusus hari ini, Guswanto memaparkan bahwa kelembapan udara di Jabodetabek cukup rendah sehingga tingkat pertumbuhan awan relatif rendah.

Lebih lanjut Guswanto memaparkan bahwa udara di Pulau Jawa dan Bali cerah pada hari ini. Hal yang sama juga terjadi di Nusa Tenggara.

“Perhatikan kondisi per-awan-an di Jawa, Bali, Nusa Tenggara sepertinya clear atau cerah cuacanya,” katanya.

Selain itu, Guswanto juga menjelaskan prakiraan musim BMKG tahun 2021. Puncak musim kemarau pada tahun ini, kata Guswanto, diperkirakan akan terjadi di bulan Agustus dan September.

“Menurut prakiraan musim BMKG, puncak musim kemarau tahun 2021 diprakirakan akan terjadi di bulan Agustus dan September,” katanya.

“Saat ini di wilayah Jabodetabek umumnya masih berada pada posisi menuju puncak musim kemarau, dan dari dinamika atmosfer skala lokal dan sinoptik juga tidak ada yang signifikan berkontribusi pada pembentukan awan hujan. Dan untuk hari ini kelembapan 850 juga cukup rendah, sehingga tingkat pertumbuhan awan relatif rendah,” jelasnya.***

Sidang Terbuka Senat Universitas Pakuan 2021 Digelar Virtual

Bogordaily.net – Universitas Pakuan, menghelat Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Doktor, Magister, Sarjana, dan Ahli Madya pada 2021, di gelar secara virtual, Rabu 28 Juli 2021.

Pada kesempatan itu Rektor Universitas Pakuan Prof. Dr. H. Bibin Rubini, M.Pd, menyampaikan, jumlah total wisudawan mencapai 815 orang. Meliputi 87 orang Program Pasca sarjana, 77 orang Fakultas Hukum , 132 orang Fakultas Ekonomi, 133 orang Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan, 145 orang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, 21 orang Fakultas Teknik, 210 orang Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta 10 orang Program Vokasi.

“Pesatnya perkembangan teknologi berpengaruh terhadap segala hal. Perkembangan ini tentunya harus dapat dimbangi dengan sumber daya manusia yang memiliki daya saing tinggi, keahlian dan softskills yang baik. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah merilis enam penguatan karakter yang harus dimiliki oleh lulusan perguruan tinggi yang disebut dengan 6C,” ujar Bibin Rubini.

Dijelaskan Bibin, enam kompetensi ini harus dimiliki dan dikuasai para lulusan perguruan tinggi khususnya lulusan Universitas Pakuan. Adapun keenam kompetensi tersebut pertama Computational Thinking, yaitu berpikir komputasi bukan berarti berpikir layaknya komputer melainkan berpikir dimana seseorang harus mampu memformulasikan masalah dan menyusun solusi terhadap masalah tersebut dengan cara yang efisien dan Efektif.

Kedua, Creative Thinking. Seseorang yang memiliki tingkat berpikir kreatif selalu merasa haus akan informasi, karena semakin banyak menyerap informasi maka akan semakin banyak ide dan gagasan yang baru dan original yang akan dihasilkan.

Lalu ungkap Bibin, Ketiga adalah Critical Thinking. Berpikir kritis adalah kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis dengan tujuan menghasilkan suatu keputusan yang informatif, bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keempat adalah Collaborative. Di era yang kompetitif ini, bekerjasama antar lembaga, organisasi, bisnis dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting. Dengan cara bekerjasama akan tercipta kondisi yang saling mendukung secara sistematis dalam pemecahan masalah. Sehingga dengan cepat dapat ditemukan jalan keluarnya.

Kelima, Communication. Kemampuan komunikasi baik komunikasi verbal maupun non-verbal tentu sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran dalam pekerjaan. Komunikasi diperlukan sebagai jembatan untuk menjalin suatu kerjasama untuk mencapai keberhasilan secara bersama-sama.

“Keenam, Compassion. Compassion biasa diterjemahkan sebagai rasa kasih sayang, toleransi dan solidaritas. Negara kita tercinta memiliki banyak kearifan lokal yang jika diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka akan tercipta harmonisasi kehidupan, kebersamaan dan kedamaian. Salah satunya adalah Silih asih, silih asah dan silih asuh. Soft skills ini lah yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja dan mampu membawa saudara pada sebuah kesuksesan,” tutup Bibin.

Unpak dalam kesehariannya menjunjung tinggi prinsip Silih Asih, Silih Asah dan Silih Asuh agar para mahasiswa dan lulusannya menjadi lulusan yang selalu memegang teguh 7 (tujuh) mustika hirup urang Sunda yaitu cageur, bageur, bener, pinter, singer, jujur jeung motekar. ***

Peserta Vaksin Membludak, Petugas Kewalahan

Bogordaily.net – Peserta Vaksin Covid-19 di Puri Begawan yang berada di Jalan Padjajaran Kecamatan Bogor Timur, membludak. Warga terlihat berkerumun serta berdesakan di depan pintu masuk.

Mereka menunggu dipanggil petugas sesuai nomor urut. Setelah dipanggil ke dalam lobi, satu per satu peserta vaksinasi dipersilakan antre untuk menunggu giliran disuntik vaksin.

Tampak Camat Tanah Sareal, Sahib Khan sibuk membantu mengatur warga supaya tertib mengikuti antrean di area lobby. Antusias masyarakat untuk Vaksinasi Covid-19 luar biasa.

Sahib Khan, menjelaskan gelombang mass mulai datang ke lokasi vaksin sekitar pukul 13:00 WIB. Sebelumnya pada pagi hari lokasi vaksinasi kondisinya lengan.

“Saya sampaikan kepada warga yang ingin di vaksin supaya sabar mngeantri. Semoga berjalan dengan tertib dan lancar,” katanya.

Ia meminta masyarakat supaya tenang, karena semua yang hadir pada Kamis 29 Juli 2021, dipastiakan mendapatkan vaksin Covid-19.

“Saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya warga Tanah Sareal yang belum vaksin masih ada tempat lain yang menjadi sentra Vaksinasi,” ujarnya.

Sahib Khan menambahkan, pada hari ini warga yang mengikuti vaksinasi di Puri Begawan mencapai 850 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang SDK Dinas Kesehatan Kota Bogor, Farida menyampaikan, saat pukul 12:00 hingga 13:00 WIB WIB, semua petugas istirahat. Kemungkinan antrean warga yang jadwal vaksinnya pukul 14:00 WIB datang lebih awal ke lokasi. Sehingga terjadi penumpukan massa di depan lobby.

Farida, mejelaskan setiap jam diperuntukkan untuk sekitar 400 peserta, sudah diatur berdasarkan nama dan waktu.

“Jadi kemungkinan para peserta datang terlebih dahulu untuk mendapatkan nomer antrean,” ujarnya.

“Pelayanan di sini cepet, 1 jam 400 orang yang masuk di dalam. Mudah-mudahan antrean peserta di lobby cepat terurai,” tambahnya.

Kemudian Farida memaparkan, agar tidak terjadi antrean seperti ini, harus ada kesadaran dari pesertanya sendiri. Kalau tertib, teratur, mengikuti alur, tidak akan terjadi penumpukan di Puri Begawan.

“Karena kita sudah membagi sesuai urutan kedatangan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, target vaksinasi massal Covid-19 hari ini 944 dosis kedua dan 1.656 dosis pertama.***