Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7106

Polres Bogor Amankan Arwana Senilai Rp24 Miliar, Pencurinya Ternyata…

BOGORDAILY- Setelah tiga tahun lebih pencarian, ikan arwana super senilai Rp24 miliar ini akhirnya ditemukan. Ikan tersebut ternyata dicuri dari salah satu tempat budidaya di Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, pelaku pencurian adalah karyawan tempat budidaya itu berinisial UG (30). Kasus ini bermula saat pemilik budidaya berinisial KE memeriksa kondisi kolam ikan arwana super red miliknya pada Februari 2019.

“Korban (KE) curiga karena kolamnya yang berisi ikan arwana super red berkurang. Kemudian korban melemparkan makanan agar muncul ke permukaan,” kata Harun di Mapolres Bogor, Selasa (27/7/2021).

Ketika diberi makan hanya sedikit ikan yang muncul di permukaan. Dari situ, korban langsung memeriksa ke dalam kolam sehingga diketahui ikan arwana super red miliknya tinggal beberapa ekor saja.

“Sebulan kemudian salah satu karyawannya (UG) pamit tidak bekerja lagi. Dari situ muncul kecurigaan pelaku pencurian adalah dia,” ujarnya.

Dari situ, polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil menangkap pelaku UG. Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah melancarkan aksi pencurian ikan arwana super red berbagai ukuran sejak akhir 2019 silam mencapai 400 ekor.

“Cara menangkapnya dipancing sama dua temannya yang juga bantu-bantu di kolam WH dan UY. Hasilnya dijual kepada penadah ES yang juga sudah kita amankan. Tapi dari pelaku ada juga yang jual sendiri-sendiri ada yang kecil ada juga yang besar harganya mulai Rp500 ribu sampai Rp5 juta,” ujar Harun.

Akibat pencurian ini, korban KE mengalami kerugian sebesar Rp24 miliar. Saat ini, polisi masih mengejar 2 pelaku pencurian lainnya yakni WH dan UY. “Untuk tersangka UG dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP. Kalau tersangka ES (penadah) dijerat Pasal 480 KUHP,” katanya. (sind)

Penumpang Bandara Soekarno Hatta Terus Menurun di Masa PPKM Level 4

Bogordaily.net – PT Angkasa Pura (AP) II terus mencatat penurunan jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 pada  21 hingga 25 Juli 2021.

Penurunan terus saja terjadi dan lebih menurun dibandingkan masa PPKM darurat sebelumnya.

“Pada masa PPKM level 4 ini, (jumlah penumpang di bandara Soekarno-Hatta) sekitar 10 ribu penumpang hingga 13 ribu penumpang,” kata VP Corporate Communication AP II Yado Yarismano, Senin (26 Juli 2021).

Sementara itu pada masa PPKM darurat sebelumnya, Yado mengatakan bahwa rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta berkisar 50 ribu hingga 60 ribu penumpang.

Untuk itu menurutnya pada masa PPKM level 4 ini, jumlah penumpang terus saja berkurang.

Yado menilai, hal tersebut memperlihatkan masyarakat patuh terhadap aturan yang dikeluarkan pemerintah.

“Ini dilakukan dengan mengurangi perjalanan kecuali memang diperlukan saja,” tutur Yado.

Sebelumnya, pada penerapan PPKM Darurat Jawa – Bali pada 3-20 Juli jumlah penumpang di bandara AP II mengalami penurunan rata-rata sekitar 70 persen perhari.

Dibandingkan dengan sebelum diberlakukan PPKM darurat. AP I mencatat, di Bandara Soekarno-Hatta.

Penurunan penumpang terjadi sejak 3 Juli dan justru semakin menurun pada 19 Juli 2021 atau H-1 menjelang Idul Adha yang jatuh pada 20 Juli 2021.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan pemberlakuan PPKM Darurat Jawa – Bali pada sangat efektif dalam menekan mobilitas masyarakat.

“Di Bandara-bandara AP II penurunan jumlah penumpang mencapai sekitar 70 persen per hari selama PPKM Darurat dan ini menandakan bahwa perjalanan yang dilakukan hanya yang bersifat mendesak,” kata Awaluddin.***

Mendadak Nickolas Saputra Buat Marah Kaum Hawa. Kenapa Ya?

0

Bogordaily.net – Mendadak Nicholas Saputra buat marah kaum hawa, kenapa ya? Hal tersebut dikarenakan dirinya yang memposting foto perempuan di Instagram miliknya.

Dalam postingannya, Nicholas Saputra memperlihatkan ada seorang perempuan berdiri menghadap belakang. Ia pun menuliskan kata-kata dalam Instagram miliknya.

“Peran tanaman bakau di wilayah pesisir sangat penting bagi kehidupan kita. Selain mencegah abrasi, ekosistem bakau juga menjadi tempat berkembang biak beragam hewan laut. Mari ikut bersama @grabid mengurangi jejak karbon dengan #LangkahHijau menanam pohon di grb.to/MenanamPohon,” tulis Nicholas Saputra dalam Instagram miliknya.

Sontak saja postingan itu langsung membuat banyak netizen penasaran. Bukan hanya penasaran, netizen perempuan pun terlihat marah dengan postingan Nicholas itu.

“mas aku ga suka ya,” jelas akun ayun****.

“Ga usah coba bikin aku cemburu; ajakan tanam bakau bisa kan pakai fotomu?” terang akun maya****.

“Siapa itu mas, tolong jelaskan,” beber akun eri****.

“Tolong beri klarifikasi agar tidak terbawa mimpi,” jelas akun saie****.

“ini adeknya kan mas nic, kalo gak pasti ponakan ato…pokoknya msh sodaralah iyaa kann,” kata akun jasj****.

Tapi sayang, tidak ada yang dibalas oleh Nicholas Saputra mengenai banyaknya komentar dari netizen yang rata-rata adalah kaum hawa itu.

Nicholas Saputra di Instagram miliknya memang sangat jarang memposting wajah seseorang. Ia pernah membuat geger saat pertama kali memposting wajahnya di Instagram.

Kejadian itu terjadi saat beberapa waktu lalu. Postingan wajahnya langsung mendapatkan banyak komentar dari banyak orang.

Postingan foto selfienya itu saat Nicholas Saputra memperlihatkan bukti jarinya jika dirinya sudah mencoblos dalam pemilihan umum.

“Baiklah… Terima kasih kepada teman-teman yang sudah ikut berpartisipasi dalam pemilu 2019. Tetap damai dan selamat merayakan demokrasi! Ps: postingan ini akan dihapus dalam waktu 24 jam,” ungkap Nicholas Saputra.***

Miris! Calvin Dores Akui Sempat Depresi Menjalani Hidup

Bogordaily.net Beberapa waktu lalu, anak Deddy Dores, Calvin Dores, sempat menjadi sorotan. Hal ini lantaran ia memutuskan untuk melelang gitar milik mendiang ayahnya.

Tentunya bukan tanpa alasan ia melakukan hal tersebut. Sang ibunda, Dagmar C. Sunardi membutuhkan biaya untuk mengobati penyakitnya,

Ketika berbincang dengan Melaney Ricardo yang diunggah di kanal YouTube-nya.

Calvin mengungkapkan bagaimana sebenarnya kondisi ekonominya saat ini.

Ia mengaku sedang kesulitan mendapat pemasukan. Terlebih lagi kini tengah diberlakukannya PPKM.

Calvin menyebut jika sebelum PPKM, ia masih bisa mendapatkan uang minima Rp50.000, akan tetapi semuanya berubah setelah adanya PPKM.

“Ini, mah, boro-boro, enggak ada sama sekali,” kata Calvin menceritakan.

Keadannya yang serba susah, akhirnya membuat Calvin Dores depresi. Ia bahkan tidak bisa tidur sepanjang malam karena harus memikirkan dari mana ia membiayai pengobatan sang ibunda.

“Saya kontrol sama dokter. Psikolog. Dia bilang, ‘Oke, kamu begini enggak apa-apa, tapi alam bawah sadar kamu?’” jelas Calvin.

Calvin lantas melakukan pekerjaan apapun, salah satunya dengan menjadi ojek online. Ia juga masih menekuni bidang musik sebagai pekerjaannya.

Kondisinya yang serba kesulitan saat ini, membuatnya jarang mengajak anak istrinya jalan-jalan.

Meski begitu, jika sedang ada rezeki, ia pasti berbagai kebahagiaan dengan keluarga kecilnya itu.

“Tuhan kasih kesempatan membahagiakan anak saya. Saya senang bisa nyenengin anak,” pungkasnya.*** 

Pemerintah Mempercepat Vaksinasi Berbasis Risiko

0

Bogordaily.net – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemerintah terus mempercepat program vaksinasi nasional yang dilaksanakan dengan prioritas berbasis risiko.

“Kita memberikan prioritas vaksinasi ini berbasis risiko, Provinsi-provinsi yang kasus aktifnya tinggi akan kita berikan lebih banyak. Yang tinggi itu, Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali. Itu yang paling tinggi karena kemungkinan terkenanya juga banyak, masuk ke rumah sakitnya juga banyak, dan yang wafatnya juga paling banyak. Provinsi-provinsi itu otomatis akan mendapatkan prioritas,” kata Menkes, Budi Gunadi dalam keterangan pers bersama, Senin 26 Juli 2021.

Selain itu, Pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi kepada masyarakat dengan risiko tinggi, yaitu kelompok lanjut usia (lansia) dan masyarakat yang mempunyai komorbid.

“Kita juga akan memprioritaskan orang-orang yang risiko tinggi, orang yang usianya lanjut, orang yang punya komorbid. Itu yang harus kita utamakan. Kita lindungi mereka dahulu, kita berikan mereka vaksin,” ujarnya

Budi memaparkan, hingga 26 Juli cakupan vaksinasi telah mencapai sekitar 60 juta dosis vaksin, baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua. Untuk percepatan program vaksinasi ini pemerintah pun terus berupaya untuk mengamankan stok vaksin.

“Sampai akhir bulan Juli akan datang sekitar 8 juta vaksin Sinovac dan 4 juta vaksin AstraZeneca, jadi 12 juta akan datang,” ujarnya.

Selain itu, akan tiba juga sekitar 45 juta vaksin produksi Sinovac, Astrazeneca, Moderna, maupun Pfizer pada bulan Agustus mendatang.

Selain percepatan vaksinasi, pemerintah juga terus meningkatkan pengetesan (testing) dan pelacakan (tracing) secara masif untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

“Menko Marinves sudah mencanangkan bahwa program testing dan tracing yang nanti akan dipimpin oleh Panglima TNI, akan mulai minggu ini,” paparnya.

Budi pun mengimbau masyarakat untuk tidak menghindar jika dilakukan pelacakan dan pengetesan.

“Kita perlu naikkan tes harian itu terus supaya kita tahu kalau ada yang kena Covid-19, kita bisa ukur oksimeternya (saturasinya), apakah memang perlu dirawat atau tidak, lebih dini. Jadi testing ini jangan ditakuti, jangan dicemasi, jangan dihindari, tapi cepat dilakukan,” pungkasnya.***

Viral Laki-laki Menikahi Dua Perempuan Sekaligus, Semoga Samawa!

0

BOGORDAILY- Beredar video momen pernikahan seorang laki-laki yang menikahi dua perempuan sekaligus.

Video tersebut dibagikan oleh akun Facebook Doyok Potret, Senin (26/7/2021).

Dalam video tersebut, terlihat dua mempelai perempuan yang tampil dengan riasan.

Keduanya terlihat mengenakan baju pengantin berwarna putih.

Mereka duduk di antara seorang laki-laki yang memakai peci dan jas berwarna hitam.

Dalam video tersebut, terlihat seorang laki-laki berada di antara dua perempuan.

Lelaki itu tampak memakai jas berwarna hitam dan peci. Sementara dua perempuan itu tampil memakai baju pengantin.

Keduanya sama-sama memakai riasan seperti pengantin pada umumnya.

Berdasarkan video tersebut, lelaki itu hendak menikahi kedua perempuan itu.

Acara pernikahan tersebut digelar menjadi satu rangkaian. Tampak acara digelar secara sederhana.

Para tamu undangan terlihat duduk di karpet dan menyaksikan acara pernikahan itu.

Dalam video tersebut, perbedaan raut wajah kedua mempelai perempuan.

Salah satunya terlihat santai dan tersenyum. Sementara mempelai perempuan yang berada di sebelah kiri terlihat murung.

Berdasarkan informasi, acara tersebut terjadi di Kuta, Lombok Tengah.

 

Komentar Warganet

Momen viral tersebut mencuri perhatian warganet. Mereka ikut memberikan tanggapannya.

“Jaman sekarang nggak heran, mereka bertiga itu sama-sama biasa aja jadi buat apa heran,” balas warganet.

“Bukankah menikahi 2 perempuan sekaligus atau secara bersamaan itu tidak boleh?” tanya warganet.

“Tak sanggup aku bayangkan,” timpal warganet.

“Fix yang satu terpaksa liat mukanya nggak ada bahagia sama sekali,” komentar warganet lain.

“Kayak nggak ada laki-laki lain aja, belum tau rasa pahitnya di madu,” kata warganet lainnya.

 

Sumber: suara.com

Ini Alasannya, Ratu Anandita Ajak Semua Orang Pilah Informasi

Bogordaily.net – Akhir-akhir ini, semua berita duka makin sering terdengar. Rasanya, satu berita bahagia bisa tertutupi saking banyaknya berita duka yang beredar.

Melalui postingan akun Instagramnya, Ratu Anandita mengajak kita semua untuk lebih memilah dan memilih informasi yang kita konsumsi sehari-hari.

“Kalo baca berita atau scrolling timeline akhir-akhir ini kayaknya banyak info yang kurang menyenangkan yaaa…Tapi, bukan berarti gak ada lo yang positif dan menyenangkan,” tulisnya di keterangan caption.

Ratu Anandita lalu mengajak kita semua untuk bisa menyortir berita yang kita baca dan hal-hal apa saja yang diikuti di media sosial.

“Bisa dimulai dari men-sortir apa atau siapa yang kita follow di social media atau cari informasi positif yang bisa membuat kita lebih produktif,” tuturnya.

Dia berkata, jika yang lebih penting dari semua ini hanyalah bagaimana kita bisa mengendalikan cara berpikir.

Sebenarnya kita bisa membuatnya terasa lebih baik jika melakukannya dengan benar.

“Nahhh yang paling penting lagi adalah MindSet! Ini sihhh sumber dari segalanya…. Kalo kita latih cara berfikir dengan hal yang positif, optimis, prasangka baik, bahkan sampai ikhlassss insyaaAllah akan berpengaruh banget sama emosi dan perilaku kita,” terangnya.

Menurutnya, kita semua harus bisa menaklukan situasi yang tidak menentu seperti sekarang ini dengan cara yang tepat karena semua masalah itu pasti ada solusinya.

“Karena di tengah situasi seperti ini pentiing sekali untuk bahagia dan melatih keikhlasan terhadap apapun yang terjadi…. Apalagi kalo bisa jadi bagian dari solusi… Semangat menggali potensi diri agar bisa bermanfaat buat banyak orang,” pungkasnya.***

Demi Kylian Mbappe, Real Madrid Tumbalkan Raphael Varane

0

Bogordaily.net – Raphael Varane kabarnya sudah di ambang pintu Manchester United. Ada spekulasi bahwa itu adalah bagian dari skenario Real Madrid demi bisa mengejar Kylian Mbappe.

Saat ini Varane memang masih berstatus pemain El Real. Bek asal Prancis itu pun masih menjalani sesi latihan tim, sekembalinya dari liburan tambahan usai berpartisipasi di Euro 2020.

Namun, ESPN mengabarkan bahwa Real Madrid sudah mencapai kata sepakat dengan Man United untuk transfer Raphael Varane. Nilai transfernya adalah 41 juta euro, dengan potensi tambahan sampai 8,2 juta euro.

Andaikata Raphael Varane nantinya benar-benar gabung Manchester United, Real Madrid akan kehilangan dua bek tengahnya musim panas ini. Sebelumnya ada Sergio Ramos yang sudah lebih dulu pergi ke Paris Saint-Germain secara free transfer.

Walaupun kehilangan Varane dan Ramos yang berposisi di jantung pertahanan, kabarnya Real Madrid tidak akan mencari bek baru. Mereka masih punya David Alaba, Nacho, dan Eder Militao, plus Victor Chust, Mario Gila, dan Jesus Vallejo.

Real Madrid justru akan fokus ke lini depan. Secara spesifik, striker Kylian Mbappe.

Menurut laporan ESPN, tindakan El Real menjual Raphael Varane ke Manchester United adalah bagian dari sebuah rencana besar untuk bisa menggaet Mbappe dari PSG.

Merujuk Marca, Real Madrid bersedia melepas Varane demi meringankan pos gaji sekaligus mendapat dana segar, agar kondisi finansialnya berada pada posisi tepat untuk bisa mengejar Mbappe.

PSG kabarnya mematok harga 180 juta euro untuk negosiasi awal. Mbappe sendiri diestimasi memiliki gaji sampai 20 juta euro per tahun. Untuk itulah Real Madrid perlu benar-benar mengatur keuangannya dengan saksama.***

Alhamdulillah, Akhirnya Ustadz Yusuf Mansur Keluar dari Rumah Sakit

Bogordaily.net – Kabar bahagia datang dari Ustadz Yusuf Mansur. Setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit, akhirnya diperbolehkan pulang.

Hal itu diungkap langsung oleh sang istri, Siti Maemunah dalam unggahan di Instagram pada Senin (26 Juli 2021).

Dia membagikan video saat Ustadz Yusuf Mansur mendapat kunjungan dari dokter di kamar inapnya.

“Yeay pulang,” teriak Ustadz Yusuf Mansur yang disambut sukacita oleh keluarganya.

Untuk bagian caption sendiri, Siti Maemunah mengucapkan rasa syukur atas kesembuhan sang suami.

Dia mengaku sangat senang Ustadz Yusuf Mansur diizinkan pulang ke rumah.

“Yeeeeaaaay Alhamdulillah boleh pulang,” tulis Siti Maemunah.

Bisa ditebak, unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari para netizen. Mereka juga beramai-ramai mengucapkan syukur atas kesembuhan sang ustaz.

Sebelumnya kondisi Ustaz Yusuf Mansur sempat drop pada 21 Juli 2021. Akibatnya, dia sampai harus dirawat di rumah sakit.

Kondisinya drop karena kadar hemoglobin dalam darahnya sangat rendah. Hingga akhirnya dia pun diharuskan menjalani transfusi darah.***

Kemenag Rumuskan Upaya Lobi Setelah Pelajari Edaran Umrah dari Saudi

Bogordaily.net – Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Khoirizi membenarkan bahwa Arab Saudi akan mengizinkan jamaah umrah dari luar negaranya mulai 10 Agustus 2021.

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebagaimana tercantum dalam edaran, di antaranya terkait vaksin.

Serta keharusan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi bagi 9 negara (India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon).

“Perwakilan pemerintah di Saudi, yaitu KJRI di Jeddah, telah menerima edaran tersebut pada 15 Zulhijjah 1442H atau 25 Juli 2021. Kami masih pelajari,” terang Khoirizi di Jakarta, Senin (26 Juli 2021).

Bersumber dari Kemenang, berkenaan dengan edaran tersebut KJRI di Jeddah akan melakukan upaya diplomasi melalui Deputi Umrah Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Salah satu isu yang akan dibahas adalah terkait keharusan karantina 14 hari di negara ketiga.

“Kami berharap jemaah Indonesia tidak harus dipersyaratakan seperti itu,” ujarnya.

“Kami dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan Dubes Saudi di Jakarta untuk menyampaikan hal dimaksud,” sambungnya.

Terkait syarat vaksin booster dari Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson, Khoirizi akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Kesehatan, Satgas Pencegahan Covid-19 dan BNPB.

“Kita akan lakukan langkah koordinasi dengan Kemenkes dan pihak terkait lainnya untuk membahas persyaratan tersebut, agar kebutuhan jemaah umrah Indonesia bisa terlayani,” tegasnya.

“Kita berharap pandemi bisa segera teratasi sehingga jemaah Indonesia bisa menyelenggarakan ibadah umrah secara lebih baik,” harapnya.

Khoirizi menambahkan bahwa selama ini penyelenggaraan ibadah umrah dilakukan oleh pihak swasta atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah/PPIU.

“Bersifat Bussines to Bussines (B to B) dan bukan Government to Government (G to G). Kita akan bahas bersama hal ini dengan asosiasi PPIU, juga terkait persyaratan yang ditetapkan Saudi,” ujar Khoirizi.

“Untuk kepentingan jemaah, kami juga tetap akan mencoba melakukan lobi,” pungkasnya.***