Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7107

Heboh! Billy Syahputra Muncul di Pemakaman Ibunda Amanda Manopo. Sebenarnya Apa yang Dilakukannya?

0

Bogordaily.net – Billy Syahputra buat heboh saat muncul di acara jelang pemakaman ibunda Amanda Manopo. Momen Billy Syahputra di pemakaman ibunda Amanda Manopo pun membuatnya jadi trending topik.

Hubungan asmara antara Billy Syahputra dan Amanda Manopo memang sudah berakhir lama. Namun, kehadiran Billy Syahputra untuk memberi semangat Amanda Manopo menuai pujian publik, terutama bagi penggemar pasangan tersebut.

Lantas seperti apa momen Billy Syahputra di pemakaman ibunda Amanda Manopo dan memberu support untuk sang mantan kekasih? Berikut potretnya.

1. Billy Syahputra hadir menemani Amanda Manopo. Presenter 30 tahun itu berada di rumah sakit, tempat ibu sang mantan, Henny Manopo meninggal dunia.

2. Billy Syahputra mengenakan pakaian serba hitam dan topi. Ia duduk di samping Amanda Manopo yang juga mengenakan busana gelap.

3. Kala jenazah ibunda Amanda Manopo diberangkatkan, Billy pun tampak hadir di belakang rombongan keluarga.

4. Billy Syahputra juga tampak memberi semangat dengan menepuk pundak Amanda Manopo yang masih terisak menangisi kepergian ibundanya yang wafat pada Minggu 26 Juli 2021.

5. Dengan menggunakan pakaian serba hitam, Billy Syahputra turut melepas kepergian ibunda Amanda Manopo yang juga pernah dekat dengannya.

6. Adik Olga Syahputra ini hanya turut menghormati keluarga Amanda yang sedang berdoa melepas jenazah menurut ajaran nasrani.

Itulah 6 momen Billy Syahputra di pemakaman ibunda Amanda Manopo. Kehadiran Billy ini menuai pujian warganet yang menganggap bahwa Billy masih menghormati keluarga sang mantan kekasih.***

Kado Anak Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pansiangan di Hari Anak Nasional

0

Bogordaily.net – Tepat di Hari Anak Nasional, Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis S.Sos., menerima pesan melalui whatshapp dari Jefry, yang merupakan teman semasa kecil. Jefry, adalah salah seorang guru SD Desa Panas, Kecamatan Lumbis Pansiangan.

Pesan berisi “Info Kecamatan Lumbis Pansiangan” serta kutipan “Tetap berbahagia dan senyum membimbing anak-anak generasi patok hidup batas negara menuju masa depan mereka yang yang lebih baik”.

Pesan itu, kata Lumbis mengingatkannya saat masih duduk di bangku sekolah dasar sekitar 1991-1995, dimana dimana mereka sering berangkat bersama menuju sekolah. Dirinya berpikir jika kondisi waktu ia sekolah dulu dengan sekarang kondisinya tidak berubah.

“Kemudian saya pun langsung menelpon pak Jefry, teman sekelas waktu SMP dulu, untuk memberikannya semangat,” ujarnya.

Lumbis. menyampaikan, agar Jefry tetap semangat dan menjaga anak-anak ketika jalan ke sekolah yang masih dihantui kendaraan terguling, pasalnya jalannya masih tebing dan masih hutan.

Saya menghiburnya dengan memberikan harapan, bahwa sebagai perpanjangan Pemerintah di Kecamatan Lumbis Pansiangan dibantu Pemerintah Desa terkait, tidak akan tutup mata dan akan terus mencari peluang dan jalan keluar agar anak-anak supaya dapat menuju ke sekolah dengan aman serta belajar dengan baik,” imbuhnya.

Sebagai informasi, lokasi SD 09 Panas di Desa Panas, yang lama sudah dibongkar, akibat tanah longsor. Selanjutnya dibangun gedung baru yang jaraknya kira-kira sejauh 4 km dari kampung. Karena itulah, areal yang paling memungkinkan untuk pembanguan gedung SD baru.

Seblumnya pada 19 Juli 2021, berdasarkan informasi dari Kades Panas, kata Lumbis, bahwa alat berat milik PT. Benua Lewat tengah melakukan pengerasan jalan menuju lokasi SD. Meski jalan JIPP ke lokasi SD cukup jauh, namun dengan komunikasi yang baik akhirnya pengerjaan pengerasan jalan bisa dilakukan.

“Saat itu alat pun turun ke kampung. Semua dimudahkan oleh tuhan. Kini jalan itu mulai dikerjakan alat berat untuk membuka akses jalan anak sekolah dari kampung ke sekolah dan senyumpun terlihat jelas diwajah anak-anak sekoalah di SD Panas,” papa Lumbuis.

Bisa jadi, lanjut Lumbis, bagi masyarakat yang tinggal diperkotaan mungkin menganggap apa yang dikerjakan belum memuaskan, jalannya masih tanah. Tetapi bagi masayarakat desa setempat kehadiran jalan tersebut sudah cukup membuat anak-anak gembira.

“Dan orang tua pun tidak kewatir lagi anak-anak mereka terguling karena posisi kuntur tanah yang bertebing,” paparnya,” katanya.

Lumbis berharap, jalan sekolah jni dapar ditingkatkan untuk kedepannya di seminisasi. Sehingga pada musim hujan sepatu atau kaki anak-anak sekolah tidak berlumpur saat sampai ke sekolah.*

Sering Begadang di Malam Hari? Awas Kena Penyakit Ini

0

Bogordaily.net – Masih banyak orang yang tidak menjaga pola kesehatannya terutama sering begadang. Pasalnya, begadang dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan.

Kondisi kurang tidur sebagai salah satu efek buruk dan dapat membuat fisik menjadi lebih mudah lelah. Tidur yang berkualitas di malam hari sekitar pukul 21:00 WIB atau 22:00 WIB.

Jika sering begadang, hati-hati kena penyakit ini:

1. Meningkatnya Gula Darah

Pertama dampak buruk begadang ialah peningkatan kadar gula darah. Kadar gula darah tinggi menjadi penyebab utama penyakit jantung dan ginjal.

2. Meningkatnya Risiko Penyakit Jantung

Efek begadang bagi kesehatan juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Perubahan pola tidur yang enggak menentu, misalkan rutin tidur di hari kerja dan begadang sesekali setiap pekan dapat menyebabkan ‘jet lag’.

Untuk setiap jam ‘jet lag’ pergeseran jam tidur tersebut, risiko penyakit jantung orang yang begadang meningkat sebesar 11 persen.

3. Rentan Terkena Depresi

Ketiga bahaya begadang bagi kesehatan mental yang enggak boleh disepelekan yakni depresi. Orang yang terbiasa begadang cenderung mengalami gejala depresi.

Kendati demikian, para ahli kini masih meneliti hubungan sebab akibat antara begadang dan depresi, tapi yang pasti keduanya saling berkaitan.

4. Panuaan Dini

Keseringan begadang membuat wajah berkeriput, mata bengkak dan membuat kulit pucat. Selain itu, kekurangan tidur berkepanjangan juga dapat memicu garis halus pada wajah serta lingkaran hitam di bawah mata.

5. Stroke

Begadang juga berakibat pada pembuluh darah yang tidak berfungsi secara optimal. Penyakit stroke masih bias dicegah dengan memperhatikan gaya hidup, seperti menjaga kualitas tidur di malam hari.

6. Produksi Hormon Pertumbuhan

Produksi hormone bergantung pada cukupnya waktu tidur, anda butuh tidur sekitar 8 jam perhari. Apabila anda sering bangun di malam hari, maka produksi hormone dapat terganggu.

Bahaya begadang juga dapat menganggu produksi hormon pertumbuhan, terutama pada anak dan remaja, sehingga tubuh mereka bisa lebih pendek dan memiliki dampak lainnya.

7. Menurunkan Kemampuan Otak

Efek begadang bagi kesehatan juga dapat menurunkan fungsi otak untuk berpikir. Fungsi otak ini terkait dengan perhatian, fokus, konsentrasi, respons, daya ingat, sampai kecerdasan emosional.

Selain itu, kurang tidur karena begadang juga dapat menurunkan kreativitas dan kemampuan otak dalam memecahkan masalah.***

Keren! Pengusaha di Sumsel Sumbang Rp 2 Triliun untuk Bantu Melawan Covid-19

0

Bogordaily.net – Seorang pengusaha di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) yaitu keluarga almarhum Akidi Tio, telah menyumbangkan Rp 2 triliun kepada pemerintah untuk membantu melawan Covid-19.

Sumbangan tersebut diberikan di Ruangan Rekonfu Gedung Promoter Polda Sumsel Lantai 3 Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Kota, Palembang, pada Senin 26 Juli 2021 pukul 11.55 WIB.

Pejabat dan tamu undangan yang hadir adalah Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, keluarga pemberi bantuan hibah keluarga Akidi. Hadir pula tokoh berbagai agama.

“Kami mengucapkan terima kasih kasih banyak atas bantuan yang telah diberikan kepada pemerintah untuk kepentingan masyarakat, dalam rangka menangani wabah pandemi Covid 19, hal ini merupakan amanah yang besar,” kata Kapolda Eko Indra.

Gubernur Sumsel Herman Deru pun mengucapkan terima kasih kepada keluarga Akidi yang menyumbang Rp 2 triliun.

“Saya terharu sekali dengan keluarga almarhum Akidi dan utusan keluarga karena telah memberikan bantuan ini, karena besarannya bukan sedikit. Terima kasih kepada keluarga almarhum Akidi yang telah melakukan kebaikan dengan memberikan bantuan kepada pemerintah meskipun melalui Kapolda Sumsel saat ini,” ujarnya.***

Diduga Bau Menyengat dari Jeroan Hewan Kurban, Ternyata…

0

Bogordaily.net – Diduga bau dari jeroan hewan kurban yang dikubur, ternyata ditemukan jenazah perempuan di tepi sungai membuat warga Tanjungsari, Ngemplak, Sleman digemparkan pada Sabtu 24 Juli 2021 malam.

Pasalnya, jenazah pertama kali ditemukan oleh warga karena penasaran dengan bau menyengat di sekitar gundukan tanah.

Warga yang menyangka sumber bau berasal dari jeroan hewan kurban yang dibuang orang, kemudian menggali gundukan tanah hingga akhirnya menemukan jenazah.

Kaget menemukan jenazah, warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian setempat, dan langsung dilakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kita menemukan sesosok mayat, untuk identifikasi awalvkita pastikan yang bersangkutan adalah seorang wanita. Karena kondisinya yang sudah tidak memungkinkan kita tidak lakukan pemeriksaan di sini dan jenazah akan dilakukan autopsi untuk mengetahui identitas dari mayat tersebut. Kita lihat fakta di lapangan agak sedikit ada gundukan, jadi sempat terkubur tapi tidak dalam posisi yang dalam,” kata AKP Deni Irwansyah, Kasat Reskrim Polres Sleman dikutip dari Kompas.

Dari hasil penyelidikan awal, kuat dugaan jenazah sengaja disembunyikan dengan cara dikubur. Selain itu, polisi juga mendapati sebagian baju korban dalam kondisi rusak.

Untuk memastikan penyebab kematiannya, jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY.***

Mobil Mustang Shelby Terbakar di Jalan, Cek Faktanya Disini!

0

Bogordaily.net – Dilalap si jago merah, sebuah mobil Ford Mustang Shelby terbakar hebat, dan nyaris melahap seluruh bodi mobil sport ini di Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin 26 Juli 2021 sekitar pukul 17.10 WIB.

Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, yang menerima informasi kebakaran langsung datang ke lokasi.

Api dengan cepat berkobar membakar mobil Mustang Shelby itu, dan membuat asap pekat berwarna hitam membubung tinggi.

Peristiwa ini sempat menimbulkan kemacetan di lokasi. Kebakaran yang menghanguskan mobil Mustang GT500 ini juga menjadi tontonan warga sekitar.

Berikut ini fakta-fakta kebakaran mobil Mustang GT500 bernopol B-60-NNE itu:

Baru Keluar dari Bengkel

Danru Damkar Sektor I Kebayoran Lama Rustiawan mengatakan, sebelum terbakar, mobil sport klasik itu baru saja keluar dari bengkel.

“Dari bengkel jaraknya berapa kilo, terus dia lagi arah mau pulang. Tahu-tahu korslet dan kebakar,” kata Rustiawan dikutip detikcom, Senin 26 Juli 2021.

Muncul Api dari Kap Mesin

Mobil tersebut dikemudikan seorang sopir bernama Darori. Dalam perjalanan, api tiba-tiba muncul dari kap mesin.

“Awal api dari mesin depan, dari kap depan,” ucapnya.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sopir Mustang GT500 bernama Darori berhasil menyelamatkan diri dalam kejadian itu. Sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Awalnya korsleting listrik itu mobil Mustang habis dari bengkel,” kata Danru Damkar Sektor I Kebayoran Lama, Rustiawan.

Bukan Milik Atta Halilintar

YouTuber Atta Halilintar mengatakan mobil tersebut bukan miliknya. Atta Halilintar sendiri punya koleksi mobil Mustang GT500 yang mirip dengan mobil terbakar di Pondok Indah.

“Banyak yang tag dan tanya. Mobilnya sama. Tapi yang ini bukan mobil ku ya. Alhamdulillah. Hati2 guys,” ujar Atta Halilintar melalui akun Instagramnya, Senin 26 Juli 2021.

Atta Halilintar sendiri memiliki mobil sejenis. Suami Aurel Hermansyah itu mengimbau, para pencinta mobil klasik agar menyimpan APAR dalam mobil

“Pelajaran = Buat Yang hobi Mobil classic taro alat pemadan kebakaran yang kecil di mobil mu,” katanya.***

Menko Bidang Perekonomian dan Menhub Bagikan Bantuan Bagi Pengemudi Transportasi

0

Bogordaily.net – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mendatangi Balai Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Tengah, Minggu 25 Juli 2021.

Kedatangan kedua menteri itu disambut langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya. Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, kedua menteri memberikan secara simbolis bantuan sosial kepada para pengemudi transportasi di Kota Bogor.

Para pengemudi transportasi ini terdiri dari pengemudi ojek online (ojol) dan sopir angkutan kota dan bus.

Bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu sebanyak 500 paket sembako untuk membantu meringankan beban para pengemudi transportasi, di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 ini.

Menko
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi di Balai Kota Bogor, di Kecamatan Bogor Tengah, Minggu 25 Juli 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah memberikan arahan untuk terus mendorong bantuan sosial kepada masyarakat. Termasuk yang selalu dilaksanakan, yakni pembagian sembako.

“Bantuan sembako untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau bantuan sembako PPKM untuk 5,9 juta KPM. Ada juga program tambahan perpanjangan, bantuan sosial tunai untuk 10 juta KPM,” jelas Airlangga dalam sambutannya.

Tak berhenti sampai disitu, sambung Airlangga, ada pula tambahan bantuan beras 10 kilogram untuk 28,8 juta KPM . Kemudian penambahan bantuan produktif usaha mikro untuk 3 juta penerima, dengan besar Rp 1,2 juta sehingga total menjadi Rp 3,6 triliun.

Ada juga bantuan untuk warung dan pedagang kaki lima (PKL) untuk 1 juta penerima yang diberikan dalam PPKM level 4 dan 3. Masing-masing mendapatkan uang tunai senilai Rp 1,2 juta.

“Tentu ini diharapkan bisa membantu saudara-saudara kita untuk terus berupaya menahan laju Covid-19. Dan juga mempertahankan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kerja sama Forkopimda terutama dalam penanganan PPKM ini memaksimalkan posko posko yang ada di daerah. Faskes dan teman-teman pengemudi transportasi ini adalah pahlawan kita membawa kebutuhan masyarakat dari warung, dari restoran ke rumah masyarakat,” urainya.***

Bima Arya Blusukan Berikan Paket Sembako dan Vitamin

0

Bogordaily.net – Di tengah masa PPKM Level 4, Wali Kota Bogor, Bima Arya blusukan ke beberapa wilayah di Kota Bogor untuk memberikan bantuan paket sembako dan vitamin, bagi masyarakat yang membutuhkan, Sabtu 24 Juli 2021.

Dalam blusukan tersebut, Bima Arya mengunjungi wilayah Kelurahan Genteng, Kecamatan Selatan dan Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah.

Tepatnya di Kampung Awan, RT 002 RW 010, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor, Bima Arya sempat berdialog dengan beberapa warga menanyakan kondisi yang tengah dihadapi.

Diantara warga yang ditemui, ada dua orang anak yang sudah ditinggal wafat ibunya, tengah menunggu di rumah. Sementara sang ayah tengah bekerja.

Selain itu, ada juga warga yang berprofesi sebagai sopir angkot trayek 11, Tyson (30) langsung menyampaikan sulitnya mencari penumpang saat ini.

Untuk menyiasatinya, Tyson mengaku menjual voucher pulsa dan menggunakan tabungan yang dimiliki untuk kebutuhan hidupnya.

Dalam blusukan tersebut, selain menanyakan kondisi, Bima Arya yang didampingi Camat Bogor Selatan, Hidayatullah juga memberikan bantuan paket sembako dan vitamin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Khusus bagi siswa, Bima Arya juga memberikan bantuan untuk membeli kuota guna membantu pembelajaran jarak jauh (PJJ).

“Tadi kita ke Kampung Awan, kurang lebih ada 15 rumah. Mayoritas pekerjaannya buruh, mengurus makam dan ada juga sopir angkot, semuanya terdampak karena pandemi Covid-19, penghasilannya jadi berkurang. Ada juga anak yang ditinggal wafat ibunya atau ditinggal orang tuanya bekerja, semuanya berjuang dan masih bersyukur di tengah keterbatasan yang ada. Hal yang mengagumkan adalah orang tuanya masih bisa menyisihkan hasil yang didapat untuk anaknya agar bisa mengikuti pembelajaran secara daring. Sekecil apapun pemasukan yang diterima selalu ada yang disisihkan untuk itu,” kata Bima Arya.***

Langgar PPKM, Kades Banyuwangi Hanya di Denda Rp 48 Ribu, Netizen: Gasalah?!

0

Bogordaily.net – Kepala Desa Temuguruh, Banyuwangi bernama Asmuni menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) pelanggaran protokol kesehatan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, Senin 26 Juli 2021.

Dalam sidang tersebut, Asmuni divonis bersalah dan didenda Rp 48 ribu, dengan subsider dua hari kurungan.

Asmuni menjalani sidang Tipiring karena menggelar pesta pernikahan pada masa PPKM darurat di kantor Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Sabtu 10 Juli 2021.

“Untuk kepala desa hukumannya denda Rp 48 ribu dan biaya perkara Rp 2 ribu,” kata Humas PN Banyuwangi, I Komang Didiek Prayoga, Senin 26 Juli 2021.

Komang mengatakan, Asmuni dinyatakan bersalah karena tak mematuhi pembatasan kegiatan masyarakat dengan menggelar hajatan.

Hal tersebut sesuai Pasal 49 ayat (1), (2), dan (3), Jo Pasal 27 c Ayat huruf a atau Pasal 27 c huruf b Perda Provinsi Jatim Nomor 1 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, jo Pasal (5) ayat 1 Pergub Jatim Nomor 53 Tahun 2020 tentang Penerapan Prokes di Masa Pandemi.

Barang bukti dalam perkara ini yakni dua buku tamu dan satu undangan pernikahan.

Kabar tersebut membuat geram netizen dan mempermasalahkan jabatan.

“Enak nya jdi pejabat… Dapet keringanan hukuman mulu sat,” tulis akun @fadli1910.

“Pedagang kecil di denda Rp 5 juta, pejabat daerah di denda Rp 48 ribu, hukum yang sangat membagongkan,” tulis @nnddaae.

“Hah 48 ribu? Gasalah?! Hellowww apa kabar pedagang2 kemarin yg di denda 5jt dan yg memilih di penjara 3 hari, lucu sekali negeriku,” tulis akun @hasan_septi.***

Hajatan di Desa Pabangbon Dibubarkan Petugas

0

Bogordaily.net – Jangan coba-coba menggelar hajatan di masa PPKM. Bukan tamu undangan yang datang melainkan petugas gabungan. Tentu saja mereka datang untuk membubarkan hajatan.

Seperti yang terjadi di Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, pada Senin 26 Juli 2021. Tidak hanya tamu undangan yang datang, namun juga Satpol PP, Polsek, Koramil serta Satgas Covid-19.

Di tengah perhelatan resepsi pernikahan petugas meminta supaya semua membubarkan diri. Tamu undangan dimeminta agar segera pulang.

“PPKM diperpanjang sampai 2 Agustus, jadi dilarang ada hajatan. Terpaksa kami bubarkan,” ujar salah seorang petugas, kepada para keluarga mempelai dan para tamu.

Kejadian tersebut dibenarkan Kanit Satpol PP Kecamatan Leuwiliang Sigit saat dikonfirmasi. Menurutnya, pada hari yang sama terddapat tiga lohasi yang tengah menghelat resepsi.

“Dua diantaranya menggelar organ tunggal atau panggung hiburan, itu yang kami datangi,” ungkapnya.

Bersama anggota Koramil dan Polsek Leuwiliang, pihaknya datang dan menghentikan acara pernikahan tersebut.

Sigit mengatakan, sesuai dengan aturan PPKM Level 4 yang berlaku di Kabupaten Bogor, untuk acara resepsi pernikahan ditiadakan.

Namun dengan mempertimbangkan sisi kemanusiaan, pihaknya memberikan kesempatan untuk warga yang terlanjur menggelar resepsi untuk tetap dilanjutkan.

Dengan catatan, kata Sigit, para tamu yang hadir segera kembali ke rumah setelah mengucapkan selamat ke pasangan pengantin.

Kalaupun ingin mencicipi suguhan yang disediakan, sebisa mungkin dibawa pulang dan tidak makan di tempat.

“Waktu resepsi pun dipercepat dan untuk kegiatan hiburan diminta untuk ditiadakan,” jelasnya.

Sigit pun mengaku telah menggelar rapat bersama unsur TNI dan Polri sekaligus menghadirkan kepala KUA setempat.

Selain meminta data warga yang akan menggelar pernikahan, pihaknya meminta KUA untuk mensosialisasikan aturan PPKM Level 4 kepada para calon mempelai.

“Jangan sampai sudah mengeluarkan uang untuk sewa gedung dan lainnya, tetapi akhirnya dibubarkan,” pungkasnya.***