Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 7150

PLN Berharap Stimulus Listrik Dorong Pelaku Usaha Tetap Produktif

0

Bogordaily.net – PT PLN (Persero) menyatakan stimulus listrik yang diberikan pemerintah hingga Desember 2021 diharapkan dapat mendorong pelaku usaha tetap produktif.

Melalui keterangan pers yang Kamis, 22 Juli 2021, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, pihaknya berharap perpanjangan stimulus listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Untuk stimulus listrik sendiri khusus diberikan kepada masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial.

Ia mengatakan stimulus listrik merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran COVID-19.

“Kami selalu mendukung dengan menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil dan pelaku usaha yang terdampak COVID-19,” katanya.

Ia mengatakan metode penyaluran stimulus listrik tidak berubah dari periode triwulan III 2021 sehingga PLN optimistis penyalurannya akan berjalan lancar.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, dikatakannya, stimulus listrik yang diberikan hingga Desember 2021, besarannya untuk pelanggan golongan rumah tangga daya 450 volt ampere (VA), bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimum penggunaan 720 jam nyala.

Sedangkan untuk pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimum penggunaan 720 jam nyala.

Ketiga, dikatakannya, pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Menurut dia, diskon akan diberikan secara langsung kepada pelanggan dan bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sedangkan untuk pelanggan prabayar diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Untuk pelanggan prabayar daya 450 VA tidak perlu lagi mengakses token, baik di website maupun layanan ‘whatsapp stimulus’ akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” katanya.

Sementara khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri.

Ia mengatakan potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban atau abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum. (Advetorial)

Berlaku Mulai Jumat, Ini 17 Titik Check Point di Kota Bogor

Bogordaily.net – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyebut, ada 17 titik check point yang bakal didirikan sewaktu penerapan program ganjil genap, selama 24 jam yang mulai berlaku Jumat 23 Juli 2021 hingga Minggu 25 Juli 2021.

Check point didirikan untuk menghalau dan mengecek kendaraan yang masuk ke Kota Bogor, berdasarkan tanggal disesuaikan dengan angka terakhir pelat nomor kendaraan, yakni ganjil atau genap.

Adapun ke 17 titik check point yang bakal didirikan yakni:

1. Simpang Jembatan Merah

2. Simpang Empang (satu arah dari BTM)

3. Simpang Baranangisang

4. Simpang McD Lodaya

5. Simpang Pos Terpadu Juanda

6. Simpang Denpom

7. Simpang Warung Jambu

8. Simpang SPBU Vivo Air Mancur

9. Putaran eks Balai Binarum

10. Underpass Soleh Iskandar

11. Simpang Tol BORR

12. Putaran SPBU Veteran

13. Simpang Salabenda

14. Simpang Ciawi

15. Simpang Dramaga

16. Simpang Yasmin

17. Simpang Brimob Kedung Halang

Kapolresta juga menyebut, ada pengecualian bagi beberapa kendaraan untuk dapat melintas meski pelat nomor yang digunakan tidak sesuai dengan tanggal pelaksanaan penerapan kebijakan ganjil genap.

“Tentunya ada pengecualian bagi beberapa kendaraan. Di antaranya para nakes, Damkar, ambulance/mobil jenazah, kendaraan dinas TNI Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logistik/sembako serta kondisi darurat lainnya. Kami berharap ini bisa diketahui masyarakat secara luas,” ucapnya.

Disinggung apakah warga luar Kota Bogor diizinkan melintas jika pelat nomornya sesuai dengan tanggal penerapan ganjil genap, Kapolresta menuturkan, petugas nanti akan melihat apakah yang bersangkutan masuk ke Kota Bogor dengan alasan darurat atau tidak.

“Nanti kita lihat alasannya darurat atau tidak. Kalau naik angkot masih bisa, kan angkutan umum juga masih dibuka,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolresta kembali mengingatkan bahwa keputusan memberlakukan penerapan program ganjil genap diambil lantaran selama dua pekan terakhir di Kota Bogor itu mobilitasnya zona hitam, artinya masih cukup padat yang melintas di Kota Bogor.

“Nah ini yang kita harus sikapi bersama demi kesehatan masyarakat Kota Bogor sendiri,” ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Covid-19 Kota Bogor secara resmi menghapus penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selama ini sudah diterapkan sejak Rabu 7 Juli 2021. Kebijakan penyekatan ini akan diganti dengan penerapan program ganjil genap.

Susatyo menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi PPKM Darurat yang dilakukan pihaknya, kebijakan penyekatan kepada sektor esensial dan kritikal tidak pas diterapkan di jalan.

Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan memberlakukan program ganjil genap selama perpanjangan PPKM Darurat ini.***

Horeee….Masing-masing Pekerja Terima BSU Rp1 juta

Bogordaily.net – Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan anggaran Rp 8 triliun untuk pekerja terdampak Covid-19. Masing-masing pekerja akan terima BSU Rp1 juta.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengharapkan bantuan subsidi upah (BSU) ini dapat mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung.

“Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan pekerja/buruh,” ujar Ida dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis 22 Juli 2021.

“Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat mempertahankan usahanya di masa pandemi Covid-19,” Ida menambahkan.

Ida kemudian berharap melalui BSU ini dapat terjalin hubungan industrial yang harmonis dan kondusif di perusahaan terjaga.

“Sehingga sekali lagi, PHK dapat terhindarkan,” kata dia.

Dengan adanya BSU ini Menaker Ida juga berharap beban perusahaan dapat berkurang sehingga pengusaha dan pekerja dapat terus melakukan dialog sosial mencari solusi bersama menghadapi dampak pandemi.

Dalam BSU 2021, jumlah calon penerima diperkirakan mencapai sekitar 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran Rp 8 triliun dan besaran yang terima bagi setiap orang adalah Rp1 juta yang disalurkan melalui transfer bank.

Jumlah tersebut, menurut Ida, masih merupakan estimasi mengingat proses penyisiran data masih dilakukan BPJS Ketenagakerjaaan.

Adapun, kriteria pekerja yang mendapat BSU di antaranya pekerja penerima upah yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dan terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Kriteria lainnya adalah pekerja calon penerima BSU berada di Zona PPKM IV sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Kriteria selanjutnya adalah peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 3,5 juta sesuai upah terakhir yang dilaporkan Pemberi Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Kriteria terakhir adalah pekerja pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri, properti dan real estate.

“BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap., sehingga akuntabel dan valid dipergunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran,” kata Ida.***

Garcep! Bantuan Oksigen Konsentrator dari Manko Luhut Langsung Disalurkan

Bogordaily.net- Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya mendistribusikan 100 unit oksigen konsentrator bantuan dari Menko Kemaritiman dan Investasi yang juga Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan.

Bima mengaku, 100 unit oksigen konsentrator tersebut dibagikan kepada seluruh rumah sakit di Kota Bogor, masing-masing 5-6 unit untuk tahap pertama.

“Hari ini Satgas mulai membagikan 100 unit oksigen konsentrator bantuan dari Pak Luhut kepada rumah sakit yang membutuhkan untuk pasien gejala ringan. Nanti akan Ada tambahan lagi, Insya Allah,” ungkap Bima kemarin.

Menurut Bima, kebutuhan oksigen di rumah sakit Kota Bogor masih tinggi, namun pasokan masih belum maksimal. Satgas terus berikhtiar menambah pasokan tabung oksigen melalui berbagai sumber bantuan.

“Insya Allah konsentrator ini ada manfaatnya untuk mengatasi kebutuhan oksigen, mengurangi gejala yang memburuk dari pasien. Siang tadi saya serahkan ke RS Ummi, RS Islam, RS Salak, RSIA Sawojajar, menyusul RS lainnya,” jelas dia.

Bima mengatakan, oksigen konsentrator ini dapat mengonversi udara menjadi oksigen medis hanya dengan disambungkan ke aliran listrik.

Masih kata dia, bahwa alat tersebut memiliki kapasitas 5-10 liter per menit sehingga dapat menggantikan peran tabung oksigen di ruang-ruang isolasi di rumah sakit.

“Apabila stok bertambah nanti, Insya Allah alat ini juga bisa dipinjamkan bagi warga yang membutuhkan di pusat isolasi ataupun di rumah mereka masing-masing,” tandasnya.

Sebelumnya, PT Pupuk Kujang Cikampek juga memberikan bantuan oksigen medis kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui RSUD Kota Bogor untuk penanganan Covid-19.

“Alhamdulillah, hari ini RSUD Kota Bogor mendapatkan bantuan oksigen dari PT Pupuk Kujang Cikampek, volumenya 3 – 4 ton,” ujar Bima.

Bima menuturkan, saat ini semua menghadapi kondisi siaga, karena kelangkaan stok oksigen. Sebelumnya Krakatau Steel sudah berjalan dua kali membantu dengan volume kurang lebih 100 tabung.

Bantuan oksigen dari PT Pupuk Kujang Cikampek, tegas Bima Arya sangat membantu mengingat persediaan yang ada semakin menipis dan bantuan oksigen yang diterima diakuinya akan habis dalam hitungan hari saja.

Sehari-hari Makan Mie Instan dan Tepung Goreng, Warganet Ini Senang Bisa Makan Daging Kurban

Bogordaily.net – Tak dipungkiri Hari Raya Idul Adha, membawa berkah bagi para warga. Bagi orang-orang yang membutuhkan, pembagian daging kurban sangat membantu. Biasanya makan iie instan dan tepung goreng, di momen Idul Adha, warga biisa makan daging kurban.

Hal ini tampak pada curhatan seorang warganet di akun Twitter @FOOD_FESS. Dalam unggahan itu, warganet mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kurban.

Ia bercerita bahwa di hari-hari sebelumnya, ia bersama keluarga hanya makan seadanya. Setiap hari keluarganya hanya menyantap mi instan dan tepung goreng. Makanan yang menurutnya paling bagus adalah tahu dan tempe.

Kondisi itu karena ekonomi keluarga yang tengah sangat sulit. Saking tak ada uang, saat lebaran Idul Fitri, sekeluarganya pun hanya makan mi instan.

Tentu saja hal itu cukup menyedihkan. Saat hari raya, kebanyakan orang menyantap makanan enak. Namun, betapa bahagia dirinya karena hal berbeda ia rasakan di Hari Raya Idul Adha ini.

Akhirnya ia sekeluarga bisa makan enak karena ada daging kurban yang dibagikan. Daging kurban itu dimasak menjadi krengsengan daging. Ia sangat senang dan bersyukur atas hal itu.

Warganet ini juga mengatakan bahwa ia hanya ingin bercerita tanpa meminta belas kasih. Menurutnya, kurban bisa jadi hal yang sangat dinantikan oleh sejumlah orang.

“Senang banget ya Allah. Alhamdulillah. Aku cuma cerita guys, nggak minta belas kasih. Aku cuma mau bilang kurban itu bagi beberapa orang sangat dinantikan,” tulisnya dalam cuitan tersebut.

Kisah ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar dilontarkan pada unggahan itu.

“Alhamdulillah, turut berbahagia ya. Semoga kamu sekeluarga diberkahi rezeki yang berlimpah, juga senantiasa sehat,” komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. “Aku jadi suka ngerasa kurang bersyukur. Terima kasih ya udah sadarin orang yang suka mubazir makanan ini. Semoga kelak kamu bisa menaikkan derajat orang tuamu. Amin,” ujar warganet ini.

“Kisahmu ngingetin gue pandemi tahun lalu. Enam bulan bertahan di tengah awal pandemi muncul. Sehari bisa makan nasi dan mie sebungkus yang dibagi 2 buat makan pagi dan malem. Pas Idul Adha baru tuh bisa makan daging dikasih ibu kosan,” tulis warganet lainnya berbagi kisah.

Sementara itu, hanya dalam belasan jam, cuitan ini sudah disukai sebanyak lebih dari 5 ribu akun Twitter.***

 

IPB University Sulap Asrama Mahasiswi Jadi Tempat Isoman Pasien Covid-19

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya mengunjungi Asrama Putri A5 IPB University yang digunakan sebagai pusat isolasi pasien Covid-19, pada Rabu 21 JUli 2021. Dalam kunjungannya, Bima Arya didampingi oleh beberapa tenaga kesehatan (Nakes) serta dokter mengecek kelengkapan fasilitas dan kelayakan gedung sebagai tempat isolasi. Dahulunya gedung tersebut digunakan sebagai asrama bagi mahasiswa baru IPB University.

Turut hadir Prof Arif Satria, Rektor IPB University bersama dengan para pimpinan IPB University lainnya.

“Ini hari pertama Pak Rektor kembali aktif. Langsung di hari pertama ini Pak Rektor mengajak saya untuk mengunjungi pusat isolasi di Asrama A5 IPB University. Semuanya berjalan dengan baik. Kapasitasnya dari 184 hanya diisi 67. Saya minta dimaksimalkan di wilayah kecamatan, kelurahan serta Puskesmas agar penderita COVID-19 yang sedang isoman sebaiknya dipindah ke sini saja, karena sudah ada fasilitasnya. Tadi kita cek semua, untuk makannya enak katanya. Kemudian bisa berjemur dan lain-lain. Sudah banyak yang sembuh. Jadi ini bermanfaat sekali. Saya ucapkan terimakasih kepada IPB University dan kepada Pak Rektor,” ujar Bima Arya.

Sementara itu, Prof Arif Satria juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wali Kota Bogor yang telah memberikan kepercayaan kepada IPB University untuk bisa terus men-support pemerintah kota dan kabupaten Bogor.

“Jadi intinya, bekerja sama dengan pemerintahan daerah menjadi peran penting untuk perguruan tinggi dalam upaya mempercepat mangatasi masalah ini,” terang Rektor.

Prof Arif menjelaskan bahwa saat ini IPB University sedang mempersiapkan oksigen konsentrator. “Oksigen konsentrator ini bertujuan untuk mengisi kekosongan oksigen di lapangan. Semoga minggu ini bisa kita selesaikan produknya. Sudah juga dirancang untuk instalasi oxygen concentrator plant yang digunakan untuk memproduksi oksigen di rumah sakit sehingga kita tidak perlu lagi isi ulang. Kan sebenarnya oksigen di udara banyak, kita menangkap itu agar bisa digunakan oleh para pasien. Sekarang sudah tahap perakitan, insya Allah hari Jum’at akan diujicoba. Apabila sudah sesuai, insya Allah akan kita produksi,” imbuhnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Bima Arya menyambut baik inovasi ini dan mengatakan bahwa kolaborasi dengan IPB University akan terus berlanjut.

“Kebutuhan oksigen ini luar biasa. Kalau kata Pak Presidan nafas kita harus panjang ke depan. Kita akan hitung sekarang, kapasitas produksinya berapa antara IPB University dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),” kata Bima Arya.

Beberapa fasilitas yang disediakan di Asrama IPB University dalam menunjang keberhasilan isolasi mandiri, yaitu makan tiga kali sehari, snack dua kali sehari, masker setiap hari, sabun cuci baju dan tempat berjemur. Seluruh pasien akan dilayani oleh nakes dengan Alat Pelindung Diri (APD) level 3.***

Diduga Selingkuh, Pasangan Maskapai Lion Air Digrebek Istri Sah

0

Bogordaily.net – Berduaan dirumah, pramugari serta pramugara dari maskapai Lion Air yang berselingkuh, digrebek istri sah yang sedang hamil pada Rabu malam, 21 Juli 2021.

Video peggerebekan yang beredar di media sosial diunggah oleh istri sah di akun @sintadearfianii, kini menjadi viral.

16 video yang diunggah di instastory memperlihatkan dirinya datang bersama keluarga, warga setempat, dan 4 security untuk menggerebek sang suami berinisial AA dan perempuan PB.

Diawal video, istri sah menemukan adanya topi, sendal milik PB yang sudah disembunyikan di salah satu kamar belalang.

“Kirain lu udah inshaf di Lion, lu ngapain sama cewe dirumah berduaan?!,” ucap salah satu keluarga.

“Ya ga ngapa-ngapain juga, aku yang suruh kesini,” ucap AA”.

Memakai kaos putih dan celana pendek, AA terlihat menutupi dan melindungi selingkuhannya PB, yang bersembunyi dibelakang pintu.

Digrebek
Video viral pramugari dan pramugara Lion Air yang berselingkuh, digrebek istri sah yang sedang hamil. (@sintadearfianii/Bogordaily.net)

Ditemukan pula 4 botol minuman anggur merah bermerk OT, yang disembunyikan AA di dalam mesin cuci.

“Biarin orang-orang pada tau, enak ya lu berdua tidur di kamar yang sering gua sholatin, gua ngajiin,” ucap istri sah.

AA pun mengelak dan bersikeras bahwa keduanya tidak melakukan apa-apa dirumah. Lalu, istri sah meminta RT dan RW setempat untuk membuat laporan, agar keduanya dapat dilaporkan ke maskapai Lion Air.

“Pak tolong saya minta surat keterangan ke RT sama RW, agar saya bisa secepatnya melaporkan mereka ke Lion biar mereka berdua dipecat,” ucap sang istri.

Video tersebut menjadi viral, sampai diunggah oleh beberapa akun gosip. Banyak juga netizen yang greget dan mendukung aksi sang istri yang melaporkan kasus ini ke pihak berwajib.***

Bima Arya Dipanggil Presiden Jokowi, Ada Apa?

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ia dipanggil Presiden Jokowi. Pada pertemuan itu Jokowi menanyakan perkembangan penanganan Covid-19 di Kota Bogor. Bima Arya dipanggil Jokowi ke Istana Bogor pada Rabu 21 Juli 2021, sore.

“Saya tadi sore dipanggil Bapak Presiden ke Istana Bogor. Bapak Presiden meminta update perkembangan penanganan COVID-19 di Kota Bogor,” kata Bima Arya, seperti dilansir Antara.

Menurut Bima Arya, dalam pertemuan itu, dirinya menyampaikan laporan mengenai langkah-langkah penanganan COVID-19 di Kota Bogor, dari hulu hingga ke hilir.

Bima Arya menyampaikan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor, berfokus pada warga yang positif COVID-19 dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Ada puluhan warga yang menjalani isoman dan meninggal dunia. Saya sampaikan bahwa 85 persen warga isoman yang meninggal dunia itu belum divaksin. Data ini sekaligus mengkonfirmasi bahwa vaksin itu efektif,” katanya.

Saat dipanggil presiden Jokowi, Politikus PAN ini juga menyatakan Satgas COVID-19 Kota Bogor telah membentuk relawan untuk memantau warga yang menjalani isoman, termasuk penguatan bantuan logistik bagi warga yang menjalani isoman dan warga yang terdampak ekonomi.***

Menurut cerita Bima, Presiden Jokowi menyatakan langkah penanganan COVID-19 di Kota Bogor sudah sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, yang berfokus membantu kaum duafa dan warga terpapar secara ekonomi.

Pada langkah penanganan di hilir, Bima Arya menyampaikan usulan, saran, dan permintaan kepada Presiden Jokowi terkait dengan kebutuhan tenaga kesehatan, oksigen, dan obat-obatan.

 

Bakal Mengaspal, Bus BTS Singkirkan Ratusan Angkot di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Kota Bogor sepertinya tidak lagi dijuluki kota sejuta angkot, karena akan mulai mengoperasikan Bus BTS. Hal itu terjadi setelah Badan Pengelola Transportasi Jabotabek (BPJT) menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor tentang Penyelenggaraan Pengoperasian Angkutan Umum Perkotaan dengan Skema Pembelian Layanan (Buy The Service) di Kota Bogor.

Surat kerjasama tersebut ditandatangani oleh Plt Direktur Angkutan BPTJ Saptandri Widiyanto bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo serta disaksikan oleh Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim di Balaikota Bogor, Senin 19 Juli 2021.

Saptandri Widiyanto menjelaskan, penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut merupakan implementasi serta legal basic dari pelaksanaan BTS. BPTJ dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengucapkan terimakasih atas peran serta dukungan dari Pemkot Bogor dalam pelaksanaan layanan angkutan umum dengan mekanisme BTS.

“Ini merupakan salah satu program dari Kemenhub dan sudah berjalan di kota-kota lain. Sedangkan untuk BPTJ ini merupakan program yang pertama,” ungkap Saptandri.

BTS di Kota Bogor, ungkapnya, merupakan pilot project yang diharapkan dapat diikuti oleh kota-kota lain se-Jabodetabek. Dan Kota Bogor menjadi pilot project dari kota-kota yang lain di Jabodetabek yang dikemas dengan mekanisme BTS.

“Pada waktu itu skema ini kita berharap bisa berjalan di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Namun dalam perjalannya, yang merespon dan memberikan tanggapan positif artinya langsung action adalah Kota Bogor. Sedangkan Kabupaten belum memenuhi persyaratan formil,” jelasnya.

Ia menambahkan, BPTJ percaya bahwa Pemkot Bogor akan mendukung sepenuhnya terhadap perjalanan dan implementasi layanan ini sehingga mampu memberikan manfaat untuk warga.

Namun, diharapkan nanti pada 23 Juni sudah ada tandatangan kontrak antara BPTJ dengan pemenang lelang penyedia layanan untuk operator.

“Sebelumnya ada 7 peserta dan akan ditunjuk 1 yang memang memenuhi syarat, baik secara administratif, teknis, legal maupun rencana operasi,” katanya.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa ada dua hal yang harus terus dikawal agar program BTS ini bisa berjalan dengan baik di Kota Bogor.

“Pertama, kita pastikan pengadaan sampai meluncurnya semua unit itu bisa berjalan baik di Kota Bogor. Termasuk kita sama-sama mengevaluasi konsep koridor yang kemarin saya berikan tambahan, masukan dan saran. Tetap akan dicoba enam koridor, sambil dievaluasi,” ujar Bima Arya.

Kedua, lanjut Bima, yang harus dipersiapkan juga adalah mengenai sosialisasi kepada warga. Bersama dengan Humas, Kominfo, Organda dengan semua elemen harus membuat konsep yang rapi dan sistematis sehingga nanti disambut dengan antusias.

“Ini bukan sekedar sosialisasi adanya bus itu, tetapi secara keseluruhan. Sehingga kultur naik angkot, berhenti dimana saja itu bisa mulai sama-sama kita kikis, kita bangun kultur baru. Ini sosialisasi yang harus masif,” terang Bima.

Ditempat yang sama, Kadishub Kota Bogor Eko Prabowo mengatakan, BTS ini memanfaatkan bus berukuran tiga per empat dan akan beroperasi di enam koridor
Untuk koridor 1 jurusannya Terminal Bubulak – Yasmin – Warung Jambu – Baranangsiang / Cidangiang.
Lalu koridor 2 yakni Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Baranangsiang / Cidangiang – Ciawi.

Selanjutnya, untuk koridor 3 adalah Terminal Bubulak – Stasiun Bogor – KRB – Suryakencana / Empang – Sukasari – Lawanggintung – Ciawi dan koridor 4 adalah Ciawi – Baranangsiang / Cidangiang – KRB – Warung Jambu – Pomad / Ciparigi.

Dan untuk koridor 5: Ciparigi – Stasiun Bogor. Lalu terakhir koridor 6 rutenya adalah Parung Banteng – Warung Jambu (melalui R3)

“Untuk operasi, kita masih tunggu operator pemenang lelang. Sekarang masih proses akhir dari lelang. Nanti akhir Juli ada pengumuman pemenang lelang yang akan melaksanakan BTS di Kota Bogor,” kata Eko.

Menurut Eko, program ini sangat baik dalam konteks penataan transportasi yang sesuai dengan Perda Kota Bogor, yakni mewujudkan program konversi 3:1 (tiga angkot menjadi satu bus).

Diakui dia, bahwa program tersebut sesuai koridor yang ada harus menyesuaikan dengan aturan main di kami, yaitu busnya ada berapa, akan menghilangkan angkot. Kalau busnya ada 75 unit berarti angkot yang akan berkurang 225 unit.

Ke depan, dia berharap ada juga telah dia usulkan subsidi untuk yang feeder untuk angkot. Jadi nggak ngetem atau kejar setoran lagi.

“Sehingga ada kepastian pelayanan tentang angkutan, penumpang juga nyaman di dalam angkutan. Karena semua standar pelayanannya dihitung,” pungkasnya.***

Innalillah, Setelah Sang Istri Anwar Fuady Harus Merelakan Kepergian Anaknya

Bogordaily.net – Kabar duka kembali datang dari keluarga aktor senior Anwar Fuady. Belum juga reda kesedihan setelah ditinggal sang istri ke rahmatullah.

Kini Anwar harus merelakan kepergian sang putra sulungnya, Ferry Senapati, yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 pada Rabu, 21 Juli 2021.

“Iya, benar. Meninggal tadi pukul 13.41 WIB karena Covid-19,” kata Anwar Fuady seperti yang dikutip dari kumparan.

Anwar menjelaskan kalau Ferry sempat menjalani perawatan di RS Bakti Asih, Karang Tengah, Ciledug.

Belum lama masuk dengan gejala deman dan sesak, akhirnya Ferry harus kalah melawan Covid-19 dan dinyatakan meninggal dunia.

“Baru kemarin masuk rumah sakit. Gejalanya biasa, panas dan batuk. Ada sesak,” terangnya.

Anwar Fuady menuturkan, rencananya jenazah Ferry akan disemayamkan dengan protokol Covid-19.***