Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7196

PPKM Darurat, Aktivitas di Pasar Cibinong Tetap Berjalan

0

Bogordaily.net – Sejak diberlakukannya PPKM pada Sabtu 3 Juli kemarin aktivitas masyarakat telah dibatasi. Namun, di pasar Cibinong tetap buka meskipun sedang dalam masa PPKM Darurat.

Menurut informasi dari salah satu pedagang buah bernama Danang ia mengatakan, meskipun PPKM para pedagang di pasar Cibinong tetap berjualan dan melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita disini tetap jualan, tetapi harus melaksanakan protokol kesehatan (prokes) ketat, supaya yang beli juga merasa aman,” ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa, selama PPKM ini penjualan agak menurun, dan alasan mereka tetap buka meski dalam situasi seperti ini karena tidak adanya lagi tempat untuk berjualan.

“Ya selama satu minggu ini jelas terasa dampak nya penjualan saya menurun, tapi kalau ga buka saya mau cari makan darimana lagi,” katanya.***

TNI dan Polri Salurkan Bansos Beras pada Rabu 14 Juli 2021

0

Bogordaily.net – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Pemerintah akan membagikan bantuan sosial (bansos) beras mulai Rabu 14 Juli 2021.

Bansos akan digelontorkan di seluruh lokasi yang menjadi tempat tinggal warga kurang mampu. penyaluran beras dilakukan oleh TNI dan Polri.

“Jadi semua titik yang memungkinkan ada kekurangan pangan atau kurang beras akan dibagikan TNI dan berlaku Rabu ini,” ucap Luhut dalam konferensi pers, Senin 12 Juli 2021.

Ia tak menjelaskan rinci berapa jumlah beras yang akan dibagikan ke warga. Namun, bantuan tersebut diberikan dalam dua kemasan, yakni paket berisi beras 5 kg dan 10 kg. “Perintah Presiden tidak boleh rakyat sampai kelaparan atau tidak makan,” jelas Luhut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah mempersiapkan anggaran untuk bantuan beras sebanyak 10 kg kepada 20 juta penerima program bansos tunai.

Ia menjelaskan 10 juta di antaranya akan disalurkan kepada kelompok penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) dan 10 juta lainnya diberikan kepada penerima bantuan sosial tunai (BST).

“Pemerintah menyiapkan untuk 20 juta (penerima) masing-masing sebanyak 10 kg dan ini sedang dalam proses di Bulog dan Kementerian Keuangan,” pungkas Airlangga.***

 

Sempat Gagal Berkali-kali, Akhirnya Bima Arya Divaksin Juga

Bogordaily.net – Setelah sebelumnya gagal, akhirnya Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto divaksin Covid-19 untuk pertama kalinya di Gedung Braja Mustika, Jalan Dr. Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Senin 12 Juli 2021.

Vaksinasi ini baru diterimanya lantaran sempat gagal beberapa kali dikarena kondisi titernya tinggi. Vaksin Sinovac dosis pertamanya ini berlangsung bersama warga Kota Bogor lainnya.

“Kan waktu itu gagal divaksin karena titer anti bodinya tinggi, kemudian saya memberikan kesempatan kepada yang lain dulu tapi sekarang sudah disarankan dokter waktunya divaksin,” kata Bima.

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan titer anti bodi di tubuhnya saat ini sudah di angka 147. Jauh menurun jika dibandingkan 3 bulan lalu yang mencapai 200.

“Kemarin memang dicek titer antibodi saya masih bagus tapi sudah turun, 3 bulan lalu 200 sekarang 147. Jadi dokter menyarankan divaksin saja supaya lebih kuat, sekarang kan sudah banyak vaksinnya ya. Kalau waktu itu kan jatuhnya vaksinnya masih terbatas kalau sekarang In Syaa Allah banyak,” jelasnya.

Di samping itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini menambahkan, setiap hari Pemkot Bogor menargetkan 10 ribu vaksinasi warga.

“Kita sehari 10 ribu divaksin, ini karena memang ingin mempercepat Jabodetabek. Kita berpacu dengan waktu,” pungkasnya.

Diketahui, Bima merupakan salah satu pejabat yang menjadi penyintas artinya pernah terpapar Covid-19. Setelah dinyatakan sembuh, dan sempat gagal dua kali disuntik vaksin karena titer anti bodinya masih tinggi.***

Penyekatan Jalan Raya GOR Pakansari Dibuka Paksa

0

Bogordaily.net – Penyekatan di Jalan Raya GOR Pakansari dibuka paksa oleh beberapa masyarakat dan pedagang kaki lima disana pada Senin, 12 Juli 2021.

Menurut informasi dari Mas Ari (pedagang kaki lima) ia mengatakan bahwa, tidak adanya tempat untuk berjualan sehingga terpaksa membuka penyekatan jalur.

“Kalau jalan ini ditutup saya mau jualan dimana lagi, saya juga kan butuh untuk makan dan bayar kontrakan,” ujarnya.

Sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari aparat setempat terkait pembukaan jalan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah Daerah terapkan PPKM Darurat yang selaras dengan Kebijakan Pemerintah Pusat dimulai pada tanggal 3 sampai 20 Juli 2021.

Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan, seluruh kegiatan belajar mengajar dan pelatihan dilakukan secara daring atau online.

Kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan 100 persen Work From Home (WFH).***

Demo Habib Rizieq Bentrok di Tasikmalaya, 3 Mobil Polisi Hancur

0

BOGORDAILY- Massa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian saat berusaha menerobos masuk kantor Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (12/07/2021). Mereka menuntut pembebasan Habib Riziq Sihab.

Selain berupaya merobohkan pagar gerbang kantor kejaksaan, masa juga melempari aparat kepolisiaan menggunakan batu. Tak hanya itu, massa juga merusak tiga buah kendaraan polisi yang diparkir di luar kantor kejaksaan. Seorang anggota polisi alami luka di bagian tangan akibat dipukul batu.

“Sekelompok massa ini datang ke kantor Kejaksaan dia sampaikan aspirasi tapi akhirnya diwarnai kericuhan sedikit,” kata AKBP Rimsyahtono, Kapolres Tasikmalaya seperti dilansir detik.

Masa akhirnya kocar-kacir setelah dipukul mundur kendaraan water canon. Polisi mengamankan 31 orang massa yang berlaku anarkis. Barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor kendaraan polisi yang rusak, video pengrusakan hingga batu.

“Kami amankan 31 orang mayoritas anak anak sekitar 18 orang. Mereka masih jalani pemeriksaan,” ucap Rimsyahtono.

Mereka mendatangi kejaksaan negeri Kabupaten Tasikmalaya terkait vonis Habib Rizieq SHihab. Massa menuntut Habib Rizieq Shihab dibebaskan dari segala bentuk dakwaan.

“Mereka datang ke Kejaksaan untuk sampaikan tuntutan pembebasan HRS. Tapi kan itu wewenang pengadilan bukan di kita,” kata Muhammad syarif, Kepala Kejaksaan Negeri Tasikmalaya di kantornya.

Peristiwa pengrusakan kendaraan polisi ini disayangkan tokoh agama yang juga pendukung Habib Rizieq Hihab. Awal aksi, pihaknya meminta agar massa tidak merusak fasilitas.

“Saya sayangkan ada aksi pengrusakan fasilitas. Saya minta dari awal kalau mau turun jangan merusak dan polisi jangan mukuli anak-anak. Saya enggak ikut karena kurang sehat,” ucap KH.Sopyan Anshori, pemuka agama pendukung HRS.

Polisi akan mengusut tuntas kasus pengrusakan kendaraan dinas dan fasilitas negara. Polisi juga mendalami latar belakang pelaku unjuk rasa. (tim)

Warga dari 10 Desa di Kecamatan Gunungputri Divaksin

Bogordaily.net – Vaksinasi massal di Kecamatan Gunungputri terus digeber. Hal itu dilakukan guna menyukseskan program Vaksinasi Covid-19 secara nasional.

Kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan di 10 desa ini dilakukan akibat adanya lonjakan penyebaran Covid-19 di Kecamatan Gunungputri, Sehingga vaksinasi butuh segera dilaksanakan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Terlebih pemerintah saat ini tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Guna menambah imunitas kita masyarakat dihimbau harus mengikuti vaksin yang diadakan secara gratis oleh pemerintah saat ini. Agar lonjakan penyebaran Covid-19 yang saat ini terjadi bisa menurun, selain itu demi kebaikan kita bersama agar terhindar dari virus yang mewabah saat ini,” himbau Kapolsek Gunung Putri, Kompol Andry Fran Ferdyawan, saat meninjau kegiatan vaksinasi tersebut, Senin 12 Juli 2021.

Lebih lanjut Andry menjelaskan, vaksinasi tersebut sudah dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat dengan target vaksinasi masal sebanyak 2000 kepada masyarakat dan dibagi 10 desa dengan kuota 200 vaksin yang dilakukan setiap hari Senin dan Rabu.

“Vaksinasi massal ini tetap dilakukan dengan prokes yang ketat karena di pantau oleh tim gabungan TNI, Polri dan unsur Muspika agar berjalan dengan tertib,” terangnya.

Kapolsek menambahkan, antusias masyarakat untuk mengikuti vaksin tersebut sangat bagus. Dengan adanya antusias warga itu program pemerintah bisa berjalan sesuai harapan. “Dari semua desa yang melakukan penyuntikan vaksin masyarakat terlihat sangat antusias,” paparnya.

Kompol Andry menghimbau ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar masyarakat untuk tetap dan wajib menerapkan protokol kesehatan, agar penyebarannya tidak semakin meluas. “Mari lindungi diri dan keluarga dari penyebaran Covid-19, dengan selalu mematuhi kebijakan pemerintah tentang prokes,” tegasnya.***

 

Vaksinasi Massal di Kota Bogor Terus Berlanjut

Bogordaily.net – Di tengah pelaksanaan PPKM Darurat, Pemerintah Kota Bogor terus gencar melaksanakan vaksinasi massal. Sejak dilaksanakan pada awal Maret lalu sampai dengan saat ini, tercatat sebanyak 168 ribu dari target 960 ribu warga, sudah divaksin.

Pada tahap pertama, sasaran penerima adalah para tenaga kesehatan, dan telah divaksin sebanyak 10.772 orang. Dilanjut kemudian sasaran orang yang berprofesi sebagai petugas pelayanan publik, aparatur sipil negara, anggota TNI dan Polri, termasuk pelaku usaha pariwisata, wartawan, pedagang pasar. Pada kelompok ini telah divaksin 73.753 orang. Diikuti kemudian oleh para warga lanjut usia sebanyak 95.371 orang.

Vaksinasi dilaksanakan dengan berbagai cara agar masyarakat mudah mengakses. Antara lain dengan sistem ‘drive thru’ di GOR Pajajaran Kota Bogor khusus untuk para lansia, mengundang mayarakat datang ke di Puri Begawan, Mal Ekalokasari dan Boxies 123 Mall. Bahkan Dinas Kesehatan Kota Bogor menjemput bola dengan mendatangi masyarakat agar mendapatkan vaksin, khusunya di zona merah.

Kini vaksinasi menyasar masyarakat umum dengan target sebanyak 73.758 warga. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, pada tahap ini animo masyarakat Kota Bogor cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan vaksin. Bahkan, masih ada sekira 40.000 warga Kota Bogor yang masuk dalam daftar antrian.

“Sekarang kendalanya adalah keterbatasan vaksin. Semua vaksin yang tersisa sudah terjadwal penerimaannya dalam seminggu ke depan,” ungkapnya pada Rabu 7 Juli 2021.

Dinkes Kota Bogor telah mendata calon penerima vaksin dengan membuka pendaftaran di wilayah kelurahan, puskesmas, maupun lewat link-link yang dibagikan secara resmi. Vaksin yang tersedia sudah dialokasikan untuk para calon penerima tersebut untuk dua dosis dengan jeda waktu penyuntkan tahap 1 dan 2 selama 28 hari. “Artinya vaksin yang ada sudah punya nama, sudah punya orang. Jadi terjadwal untuk seminggu ke depan. Dosis satu dan keduanya sudah terjadwal,” lanjutnya.

Vaksinasi telah terjadwal di tiga tempat, masing-masing Puri Begawan dengan kapasitas 2.500 orang, Mal Ekalokasari dan Boxies 123 Mall dengan kapasitas masing-masing 1.500 orang.

Retno pun menjaga agar aliran vaksinasi di ketiga tempat itu bisa selesai sesuai target untuk mendukung percepatan vaksinasi.

Percepatan vaksinasi juga mendapat bantuan Polres Bogor Kota dan Korem 061 Suryakencana yang juga membuka vaksinasi untuk warga Kota Bogor.

Dalam hal ini misalnya, sebanyak 218 anggota Himpunan Alumni UIKA, telah divaksin di Markas Yonif 315 Garuda, Kamis 8 Juli 2021. Mereka bergabung bersama masyarakat umum lainnya untuk menerina vaksin.

Komandan Korem 061 Suryakencana, Brigjen TNI Achmad Fauzi mengungkapkan, vaksinasi dilaksanakan setiap hari dengan kapasitas mencapai 1.000 vaksin per hari.

Bahkan, pernah mencetak rekor hingga 2.000 orang pada waktu akhir pekan. Hingga kini, jumlah vaksinasi yang divasilitasi Korem ke masyarakat sudah menyentuh angka 28.000. Mereka adalah warga yang telah terdaftar melalui berbagai sumber pendataan.

“Ada juga warga yang datang sendiri dan mereka terlihat antusias. Artinya masyarakat semakin banyak yang menyadari untuk melaksanakan vaksinasi.,” ujarnya. Dia pun berharap keikutsertaan para cendekiawan atau para akademisi, dapat lebih menarik masyarakat untuk mengikuti vaksinasi.
Hal ini penting, “Karena kepentingan dan manfaat vaksinasi sangat luar biasa dalam rangka membangun kekebalan kelompok (herd immunity),” jelasnya.

Dia mengaju senang dengan besarnya antusiasme masyarakat untuk divaksin. Bahkan, diketahui ada warga yang sudah datang sejak pukul 04.00 subuh untuk ikut divaksin. Hal itu menunjukkan keseriusan masyarakat agar mereka bisa terhindar dari wabah Covid-19.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengpresiasi semangat warga untuk divaksin.

“Yang menarik di sini (Korem) semua pelaksanaan vaksinasinya dilakukan dalam rangka bela negara, gotong royong bersama, dalam rangka itu kita mempercepat proses vaksinasi dan target yang diberikan. Supaya vaksinasi bisa segera mencapai seluruh komponen masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

Dedie berterima kasih atas kontribusi Korem 061 Suryakancana dalam mempercepat vaksinasi di Kota Bogor.

Percepatan vaksinasi diakui Dedie saat ini masih terkendala jumlah tenaga kesehatan. Untuk mengatasi hal itu Pemerintah Kota Bogor sudah membuka lowongan untuk 200 lebih nakes dan baru sekitr 40 yang terpenuhi.Semoga kendala ini pun bisa segera teratasi. (Advertorial)

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Perbaiki Kebocoran Pipa ACP 15″, Ini Wilayah Terdampak

0

Bogordaily.net – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan perbaikan kebocoran pipa ACP 15″ di Jalan Otista samping pintu Kebun Raya, Kota Bogor.

Dikutip lama instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, lamanya perbaikan kebocoran pipa ACP 15″ dari pukul 21:00 WIB hingga pukul 03:00 WIB, Selasa 13 Juli 2021.

Wilayah yang terdampak dari perbaikan kebocoran pipa 15″ yaitu, Cidangiang, Jalan Bangka, Babakan Peundeuy dan Jalan Otista.

Kepada pelanggan agar tetap menampung air untuk mengantisipasi gangguan pasokan selama terganggunya perbaikan kebocoran pipa 15″ kembali normal.

Silahkan hubungi nomer call center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer service Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut. Adv

Iwan Setiawan Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi dan Disiplin Taati Prokes

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan ajak masyarakat lawan Covid-19 dengan ikuti vaksinasi dan disiplin taati Protokol Kesehatan (Prokes), serta aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Kabupaten Bogor.

Itu ditegaskan Wakil Bupati Bogor saat melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Banjarsari Kecamatan Ciawi, Senin 12 Juli 2021.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, melalui pelaksanaan vaksinasi massal dirinya optimis bisa mengurangi jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Saat ini perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor rata-rata perhari sudah mencapai angka 350 orang yang tersebar di Kabupaten Bogor, keterisian RSUD juga cukup tinggi.

Lanjutnya, target Pemkab Bogor minimal 60 persen masyarakat Kabupaten Bogor harus sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kalau sudah 60 persen masyarakat Kabupaten Bogor divaksin tidak akan ada polisi jaga-jaga di jalan. Karena itu tujuannya untuk mengurangi dulu mobilitas dan aktivitas masyarakat.

“Mudah-mudahan dua minggu ke depan atau tanggal 20 Juli, kasus Covid-19 sudah turun, kalau sudah turun Insyaallah kegiatan akan longgar kembali,” ujar Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Ajak
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan ajak masyarakat lawan Covid-19 dengan ikuti vaksinasi dan disiplin taati Protokol Kesehatan (Prokes) di Puskesmas Banjarsari Kecamatan Ciawi, Senin 12 Juli 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Iwan Setiawan ajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama lawan Covid-19, selain vaksinasi masyarakat harus jaga jarak dan taati Prokes serta patuhi aturan PPKM Darurat.

Pemerintah bukan menghalangi, tetapi pihaknya hanya membatasi agar penanganan Covid-19 di Rumah Sakit bisa maksimal dan membantu menekan angka masyarakat yang sakit.

Meskipun virus itu tidak akan hilang tetapi minimal mengurangi orang-orang yang terkena virus secara serentak.

“Untuk itu aktivitas masyarakat kami tahan dulu, tidak boleh ada yang melakukan kegiatan malam, hajatan tidak boleh, resepsi tidak boleh. Kalau akad nikah boleh, yang dilarang itu resepsi, karena yang wajib itu akad,” jelasnya.

“Ini kita lakukan untuk bersama-sama memberantas penyakit, memberantas Covid-19, supaya kedepan kita bisa hidup beraktivitas secara normal, baik itu berdagang, ke pasar, hajat, apapun bisa bebas kembali,” tambahnya.

Selanjutnya, Kepala Puskesmas Banjarsari, Ema Purnamasari menyatakan, adanya kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melaksanakan vaksinasi massal serentak di Kecamatan dua kali perminggu.

Dengan sasaran 2.000 penerima vaksinasi untuk satu kali kegiatan jadi dalam satu minggu ada 4.000 sasaran penerima vaksin.

Ada tiga Puskesmas di wilayah Kecamatan Ciawi yang dijadikan lokasi tempat pelaksanaan vaksinasi massal, salah satunya Puskesmas Banjarsari.

“Target kami seminggu itu 1.400 sasaran persatu Puskesmas, karena SDM kami juga sedikit jadi dibagi menjadi 4 kali kegiatan. Biasanya kami vaksin di hari Selasa dan Kamis dengan kebijakan Bupati jadi kita tambah di hari Senin dan Rabu,” katanya.

Untuk hari ini 350, sampai hari Kamis jadi 1.400, jadi perhari 350 vaksinasi. Kedepan untuk mempermudah masyarakat selain di Puskesmas huga akan adakan di Desa, supaya masyarakat yang jauh tidak kesulitan untuk mendapatkan vaksinasi.***

Tiga Juta Dosis Vaksin Moderna Akan Diprioritaskan Untuk Nakes

Bogordaily.net – Sebanyak 3.000.060 dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat tiba minggu kemarin di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Nantinya vaksin tersebut akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan sebagai vaksinasi tahap ketiga atau booster.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin memberikan dukungan dari rakyat dan Pemerintah Amerika Serikat yang telah membantu program vaksinasi Indonesia dengan mengirimkan vaksin Moderna.

Rencananya selain secara khusus akan digunakan untuk booster suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia. Vaksin tersebut juga digunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi masyarakat.

“Tenaga kesehatan mengalami tekanan yang luar biasa terutama di gelombang kedua dari penularan pandemi ini, sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal,” kata Budi dalam keterangan resmi yang dilansir dari website Kementerian Kesehatan, Senin (12 Juli 2021).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan tiga juta dosis vaksin Moderna merupakan hasil hubungan kerjasama internasional dari pemerintah Amerika Serikat melalui jalur multilateral COVAX Facility.

“Ini merupakan pengiriman tahap pertama vaksin modern dari pemerintah Amerika Serikat. Vaksin Moderna yang berbasis MRNA ini telah mendapatkan Emergency Use Autorization dari Badan POM pada 2 Juli 2021,” kata Retno.

Amerika Serikat berkomitmen memberikan dosis sharing vaksin kepada Indonesia berjumlah 4.500.160 dosis yang akan dikirim bertahap.

Mekanisme dosis sharing atau berbagi dosis vaksin adalah bagian dari mekanisme multilateral untuk memastikan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara.***