Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7241

Wakil Bupati Bogor Akan Percepat Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan menyatakan, akan segera percepat vaksinasi massal di stadion Pakansari sesuai anjuran Presiden Jokowi.

“Akselerasi percepat vaksinasi ini akan kita genjot bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk vaksinasi massal di Pakansari atas rekomendasi Presiden Joko Widodo,” ucapnya saat Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, melalui video conference di Ruang Rapat Satgas Penanganan Covid-19 Setda Kabupaten Bogor, Senin 21 Juni 2021.

Hal ini dikatakannya karena menindaklanjuti treatment penambahan kapasitas tempat tidur, di seluruh rumah sakit Kabupaten Bogor sebanyak 30 persen bagi pasien Covid-19.

Lanjutnya, telah ada koordinasi secara virtual yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melalui Sekda Jabar.

“Pertama adanya kenaikan kasus aktif Covid-19 di Jawa Barat yang berada diangka 8,34 persen (per tanggal 20 Juni 2021) angka tersebut terjadi karena kenaikan sebesar 1,59 persen dari minggu sebelumnya,” ujar Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Ia menambahkan, ada tiga Kota dan Kabupaten dengan tingkat kasus positif tertinggi yakni, Kabupaten Garut 24,02 persen, Kabupaten Kuningan 16,64 persen, dan Kabupaten Bandung sebesar 13,03 persen.

Kemudian berkaitan dengan Tingkat Keterisian Tempat Tidur (TT) Isolasi Covid-19 di Rumah Sakit (BOR), total rumah sakit di Jawa Barat 382, dengan jumlah TT sebanyak 54.458, TT Covid-19 existing di Jawa Barat 14.065, Pemprov Jabar melalui kota/kabupaten akan melakukan penambahan/konversi TT Covid-19 sebanyak 2.272.

Iwan menegaskan, memang semua trennya naik termasuk BOR yang sudah mencapai angka 70-80 persen. Ada tiga Kabupaten/kota yang jumlah kasus positifnya tertinggi.

“Alhamdulilah Kabupaten Bogor masih berada di posisi sedang, tetapi kita tidak boleh terlena kita harus segera tindaklanjuti terutama berkaitan dengan Surat Edaran Bupati Bogor. Supaya ketersediaan tempat tidur isolasi pagi pasien Covid-19 itu benar-benar dilaksanakan oleh seluruh rumah sakit,” tegasnya.

Iwan juga menjelaskan, berkaitan dengan penambahan Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit telah tertuang dalam Inmendagri 13 dan Kepgub Jabar 306, seluruh RS di Kab/Kota se-Jawa Barat untuk melakukan penambahan kapasitas ruang Isolasi dan ICU, untuk pasien Covid-19 sesuai standar. Minimal 30 persen dari jumlah seluruh TT.

“Kita akan lihat apakah seluruh RS di Kabupaten Bogor sudah menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Bogor tersebut,” pungkasnya.***

Genap Berusia 60 Tahun, Presiden Jokowi Tak Pernah Rayakan Ultah

0

Bogordaily.net – Di momen hari kelahiran, tak jarang banyak yang merayakannya. Namun, berbeda halnya dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang tidak pernah merayakan ulang tahunnya (ultah).

Hari ini, 21 Juni 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berulang tahun ke-60. Namun Jokowi sendiri tidak mengadakan perayaan secara khusus, karena tidak pernah merayakan ulang tahunnya.

Di usia ke 60 tahun, Jokowi yang sudah memiliki tiga orang cucu yakni Jan Ethes Sri Narendra, Sedah Mirah dan La Lembah Manah mengaku secara terang-terangan bahwa, ia tidak tak pernah rayakan ulang tahun (ultah) bahkan jauh sebelum adanya pandemi Covid-19.

Meski begitu, Jokowi pernah mendapat beberapa kejutan 2 tahun yang lalu, di hari ulang tahunnya ke-58. Jokowi diberi kue ulang tahun lengkap dengan lilinnya.

Kejutan kue ulang tahun disertai dengan lilinnya diberikan oleh sejumlah wartawan khusus hari kelahiran Jokowi pada 21 Juni 2019 di salah satu restoran di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

Kejutan yang dipersiapkan oleh sejumlah wartawan tersebut diberikan ke Jokowi pada siang hari. Sambil membawakan kue dan mengucapkan selamat ulang tahun ke Jokowi, namun ternyata tanggapan tidak sesuai ekspetasi.

Jokowi mengatakan bahwa dirinya tidak pernah merayakan ulang tahun, sehingga ia meminta jangan pernah ada yang merayakannya.

“Saya itu tidak pernah merayakan ulang tahun, jadi jangan ada yang mengulangtahuni,” ujar Jokowi pada ulang tahunnya ke 58.

Jokowi tidak meniup lilin tersebut. Jokowi mengibaskan telapak tangan kanannya ke arahan lilin yang masih menyala hingga, api di lilin itu padam.

Kemudian Jokowi pun tertawa. Para wartawan dan tamu lain di restoran itu bertepuk tangan.

Selain dari cerita perayaan ulang tahun Jokowi itu, berdasarkan catatan pemberitaan, sejarah nama Presiden ke-6 RI yang lahir di Rumah Sakit Brayat Minulya, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah menyimpan kesan.

Dulu, Jokowi diberi nama oleh kedua orang tuanya yakni nama Mulyono. Namun, karena sakit-sakitan, orang tuanya mengganti nama Mulyono menjadi Joko Widodo.

Pada zaman dahulu bahkan hingga sekarang banyak masyarakat yang menganggap bahwa jika ada anak yang baru lahir namun sudah sakit-sakitan, tandanya keberatan nama. Maka saat itu, kedua orang tua Jokowi mengganti nama baru dengan Joko Widodo.

Di hari kelahirnya, Jokowi bukan hanya tidak merayakan, ia sendiri bahkan terkadang lupa hari ulang tahunnya. Hal ini dia mengungkapkan saat umurnya menginjak 57 tahun.

“Sebenarnya, saya tak pernah merayakan ulang tahun saya sendiri. Kadang-kadang malah lupa,” tulis Jokowi dalam akun Facebook-nya, 21 Juni 2018.***

Bima Arya Berikan Plakat Best of The Best untuk Kucing di Great Cat Show

0

Bogordaily.net – Sebanyak 165 ekor kucing siap bertanding memperebutkan plakat Best of the Best dari Wali Kota Bogor. Indonesia Cat Community Bogor menggelar the Great Cat Show 2 di Bogor Green Forest Resort, Jalan Pamoyanan, Kota Bogor, Minggu 20 Juni 2021.

Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK, Yane Ardian yang turut hadir membuka acara.

“Saya dan istri hadir disini selain memberi dukungan bagi acara ini, dengan catatan prokes ketat, kami juga cat lover (pecinta kucing),” ujar ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, ia pun mempunyai beberapa kucing di rumahnya mulai dari yang lokal, Persia, dan British.

Ia mengaku senang dengan adanya kegiatan ini, pasalnya selama pandemi covid-19 ada hobi baru di masyarakat.

Mulai dari menghias rumahnya, berolahraga di rumah, dan banyak pula yang mulai memelihara hewan, salah satunya kucing.

“Mudah-mudahan di Kota Bogor, terutama kucing hewan kesayangan kita bisa menjadi bagian dari kota ini. Kami sering diberikan masukan agar taman Sempur dan taman lainnya tidak dilarang untuk kucing. Kami terus mencoba menyempurnakan aturan agar kucing juga bisa menikmati taman kota dengan nyaman,” katanya.

Salah Satu Peserta Cat Show, Muhammad Rizki mengatakan, ia mengikuti lomba ini selain karena hobi juga sekaligus mengajak jalan-jalan dua kucingnya.

Pasalnya, baru kali pertama ia mengikuti Cat Show di Bogor dan langsung mendaftar untuk dua kucing British dengan dua kategori berbeda, yakni kitten dan dewasa.

Ia pun sudah merawat kucing-kucingnya yang bernama Donat dan Madu, mulai dari grooming, vitamin, vaksin lengkap dan tentunya makanan terbaik. Pasalnya, juri akan melihat bulu, profil wajah dan badannya.

“Kalau di Jakarta kucing-kucing saya selalu masuk 10 besar, tapi sekarang targetnya bisa menang Best of The Best biar bisa bawa pulang plakat dari Wali Kota Bogor,” pungkasnya.

Acara tersebut dihadiri lima juri yang menilai, yakni Fadly Suad, Johan Arief, Sandi Andhika, Rosario Mendoza dan Saepudiah.***

Pemkab Bogor Gelar Kembali Vaksinasi Massal di Stadion Pakansari

0

Bogordaily.net – Guna menekan lonjakan drastis kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali vaksinasi massal gratis pada Selasa, 22 Juni 2021 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang belum divaksin, Pemkab Bogor kembali vaksinasi massal dengan gratis mulai pukul 10.00-14.00 WIB.

Vaksinasi massal diperuntukan untuk warga Kabupaten Bogor yang berumur 18-59 tahun, yang dibuktikan dengan keterangannya pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sasaran prioritasnya untuk orang yang sehari-hari bekerja sebagai pelaku usaha, tokoh agama, serta tenaga pendidik.

Program Vaksinasi Massal Covid-19 tersebut dilakukan tidak dipungut biaya sepeserpun, asalkan mengikuti tata cara pendaftarannya.

Bagi warga Kabupaten Bogor yang ingin mendaftar harus mengisi formulir pendaftaran secara online pada link berikut http://bit.ly/vaksinasicvdkabbogor

Masyarakat yang sudah mendaftar akan diundang oleh satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, melalui SMS atau WhatsApp melalui koordinator sesuai kuota vaksin yang tersedia.

Untuk warga Kabupaten Bogor jangan sampai ketinggalan. Ayo vaksin bersama lawan Virus Corona.***

7 Wilayah Ini Terdampak Level Reservoir Cipaku yang Rendah

0

Bogordaily.net – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor menginformasikan 7 wilayah yang terdampak level reservoir Cipaku rendah, Senin 21 Juni 2021.

Dikutip lama instragam Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, level reservoir Cipaku rendah diakibatkan oleh kekeruhan air baku yang tinggi dan banyaknya sampah.

7 wilayah yang terdampak dari reservoir Cipaku rendah yaitu, Jalan Lawang Gintung, Jalan Sukasari, Jalan Pahlawan, Jalan Bondongan, Jalan Layung Sari, Jalan Surya Kencana dan Perumahan BNR.

Tirta Pakuan juga menghimbau kepada pelanggan agar tetap menampung air, untuk mengantisipasi gangguan pasokan selama terganggunya reservoir Cipaku kembali normal.

Silahkan hubungi nomer call center 0251-8324111 atau datang langsung ke customer service Jalan Siliwangi 121 untuk informasi lebih lanjut.Adv

Janda Muda Tertipu Brimob Gadungan

Bogordaily.net – Jajaran Reskrim Polsek Ciampea berhasil menangkap tersangka DN, warga Sukabumi Jawa Barat yang telah mengaku sebagai anggota Brimob.

Tersangka ditangkap di wilayah Sukabumi lantaran telah menipu seorang janda muda bernama MR dan keluarganya, warga Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolsek Ciampea, Kompol Beben Susanto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari Kaka korban bernama Fajri.

Mobilnya sudah lama tidak balik lagi, setelah dipijam tersangka yang merupakan pacar adiknya tersebut.

Kapolsek menjelaskan modus tersangka itu mendekati dan memacari adik Korban yang merupakan janda lalu meminjam Mobil Kaka korban yang selanjutnya digelapkan oleh pelaku untuk digadaikan.

“Jadi modus tersangka Brimob gandungan ini mengaku anggota Brimob berpangkat Bripka, mendekati Koban perempuan lalu mendekati keluarga dan meminjam mobil dengan alasan dinas luar padahal mobil tersebut digelapkan,” kata Beben.

Korban yang curiga akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian sektor Ciampea, setelah itu jajaran Reskrim langsung bergerak cepat memburu pelaku di wilayah Sukabumi.

“Dan hari ini Alhamdulillah pelaku berhasil kita amankan beserta barang bukti seragam dan atribut Brimob, senjata mainan korek api, dan satu unit mobil Ayla yang digelapkan pelaku,” bebernya.

Kapolsek menyebutkan korban tidak hanya menipu satu korban di wilayah Bogor, namun beberapa korban kemungkinan ada wilayah Sukabumi.

Sementara itu, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku harus mendekam disel tahanan Mapolsek

Ciampea atas pasal penipuan dan penggelapan dengan acaman hukuman empat tahun penjara.***

Kades Jampang Dan Yayasan CAI Sosialisasikan Konservasi Situ Cilala

Bogordaily.net – Kepala Desa Jampang, Wawan mengundang Ketua Yayasan Cakrawala Alam Indonesia (Y-CAI), Tubagus Didi untuk prosentasi hal sosialisasi rencana konservasi Situ Cilala dan Desa Wisata, Sabtu 20 Juni 2021.

Kepala Desa Jampang, Wawan mengungkapkan, Bahwa kegiatan sosialisasi ini terkait dengan Desa wisata.

“Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini bisa sedikit bergerak terkait dengan kegiatan-kegiatan dengan konservasi alam yang ada di Setu Cilala,” ujar Kades Jampang, Wawan, Sabtu 19 Juni 2021.

Wawan menyampaikan, hal ini dilakukan agar semua masyarakat mengetahui, khususnya tokoh masyarakat.

“Mudah-mudahan hasil sosialisasi ini, bisa menjadi bahan buat kita bekerja lebih lanjut. Tahapan-tahapan ini lah yang kita akan lakukan,” katanya.

Dirinya menambahkan, setelah hasil konsulidasi atau kordinasi kepada elemen masyarakat, pihaknya akan berbicara langsung secara interen.

“Baik oleh Pemerintah Desa, DPD, Karang Taruna dan Badan Usaha. Untuk mensosialisasikan kegiatan apa yang harus skala Prioritas untuk Pembanguan desa wisata,” ucapnya.

Wawan berharap, mudah-mudahan ini bisa menjadi dukungan moril kepada Yayasan Cakrawala Alam Indonesia bisa bekerja secara maksimal.***

Penumpang KRL Tolak Tawaran Antigen Random

Bogordaily.net – Sejumlah calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) terlihat tidak bersedia menerima tawaran tes Antigen random atau acak. Hal ini terjadi di Stasiun Bekasi, Jakarta Timur, Senin (21 Juni 2021) pagi.

Petugas PT KAI Commuter Indonesia (KCI) memilih penumpang secara acak yang hendak masuk atau membeli tiket.

Pengambilan sampel ini hanya dilakukan di pintu masuk utara stasiun sekitar pukul 08.00 WIB.

Petugas tampak kesulitan mendapatkan sampel penumpang karena beberapa penumpang menolak tawaran tes swab Antigen.

Tes Swab yang diberikan secara gratis itu ditolak penumpang dengan alasan terburu-buru.

“Yang mau Antigen gratis silakan,” kata salah seorang petugas.

“Saya buru-buru,” tolak salah seorang penumpang.

Dikutip dari CNN Indonesia, hingga pukul 08.27 WIB baru terdapat sembilan penumpang yang mengikuti tes ini.

Lalu pukul 08.35 WIB terdapat 13 penumpang yang bersedia mengikuti tes Swab Antigen ini. Mereka diarahkan ke meja pemeriksaan untuk pengisian data.

Petugas lantas menjelaskan bahwa tes dilakukan tanpa paksaan. Setelah itu, penumpang diminta mengisi data diri lalu pengambilan sampel.

Setelah pengambilan sampel, penumpang menunggu sekitar 10-15 menit untuk mengetahui hasil tes.

Hingga pukul 08.30 WIB, empat sampel telah diketahui hasilnya. Semua sampel dari penumpang tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

Sebelumnya, PT KCI menyatakan akan melakukan tes swab Antigen secara acak. Pengambilan sampel akan dilakukan di enam stasiun dengan volume penumpang tinggi seperti, Bogor, Manggarai, Cikarang, Bekasi, Tanah Abang, dan Tangerang.

Dalam keterangan tertulisnya VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan bahwa tes tersebut dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tes antigen acak ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 karena KRL merupakan moda transportasi favorit di wilayah Jabodetabek,” kata Anne, Minggu (20 Juni 2021).***

PT KAI Lakukan Test Antigen Secara Random Di Stasiun Bogor

Bogordaily.net – PT KAI Commuter Line menggelar test antigen secara acak di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat. Target test antigen sebanyak 50 orang bagi pengguna jasa kereta listrik Commuter Line.

PT KAI langsung bekerjasa dengan Dinas Kesehatan untuk dilakukan test PCR bagi yang positif test antigen. Dari ribuan pengguna jasa kereta Comuter Line di Stasiun Bogor, hanya 50 orang yang mengikuti test antigen, Senin 21 Juni 2021.

VP Corporate Secretary KAI Comuter Line,  Anne Purba mengatakan, Test antigen yang dilakukan oleh PT KAI mulai dari Stasiun Bogor, Stasiun Bekasi, Stasiun Cikarang, Stasiun Tanah Abang. Lantaran setiap harinya pengguna jasa kereta api Comuter Line hingga ribuan orang yang menggunakan jasa kereta.

“Setiap pengguna jasa kereta api listrik Comuter Line, petugas melakukan pengetatan setiap penumpang yang masuk ke gate masuk veron Stasiun Bogor,” ujar VP Corporate Secretary KAI Comuter Line,  Anne Purba.

Anne menambahkan, mereka juga akan menindak jika ada penumpang yang tidak menggunakan masker. Selain itu, target PT KAI menggelar test antigen secara random ini hanya satu orang yang dinyatakan positif

Sementra itu, PT KAI menargetkan test antigen secara random sebanyak 150 orang dari beberapa Stasiun yang sudah ditunjuk oleh PT KAI.***

Kecamatan Lumbis Bangun Sekolah untuk Masyarakat Perbatasan 

Bogordaily.net – Pemerintah Kecamatan Lumbis Pansiangan mendapatkan surat atas terbitnya keputusan Bupati Nunukan dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan. Untuk pendirian unit SMP Negeri 1 Lumbis Pansiangan.

Plt Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan (Bupati Nunukan) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan.

Masih kata Plt Camat Lumbis, pembanguan sumber daya manusia adalah hal yang sangat penting dalam pembanguan di perbatasan. Untuk mengejar ketertinggalan dalam sektor pendidikan agar masyarakat kedepannya cerdas.

“Baik cerdas untuk diri sendiri, cerdas untuk komunitas dan lingkungan dan cerdas untuk berkontribusi membangun bangsa dan negara,” ujar Plt Camat Lumbis Pansiangan.

Lumbis menambahkan, dengan berpendidikan akan ada upaya untuk merubah kehidupan, mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Tidak ada hal lain yang dapat dilakukan untuk percepatan SDM di perbatasan, kecuali dengan mendekatkan pendidikan di Perbatasan.

Kemudian Lumbis mengatakan, banyak masyarakat di perbatasan kurang sumber daya manusianya, karena waktu orang tua mereka bermain ria di taman sekolah untuk belajar di sekolah pada tahun 1860-1970.

“Orang tua kami hanya bisa meratapi nasib mereka dipokok-pokok kayu dan goa-goa batu lari mengungsi karena kampung di perbatasan antara RI-Sabah Malaysia,” katanya.

Untuk itu, Lumbis menyampaikan, menjadi basis pertempuran perang konfrontasi, kampung-kampung hancur, ibu-ibu mengendong anak mereka lari masuk ke hutan. Para pemuda menjadi sukarelawan ikut memikul amunisi TNI naik gunung turun gunung.

“Dengan menjadi sukarelawan mereka bisa belajar bahasa Indonesia walaupun bahasa Indonesia mereka “lintang pukang”,” paparnya.

Lumbis menjelaskan, dimana perang itu menimbulkan traumatik yang lama dan membekas pada masyarakat perbatasan. Sehingga mereka sulit untuk membuka diri terhadap orang luar.

Kebijakan menghadirkan sekolah lebih dekat diperbatasan adalah satu kebijakan yang sungguh baik untuk masyarakat perbatasan dan sekaligus merupakan “reward” bagi masyarakat perbatasan yang terlambat Mengenyam pendidikan atau merasakan bangku sekolah.

“Karena akibat perang konfrontasi dan untuk langkah selanjutnya, tugas kita bersama untuk menjamin mutu dan kualitas pendidikannya walau diperbatasan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh siswanya tidak boleh terbatas,” pungkasnya.***