Saturday, 18 April 2026
Home Blog Page 7242

Presiden Jokowi Genap 60 Tahun, Selamat Ulang Tahun Pak!

Bogordaily.net – Hari ulang tahun menjadi momen membahagiakan dalam hidup. Bertepatan pada hari ini, 21 Juni 2021 menjadi hari kelahiran Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang genap berusia 60 tahun.

Di momen hari lahir Presiden RI Joko Widodo ldari pasangan Noto Mihardjo dan Sudjatmi, banyak yang menuai ucapan selamat ulang tahun di sosial media. Meski diketahui ternyata Jokowi tidak pernah pernah merayakan ulang tahunnya sendiri.

Ucapan selamat ulang tahun untuk Jokowi mengalir banyak di sosial media. Salah satunya dari musisi Indonesia Addie MS.

“Selamat berulang tahun yang ke-60, Presidenku, Ir. H. Joko Widodo! Semoga sehat selalu dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Amiiin,#jokowi60 @jokowi,” tulis Addie MS akun Twitter pribadi miliknya @addiems pada Senin, 21 Juni 2021 pukul 01.26 dini hari.

Tak hanya dari musisi ternama Indonesia, banyak para netizen di Twitter yang mengucapkan untuk Jokowi.

Mereka mendoakan kebaikan untuk Jokowi.
“Selamat Ulang Tahun yang ke-60 Tahun” Presiden @jokowi,” dari cuitan @hartanto_dh pada Senin, 21 Juni 2021.

Ia pun menambahkan dengan doa untuk Presiden Jokowi, semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin negeri.

Kemudian, ucapan ulang tahun pun datang dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui akun Twitter resminya @KemensetnegRI.

“Selamat ulang tahun Presiden RI, Bapak @jokowi. Semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan & kekuatan, serta keselamatan dalam memimpin bangsa,” dikutip dari akun tersebut.

Tak hanya sebatas ucapan, sang admin akun @KemensetnegRI pun mengirimkan pantun untuk Presiden Jokowi.

“Membeli bakso pakai sayur sawi. Diiringi lantunan musik lagia. Selamat ulang tahun Bapak Jokowi, semoga panjang umur & bahagia,” tulisnya.

Sementara banyak yang menuaikan ucapan serta doa-doa yang dipanjatkan di hari ulang tahun Jokowi, tercatat bahwa di 2021 menjadi tahun ketujuh Jokowi memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelumnya, Jokowi ialah pengusaha mebel. Jokowi mengenyam pendidikan terakhir di Universitas Gadjah Mada (UGM). Kemudian ia mengawali karier di dunia pemerintahan dengan menjadi Wali Kota Surakarta.

Lambat laun, dengan terlihatnya kinerja Jokowi dalam membangun Surakarta, Jokowi kemudian menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Di tahun 2014, Jokowi menjadi presiden. Saat itu dia berpasangan dengan politikus senior Golkar, Jusuf Kalla. Hingga Jokowi kembali terpilih sebagai Presiden RI setelah memenangi Pilpres 2019 lalu dengan sembilan partai yang mendukungnya memenangi Pilpres 2019 yakni PDIP, Golkar, PPP, NasDem, PKB, PSI, Perindo, Hanura, dan PKPI.

Kini, Jokowi bersama istrinya Iriana yang resmi menikah pada 1986 memiliki tiga orang anak, yaitu Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep yang juga terjun di dunia politik dan pemerintahan Indonesia.***

Gelar Rapat Pleno, PCNU Bogor : Optimalisasi Jam’iyyah Menuju kemandirian

Bogordaily.net – Rapat pleno Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor dengan mengangkat tema ‘Optimalisasi Jam’iyyah Menuju kemandirian’, Minggu, 20 Juni 2021.

Rapat Pleno diselenggarakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ghazaly, Kota Bogor. Rapat berlangsung dengan tertib dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Rapat pleno ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan PCNU setiap enam bulan sekali sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Kegiatan ini akan membahas tentang kegiatan dan kinerja harian dijajaran syuriah (legislatif).

“Rapat pleno ini membahas tentang kegiatan-kegiatan kinerja harian di jajaran syuriah sekaligus evaluasi. Setiap enam bulan sekali, dilakukan rapat pleno, sesuai dengan AD/ART,” ujar Rois Syuriah KH. Muhammad Mustofa ABN

Kegiatan rapat pleno hari ini, dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan lagu mars NU, yalalwathon.

Acara di adakan secara virtual, mengingat tingginya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

KH. Muhammad Mustofa menambahkan bahwa pleno ini juga untuk menyikapi isu-isu seputar Kota Bogor dan memberikan arahan untuk internal dan evaluasi kerja.

“Seputar Kota Bogor saja. Bagaimana isu-isu harus di sikapi, dan memberikan arahan untuk pemerintah setempat, sekarang kita lebih ke internal kita aja, dan juga evaluasi kinerja kita,” ucapnya.

Saat melakukan pembukaan, Rois Syuriah yang akrab disapa Abah Toto itu pun mengatakan bahwa aktifnya sebuah organisasi adalah yang rutin melakukan kegiatan pleno rutin seperti yang dilakukan PCNU setempat.

Hal senada dikatakan Plh PC NU Kota Bogor, Rommy Prasetya. Ia berharap, dengan adanya rapat pleno ini bisa memberikan semangat baru kepada seluruh pengurus dan jamaah NU di Kota Bogor.

Rommy menegaskan agar jamaah NU Kota Bogor terus berkhidmat menjaga ajaran Ahlussunnah wal jamaah (aswaja).

“Di era globalisasi seperti saat ini, kita harus terus bergerak ke masyarakat dengan menggandeng para ulama dan habaib hingga ustadz, demi membentengi paham aswaja di bumi nusantara ini,” tegasnya.***

Bagi Penumpang KRL, Siap-siap Mulai Hari Ini Diadakan Tes Antigen Acak

Bogordaily.net – Tingginya kasus Covid-19, pihak PT KAI Commuter Line melakukan tes antigen acak mulai Senin, 21 Juli 2021 bagi penumpang KRL di enam titik stasiun.

Tes secara acak dengan menggunakan rapid tes antigen tersebut, rencananya dilakukan hingga sepekan ke depan dan digelar pada Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Manggarai, Tanah Abang, dan Tangerang yang seringkali menjadi tempat terjadi volume pengguna KRL yang tinggi.

“PT KAI bersama KAI Commuter akan menggelar tes antigen acak selama satu pekan. Mulai Senin 21 Juni 2021 di enam stasiun dengan volume pengguna KRL yang tinggi yaitu Stasiun Bogor, Bekasi, Cikarang, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba.

Anne pun mengatakan, tes antigen acak ini dilakukan sebelum pengguna melakukan transaksi beli tiket ataupun tap masuk di gate elektronik stasiun.

Kemudian, bagi para pengguna yang hasilnya negatif akan dipersilakan melanjutkan perjalanan dengan KRL. Sementara yang positif, tidak akan diizinkan menggunakan KRL.

“Bagi yang hasilnya terbukti negatif akan diperbolehkan lanjut perjalanannya, namun bara pengguna yang hasilnya positif tidak diizinkan naik KRL dan datanya dilaporkan ke Satgas Covid-19 setempat,” ujarnya.

Anne mengungkapkan bahwa dilakukannya tes antigen acak ini sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Mengingat bahwa KRL merupakan moda transportasi yang paling banyak dipergunakan di wilayah Jabodetabek.

Sementara itu, diketahui bahwa Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebelumnya telah menginstruksikan PT KAI melakukan pengecekan acak kepada para penumpang kereta rel listrik atau KRL.

Instruksi pengecekan tersebut melihat bahwa akhir-akhir ini tingginya angka kasus Covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi atau Jabodetabek melonjak drastis.

Dari laporan VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, diungkapkan bahwa saat ini jumlah pergerakan penumpang KRL per hari cenderung meningkat yaitu sekitar 400 hingga 500 ribu penumpang per harinya.

“Hingga 18 Juni 2021, KAI Commuter mencatat ada 7.943.859 orang atau 441.326 orang per hari yang menggunakan KRL. Angka ini, kata dia, bertambah 18,5% dibanding jumlah pengguna hingga minggu ketiga Mei lalu yang mencapai 6.467.395 orang atau 359.300 orang per hari,” ungkap Anne.

Dengan diberlakukannya tes rapid antigen secara acak, Anne memastikan bahwa layanan KRL Jabodetabek akan tetap beroperasi dengan 994 perjalanan per hari mulai pukul 04.00 hingga 22.00 WIB.

“Layanan KRL Jabodetabek tetap beroperasi dengan 994 perjalanan mulai 04.00 – 22.00 WIB. Bagi pengguna KRL, rencanakanlah perjalanan dengan baik agar terhindar dari potensi terjadinya kerumunan di stasiun maupun di dalam kereta dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan terutama di area stasiun,” pungkas Anne.***

Training Leadership Management Tirta Pakuan, Bima Arya : Pemimpin Harus Memiliki Passion Atau Gairah

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya menceritakan pengalamannya menjadi seorang pemimpin. Jika ingin menjadi pemimpin diantaranya memiliki passion atau gairah.

Hal itu disampaikan Bima Arya saat para pejabat struktural Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengikuti Inhouse Training Leadership Management and Team Building di Lido Lake Resort by MNC Hotel, Jalan Raya Bogor – Sukabumi, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jumat 18 Juni 2021.

Bima Arya mengatakan, pemimpin ialah orang biasa yang tidak sempurna harus memiliki keinginan untuk terus belajar karakteristik, keterbukaan dan memimpin dengan nilai.

“Memang jadi pemimpin itu tidak boleh sok tahu, harus terus dan banyak belajar. Hari ini pun saya merasa masih banyak yang belum saya pahami,” ujar Bima Arya.

Ia menambahkan, setiap manusia memiliki kelemahan, tidak perlu malu untuk mengakui dan terus belajar. Jangan lari sendirian tetap harus bersama-sama. Kombinasi tua muda itu penting.

“Penguasaan detail itu penting, jika tidak menguasai detail seorang pemimpin akan dibohongi dan tidak akan bisa mengawasi,” katanya.

Bima Arya memaparkan, Utamanya dalam menghadapi dan menyelesaikan persoalan. Dengan menguasai detail akan membantu mengurai dan memahami semuanya.

Detail jika tidak atensi akan menjadi persoalan besar, memimpin itu harus dengan nilai karena tidak semua pemimpin, memimpin dengan nilai.

Lanjut Bima menambahkan bahwa tidak semua pemimpin mendasari semua kebijakan dan langkahnya dengan nilai yang membuat pemimpin bisa terombang ambing.

“Nilai yang dimaksud adalah kebenaran, keadilan, kejujuran, persahabatan, persaudaraan dan sebagainya akan memberikan kekuatan bagi kita dalam menghadapi apapun,” jelasnya.

Selanjutnya, Bima Arya menegaskan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ke depan akan menghadapi kondisi yang dinamis dan kolaborasi menjadi salah satu cara untuk bisa selamat dan sama-sama menang dalam menghadapi persaingan ke depan.

“Aspek kultural menjadi hal lain yang bisa mempengaruhi. Bangun budaya keterbukaan. Harapan saya nanti akan banyak yang bakal meneruskan pak Rino dengan proses keterbukaan dan sesuai aturan,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, setiap pemimpin harus meninggalkan warisan hal-hal yang baik dan menjadi modal dalam menggapai amanah yang lebih tinggi.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut)  Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari.

Tujuannya untuk mempersiapkan jajaran di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dengan bekal ilmu, pengalaman serta kompetensi yang mumpuni untuk memimpin Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ke depan.

“Kita mengundang narasumber hebat, diharapkan para peserta mampu menyerapnya, sehingga menjadi bekal untuk menyongsong Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Rino berharap, melalui kegiatan tersebut terbangun kebersamaan sehingga membangkitkan semangat baru dalam membangun Tirta Pakuan ke depan.***

Thufaili, Cacat Etika Wajib Dihindari Setiap Muslim

Bogordaily.net – Menghadiri undangan merupakan kewajiban bagi seorang Muslim jika tidak berhalangan. Menghadiri undangan juga termasuk salah satu hak seorang Muslim yang harus dipenuhi saudaranya.

Di negara-negara Arab sana kebiasaan menghadiri pernikahan atau acara apapun yang ada jamuannya tanpa diundang disebut dengan istilah Thufaili.

Menurut sebuah cerita, istilah Thufaili berawal dari seseorang yang bernama Thufail dari kabilah bani Abdullah bin Ghatafan.

Suatu ketika Thufail ini menghadiri pernikahan atau walimah padahal ia sama sekali tak diundang oleh ahlul bait.

Thufail memang terbiasa seperti itu, menghadiri jamuan-jamuan tanpa diundang. Akhirnya orang yang berperilaku seperti Thufail ini disebut dengan istilah Thufailul A’ras atau Thufaili.

Akhirnya istilah ini jadi viral di kalangan bangsa Arab hingga digunakan pula oleh para ulama fikih untuk menyebut orang yang memiliki kebiasaan menghadiri pernikahan atau walimah atau jamuan-jamuan lain tanpa diundang.

Dalam kitab ensiklopedi fikih Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, persoalan Thufaili ini dibahas secara khusus di bab Tathafful.

Para ulama pun memaknai sama, Thufaili adalah hadirnya seseorang dalam jamuan orang lain untuk ikut menikmati hidangannya tanpa diundang, tanpa ada izin, dan tanpa sepengetahuan tuan rumahnya. (Nihayatul Muhtaj, 6/377)

Thufaili ini sebenarnya adalah sebuah penyakit etika yang dapat menjangkiti siapapun, kapanpun, dan di manapun.

Tidak hanya di belahan Arab, di belahan bumi Indonesia bisa jadi tidak sedikit yang terjangkit jenis penyakit cacat etika ini.

Mayoritas ulama fikih dari mazhab Maliki, Syafi’i, Hambali, dan salah satu pendapat mazhab Hanafi menyatakan bahwa secara hukum syar’i perilaku menghadiri pernikahan atau jamuan apapun tanpa adanya undangan, tanpa sepengetahuan dan izin dari tuan rumah, hukumnya haram.

Bahkan jika perbuatan ini diulang berkali-kali pelakunya bisa dicap sebagai orang fasik. Ketetapan hukum ini disarikan dari sabda Rasulullah SAW,

Artinya, “Barangsiapa diundang tidak memenuhi (undangan walimatul ‘Urs) maka sungguh ia telah durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa menghadiri pernikahan atau walimah tanpa diundang maka ia masuk laksana pencuri dan keluar sebagai orang yang merampok.” (HR. Abu Dawud, salah satu perawinya dianggap majhul oleh Abu Dawud).

Dalam hadits di atas, Rasulullah SAW mengumpamakan orang yang menghadiri pernikahan tanpa undangan ketika masuk dianggap seperti pencuri yang kehadirannya tak diharapkan oleh tuan rumah.

Sedangkan keluarnya seorang Thufaili dari pesta pernikahan atau walimah tanpa undangan, beliau umpamakan sebagai seorang perampok yang keluar setelah ‘kenyang’ menelan banyak makanan.

Tak sampai di sini konsekuensi menjadi seorang Thufaili. Dalam ranah hukum peradilan, seorang Thufaili yang dikenal berulang kali diketahui menghadiri pernikahan atau jamuan tanpa diundang, maka persaksiannya tidak bisa diterima.

Alasan pertama, sudah ditegaskan oleh Rasulullah SAW bahwa menghadiri pernikahan dan jamuan semisalnya tanpa diundang adalah haram.

Alasan kedua, dengan apa yang dilakukannya itu, berarti ia telah memakan makanan haram. Meskipun bukan haram makanannya, tapi haram cara mendapatkannya.

Alasan ketiga, perilaku Thufaili adalah perilaku yang tidak baik, cacat etika, dan sama sekali tidak mengindahkan kehormatan dan wibawa. (Raudhatuth Thalibin, 11/232. Al Mughni, 9/181).***

Sumber : Dakwah.

Terungkap Motif Pimred yang Tewas Ditembak, Diduga Ada Dendam Terselubung

0

Bogordaily.net – Kejadian mengerikan kini menyelimuti dunia pemberitaan jurnalistik. Pasalnya, telah ditemukan salah satu pemimpin redaksi (pimred) yang meninggal setelah ditembak, oleh oknum yang mengeluh terkait berita yang dibuatnya.

Pemimpin redaksi (pimred) sekaligus wartawan dari media online Lassernewstoday Mara Salem Harahab (Marsal) ditemukan tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Korban ditemukan tertembak di bagian paha mobilnya di dekat rumah korban di Huta 7 Pasar 3 Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Sementara itu, keluarga mencurigai hal itu terjadi karena masalah berita. Kecurigaan itu disampaikan kakak Marsal, Farida Isnara Harahap, ia menyebut Marsal pernah dikeroyok sekitar 3 tahun lalu karena masalah pemberitaan.

“Masalah mengenai pemberitaan yang mengakibatkan Marsal pernah dikeroyok beberapa tahun yang lalu. Sekitar 3 tahun yang lalu,” kata Farida di Medan seperti yang dikutip dari Detik pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Farida mengungkapkan korban saat itu diduga dikeroyok karena pemberitaan masalah narkoba. Sehingga, ada orang yang tidak senang dengan berita yang dibuat Marsal.

“Pemberitaan soal narkoba, bandar judi gitu, mungkin ada yang keberatan,” jelas Farida.

Sementara itu, sepupu Marsal, Rencana Siregar, mengatakan bahwa Marsal sempat bercerita dirinya mendapat ancaman beberapa waktu lalu. Ancaman tersebut diduga terkait pemberitaan yang dia buat.

“Sebelumnya 2 minggu lalu sempat datang ke rumah menyampaikan keluhan mengenai pemberitaan tempat hiburan malam. Jadi kita tidak bisa menyebutkan namanya. Cuma dia mengeluhkan ada orang yang protes tentang pemberitaan itu,” ucap Rencana.

Pelaku diduga menembak korban sebanyak dua kali. Peluru itu mengenai dada kanan dan selangkangan kiri. Diketahui, tempat Lokasi Kejadian (TKP) hanya berjarak 300 meter saja dari rumah korban.

Sehingga, sepupu Marsal, Rencana menduga korban ditembak dari jarak dekat. Dia mengatakan tak ada kerusakan pada mobil yang dikendarai Marsal.

“Karena nggak ada kerusakan kaca mobilnya. Berarti almarhum membukakan kaca ataupun pada saat dekat rumah, dia buka kaca karena mau dekat rumah,” jelas Rencana.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungon, AKP Rahmat Aryepowo mengatakan, korban ditemukan tewas di dalam mobilnya.

“Awalnya, orang menemukan mobil itu. Kemudian terlihat korban yang ditemukan tewas di dalam mobil. Peristiwa Pukul 12.00 WIB. Lokasinya pun tidak jauh dari rumah korban,” ucap Rahmat.

Jenazah korban segera dibawa ke Rumah Sakit Kemanusiaan Vita usai ditemukan. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhyangkara Medan untuk diautopsi.***

Sekretaris PKB Bogor : Gage Harus Menyeluruh, Memang Covid Hanya di Pusat Kota?

Bogordaily.net – Penerapan program ganjil genap (Gage) yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor pada Sabtu dan Minggu (19-20 Juni 2021), bertujuan untuk mencegah kerumunan guna menghindari penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini menimbulkan persoalan karena pemberlakuan Gage ini hanya dipusat Kota saja. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor, H. Edi Kholki Zaelani, S.Sos

“Harusnya penyediaan pos sekat seluruhnya. Jangan hanya di pusat kota saja. Memang Covid-19 cuma ada di pusat kota saja,” ujar Edi.

Sekretaris PKB Kota Bogor ini meminta pada petugas, seharusnya mendirikan pos sekat di seluruh wilayah masuk dan keluar Kota Bogor.

“Harus semuanya. Buktinya dengan penerapan kebijakan ini wilayah pinggiran malah terjadi kemacetan. Kalau di pusat kota memang terlihat lenggang-lenggang aja,” ucapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa pihaknya bersama Satgas Covid-19 akan melakukan evaluasi pada Senin (21 Juni 2021) terkait kebijakan ini.

“Senin kita akan evaluasi. Termasuk, apakah minggu depan harus diperpanjang durasinya atau lebih disingkatkan,” katanya.

“Penerapan Gage ini hanyalah salah satu dari berbagai point yang telah diputuskan Satgas Covid Kota Bogor untuk menekan angka Covid-19 yang saat ini terus meningkat,” ucap Susatyo yang juga sebagai Kapolresta Kota Bogor.

“Kota Bogor saat ini berada di garis bawah zona orange, kita berharap tidak sampai ke zona merah,” pungkasnya.***

Iwan Suryawan Tuding Kebijakan Ridwan Kamil yang Setengah-Setengah

0

Bogordaily.net – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan menuding kebijakan Ridwan Kamil yang setengah-setengah dalam penanganan Covid-19.

“Ini adalah kebiasaan yang dilakukan, kita tiba-tiba mendapatkan kasus banyak baru melakukan hal ini, kemarin kan sudah diingatkan bahwa kebijakannya itu jangan setengah-setengah. Kalau memang tidak boleh mudik ya tidak boleh mudik, jangan adalagi pariwisata dibuka gitu,” tegas Iwan, Minggu 6 Juni 2021.

Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor ini, Ketika mudik dilarang tapi pariwisata dibuka, hal tersebut sama saja dengan membuka kran virus Covid-19 masuk.

“Jadi bahwa akan terjadi lonjakan sebetulnya tinggal menunggu waktu, saya sudah sampaikan dulu harusnya konsisten, kalau di off ya off semua, jangan lagi ada yang dibuka,” tukas Iwan Suryawan.

Dirinya pun memberikan solusi pada apa yang sedang dialami Pemprov Jawa Barat.

“Yang penting sekarang adalah segera kembali untuk menangani ini, jadi jangan kita jadi gagap dengan situasi ini,sudah seperti biasa layanan kesehatan bekerja untuk menguatkan keadaan, tapi sekali lagi instruksinya yang harus konsisten,” tutup Iwan.

Sebelumnya, sudah sepekan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melaporkan, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dari 30,6 persen pada minggu lalu menjadi 38,2 persen.

Hal itu dikatakan Kang Emil, sapaan Ridwan Kami usai memimpin Rapat Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabardi Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung.

Emil pun menambahkan bahwa Rumah Sakit yang sudah diambang batas, seperti RS Al Ihsan kemudian RS Santosa, RS Immanuel sudah ada yang 70 persen hingga 90 persen.

Lalu melalui Surat Edaran Nomor : 97/KS.01/UM fasilitas dan area publik Gedung sate tutup sementara waktu pada Kamis 3 Juni 2021.Sebanyak 32 ASN di Pemda Provinsi Jawa Barat positif terpapar Covid-19.

Ridwan Kamil menjelaskan, ada satu cluster yang diduga kejadiannya bermula pascalebaran dimana terdapat satu rombongan melakukan pertemuan dan kunjungan kerja ke Jakarta, diduga disitulah sumber terpaparnya satu cluster tersebut. Adv

Mazda Hangus Terbakar di Pintu Masuk Griya Brandweer

Bogordaily.net – Sebuh mobil sedan hangus terbakar di gerbang masuk Perumahan Griya Brandweer, Desa Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada pukul 13.30 WIB, Minggu (20 Juni 2021).

Diduga mobil tersebut terbakar akibat konsleting pada bagian kabel body mobil.

Menurut saksi mata, Jumat (45) mengatakan bahwa mobil jenis sedan mazda yang hangus terbakar itu merupakan milik Surya warga perumahan Griya Brandweer.

Mobil yang baru selesai diservis di sebuah bengkel itu, ketika masuk di gerbang perumahan tiba-tiba terbakar. Pengemudi dari mobil dan berlari meminta bantuan.

“Mobil jenis sedan mazda tahun tua, mobil itu dari bengkel pas masuk perumahan tiba-tiba pengemudi minta tolong karena mobilnya terbakar, api langsung besar membakar mobil tersebut,” kata Jumat kepada wartawan.

Sementara menurut petugas Damkar  Kabupaten Bogor Sektor Parung, Fajar Setiawan pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa ada mobil sedan yang terbakar di Perumahan.

“Setelah mendapatkan alamat dua mobil Damkar datang ke lokasi, setibanya di lokasi api sudah membesar. Api berhasil dipadamkan lima menit kemudian,” kata Fajar.

Sementara itu menurut Fajar mobil tersebut terbakar diduga karena adanya konsleting kabel pada bagian body mesin mobil.

“Diduga karena terjadi hubungan arus pendek kabel body mesin mobil. Api langsung membesar, tidak ada korban jiwa karena sang sopir saat kejadian langsung keluar dari mobilnya,” katanya.

Akibat terbakarnya mobil sedan tersebut,  kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta dan kini mobil tersebut telah dievakuasi petugas derek ke tempat penampungan mobil bekas di Wilayah Gunung Sindur.***

Makan Murmer di Padjadjaran Suites & Resort Convention Hotel

0

Bogordaily.net – Nginap di hotel tapi takut makannya mahal? Eits jangan khawatir, yuk makan murah meriah (murmer) hanya di Padjajaran Suite & Resort Convention Hotel Bogor.

Promo simple set ini hadir untuk pengunjung yang mau makan atau ngemil, saat main atau menginap di Padjajaran Suite & Resort Convention Hotel Bogor.

Public Relations Hotel Padjadjaran Suites Resort & Convention, Rana Saputra mengatakan, terdapat beberapa menu simple set yang bisa dinikmati pengunjung.

“Jadi kami punya 3 paket, ada simple set 1, simple set 2, dan simple set 3. Menunya berbeda dan macam-macam,” ucapnya.

Simple set 1 terdiri dari beef black papper, yaitu daging dengan bumbu black paper disertai salad sayuran dengan mayonaise, tahu tempe dan juga satu buah susu beruang.

“Kalo promo Simple set 1 ini dibanderol dengan harga Rp 60 ribu rupiah saja, bisa dipesan langsung di Hotel Padjadjaran Suites Resort & Convention,” kata Rana.

Kedua ada chicken terriyaki yang berisikan ayam teriyaki, dengan nasi, buah pepaya dan satu buah minuman yakult seharga Rp 50 ribu rupiah.

“Terakhir ada simple set 3 yaitu korean gralic bread serta satu pie buah dan minuman yakult yang harganya Rp 30 ribu rupiah saja,” ujarnya.

Jika pengunjung hanya ingin minum saja, ada juga promo untuk minuman oreo frappe Rp 25 ribu dan wedang secang Rp 25 ribu rupiah.

Murmer banget kan? Jangan khawatir mahal, langsung saja datang ke Padjadjaran Suites & Resort Convention Hotel, untuk menikmati simple set. Adv