Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7264

Kerap Timbulkan Kerumunan, Puluhan PKL Puncak Dibongkar

Bogordaily.net – Satuan Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Bogor bersama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor membongkar puluhan PKL disepanjang jalur Gunung Mas dan Riung Gunung Puncak pada Rabu, 2 Juni 2021.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho mengatakan, hal ini dilakukan karena di area ini kerap menimbulkan kerumunan sehingga berpotensi menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Yang kita tertibkan tadi sekitar 100 lapak PKL dan sering dijadikan tempat nongkrong sampai berkerumun sehingga berpotensi menimbulkan kluster Covid-19, apalagi diakhir pekan dan libur nasional banyak sekali wisatawan yang berkunjung sampai-sampai tidak memperhatikan protokol kesehatan, apalagi semua lapak PKL ini tidak berizin,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho pada Rabu, 2 Juni 2021.

Puluhan pkl
Suasana pembongkaran PKL disepanjang jalur Gunung Mas dan Riung Gunung Puncak pada Rabu, 2 Juni 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Di perkebunan Gunung Mas, pada akhir pekan atau hari libur nasional sering terjadi kerumunan wisatawan dan semakin banyaknya lapak PKL yang berdiri diatas lahan hijau, sehingga banyak wisatawan yang berkerumun di area tersebut.

Agus Ridho menyebut, tak hanya di Gunung Mas, PKL disepanjang jalan menuju Riung Gunung pun ikut ditertibkan petugas penegak perda, sebagian lapak berdiri diatas tanah labil yang rawan longsor

“Ada 2 lokasi pembongkaran hari ini, di gunung mas dan riung gunung. Diriung gunung ini bekas longsoran, dan di khawatirkan terjadi longsor lagi, makanya kami tertibkan juga area tersebut,” katanya.

Pkl
Puluhan PKL disepanjang jalur Gunung Mas dan Riung Gunung Puncak dibongkar Satpol PP Kabupaten Bogor pada Rabu, 2 Juni 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Setelah dilakukan pembongkaran, Agus Ridho menyampaikan, di area tersebut akan dikembalikan sebagai mana fungsinya yaitu, sebagai area resapan air dan area hijau.

“Saya berharap tidak ada lagi PKL yang bejualan diarea tersebut dan jika ada lagi PKL yang berdiri akan langsung kita tertibkan,” pungkasnya.***

Target Sukabumi Bangkitkan Ikon Pariwisata di Masa Pandemi

0

Bogordaily.net – Banyak sekali dampak yang dirasakan di masa pandemi ini. Pandemi Covid-19 menjadi tantangan yang sangat besar bagi pergerakan ekonomi, tidak terkecuali sektor pariwisata di Sukabumi.

Segala macam upaya dilakukan untuk membangkitkan sektor pariwisata salah satunya dengan membuka Pelatihan Tata Kelola Bisnis dan Pemasaran, termasuk digitalisasi untuk destinasi Pariwisata Tahun 2021 di Hotel Taman Sari Sukabumi, Rabu (2 Mei 2021).

Pelatihan dilakukan karena sebelumnya belum terbiasa digitalisasi atau melibatkan teknologi dan sekarang ini seolah dipaksa melakukan percepatan teknologi digitalisasi.

”Dampak pandemi memberikan pemaksaaan untuk melakukan percepatan perencanaan program dan target,” ujar Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi.

Gubernur telah mengingatkan kepala daerah se-Jabar agar perencanaan pasca Covid harus berbeda. Sehingga perencanaan dan target sebelum Covid di beberapa daerah melakukan revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dalam hal ini target pembangunan disesuaikan dengan pandemi Covid-19.

Perencanaan sebelum dan sesudah pandemi harus berbeda seperti penerapan protokol kesehatan. Diharapkan bisnis pariwisata menjual kebahagiaan, sehingga imunitas warga meningkat.

”Bagaimana bisnis pariwisata lokal jadi ikon baru pasca pandemi,” kata Fahmi.

Tidak hanya itu wisata berbasis budaya dan religi juga harus dikembangkan. Potensi ini harus dikelola dengan baik diawali dengan perencanaan yang baik.

‘Pengembangan wisata Rengganis dan Cikundul contohnya akan tumbuh besar dan memberikan kontribusi bagi daerah,” ucap Fahmi.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi Tejo Condro Nugroho menerangkan bahwa pelatihan ini  menjadi faktor penting dalam pengembangan tata kelola bisnis destinasi wisata.

“Peserta kegiatan adalah masyarakat yang berperan aktif dalam pariwisata dan digelar mulai 2-4 Juni 2021.” ujar Condro.***

Kesal Jalan Berlubang, Himpunan Mahasiswa Rumpin Gelar Aksi Photo Shoot

0

Bogordaily.net – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Rumpin (HMR), mengelar aksi photo shoot di Jalan Berlubang, Kampung Cijengir, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor, Selasa 1 Juni 2021.

Aksi tersebut dilakukan sebagai refleksi Pancasila 1 Juni 2021, bahkan aksi tersebut viral di sosial media dan grup perpesanan.

Menanggapi hal itu, Ketua HMR Ibnu Sakti mengatakan, aksi ini dilakukan sebagai upaya menuntut Pemerintah Daerah untuk membuka mata dan telinga, agar pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.

Ia menuturkan, selain itu Pemerintah Kabupaten Bogor, agar bisa merealisasikan dengan mengedepankan nilai-nilai Pancasila.

Terutama Sila ke-5 dalam Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Momentum Pancasila bukan hanya sekedar mengingat butir-butir Pancasila semata agar hafal, tapi momentum ini, juga harus dibarengi dengan pelaksanaan dari butiran pancasila tersebut,’” kata Ketua HMR Ibnu Sakti.

Sakti mengaku, pemerintah tidak hanya mengajarkan untuk berpancasila, tapi pemerintah sebagai orangtua harus juga mengimplementasikan.

“Selain dari pada itu HMR pula menanyakan terkait bagaimana peranan Perusahaan Tambang yang berada diwilayah kecamatan Rumpin. Hal itu agar lebih terbuka dan lebih sadar terhadap lingkungan Sosial,” ucapnya.

Sementara itu, Kasie Ekbang Kecamatan Rumpin, Suhana mengaku, akses jalan tersebut sudah diusulkan ke dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Bahkan setiap tahunnya, selalu diusulkan untuk dilakukan betonisasi.

“Kita sudah usulkan ruas jalan tersebut, insha allah tahun 2022 direalisasikan,” pungkasnya.***

Sebanyak 2.200 Pelaku Usaha Pariwisata Lakukan Vaksinasi Massal

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan memantau langsung jalannya vaksinasi massal sebanyak 2.200 pelaku usaha pariwisata, di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Rabu 2 Juni 2021.

Upaya ini sebagai bentuk ikhtiar demi memulihkan sektor pariwisata di Kabupaten Bogor.

Iwan menjelaskan, vaksinasi massal sebelumnya dilaksanakan di Hotel Mars pada Kamis 27 Mei 2021, khusus untuk para pelaku usaha pariwisata.

Lanjutnya, total sampai saat ini yang sudah dan akan divaksin, ada kurang lebih 4.400 orang.

“Ini artinya kita sudah memberikan garansi dan menjamin, kita siap memberikan pelayanan kepada para wisatawan yang akan datang ke Kabupaten Bogor,” ujar Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Iwan Setiawan menambahkan, Kabupaten Bogor tetap menjadi destinasi unggulan nasional, khususnya daerah Puncak.

Hiburan umum dan pariwisata di Kabupaten Bogor akan kembali berjalan, yang tentu saja selalu akan mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

“Dan mendukung percepatan sertifikasi Cleanliness atau kebersihan, Health atau kesehatan, Safety atau keamanan, dan Environment atau ramah lingkungan (CHSE) pada sektor pariwisata,” terangnya.

Lanjut Iwan, dengan dilaksanakannya vaksinasi kepada para pelaku usaha pariwisata ini, ada peningkatan kepercayaan masyarakat untuk kembali berwisata dan berinvestasi di sektor pariwisata.

Sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan pariwisata ke Kabupaten Bogor dan meningkatkan daya beli masyarakat, dalam mendukung pergerakan ekonomi pariwisata di Kabupaten Bogor.

“Kegiatan ini sebagai salah satu kebijakan dan langkah strategis Pemkab Bogor dalam mendukung penanganan Covid-19 bagi garda terdepan atau operator utama sektor pariwisata,” ucapnya.

Pelaku usaha pariwisata
Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan memantau langsung vaksinasi massal sebanyak 2.200 pelaku usaha pariwisata, di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Rabu 2 Juni 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Pemkab Bogor punya dua penanganan, yakni kita punya Satgas Covid-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED),” tambahnya.

Dalam hal ini, lanjut Iwan, dirinya ditunjuk sebagai ketua satgas PED, membuat kebijakan untuk semua bidang yang terdampak pandemi.

“Kita ingin di satu sisi Covid-19 bisa dikendalikan dan di sisi lainnya perekonomian bisa kembali pulih, salah satunya memulihkan sektor pariwisata,” paparnya.

Iwan menjelaskan, ada dua faktor yang selalu diperhatikan, pertama berikan pelonggaran ketika angka kasus Covid di Kabupaten Bogor melandai, dan diperketat kembali ketika angka kasus Covid nya naik.

“Makanya semua kembali kepada kita, jika bisa menjaga protokol kesehatan dengan baik, angka kasus Covid bisa turun maka perekonomian bisa berjalan dan Insyaallah akan segera pulih,” tandasnya.

Iwan mengungkapkan, saat ini secara keseluruhan masyarakat Kabupaten Bogor sudah di angka 610.734 orang yang sudah divaksin. Pendistribusian vaksin dari pusat ke daerah sudah cepat.

“Mudah-mudahan target kami tahun ini 1.2 juta masyarakat Kabupaten Bogor bisa menerima vaksin,” pungkasnya.***

Ini yang Diinginkan Sekda Kabupaten Burhanudin Pada Pelatihan UMKM

Bogordaily.net – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin ingin para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Bogor jadikan momen Pelatihan Kewirausahaan, sebagai sarana meningkatkan promosi dan kualitas produk UMKM.

Itu diungkapkan Burhanudin saat membuka Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Ruang Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor, Rabu 2 Juni 2021.

“Para pelaku UMKM ini harus kita dorong dan bantu dari depan, tengah dan belakang, karena potensi para UMKM kita ini sangat besar,” ujarnya.

“Jika terus kita dorong dan gali, maka dampaknya tidak hanya terhadap kesejahteraan para pelaku UMKM juga berkontribusi besar terhadap pembangunan di Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Pelatihan UMKM
Pelatihan Kewirausahaan sebagai sarana meningkatkan promosi dan kualitas produk UMKM. (Istimewa/Bogordaily.net)

Burhanudin mengatakan, bahwa potensi UMKM sangat besar, mulai dari produk pakaian, makanan, hingga kerajinan khas Kabupaten Bogor.

“Ini harus kita dorong agar mulai dari bahan baku, produkasi dan pengelolaannya di Kabupaten Bogor sehingga UMKM kita bisa maju dan berkembang,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin.

Tambah Burhanudin, dirinya berencana membangun rest area di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor sebagai keseriusan, Pemda berencana membuat kajian pembangunan rest area di jalan-jalan Kabupaten Bogor.

“Rest area isinya harus UMKM asli Kabupaten Bogor, konsepnya setiap rest area ada UMKM kita, ada mushola, ada parkiran dan pengelolaannya jelas baik dari segi aturan hingga struktur pengelolanya,” tandasnya.***

Usai Goes Cantik, GOW Kabupaten Bogor Adakan Lomba Kuliner Tradisional Khas Bogor

Bogordaily.net – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor, turut kembali mengadakan Lomba Kuliner Khas Bogor di halaman luar Gedung KORPS Pegawai Republik Indonesia pada Rabu, 2 Juni 2021.

Ketua Umum GOW Kabupaten Bogor, Lilis Hayatunnafsiah mengatakan bahwa, kegiatan ini masih dalam satu rangkaian untuk menyabut Hari Jadi Bogor ke-539 setelah “Goes Cantik” yang sudah dilaksanakan pada Minggu, 30 Mei 2021.

“GOW Kabupaten Bogor turut menyambut Hari Jadi Bogor ke-539 dengan diadakannya event-event. Seperti kemarin pada hari minggu sudah dilaksanakannya Goes Cantik, yang juga sebagai ajang olahraga menambah imun di tengah pandemi Covid-19,” ucap Lilis Hayatun Nafsiah kepada Bogordaily.net Rabu, 2 Juni 2021.

Lilis mengungkapkan, digelarnya kuliner khas Bogor yang dihadiri 30 organisasi wanita ini bertujuan untuk, mempertahankan kuliner khas Kabupaten Bogor seiring banyaknya makanan siap saji saat ini.

“Lomba kuliner ini diadakan guna tetap mempertahankan kuliner khas Kabupaten Bogor agar menjadi ikon Kabupaten Bogor. Tidak hilang walaupun banyak sekali jajanan junk food yang siap saji. Tapi bagaimana kita sebagai seorang Ibu tetap memelihara kuliner khas,” papar Lilis.

Dengan adanya kegiatan ini, Lilis berharap agar pada Ibu dapat memberikan dan mempertahankan makanan atau pun Kuliner Khas Bogor, yang tentunya jauh dari bahan-bahan pengawet atau berbahaya lainnya, terlebih lagi dalam kondisi seperti ini yang harus lebih menjaga kesehatan.

Lomba kuliner
Suasana banyaknya stand yang ada pada Lomba Kuliner Khas Bogor di halaman luar Gedung KORPS Pegawai Republik Indonesia pada Rabu, 2 Juni 2021. (Irania/Bogordaily.net)

Di masa pandemi Covid-19 yang kian tak ada ujungnya, kegiatan Lomba Kuliner Khas Bogor tersebut turut dimeriahkan bersama 30 organisasi yang dinaungi GOW.

Meski keseluruhannya tercatat bahwa, GOW menaungi 60 organisasi wanita di Kabupaten Bogor.

“Karena ada pembatasan dan demi mengurangi adanya kerumunan, hanya ada 30 organisasi yang ikut memeriahkan dan mengisi stand Kuliner Khas Bogor. Seperti Himpaudi, Persit, Bhayangkari, dan organisasi wanita lainnya,” papar Lilis.

Lilis pun mengungkapkan, walau tujuan awal kegiatan ini untuk memeriahkan penyambutan Hari Jadi Bogor ke-539 sekaligus mempertahankan Kuliner Khas Bogor, agar tidak tergeser dengan makanan siap saji.

Kegiatan ini memperhatikan protokol kesehatan dan tetap digencarkan seperti memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer, dan juga pengecekan suhu.***

Cegah Gratifikasi di Lingkup Pemkot Bogor, Dedie Beri Pengarahan ASN

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim memberikan pengarahan dalam sosialisasi pedoman pengendalian gratifikasi dan penerapan sistem manajemen anti penyuapan, bagi APIP dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor di Sahira Hotel, Senin, 31 Mei 2021.

Dedie A Rachim mengatakan, sosialisasi ini sebagai bentuk dan upaya untuk membersihkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Bogor dari potensi penyuapan atau gratifikasi.

Di awal sosialisasi, Dedie menyampaikan, rasa terima kasih karena Kota Bogor bisa mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kelima kalinya.

“Langkah ini bukan merupakan langkah yang mudah, atas bantuan dan pemahaman serta pengertian dari para ASN, kita bisa meraih WTP kembali,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie mengawali sosialisasi.

Gratifikasi
Suasana sosialisasi pedoman pengendalian gratifikasi dan penerapan sistem manajemen anti penyuapan, bagi APIP dan perangkat daerah di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bogor di Sahira Hotel, Senin, 31 Mei 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Soal gratifikasi dan segala aturan yang ada, menurut Dedie, dari itu semua yang paling terpenting adalah esensinya. Semua ASN di lingkup Pemkot Bogor, kemudian harus paham mengapa upaya meminimalisir lotensi korupsi harus dilakukan.

Hal itu untuk mencapai efektifitas pembangunan di Kota Bogor. Belum lagi, uang negara yang saat ini sedang terbatas, dan juga inefisiensi anggaran dimana-mana sehingga menghambat pembangunan.

“Jadi nomer satu, hati kita bersihkan terlebih dahulu, soal gratifikasi itu diujung, hatu kita bersihkan dulu,” katanya.

“Jangan karena kewenangan tugas atau jabatan kita, kita mempersulit orang lain, selama tidak ada masalah berikan kemudahan untuk masyarakat,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Inspektorat Kota Bogor, Pupung W Purnama mengatakan, pihaknya telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG).

Dimana unit tersebut berisi inspektur-inspektur pembantu dan khusus, yang nantinya akan ikut mengawasi potensi gratifikasi di lingkup Pemkot Bogor.

“Selain itu, ada sembilan ASN yang sudah tersertifikasi untuk menjadi pengawas gratifikasi,” pungkasnya.***

Cilebut Art Project Akan Menggelar Kemah Seni Fest 2021

Bogordaily.net – Cilebut Art Project akan menggelar Kemah Seni Fest (KSF) 2021 di Pasirbuntung Camp Ground, Desa Ciasihan, kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor.

Founder Cilebut Art Project Zody Prasetyo mengatakan, Kemah Seni Fest (KSF) 2021 dilakukan karena salah satunya sebagai ajang silaturahmi.

“KSF 2021 ini ada untuk silaturahmi dan upaya mengguyubkan para penggiat seni, praktisi seni ataupun apresiatornya dalam semangat kolektif,” ucapnya.

Lanjutsnya, KSF akan di laksanakan pada tanggal 12-13 Juni 2021, dengan kolektifan Rp 125 ribu per orang, berlaku bukan hanya untuk apresiatornya saja tapi juga bagi para penampil.

Kemah seni
Angota Cilebut Art Project. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Akan hadir dari berbagai daerah yang telah mengonfirmasi akan hadir rekan-rekan dari Bandung (Barak Teater, teman teman Bogor tentunya, Jakarta dan Jogjakarta (Indonesian School of Art Asdrafi Jogjakarta), dan support datang dari berbagai UMKM, media, atau komunitas yang menyambut hangat upaya ini,” paparnya.

Acara ini akan dihadiri dan dibatasi kapasitasnya yaitu sebanyak 50 orang, serta tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah.

karya seni

“Semoga kalian juga dapat terlibat dan silaturahmi di acara ini. Jika ingin mengetahui info selanjutnya silahkan bisa cari infonya di Instagram kami @cilebutartproject,” pungkasnya.

Sebelumnya, Cilebut Art Project adalah ruang kolektif seni yang ada di Desa Cilebut Barat, Kabupaten Bogor.

Sejak 2018 aktif mengisi ruang kosong kesenian dan kebudayaan yang ada di Cilebut Barat, dan mengedepankan peran pemuda setempat dalam membangun ekosistem kreatif di desanya.***

Miris, Seorang Pria Nekat Cabuli Gadis Umur 13 Tahun

Bogordaily.net – Tidak ada angin, tidak ada ujan, entah apa yang ada dalam benak seorang pria inisial FM (32) yang nekat mencabuli gadis berusia 13 tahun.

Pelaku FM yang melakukan aksinya di wilayah Babakan Rendah, Desa Cemplang, sudah diamankan di Polsek Cibungbulang, dan ditangkap di kediaman kerabatnya di wilayah Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Pelaku ditangkap Petugas Polsek setelah adanya laporan dari salah satu keluarga korban, yakni ibu kandungnya.

Dari kejadian yang nenimpa gadis 13 tahun tersebut, Kapolsek Cibungbulang, Agus Permana mengatakan, pelaku berdalih lantaran keadaan rumah yang sepi dan pelaku yang mengancam korban untuk bungkam.

“Aksi ini terjadi ketika ada niat dan kesempatan saat kondisi rumah korban sepi. Korban diketahui sering ditinggal oleh orang tuanya. Sehingga kejadian sudah terjadi berulang kali terhitung sejak bulan Desember 2020. Pelaku pun mengancam korban untuk tidak menceritakannya ke siapapun,” ungkap Agus.

Melihat kondisi perut sang anak, ibu korban yang melaporkan kejadian tersebut awalnya merasa ada kejanggalan pada bentuk perut anaknya yang semakin membesar.

Ibu korban pun segera memeriksa kondisi anaknya, dan akhirnya kejadian yang sebenarnya terungkap, dari hasil pemeriksaan petugas, korban terbukti disetubuhi pelaku.

Ketika dilakukan konfirmasi untuk keterangan pengakuan, pelaku terlihat sangat marah lantaran aksi bejatnya yang sudah terungkap.

Atas aksinya tersebut, FM diringkus menjadi tersangka dengan Pasal 81 ayat 2 dan 3 Undang Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, Tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Meski pelaku sudah dikenakan hukuman, korban mengalami trauma yang serius dan harus tetap didampingi oleh orang tuanya.***