Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 7276

Tim Gabungan Satpol PP dan Polres Operasi Sosialisasi ke Pasar Cikema

Bogordaily.net – Satuan Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polres Kabupaten Bogor, melakukan gelar operasi sosialisasi kepada para pengunjung maupun penjual di Pasar Induk Cikema, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa 25 Mei 2021.

Kanit Obvit Polres Bogor, M.Sururudin menyampaikan, ini dilakukan sebagai sosialisasi protokol kesehatan terhadap masyarakat dari Pemerintah Kabupaten Bogor, guna mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Bogor.

“Sosialisasi saat ini untuk pelanggaran protokol kesehatan yang ditemukan di wilayah pasar Cikema hanya diberi teguran oleh para personel Satpo PP dan Polres,” ujar Kanit Obvit Polres Bogor, M.Sururudin kepada Bogordaily.net saat meninjau Pasar Cikema, Selasa 25 Mei 2021.

Sarurudin menambahkan, hal ini dilakukan untuk pembiasaan pemakaian masker kepada para pengunjung dan penjual di Pasar Induk Cikema.

Operasi sosialisasi
30 Satpol PP dan Polres Kabupaten Bogor, saat melakukan gelar operasi gabungan untuk sosialisasi prokes di Pasar Induk Cikema, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa 25 Mei 2021 (Istimewa/Bogordaily.net)

“Para pengunjung dan penjual sudah mulai sadar dan banyak yang sudah memakai masker,” katanya.

Dalam operasi sosialisasi ke Pasar Cikema ia mengerahkan personel sebanyak 30 yang diterjunkan langsung.

“15 personel dari Satpol PP dan 15 personel dari Polres,” ucapnya.

Kemudian Sarurudin menyampaikan, para pengunjung juga sudah mulai paham akan adanya Virus Covid-19, sehingga tidak banyak yang melakukan pelanggaran prokes.

Tak hanya dilakukan di Pasar Induk Cikema, upaya sosialisasi juga dilakukan di beberapa titik lainnya dengan waktu yang berbeda.

Sururudin juga menyatakan, nanti malam akan lakukan razia pelanggaran prokes di sekitaran Stadion Pakansari dan wilayah-wilayah di Kabupaten Bogor, yang banyak terjadinya kerumunan yang dikhawatirkan akan menyebabkan peningkatan Covid-19.***

BPOM Tarik Obat Cina Covid-19 Lianhua Qingwen yang Beredar

0

Bogordaily.net – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik obat Cina Covid-19 yang bernama Lianhua Qingwen Capsules (LQC), yang dipercaya bisa mempercepat penyembuhan Covid-19.

BPOM meluruskan, tak semua produk LQC disetop. Tepatnya, yang dicabut izin edarnya adalah jenis LQC Donasi yang sempat diterbitkan oleh Badan Nasional Penanggulangan (BNPB).

Atas rekomendasi BPOM, melalui Sistem Layanan Perizinan Tanggap Darurat, Aplikasi Indonesia National Single Window (INSW).

Berdasarkan kajian, LQC Donasi diketahui mengandung ephedra, bahan yang dilarang penggunaannya dalam obat tradisional lantaran berpotensi memicu masalah kardiovaskular, dan sistem saraf pusat.

Karena LQC Donasi (Tanpa Izin Edar Badan POM) hanya digunakan untuk mengobati gejala simptomatik, seperti mempercepat hilangnya demam dan gejala simptomatik lainnya.

“Berdasarkan hasil studi, LQC Donasi diketahui tidak menahan laju keparahan (severity), tidak menurunkan angka kematian, serta tidak mempercepat konversi swab test menjadi negatif,” terang BPOM dalam rilis yang diterima detikcom, Senin 24 Mei 2021.

Salah satu komposisi dari LQC Donasi (Tanpa Izin Edar Badan POM) adalah Ephedra.

Terlebih lagi, Ephedra merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam obat tradisional (negative list) berdasarkan Peraturan Kepala Badan POM Nomor: HK.00.05.41.1384 Tahun 2005 tentang Kriteria dan Tata Laksana Pendaftaran Obat Tradisional, Obat Herbal Terstandar, dan Fitofarmaka.

Dikarenakan dapat menimbulkan efek yang berbahaya pada sistem kardiovaskular dan sistem saraf pusat.

Berbeda dengan obat Cina Covid-19 jenis LQC yang terdaftar di BPOM, terbukti tak mengandung ephedra sebagaimana pada LQC Donasi.

Oleh karena itu, LQC ini tetap disetujui beredar oleh BPOM, dengan pertimbangan dapat membantu meredakan panas dalam, tenggorokan kering, dan meredakan batuk.

Obat ini memiliki aturan pakai sehari 3 kali 4 kapsul sesudah makan dan dapat digunakan tanpa resep dokter.

BPOM mengingatkan, masyarakat perlu berhati-hati menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan Covid-19.

“Selalu lakukan Cek KLIK. Pastikan kemasan dalam kondisi baik, baca seluruh informasi pada label produk, pastikan produk yang akan dibeli dan digunakan mempunyai Izin Edar dari BPOM dan pastikan tidak melewati masa kedaluwarsa,” pungkas BPOM dalam keterangan terkait LQC obat Cina Covid-19.***

Wakil Bupati Bogor Harap Aturan PPKM Diperlonggar untuk Dorong Pemulihan Ekonomi

Bogordaily.net – Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengaharapkan PPKM diperlonggar, untuk memulihkan perekonomian daerah dengan berbagai kebijakan.

Iwan Setiawan mengatakan, semoga PPKM diperlonggar bagi pelaku bisnis dalam menjalankan aktivitas usaha.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2021 ini tergantung aturan. Kalau aturannya operasional usaha ketat, ekonomi pasti turun. Tetapi kalau agak longgar pasti naik,” ujar Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan, Senin 24 Mei 2021.

Menurut Iwan, kebijakan yang strategis pada 2021 ini adalah soal aturan PPKM.

“Kita berharap PPKM diperlonggar dari pusat soal aktivitas usaha seperti pengelolaan hotel, restoran, cafe hingga wisata,” katanya.

Tarlebih lagi, Iwan berharap aturan yang dibuat juga harus tertulis, bukan berupa himbauan lisan.

“Kita di Kabupaten Bogor berusaha membuat aturan tertulis tentang PPKM agar tidak membingungkan petugas di lapangan,” ucapnya.

Sementara itu, Iwan menuturkan, untuk meningkatkan aktivitas wisata, harus mendorong hotel-hotel untuk mendapatkan sertifikat CHSE (Clean, Health, Safety and Environment).

“Tetapi sertifikat CHSE itu opsional. Setiap hotel punya protokol kesehatan sendiri untuk tamu yang mau menginap,” paparnya.

Sebagai Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional di Kabupaten Bogor, Iwan menginginkan penanganan kesehatan berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi.

“Saat ini bantuan langsung dari pusat untuk masyarakat di Kabupaten Bogor sudah tidak ada lagi. Apa yang bisa kita berikan ke masyarakat? Ya, aturan yang diperlonggar agar roda ekonomi kembali jalan,” pungkasnya.***

Kabar Duka Datang Dua Ulama Karismatik Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Dua ulama karismatik meninggal dunia dalam waktu yang sangat berdekatan. Kabar duka ini datang pada Senin (24 Mei 2021)

Ada pun kedua Ulama itu, KH Chumaidi selaku Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Maruf Alhasaniyah Pasuruan. Serta KH Abd Manan Dasuki Watugede Singosari selaku Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Singosari, Kabupaten Malang.

KH Chumaidi meninggal dunia pada Senin (24 Mei 2021) pukul 18.30 WIB di Klinik Asy-Syifa’, Desa Paras Rejo. Beliau wafat di usia 83 tahun. Jenazahnya akan dimakamkan di Pondok Pesantren Roudlotul Ma’ruf Al-Hasaniyah, Selasa (25 Mei 2021).

Selain menjadi pengasuh PP Raudlatul Ma’ruf Al-Hasaniyah, KH Chumaidi juga merupakan Mustasyar PCNU Kota Pasuruan pada 2004-2014 silam.

Sementara itu, Rasa duka juga menyelimuti beberapa tokoh yang ada di Singosari atas wafatnya KH Abd Manan Dasuki. Seperti halnya yang disampaikan Gus Ahsani Fathur Rahman, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Islahiyah Singosari, Malang.

Gus Ahsani mengatakan, bahwa almaghfurlah adalah sosok yang sederhana. Banyak hal yang harus ditiru dari sosok KH Abd Manan Dasuki.

“Tidak pernah marah, hidup zuhud, humoris, istiqomah, mencintai apa adanya, tidak pernah neko-neko, mengutamakan akhlak, dan masih banyak lagi yang lainnya,” ucapnya.

KH Abd Manan wafat di usia 88 tahun, Senin malam (24 Mei 2021). Proses pemakaman akan dilaksanakan pada Selasa (25 Mei 2021) pukul 09.00 WIB, di pemakaman keluarga.***

 

Peduli Palestina dan Banjir Cigudeg, Ruhiyat Sujana Ajak Ormas Galang Dana

Bogordaily.net – Peduli Palestina dan Banjir Cigudeg, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Demokrat Ruhiyat Sujana dan gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) para santri dan Jurnalis Bogor Barat galang dana.

Aksi penggalangan dana tersebut dilaksanakan Jalur Wisata Gunung Salak Endah di jalan raya Muhamad Dasuki, Kampung Cigamea, Desa Situ Udik Kecamatan Cibungbulang, pada Sabtu 22 Mei 2021.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Demokrat yang asli warga Pamijahan Ruhiyat Sujana bahwa, walau ditengah terik matahari tetap dilakukan demi rakyat Palestina, yang menjadi korban peperangan yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Meskipun kondisi Palestina mulai mereda dan sudah terjadi gencatan senjata antara Hamas dan Israel, namun disana ada dampak peperangan yang terjadi, maka PR bagi kita untuk menyumbang dari dampak tersebut,” kata Ruhiyat Sujana.

Ruhyat menambahkan pengalangan dana itu juga nantinya diperuntukkan untuk warga Cigudeg, yang terkena banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Jadi tujuan pengalangan dana ini untuk rakyat Palestina dan Warga Cigudeg saudara saudara kita yang terkena musibah bajir bandang,”katanya.

Ruhiyat mengatakan kegiatan ini digagas oleh Rumah Santri, dibantu oleh Pemuda Pancasila, BPPKB, KNPI, Paguyuban RT, RW, dan Komunitas Bang Bara serta Jurnalis Bogor Barat (JBB).

“Pengalangan dana ini tidak hanya dilakukan di jalur wisata juga datang ke warung-warung dan tempat wisata Gunung Salak Endah,”kata Ruhiyat.

Sementara Menurut Ketua Jurnalis Bogor Barat Iman Abdurahman, mengapresiasi kegiatan yang digagas rumah santri tersebut.

Meksipun kondisi Palestina sudah mulai membaik tidak ada lagi peperangan namun kepedulian itu harus tetap ditunjukan.

“Karena di sana banyak sekali dampak akibat peperangan yang terjadi,” ujarnya.

Apalagi kegiatan itu juga untuk warga Kabupaten Bogor yang terkena musibah banjir bandang.

“Ini kegiatan yang positif peduli palestina dan korban bencana alam yang terkena banjir bandang,”pungkasnya.***

Jebak Pejabat Pemkab Bogor, Anggota Polres Bogor Dikenai Sanksi Disiplin

Bogordaily.net – Setelah satu tahun beralu, sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor membuktikan bahwa, operasi tersebut merupakan sebuah skenario jebakan.

Fakta hukum terbaru dari perkembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT). Hal itu terbukti dalam sidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Resor Bogor pada Jumat 21 Mei 2021.

Diketahui pada tanggal 3 Maret 2020 lalu Sekretaris DPKPP Kabupaten Bogor, Iryanto, ditangkap anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor, yang kemudian menjadikannya sebagai terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi (tipikor).

Kini faktanya dari sidang disiplin anggota reskrim Polres Bogor atas laporan dengan nomor LP/41.B/VII/HUK.12.10/2020/Bid.Propam tanggal 27 Juli 2020.

Penasihat Hukum Iryanto dari LBH Bara JP, Dinalara Butarbutar mengatakan, terkait dugaan melakukan penjebakan dalam penangkapan dan penahanan seseorang, hasilnya menetapkan bahwa perbuatan penjebakan tersebut terbukti dan dijatukan sanksi disiplin.

“Hasil putusan sidang Propam tadi dan dijatuhkannya hukuman sanksi disiplin kepada anggota Satreskrim Polres Bogor ini membuktikan adanya penjebakan,” ujar Penasihat Hukum Iryanto dari LBH Bara JP, Dinalara Butarbutar kepada awak media.

Dinalara menambahkan, ini membuktikan adanya penjebakan dalam penangkapan terdakwa Iryanto dengan menggunakan tahanan benar adanya.

Hal ini sesuai dengan kesaksian para saksi yang hadir dalam persidangan di PN Bandung.

“Bahkan tahanan juga mengakui dalam persidangan bahwa dirinya sengaja dikeluarkan untuk menjebak Iryanto,” katanya.

Diketahui Anak Iryanto, Joddy Dwiki, melaporkan anggota Satreskrim tersebut dalam dugaan melakukan penjebakan dalam penangkapan dan penahanan seseorang pada 27 Juli 2020. Laporan ini dicatat dalam nomor LP/41.B/VII/HUK.12.10/2020/Bid.Propam tanggal 27 Juli 2020.

Sidang Propam Polres Bogor kemarin menetapkan anggota Satreskrim tersebut terbukti melakukan perbuatan penjebakan, dan sanksi disiplin dijatuhkan kepadanya.

“Hari ini alhamdulillah terbukti semua bahwa penangkapan papah terbukti betul ada penjebakan,” kata Joddy.

Joddy juga menegaskan, kepuasannya atas hasil sidang disiplin Propam Polres Bogor.

“Ya akhirnya ikhtiar mencari keadilan  membuka fakta adanya penjebakan dalam kasus yang menimpa ayah terbuka secara terang-benderang,” tegasnya.

Di tempat yang sama, pengacara dari LBH Bara JP lainnya, Roynald Pasaribu, juga menyatakan bahwa hasil sidang disiplin di Propam Polres Bogor ini akan menjadi tambahan bahan dirinya dalam membuat Duplik.

Yang akan dibacakan di PN Bandung pada Jumat, 28 Mei 2021, dan menguatkan fakta-fakta hukum serta kesaksian para saksi di persidangan.

“Bahan sidang disiplin Propam Polres Bogor ini akan kami bawa dan cantumkan dalam Duplik kami yang akan dibacakan pada sidang lanjutan di PN Bandung,” ujarnya.

Lanjut Roynald, menguatkan fakta hukum dan kesaksian para saksi di persidangan yang tersaji di PN Bandung dan kami yakin klien kami akan diputus bebas dalam kasus ini.

“Hari ini juga paralel dilaksanakan sidang pembacaan replik (tanggapan) Jaksa Penuntut umum atas Pledoi Kuasa Hukum Iryanto dalam kasus OTT DPKPP di Pengadilan Negeri Bandung,” pungkasnya.***

Lakukan Efisiensi di Tengah Pandemi, Laba PLN Naik 38,6 Persen

0

Bogordaily.net – Berkat efisiensi di sisi teknis dan operasional serta inovasi-inovasi, laba bersih PLN tahun 2020 naik 38,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini terjadi melalui program Transformasi PLN yang dijalankan sejak April 2020 lalu, membuahkan kinerja keuangan PLN meningkat signifikan di tengah masa pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Pada tahun 2020, PLN berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 5,9 Triliun, posisi ini naik Rp 1,6 Triliun dibandingkan perolehan laba bersih tahun 2019 sebesar Rp 4,3 Triliun.

Laba

Laporan keuangan tahun 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC Indonesia) dengan Opini Tanpa Modifikasian dan dirilis pada tanggal 24 Mei 2021, menunjukkan kenaikan tersebut.

Laba bersih PLN tahun 2020 tersebut dapat bertambah sebesar Rp 13,6 Triliun, apabila tidak mempertimbangkan pencatatan unrealised loss selisih kurs sebesar Rp 7,7 Triliun.

Serta tambahan pengakuan pendapatan dari penyambungan pelanggan sebesar Rp 5,9 Triliun, jika pencatatannya dilakukan sama seperti tahun 2019 yang belum menerapkan PSAK 72.

Program Transformasi yang berjalan sejak tahun lalu telah memperkuat daya tahan PLN di situasi pandemi, bahkan dapat membukukan peningkatan laba bersihnya.

Labaa

Meskipun sebagian besar bisnis tengah menghadapi pandemi Covid-19 yang juga menyebabkan perekonomian nasional menurun, PLN berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 345,4 Triliun.

Dari jumlah tersebut, pendapatan penjualan tenaga listrik mencapai Rp 274,9 Triliun, termasuk didalamnya subsidi stimulus Covid-19 sebesar Rp 13,8 Triliun membantu 33 juta pelanggan.

Selain itu terdapat pendapatan subsidi sebesar Rp 48,0 Triliun yang menjangkau 37 juta pelanggan dan kompensasi Rp 17,9 Triliun, untuk 42 juta pelanggan.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari Transformasi PLN, yang berfokus pada peningkatan pendapatan dan menurunkan biaya pokok penyediaan, serta peningkatan layanan. Korporasi beralih dari strategi supply driven ke demand driven, inovasi-inovasi menciptakan kebutuhan dari pelanggan baru dan eksisting, dan digitalisasi untuk menekan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) Listrik,” tambah Zulkifli.

“PLN beradaptasi dengan tantangan untuk menambah revenue perusahaan sekaligus mendukung perkembangan dunia industri, yaitu melalui akuisisi captive power di industri, elektrifikasi sektor agrikultur dan perikanan, serta migrasi ke kompor listrik atau electrifying lifestyle,” terang Zulkifli.

Dalam upaya meningkatkan pendapatan dan pelayanan kepada pelanggan, PLN juga mengembangkan lini usaha di luar kelistrikan dan melakukan optimalisasi aset PLN, antara lain membangun layanan internet dan infrastruktur kendaraan listrik.

Laba naik

Kemudahan layanan dilakukan melalui Super Apps PLN Mobile, yang merupakan layanan PLN yang tadinya belum terintegrasi, sekarang sudah menyatu dan terkonsolidasi, sehingga pelanggan dapat menggunakannya dengan sangat mudah dan cepat.

“Dengan peningkatan laba bersih tersebut, terbukti bahwa program Transformasi dapat kami katakan berjalan sesuai rencana dan target,” ujar Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, selain upaya efisiensi, korporasi yang dipimpinnya juga meningkatkan pengelolaan berbasis Good Corporate Governance (GCG), pengendalian likuiditas yang ketat, memperkuat pengelolaan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan yang hati-hati.

“Di sisi pengelolaan keuangan, PLN juga membangun “Cash War Room” yang dikelola secara prudent dan dimonitor on daily basis, Management Information System yang terintegrasi, dan sistem pengadaan yang sebagian besar terdigitalisasi,” papar Zulkifli.

Dengan seluruh langkah efisiensi dan penghematan ini, sepanjang tahun 2020, PLN mampu menurunkan beban usaha dengan cukup signifikan.

Dari yang semula beban usaha sebesar Rp 315,4 Triliun di tahun 2019, menjadi hanya sebesar Rp 301,0 Triliun di Tahun 2020.

Artinya, ada pengurangan sebesar Rp 14,4 Triliun pada beban usahanya.

Usaha-usaha di atas akan terus dilakukan dalam rangka mewujudkan Transformasi PLN menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan Nomor 1 Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi. Adv

Pembakar Alquran Tertangkap Pelakunya Ternyata Pria

0

Bogordaily.net – Video pembakaran Alquran viral di media sosial. Video aksi pembakaran Alquran itu diunggah oleh akun @farhanah_santoso_2425.

Akunnya sudah dihapus oleh pihak Instagram tapi unggahan-unggahan akun tersebut sudah sempat diabadikan oleh netizen.

Saat ini Kepolisian telah mengamankan pelaku pembakar Alquran yang videonya viral. Bila sebelumnya disebutkan pelaku merupakan wanita, ternyata seorang pria karena akun tersebut banyak terdapat foto wanita.

Namun setelah ditelusuri oleh pihak Kepolisian, ternyata pelakunya adalah seorang pria. Orang yang mengunggah video tersebut bukanlah pemilik akun yang sebenarnya.

Pemilik akun mengaku bukan dirinya yang mengunggah ataupun membakar Alquran saat diperiksa. Perempuan itu juga mengaku namanya dicatut oleh pemilik akun @farhanah_santoso_245.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah membenarkan penangkapan tersebut. Namun belum dijelaskan detail kronologi penangkapan.

“Benar pelaku ditangkap.” ujar Azis, Senin (24 Mei 2021)

Pelaku ditangkap di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat pada Senin pukul 01.00 WIB. Azis mengatakan, penjelasan detail kasus ini akan disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya.

“Nanti Kabid Humas Polda Metro Jaya yang berikan statement,” tambah Azis.***

 

Wanita Bakar Alquran dan Hina Palestina Viral di Media Sosial

0

Bogordaily.net – Video aksi pembakaran Alquran di unggah oleh akun @farhanah_santoso_2425. Akunnya kini sudah dihapus oleh pihak Instagram. Tetapi unggahan-unggahan akun tersebut sudah sempat diabadikan oleh netizen.

Kali ini pelecehan terhadap kitab suci umat Islam itu dibakar oleh seorang wanita. Aksinya pun menjadi sorotan netizen karena videonya viral di media sosial.

Belum diketahui identitas pemilik akun tersebut. Namun, di biodata Instagram-nya ia menuliskan bahwa akunnya terebut khusus untuk non Muslim. Dia juga menulis “Open BO Peninggaran Timur 1” pada keterangan biodata.

Dalam keterangan video yang diunggah oleh akun tersebut dia melakukan pembakaran Alquran dalam rangka merayakan banyaknya warga Palestina yang tewas diserang Israel.

Terlihat dalam video sebuah Alquran dengan api yang menyala di bagian bawahnya. Sementara di bagian lain terlihat api sudah padam dan ada bekas terbakar.

“Rayakan kemenangan. Terima kasih Israel telah mengurangi belatung muslim dongook pembuat teror,” tulis akun tersebut pada unggahan videonya.

Tidak hanya membakar Alquran saja, ia juga mengunggah foto anak-anak Gaza korban yang tewas akibat serangan Israel dan menyebutnya mampus.

“Turut berbahagia atas mampusnya warga Gaza,” tulisnya.

Aksi wanita ini pun viral dan menuai kecaman dari netizen. Banyak yang meminta polisi mencari pemilik akun tersebut dan memprosesnya secara hukum tidak hanya sekadar minta maaf saja.***

 

 

Pembukaan Ngajar Ngabring (Jaring) oleh Bogor Youth Forum

0

Bogordaily.net – Ditengah kondisi pandemi Covid-19 Komunitas Bogor Youth Forum (BYF) mengadakan kegiatan Ngajar Ngabring (Jaring) bagi masyarakat khususnya Kecamatan Bogor Utara.

Kegiatan jaring ini dilakukan untuk mengatasi rasa rindu anak-anak, dengan kegiatan sekolahnya dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

“Karena pada masa pandemi kita melihat anak-anak usia dini yang duduk di bangku sekolah dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing, sudah kurang lebih satu tahun tidak mengalami kegiatan belajar dan berinteraksi dengan teman sebayanya,” ucap Dendi, salah satu Perintis Bogor Youth Forum.

Lanjutnya, selain itu, BYF sudah mendengar keluhan para orang tua yang sudah kewalahan untuk mendidik anaknya seperti layaknya sekolah, maka dari itu dirinya mencoba untuk lebih responsif dengan keadaan ini.

Kegiatan belajar mengajar Jaring ini di support penuh oleh Halaman atau Cafe Eyang, yang berkolaborasi bersama Paguyuban Tarikolot, dan Forum Anak Kecamatan Bogor Utara (Fabogut).

Jaring
Suasana kegiatan Ngajar Ngabring (Jaring) oleh Komunitas Bogor Youth Forum (BYF) pada Sabtu 22 Mei 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Lalu Kabupaten Bogor Mengajar, Akselerasi Kompetensi Anak Negeri, Laskar Koin Seribu, Sekolah Bersama Yuk, hingga Gerakan Mengajar Desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Komunitas Bogor Youth Forum pada pemilihan tempat yang sesuai dengan kriteria anak-anak. Jujur disini anak-anak masih perlu bimbingan dan pendidikan kembali setelah pembelajaran secara online. Dan melihat konsep kurikulum dalam Jaring ini sangat menarik, maka kami siap support,” ujar Ketua Paguyuban Tarikolot Ciluar.

Skenario pembukaan yang dibuka secara langsung oleh Bapak Marse Hendra Saputra, S.STP selaku Camat Kecamatan Bogor Utara yang membuka semangat untuk kegiatan ini.

Selain dari beberapa komunitas yang tergabung, ada beberapa Relawan Umum sebagai pengajar kurikulum anak-anak ikut bangga dan hebat kepada Camat Bogor Utara yang bisa langsung turun pada Masyarakat.

Walaupun skenario yang dibuat dikemas secara ringkas mulai dari Pertunjukan Silat, Penanaman Pohon, Pengenalan lokasi kegiatan, hingga pengenalan anak-anak dengan jumlah 30 Anak sebagai peserta didik nanti.

“Saya merasa Jaring ini perlu didukung penuh. Karena kenapa? Melihat isi kurikulum tentang Sejarah, Calistung, Pembelajaran Agama, Meraih Mimpi dan pembelajaran lainnya masuk dalam kurikulum yang membuat kegiatan mengajar untuk anak-anak pas untuk diaplikasikan. Lebih dari 6 Bulan kita merasa bahkan para Orang Tua pun bosan dengan aktivitas pembelajaran Online yang berada di rumah, untuk itu kegiatan inu hadir sebagai penyegaran anak-anak untuk bermain dan belajar kembali dialam terbuka,” ujar Camat Bogor Utara dalam arahannya.

Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan yang berjalan selama 6 pekan pada setiap sabtu dan minggu dengan Protokoler Kesehatan menggunakan 5M.

Ngajar
Anak-anak Pertunjukan Silat saat Ngajar Ngabring (Jaring) oleh Komunitas Bogor Youth Forum (BYF) pada Sabtu 22 Mei 2021.(Istimewa/Bogordaily.net)

Kondisi alam terbuka tidak membuat keterbatasan peserta sesuai aturan Satgas Covid Kecamatan Bogor Utara.

“Kegiatan belajar ini tetap dilaksanakan dengan aturan Prokes yang ada sesuai dengan arahan Satgas Covid Kecamatan Bogor Utara. Peserta didik selalu menggunakan Masker bahkan pada setiap masuk kurikulumnya wajib dengan namanya mencuci tangan terlebih dahulu,” tambahnya.

Kemudian, kata Marse, tujuan utama diadakannya Jaring sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat langsung, semoga dengan pembelajaran pada kurikulum yang telah dibuat menjadi acuan utama, untuk mencerdaskan generasi anak-anak bangsa saat ini.

“Terima kasih kepada Paguyuban Tarikolot yang telah mensupport semuanya pada giat ini, serta terima kasih untuk Fabogut dan juga kominitas partner lainnya yang telah bersedia mendampingi serta memberikan pengajaran bagi anak-anak,” tutur Melly sebagai Ketua Pelaksana.

Kegiatan positif ini juga didukung oleh Muspika Bogor Utara dan juga pihak Media Partner serta Sponsorship, diantaranya Bogordailynews, Bogor.terkini.id, Mhtnesia Center, Bogorchannel.id, Jabaronline, Kilasberita.id.

Kemudian Jabar.indonesiasatu.co.id, Official Bogor kita, Kuyou.id, Halobogor, Heibogor, Suara Indonesia, Jabar.net, Sorotrakyat.com, Onlinenews.bin, Haluan rakyat.id, Jurnal bogor, Jendelakita.

Bahkan Bogor24update, Relawanhits, ACT Bogor, La Vida, Yamaha Ramarayo Motor Bogor, SIlaru Adventure, Baby Fish, Sonjak Indonesia dan Saninten Indonesia.***