Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7296

Rizal Ramli Dituduh Rasis saat Kritik China dan Etnis Tionghoa

0

Bogordaily.net – Pakar Ekonomon Senior Indonesia Dr. Rizal Ramli dituduh rasis, saat mengkritik China dan etnis Tionghoa di panggung Indonesia Lawyers Club (ILC) bertajuk “Corona: Setelah Wabah, Krisis Mengancam?” pada Selasa malam 21 April 2021.

Dengan tegas dan lugas, RR sapaannya, mengatakan agar Indonesia jangan lagi jadi antek China.

Pada awalnya RR mengurai bahwa, terdapat tiga negara yang diprediksi oleh para analis akan menjadi super power dalam 10 tahun mendatang, yaitu Vietnam, India, dan Meksiko.

Jika ekonom-ekonom yang ada di lingkar pemerintahan diisi orang-orang hebat, maka Indonesia bisa masuk ke urutan empat.

Tapi hebat saja belum cukup, menurutnya, mereka juga harus mampu keluar dari jerat ketergantungan dengan negeri China.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menegaskan bahwa, Indonesia harus mulai menggeser kiblat politik luar negeri dan investasi tersebut.

Indonesia harus jadi negeri sendiri yang mengutamakan kepentingan rakyat, untuk bisa menjadi negara yang super power.

“Ini waktunya menggeser politik luar negeri dan investasi kita, dari sangat pro China, antek Beijing jadi negeri kita sendiri. Ini kesempatan Indonesia jadi negeri super power,” tegasnya malam itu.

Namun demikian, oleh sejumlah pendengung di media sosial pesan brilian itu ditangkap lain, sehingga mantan Menko Maritim itu telah rasis.

RR menegaskan bahwa tuduhan itu salah alamat dan norak, dan mengingatkan orang-orang terdekatnya berasal dari beragam etnis dan agama.

“RR dituduh “rasis” itu pernyataan sangat norak. RR itu paling plural, alm istri Tionghoa, anak angkat Katolik & Protestan. Teman-teman Tionghoa RR banyak sekali,” jawabnya dikutip dari rmol, pada Kamis 23 April 2021.

Rizal Ramli memberi pencerahan kepada para pendengung bahwa yang dia kritik adalah China sebagai negara, yaitu Republik Rakyat China yang dipimpin Xi Jinping. Bukan etnis Tionghoa.

“Yang dikritik itu negara China (RRC), bukan etnis Tionghoa,” tegasnya.

Rizal Ramli menilai pemerintah sudah sangat pro dengan RRC, sehingga merugikan rakyat dan kepentingan nasional, termasuk soal corona.

“Ingat UUD kita mewajibkan kita untuk melaksanakan politik luar negeri “bebas aktif”, tidak ikut blok apapun (non-alligned),” tutupnya.Adv

Sholat Taubat di Malam Lailatul Qadar

0

Bogordaily.net – Setiap orang pasti tidak pernah luput dari kesalahan disengaja maupun tidak, maka dianjurkan untuk melakukan sholat taubat.

Dengan tujuan dengan mengakui semua kesalahan kepada Allah, dan berjanji untuk tidak pernah mengulangi lagi.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma’arif mengatakan, sholat taubat merupakan sholat sunah yang dilakukan untuk memohon ampunan Allah, dari segala dosa-dosa yang diperbuat semasa hidup.

“Ada sholat taubat seperti sholat hajat. Jadi kalau orang kalau merasa berdosa dan ingin diampuni oleh Allah mengambil air wudhu dan melakukan sholat dua rakaat kemudian memohon kepada Allah, Ya Allah ampuni dosaku” kata pria yang akrab disapa Buya Yahya ini dalam channel YouTube, Al-Bahjah TV.

Sementara itu Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin menambahkan, pada bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berdoa agar diampuni segala dosa yang telah dilakukan.

Terlebih jika doa itu dilakukan saat menyambut malam Lailatul Qadar.

“Kebahagiaan mana yang bisa menggantikan seseorang di mata Allah Ta’ala kecuali dia dimaafkan Allah, diampuni dosanya, menjadi bersih dan suci, dan ketika kita kembali menjadi tawabin, menjelma menjadi mutatohirin, menjadi orang yang bertaubat dan diterima taubatnya,” katanya, seperti dikutip dari okezone.

Ada pun tata cara sholat taubat yang bisa diakukan, khususnya dalam menyambut kedatangan malam lailatul qadar.

Membaca niat sholat taubat :

Usholli sunnatat taubati rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahitaala

Artinya: “Saya berniat salat sunah tobat dua raka’at dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Melakukan takbiratul ihram lalu membaca doa iftitah seperti pelaksanaan sholat pada umumnya.

Membaca Surah Al fatihah dan Surah lainnya yang ada di dalam Alquran.

Rukuk lalu sujud dengan tuma’ninah, kemudian berdiri kembali melanjutkan rakaat kedua dengan gerakan yang sama.

Jumlah rakaat sholat taubat sebanyak 2 rakaat, seperti shalat pada umumnya, pada rakaat terakhir membaca tahiyat akhir lalu setelah itu salam.

Terakhir adalah istighfar sebanyak mungkin membaca doa sholat taubat:

Robbana dholamna anfusana waillam taghfirlana watarhamna lana kuunanna minal khosirin.

Artinya: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi,”***

Ini Tanda-Tanda Orang Mendapat Lailatul Qadar

0

Bogordaily.net – Tidak ada yang tahu pasti kapan datangnya Malam Lailatul Qadar, diriwayatkan bahwa malam seribu bulan ini jatuh di antara sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Lailatul Qadar adalah hari istimewa dan penuh kemuliaan, untuk bisa menjumpai malam tersebut, umat Islam harus berlomba-lomba berbuat kebaikan.

Dalam hadis disebutkan, barang siapa mengerjakan amalan ibadah di Malam Lailatul Qadar, dijanjikan oleh Allah akan mendapat pahala berlipat ganda.

Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Ustadz Faozan Amar menjelaskan, orang yang mendapatkan lailatul qadar salah satunya dapat dilihat dari perilakunya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Tanda orang yang mendapatkan lailatul qadar adalah adanya perubahan pada hati, pikiran, sikap dan perilaku dalam kehidupan diri, keluarga dan masyarakat ke arah yang lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Terbaik di sini maksudnya berusaha ingin menjadi yang terbaik, di mata Allah SWT maupun manusia.

Biasanya ini dikategorikan dalam hal ibadah, juga karena sudah mengalami peristiwa spiritual yang luar biasa, maka keimanannya semakin bertambah.

Tidak hanya dalam ibadah, tapi juga kesehariannya, seperti lebih rajin dan ikhlas dalam bersedekah, serta menjauhi gibah juga mampu mengendalikan diri dan lebih toleran pada orang lain, tidak peduli golong, ras, suku, dan agama.

Orang yang mendapatkan keistimewaan lailatul qadar pasti selalu takut akan dosa, lebih berhati-hati dalam berperilaku dan berucap, agar tidak menimbulkan hal-hal yang akan merugikan.

Sebab ia tahu bahwa Allah sangat tidak menyukai seseorang yang melakukan dosa, apalagi disengaja.

Lailatul Qadar merupakan malam paling utama dari seribu bulan karena keberkahannya. Allah Ta’ala berfirman:

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkan Alquran pada malam Lailatul Qadr, tahukah engkau apakah malam lailatul qadar itu ? Malam lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan, pada malam itu turunlah melaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Allah Tuhan mereka (untuk membawa) segala usrusan, selamatlah malam itu hingga terbit fajar” (Al-Qadr/97 : 1-5).

Artinya: “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui” (Ad-Dukhan/44 : 3-6).***

Perjuangan Warga Desa Sukamulya Menghadapi Jalan yang Rusak

0

Bogordaily.net – Masyarakat Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, dihadapkan dengan persoalan jalan yang rusak.

Sudah sekian lama penduduk di sana harus berjibaku, melewati ruas jalan yang berlubang dan berdebu.

Kerusakan sejumlah ruas Jalan Raya Cicangkal Legok di wilayah Desa Sukamulya pun membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

Selain itu, kerusakan jalan juga menyebabkan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi terhambat.

Warga setempat merasa, status Desa Sukamulya sebagai Desa terluar yang berbatasan langsung dengan Provinsi Banten, tepatnya Kabupaten Tangerang itu, dianaktirikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

Warga Desa, Achmad selaku perwakilan dari warga desa menuturkan, kerusakan ruas jalan yang terjadi di wilayah tersebut diyakini akibat aktivitas truk-truk pertambangan.

Sejumlah warga desa pun mengeluhkan penyakit gangguan pernapasan, atau ISPA akibat debu.

Selain itu, jika musim penghujan, banyak kecelakaan terjadi karena kondisi jalan becek tergenang air.

Ridwan (Wong lee) mengatakan, warga sudah sering mengeluh soal kondisi tersebut ke kantor desa maupun kantor kecamatan sebagai penyambung lidah ke pemerintah daerah. Namun, nyatanya belum juga ada perhatian dari pemerintah setempat.

“Infrastruktur jalan yang hancur di Jalan Raya Cicangkal Legok mencapai 80 persen. Termasuk jalan utama yang menghubungkan wilayah Rumpin dengan Tangerang, panjangnya sekitar 7 kilometer, selama 10 tahun tak ada perbaikan,” ucapnya.

Buntut kekecewaan wargapun akhirnya dilampiaskan dengan melakukan aksi unjuk rasa.

Dengan cara menutup Jalan Raya Cicangkal Legok Desa Sukamulya dengan pohon pisang, pada Minggu 9 Mei 2021.

Tak tanggung-tanggung, ratusan warga yang berada di dekat Jalan Raya Cicangkal Legok Rumpin turun langsung ke lapangan.

Dalam aksinya, mereka memberikan sejumlah tuntutan, beberapa diantaranya adalah perbaikan infrastruktur terutama jalan.

Kemudian penerangan jalan serta pembatasan mobil-mobil bermuatan besar, dan solusi kesehatan bagi masyarakat yang terkena gangguan pernapasan.

Jika tak kunjung diperhatikan, warga desa sukamulya Rumpin menuntut pindah wilayah administratif dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat ke Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.***

Diserbu Ratusan Warga, DPC Kabupaten Bogor Gelar Food Bank

0

Bogordaily.net – Tidak disangka program Food Bank yang digelar DPC PKB Kabupaten Bogor kali ini mendapat sambutan antusias dari warga.

Ratusan nasi kotak yang telah dibeli dari pedagang kecil, langsung diserbu oleh ratusan warga.

“Awalnya kami menyangka akan kesulitan membagikan makanan ini saking banyaknya. Tapi ternyata dalam waktu singkat sudah habis, bahkan ada yang tidak kebagian,” ujar Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga.

Food bank
Suasana pembagian Food Bank di depan Mall Carefour pada hadi Sabtu, 8 Mei 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Food Bank yang diadakan partai berketua umum DPP Gus Ami ini, mengambil lokasi di depan Mall Carefour pada hadi Sabtu, 8 Mei 2021.

Meski baru dimulai pukul 17.00 WIB, nasi kotak dan paket takjil yang disiapkan langsung ludes, jauh sebelum beduk magrib.

Selain membagikannya di depan Mall, Edwin Sumarga terjun langsung membagikannya ke para pedagang kaki lima, dan para pengendara roda dua, bahkan warga yang tengah ngabuburit.

Food
Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga yang turun langsung di pembagian Food Bank di depan Mall Carefour pada hadi Sabtu, 8 Mei 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Alhamdulillah berkah untuk semua. Nasi kotak yang kami siapkan itu sekitar 600 kotak. Kalau makanan dan minuman takjil sih hampir seribu. Tapi semuanya habis,” ucapnya.

Saking tingginya antusias masyarakat, kerumunan terlihat di lokasi pembagian takjil, hal ini membuat panitia langsung bergerak cepat membagikan agar kerumunan tidak berlarut-larut.

Pada Jumat sore itu kebetulan banyak komunitas masyarakat, yang mengadakan kegiatan serupa. Tak heran keadaan jalan terlihat begitu ramai.

Dari PKB sendiri, terlihat kader milenial terjun ke jalan menyukseskan pembagian takjil.***

Pererat Persaudaraan, PAC GP Ansor Gelar Buka Bersama

0

Bogordaily.net – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Tenjolaya mengadakan buka bersama, untuk mempererat persaudaraan antara kader pada Sabtu, 8 Februari 2021.

Acara tersebut mengusung Tema Menghidupkan Spirit Kader dibulan Suci Ramadhan, yang berlangsung di Majelis Darussalam tepatnya di Tapos Tengah, Desa Tapos 2, Kecamatan Tenjolaya.

Sebelum berbuka puasa, acara diawali dengan pembacaan Tahlil dan Ratib al-Hadad, yang dipimpin oleh Ketua MDS Rijalul Ansor Kecamatan Tenjolaya sahabat Ilham Muzaki.

Selesai berbuka puasa dan shalat berjama’ah, acara dilanjutkan dengan pembahasan persiapan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), yang akan diselenggarakan di Kecamatan Tenjolaya.

“Walaupun pertama kali menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di Kecamatan Tenjolaya, Insyaallah persiapan akan direncanakan secara matang dan maksimal,” ujar Muhamad Khotibul Umam, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya saat sambutannya pada Sabtu 8 Mei 2021.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Dewan Penasihat (Wanhat) PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya, Sahabat Ahmad Koerul Umam, dan Bapak Saepudin Muhtar atau yang akrab disapa Gus Udin, Komite Percepatan Pembangunan Stategis Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatannya Sahabat Ahmad Khoerul Umam selaku Dewan Penasihat PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya, memberikan arahan.

“Bahwa sebagai tuan rumah harus memberikan pelayanan dan suguhan yang terbaik, untuk acara PKD yang akan diselenggrakan pertama kali di Kecamatan Tenjolaya,” ucapnya.

Semantara itu, disela-sela kesibukan dan jadwalnya yang padat, Gus Udin pun memberikan pesan terkait organisasi.

“Berorganisasi jangan hanya berada pada level ideologis saja, kita harus menterjemahkannya menjadi aksi kemanusiaan dan persaudaraan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

Gus udin memberikan masukan kegiatan-kegiatan yang bersifat kemanusiaan, harus menjadi prioritas program PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya.

“Dalam setiap kegiatan sahabat-sahabat harus melibatkan dan menjalin sinergitas dengan pemerintah. Kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung dengan masyarakat akan membesarkan nama organisasi,” tuturnya.

Beliau mencontohkan kegiatan yang menyentuh masayarakat langsung seperti Pelatihan Mengurusi Jenazah, dengan memberikan sertifikasi dan pembentukan unit pengurus jenazah disetiap Masjid di Kecamatan Tenjolaya.

Bagi PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya program di atas sudah direncanakan sebelumnya, dengan masukan dari Gus Udin ini, menambah keseriusan pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Tenjolaya untuk merealisasikan program-programnya.***

Ade Yasin Ingin MUI Kabupaten Bogor Ciptakan Program Penguatan Umat

Bogordaily.net – Dalam rapat Kerja Daerah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Bupati Bogor, Ade Yasin meminta supaya MUI bisa membuat program yang dapat menguatkan umat serta meningkatkan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor, untuk mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor Berkeadaban.

Itu ditegaskan Bupati Bogor saat mengikuti kegiatan Ijtima Ulama dan Rapat Kerja MUI Kabupaten Bogor Tahun 2021, di Auditorium Setda, Sabtu 8 Mei 2021.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan kolaborasi antara Pemkab Bogor dengan MUI sudah terjalin sangat baik yang selalu mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor berkeadaban.

Bahkan hanya di Kabupaten Bogor yang memasukkan Ketua MUI kedalam Forkopimda, peran para kiyai dan alim ulama sangat mendukung terhadap kesejahteraan umat di Kabupaten Bogor.

“Melalui Rakerda ini menjadi momen saya sharing dengan para ulama, berkaitan program penguatan umat di Kabupaten Bogor. Alhamdulilah bekerjasama dengan para ulama kita launching program pembinaan tahfidz Al-Qur’an,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin.

“kita juga akan menggandeng para alim ulama rencana membangun Islamic Center, termasuk legalitas pondok pesantren. Ini dalam rangka mewadahi kegiatan-kegiatan umat untuk mendorong terwujudnya kesalehan sosial dan menjadi Kabupaten Bogor berkeadaban,” tambahnya.

Kemudian Ade Yasin berharap, kegiatan Rakerda itu dapat menghasilkan program-program yang terukur yang dapat menguatkan umat di Kabupaten Bogor.

Juga dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh umat di Kabupaten Bogor sehingga ada sinkronisasi antara program pemerintah Kabupaten Bogor dengan program MUI.

“Program berkeadaban ini lahir dari para alim ulama. Berkeadaban ini adalah bagaimana kita memperbaiki mulai dari mental, spiritual, keagamaan dan lainnya, artinya memperbaiki Sumber Daya Manusia Kabupaten Bogor dari segala hal berkaitan dengan permasalahan sosial,” katanya.

Menurut Ade, saat ini permasalahan sosial di Kabupaten Bogor cukup kompleks seperti narkoba, tawuran antar pemuda, penyimpangan agama, fenomena Rojali.

Jika tidak dilakukan secara kolaborasi dengan MUI dan Forkopimda tentu itu tidak dapat diselesaikan dengan optimal dan tepat waktu.

“Alhamdulilah ini sudah bisa kita atasi dan selesaikan permasalahannya. Saya tidak bisa melakukan sendiri tanpa kolaborasi, ketika kita bersinergi informasi-informasi juga cepat saya dapatkan melalui MUI,” ucapnya.

Kalau tidak berkolaborasi mungkin Pemkab tidak bisa melakukan ini sendiri dengan Kapolres, sebatas aturan dan undang-undang, tetapi aturan-aturan yang lain itu adanya di para alim ulama jadi kalau tidak bersinergi sulit permasalahan masyarakat tidak akan selesai.

“Alhamdulillah ketika kita bersinergi, info-info Kabupaten Bogor juga cepat melalui MUI Desa dan Kecamatan. Semoga kerjasama yang baik ini bisa terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan umat di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Mukri Adji menuturkan, ditengah pandemi Covid-19 pelaksanaan Rakerda biasanya dilakukan dengan menghadirkan 1.000 ulama, kini hanya dilakukan terbatas.

Meski demikian itu tidak mengurangi semangat dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bogor berkeadaban dan penguatan umat di Kabupaten Bogor.

“Kita maksimalkan sedemikian rupa, agar kita bisa menyinkronkan antara program Pemkab Bogor dengan program kita. Kita berupaya agar dapat menguatkan umat yang akan berpengaruh terhadap kesejahteraan umat di Kabupaten Bogor,” ujar Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Mukri Adji.

Kemudian KH. Mukri Adji berkata, sinergitas itu akan terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan penanganan berbagai persoalan permasalahan sosial di Kabupaten Bogor.

Terlebih dengan adanya penegakan akidah yang dilakukan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin ini bertujuan untuk menguatkan umat di Kabupaten Bogor.

“Kekompakan, sinergitas dan kolaborasi hingga level Kecamatan dan Desa untuk merealisasikan apa yang menjadi harapan Bupati Bogor,” ungkapnya.***

Ramayana Pasar Anyar Gelar Diskon, Pengunjung Membludak

Bogordaily.net – Menjelang Lebaran 2021, pusat perbelanjaan Ramayana di Pasar Anyar Kota Bogor menggelar diskon yang mengakibatkan dipenuhi pengunjung pada Minggu 9 Mei 2021 siang.

Sejak siang tadi, pintu masuk Ramayana sudah terlihat penuh pengunjung yang memilih pakaian yang diberi potongan harga atau diskon khusus untuk lebaran.

Diskon yang diberikan untuk spesial menjelang ramadhan ini sangat bervariatif, mulai dari diskon 50 persen, 80 persen hingga pakaian beli 3 gratis 1.

Meski ramai, di pusat perbelanjaan ini tak tampak adanya pengunjung yang sampai berdesakan. Petugas keamanan pun terus berlalu lalang melakukan patroli di lokasi.

Mayoritas dari pengunjung yang datang pun terpantau mengenakan masker meskipun beberapa orang nampak terlihat ada yang tidak mengenakan masker.
Kondisi ramainya pengunjung di pusat perbelanjaan Ramayana pun membuat lalu lintas di Jalan Dewi Sartika padat merayap.

Ditambah dengan para pengunjung yang berbelanja di Pasar Anyar Bogor, banyaknya mobil melintas membuat jalan ini menyempit.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengungkapkan, bahwa kasus Covid-19 di Kota Bogor saat ini masih landai namun dia minta masyarakar jangan abai protokol kesehatan.

“Bogor masih relatif angka kasusnya masih landai, tetapi jangan sampai karena kita abai dan tidak patuh prokes kemudian sama kenaikkanya di tingkat nasional,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemkot akan memastikan melalui Disperindag untuk mengingatkan para pengelola pusat perbelanjaan di Kota Bogor. ***

Jelang Lebaran, Gus AMI Minta Kader PKB se-Indonesia Aktif Berbagi

bogordaily.net – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H yang tinggal beberapa hari lagi, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus AMI), memerintahkan kepada kader dan pengurus PKB se-Indonesia untuk turun ke bawah untuk menyapa dan membantu para warga yang kurang mampu.

Dikatakan Gus AMI- sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, sejak awal Ramadhan, dirinya sudah menginstruksikan seluruh pengurus PKB di berbagai tingkatan untuk aktif melakukan kegiatan peduli sosial.

Gus AMI

”Saat ini di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan, bulan berbagi, jangan sampai ada warga muslim, tetangga, keraban yang kurang mampu tidak bisa ikut merayakan Hari Kemenangan, Hari Raya Idul Fitri karena tidak memiliki cukup ekonomi. PKB sebagai partainya orang kecil maka kita harus peduli pada orang kecil. Peduli pada kaum duafa, para mustadh’afin,” ujar Gus AMI, Minggu 9 Mei 2021.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra ini menuturkan, sejak awal Ramadhan, pengurus PKB di semua tingkatan sudah cukup aktif melakukan kegiatan bakti sosial dengan berbagi sembako dan lainnya.

gus ami

Kendati begitu, mendekati Lebaran, cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri ini kembali mengingatkan kader dan pengurus PKB di semua tingkatan untuk menyisir jika ada warga miskin yang masih belum mendapatkan bantuan paket sembako atau dalam bentuk sumbangan lainnya.

Gus AMI menuturkan bahwa kader PKB harus aktif turun menyapa masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang serba sulit seperti saat ini akibat pandemi Covid-19. Hal yang sama juga dilakukan dalam berbgai situasi, misalnya ketika terjadi bencana banjir, longsor, letusan gunung dan kondisi sulit lainnya.

Gus AMI

”Intinya saya mengingatkan kepada seluruh kader dan pengurus PKB agar rajin menyapa warga di bawah yang memang basis kita adalah basis suara orang kecil,” katanya.

Ketua Tim Pengawas Pelaksana Penanganan Bencana Covid-19 DPR RI ini mengaku bangga karena sejauh ini di berbagai daerah, sepanjang Ramadhan tahun ini, kadernya sudah cukup aktif turun ke lapangan untuk melakukan aksi bagi-bagi sembako.

”Dengan segala sumber daya dan keterbatasan yang kita miliki, di bulan yang penuh berkah ini, kita harus terus melakukan aksi kepedulian terhadap sosial, terutama di lingkungan terdekat kita masing-masing. PKB harus hadir untuk melayani masyarakat,” katanya. ***

Food Bank Ini Diserbu Ratusan Warga

Bogordaily.net – Kegiatan ketua DPC PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga, menggelar Food Bank. Kegiatan tersebut memancing minat masyarakat, baru dimulai pukul 17.00 WIB, nasi kotak dan paket takjil yang disiapkan langsung ludes, sebelum azan magrib.

Tidak disangka program Food Bank yang digelar DPC PKB Kabupaten Bogor kali ini, mendapat sambutan antusias dari warga. Ratusan nasi kotak yang telah dibeli dari pedagang kecil, langsung diserbu oleh ratusan warga.

“Awalnya kami menyangka akan kesulitan membagikan makanan ini saking banyaknya. Tapi ternyata dalam waktu singkat sudah habis, bahkan ada yang tidak kebagian,” ujar Ketua DPC PKB Edwin Sumarga.

Selain membagikannya Edwin terjun langsung membagikannya ke para pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Siliwangi dan warga yang tengah ngabuburit.

Food Bank

“Alhamdulillah berkah untuk semua. Nasi kotak yang kami siapkan itu sekitar 600 kotak. Kalau makanan dan minuman takjil sih hampir seribu. Tapi semuanya habis,” katanya.

Hal ini membuat panitia langsung bergerak cepat membagikan agar kerumunan tidak berlarut-larut, karena saking tingginya animo masyarakat, kerumunan terlihat di lokasi pembagian takjil.

Pada Jumat sore itu kebetulan banyak komunitas masyarakat yang mengadakan kegiatan serupa.

Tak heran jika suasana sekitar tampak begitu ramai hingga membuat aparat kepolisian sibuk melakukan penertiban.

Tepat azan berkumandang, ada beberapa kader PKB yang tidak sempat menikmati makanan takjil lantaran kehabisan.***