Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 7313

Pelaku Rekayasa Babi Ngepet Ditangkap Polisi

0

 

Bogordaily.net – Pelaku rekayasa Babi Ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Ustad Adam Ibrahim dan ketujuh orang lainnya ditangkap polisi.

Delapan orang pelaku tersebut mereka yasa dan membuat skenario soal babi ngepet seolah benar-benar ada di kampungnya.

“Kalau otak pelaku adalah tersangka di belakang saya, tapi peserta ada 8 orang, termasuk pelakunya,” kata Kapolresta Depok, Kombes Imran Siregar kepada wartawan di Polresta Depok, Kamis 29 April 2021.

Kepada waartawan Imam mengungkapkan pelaku Adam Ibrahim dan tujuh lainnya sengaja membuat rekayasa soal babi ngepet karena ingin menjadi tenar atau viral.

“Tersangka ini bekerja sama dengan kurang lebih delapan orang, mengarang cerita tersebut, seolah-olah babi ngepet itu benar, ternyata itu rekayasa tersangka dan teman-temannya,” tutur Imam.

Imam mengatakan Adam dan ketujuh pelaku lainnya mempunyai peran masing-masing dalam rekayasa babi ngepet tersebut sehingga terlihat seperti benar adanya. Tempat dan waktu kejadian pun telah diatur agar nyambung dari awal hingga akhir.

“Masing-masing ada peran, ada yang nangkap, ada yang ngaku telanjang. (Tapi) itu bukan telanjang. Ada yang membunuh babinya, memotong, menguburkan, masing-masing perannya sudah ada,” ujar Imam.

Atas aksi rekayasa  tersebut Adam Ibrahim meminta maaf dan mengungkapkan tujuan dibuatnya rekayasa untuk menyelesaikan permasalaah warga yang resah karena kehilangan sejumlah uang.

“Atas kejadian ini saya mohon maaf terutama kepada warga Bedahan untuk seluruh warga Indonesia dan ini bukan pengalihan isu atau apa pun. Ini rekayasa saya pribadi untuk menyelesaikan apa yang diskusikan kepada saya tentang kejadian hilang itu tidak ada lagi,” ucap adam Ibrahim dilansir dari Detik.com. ***

 

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Harus Bersinergi dengan Pemerintah

0

Bogordaily.net – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Dedie A Rachim, meminta supaya Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor dapat berinergi dengan pemerintah serta memiliki gagasan baru untuk pembangunan Kota Bogor.

Hal itu disampaikan Dedie saat membuka Orientasi Andalan Tahun 2021 di Aula SMA Negeri 7, Kota Bogor, Kamis 29 April 2021.

Dedie menyampaikan, arahan terkait dengan kinerja pramuka Kota Bogor ke depan, salah satu nya mengenai terobosan baru yang harus diciptakan.

“Di era seperti sekarang ini, terobosan-terobosan baru di ciptakan. Terutama bagi anggota Kwarcab Kota Bogor yang harus terus memberikan kontribusi dan gagasan untuk Kota,” ujar Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Lanjut Dedie, sesuai dengan tema Orientasi yakni ‘Membangun Persepsi Bersama dalam Meningkatkan Sinergitas Menuju Kwarcab Kota Bogor Terdepan’.

Kemudian Dedie mengingatkan, para anggota agar terus bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Sesuai dengan visi misi yang ada di kepramukaan.

Sehingga dalam setiap kegiatan kepemerintahan, ada peran dari para anggota Kwarcab. Apalagi Kota Bogor saat ini masih dihadapi dengan tantangan masa pandemi Covid-19 yang masih belum usai.

Sehingga, tugas dan fungsi pramuka harus diikutsertakan dalam penanganan wabah tersebut.

“Kwarcab Kota Bogor harus selalu memberikan dukungan penuh kepada Pemkot Bogor di dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Kita sudah bentuk Tim Walet, kita ikutsertakan dalam proses pemberian vaksin masalny,” katanya.

Dalam Orientasi, Dedie mengungkapkan, jika kegiatan di tahun 2021 ini juga tak lepas dari upaya-upaya untuk memutus rantai pandemi.

Yang pasti, apapun kegiatannya, Kwarcab harus berkolerasi dengan langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Bogor.

“Saya juga berterima kasih dan meminta juga kepada seluruh anggota pramuka untuk bisa menjadi teladan dan memberikan contoh bagi masyarakat Kota Bogor,” ungkapnya.***

Langkah Awal Menciptakan Keluarga Sehat dengan Premarital Check Up di RSIA Nuraida

0

Bogordaily.net – Untuk mengawali bahtera rumah tangga, ciptakanlah keluarga yang sehat dengan melakukan Premarital Fertility Check Up.

Premarital Fertility Check Up merupakan pemeriksaan kesehatan pra nikah, yang dilakukan oleh kedua pasangan atau calon pasutri.

Hal ini merupakan sebuah tindakan pencegahan yang wajib dilakukan, untuk mencegah terjadinya permasalahan kesehatan pada diri sendiri, pasangan, maupun keturunan ke depannya.

Ingin tahu lebih jelas Premarital Fertility Check Up, ikuti webinar dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida Bogor pada Jumat, 30 April 2021 pukul 11.00 sampai 15.00 WIB.

Spesialis obstetri dan ginekologi konsultan fertilitas, endokrin, dan reproduksi Dr Lukman Hakim Muchsin, SpOG K. MARS, akan menjelaskan lebih lanjut terkait pemeriksaan kesehatan pra nikah.

Untuk pendaftaran dapat melalui link bit.ly/FormWebinarPremarital atau scan barcode pada foto.

Sebelumnya, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nuraida Bogor pernah memberikan edukasi melalui sapa sahabat di akun instagramnya @rsianuraida.

Sapa Sahabat #09, RSIA Nuraida menjelaskan nyeri pada vagina, saat hamil trisemester akhir bersama dokter spesialis obgyn RSIA Nuraida dr. Ramadina Huliah, SpOG.

Materi ini dijelaskan karena, beberapa calon ibu mungkin merasakan hal yang tidak nyaman saat berada di usia kandungan ini.

Selama 6 menit 51 detik, dr. Ramadina Huliah, SpOG memberikan pemaparan dan solusi terkait hal tersebut.

“Walau tidak nyaman, rasa nyeri atau sakit pada vagina merupakan hal yang wajar saat kehamilan, biasanya ada beberapa 4 faktor,” jelas dr. Ramadina Huliah, SpOG.

4 faktor yang membuat nyeri yaitu, kehamilan yang kesekian kali, sang ibu hamil pernah jatuh terkena tulang ekor, hamil anak pertama dan kandungannya besar, atau ada trauma masa kecil dari bagian sekitar pinggul.Adv

FLNG Prelude Shell Terancam Batal Beroperasi, Netizen: Rizal Ramli Bravo!

0

Bogordaily.net – Seorang netizen memuji Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli terkait FLNG Prelude Shell yang terancam batal beroperasi.

Menanggapi berita tersebut, salah seorang netizen mengatakan “bravo” terhadap Rizal Ramli.

“Pak RR, You are right again on your argument for Onshore Masela. Bravo !” ujar netizen itu kepada Rizal Ramli di Jakarta, pada Rabu 28 April 2021.

Rizal Ramli mengatakan bahwa, sejak awal dirinya tidak setuju dengan pembangunan kilang minyak di laut atau dilakukan secara terapung.

Mantan Menko Kemaritiman itu lebih memilih membangun kilang minyak di darat (Onshore), pasalnya kilang minyak di darat itu lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil.

“Ada pejabat-pejabat yang waktu tahun 2015-2016 ngotot supaya Masela dibuat jadi offshore, hanya karena informasi yang di feed oleh Shell dan Inpex Jepang,” ujar ekonom senior tersebut.

Seperti diketahui, Royal Dutch Shell (Shell) bersama Inpex Jepang berencana membuat FLNG diblok abadi Masela, Maluku. Tapi rencana itu ditolak keras oleh Dr. Rizal Ramli selaku Menteri Koordinasi Kemaritiman waktu itu.

Akhirnya pemerintahan Jokowi setuju terhadap kilang gas Masela diproses di Darat (On Shore), yang berdampak ganda terhadap pertumbuhan wilayah Indonesia Timur.

Sebelumnya, para pengamat mulai mempertanyakan kapal senilai $ 12 miliar bernama Prelude yang seharusnya merevolusi industri gas alam cair (LNG).

Prelude yang dibangun oleh Royal Dutch Shell, dirancang untuk berpindah dari satu ladang gas lepas pantai ke ladang gas lainnya, untuk menghindari kebutuhan akan struktur dan jaringan pipa lepas pantai yang mahal ke fasilitas pemrosesan gas berbasis pantai, dilansir dari forbes.com pada Senin 26 April 2021 lalu.

Teorinya tetap utuh tetapi hasil praktisnya tidak menggembirakan, yang merupakan salah satu alasan mengapa rencana awal Shell untuk membangun armada kapal LNG terapung, yang secara teknis diklasifikasikan sebagai tongkang, telah ditunda.

Berita dari Shell tentang Prelude, kapal berbobot 600.000 ton yang ditambatkan 300 mil di lepas pantai barat laut Australia, sangat minim sejak biaya konstruksi meningkat tajam.

Pemasangannya telah tertunda selama bertahun-tahun, dan upaya berulang untuk memulai produksi gagal karena masalah peralatan.

Hasil akhirnya adalah bahwa eksperimen berani yang dimulai dengan membangun tongkang yang lima kali lebih besar dari kapal induk terbesar AS, telah memalukan Shell dan meredam teori produksi LNG terapung.

Secara finansial, Prelude juga terbukti menjadi beban berat bagi Shell yang terpaksa menghapus sebagian besar biaya konstruksi, sementara tidak pernah mengakui bahwa eksperimen tersebut telah gagal. Adv

Bukan Lewat Babi Ngepet, Ini 4 Pekerjaan yang Bisa Dilakukan di Rumah

0

Bogordaily.net – Seorang ibu di Depok, menjadi viral setelah menuduh tetangganya menggunakan pesugihan babi ngepet, karena dianggap menganggur namun banyak uang. Namun jangan salah, ada 4 pekerjaan dari rumah yang menghasilkan uang.

Ibu tersebut pun curiga bahwa tetangganya melakukan pesugihan, dan dalang sosok di balik babi ngepet.

Berita ini menjadi viral lantaran sang ibu mengungkapkan tetangganya menjadi kaya secara tiba-tiba, padahal tetangganya tersebut terlihat pengangguran.

Nyatanya, di era digital dan berkembang seperti sekarang, pekerjaan tidak harus dilakukan di luar ruangan atau di kantor. Saat ini banyak pekerjaan yang dapat dilakukan di rumah.

Ini dia 4 pekerjaan menghasilkan uang yang dapat dilakukan di rumah saja :

1. Freelancer

Freelancer atau yang biasa disebut dengan pekerja lepas, adalah salah satu pekerjaan yang dapat dilakukan dari rumah.

Dimana saat ini pekerjaan tersebut sudah menjadi trend, di kalangan anak-anak milenial saat ini.

Freelancer bisa dilakukan dimana saja dan tidak terikat dengan waktu, dan akan mendapatkan bayaran dari client.

Pendapatan freelancer bisa fantastis tergantung jenis pekerjaannya, untuk freelance programmer dan pengembang perangkat lunak gaji belasan juta.

2. Design Grafis

Desain grafis adalah pekerjaan yang fleksibel dan bisa dilakukan di rumah, jika mempunyai skill design yang sangat baik, pekerjaan ini sangat begitu menjanjikan untuk menghasilkan uang.

Banyak perusahaan – perusahaan bahkan bisnis online, memakai jasa seorang design grafis untuk mempromosikan bisnisnya.

3. Penulis

Menjadi penulis adalah pekerjaan yang bisa dikerjakan dirumah dan bisa menghasilkan uang paling mudah sekali dilakukan, karena hanya membutuhkan keahlian menulis yang baik.

Jika memiliki keahlian dalam bidang ini, banyak sekali pekerjaan yang tersedia karena banyak perusahaan yang membutuhkan penulis.

4. Bisnis Online

Bisnis online seperti kerajinan tangan, lukisan,makanan dan lain-lain dapat dilakukan di rumah.

Menjual dan mempromosikannya melalui market place, lalu saat ada yang membeli barang dapat dikirim ke jada pengantar, atau di jemput ke rumah sehingga tak perlu repot-repot pergi mengantar paket. ***

Jumlah Korban Keracunan Massal Magetan Bertambah Jadi 47 Orang

0

Bogordaily.net – Puluhan warga di desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, Magetan mengalami keracunan massal usai menyantap nasi bungkus saat acara buka puasa bersama, pada Rabu 28 April 2021.

Awalnya korban keracunan usai menyantap nasi bungkus dengan lauk ikan dan ayam bakar berjumlah 27 orang, namun belakangan korban bertambah menjadi 47 orang.

Peristiwa keracunan massal tersebut diketahui saat seorang warga mengalami muntah berak (Muntaber) sekitar pukul 21.00 WIB.

Ternyata tak hanya seorang itu saja, para warga lain pun mengalami hal yang sama.

Lalu warga yang mengalami keracunan segera dibawa ke Puskesmas Plaosan, untuk menjalani perawatan.

Karena banyaknya warga yang keracunan, sehingga warga harus menunggu pemeriksaan bergantian di ruang tunggu.

Wahyudiarto selaku kepala Desa memperkirakan jumlah warga yang mengalami keracunan akan bertambah, mengingat jumlah warga yang hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut lebih dari 100 orang.

“Tidak menutup kemungkinan korban keracunan makanan itu bisa bertambah hingga ratusan, karena undangan bukber ada seratus orang lebih,” ujar Wahyudiarto.

Beberapa korban keracunan massal sudah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan, karena kondisinya sudah membaik.

“Kebanyakan memang rawat inap untuk diinfus, tetapi ada beberapa yang sudah pulang untuk rawat jalan,” tutur Kapolsek Plaosan AKP M Munir di Puskemas Plaosan dikutip dari Suaracom, pada Rabu 28 April 2021.

Pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan penyelidikan, untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya keracunan masal di Magetan tersebut.***

Menteri Agama Melarang Santri Mudik untuk Lebaran

0

Bogordaily.net – Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qouma, secara resmi melarang santri di seluruh Indonesia, untuk mudik di lebaran 2021.

Gus Yaqut menegaskan bahwa, pemerintah akan memberlakukan peraturan yang sama untuk seluruh masyarakat tidak terkecuali santri.

Sementara wakil Presiden, Ma’ruf Amin sebelumnya meminta pengecualian dari aturan larangan mudik, agar santri bisa pulang ke rumah di hari lebaran.

Gus Yaqut mengerti akan permasalahan yang dialami pesantren karena aturan ini, tapi pengasuh dan orang tua pun harus mengerti akan keadaan ini.

“Untuk itu, kami meminta dengan sangat hormat kepada para pengasuh, santri, maupun orang tua santri untuk bisa memahami aturan ini demi menjaga keselamatan jiwa kita bersama dari ancaman paparan virus Covid-19,” kata Gus Yaqut seperti dikutip dari Pikiranrakyat, pada Rabu 28 April 2021.

Sangat penting untuk diketahui, Gus Yaqut sebelumnya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) No 04 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021.

“Dikhawatirkan pergerakan santri ke berbagai daerah dalam waktu bersamaan, mengakibatkan paparan virus terjadi di anggota keluarga dan menjadi klaster baru Covid 19,” Ujar Gus Yaqut.

Menurutnya, kesuksesan upaya pengendalian Covid-19 sebagaimana tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

“Ini juga banyak dipengaruhi, sejauh mana masyarakat bisa mematuhi dengan baik isi aturan tersebut,maka dengan resmi kami melarang santri untuk mudik, ” tutup Gus Yaqut.***

Presiden Jokowi Temui Keluarga Kru KRI Nanggala 402

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Jawa Timur untuk bertemu dengan keluarga kru KRI Nanggala 402 di Shelter Lanudal Juanda Sidoarjo pada Kamis 29 April 2021.

Dalam kunjungan tersebut Jokowi memberikan santunan, dan ucapan duka citanya.

“Bapak ibu sekalian keluarga besar KRI Nanggala 402, atas nama negara, atas nama pemerintah, atas nama rakyat, saya menyampaikan berduka cita yang mendalam atas gugurnya para patriot KRI Nanggala 402,” ucap Jokowi.

Presiden Jokowi dalam live di Youtube Sekretariat Presiden pun mengatakan, akan membangun rumah untuk keluarga kru Kapal Nanggala 402 yang gugur di perairan Bali.

“Kemudian juga dari kami, nanti ibu-ibu sekalian akan juga dibangunkan rumah yang tepatnya akan nanti mengikuti ibu-ibu semuanya. Bisa di Gresik, bisa di Sidoarjo atau di tempat lain,” kata Presiden Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga mengatakan akan menaikan pangkat satu tingkat kepada Kru KRI Nanggala-402 yang gugur, serta menjamin pendidikan putra-putri yang ditinggalkan hingga perguruan tinggi.

“Kemarin sudah saya sampaikan bahwa pemerintah akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat, atas pengorbanan beliau-beliau pada negara dan juga kemarin kita sampaikan untuk putra-putri dari ibu sekalian, akan diatur oleh negara agar bisa sampai kuliah di perguruan tinggi seperti yang saya sampaikan pada Panglima dan KSAL,” tutur Jokowi.

Jokowi pun mengatakan kepada keluarga korban, jika ingin ada yang disampaikan bisa melalui Panglina TNI ataupun KSAL.

“Saya rasa itu mungkin sedikit yang bisa saya sampaikan di kesempatan ini. Kalau misalnya ada keinginan dan masukan yang ada, silakan disampaikan kepada Panglima TNI ataupun KSAL,” ucap Jokowi.***

Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka Kasus Mafia Karantina

0
Bogordaily.net – Polda Metro Jaya tetapkan 4 tersangka dalam kasus Mafia karantina terkait lolosnya 4 orang warga negara India melalui Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
Keempat tersangka Mafia Karantina tersebut berinisial JD, RW, S dan GC, salah satunya pensiunan Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Sunarso alias S.
Ketiga tersangka membantu meloloskan tersangka JD, masuk ke Indonesia tanpa prosedur karanina selama 14 hari.

RW atau Raga Wicaksono adalah anak dari tersangka S atau Sunarso yang mana merupakan pensiunan Dinas Pariwisata DKI Jakarta, diketahui memegang kartu pas Bandara Soekarno Hatta.

“Tahu seluk-beluk bandara bahkan bisa keluar. Kami masih dalami kartu pas-nya termasuk anaknya sendiri si RW,  bisa ada kartu pas keluar masuk bandara,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, pada Rabu 28 April 2021.

Tak hanya Sunarso, RW selaku anak dari Sunarso pun memegang kartu pas Bandara Soekarno Hatta, berperan untuk menjemput JD.

“Kita dalami semua termasuk adanya kartu pas yang memang saudara S yang mengatur mulai dari menjemput, ini memiliki kartu pas. Dia dulu mantan pegawai, pensiunan dari Pariwisata DKI, sudah pensiun,” ujar Yusri dilansir dari Detikcom.

Saat ini polisi telah menyita kartu pas Bandara Soekarno Hatta milik Sunarso.

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Mereka tak ditahan karena ancaman pidananya di bawah lima tahun penjara.

Untuk tersangka GC yang berperan dalam memasukan data JD ke hotel untuk karantina, namun hal tersebut hanya untuk formalitas agar seolah-olah JD melakukan karantina.

Dari aksinya yang memalsukan data karantina tersebut, GC mendapat uang sebesar Rp 4 juta dari tersangka JD. ***

Dukungan Keluarga, Pemacu Semangat Tokoh Perempuan PAN Irni Arnita

0

Bogordaily.net – Menjadi seorang yang aktif dan terjun di dunia politik memang tentunya sangatlah sibuk.

Terlebih menjadi seorang ibu dan juga istri tentu harus bisa membagi waktu, serta mendapatkan dukungan dari berbagai pihak manapun.

Irni Arnita Nasution, seorang tokoh perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) yang merupakan seorang ibu dan juga istri tentu sangat harus mampu membagi waktunya, dalam keluarga dan menjalankan tugas yang ia kerjakan.

Dalam hal ini tentu sangat butuh dukungan, terutama dari suami dan anak.

Irni mengungkapkan, kesibukannya sebagai orang yang terjun ke dunia politik sangat mendapat dukungan yang positif dari kedua orang tua, suami bahkan sampai anak-anaknya pun mendukung serta memberikan support tanpa henti.

“Alhamdulillah kita saling support satu sama lain, terutama suami yang selalu memberikan support tanpa batas, anak-anak pun sudah mengerti dengan dunia ibunya seperti ini,” ujar Irni kepada Bogordaily.net.

Irni menambahkan, kalau ia dan suami tidak pernah memakai Asisten Rumah Tangga (ART) dalam mengurusi rumah dan anak, karena keduanya saling mengisi satu dan membantu satu sama lain.

“Saya tidak pakai ART, jadi kalo saya lagi turun ke wilayah, suami saya yang mengasuh anak-anak dirumah,” ungkapnya.

Ia menyatakan, sebagai seorang yang terjun ke dunia politik tentunya ia harus bisa membagi waktu dan bertanggung jawab dalam mengurus keluarga, saat sedang turun di wilayah pun harus tetap bisa mengatur keluarga di rumah, walau tidak secara langsung.

“Semua nya kita yang atur dari kapan saya pergi, kapan ayahnya dirumah, dan juga sekarang teknologi sudah canggih jadi saya bisa kontrol anak-anak atau apapun bisa dari jauh,” jelas Irni.

Lanjutnya, Irni mengatakan, saat sedang turun ke wilayah terkadang beberapa kali mengajak anaknya untuk ikut.

Hal ini dilakukannya agar sang anak mengetahui kondisi pekerjaan ibunya seperti apa, dan mengajarkan untuk selalu melihat ke bawah, serta terus bersyukur.

Saat terjun ke wilayah rata-rata kekeluargaan dan gotong royong masih saling erat dan saling membantu.

Hal itulah yang ingin diperlihatkan kepada anak-anaknya, agar menjadi pelajaran bagi mereka.

“Saya sengaja ajak anak- anak biar mereka bisa ambil pelajaran dan tahu bahwa ibunya keluar rumah tidak untuk main, namun karena pandemi sekarang anak-anak saya larang dulu untuk ikut,” kata Irni.

Irni menjelaskan, dukungan yang diberikan oleh suami dan anak anak sangatlah membuatnya semangat untuk bekerja.

Ditambah dukungan dari kedua orang tua, sangatlah memberikan energi semangat dan positif untuk terus lebih bekerja, agar bermanfaat untuk masyarakat.

Ia mengungkapkan walaupun pada awalnya Alm sang Ayah tidak begitu yakin, dengan pekerjaannya yang turun ke lapangan.

“Dulu Alm Ayah sempet tidak begitu yakin saya bisa jalani hidup dengan terus turun ke masyarakat, namun akhirnya ia yakin setelah melihat saya sudah mendalami betul,” tuturnya. Adv