Sunday, 5 April 2026
Home Blog Page 7326

Waduh, 8 Anggota Keluarga Tewas Ditembak saat Tarawih

0

Bogordaily.net –  Delapan orang anggota keluarga tewas setelah seorang pria menyerang dengan menembaki mereka saat sedang melaksanakan salat tarawih di masjid, provinsi Nangarhar, Afghanistan Timur.

Aksi penembakan anggota keluarga tersebut terjadi pada Sabtu, 17 April 2021 malam waktu setempat di kota Jalalabad.

Gubernur Nangarhar Ziaulhaq Amarkhil mengungkapkan pembunuhan itu terjadi karena sengketa tanah.

Diketahui, delapan orang tewas dan masih satu keluarga yaitu, lima saudara laki-laki serta tiga sepupu laki-laki.

“Penembakan itu terjadi pada saat tarawih. Ini adalah serangan yang ditargetkan dan informasi awal menunjukkan sengketa tanah adalah alasannya,” ucap Amarkhil kepada Al Jazeera.

Bentrokan atas sengketa tanah seperti ini sudah menjadi hal yang biasa terjadi di Afganistan, aksi pertikaian berdarah sudah berlangsung selama beberapa dekade dan menjadi turun-temurun dalam siklus kekerasan.

Pada bulan April ini, sedikitnya enam anggota suku tewas serta hampir 20 orang lainya cedera akibat bentrokan bersenjata, atas masalah sengketa tanah di provinsi yang sama, bentrokan tersebut telah berlansung selama beberapa hari.

Aksi kekerasan bersenjata lainnya telah terjadi pada bulan lalu, dimana tiga karyawan wanita yang bekerja disebuah media ditembak mati di kota yang sama, Jalalabad, Afghanistan timur saat perjalanan pulang kerja.

Zalmai Latifi, direktur di stasiun tersebut, mengatakan mereka ditembak mati dalam dua serangan terpisah setelah meninggalkan kantor.

“Mereka semua sudah mati. Mereka akan pulang dari kantor dengan berjalan kaki ketika ditembak, ”kata Latifi dilansir dari Al Jazeera.

Latifi mengatakan ketiga wanita itu adalah lulusan sekolah menengah, baru berusia antara 18 dan 20 tahun. ***

Bappedalitbang Kab Bogor Gelar Forum Perangkat Daerah Perubahan Renstra

0

Bogordaily.net – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, melakukan forum perangkat daerah perubahan renstra pada Jum’at, 16 April 2021.

Pada forum ini hal yang dibahas ialah perubahan renstra Bappedalitbang Kabupaten Bogor tahun 2018-2023.

Ketua Bappedalitbang Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan bahwa, perubahan Renstra dilakukan karena ada kebijakan-kebijakan nasional yang harus di pedomani termasuk dengan adanya pandemi Covid-19 ini.

litbang
Ketua Bappedalitbang Kabupaten Bogor Suryanto Putra saat melakukan forum perangkat daerah perubahan renstra pada Jum’at, 16 April 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Akan ada perubahan itu karena ada kebijakan-kebijakan nasional yang harus kita pedomani, termasuk dengan adanya pandemi,” ucap Suryanto saat ditemui media di kantor Bappedalitbang Kabupaten Bogor, pada Jum’at 16 April 2021.

Suryanto juga mengatakan dengan adanya pandemi, mengakibatkan target-target capaian harus disesuaikan kembali.

“Ada pandemi yang mengakibatkan target-target capaian kita pun harus disesuaikan kembali dan intinya ada perubahan RPJMD maka tentunya Renstra juga akan berubah,” ucapnya

Untuk saat ini, ia mencoba menyesuaikan dengan capaian dan program yang sebelumnya berubah, karena ketentuan didalam peraturan yang mengubah struktur perencanaan keuangan dan penganggaran Bappedalitbang.

Perubahan renstra
Bappedalitbang Kabupaten Bogor saat melakukan forum perangkat daerah perubahan renstra pada Jum’at, 16 April 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Sekarang kita mencoba menyesuaikan dengan kecapaian dan program-program yang dulunya berubah, karena ketentuan didalam peraturan-peraturan sebelumnya yang sangat-sangat merubah struktur dari perencanam keuangan dan penganggaran kita, sehingga kita memang harus menyesuaikan,” ucap Suryanto.

Suryanto menegaskan inti dari Forum Perangkat Daerah Perrubahan Renstra yan dilakukan pada Jum’at, 16 April 2021, karena ada perubahan RPJMD maka semua Renstra SKPD akan berubah.

“Intinya ada perubahan RPJMD jadi semua Renstra SKPD juga harus di ubah,” ucapnya.

Beberapa poin yang dilakukan perubahan karena adanya kebijakan-kebijakan nasional yang harus diikuti contohnya ialah, Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 70 tahun 2019 tentang SIPD.

Kemudian Permendagri Nomor 90 tentang Nomenklatur dan Peraturan Pemerintah nomor 12, tentang keuangan daerah yang mana sebelumnya belanja dilakukan langsung oleh daerah, kini berubah strukturnya.

Renstra
Suasana Bappedalitbang Kabupaten Bogor saat melakukan forum perangkat daerah perubahan renstra pada Jum’at, 16 April 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Pelaksanaan forum ini juga untuk membahas target yang mana pada tahun 2020 anjlok karena pandemi, sehingga target tidak mungkin tercapai dan harus disesuaikan kembali.

“Target kita kan karena tahun 2020 sangat anjlok karena pandemi tadi, tidak mungkin tercapaikan target kita jadk harus mempromosi kembali sehingga, target itu bisa tercapai biar realistis kembali. Karena kalau kita tidak melakukan penyesuaian tidak mungkin realistis,” ucap Suryanto. Adv

Kenali Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) STAI Al Hidayah Bogor

0

Bogordaily.netSekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Hidayah memiliki Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM), yang baru disahkan oleh kampus pada pada 6 December 2020.

Ketua DLM STAI Al Hidayah Iyan Alfhiyan mengatakan, DLM merupakan lembaga legislatif tertinggi mahasiswa di STAI Al Hidayah.

“Kami DLM bertindak sebagai pembuat kebijakan, serta yudikatif yaitu pengawas yang mempunyai hak dan keawajiban sesuai anggaran dasar dan rumah tangga,” paparnya ucapnya kepada Bogordaily.net pada Sabtu, 17 April 2021.

Selain menjadi dewan legislatif, Iyan menyatakan DLM juga mempunyai fungsi sebagai aspirasi dan budgeting.

Adapun Visi dan Misi yang merupakan pedoman bagi Dewan Legislatif Mahasiswa STAI Al Hidayah.

“Visi kami yaitu terwujudnya dewan legislatif mahasiswa yang aspiratif, sinergis, dan profesional, bagi mahasiswa serta civitas akademik dalam memajukan kampus di bidang kemahasiswaan,” ungkapnya.

Iyan juga menjelaskan Misinya yakni, mengatur regulasi organisasi mahasiswa di tingkat sekolah tinggi, agar tercipta hubungan yang baik, sinergis dan harmonis.

Kemudian, meningkatkan kesinergisan dewan legislatif mahasiswa STAI Al Hidayah Bogor dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), sebagai bentuk kekuatan mahasiswa.

Dan juga mengawasi dan mengontrol jalannya fungsi eksekutif di STAI Al Hidayah Bogor, dan menampung serta mengolah aspirasi seluruh civitas akademik, dengan mengoptimalkan bebagai inovasi.

Beranggotakan 19 orang, Iyan menjelaskan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DLM semenjak teebentuk.

“Karena baru terbentuk, kami melakukan kegiatan yang menciptakan peraturan terlebih dahulu di organisasi, seperti merancang anggaran rumah tangga, kemudian membuat program kerja dan study banding dengan kampus lain,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Iyan DLM berperan aktif dalam memajukan STAI Al Hidayah.

“Dengan menjalankan fungsi dan peran kami dengan baik di DLM, kami juga ikut berperan aktif dalam memajukan STAI Al Hidayah Bogor di bidang kemahasiswaan,” jelasnya.

Sebagai Ketua Dewan Legislatif Mahasiswa Iyan Alfhiyan mengungkapkan harapannya kepada Bogordaily.net.

“Semoga organisasi ini mampu menegakan peraturan-peraturan atau kebijakan yang berkaitan dengan kemahasiswaan, dan harapan saya semoga kampus STAI Al Hidayah semakin maju, dan dapat bersaing dengna kampus lainnya,” tandasnya. Adv

Energi Matahari, Kota Bogor dan Fajari Arya

0

Bogordaily.netFajari Arya merupakan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebagai anggota DPRD Kota Bogor tentu ia menjadi seorang wakil, bagi masyarakat di Kota Bogor.

Dengan terpilihnya Fajari Arya menjadi Anggota DPRD Kota Bogor, tentu kegiatan yang ia lakukan berupa pengawasan terhadap apa yang diinginkan oleh masyarakat, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bogor.

Fajari mengungkapkan, saat ini Kota Bogor sudah maju dari berbagai sektornya, akan tetapi dengan kemajuan yang ada saat ini masih harus ada perbaikan lebih lanjut lagi agar lebih maju.

Fajari arya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fajari Arya. (Istimewa/Bogordaily.net)

“Saat ini Kota Bogor jika dilihat semakin baik dari berbagai sektor yang ada, masyarakat nya pun lebih membaik dari segi ekonomi nya,” ujarnya.

Fajari menambahkan, dengan kemajuan yang ada saat ini membuat ia harus lebih fokus kedepannya untuk Kota Bogor.

Masyarakatnya pun harus lebih di perhatikan, agar lebih maju dan menciptakan perubahan yang baik untuk Kota Bogor.

Fajari berharap, Kota Bogor menjadi Kota yang nyaman dan tentram serta menjadi contoh, untuk kota-kota lain dari kebijakan pemerintahan nya dan masyarakatnya.

“Semoga Kota Bogor akan selalu aman, nyaman, dan tentram serta masyarakat nya pun menjadi contoh untuk Kota lain,” ucapnya. Adv

Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan di Penjara Seluruh Negeri

0

Bogordaily.net – Pihak militer Myanmar akhirnya membebaskan ribuan tahanan yang ada di penjara seluruh negeri pada Sabtu, 17 April 2021 sebagai amnesti Tahun Baru.

Ada sekitar 23.148 tahanan yang ada di penjara seluruh negeri telah dibebaskan, karena pada hari itu adalah hari pertama Tahun Baru Tradisional Myanmar.

Banyak aktivis tolak kudeta menyerukan agar dibatalkannya perayaan tahun baru tersebut, untuk lebih fokus pada kampanye pemulihan demokrasi di negaranya.

“Para tahanan ini kebanyakan dari sebelum 1 Februari tetapi ada juga beberapa yang dipenjara setelahnya,” ucap juru bicara Departemen Penjara Kyaw Tun Oo dilansir dari Reuters.

Saat ditanya apakah ada aktivis atau demonstran yang termasuk dari yang dibebaskan ribuan tahanan karena protes menolak kudeta, Kyaw Tun Oo mengatakan bahwa dirina tidak memiliki rincian tentang amnesti tersebut.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik  (AAPP), pihak militer telah membebaskan ribuan tahanan dan masih mencari setidaknya 832 orang, dengan surat perintah sehubungan dengan protes antikudeta.

Sejak kudeta militer terhadap Pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021, total korban yang tewas telah lebih dari 706 orang termasuk 46 anak-anak.

Jumat 9 April 2021 menjadi hari paling berdarah, setidaknya 82 orang tewas dalam satu hari di kota Bago sekitar 70 km (45 mil) timur laut Yangon.

Pada Selasa 16 Maret 2021 sebanyak 74 demonstran tewas dalam sehari, akibat tembakan membabi buta pihak militer Myanmar.

Belum lagi pada Senin, 29 Maret 2021 sebanyak 14 warga sipil tewas, 8 orang di antaranya berada di distrik Dagon Selatan di Yangon.

Pasukan militer Myanmar pun membunuh sedikitnya 114 orang dalam sehari pada Sabtu, 27 Maret 2021, salah satunya adalah seorang gadis berusia 13 tahun di Kota Mandalay.

Negara – negara di dunia pun ikut mengecam kekerasan yang dilakukan oleh militer Myanmar kepada masyarakat sipil negara tersebut. ***

Langgar Jam Operasional 2 Pengelola Kafe Didenda

Bogordaily – Tim Gabungan Pemburu Pelanggar PPKM menindak pengelola Kafe Noname dengan sanksi denda Rp500 ribu dan Kafe Orange, dengan sanksi denda Rp250 ribu, karena melanggar jam operasional.

Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar, menyampaikan sanksi yang dilayangkan Tim gabungan Pemburu Pelanggar PPKM terhadap kedua pengelola kafe itu saat mengelar operasi pada Sabtu 17 April 2021.

“Mereka buka melebihi ketentuan waktu jam operasional yang telah disepakati,” kata Rahmat, Minggu 18 April 2021.

Ia menyampaikan sebanyak 8 orang diketahui petugas melanggar protokol kesehatan, karena tidak gunakan masker. Saat digeledah, ditemukan 8 botol minuman alkohol jenis Ciu.

“Pelanggar tidak pakai masker, kita kenakan sanksi sosial. Selain itu didapati 2 orang yang diduga sedang minum-minuman keras. Ditemukan minuman keras jenis ciu,” sambung Rachmat.

Ia berujar, dalam dua bulan selama masa PPKM di Kota Bogor, tim pemburu pelanggar PPKM telah menindak 2.879 orang pelanggar protokol kesehatan yang dikenakan saksi sosial dan 342 pelanggaran administratif.

“Pelanggaran sanksi administratif total Rp74.941.000 juga dua tempat yang disegel,” imbuhnya.

Diharapkan, adanya tim pemburu pelanggar PPKM masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di tempat umum. Tim ini juga akan terus melakukan patroli, supaya dapat  mengantisipasi gangguan keamanan selama Ramadhan.

“Tim kami rutin melakukan sosialisasi dan menindak pelanggaran protokol kesehatan sesuai Perwali terurama di bulan Ramadan ini,” tuntasnya.

Fantastis, Nilai Aset Tanah TMII Rp20,5 Trilyun

Bogordaily – Kementerian Keuangan menyatakan tanah yang menjadi lokasi berdirinya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) seluas kurang lebih 150 hektar, memiliki nilai aset Rp20,5 triliun.

Nilai itu, terbagi menjadi 6 bidang tanah yang seluruhnya telah memiliki sertifikat resmi. Sehingga Nilai Tanah TMII mencapai Rp20,5 trilyun.

“Itu Rp 20,5 triliun nilai tanahnya saja,” ucap Direktur Barang Milik Negara (BMN) DJKN Kemenkeu Encep Sudarwan dalam diskusi virtual bertajuk,

“Pengambilalihan TMII” – Sebuah Upaya Pemerintah Menata Aset Negara”.

Encep mengatakan nilai aset itu belum termasuk bangunan dan hal lainnya yang ada di dalam taman.

Kemenkeu masih melakukan pendataan mengenai aset-aset apa saja yang terdapat di dalamnya untuk kemudian melakukan perhitungan nilai.

Kemenkeu mencatat hingga saat ini terdapat 10 bangunan milik Kementerian/Lembaga (KL) yang masih dalam tahap inventarisasi.

Lalu ada 31 bangunan milik pemerintah daerah yang juga tenga diaudit.

Sisanya ada 12 bangunan milik mitra pengelola TMII dan 18 bangunan milik badan pengelola TMII. Seluruh aset ini masih diaudit.

Targetnya proses audit bisa rampung dalam waktu 3 bulan.

“Nanti setelah 3 bulan akan kelihatan apa potensinya,” ucap Encep. Encep mengatakan TMII sedari awal didirikan sebenarnya sudah menjadi milik negara.

Ia bilang status Barang Milik Negara (BMN) sudah melekat sejak tahun 1977 alias ketika pemerintah waktu itu menerbitkan Keputusan Presiden No. 51 Tahun 1977 yang menjadi dasar pengelolaan TMII.

Proses yang berlangsung saat ini katanya lebih mengarah pada perubahan pengelolaan saja. Tepatnya menjadi di bawah Kemensetneg.

“Dulu pengelolaan oleh Yayasan tapi Perpres yang baru itu negara, oleh Setneg,” ucap Encep.

Baca selengkapnya di artikel “Kemenkeu Sebut TMII Punya 6 Aset Tanah Senilai Rp20,5 Triliun”,

Sumber: tirto.id

Pansel Kantungi Tiga Nama Calon Pejabat Baru di Pemkot Bogor

Bogordaily – Tahapan terakhir lelang jabatan terbuka atau Open Bidding untuk jabatan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, berupa wawancara dan pemaparan visi misi, sudah dilakukan Sabtu 17 April 2021. Ketiganya menjadi calon pejabat baru di lingkungan Pemkot Bogor.

Dengan selesainya semua tahapan, saat ini tim panitia seleksi (pansel) tengah melakukan rekapitulasi hasil untuk menentukan tiga besar nama pada masing-masing posisi, yang akan diserahkan ke Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Mudah-mudahan besok Senin 19 April 2021, pansel sudah bisa menetapkan tiga terbaik dari masing-masing posisi dan menyerahkannya kepada Wali Kota Bogor,” kata Kabid Formasi Data dan Kepangkatan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Elyis Sontikasyah kepada Metropolitan.id, Minggu 18 April 2021.

Ia menambahkan, tahapan seleksi yang sudah dilalui oleh sembilan orang pejabat Kota Bogor ini diantaranya seleksi administrasi, seleksi uji kompetensi, penulisan makalah, cek kesehatan dan presentasi visi dan misi serta wawancara akhir.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengungkapkan kriteria yang harus dimiliki oleh calon kepala dinas yang saat ini tengah diperebutkan.

Hal terpenting yang harus dimiliki oleh kepala dinas adalah memiliki integritas dan inovasi dalam hal pembangunan.

“Secara kapasitas mumpuni, kompetensi terpenuhi dan yang terpenting memiliki integritas, itu yang akan kita pilih,” katanya.

Ia menambahkan bahwa para pejabat baru harus memiliki inovasi dalam hal pembangunan. Sebab saat ini pembangunan di Kota Bogor terbentur anggaran yang terbatas.

“Saya pikir kita harus punya Inovasi dan kreasi dengan anggaran yang ada tapi tetap maksimal. Jadi orang dengan integritas yang akan kita pilih,” jelasnya.

Meski belum melihat dokumen hasil seleksi, ia berharap proses ini bisa selesai sebelum hari raya Idul Fitri.

“Saya belum melihat dokumen hasilnya. Yang pasti kami mencari orang-orang yang memiliki kapasitas, kapabilitas dan integritas sehingga bisa membantu percepatan proses-proses pembangunan di Kota Bogor dan diharapkan ini selesai sebelum lebaran,” pungkasnya.

Adapun sembilan pejabat internal bertarung untuk dua kursi kepala dinas yang kosong. Lima orang pejabat memperebutkan kursi kepala Bappeda, yakni Kabag Protokol dan Komunikasi pada Setda Kota Bogor Rudiyana, Kabid Layanan E-government Diskominfo Oki Tri Fasiasta Nurmala Alam dan Sekretaris Bappeda Rudi Mashudi.

Lalu Kabid Perlindungan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sumartini serta Kabag Administrasi Pembangunan pada Setda Kota Bogor Tyas Ajeng Fitriani Prihandari.

Sedangkan empat orang pejabat yang mengikuti seleksi Kepala Disperumkim Kota diantaranya Sekcam Tanahsareal Adhitya Bhuana Karana, Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih, Sekretaris Disperumkim Lorina Darmastuti dan Kabag Umum pada Setda Kota Bogor Yadi Cahyadi.***

Kabar Duka Senator Prodem Hendry Yosa, Tutup Usia

Bogordaily – Innalilahi wa’inailaihi rojiun. Telah berpulang Senator Prodem Hendry Yosa pada Minggu, 18 April 2021, pukul 10.55 WIB di RS PMI Bogor.

Aktivis Prodem era 80-an, Hendry Yosa, dikalangan sejawatnya akrab disapa Hendry Jambul, menghembuskan nafas terakhir di usia 51 tahun. Informasi yang dihimpun, Hendry meninggal setelah menderita sakit komplikasi.

“Sebelumnya, almarhum pernah sakit jantung. Selain itu juga menderita penyakit diabetes,” tukas sejawatnya, sesama aktivis 80-an, Dedi Kurniawan atau Kodir saat melayat.

Tampak hadir di rumah duka Komplek RSCM, Cilebut, Kabupaten Bogor, sejumlah rekan sesama aktivis 80-an dan 98 diantaranya yakni Ucok Syafii, Sunandar, Teddy Wibisana, Wahyu Wibisana, Eeng Suhendi, Bhitor Suryadi, Bambang Isti Nugroho hingga Anto Kusumayudha.

“Mendiang akan dimakamkan habis Ashar, sekitar pukul 16.00 WIB di Cisalak. Mendiang Hendry akan dimakamkan disamping makam adiknya,” ujar aktivis Prodem, Sunandar.

Sementara itu Suhendi baiasa disapa Eeng, mewakili ketua Majelis ProDEM Iwan Sumule yang berhalangan hadir, menyampaikan berbela sungkawa atas wafatnya Senator ProDEM asal Bogor Hendry Yosa.

“Dan kita akan terus perjuangkan apa yg menjadi cita-cita almarhum dalam memperjuangkan tegaknya demokrasi dan menolak segala bentuk oligarki di tanah air,” kata Suhendi.

Sebagai informasi, Hendry yang tercatat sebagai angkat 89 semasa masih kuliah di Universitas Pakuan, Bogor aktif dalam rangkaian konsolidasi se Jawa Bali menurunkan rezim Orba semasa era Soeharto berkuasa. Hingga jelang akhir hayatnya, bapak dari dua anak yang bekerja di penerbitan buku ini juga aktif di Prodem.

“Selamat jalan, kawan Hendry. Kami ikut berdukacita yang mendalam. Semoga amal ibadah dan Islamu diterima disisi Allah SWT dan semoga husnul khotimah. Amin,” ucap Fery Aryanto yang menyampaikan permintaan maaf karena berhalangan hadir.***

2.466 Pelanggar Prokes sejak PSBB Diberlakukan

Bogordaily.net – Selama pembatasan kegiatan masyarakat di Kota Bogor, telah terjadi sedikitnya 2.466 pelanggar protokol kesehatan (Prokes) yang dilakukan warga Kota Bogor.

Pelanggaran protokol kesehatan masih banyak terjadi sejak PSBB berbasis mikro, dalam periode Januari hingga Maret 2021.

Selain masyarakat ada 134 pelanggar yang tercatat berasal dari badan usaha seperti restoran, rumah makan atau pun café.

Kabid Dalops Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Andri Sinar menuturkan bahwa penertiban pelanggaran protokol kesehaan masih terus dilakukan guna memutus mata rantai Covid-19 di Kota Bogor, namun jumlah pelanggar selama tiga bulan ini masih cukup banyak.

“Jumlah pelanggar selama tiga bulan terakhir sebanyak 2.466, 134 pelanggar itu dari kafe, restoran dan rumah makan. Cukup banyak jumlahnya,” tutur Andri Sinar, pada Minggu 18 April 2021 dilansir dari Radar Bogor.

Pola operasi yang dilakukan Pol PP Kota Bogor dalam pelanggaran protokol kesehatan dibuat secara mobile dengan mengawasi secara kasat mata lalu dilakukan tindakan secara fleksibel. Sebagian pelanggar di data dan diberikan sanksi sosial agar jera.

“Jadi kita fleksibel, tidak satu titik,” kata Andri.

Walaupun pandemi Covid-19 sudah berjalan satu tahun, namun Andri mengatakan masih banyak warga yang melanggar protokol kesehatan. Seperti di pasar tradisional banyak laporan masyarakat yang menyebutkan pedagang tidak menggunakan masker.

“Kesadaranya belum 100 persen, jadi masyarakat takut karena aparat bukan Covid-nya,” ucap Andri.

Untuk membuat efek jera kepada pelanggar protokol kesehatan, Polresta Kota Bogor tak segan memberikan hukuman atau sanksi pidana bagi pelanggar saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Susatyo Purnomo Condro mengatakan sanksi tersebut ialah pelanggar terancam Undang-Undang Kekarantinaan serta undang-undang lainnya.

“Bagi masyarakat yang melanggar prokes di masa PPKM, kami tidak akan memberikan sanksi seperti biasa. Kepolisian akan mengganjar pelaku pelanggar prokes dengan Undang-Undang Kekarantinaan dan undang undang lainnya,” kata Kapolresta Bogor Kota, Susatyo Purnomo Condro dilansir dari Radar Bogor.

Penulis Benfica
Capt Operasi yustisi protokol kesehatan di Kota Bogor (dok Istimewa)