Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 7331

Kemenag Uji Publik Peta Jalan Kemandirian Pesantren

Bogordaily.net – Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun Peta Jalan Kemandirian Pesantren (PJKP). Peta jalan ini disusun sebagai tindak lanjut dari salah satu program utama Presiden Joko Widodo untuk segera mewujudkan kemandirian pesantren di Indonesia.

“Alhamdulillah, draf Peta Jalan Kemandirian Pesantren sudah memasuki tahap uji publik. Tahap awal proses uji publik kami gelar di Bogor selama dua hari, 15 – 16 April 2021,” terang Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani di Bogor, Kamis 15 April 2021.

Menurut Ramdhani, uji publik dilakukan untuk menggali masukan, saran, dan kritikan dari berbagai pemangku kepentingan.

“Kami juga hadirkan perwakilan pesantren yang sudah memiliki ekonomi mapan, seperti Ponpes Sidogiri dan Ponpes Al Ittifaq Ciwedey, Bandung agar bisa ikut membahas draf peta jalan yang telah disusun,” katanya.

“Uji publik juga menghadirkan pembahas dari Bank Indonesia (BI), Kemenko Perekonomian, dan media. Kehadiran perwakilan dari kementerian dan lembaga ini diharapkan memberikan pemahaman yang makin luas begitu pentingnya kemandirian pesantren,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Pokja PJKP Hasanuddin Ali menambahkan, penyusunan draf PJKP melibatkan 30 anggota yang merupakan representasi dari stakeholder/elemen perwakilan kementerian/lembaga.

Tim penyusun dipimpin oleh Alissa Wahid, putri Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid. Draf final PJKP ini rencananya akan diserahkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada Presiden Jokowi dalam waktu dekat.

Menurutnya, saat ini di Indonesia terdapat tidak kurang dari 30.549 pesantren dengan jumlah santri mencapai 4,2 juta jiwa. Dari jumlah itu, hanya sebagian kecil pesantren yang memiliki keunggulan ekonomi.

Oleh karena itu, Hasanuddin optimistis jika potensi yang ada dapat dimaksimalkan, pesantren yang umumnya berada di pelosok perdesaan akan menjadi kekuatan tersendiri bagi pondasi ekonomi warga.

“Hal ini tak berlebihan. Sebab umumnya warga pesantren juga warga desa atau kampung,” ucapnya.

Merujuk data Puslitbang Kementerian Agama, Hasanuddin mengungkapkan, kondisi ekonomi atau kemandirian pesantren Indonesia dapat diklasifikasikan ke dalam empat klaster.

Pertama, pesantren yang tidak punya usaha sama sekali. Kedua, pesantren yang punya usaha tetapi kecil dan hanya menghidupi dirinya sendiri.

Ketiga, pesantren yang memiliki usaha yang besar tetapi kurang tersentuh oleh strategi manajemen pemasaran. Keempat, pesantren yang punya usaha mandiri dan bisa menghidupi warga lain atau produknya sudah keluar daerah, bahkan ke luar negeri.

“Potensi-potensi ini harus dikelola agar menjadi kekuatan riil bagi pertumbuhan ekonomi umat dan bangsa secara menyeluruh,” terangnya.***

Caption : Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani membuka Uji Publik Peta Jalan Kemandirian Pesantren di Bogor. (Istimewa/Bogordaily.net)

Tiga Sebab Yang Membatalkan Pahala Puasa

0

Bogordaily.net – Puasa tidak hanya tentang usaha mencegah dari hal-hal yang bisa membatalkannya. Lebih dari itu, puasa harus menjadi sebuah momentum untuk menjauhi maksiat, sehingga pahala puasa terjaga.

Semua itu terungkap dalam sebuah hadist Rasulullah yang beliau sampaikan beberapa abad silam. Rasulullah bersabda:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش

Artinya, “Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan sesuatu dari puasanya kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR An-Nasa’i).

Hadist di atas secara jelas memberikan suatu pengertian bahwa betapa banyak orang melakukan puasa dan sukses mencegah dirinya dari hal-hal yang membatalkan puasa, hanya saja tidak mandapatkan pahala.

Dikutip dari laman NU, berikut tiga penafsiran terkait ayat di atas, yaitu :

Pertama, orang berpuasa tapi tidak meninggalkan pekerjaan-pekerjaan yang bisa menghilangkan pahala puasa, seperti, menggunjing orang lain, mengadu domba, dan berbohong.

Alasan ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah dalam sebuah hadistnya. Beliau bersabda:

خمسٌ يُفطِرن الصّائِم: الغِيبةُ، والنّمِيمةُ، والكذِبُ، والنّظرُ بِالشّهوةِ، واليمِينُ الكاذِبةُ

Artinya, “Lima hal yang bisa membatalkan pahala orang berpuasa: membicarakan orang lain, mengadu domba, berbohong, melihat dengan syahwat, dan sumpah palsu” (HR Ad-Dailami).

Kedua, dalam hati orang yang berpuasa ada sifat riya’ (ingin dipuji oleh orang lain) atau merasa bahwa dirinya lebih baik dari yang lain. Ini juga dapat menghilangkan pahala puasa.

Sebab, dalam puasa fardhu seseorang tidak boleh berbuka sepanjang tidak ada alasan yang bisa dibenarkan. Membatalkan puasa wajib hanya karena menjadi tamu tidak diperkenankan, kecuali dalam kasus puasa sunnah.

Ketiga, termasuk sesuatu yang bisa menghilangkan pahala puasa ialah berbuka puasa dengan sesuatu yang haram. Di samping bisa menghilangkan pahala puasa, lebih dari itu berbuka dengan sesuatu yang haram juga bisa membuat seseorang merasa berat untuk melakukan suatu ibadah.

Sehingga akan sangat mudah meninggalkannya. Dengan kata lain, berbuka puasa dengan makanan haram bisa membuat diri seseorang yang puasa malas beribadah.

Tiga hal di atas, harus disadari bahwa sangat berdampak negatif bagi orang yang melakukan puasa. Karena, jika tetap melakukannya, orang yang berpuasa hanya bisa melakukan puasa tanpa mendapatkan pahalanya.***

Forum PD Perubahan Renstra Upaya Diskominfo Kabupaten Bogor Tingkatkan Transformasi Digital 

0

Bogordaily.net – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah Perubahan Renstra Tahun 2018-2023, di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Jumat 16 April 2021.

Kegiatan bertujuan meningkatkan transformasi digital di Kabupaten Bogor, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, informatif dan terintegrasi. Sebagai upaya pemulihan ekonomi mempercepat pembangunan Kabupaten Bogor.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mengatakan, melalui Forum PD Perubahan Renstra Tahun 2018-2023 lingkup Diskominfo Kabupaten Bogor, menjadi momentum meningkatkan percepatan tranformasi digital serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi Kabupaten Bogor melalui tata kelola pemerintahan yang informatif, terintegrasi dan berbasis digital.

“Forum PD ini sangat penting dan harus dilakukan oleh seluruh PD lingkup Kabupaten Bogor. Hari ini selain Diskominfo ada delapan PD yang melakukan kegiatan yang sama,” ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan.

“Mudah-mudahan tranformasi digital kita bisa meningkat lebih baik, agar kita dapat menyesuaikan dan sejajar dengan daerah lain yang transformasi digitalnya sudah maju dan berkembang,” tambahnya.

Kemudian Irwan menyampaikan, pelaksanaan Forum PD perubahan renstra merupakan salah satu tahapan yang harus ditempuh oleh seluruh PD lingkup Kabupate Bogor termasuk Diskominfo.

Dalam rangka menyusun perubahan renstra PD tahun 2018-2023, yang merupakan implikasi dari adanya perubahan RPJMD Kabupaten Bogor sebagaimana ketentuan pasal 342 ayat 4 dan Permendagri Nomor 96 tahun 2017, tentang tata cara eveluasi rancangan Perda tentang RPJMD, serta tata cara perubahan dam Rencana Kerja Pemda.

“Perubahan RPJMD jadi pedoman kita dalam menyusun RKPD dan perubahan renstra Diskominfo Kabupaten Bogor. Forum PD ini kita lakukan untuk menyelaraskan pelaksanaan urusan pemerintah khususnya urusan bidang komunikasi dan informatika, statistik dan persandian,” jelasnya.

Menurut Irwan bahwa, Forum PD bertujuan untuk memperoleh masukan dari berbagai sumber yang bersifat partisipatif, politis dan para pemangku kepentingan untuk merumusman isu strategis, visi misi, tujuan, sasaran, program kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2022-2023.

“Saran masukan penting untuk kami, sehingga dapat menghasilkan program kegiatan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat. Sehingga dapat mendorong terwujudnya misi ke 3 yakni terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, informatif dan terintegrasi,” ungkapnya.

Selanjutnya, ditempat yang sama, Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Nia Indrawathi menjelaskan, isu strategis Diskominfo Kabupaten Bogor yakni Pengembangan Data Center yang menjadi pusat data Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, pengembangan dan penguatan inftastruktur jaringan.

Pengembangan dan penyediaan layanan informasi website, integrasi aplikasi untuk memudahkan pelayanan publik, pengamanan jaringan komunikasi data, fungsi kehumasan pada Perangkat Daerah, pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat.

Kemudian Nia menjelaskan, ketersediaan layanan informasi publik yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah dan cepat, pengembangan Sumber Daya Aparatur di Lingkup Diskominfo Kabupaten Bogor.

“Peranan urusan persandian dalam pengamanan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Pembentukan Ekosistem Smartcity, peranan urusan statistik untuk menghasilkan data sektoral yang berkualitas,” jelasnya.

Lanjut Nia, Keterkaitan kebijakan Diskominfo dengan RPJMD yaitu mewujudkan Kabupaten Bogor yang informatif, meningkatnya kualitas sistem pemerintahan berbasis elektronik. Meningkatnya kualitas data dan informasi tatistik sektoral serta meningkatnya penyelenggaraan persandian dan keamanan informasi.***

Pendatang yang Nekat Masuk Kota Bogor akan Dikarantina

Bogordaily.net – Menjelang hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, akan melakukan pemeriksaan serta pendatang yang nekat masuk Kota Bogor akan dikarantina.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan akan melakukan pemerikasaan terhadap masyarakat yang datang dan pergi dari wilayah Kota Bogor. Bagi para pendatang akan dikarantina selama 14 hari.

“Terminal dan Stasiun jika ada warga yang kedapatan masuk ke Kota Bogor, kita akan melakukan karantina dan menanyakan tujuan orang tersebut mau kemana dan keperluannya apa,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya, Jum’at, 16 April 2021.

Selanjutnya bagi masyarakat yang nekat masuk ke wilayah Kota Bogor saat mendekati lebaran dipastikan akan diisolasi mandiri selama 14 hari.

“Hal ini dilakukan guna menekan penyebaran virus Covid-19 yang dikhawatirkan akan melonjak saat lebaran nanti,” katanya.

Kemudian Bima menjelaskan, di awal-awal menjelang Hari Raya Idul Fitri, pihaknya akan melakukan penyekatan di jalan masuk ke Kota Bogor.

“Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi akan diminta putar balik jika nekat masuk ke wilayah Kota Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan operasi pengawasan untuk pemudik yang masuk ke wilayah Kota Bogor akan dilakukan pada Mei 2021 mendatang.

Lanjut Susatyo, akan melakukan pemeriksaan guna mengantisipasi pendatang dari luar daerah atau masyarakat Kota Bogor yang ingin pulang ke kampung.

“Kita nanti akan berusaha melakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang datang, dengan memeriksa kartu identitas dan sebagainya. Untuk terminal-terminal pihaknya akan melakukan penebalan penjagaan,” ungkapnya.***

Herdi Sahrasad, dan Arief Gunawan Puji Rizal Ramli

0

Bogordaily.net – Analis politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad, dan peneliti independen Arief Gunawan puji Rizal Ramli.

Keduanya mengatakan dalam soal kepemimpinan nasional dan pemilu presiden ke depan, Isu Jawa versus Non Jawa itu isu kuno, usang, elitis dan tak relevan lagi.

Globalisasi telah membuat dunia jadi satu desa global, dan kosmopolitanisme semestinya menjadi karakter/watak yang lumrah bagi anak anak bangsa kita, untuk menggerus primordialisme, feodalisme dan konservatisme di masyarakat kelas menengah dan aristokrat agar tak jadi katak dalam tempurung.

Dalam kaitan ini, menurut akademisi Universitas Paramadina Herdi Sahrasad, tokoh nasional Rizal Ramli (RR) sejak lama sudah disentuh oleh mendiang Gus Dur.

Berwatak/berjiwa kosmopolitan, humanis tulen dan NU adalah organisasi Jawa yang paling besar, dan Jawa NU etnis terbesar no 1 di Lampung, no. 2 di Sumut, Sumbar, Riau; no 1 di seluruh Kalimantan dst.

”Sehingga Siapa yang didukung NU kultural akan menang (bukan semata NU struktural dan official yang biasanya hanya soal pragmatisme saja),” kata peneliti senior Paramadina ini yang juga cucu Kyai NU di kawasan Bagelen Kedu.

Dalam kaitan ini, tokoh nasional Rizal Ramli (RR) atau akrab dipanggil Gus Romli dikalangan santri nahdliyin (NU), sangat dekat dan diterima oleh NU kultural.

”Dia Juga alumni kehormatan Pasantren Gontor dan anggota keluarga besar Pesantren Tebu ireng Jombang,” ujar Herdi. .

Selain itu, imbuh Arief Gunawan (jurnalis senior), puji Rizal Ramli yang memiliki cross-cultural links dengan NU, sehingga soal Jawa Non Jawa sudah tidak relevan lagi, tidak relevan selamanya dalam konteks pemilu dan pilpres.

”Memang RR mungkin kurang Njawani untuk kultur Solo-Jogja yang masih feodal, tetapi gaya artikulasi dan aksi/style yang RR lakukan sungguh transparan, jujur, terbuka dan candid hangat diterima masyarakat Jawa Timur, pantai utara Jateng, Banyumas dan Jawa Barat, Banten dll,” imbuh Herdi Sahrasad .

Jangan lupa, kata Arief, pengalaman pahit getir dalam hidupnya, telah membuat tokoh nasional Rizal Ramli (RR) selalu memihak kepentingan rakyat kecil, membela rakyat banyak dan bangsanya yang masih miskin.

”Bahkan sejak umur 6 tahun, RR tiasa (biasa) bahasa Sunda karena dia hijrah/tinggal Bogor, RR sangat memahami budaya Sunda dan sudah jadi orang Sunda hibrida yang merakyat,” kata Adhie Massardi, mantan Juru bicara Presiden RI Abdurrahman Wahid.

RR bekerja untuk kepentingan rakyat kecil, berpihak pada rakyat selama 11 bulan di Kabinet Jokowi, tapi malah disingkirkan dan didepak Jokowi, karena kuatnya intervensi penguasa pengusaha (Peng-Peng) dan oligarki/taipan hitam yang bercokol dibalik layar kekuasaan.

Masyarakat Sunda (jabar) telah menyerahkan Pusaka Kujang sebagai simbol kepercayaan dan kepemimpinan pro-rakyat masa kini dan masa depan, juga untuk mendukung RR maju di pilpres mendatang.

Mari kita berjuang tanpa kebencian, imbuh Herdi Sahrasad, budayawan dan ahli politik yang sempat jadi visiting fellow di Departemen Politik University of California Berkeley, USA, Kahin Centre Cornell University New York dan CSEAS Monash University Australia. Adv

Peluru Nyasar di Gedung Sovereign Cilandak, Diduga Dari Sekitar Depan Gedung

0

Bogordaily.net- Peluru menyasar ke Lantai 8 Gedung Sovereign Plaza di Jalan TB Simatupang No 36 RT 001/02 Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan kamis 15 April 2021.

Sebelumnya peluru yang menyasar diduga berasal dari Lapangan Tembak Marinir. Namun setelah di cek keberadaan peluru nyasar tersebut berasal dari depan gedung Sovereign.

“Arah peluru yang mengenai kaca ruang HRGA Room diduga berasal dari depan gedung Sovereign yaitu gedung Talaverra Park Office dan Midtown Residence,” ujar Kapolsek Cilandak, Kompol Iskandarsyah, Kamis 15 April 2021 malam dikutip dari kompascom.

Saat ini Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri masih melakukan pendalaman terkait temuan peluru nyasar tersebut. Dan untuk kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Peluru nyasar tersebut pertama kali diketahui oleh seorang office boy (OB) gedung saat melakukan pembersihan pada Kamis pagi pukul 06.50 WIB.

Saat OB melaksanakan pembersihan, OB melihat adanya salah satu kaca di ruangan HRGA Room terlihat berlubang serta pecah dan ditemukan lempengan timah di atas karpet.

Pihak keamanan gedung kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Cilandak, dan diteruskan ke Mabes Polri untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, Iskandar mengatakan berdasarkan keterangan kepala sekuriti gedung Muhammad Yusuf, kaca di ruangan HRGA belum pecah saat seorang office boy bernama Udin melakukan pembersihan, pada Rabu malam, 14 April 2021.

Namun keesokan harinya sekitar pukul 06.50 wib, saat OB sedang bersih-bersih melihat salah satu bagian kaca di ruangan HRGA pecah. ***

Sudah Vaksinasi, Bogor Valley Hotel Optimis Sektor Pariwisata dapat Bangkit

0

Bogordaily.net – Pemberian vaksin kepada karyawan sektor pariwisata,  hotel dan restoran yang di lakukan oleh pemerintah, di sambut baik oleh Bogor Valley Hotel.

Karyawan Bogor Valley Hotel sudah mendapatkan dosis pertama Vaksin Covid-19 yang di laksanakan di IPB International Convention Center, pada Selasa 6 April 2021.

Setelah 3 hari mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 Abudly Azhar, Staff Accounting Bogor Valley Hotel mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang signifikan.

“Beberapa jam setelah di suntik, tangan saya terasa pegal dan efek di 1-2 hari pertama Saya jadi sering mengantuk,”

Ia menambahkan bahwa, Bogor Valley Hotel menyambut baik vaksinasi, untuk melindungi diri dan juga para tamu hotel.

Sektor pariwisata
Karyawan Bogor Valley Hotel telah mendapatkan Vaksin Covid-19 dosis pertama, yang di laksanakan di IPB International Convention Center, pada Selasa 6 April 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

”Kami sangat menyambut baik program vaksinasi ini, karena bagi kami pelaku sektor pariwisata vaksinasi sangat penting, selain untuk melindungi diri, vaksin ini juga melindungi dan memastikan keamanan dan kenyamanan tamu kami dan keluarga kami dirumah,” ujar General Manager Bogor Valley Hotel, Bustamar Koto.

Menurutnya, para karyawan yang telah mendapatkan vaksin, tidak akan lengah dan tetap menerapkan prokes ketat.

“Walaupun kami sudah mendapatkan vaksin, kami tidak akan lengah dan loyo dalam menerapkan protokol kesehatan di hotel kami,” sambung Bustamar.

Bustamar menyatakan Bogor Valley Hotel optimis dengan adanya vaksinasi kepada karyawan, sektor pariwisata dapat bangkit.

“Kami di bagian sektor pariwisata selalu berusaha meningkatkan pelayanan dan kenyamanan tamu tamu kami, kami juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para tamu dan karyawan kami di situasi pandemi ini, salah satunya dengan program vaksinasi karyawan kami,” tutup Bustamar. Adv

Perselisihan Antara Kartika Putri dan Richard Lee Masih Panas

0

Bogordaily.net – Perselisihan antara Kartika Putri dengan dokter kecantikan Richard Lee, dengan kasus pencemaran nama baik masih terus berlangsung panas.

Saat ini kasus pencemaran nama baik tersebut masuk dalam proses mediasi antara Kartika Putri dan Richard Lee.

Untuk memenuhi panggilan polisi terkait proses mediasi, Kartika rela pulang dan meninggalkan putri sambungnya dan pulang lebih cepat dari Yaman.

Namun saat proses mediasi berlangsung Richard Lee justru tidak hadir, hal ini membuat Kartika yang rela pulang lebih cepat dari Yaman merasa kesal.

Dalam akun YouTube Hitz Infotaiment pada 15 April 2021, Kartika Putri mengungkapkan kekesalannya yang mana dirinya pulang lebih cepat demi mediasi.

“Harusnya saya pulang tanggal 12. Saya pulang tanggal 8 malam, saya percepat kepulangan demi mediasi hari ini,” ucap Kartika Putri.

Kartika Putri mengatakan pihak Richard Lee lah yang meminta untuk mediasi namun malah tidak datang.

“Karena medasi hari ini atas permintaan kuasa hukum sebelah. Dan ternyata yang meminta hari ini, yang bersangkutan (Richard Lee) tidak hadir,” ucap Kartika Putri.

Pihak dari Richard mengatakan ketidak hadirannya dikarenakan takut, jika Kartika akan membawa virus Covid-19 dari Yaman.

Namun kembali istri Habib Usman itu berkata bahwa, dirinya telah melakukan karantina mandiri selama lima hari serta tes PCR.

“Jadi saya sudah karantina lima hari, sebelum saya hari ini ke sini juga saya mengecek ulang ini hasil PCR, bahwa saya alhamdulillah negatif Covid, tetapi (Richard Lee) tetap tidak hadir,” tutur Kartika.

Kartika pun mengungkapkan kekecewaan dan rasa sedih karena seharusnya ia bisa lebih lama bersama putri sambungnya di Yaman. Dengan ketidak hadiran pihak Richard Lee ia merasa dipermainkan.

“Jujur kalau dibilang kecewa, saya sedih. Harusnya saya bisa lebih lama dengan putri saya di Yaman. Tetapi seperti ini, saya bukan kecewa, saya merasa dipermainkan,” ucap Kartika.

Saat ditanya untuk mediasi akan berujung damai Kartika mengungkapkan bahwa, semua bisa menilai dari kejadian tersebut.

“Mau damai atau tidak, teman-teman juga bisa menilai kehadiran saya jauh-jauh dari Yaman ke Indonesia dipercepat, meninggalkan putri yang akan kami tinggalkan dalam jangka waktu yang lama,” ucap Kartika Putri.

Perseteruan Kartika Putri dengan dr. Richard Lee memang sedang ramai diperbincangkan di media sosial.

Diketahui bahwa belum lama ini dokter Richard Lee berseteru dengan Kartika Putri setelah Richard membuat review produk kecantikan yang dinilai berbahaya di kanal YouTubenya.

Dari sanalah perselisihan Kartika Putri yang tidak terima kemudian membuat konten dengan pemilik produk tersebut dan menyinggung nama Richard Lee.***

Ketua Dewan Pengawasan Perumda Tirta Pakuan Cek Lokasi Sumber Air Bersih

0

Bogordaily.net – Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Syarifah Sofiah berkunjung melihat dua lokasi sumber air Perumda Tirta Pakuan, pada Rabu 7 April 2021.

Saat kunjungan ke dua lokasi sumber air, Syarifah Sofiah didampingi juga bersama anggota Bpk. hanafi dan Bpk. Dody Rosadi selaku Ketua Forum Komunikasi Pelanggan, dan Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf.

Pada kunjungan ke dua lokasi sumber air bersih Perumda Tirta Pakuan bertujuan untuk, mengecek kualitas air yang akan dialirkan kepada masyarakat.

Ketua Dewan Syarifa Sofiah mengungkapkan, untuk mata air yang ada agar dijaga konservasinya dan menambahkan sumur resapan di sekitar lokasi, agar bisa menambah debit airnya.

“Walaupun ada kendala dalam pola kebersihan masyarakat hulu sungai Cisadane yang kurang baik dan berdampak pada kualitas yang buruk, namun untuk mata air harap dijaga agar tetap bersih,” ujarnya.

Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf mengatakan, untuk saat ini pihaknya terus berusaha untuk menjaga kualitas sumber air bersih yang dialirkan ke masyarakat tetap terjaga.

“Kami berpedoman pada PERMENKES No 5 agar kekeruhan dibawah 5 Ntu,” ucapnya.

Akan tetapi ada kendala di hulu sungai Cisadane yang dianggap cukup sulit dan harus ada penanganan FGD (Forum Group Discussion) dengan pihak Kabupaten.

Saat ini Perumda Tirta Pakuan bekerja sama dengan IUWASH PLUS, melakukan evaluasi KKMA pada lokasi mata air.

Harapan dengan adanya kerja sama ini kedepannya, bisa menentukan jumlah sumur resapan serta desain detail pembuatannya.

“Mudah-mudahan di tahun depan ada anggarannya dan dapat dilaksanakan sehingga debit air kembali seperti semula,” tutur Ardani Yusuf. Adv

Jaga Stabilitas Pangan Hingga Idul Fitri, Pemkot Bogor Upayakan Hal Ini

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berupaya menjaga stabilitas harga dan stok pangan selama masa Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tahun 2021. Setidaknya ada empat upaya yang di lakukan Pemkot saat ini.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menjelaskan, upaya-upaya itu juga untuk menekan laju inflasi di Kota Bogor tahun 2021.

Upaya itu diantaranya seperti melakukan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang.

“Kemudian yang kedua melakukan sidak untuk memastikan bahwa ketersediaan pangan tidak ada yang namanya penimbunan pangan oleh para pedagang, itu yang penting,” kata Dedie usai rapat koordinasi ketersediaan dan pasokan komoditas pangan strategis, di Balaikota Kota Bogor, Kamis 15 April 2021.

Upaya penting lainnya, Sambung Dedie, adalah terhadap beberapa komoditas yang cukup strategis di Kota Bogor seperti ayam potong, ayam telur dan daging bisa saja dilakukan semacam kerja sama langsung antar daerah.

Seperti yang sudah Pemkot Bogor lakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan ayam potong, Dedie mengaku Kota Bogor sudah melakukan MoU dengan Kabupaten Ciamis.

“Kemudian kita harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar masyarakat juga membeli barang tidak dalam jumlah yang berlebihan,” tegasnya.

Dedie menegaskan, untuk menjaga stabilitas pangan termasuk bawang, khususnya bawang merah tidak menyumbang inflasi tinggi di Kota Bogor, Pemkot akan melakukan koordinasi dengan daerah lain, seeprti Kabupaten Brebes untuk melakukan pasokan bawah di Kota Bogor tetap aman.

“Tetapi juga sesuai dengan kebutuhan, dan juga bukan dalam konteks untuk mengambil keuntungan pribadi, apa lagi ditimbun kemudian dijual kembali ketempat lain,” tambahnya.

Kemudian, Dedie juga mengungkapkan, selama tiga hari ibadah puasa berjalan, dari delapan komoditas dengan harga eceran tertinggi, ada lima komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Seperti daging sapi, ayam, telur, cabai dan bawang. Sehingga harus mendapatkan perhatian khusus,” ungkapnya. Adv