Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 7361

Ngamuk, Kelompok Kriminal Bersenjata Papua Bakar 3 Sekolah, Satu Guru Tewas

Bogordaily.net – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar tiga sekolah yaitu SD,SMP dan SMA di Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua pada Kamis, 8 April 2021 sore.

Pada pagi hari sebelum pembakaran, KKB menembak mati seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo berusia 42 tahun di rumahnya di Beoga. Ia meninggal di tempat setelah terkena dua tembakan di tubuhnya dari anggota KKB.

Pembakaran dan penembakan dilakukan KKB Nau Waker dan anggotanya setelah diburu pasukan gabungan TNI-Polri dalam Operasi Nemangkawi di Intan Jaya.

Dalam kererangan tertulis Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Pol M Iqbal Alqudussy mengatakan saat ini TNI-Polri terus bergerak untuk mengejar KKB.

“TNI-Polri akan terus bergerak, segera mungkin untuk mengejar KKB. Di mana TNI-Polri telah berhasil kuasai wilayah Waker di Intan Jaya kemarin,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Detik.com, Kamis 8 April 2021.

Kombes Pol M Iqbal menduga jika saat ini Nau Waker Beserta kelompoknya sedang menuju ke Ilaga, beberapa kelompok yang pergi kedaerah Beoga diduga karena terdesak oleh TNI-Polri.

Tak hanya membakar tiga sekolah serta membunuh seorang guru, KKB Nau juga melakukan pemerasan kepada warga distrik Beoga.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) adalah sebutan dari penegak hukum Indonesia untuk kelompok militan yang mengklaim bahwa mereka adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Namun, salah seorang masyarakat Papua, Michael Menufandu, berpendapat jika ada perbedaan antara KKB dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB).

Perbedaan tersebut dilansir dari wartakota ada dalam penyebutan istilah dari pihak polisi dan TNI, polisi menyebutnya dengan KKB, istilah yang membuat kelompok tersebut dianggap sebagai kriminal.
Sedangkan TNI menyebutnya Kelompok Separatis Bersenjata yang berarti harus dihadapi dengan cara militer secara langsung.***

Pandemi, Vocalis Indie Asal Bogor Oncom Hideung Rintis Bisnis

0

Bogordaily.net – Terkena dampak Pandemi Covid-19, band Indie asal Kota Bogor Oncom Hideung, banting stir merintis bisnis bernama Coim Project.

Band yang sudah malang melintang di Kota Hujan ini, sekarang harus mencari jalan lain untuk tetap bisa bertahan hidup.

Selain ngeband, Coim vocalis Oncom Hideung mencari jalan lain untuk tetap menghasilkan uang. Ia tidak mau berpangku tangan. Karena itu mereka memilih untuk mandiri dengan merintis bisnis Coim Project.

Menurut Coim, banyak pilihan produk yang di jual di Coim Project antara lain pin, name tag serta gantungan kunci yang desainnya bisa sesuai dengan keinginan konsumen.

Coim Project
Coim Project milik Oncom Hideung. (Benfica/Bogordaily.net)

Bisnis ini telah dilakukan bersama-sama dan sudah berjalan selama enam bulan dengan uang modal dari hasil mengamen yang sudah dikumpulkan.

“Produksi pinnya sudah enam bulan sama name tag dan gantungan kunci, untuk ngontrak disini baru satu bulan,” ucap Coim anggota band Oncom Hideung.

Sebelum merintis bisnis Coim Project, mereka sempat menjadi penjual kopi keliling, namun dikarenakan pemerintah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mereka harus selalu berurusan dengan Satpol PP, akhirnya harus terpaksa berhenti berjualan.

Coim dan kawan-kawan terpikirkan untuk merintis usaha ini bersama-sama, dan saat ini mereka masih melakukan promosi kepada orang terdekat serta ke beberapa komunitas.

“Karena sebentar lagi memasuki bulan ramadhan dan menjelang lebaran, Coim Project akan menjual produk baru yaitu baju sablon yang desainnya bisa disesuaikan keinginan konsumen,” jelas Coim.

Tak hanya itu, kedepannya Coim Project akan melebarkan sayap bisnisnya dengan menjual poster, banner, sticker, cetak mug, bahkan cetak foto dan masih banyak lagi.

Coim mengaku setiap bulan ada tiga pesanan dalam jumlah satuan, sampai puluhan untuk pin dan gantungan kunci.

“Sebulan ya kita paling dapet tiga orderan, tiga macam biasanya lima puluh, kadang dua puluh ada juga yang satuan,” jelas Coim.

Walaupun Oncom Hideung akan fokus dengan bisnis yang mereka rintis, namun bermain musik tidak akan mereka tinggalkan.

Oncom Hideung merupakan grup band indie yang melegenda di Kota Bogor, yang telah berdiri sejak tahun 2005 oleh Coim dan kawan-kawan. Cc

ACT Membagikan 250 Paket Sembako Ke 68 Kelurahan Di Kota Bogor

Bogordaily.net – Kegiatan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersinergi bersama Kodim 0606 Kota Bogor, membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Acara tersebut dilaksanakan di Kodim 0606 Kota Bogor, Jumat 9 April 2021.

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bogor Raya, Catur Widodo menjelaskan, 250 paket yang dibagikan akan di sebar di 68 Kelurahan yang ada di Kota Bogor.

“Hari ini merupakan tahap awal, selanjutkan kami akan teruskan terutama di Bulan Ramadan nanti, karena kita harus pastikan masyarakat yang berpuasa bisa buka puasa” ujar Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bogor Raya, Catur Widodo, Jumat 9 April 2021.

Catur menuturkan, program ini merupakan program lanjutan, di tahun 2019 kemaren membuka layanan humanity care line.

“Humanity care line suatu layanan dimana bagi masyarakat yang membutuhkan bisa menelpon ke ACT untuk meminta bantuan, dan ACT akan mengirim bantuan,” paparnya.

Kemudian di tempat yang sama, Komandan Korem 061 Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan dalam kegiatan ini TNI bekerja sama dengan ACT membagikan 250 paket sembako dan air minum yang akan dibagikan ke seluruh Kelurahan Kota Bogor.

Tidak hanya di Bogor, ACT melakukan kegiatan hari ini secara serentak di 11 kota dan kabupaten di Jawa Barat dengan total 3.300 paket hari ini.

“Di masa pandemi Covid-19 seperti ini, kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang terkena dampak dari pandemi seperti ini” ujar Komandan Korem 061 Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi, Jumat 9 April 2021.

Kemudian Fauzi menyampaikan, target yang menjadi sasaran antara lain masyarakat seperti masyarakat pra sejahtera, anak-anak yatim piatu, keluarga miskin, serta panti jompo.

“Personil yang diturunkan sejumlah 68 anggota yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas di 68 kelurahan Kota Bogor yang ada,”

Selanjutnya pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0606 Kota Bogor Kolonel Inf Robby Bulan berharap, kegiatan ini terus berlanjut agar membantu masyarakat serta membagi kepada yang membutuhkan.

Serta juga bisa menumbuhkan semangat kepada mereka dalam bekerja dan untuk makan sehari hari mereka tercukupi.

“Dengan membagi kebahagian kita kepada yang lain semoga menjadi suatu persatuan dan kesatuan untuk kita semua” ungkapnya.***

Menjelang Bulan Suci Ramadan, Kementan Gelar Pangan Murah

Bogordaily.net – Saat menjelang Bulan suci Ramadan, Pasar Mitra Tani (PMT) atau Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan semakin gencar melalukan gelar pangan murah baik di pusat maupun provinsi.

Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi mengakui bahwa kebutuhan pangan akan mengalami peningkatan, meskipun berbeda-beda untuk setiap komoditas.

Hal ini untuk memperkuat dan mempermudah akses masyarakat terhadap bahan pangan yang berkualitas dan terjangkau.

“Secara nasional ketersediaan pangan kita aman, kita melakukan perhitungan hingga Mei atau paska lebaran 11 komoditas pangan pokok dalam kondisi yang aman,” ujar Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi di Jakarta, Kamis 8 April 2021.

Kemudian Agung berharap dengan terpenuhinya kebutuhan pokok, maka masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

“Insyaa Allah ketersediaan dan pasokan pangan aman. Untuk itu kami dan jajaran di daerah tentu bersinergi dengan stakeholder lainnya bersama-sama untuk mengendalikan pasokan dan harga pangan, antara lain melaui gelar pangan murah,” harapnya.

Saat ini PMT/TTIC di pusat maupun daerah sudah, sedang dan akan melaksanakan berbagai kegiatan gelar pangan murah untuk mengantisipasi gangguan pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) Puasa.

Dalam kegiatan tersebut, PMT/TTIC menjual berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat, tidak hanya sepuluh bahan pangan pokok/strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreg, daging sapi, daging ayam, telur ayam, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, dan bawang putih.

Namun juga komodiats pangan lainnya seperti aneka sayuran dan buah-buahan, bahkan produk olahan pangan lokal yang dipasarkan oleh UMKM.

Selanjutnya di Jabodetabek, masyarakat dapat mengakses pangan tidak saja di outlet pasar mitra tani.

PMT/TTIC Pusat bahkan membuka outlet baru PMT/TTIC di Taman Kencana Bogor sehingga saat ini sudah memiliki 3 outlet termasuk yang di Pasar Minggu Jakarta, dan Cimanggu Bogor.

Gelar Pangan Murah juga terus dilakukan di wilayah Jabodetabek, baik di pasar-pasar, kelurahan, rusunawa, maupun instansi lainnya.

Untuk menstabilkan harga cabai rawit merah, PMT/TTIC sejak tanggal 8 sampai 30 Maret setiap hari melakukan gelar pangan murah di 57 titik.

Bahkan dilanjutkan hingga 12 April dengan gelar pangan murah cabai rawit khusus di 25 titik di Jakarta, Depok dan Bogor dengan harga khusus Rp 32.000 per kilogram.***

Tiga Siswa di SMA Negeri 1 Leuwiliang Terpapar Covid-19, PTM Ditunda

0

Bogordaily.net- Tiga siswa di SMA Negeri 1 Leuwiliang positif Covid-19. Akibat hal itu Pemkab Bogor melalui Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan menyatakan proses uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda.

Saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi Pengawasan KCD Tingkat 1 Kabupaten Bogor Ridwan Munjani menjelaskan awalnya yang terpapar Covid-19 di SMAN 1 Leuwiliang hanya satu orang saja.

Menurutnya kondisi ini diketahui setelah salah seorang pelajar mengeluhkan hilangnya indra perasa dan penciumannya.

“Pada 6 April 2021 seorang guru mengabsen siswa kelas XI IPS siswa menyampaikan ada siswi yang sakit tidak hadir selama 2 Minggu, sejak tanggal 25 Maret 2021, kata temannya siswi tersebut sakit dengan gejala penciumannya hilang,” ungkap Ridwan, Jumat 9 April 2021.

Tim Satgas Covid-19 sekolah menindak lanjuti kasus tersebut dan diteruskan ke tingkat kecamatan untuk dilakukan tracing.

Menurutnya tim Satgas sekolah sudah cukup tanggap. SMA Leuwiliang merupakan salah satu dari 170 sekolah di Kabupaten Bogor yang menjalani uji coba PTM sejak 11 Maret 2021 kemarin dan berakhir pada 10 April besok.

Untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di sekolah SMAN 1 Leuwiliang tersebut, proses pembelajaran dilakukan secara daring kembali.

“PTM sementara dihentikan dulu di SMA Leuwiliang. Ada rapat evaluasi hari ini, kita tunggu saja bagaimana kesepakatannya,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan di Bogor. Menurutnya rencana Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Bogor hanya dibatasi untuk 157 SD dan SMP di Kabupaten Bogor.

“Kita akan bentuk Tim Prokes Sekolahnya dahulu, yang bertugas untuk menetapkan sekolah mana yang sudah siap Prokesnya, itu yang bisa melakukan pembelajaran secara langsung,” ujar Iwan Setiawan dalam keterangan pers yang diterima, Minggu 14 Maret 2021.

Menurutnya,  dalam pemberlakuan Sekolah Tatap Muka di ditengah pandemi Covid-19 perlu kehati hatian. Proses seleksi ditempuh untuk menilai kelayakan sekolah dalam memberlakukan Sekolah Tatap Muka.

Iwan mengatakan, evaluasi sangatlah penting dilakukan setelah adanya kegiatan Sekolah Tatap Muka. Apakah dengan kegiatan tersebut bisa tidak menimbulkan dampak negatif salah satunya penyebaran Covid-19 di kluster sekolah.

“Kita berikan percobaan dulu, jika tidak ada dampak negatif, baru kita bisa terapkan Sekolah Tatap Muka di seluruh Kabupaten Bogor” tuturnya. ***

Pendaftaran CPNS Sekolah Kedinasan Dibuka Hari ini, Yuk Simak Tata Caranya

Bogordaily.net – Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk sekolah kedinasan dibuka hari ini Jumat 9 April 2021 pukul 09.21 WIB.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen mengatakan dalam konferensi pers, pada Kamis 8 April 2021.

“Kita akan membuka sistem pendaftaran ini besok tanggal 9 April tahun 2021 jam 09.21 WIB. Jadi jam 09.21 sistem akan langsung on dan bagi para calon taruna taruni sudah bisa melakukan surfing, melihat-lihat dahulu program-program pendidikan yang ada dan akan dibuka,” tuturnya.

Suharmen mengatakan tata cara penerimaan sekolah kedinasan tidak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Berikut adalah tata cara mendaftar seleksi CPNS sekolah kedinasan tahun. 2021

1. Pertama, buka laman SSCASN kedinasan disitus dikdin.bkn.go.id

2. Lakukan pendaftaran dengan klik daftar, lalu masukan data – data pribadi yang diminta untuk validasi data.

3. Setelah validasi berhasil, peserta kembali diharuskan mengisi data pribadi lainnya.

4. Peserta yang sudah mengisi data, diharuskan untuk mencetak kartu informasi akun sekolah kedinasan sebagai bukti telah mendaftar di SSCN.

5. Lalu peserta akan disuruh mengisi biodata sesuai dengan kolom – kolom yang tersedia serta mengupload foto diri sambil memegang kartu informasi akun yang telah dibikin dan ktp.

6. Pelamar akan dibawa ke laman yang mana harus memilih sekolah kedinasan yang diinginkan, setiap pelamar hanya dapat melamar satu sekolah kedinasan.

7. Setelah selesai, cetak kartu bukti pendaftaran sekolah kedinasan.

8. Pelamar login ke situs resmi sekolah kedinasan yang telah dipilih.

9. Lalu pelamar harus mengisi data-data yang diperlukan. Yaitu pas foto, KTP/KK/Surat Keterangan Merekam KTP, Ijazah, Transkip, Rapot, Bukti Bayar, dan dan lainnya.

10. Setelah mengisi data, instansi atau sekolah kedinasan akan memverifikasi administrasi data pelamar

11. Lalu istansi atau sekolah kedinasan mengumumkan hasil verifikasi administrasi

12. Pelamar yang lulus seleksi administrasi wajib melakukan pembayaran PNBP, mencetak kartu ujian dan mengikuti tes CAT dan tes lain sesuai dengan ketentuan sekolah kedinasan.***

Sukabumi Akan Punya KEK, Disebut Bukit Algoritma, Kenapa?

Bogordaily.net – PT amarta Kerya (Persero) atau AMKA telah teken proyek pembangunan rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 atau yang disebut Bukit Algoritma di Sukabumi, Jawa Barat dengan nilai Rp18 triliun untuk tahap awal pembangunan.

Dikutip dari Kompas, Direktur Utama AMKA, Nikolas Agung mengatakan bahwa proyek ini akan dibangun diatas tanah seluas 888 hektare. Dan digadang-gadang oleh publik akan menyerupai kawasan perusahaan teknologi Silicon Valley dengan nama Bukit Algoritma.

“Proyek di atas lahan seluas 888 hektare yang berlokasi di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, perseroan dipercaya sebagai mitra pembangunan Bukit Algoritma,” tutur Nikolas Agung.

Pembangunan direncanakan selama tiga tahun kedepan dengan perkiraan total nilai proyek ini hampir 1 miliar euro atau sekitar Rp 18 triliun untuk tahap awal pembangunan.

Nikolas Agung menjelaskan dana digunakan untuk peningkatan kualitas ekonomi 4.0 dengan melakukan peningkatan pendidikan, penciptaan pusat riset dan development, serta meningkatkan sektor pariwisata kawasan itu.
Ia berharap atas adanya pembangunan ini mampu mendukung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan.

“Sebagai salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN),” ucap Nikolas.

Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya, Budiman Sudjatmiko, berharap Bukit Algoritma menjadi dapat pusat penelitian dan pengembangan serta pengembangan sumber daya manusia di masa depan.

“Ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut,” ucapnya.
Pengembangan yang dimaksud oleh Budman ialah inovasi seperti kecerdasan buatan, robotik, pesawat nirawak (drone), hingga panel surya.***

Fajari Arya Akui Banyak Hal Menarik Menjadi Anggota DPRD Kota Bogor

0

Bogordaily.net Fajari Arya mengakui banyak hal menarik, bekerja sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor kepada Bogordaily.net pada Senin, 5 April 2021.

“Sebagai Anggota DPRD tentu banyak pekerjaan yang dilakukan untuk masyarakat Kota Bogor ini. dalam hal pekerjaan sangat sibuk tetapi ada beberapa pekerjaan yang menarik jika menjadi anggota DPRD Kota Bogor,” ucap Fajari.

Fajari Arya mengungkapkan hal menarik yang bisa dilakukan anggota DPRD seperti melayani masyarakat, terjun langsung serta membantu masyarakat dengan peraturan daerah yang telah ada.

“Banyak yang menarik, tetapi yang paling penting tugas saya sebagai anggota DPRD harus bisa memberikan pelayanan, serta membantu masyarakat Kota Bogor dengan sangat baik,” ujarnya.

Menurutnya sebagai anggota DPRD harus bisa menerima apa keinginan masyarakat untuk memajukan Kota Bogor secara bersama.

“Karena kami para anggota DPRD merupakan suatu wadah bagi masyarakat, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat yang nantinya akan kita olah lagi, sehingga peraturan dan lain-lainnya jelas,” tegasnya.

Fajari mengatakan bahwa, Kota Bogor ini mempunyai potensi yang sangat banyak jika bisa memanfaatkannya dengan baik.

Salah satu contoh yang dikatakan Fajari yaitu, banyak tempat yang belum tersentuh yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata di Kota Bogor.

“Banyak tempat wisata di Kota Bogor yang belum terurus, namun saat ini kalau dilihat masih kurangnya ilmu atau pelatihan kepada masyarakat dalam pengelolaan serta izin ataupun undang-undang nya,” kata Fajari.

Hal inilah yang seharusnya bisa disosialisasikan serta diberikan arahan, agar dapat menjadi suatu manfaat yang membantu perekonomian di daerah tersebut dengan baik.

“Sebagai Anggota DPRD Kota Bogor saya akan berusaha secara maksimal, untuk menciptakan usaha-usaha yang bisa oleh masyarakat khususnya para pemuda di kota Bogor” ucap Fajari.

Tidak hanya wisata, menurut Fajari banyak potensi-potensi lain pun yang bisa dikelola seperti Unit Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kalau dilihat saat ini UMKM pun sudah maju, namun masih harus ada beberapa pelatihan yang lebih matang, kita akan usakakan nanti kedepannya,” tandasnya. Adv

Ini Serangan Kubu Moeldoko ke AHY Atas Sikap SBY Daftarkan Partai Demokrat Atas Nama Pribadi


Bogordaily.net –
Kubu Moeldoko menyerang kubu Agus Harimurti Yudhoyono dengan menyebarkan bukti yang menunjukan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan Partai Demokrat (PD) ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama pribadi.

Pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan menyebut bahwa pendaftaran itu dilakukan pada 19 Maret 2021.

“Tanggal 19 kemarin didaftarkan bahwa Partai Demokrat milik SBY, didaftarin ke Kekayaan Intelektual Kemenkumham, tapi itu belum keluar karena kami akan bantah itu,” kata Hengky pada wartawan, Kamis, 8 April 2021.

Hal ini membuat Hegki heran karena menurutnya, pada tahun 2007 Partai Demokrat sudah didaftarkan atas nama partai.

“Soalnya tahun 2007 sudah didaftarkan kekayaan intelektual atas nama partai, sekarang dia mau ubah lagi atas nama diri sendiri,” tuturnya.

Ia mengatakan SBY dengan mengatakan suka memutarbalikan sejaran pendirian Partai Demokrat, dan PD telah didaftarkan atas nama partai bukan pribadi.

“SBY itu mungkin SAKIT, dan suka memutarbalikkan sejarah pendirian Partai Demokrat, tentang atribut dll sudah didaftarkan pada tanggal 24 Oktober 2007 atas nama partai, bukan pribadi,” ucapnya.

Hengky menyindir SBY dengan menanyakan apakah mantan presiden Indonesia itu mau membuat PD menjadi perusahaan miliknya.
“Jadi apakah Pak SBY mau bikin PD perusahaan dia?” ucap Hengki.

Selain itu Hengki mengungkapkan para pendiri PD akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjadi gugatan yang berbeda dengan yang telah diajukan sebelumnya terkait AD/ART.

Sebelumnya Partai Demokrat kubu Moeldoko mengajukan gugatan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat 2020 Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Juru Bicara Partai Demokrat kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, menyatakan pihaknya meminta PN untuk membatalkan AD/ART Partai Demokrat 2020.

“Meminta PN membatalkan AD/ART 2020 karena melanggar UU baik formil dan materil. Meminta PN membatalkan Akta Notaris AD/ART 2020 beserta susunan pengurus DPP,” kata Rahmad.

Rahmat pun menuturkan bahwa gugatan AD/ART 2020 diajukan pada Senin, 5 April 2021 dan sudah terdaftar di kepaniteraan.

“Gugatan AD/ART 2020 sudah diajukan ke PN Minggu lalu dan sudah terdaftar di kepaniteraan kemarin, 5 April 2021,” kata

Selain itu kubu Moeldoko meminta ganti rugi sebesar Rp. 100 Miliar kepada AHY untuk diberikan kepada seluruh DPD dan DPC Partai Demokrat.

Jendral Min Aung Hlaing Buka Suara Soal Cara Militer Myanmar Tangani Demonstran Antikudeta

0

Bogordaily.net – setelah dikecam oleh berbagai negara, Jendral Min Aung Hlaing akhirnya buka suara terkait cara militer Myanmar menangani demonstran yang protes antikudeta, menurutnya protes tersebut menhancurkan negara.

Dilansir dari televisi corong junta pada Rabu 7 April 2021 Min Aung Hlaing menyebut para pembangkang sipil (CDM) telah menyetop kegiatan ekonomi negaranya seperti rumah sakit, kantor, pabril dan lainnya.

“CDM adalah kegiatan menghancurkan negara,” ucapnya dikutip dari Reuters, Kamis 8 April 2021.

Dilansir dari AFP, ia mengatakan bahwa korban yang sebenarnya berjatuhan tidak sebanyak yang dilaporkan oleh media. Data junta mencatat 248 demonstran yang tewas termasuk 16 anggota polisi.

Min Aung Hlaing membantah laporan lembaga terkait tahanan politik AAPP dimana menyebut 598 orang tewas sejak kudeta yang terjadi 1 Februari 2021 lalu, dan sebanyak 2.847 orang ditahan.

Beberapa media lokal melaporkan militer makin gencar menangkap para pemberontak anti kudeta seperti aktivis, dokter, pemuka agama dan selebriti.
Bahkan pemerintah militer merilis 120 daftar selebriti yang buron, salah satu nya penyanyi, aktor dan model top Myanmar, Paing Takhon, yang sedang sakit parah di tangkap oleh militer.

Menurut Kelompok Advokasi AAPP, sejak kudeta militer terhadap Pemimpin terpilih Myanmar Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021 total korban tewas telah lebih dari 598 orang.

Pada Selasa 16 Maret 2021 sebanyak 74 demonstran tewas dalam sehari akibat tembakan membabi buta pihak militer Myanmar.

Negara – negara di dunia pun ikut mengecam kekerasan yang dilakukan oleh militer Myanmar kepada masyarakat sipil negara tersebut.

Belum lagi pada Senin, 29 Maret 2021 sebanyak 14 warga sipil tewas, 8 orang di antaranya berada di distrik Dagon Selatan di Yangon.

Pasukan militer Myanmar pun membunuh sedikitnya 114 orang dalam sehari pada Sabtu, 27 Maret 2021.

Salah satunya adalah seorang gadis berusia 13 tahun di Kota Mandalay.

Dari 114 orang itu juga, kelompok masyarakat sipil mengatakan bahwa Jet militer menewaskan sedikitnya 2 orang dalam serangan di desa yang dikendalikan oleh kelompok bersenjata dari minoritas Karen.

Kini, Para demonstran membuat taktik baru untuk meningkatkan kampanye pembangkangan sipil, pada Selasa, 30 Maret 2021. Demonstran meminta penduduk membuang sampah ke jalan-jalan di persimpangan jalan utama.

Langkah tersebut, tentunya bertentangan dengan seruan yang dikeluarkan melalui pengeras suara di beberapa lingkungan di Yangon dari pihak miiter.

Seruan militer itu mendesak penduduk untuk membuang sampah dengan benar sesuai tempatnya.

selain itu pihak piliter bahkan menyerang rumah ibadah dan seorang dokter yang sempat menentang kudeta.***