Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7367

PCNU Kabupaten Bogor Punya Kepengurusan Baru, Berikut 3 Jajaran Inti 2021-2025 dan 11 Wakilnya

Bogordaily.net – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor kini resmi memiliki kepengurusan baru masa khidmat 2021-2025 dengan 3 jajaran inti dan belasan wakil.

Kepengurusan baru tersebut kini diketuai KH. Aim Zaimuddin, Sekretaris Abdul Somad dan Bendahara Abdul Azis. Ketiganya memiliki 11 hingga 12 wakil dalam jabatan tersebut.

Pelantikan jajaran PCNU Kabupaten Bogor itu diresmikan langsung Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siraj yang disaksikan ulama dan jajaran pemerintahan setempat, di antaranya, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Mukri Aji dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Acara pelantikan kepengurusan baru PCNU Kabupaten Bogor, Selasa, 6 April 2021 , di Ruang Seraguna 1 Gedung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor.

Di depan ratusan anggotanya, Jajaran pengurus baru itu kini diberi amanah menjaga persatuan bangsa oleh Ketua PBNU KH. Said Aqil Siraj.

KH Aqil Siraj  berharap PCNU Kabupaten Bogor bisa menjaga prinsip-prinsip ke Nahdliyyinan atau ke NU-an sebagai penjaga dan pengawal persatuan bangsa.

“Jangan sampai budaya caruk Maruk dan bobrok dibawa kesini. Di sana saja pengen seperti kita kok,” kata dia usai menghadiri pelantikan, Selasa 6 April 2021.

Menurutnya, Budaya Indonesia sudah memiliki kesan dijadikan rujukan ulama-ulama di luar Indonesia karena terkenal sebagai negara yang toleran.

“Ulama-ulama (luar Indonesia) lagi pengen seperti Indonesia agar bisa hidup bertoleransi walaupun beda suku budaya dan agama, aman tentram malah diantara kita ada yang ingin mengimport budaya mereka,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bogor terpilih, Aim Zaimuddin mengaku, Kabupaten Bogor terkenal dengan masyarakatnya yang ramah, hingga siapapun yang masuk dan agama apapun yang ada di Kabupaten Bogor tidak terlalu dibuat pusing.

“Karena orang Bogor ini peramah, jangankan yang mengaku wali, yang mengaku nabi pun diterima. Ini tentu menjadi tantangan kita, jangan sampai keramahan warga Bogor ini dimanfaatkan oleh orang-orang keliru,” ungkapnya.

Berikut Susunan Jajaran pengurus PCNU masa Khidmat 2021-2025:

Ketua: KH. Aim Zaimuddin
Wakil ketua: Saepudin Muhtar
Waspada
KH. Endang Sopian
KH. Agus Mulyana
Ustad Iwan Setiawan
Syamsudin
Ujang Ruhiyat
Amirulloh
KH. Hunudin
KH. Ramlan Rasyad
KH. Asep Saepudin
Sekretaris: Abdul Somad
Wakil : Daud Muslim
Ahmad Zaini
Ahmad Dicky Sofyan
Asep Nu’man Iskandar
A. Saepudin
Abas
Mahmud
Sihabudin
Syarifudin
Syarif Hidayat
Teguh Sugiarto
Bendahara: Abdul Azis
Wakil : Muhammad Syukron Habiby
Ustad Abdus Sobur
Matsanih
Abdul Latif
Rinto
Muhammad Riyad
M. Zarkasih
Lukman Sahli
Jaja Sujai
Sahri Ramdhani
Haribudin
Suherman.***

Sekda Ingin Sentul Eco Edu Tourism Forest Jadi Wisata CARE

0

Bogordaily.net – Sekretaris Derah Kabupaten Bogor, Burhanudin meresmikan Hall dan K- Forest Hall di kawasan Sentul Eco Edu Tourism Forest, Babakan Madang Kabupaten Bogor Selasa 6 April 2021.

Selain itu, sebagai ekowisata tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, juga dapat meningkatkan masyarakat berwawasan lingkungan.

Karena dalam pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat, sehingga akan memberikan dampak terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus secara ekonomi memajukan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Burhanudin, adanya Millenials Hall dan K- Forest Hall Sentul Eco Edu Tourism Forest ini dapat menjadi wisata Conservation, Education dan Recreation (CARE), serta jadi wisata edukasi unggulan di Kabupaten Bogor.

“Kita harus berpacu mudah-mudahan ini jadi salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Bogor khususnya wisata edukasi. Sentul Eco Edu Tourism Forest harus jadi objek wisata CARE,” ujar Sekretaris Derah Kabupaten Bogor, Burhanudin.

Kemudian Burhanudin menyatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berupaya melaksanakan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.

Pastinya dalam skala yang lebih masif, seperti rehabilitasi hutan dan lahan, pengadaan bibit, penghijauan, hutan tanaman rakyat, reboisasi dan penerapan zero delta q policy untuk daerah resapan air, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

“Sentul Eco Edu Tourism Forest ini bahkan sudah masuk ke dalam Perda Nomor 7 Tahun 2020, tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah Kabupaten Bogor. Ini masuk di salah satu prioritas yang akan kami pasarkan dengan menggunakan berbagai sarana media,” katanya.

Selanjutnya saat ini, Pemkab Bogor sudah melakukan Mou tentang pelestarian hutan dan lingkungan hidup se-Kabupaten Bogor.

Hal itu termasuk didalamnya mendukung pengembangan objek wisata, yang berbasis alam dan pelestarian lingkungan hidup.

Pada prinsipnya, Pemkab Bogor menyambut baik berbagai program yang diadakan Korea Indonesia Forest Center (KIFC).

“Semoga kedepannya kiprah KIFC di Kabupaten Bogor semakin berkembang dan kita dapat bekerjasama dalam upaya mengantisipasi perubahan iklim, serta melestarikan lingkungan melalui berbagai program ekowisata dan pembangunan yang berwawasan lingkungan,” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala Bagian Kerjasama Bilateral Biro Kerjasama Dalam Negeri, Dodi Sumargi mengatakan, akan adanya pembangunan fasilitas.

Diharapkan menjadi media dalam meningkatkan kerjasama bidang kehutanan, wisata alam, perubahan iklim, konservasi dan ekowisata berbasis wawasan lingkungan.

“Di Sentul Eco Edu Tourism Forest sudah terbangun pos keamanan laboratorium, museum hutan Indonesia, guest house, asrama dan ruang belajar, kantin, mushola, gudang, toilet, jembatan dan aula terbuka,” ujarnya.

Dodi yakin dengan adanya Sentul Eco Edu Tourism Forest dapat mendukung pelestarian alam, pendidikan lingkungan, wisata penelitian dan pemberdayaan masyarakat. Adv

Kapolres Bogor Tekankan Salat Tarawih Tetap, Protokol Kesehatan Terjaga, Begini Maksudnya

Bogordaily.net – Kapolres Bogor AKBP Harun menekankan pelaksanaan tarawih berjamaah tetap perlu dilaksanakan dengan protokol kesehatan, karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Ia mengaku segera merapatkan hal teknis pengetatan protokol kesehatan selama tarawih dan kegiatan-kegiatan selama Bulan Ramadan 2021 dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Bogor.

“Kita masih ngobrol dulu lah dengan Forkominda, nanti kita akan rapat lah dengan Forkominda,” ujarnya kepada wartawan di Mapolres Bogor, Selasa, 6 April 2021.

Menurut AKBP Harun, pihak kepolisian masih menekankan imbauan protokol kesehatan sebagai fokus penanganan penyebaran Covid-19 di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Kalau imbauan kita sih tetap, karena masih PPKM itu kan,” ujarnya.

Menurut AKBP Harun, alangkah baiknya jika masyarakat bisa melaksanakan tarawih berjamaah pertama kali sejak ada pandemi Covid-19 tahun 2020 hingga 2021.

“Salat tawarih tetap, protokol kesehatan terjaga,” katanya lagi.

Diketahui, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro diperpanjang lagi oleh Pemerintah.

Melalui Instruksi Mendagri Nomor 7 Tahun 2021, pemerintah memberlakukan kembali penerapan PPKM skala mikro mulai 6 April 2021 hingga 19 April 2021.

Dalam aturan PPKM kali ini, pemerintah memperkecil jaring di wilayah desa, RT dan RW. Zona merah yang awalnya harus lebih dari 10 rumah warga, sekarang diperkecil menjadi di atas 5 rumah.

Selain itu, terdapat penambahan 5 provinsi dalam penerapan PPKM skala mikro ini, yaitu Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Riau, dan Papua, sehingga kini berjumlah 20 provinsi.

Provinsi yang sebeulmnya lebih dulu menerapkan PPKM Mikro berjumlah 15, ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Mengenai kebijakan salat tawarih sebelumnya telah disampaikan Ketua MUI Kabupaten Bogor KH. Mukri Aji.

KH. Mukri Aji mengatakan telah mempertimbangkan dengan saksama kebijakan membolehkan tarawih berjamaan tersebut.

Setelah setahun pandemi Covid-19, tren kesadaran masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan menurutnya telah meningkat.

“Kami sudah bolehkan masyarakat salat Jumat beberapa waktu lalu dan itu berjalan baik. Jadi saya percaya DKM masjid bisa menjaga tarawih berjamaan juga,” ujarnya saat dihubungi Bogordaily.net di Bogor, Senin, 5 April 2021.

Mukri Aji mengaku mempercayakan pelaksanaan tarawih berjamaah kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di 40 kecamatan yang ada di wilayahnya.

DKM telah mengetahui mengenai pentingnya protokol kesehatan yang dilaksanakan saat beribadah. Baik menggunakan masker, berjaga jarak maupun mencuci tangan.

“Saya yakin DKM sudah tahu, kami percayakan kepada mereka. Kami juga selalu komunikasi membimbing,” kata Mukri Aji.***

Ini 2 Keinginan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim kepada Tirta Pakuan

0

Bogordaily.net – Ada 2 Keinginan Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim kepada Tirta Pakuan pada hari jadinya ke-44, Selasa 6 April 2021.

2 keinginan Dedie yaitu, BUMD milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ini, bisa meningkatkan jumlah pelanggan dan memperluas area jangkauan pelayanan.

“Untuk itu semoga ke depan Tirta Pakuan bisa terus meningkatkan jumlah pelanggan dan menjangkau pelayanan yang lebih luas lagi,” jelas Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat silaturahmi dengan jajaran direksi di Saung Dolken Resort Syariah Bogor, Jalan Guri Muchtar, Kampung Kebon Karet, Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Selasa 6 April 2021.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim hadir bersama para jajaran direksi, yang pernah memimpin PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

“44 tahun bukan usia yang pendek. Pekerjaan rumah dan tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor masih banyak,” ujarnya

Selanjutnya Dedie menjelaskan dari total 1,1 juta jumlah penduduk Kota Bogor dengan 320 ribu Kartu Keluarga (KK) , baru 157 ribu rumah tangga yang bisa menikmati layanan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

Selain itu, Dedie berharap kedepan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor terus berinovasi dan menjalin kerja sama dengan daerah lain.

Kerjasama itu dilakukan secara bersama-sama yang menggunakan kali Cisadane, sebagai sumber mata air dan menyadarkan warga di hulu agar tidak membuang sampah ke kali Cisadane.

Hal ini dimaksud agar beban di Ciherang Pondok tidak terlalu berat sebagai sumber mata air, khususnya dalam memberikan layanan air bersih dikala curah hujan tinggi.

Kemudian Dedie bercerita, sempat mengajak direksi PDAM Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bertemu perwakilan DPR RI, untuk membantu memberikan bantuan akses pembiayaan-pembiayaan.

“Salah satunya tahun 2021 PDAM Kota Bogor mendapatkan suntikan bantuan, sebesar Rp 16 Miliar untuk di Palasari,” ucapnya.

Selanjutnya Dedie menilai, saat ini masih cukup banyak sumber-sumber mata air di lingkungan warga yang belun terkelola.

Salah satunya di kawasan Kebon Kepala, sehingga memberikan pemandangan kurang indah akibat pipa penyaluran air yang terkesan asal-asalan. Adv

Selamat, Audy Marissa Melahirkan Anak Pertamanya

0

Bogordaily.net – Kabar bahagia datang dari artis cantik Audy Marissa yang melahirkan secara prematur anak pertamanya berjenis kelamin laki-laki pada Rabu, 7 April 2021 dini hari.

Audy Marissa mengumumkan kelahiran anaknya tersebut melalui unggahan foto di akun Instagram pribadinya @audymarissa pada Rabu 7 April 2021.

“7 April 2021 – Pkl 00:21 WIB. Telah lahir anak pertama kami seorang putra yang sangat kuat.
‘Anzel Maverick Xie’ secara prematur di usia kandungan 31 Minggu 4 Hari,” tulis Audy Marissa.

Walau dilahirkan secara prematur Audy marissa merasa bersyukur semua organbayi nya baik dan bagus.

“Tapi kami sangat bersyukur baby Anzel semua organnya baik & bagus,” ucapnya.

Ia pun mengatakan bahwa bayinya masih harus dipantau di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) atau ruang perawatan intensif sehingga Audy belum bisa memeluk anaknya.

“Tapi masih terus harus dipantau di ruang NICU. Jadi mama belum bisa peluk langsung. Maaf om tante online belum bisa kasih liat keadaan bao bao skg karena masih dirawat dalam inkubator,” ucapnya.

Audy meminta doa dari pengikutnya di Instagram untuk anaknya agar bisa sehatterus dan cepat bisa pulang untuk dirawat langsung oleh ia dan suaminya.

“Mohon doa nya teman2. Bao bao atau Anzel bisa sehat terus dan semangat biar cepet2 bisa dibawa kerumah yaa. Dan dirawat langsung sama mama papanya,” ucap Audy.

Tak hanya itu, Audy mengucapkan terima kasih kepada sang suami yang selalu support dan kepada para dokter serta suster yang telah membantunya melahirkan dengan selamat.

“Terima Kasih suamiku @anthonyxie_ yang support aku terus dan berusaha tenang pada saat itu. Kamu suami terbaik. Berterima kasih juga untuk dokter @thomaschayadi yang siap siaga dipanggil dadakan dan bawa aku langsung ke IGD. Terima Kasih para dokter, suster dan semua perawat yang bantu aku & anak aku bisa sama2 sehat dan selamat. Dan pastinya ini semua campur tangan dan kehendak Tuhan,” tutur Audy Marissa. ***

Berikut Panduan Buka Puasa, Pengajian, Tausiah dan Ceramah Selama Ramadan 2021


Bogordaily.net –
Kementerian Agama (Kemenag) merilis panduan untuk acara buka puasa bersama Ramadan 2021 yang mana harus dibatasi dengan jumlah orang 50 persen dari kapasitas ruangan.
Walau merilis panduan tersebut, Kementerian Agama tetap menghimbau masyarakat lebih baik untuk melakukan sahur serta buka puasa dilakukan di rumah masing – masing.

Panduan yang dikeluarkan Kementerian Agama tercantum dalam Nomor 3 Tahun 2021, dalam surat edaran tertulis kegiatan buka puasa bersama harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran 50 persen dari kapasitas ruangan serta menghindari kerumunan.

“Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan,” kutipan surat edaran tersebut.

Selain buka puasa bersama, masjid dan musala dibolehkan untuk melakukan salat berjamaah dengan aturan yang sama seperti buka puasa bersama yaitu pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.

Untuk kegiatan pengajian, tausiah, ceramah, kultum Ramadhan dan kuliah subuh, paling lama dilakukan dengan durasi waktu 15 menit.

Seperti peraturan yang lainnya, untuk kegiatan peringatan Nuzulul Quran, yang dilakukan di masjid atau mushala ataupun yang dilakukan diluar ruangan juga dilaksanakan dengan pembatasan denganpaling banyak 50 persen dari kapasitas ruangan serta harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pengurus serta pengelola masjid atau mushala wajib untuk menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan melakukan mengumumkan kepada semua jemaah.

Beberapa yang perlu disiapkan untuk mengadakan kegiatan tersebut ialah melakukan disinfektan secara teratur, menyediakan tempat untuk mencuci tangan di pintu masuk masjid atau mushala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah atau mukena masing-masing.***

Ruh yang Kembali di Bulan Ramadan

Bogordaily.net – Apabila tiba bulan Ramadan, semua ruh berkumpul di Luh Mahfuz memohon kepada Allah SWT untuk bisa kembali ke bumi. Ada ruh yang di izinkan pulang ke bumi dan ada yang tidak diizinkan.

Lalu ruh yang diizinkan pulang adalah karena amalan baik mereka semasa hidup atau karena ada anak-anak yg mendoakan mereka.

Kemudian ruh-ruh yang tidak diizinkan pulang disebabkan kesalahan mereka semasa hidup, mereka akan terus di penjara di Luh Mahfuz.

Apabila ruh diizinkan pulang, hal pertama yg mereka lakukan adalah pergi ke tanah perkuburan untuk melihat jasad mereka di sana.

Kemudian mereka akan pergi ke rumah anak-anak mereka, orang yg mendapat harta pusaka mereka dan ke rumah orang yg mendoakan mereka dengn harapan keluarga yang mereka lawati itu memberi hadiah utk bekal mereka.

Hal ini akan berlanjut hingga tiba Hari Raya Idul Fitri. Pada saat itu mereka akan mengucap selamat tinggal kepada jasad dan pulang semula ke Luh Mahfuz dengan bekal yang didapatkan dari keluarga mereka yang masih hidup.

Alam kubur membuktikan bahwa Allah itu Maha Pengasih Penyayang. Orang yang melakukan kesalahan semasa hidupnya bisa dibantu dengan doa dari orang-orang yg masih hidup.

Meski demikian, alangkah bahagianya jika seseorang yang telah meninggal selalu
mendapat kiriman doa-doa dari anak-anaknya dan orang yang masih hidup.

Oleh karena itu, jangan biarkan orang-orang yang kita sayangi, yang menghadap Allah terlebih dulu dari kita sepi tanpa kiriman doa dan sedekah dari kita.

Sperti dikutip dari NU online, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, Lampung H Taufik Qurrahim
mengungkapkan bahwa di saat Ramadan para ahli kubur ingin diberi kesempatan lagi agar bisa kembali ke dunia. Mereka ingin merasakan nikmatnya beribadah di bulan Ramadhan terkhusus di sepertiga akhir hari-hari Ramadan.

“Demi Allah para ahli kubur saat ini ingin kembali ke dunia ini hanya ingin bersujud kepada Allah. Ingin beribadah di bulan Ramadhan. Selagi kita masih diberi kesehatan dan panjang umur mari maksimalkan kesempatan ini,” katanya, Selasa, 28 Mei 2019.

Sesungguhnya apabila mati seorang anak Adam, terputus semua hal, terkecuali 3 perkara yaitu :
1. Doa anak-anak yang saleh.
2. Ilmu yang bermanfaat.
3. Sedekah amal jariah.***

Ramadan 2021 Segera Datang, Lima Golongan Orang yang Wajib Bayar Fidyah

Bogordaily.net – Bulan Ramadan 2021 segera datang, bagi yang belum dapat menggantikan puasa sebelumnya karena suatu halangan Allah mengankan dengan menggantinya secara Fidyah.

Dilandsir dari NU, Fidyah secara bahasa adalah tebusan. Menurut istilah syariat adalah denda yang wajib ditunaikan karena meninggalkan kewajiban atau melakukan larangan.

Ada 5 kategori orang yang wajib membayar fidayh yaitu :

1. Orang Tua Renta

Kakek atau nenek tua renta diwajibkan membayar fidyah jika tidak sanggup lagi menjalankan puasa, tidak terkena tuntutan berpuasa.

Kewajibannya tersebut diganti dengan cara membayar fidyah satu mud makanan untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.

Untuk batasan tidak sanggu menjalankan puasa di sini adalah sekiranya dengan dipaksakan berpuasa menimbulkan kepayahan (masyaqqah) atau sakit.

2. Orang Sakit Parah

Sama seperti orang tua renta, orang yang sedang sakit parah, tidak ada harapan sembuh dan ia tidak sanggup berpuasa, tidak terkena tuntutan kewajiban puasa Ramadhan.

Namun sebagai ganti puasa wajib selama bulan ramadan, ia wajib membayar fidyah.

Hal ini berbeda jika orang sakit yang masih bisa sembuh, tidak terkena kewajiban fidyah, namun dip

Berbeda dengan orang sakit yang masih bisa diharapkan sembuh (sakit ringan) tetap diperbolehkan tidak berpuasa apabila mengalami kepayahan dengan berpuasa tetapi tidak terkena kewajiban fidyah.

Orang sakit masih bisa diharapkan sembuh berkewajiban mengganti puasanya di kemudian hari.

3. Wanita Hamil atau Menyusui

Ibu hamil atau wanita yang sedang menyusui, diperbolehkan untuk tidak melakukan puasa ramadan apabila mengalami kepayahan dengan berpuasa. Selain itu juga jika khawatir akan keselamatan anak/janin yang dikandungnya.

Namun rincian mengenai fidyah tersebut ialah

Jika ia khawatir keselamatan dirinya atau dirinya beserta anak /janinya, maka tidak ada kewajiban fidyah dan hanya mengganti dengan puasa biasa.

Namun jika hanya khawatir keselamatan anak/janinnya, maka wajib membayar fidyah. (lihat Syekh Ibnu Qasim al-Ghuzzi, Fath al-Qarib Hamisy Qut al-Habib al-Gharib, hal. 223).

4. Orang Mati

Ada dua golongan orang yang menginggal namun belum membayar puasa yang pertama, orang yang tidak wajib difidyahi. Yakni orang yang meninggalkan puasa karena uzur dan ia tidak memiliki kesempatan untuk mengqadha (mengganti puasa) semisal sakitnya berlanjut sampai mati.

Orang meninggal tersebut tidak ada kewajiban apa pun bagi ahli waris perihal puasa yang ditinggalkan mayit, baik berupa fidyah atau puasa.

Namun yang kedua adalah orang yang wajib difidyahi. Yaitu orang yang meninggalkan puasa tanpa uzur atau karena uzur namun mempunyai waktu yang memungkinkan untuk mengqadha puasa sebelum meninggal.

5. Orang yang menunda qhada ramadan

Orang yang menunda qhada ramadan sampa ke ramadan berikutnya padahal mempunyai waktu atau memungkinkan untuk melakukannya maka ia berdosa dan wajib membayar fidyah.

Fidyah itu berupa satu mud makanan pokok untuk per hari puasa yang ditinggalkan sebagai ganjaran atas keterlambatan qadha puasa ramadan.

Namun hal ini berbeda dengan orang yang tidak memungkinkan mengqadha, contohnya uzur sakit atau sedang perjalanan berlanjut sampai ramasan berikutnya tidak di wajibkan fidya melainkan hanya diwajibkan mengqadha puasa.

Untuk menghitung mud yang dikeluarkan adalah satu mud makanan pokok untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan.

Jika makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia adalah beras maka ukuran mud di konversikan kedalan gram makaa satu mud sama dengan 675 gram atau 6,75 ons.***

3 Orang Polisi Ditetapkan Tersangka Penembakan 4 Orang Laskar FPI

Bogordaily.net – Sebanyak 3 orang anggota polisi terduga penembakan 4 dari 6 orang Laskar FPI dalam peristiwa KM 50 Tol Cikampek resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa 6 April 2021 mengatakan bahwa dari kesimpulan gelar perkara yang dilakukan status ketiga polisi tersebut dinaikan.

“Kesimpulan dari gelar perkara yang dilakukan maka status dari terlapor tiga tersebut dinaikkan menjadi 3 tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

Namun, Brigjen Rusdi mengungkapkan bahwa salah satu aparat kepolisian berinisial EPZ yang kini statusnya tersangka penembakan 4 orang Laskar FPI dikabarkan telah meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal.

“Akan tetapi ada satu terlapor inisial EPZ meninggal dunia berdasarkan 109 KUHAP, karena yang bersangkutan meninggal dunia maka penyidikannya langsung dihentikan,” ucap Rusdi.

Pada Kamis, 25 Maret 2021 dikabarkan Satu dari tiga polisi yang ditetapkan sebagai terduga penembakan 4 orang Laskar FPI dalam peristiwa KM 50 meninggal dunia akibat kecelakaan.

Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono pun membenarkan kabar tersebut, namun tidak menjelaskan rincian dari kecelakaan yang dialami oleh polisi tersebut.

Kabar ini lantas menjadi ramai oleh warganet yang menyindir bahwa mereka bahkan tidak tau identitas dan lokasi kecelakaan dari polisi tersebut.

Dikarenakan dari awal tidak ada keterangan soal identitas tiga polisi tersebut, warganet di Twitter pun mulai ramai menyindir saat kabar tersebut disampaikan.
“Belum ada video pengebumiannya, belum valid.. Sapa tahu penghilangan jejak..,” tulis warganet.

“Kl kecelakaan biasanya ada foto spt ini. Nah yg di berita itu, apakah ada foto²nya, dll nya? Lokasi, no kendaraan, foto tersangka unlawful itu sdr, dll. Apakah ada?,” tulis warganet lainnya.

“Kecelakaan dimana, gak ada berita saat kecelakaan foto pun tak ada tau tau ada berita sudah Mati teganya kalian,” tulis warganet lain.***

Pemerintah Cabut 11 Ribu Penerima Kartu Prakerja Gelombang 12, Ini Alasannya

Bogordaily.net – Pemerintah mencabut 11 ribu penerima Kartu Prakerja gelombang 12 karena tidak membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima.

Head Of Communications Managemen Pelaksanaan Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu mengatakan bahwa hal ini memprihatinkan karena banyak orang yang ingin bergabung namun belum mempunyai kesempatan.

“Hal ini sangat memprihatinkan karena banyak orang ingin bergabung tetapi tidak mendapat kesempatan, sementara mereka yang sudah terpilih malah menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperoleh bantuan sosial,” tutur Louisa Tuhatu kepada awak media, Selasa, 6 April 2021.

Selanjutnya, Louisa mengingatkan tenggat waktu untuk membeli pelatihan pertama bagi peserta gelombang 13 adalah hari Kamis, 8 April, pukul 23.59 WIB. Saat ini manajemen memantau masih ada sekitar 12 ribu orang dari gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama.

Louisa pun mengingatkan kepada penerima bahwa tenggat waktu untuk membeli pelatihan pertama pertama bagi peserta gelombang 13 adalah hari Kamis, 8 April, pukul 23.59 WIB.

Menurut pantauannya masih ada sekitar 12 ribu penerima di gelombang 13 yang belum membeli pelatihan pertama. Ia pun berharap agar para peserta tidak menyia – nyiakan waktu yang tersisa.

“Kami berharap mereka bisa memanfaatkan waktu yang masih tersisa ini untuk segera membeli pelatihan di tujuh platform digital,” ucap Louisa.

Program Kartu Prakerja ditergetkan oleh pemerintah diberikan kepada 2,7 juta penerima pada semester I 2021.
Pendaftaran ditutup pada seleksi kartu Prakerja gelombang 16,Minggu, 28 Maret 2021 karena kuota untuk semester I prakerja 2021 telah terpenuhi sebanyak 2,7 juta.

Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja mengatakan bahwa akan membuka pendaftaran gelombang 17 Kartu Prakerja apabila ada pesertaan yang dicabut dari gelombang 12 hingga 16.

Peserta gelombang 12 hingga 16 bisa dicabut dari kepesertaannya di kartu prakerja apabila tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja.

Jika ada yang melakukan hal tersebut maka gelombang 17 Kartu Prakerja akan dibuka dengan menunggu hingga masa pembelian pelatihan Prakerja gelombang 16 berakhir.

Pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada Rabu 27 Januari 2021 Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa pada tahun tahun 2021 ini, pemerintah menaikkan anggaran untuk Program Kartu Prakerja menjadi Rp 20 triliun.

Jumlah tersebut meningkat 100 persen atau dua kali lipat apabila dibandingkan dengan anggaran awal pada APBN 2021 sebesar Rp 10 triliun.

“Bapak Presiden memutuskan, program Prakerja dinaikkan dua kali lipat, jadi tadinya Rp 10 triliun tahun ini supaya disamakan dengan tahun lalu menjadi Rp 20 triliun, jadi kita tambahkan Rp 10 triliun,” tutur Sri Mulyani.***