Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 7516

Apes, Dinilai Buat Kerumun Sabung Ayam di Bogor Dibubarkan SatpolPP

Bogordaily.netSabung ayam di Bogor kena apes karena harus dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) karena dianggap membuat kerumunan.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, penggerebekan dan pembubaran berdasarkan laporan warga. Saat didatangi, kerumunan itu ternyata merupakan kontes ayam, Minggu 28 Februari 2021.

Tim gabungan Penegakan PPKM membubarkan kontes ayam di salah satu bekas mal di Jalan Soleh Iskandar, Kota Bogor, Jawa Barat.

Kontes ayam tersebut dinilai mengundang kerumunan. Panitia penyelenggara pun dikenai denda.

“Pengakuan penyelenggara itu adalah kontes ayam. Tapi, tetap melanggar protokol kesehatan (prokes), jadi dikenakan denda Rp5 juta,” kata Agus seperti dilansir dari Radar Bogor, Minggu.

Agus menambahkan, pelanggaran protokol kesehatan menjadi ranah Satpol PP untuk sekaligus menegakkan sanksi, sebab, pihaknya tidak menyentuh ranah apakah itu benar-benar sabung ayam atau sekadar kontes ayam.

Hal itu, diserahkan kepada pihak kepolisian karena berhubungan dengan ranah pidana. Paur Subbag Humas Polresta Bogor Kota Iptu Rachmat Gumilar menjelaskan, penegakan aturan terhadap pelanggaran prokes tetap dijalankan.

Pemburu Pelanggaran PPKM juga dikerahkan ke lokasi, penggerebekan dilaksanakan pagi hari. Ia menambahkan, acara tersebut dinyatakan sebagai kontes ayam. Pihaknya telah memeriksa dan menganggap kegiatan itu bukan sabung ayam.

“Kontes ayam itu langsung dibubarkan karena memang melanggar prokes. Mereka melakukan kontes ayam dengan berkerumun, Jadi, tidak ada unsur judinya, kami tidak menemukan ada uang sebagai alat taruhannya. Hadiahnya memang ada piala, makanya kontes ayam. Kalau soal dinding yang mengelilingi ayam itu, biar ayamnya tidak kabur,”ungkapnya.***

MAPALA Djuanda Gelar Webinar Hari Peduli Sampah Nasional 2021

0
Bogordaily.net – Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Webinar Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada Sabtu, 27 Februari 2021.Acara ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meetings, yang bertemakan “Sampah Bahan Baku Ekonomi Selama Pandemi”

Webinar ini diisi oleh Waste Management Spesialist Muh. Fariz, yang merupakan Founder Komunitas Sampahkoe, Khilda Baiti Rohmah, ST, serta Dr. Yudi Wahyudin, S.Pi.,M.Si yang merupakan Ecosystem Services Valuation sekaligus Dosen FAPERTA UNIDA Bogor.

Ketua MAPALA Djuanda Bogor Siti Ismayanti memaparkan bahwa, sampah merupakan hal yang tidak asing untuk kita, sampah merupakan faktor yang menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.

“Dengan diperingari hari sampah nasional, kita sadar akan peduli lingkungan hidup dan menjadikan kita dapat mengolah sampah dengan baik sehingga lingkungan dapat terjaga,” ucapnya.

Wakil Rektor III UNIDA Bogor, Ir. Himmatul Miftah, M.Si. dalam sambutannya menyatakan bahwa masalah sampah ini tentunya menjadi masalah di Indonesia, apakah sampah harus diminimalisir jumlahnya atau sampah harus dikelola dengan baik.

“Banyak warga di daerah Jogjogan, Puncak Kabupaten Bogor yang mengolah botol-botol air kemasan menjadi benda kreatif dan menjadikan penghasilan masyarakat dan jika ditinjau dari segi bisnis justru sampah ini menjadi sangat menguntungkan jika diolah menjadi barang kreatif.

Hari Peduli Sampah Nasional
Webinar Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada Sabtu, 27 Februari 2021. (Istimewa/Bogordaily.net)

Ia menambahkan, masyarakat disana membuat komunitas pengelola sampah menjadi bisnis sehingga dampak negatif dari sampah bisa diminimalisir.

Lalu, masalah sampah juga dapat membawa keuntungan dimana sampah dapat dikelola menjadi kegiatan produktif dan menjadi penghasilan masyarakat.

“Pesan saya buatlah kegiatan-kegiatan produktif dari sampah oleh mahasiswa khususnya MAPALA dan nantinya didaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya sehingga nanti membawa banyak manfaat baik bagi mahasiswa maupun lembaga,” ungkap Ir. Himmatul Miftah, M.Si.

Waste Management Spesialist, Muh.

Fariz dalam pemaparan materinya yang berjudul Membangun Ekosistem Bijak Kelola Sampah menyatakan bahwa, di Indonesia sampah banyak yang tidak dikelola.

Adapun ssampah di Indonesia banyak dibuang ke sungai, sampah dibuang di pekarangan, sampah dibakar dan sambah banyak yang diangkut dan dibiarkan menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Banyak masalah sampah yang terjadi di Indonesia seperti taman nasional atau gunung-gunung yang tercemar sungai, lingkungan hidup manusia yang tercemar sampah juga serta laut yang sangat tercemar oleh sampah yang dibuang sembarangan tanpa dikelola,” ucapnya.

Fariz menyatakan bahwa Indonesia menjadi penyumbang sampah terbanyak kedua setelah China.

“Sampah yang banyak di laut itu sebagian besar merupakan sampah dari daratan, dan Indonesia berada di posisi kedua. Indonesia masih banyak pembakaran sampah yang menjadikan udara berbahaya untuk dihirup manusia bahkan sampai menyebabkan kanker dan bisa menyebabkan kebakaran juga,” jelasnya.

Menurutnya, dari laporan Badan Pusat Statistik tahun 2018 bahwa, tingkat kepedulian masyarakat rendah terhadap sampah yang didaur ulang hanya 0,1;0 persen, sisanya dibakar 53;53 persen.

“Bahkan dibuang ke saluran air 5;5 persen, dibuang sembarangan 2,7;3 persen, ditimbun 2,1;2 persen, diangkut petugas 23,3;23 persen, dibuang ke TPS 11,7;12 persen, dikompos 0,6;1 persen dan Bank Sampah hanya 0,4;0 persen saja,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan pengelolaan sampah belum dikelola secara baik dan TPA hanya dapat menampung 69%. Sehingga sisanya menjadi tercemar dan daur ulang serta kompos hanya 7,5%.

Founder Komunitas Sampahkoe, Khilda Baiti Ralohmah, ST. dalam pemaparan materinya yang berjudul “Sejuta Kisah Dibalik Mimpi” menyampaikan bahwa, Teknik Lingkungan banyak memahami proses pengelolaan sampah yang baik.

Serta, banyak program yang dilakukan untuk melindungi lingkungan, terutama dari sampah seperti Penghijauan Ciwidey.

“Sudah program di Ciwidey, lalu saya ikut Ashoka Young Change Maker 2009 dan menang.

Setelah itu banyak tawaran kerjasama dengan saya perihal lingkungan hidup, lalu membentuk Sampahkoe yang saat ini produknya yaitu Suka Saku yang dimana bahannya dari sampah,” ungkap Khilda Haiti Rahmah, ST.

Di tempat yang sama, Ecosystem Services Valuation sekaligus Dosen FAPERTA UNIDA Bogor, Dr.

Yudi Wahyudin, S.Pi.,M.Si memaparkan bahwa sampah itu tergantung bagaimana orang melihatnya sebagai petaka atau peluang ekonomi yang bagus.

“Apakah sampah ini menjadi pembawa petaka atau peluang ekonomi, dua narasumber sebelumnya membuktikan bahwa sampah menjadi nilai ekonomi dan menjadi sebuah karir di bidang lingkungan, tergantung political will, tergantung kebijkan, tergantung kebutuhan dan tergantung stake holders,” jelasnya.

Selain untuk melindungi lingkungan, bagaimana Karakter 21 Karakter Tauhid diimplementasikan dalam pengelolaan sampah.

“Pengelolaan sampah berbasis 21 Karakter Tauhid UNIDA Bogor yang diantaranya seperti, karakter cageur contohnya yaitu, hidup sehat tanpa sampah membahayakan,” ungkap Yudi.

Kemudian, Nasionalitas cinta terhadap negeri menguatkan jiwa dan raga berkontribusi lebih untuk mengelola sampah secara terpadu.

” Dan Creativeness yaitu, input produksi bagi produk yang kupasarkan, serta Istiqomah menjalankan pendekatan 3R untuk mengelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan dan masih banyak lagi,” paparnya.

Riyan Abdurrozaq selaku ketua pelaksana Webinar Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021, menyampaikan harapannya.

“Dengan adanya webinar ini, semoga dapat menjadi sumber pemikiran agar bisa tetap menjaga lingkungan agar manusia juga bisa memanfaatkan sumber daya alam, dan tetap peduli terhadap ekosistem sekitar,” harapnya. adv

Taklukan Roma, Peluang Milan Raih Scudetto Masih Terbuka

0

Bogordaily.netAC Milan harus bersusah payah mengejar pemuncak klasemen Serie A Inter Milan, yang sebelumnya menang mudah dari Genoa 3 – 0. Melawan tim kuat AS Roma di Stadion Olimpico Roma, Rossoneri berhasil pulang dengan tiga angka. Dengan demikian, peluang Milan untuk meraih scudetto masih terbuka lebar.

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mengungkap satu faktor kunci di balik kemenangan timnya atas AS Roma. Pelatih 55 tahun itu tidak ingin membuat fans Milan kembali kecewa dengan kekalahan.

Milan berjumpa AS Roma pada laga pekan ke-24 Serie A, Senin (1/3/2021) dini hari WIB. Rossoneri meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Dua gol Milan dicetak Franck Kessie dan Ante Rebic. Sementara, Roma mendapatkan gol lewat aksi Jordan Veretout.

Hasil ini membawa Milan tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 52 poin. Milan terpaut empat poin dari Inter Milan yang ada di puncak klasemen. Peluang meraih scudetto masih terbuka

Roma berada di posisi kelima dengan 44 poin.
Sebelum menang di kandang AS Roma, AC Milan berada dalam fase yang sulit.

Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan gagal menang pada empat laga terakhir. Salah satunya kalah dari 3-0 atas Inter Milan.

Rangkaian hasil buruk tersebut membuat fans Milan kecewa dan Stefano Pioli tidak ingin kembali gagal menang lawan Roma.

“Skuad kami masih sangat muda dan bertanggung jawab. Mereka menderita dalam dua minggu terakhir. Kami tahu, kami telah membuat kecewa para fans,” kata Stefano Pioli dikutip dari MilanNews.

“Kami telah berjuang untuk merespon rasa kecewa fans dan kami sudah bicara dengan lantang atas hal tersebut,” sambung pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Stefano Pioli membuat beberapa perubahan. Alessio Romagnoli digantikan Fikayo Tomori di posisi bek tengah. Lalu, Alexis Saelamaekers menggantikan peran Samu Castilejo di posisi winger kanan.

Namun, bukan hanya perubahan starting XI yang membuat Milan menang secara taktikal. Stefano Pioli juga melakukan pendekatan yang berbeda secara taktik dan menyesuaikan dengan cara bermain Roma.

“Kami sedikit sabar ketika melakukan build-up, tetapi mereka punya pemain yang sangat cepat dan ketika kami menyerang, mereka bisa merebut bola dari kami di lini depan,” ulas eks pelatih Lazio tersebut.***

Bangun Sentra Kuliner Malabar, Dedie Rachim Letakan Batu Pertama

0

Bogordaily.net – Bangun Sentra Kuliner Malabar, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim letakan batu pertama di Taman Tuyul, Kecamatan Bogor Tengah, pada Kamis 25 Februari 2021.

Festival Sentra Kuliner Malabar dibangun oleh Pemerintah Kecamatan Bogor Tengah yang bekerja sama dengan Mayora Group, untuk membangun  sejumlah 113 booth.

Pembangunan Festival Sentra Kuliner Malabar ini dianggap sebagai solusi penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Malabar yang diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 1,7 Miliar rupiah.

Dedie Rachim menyatakan pembangunan booth festival sentra kuliner Malabar merupakan solusi konkrit dalam penataan PKL , yang merupakan bagian dari program prioritas walikota yaitu, membangun satu sentra kuliner di setiap kecamatan.

“Ini salah satu contoh mencari solusi , sehingga warga tetap merasa nyaman, lalu pedagang yang tadinya menempati trotoar bisa berjualan ditempat seharusnya,”ungkapnya.

Ia menambahkan, penataan tersebut telah di apresiasi oleh beberapa pihak maka Pemerintah Kecamatan Bogor Tengah bangun Sentra Kuliner Malabar.

Bangun Sentra Kuliner Malabar
Foto bersama saat peletakan batu pertama pada Sentra Kuliner Malabar di Taman Tuyul, Kecamatan Bogor Tengah, pada Kamis 25 Februari 2021. (Kabarindoraya/Bogordailynet)

“Seperti SMP 3 Kota Bogor, TK Mexindo, SLB dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Malabar, mereka memberikan apresiasi, katena mereka telah meminta penataan sejak puluhan tahun dan hari ini baru terealisasi,” paparnya.

Dedie juga mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Perberdayaan Masyarakat (LPM) Tegal Lega, yang telah membantu mencari solusi yang tepat dalam penataan PKL di Jalan Malabar.

“Jika sudah ditata, warga merasa nyaman, tidak kumuh lagi, pejalan kaki tidak lagi terganggu karena trotoar dijadikan tempat berjualan dan pedagang bisa mencari nafkah di tempat yang tidak lagi menganggu pihak pihak lain,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Regional Sales Manager Mayora Group Agus Putro mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan vendor, maka rencana tersebut bisa dimulai.

“Hari ini bisa terlaksana peletakan batu pertama, setelah sebelumnya sudah berkoordinasi lalu diberikan arahan oleh pak Wakil Walikota, Pak Lurah Tegal Lega, LPM dan Pak Camat,” ucap Agus

Ia menjelaskan pembangunan tersebut akan dilakukan secara dua tahap. Untuk tahap pertama dibangun 54 booth yang ditargetkan selesai Mei 2021, dan tahap ke dua akan dilaksanakan setelah pembangunan tahap pertama selesai.

“Untuk tahap dua, ditargetkan selesai pada bulan Juni 2021,” ungkapnya.

Terkait teknis pengerjaannya, seperti diketahui saat ini memasuki cuaca ekstrim, maka pengerjaan akan dikejar dengan berbagai cara termasuk pengerjaan di bengkel.

“Semua tahapan sudah clear, untuk legal sudah dikoordinasikan nanti drafnya akan dibahas dengan Pak Camat dan Dinas UMKM,” katanya. adv

Ditembak Polisi, PBB Cacat 18 Orang Tewas Dalam Aksi Demontrasi Kudeta Myammar

0

Bogordaily.net – Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendata sedikitnya ada 18 orang tewas korban tembak polisi Myanmar pada aksi demonstrasi menentang kudeta.

PBB menyebut polisi keluar lebih awal saat aksi demonstrasi dan melepaskan tembakan di berbagai bagian kota terbesar Yangon.

Hal itu karena granat kejut, gas air mata dan tembakan di udara gagal memecah kerumunan.

Dalam aksi ini, PBB mengatakan tentara juga memperkuat polisi.

Beberapa orang yang terluka diangkut oleh sesama pengunjuk rasa, meninggalkan noda darah di trotoar.

Seorang pria meninggal setelah dibawa ke rumah sakit dengan peluru di dadanya, kata seorang dokter yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

“Polisi dan pasukan militer telah menghadapi demonstrasi damai, menggunakan kekuatan yang mematikan dan kekuatan yang tidak terlalu mematikan yang – menurut informasi yang dapat dipercaya yang diterima oleh Kantor Hak Asasi Manusia PBB – telah menyebabkan sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 30 luka-luka,” kata salah seorang anggota PBB di kantor Hak Asasi Manusia lembaga tersebut, dikutip Bogordaily.net dari Reuters.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak tentara merebut kekuasaan dan menahan pemimpin pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dan sebagian besar pimpinan partainya pada 1 Februari 2021.

Tentara menuduh adanya kecurangan dalam pemilihan November yang dimenangkan partainya secara telak.

Kudeta, yang menghentikan langkah tentatif menuju demokrasi setelah hampir 50 tahun pemerintahan militer, telah menarik ratusan ribu orang ke jalan dan kecaman dari negara-negara Barat.

Setidaknya lima tewas di Yangon adalah insinyur jaringan internet Nyi Nyi Aung Htet Naing, yang sehari sebelumnya telah memposting di Facebook tentang keprihatinannya atas tindakan keras yang semakin meningkat, kata petugas medis.

Guru Tin New Yee meninggal setelah polisi membubarkan protes guru dengan granat setrum, membuat kerumunan melarikan diri, kata putrinya dan seorang rekan guru.

Polisi juga melemparkan granat setrum di luar sekolah kedokteran Yangon, mengirimkan dokter dan siswa berjas lab putih berserakan.

Sebuah kelompok yang disebut Aliansi medis Whitecoat mengatakan lebih dari 50 staf medis telah ditangkap.

Tiga orang tewas di Dawei di selatan, politisi Kyaw Min Htike mengatakan kepada Reuters dari kota itu. Dua orang tewas di kota kedua Mandalay, kata media Myanmar Now dan seorang warga. Penduduk Sai Tun mengatakan kepada Reuters seorang wanita ditembak di kepala.

Polisi dan juru bicara dewan militer yang berkuasa tidak menanggapi panggilan telepon yang meminta komentar.

Polisi membubarkan protes di kota-kota lain, termasuk Lashio di timur laut, Myeik di selatan jauh dan Hpa-An di timur, kata penduduk dan media.

Pemimpin Junta Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan pekan lalu pihak berwenang menggunakan kekuatan minimal untuk menangani protes.

Namun demikian, setidaknya 21 pengunjuk rasa kini tewas dalam kekacauan tersebut. Tentara mengatakan seorang polisi telah tewas.

Tindakan keras tersebut tampaknya mengindikasikan tekad militer untuk memaksakan otoritasnya dalam menghadapi pembangkangan, tidak hanya di jalan-jalan tetapi lebih luas lagi di layanan sipil, pemerintahan kota, peradilan, sektor pendidikan dan kesehatan, dan media.

“Kami sangat sedih melihat banyak nyawa yang hilang di Myanmar. Orang seharusnya tidak menghadapi kekerasan karena mengekspresikan perbedaan pendapat terhadap kudeta militer. Menargetkan warga sipil itu menjijikkan, ”kata kedutaan AS.

Kedutaan Besar Kanada mengatakan terkejut. Indonesia, yang telah mengambil kepemimpinan diplomatik di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam menangani krisis tersebut, menyatakan keprihatinan yang mendalam.

Aktivis di seluruh Asia menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung pengunjuk rasa Myanmar di Myanmar dengan seruan “Aliansi Teh Susu” yang pertama kali menyatukan aktivis pro-demokrasi di Thailand dan Hong Kong.

Televisi MRTV yang dikelola pemerintah mengatakan lebih dari 470 orang telah ditangkap pada hari Sabtu. Tidak jelas berapa banyak yang ditahan pada hari Minggu.

Aktivis pemuda Esther Ze Naw mengatakan orang-orang berjuang melawan ketakutan yang mereka alami di bawah pemerintahan militer.

“Jelas sekali mereka mencoba menanamkan rasa takut pada kami dengan membuat kami lari dan bersembunyi,” katanya. “Kami tidak bisa menerima itu.”

Sehari setelah junta mengumumkan bahwa utusan Myanmar untuk PBB telah dipecat karena menentang aturannya dengan menyerukan tindakan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, kementerian luar negeri mengumumkan bahwa para diplomat di beberapa kedutaan lainnya akan dipanggil kembali.

Tidak ada alasan, tetapi beberapa diplomat termasuk pegawai negeri sipil untuk bergabung dengan Gerakan Pembangkangan Sipil yang melumpuhkan sebagian besar bisnis resmi.

Sementara negara-negara Barat mengutuk kudeta dan beberapa telah memberlakukan sanksi terbatas, para jenderal secara tradisional mengabaikan tekanan diplomatik. Mereka sudah berjanji akan menggelar pemilu baru tapi belum menetapkan tanggal.

Partai Suu Kyi dan pendukungnya mengatakan hasil pemungutan suara November harus dihormati.

Suu Kyi, 75, yang menghabiskan hampir 15 tahun dalam tahanan rumah, menghadapi tuduhan mengimpor enam radio walkie-talkie secara ilegal dan melanggar undang-undang bencana alam dengan melanggar protokol virus corona. Sidang berikutnya dalam kasusnya pada hari Senin.***

Festival Sentra Kuliner Malabar, Abdul Wahid: Selesai Sebelum Lebaran

0

Bogordaily.net – Camat Bogor Tengah Abdul Wahid, harapkan pembangunan Festival Sentra Kuliner Malabar selesai sebelum lebaran saat peletakan batu pertama pada Kamis, 25 Februari 2021.

Pemerintah Kecamatan Bogor Tengah menggandeng Mayora Group, untuk membangun Festival Sentra Kuliner Malabar sejumlah 113 booth.

Abdul Wahid mengatakan, pembangunan ini akan dimulai minggu ini dan selesai sebelum lebaran.

“Pembangunan akan dimulai minggu ini hingga April mendatang. Mudah-mudahan 54 booth bisa selesai sebelum lebaran,” ucap Camat Bogor Tengah Abdul Wahid.

Ia menyampaikan pembangunan Festival Sentra Kuliner Malabar menghabiskan dana Rp 1,7 miliar rupiah.

“Untuk penyelesaian secara keseluruhan 113 booth ditargetkan rampung pada Juni 2021 mendatang, berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Mayora, alokasi pembangunan festival kuliner malabar menghabiskan dana sekitar Rp 1,7 miliar,” ungkapnya.

Pembangunan booth Festival Sentra Kuliner Malabar merupakan solusi konkrit, dalam penataan Pedangang Kaki Lima (PKL) di Jalan Malabar, hal itu merupakan bagian dari program prioritas walikota yakni membangun satu sentra kuliner di setiap kecamatan.

Regional Sales Manager Mayora Group Agus Putro mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan vendor, maka rencana tersebut bisa dimulai.

“Hari ini bisa terlaksana peletakan batu pertama, setelah sebelumnya sudah berkoordinasi lalu diberikan arahan oleh pak Wakil Walikota, Pak Lurah Tegal Lega, LPM dan Pak Camat,” ucap Agus

Menurutnya, pembangunan tersebut akan dilakukan dua tahap. Untuk tahap pertama dibangun 54 booth yang ditargetkan selesai Mei 2021. Dan tahap ke dua akan dilaksanakan setelah pembangunan tahap pertama selesai.

“Untuk tahap dua, ditargetkan selesai Juni 2021,” ungkapnya.

Terkait teknis pengerjaannya, seperti diketahui saat ini memasuki cuaca ekstrim, maka pengerjaan akan dikejar dengan berbagai cara termasuk pengerjaan di bengkel.

“Semua tahapan sudah clear, untuk legal sudah dikoordinasikan nanti drafnya akan dibahas dengan Pak Camat dan Dinas UMKM,” katanya.

Selain itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang melakukan peletakan batu pertama mengucapkan terima kasih kepada, Lembaga Perberdayaan Masyarakat (LPM) Tegal Lega yang telah membantu mencari solusi yang tepat dalam penataan PKL di Jalan Malabar.

“Jika sudah ditata, warga merasa nyaman, tidak kumuh lagi, pejalan kaki tidak lagi terganggu karena trotoar dijadikan tempat berjualan dan pedagang bisa mencari nafkah di tempat yang tidak lagi menganggu pihak pihak lain,” ucap Dedie A Rachim. adv

Mulai Hari ini, Perubahan Jadwal MRT Jakarta

Bogordaily.net – PT MRT Jakarta mulai hari ini kembali menyesuaikan jadwal keberangkatan kereta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan  Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang dimulai pada Senin, 1 Maret 2021.
“PT MRT melakukan perubahan jarak kereta (headway) menjadi 10 menit flat untuk seluruh jam operasional selama PPKM berbasis mikro yang akan efektif berlaku mulai Senin,” ucap Direktur Operasional dan Pemeliharaan  PT MRT Jakarta, Muhammad Effendi dalam keterangan tertulis, Minggu 28 Februari 2021.
Perubahan jadwal antarkerata MRT Jakarta ini pun merupakan tindak lanjutan dari kegiatan PPKM yang diatur dalam keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 107 Tahun 2021.
Adapun perubahan kebijakan layanan operasi MRT Jakarta menjadi berikut:
1. Jam Operasional Senin-Jumat (hari kerja) pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 06.00 sampai pukul 20.00 WIB.
2. Jarak antarkereta yaitu untuk hari kerja yakni tiap 10 menit pada jam sibuk antara pukul 07.00 WIB-09.00 WIB dan 17.00 WIB-19.00 WIB dan tiap 10 menit di luar jam sibuk.
Kemudian untuk akhir pekan, tiap 10 menit.

3. Pembatasan jumlah pengguna 62-67 orang per kereta (gerbong) atau 390 orang per rangkaian kereta.

PT MRT Jakarta pun menghimbau pada masyarakat untuk tetap disipin dalam menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan tidak berbicara di lingkungan MRT Jakarta.

Waduh, BKSDA Melepasliarkan Harimau Sumatera

Bogordaily.net –  Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat beserta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat melepasliarkan seekor harimau Sumatra pada Minggu, 28 Februari 2021.

Dilansir dari Instagram resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) @kementerianlhk harimau yang dilepasliarkan berjenis kelamin betina yang bernama Ciuniang Nurantih, berumur sekitar 2,5 tahun.

Pelepasliaran dilakukan dengan menggunakan helicopter untuk memastikan bahwa lokasi pelepasliaran Harimau Sumatra tersebut terjamin keamaan dan tidak terjangkau oleh manusia.

Selain itu, Ciuniang Nurantih telah dipasangkan GPS sehingga pergerakannya dapat terpantau oleh pihak BKSDA.

Harimau tersebut merupakan korban konflik satwa liar yang terjadi di Jorong Surantih, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat pada tanggal 13 Juli 2020.

Kala itu harimau dapat dievakuasi oleh  tim rescue satwa liar BKSDA Sumatera Barat lalu dibawa ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatera Dharmasraya (PRHSD) di Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan, Dharmasraya, Sumatera Barat.

Sejak 14 Juli, Tim medis PR-HSD ARSARI melakukan serangkaian pemeriksaan kesehata pada  Ciuniang Nurantih untuk memastikan kondisi fisik maupun psikis. Dan saat ini kondisinya sudah siap untuk dilepasliarkan.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno, di Jakarta menyampaikan, Pemerintah bersama para pihak terus berupaya mencegah dan menanggulangi konflik yang terjadi antara manusia dan satwa liar.

Wiratno pun mengatakan jika masyarakat tinggal di daerah rawan konflik maka segera lapor ke pihak BKSDA terdekat.

“Ketika konflik terjadi, sering satwa liar menjadi korban sehingga diperlukan kesadaran masyarakat yang berada di sekitar habitat harimau bahwa apabila daerahnya merupakan area rawan konflik maka segera laporkan ke BKSDA terdekat agar mendapatkan arahan terkait upaya mitigasi dan penanganan konflik satwa liar,” ucap Wiratno. ***

Lantang Soal Izin Miras, Ustad Tengku Zulkarnain Dibilang Ferdinand ‘Jangan Bodoh’

Bogordaily.net Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyebut Ustad Tengku Zulkarnain jangan bodoh soal sikap lantangnya terhadap izin minuman keras (Miras) oleh pemerintah pada Minggu, 28 Februari 2021.

Pernyataan Ferdinan itu diunggah melalui media sosial Twitter dengan akun @FerdinandHaean3 yang membalas cuitan Ustad Tengku Zulkarnain.

Menurutnya, Ustad Tengku Zulkarnain sebelum mengunggah pendapaat seharusnya membaca terlebuh dahulu mengenai aturan.

“Zul, sebaiknya kau baca dulu aturannya baru ngoceh – ngoceh,” tullis Ferdinan dalam komentar unggahan Ustad Tengku Zul.

Ferdinan pun mengingatkan agar Ustad Tengku agar tidak seperti dulu dalam acara TV yang menurut nya memalukan mengenai alat kontrasepsi.
“Jgn sprt dulu di acara tv kau malu2in soal alat kontrasepsi/kondom,” tulis Ferdinan.

Lalu ia pun mengatakan diumur Ustad Tengku yang sudah tua, namun tak berhati – hati dalam berpendapat. Menurutnya semakin bertambah usia seharusnya semakin bijaksana dan tidak bodoh.

“Kau sdh tua, tp tak hati2 berpendapat, padahal di Sumut itu, org semakin tua, semakin bijaksana bicara, tdk semakin bodoh dan provokatif,” tulis Ferdinan Hutahaean.

Dalam unggahan Twitter pribadinya @UstadTengkuZul sapaannya, mengatakan bahwa sudah seumur hidupnya belum pernah menemukan aturan boleh memproduksi miras dan menjual sampai kekaki lima.

“Sudah setua ini ini usia belum pernah saya menemukan aturan yg berbunyi boleh memproduksi minuman keras dan menjualnya sampai ke kaki lima, dgn memperhatikan ‘kearifan lokal’,”. Tulis Ustad Tengku dalam akun twitter pribadinya @ustadtengkuzul
Ustad Tengku Zul pun sambil menuliskan pertanyaan adakah kearifan yang mengizinkan produksi dan penjualan miras.

“Memangnya ada “kearifan” yg mengizinkan produksi dan pengedaran miras?Arif apa itu?Siapa yg teken…?,” tulisnya.

Diketahui sebelumnya Pemerintah membuka izin investasi pada industri minuman keras (miras) dan minuman berakohol yang mendapat kecaman dari berbagai masyarakat.

Kebijakan ini terangkum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang ditandatangani  presiden pada 2 Februari 2021.

Dengan adanya investasi ini, miras dan alkohol menjadi tempat untuk investasi dan dapat diperjual belikan secara eceran. ***

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor Paparkan Aplikasi POS BPN

0

Bogordaily.net – Kantor Badan Pertanahan Kota Bogor, telah paparkan Aplikasi Pertanahan Online Service (POS BPN) pada hari Jumat, 26 Februari 2021.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Erry Juliani Pasoreh, SH, M. Si, M. Kn didepan Tim Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang Lahan Pertanian Pengan Berkelanjutan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN.

Pertanahan Online Service BPN (POS BPN) merupakan aplikasi form pada sebuah website, yang memenuhi kebutuhan pemohon dalam satu wadah.

Paparkan Aplikasi
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Erry Juliani Pasoreh, SH, M. Si, M. K saat memaparkan Aplikasi Pertanahan Online Service (POS BPN) pada hari Jumat, 26 Februari 2021. (@kantahkotabogor/Bogordaily.net)

POS BPN telah terintegrasi dengan Email dan Whatsapp, melalui website http://www.pos-bpn.com/ yang dapat diakses melalui Smartphone, Tablet, Komputer.

Erry Juliani paparkan, aplikasi POS BPN terdapat layanan secara online yang bisa digunakan oleh masyarakat.

” Ada layanan seperti Pendaftaran Permohonan, Layanan Lersuratan, Layanan Pengaduan Elektronik (SIMPANAH), Layanan Antar Jemput (Lanjut), dan Info produk,” jelasnya.

Ia menjelaskan di layanan POS BPN ini mencakup seluruh bentuk dan jenis layanan di BPN.

Adapun manfaat dari aplikasi Pertanahan Online Service BPN (POS BPN) yaitu, dapat diakses oleh perorangan atau badan hukum.

Paparkan Aplikasi
Pemaparan Aplikasi Pertanahan Online Service (POS BPN) didepan Tim Pusat Data dan Informasi Pertanahan, Tata Ruang Lahan Pertanian Pengan Berkelanjutan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN pada hari Jumat, 26 Februari 2021. (@kantahkotabogor/Bogordaily.net)

Lalu mempercepat layanan pertanahan, dengan live chat di whatsapp pemohon dapat berinteraksi langsung dangan petugas.

Kemudian, dapat mengirim surat elektronik baik perorangan maupun badan hukum, dan mudah diakes oleh siapapun.

POS BPN adalah inovasi dan terobosan pertama di Indonesia, yang dilakukan Kantor Badan Pertanahan Kota Bogor.

Erry menjelaskan bahwa, aplikasi POS BPN ini diciptakan agar memudahkan pelayanan disaat pandemi.

“Masyarakat tidak harus datang ke Kantor Pertanahan Kota Bogor. Melalui aplikasi layanan online POS BPN kami memudahkan pelayanan pengurusan dibidang pertanahan,” jelasnya. Adv