Tuesday, 21 April 2026
Home Blog Page 7543

Uya Kuya Positif Corona, Sempat Demam Hingga 40 Derajat Celcius

0

Bogordaily.net Hilang beberapa waktu di dunia entertainment, Uya Kuya ternyata positif Covid-19. Ia mengabarkan dirinya dan istri terpapar Corona hingga sempat demam tinggi 40 derajat Celcius.

Ia mengaku, saat terpapar COVID-19, kondisinya kala itu seperti berjuang antara hidup dan mati. Gejala COVID-19 yang dikeluhkan presenter ini mulanya demam dan sekedar tak enak badan.

“Cobaan itu kita khususnya saya berjuang antara hidup dan mati. Tanggal 10 Januari kemarin saya mengalami demam, nggak enak badan, nggak tahu kenapa pada saat itu saya sudah berpikir kena COVID-19,” sebutnya dalam akun YouTube Uya Kuya TV, dikutip Senin 15 Januari 2021.

Meskipun tidak ada keluhan selain demam, ia langsung berinisiatif untuk mengecek kondisi tubuhnya dan keluarganya.

Meski tak ada keluhan apapun selain demam, Uya langsung berinisiatif untuk mengecek kondisi tubuhnya secara keseluruhan. Termasuk CT scan kondisi paru dan cek darah.

Hasil keluar, kondisinya saat itu cukup baik dan disarankan dokter untuk isolasi mandiri saja. Namun, beberapa hari selama isolasi mandiri, ia masih terus mengeluhkan gejala COVID-19 demam tinggi hingga 40 derajat Celcius.

Surya Utama atau yang dikenal dengan nama Uya Kuya lahir di Bandung, 4 April 1975 adalah seorang pembawa acara dan aktor berkebangsaan Indonesia.

Uya mulai dikenal publik sejak menjadi personel grup vokal Tofu pada 1999. Pada 28 Februari 2003, Uya memilih meninggalkan grupnya untuk solo karier. Album solo pertamanya adalah album soundtrack film Cinta 24 Karat.

Selain menyanyi, laki-laki yang identik dengan kacamatanya ini juga menjadi Produser dan pencipta lagu untuk album tersebut. Uya juga berpartisipasi dalam film Cinta 24 Karat (2003). Penyuka warna biru dan hitam ini juga bermain di film Bad Wolves (2005) mendampingi aktor Sultan Djorghi, Baim, dan Indra Bekti.

Kian Berjaya, Manchester City Hampir Pastikan Gelar Juara

0

Bogordaily.net – Kejayaan Manchester City di Premire League sepertinya masih terus belanjut, kemenangan demi kemenangan sejak Desember 2020 terus ditorekan tim besutan Josep Guardiola. Sekarang The  Citizens nyaman di puncak klasemen dan jadi yang terdepan dalam perburuan gelar juara.

Dua minggu terakhir dua tim tangguh pun ditaklukannya. Liverpool harus menyerah dengan skor 4-1 dan Tottenham digunduli dengan skor 3 – 0.

Di saat bersamaan saingan terdekatnya yakni Machester United harus mengakhiri dua pertandingan dengan skor imbang. Skor 3 – 3 ketika menghadapi Everton dan 1- 1 saat bertandang ke kandang   West Bromwich Albion. Tentu hal ini sangat menguntungkan Manchester City untuk meraih juara.

Guardiola tahu ada beberapa nama dalam timnya yang rajin berkontribusi beberapa laga terakhir, sebut saja Ilkay Gundogan. Namun, baginya Man City bukan soal satu pemain, mereka bangkit sebagai tim dan menang sebagai tim.

Pep menegaskan bahwa timnya tidak punya pemain seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang bisa jadi penentu kemenangan seorang diri.

Man City yang sekarang bukan seperti itu. Mereka bermain sebagai tim, mencetak gol sebagai tim, dan menang sebagai tim.

“Kami tidak punya pemain-pemain yang bisa memenangi pertandingan seorang diri. Kami tidak punya pemain seperti Messi, seperti Cristiano, Mbappe, atau Neymar. Kami harus melakukannya sebagai tim,” tegas Pep kepada Goal internasional.

Tentu Pep bakal senang jika memiliki pemain top selevel Messi atau Ronaldo, tapi baginya tim Man City yang sekarang sudah luar biasa. Dia bahkan tidak akan menukar pemain-pemainnya dengan pemain top lain yang tersedia.

“Sejujurnya, saya bakal senang memiliki pemain yang bisa mencetak empat gol di setiap pertandingan dan berlari seperti pemain-pemain saya ini, saya bakal senang,” lanjutnya.

“Namun, saya tidak akan menukar pemain-pemain yang kami punya saat ini, di musim ini. Mereka semua penting.”

Rahasia Man City terletak pada kemampuan bangkit dan bersatu sebagai tim. Mereka sempat tersandung beberapa kali musim ini, tapi kemudian tetap menyatu dan bangkit bersama.

“Karena itulah saya berulang kali memuji kapten kami Fernandinho, bagaimana dia membantu di dalam dan di luar lapangan supaya tim kami tetap bersatu di momen-momen sulit,” sambung Guardiola.

“Tim-tim besar, pemain-pemain terbaik, bisa terlihat pada momen buruk. Mudah bermain saat segalanya berjalan baik, dan kami sudah pernah mengalami momen buruk musim ini,” tutupnya.

#BukaTabirKm50 Viral Tuntut Penuntasan Kematian 6 Anggota FPI

0

Bogordaily.net  #BukaTabirKm50 menjadi tren Twitter yang diviralkan warganet, Senin, 15 Februari 2021 untuk mengingatkan kembali kasus penembakan 6 anggota FPI di Tol Jakarta-Cikampek 7 Desember 2020.

Warganet menyuarakan kejelasan kasus tersebut, setelah ada video yang menyatakan keenam anggota FPI itu belum meninggal pada saat kejadian.

Lebih dari 15 ribu tweet menggunakan hastag #BukaTabirKm50, menuntut kebenaran yang menimpa terhadap 6 orang tersebut.

Video eklusif Tempo yang dibagikan akun Twitter @JackCombat_ memaparkan kesaksian seorang laki-laki yang melihat langsung kejadian saat itu.

Dalam penjelasan saksi, di KM 51 belum ada yang meninggal satu pun dan tidak melihat ada baku tembak saat itu.

“Tidak ada, belum ada yang mati, mereka (6 korban) masih hidup,” jelasnya.

Warganet kemudian memviralkan hastag tersebut menuntut tuntas pengungkapan kasus itu.

“Berbagai kasus terus datang ber tubi2, bagai mana kabar kematian ke 6 syuhada sekarang ?
Jangan sampai kita lupa amanat IBHRS ya !!
Untuk tetap fokus usut tuntas pelanggaran HAM berat ini !!,” kata salah satu akun, @Karniakey.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan polisi terpaksa menembak karena diserang oleh beberapa orang dari kelompok tersebut. Mereka, kata dia menyerang menggunakan senjata tajam dan senjata api.

Siapa saja 6 anggota FPI yang ditembak mati polisi itu?

1. M. Reza

2. Lutfhil Hakim

3. Akhmad Sofyan

4. M. Suci Khadavi

5. Fais

6. Ambon.

***

Dua Orang Tewas Tertimbun Longsor di Nganjuk

0

Bogordaily.net Dua warga ditemukan tewas tertimbun longsor di Nganjuk yang diakibatkan oleh banjir besar serta tanah longsor di Desa Ngetos,Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada Minggu, 14 Februari 2021.

Dua warga tersebut telah ditemukan meninggal dunia pukul 02.00 dini hari oleh Tagana Kabupaten Nganjuk bersama Tim SAR.

“Korban semalam itu yang ditemukan empat, dua orang masih hidup dan dua orang meninggal dunia tertimbun tanah longsor,” kata Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Nganjuk, Aris Trio Effendi dikutip dari CNN pada Senin 15 Februari 2021.

Kabar duka tersebut telah dikonfirmasi oleh Kapolres Nganjuk AKBP Harviadhi Agung Prathama, bahwa kedua korban tersebut adalah ibu dan anak.

“Untuk korban meninggal dunia ini adalah, ibu dan anaknya yang terjebak reruntuhan rumah,” kata Harvi dikutip dari detikcom.

Ia menambahkan, korban yang tertimbun masih satu keluarga terdiri dari ibu dan anak yaitu, Khazanah (46) dan anaknya Sri Utami (31).

Sementara itu, terdapat 18 orang terluka yang sedang dirawat di Puskesmas Ngetos, sedangkan warga lainnya diungsikan di rumah Kades Ngetos 16 orang. Sampai saat ini, 21 orang masih dilaporkan hilang.

“Hingga kini 18 orang terluka dan 21 orang dilaporkan hilang. Saat ini masih pencarian,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jumlah warga yang dilaporkan hilang tertimbun tanah longsor terus didata dan terus diperbarui.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Nganjuk, Aris Trio Effendi menambahkan, Tim SAR gabungan yang mencari korban, sudah mendatangkan alat berat.

“Saat ini alat berat sudah mulai perjalanan ke lokasi. 16 orang masih belum ketemu,” tambah Aris.

Hingga hari ini, Tim SAR bersama Tagana Nganjuk, anggota TNI, serta para relawan lainnya masih mencari korban yang diduga tertimbun tanah longsor.***

Ini 3 Jenis Masker yang Masih Direkomendasikan Kemenkes

0

Bogordaily.net Mengingat masih tingginya penyebaran corona virus disease (Covid)-19 di Indonesia, pemakaian 3 jenis masker masih jadi cara yang paling gencar di sosialisasikan.

Sejak Senin, 21 September 2020 pemerintah telah menyerukan pemakaian masker sesuai 3 jenis tersebut, dengan alasan faktor rongga dalam bahan masker.

Bahan masker dibagi ke dalam kelompok berdasarkan mampu atau tidaknya ditembus virus corona tersebut.

Saat itu, Kementerian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto merekomendasikan masker N95, masker bedah, dan msker kain.

Hanya saja, tidak sembarang masker kain yang aman digunakan untuk menghindari virus corona.

Yurianto menyeru agar masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti masker scuba dan buff.

Selain itu, masker kain selama maksimal dipakai selama 3 jam setelah itu ganti dengan masker yang bersih.

“Tidak ada masker buff atau masker scuba, karena begitu masker tersebut ditarik pori-porinya akan terbuka lebar. Masker tersebut tidak memenuhi syarat,” jelasnya.

Sementara, kata dia, tidak dipungkiri bahwa masker N95 yang sering dipakai paramedis lebih aman karena bahan yang dipakai sudah disesuaikan.

“Saya sering mengatakan masker itu ada tiga, pertama masker N95, ini memang sudah standar yang tinggi karena dipakai petugas-petugas kesehatan yang langsung berhadapan dengan virus di laboratorium. Kemudian masker bedah yang biasa dipakai tenaga medis, dan ketiga masker kain,” katanya.

Yurianto pun membagi risiko ke dalam 4 tingkatan, yakni yang pertama, apabila seseorang yang membawa virus tidak menggunakan masker dan melakukan kontak dekat dengan orang rentan maka kemungkinan penularan mencapai 100 persen.

Kedua, orang yang sakit pakai masker, sementara kelompok rentan tidak memakai masker maka potensi penularan mencapai 70 persen.

Ketiga, orang sakit pakai masker, sementara orang sehat tidak pakai masker maka tingkat penularannya hanya 5 persen.
Keempat, jika keduanya pakai masker, maka potensi penularan hanya 1,5 persen.***

Benarkan Roberto Firmino Biang Kerok Keterpurukan Liverpool

0

Bogordaily.net – Liverpool sepertinya harus mengubur dalam-dalam ambisinya untuk mempertahankan  Juara Premier League. Perolehan poin yang terpaut jauh dengan pemuncak klasemen Manchester City sepertinya mustahil buat klub besutan Jurgen Klopp bisa mempertahankan gelar. Benarkan semua itu akbit buruknya penampilan Roberto Firmino?

Keterpurukan The Red belakangan ini, membuat banyak pengamat mengkaitkan dengan performanya Roberto Firmino. Pemain asal Brasil itu belakangan raihan golnya anjlok tak seperti kedua tandemnya yakni Salah dan Sadio Mane.

Firmino kerap dimainkan sebagai salah satu bagian dari trio penyerang bersama Mohamed Salah dan Sadio Mane. Di saat kedua rekannya tersebut silih berganti mencetak gol, Firmino malah jarang terlihat membubuhkan namanya di papan skor.

Begitu Liverpool mulai menunjukkan penurunan sejak akhir bulan Desember 2020 kemarin, publik pun mulai mencari-cari penyebabnya. Mata mereka tertuju kepada Firmino lantaran jumlah gol the Reds belakangan ini menurun drastis.

Pada Sabtu (13/2/2021) kemarin, Firmino bangkit dan sukses menjawab kritik publik. Meskipun tidak mencetak gol waktu Liverpool bertemu Leicester, ia menyumbangkan assist yang luar biasa untuk Mohamed  Salah.

Sayangnya assist tersebut tak mampu membuat Liverpool menang. Mereka sejatinya bisa saja meraih tiga angka kalau James Maddison, Jamie Vardy dan Harvey Barnes tak mampu menjebol gawang Alisson jelang akhir pertandingan.

Penampilan Firmino membuat banyak orang terkesan, tak terkecuali Arsene Wenger yang pernah melatih Arsenal. Ia berkata kalau sang pemain tak pantas mendapatkan kritik yang kerap diterimanya belakangan ini.

“Mungkin dia sedikit kekurangan gol tapi secara keseluruhan, anda tidak bisa menyalahkan dia,” ungkap Wenger, yang kini menduduki salah satu jabatan di FIFA, kepada beIN Sport.

Wenger kemudian memberikan penjelasan yang menguatkan opininya. Ia berkata bahwa Firmino punya peran yang mirip dengan mantan penyerang andalan the Reds beberapa tahun lalu, Luis Suarez.

“Anda memiliki striker yang membuat penyerang melebar menjadi apik dan semacam striker yang membunuh pemain di sekitarnya,” tambah pria berkebangsaan Prancis tersebut.

“Dia adalah striker yang jarang ditemui, bekerja keras untuk tim dan membuat pemain di sekitarnya menjadi lebih baik. Dia selalu siap bekerja untuk tim dan menaruh tubuhnya di antara garis untuk yang lainnya, jadi saya menghormati itu, dan dia juga bisa mencetak gol,” pungkasnya.***

12.954 Orang Tanda Tangan Online Tolak Din Syamsudin Dianggap Radikal

0

Bogordaily.net Belasan ribu orang memberi tanda tangan online menolak mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin dianggap seorang tokoh yang radikal.

Sebelumnya, ia dilaporkan oleh sejumlah alumni ITB yang tergabung dalam Gerakan Anti Radikalisme (GAR) ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku terkait radikalisme.

Petisi yang dimuat di laman change.org itu telah ditandatangani sekitar 12.954 orang hingga Senin (15/2) pukul 07.05 WIB. Targetnya 15.000 orang turut berpartisipasi.

Petisi online itu dibuat oleh seseorang bernama David dan ditujukan kepada GAR-ITB. Dalam deskripsi petisi, disebut bahwa tudingan Din radikal adalah tindakan yang absurd dan tidak masuk akal.

Pembuat petisi menulis beberapa pendapat tokoh seperti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti hingga Azyumardi Azra tentang sosok Din.

“Pimpinan KASN dan Kementerian Agama hendaknya dapat menilai masalah ini secara objektif dan adil. Dengan begitu dapat diciptakan suasana kepegawaian yang lebih kondusif terkait isu sosial politik,” dikutip dari petisi tersebut, yang dilansir CNNIndonesia.com

GAR-ITB melaporkan Din Syamsuddin ke KASN melalui surat terbuka nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021. Surat itu diklaim telah diteken 1.977 alumni ITB lintas angkatan dan jurusan tertanggal 28 Oktober 2020 lalu.

Din Samsudin dilaporkn lantaran masih tercatat sebagai ASN dengan jabatan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Dalam laporan itu, Din diduga melanggar kode etik sebagai ASN terkait sejumlah pernyataan dan tindakannya dalam dua tahun terakhir.

Dari total 9 pasal yang diduga dilanggar Din, dua di antaranya mengenai putusan Mahkamah Konstitusi terkait putusan hasil sengketa Pilpres 2019 dan kiprahnya di KAMI.

Merespons aduan itu, Ketua KASN Agus Pramusinto menyatakan telah melimpahkan laporan dugaan radikalisme itu ke Kementerian Agama (Kemenag), dan juga diteruskan ke Satuan Tugas Penanganan Radikalisme ASN.***

Juara Premire League Semakin Jauh, MU Belum Juga Menyerah

0

Bogordaily.net Hasil imbang di dua pertandingan terakhir membuat Manchester United semakin jauh dari perburuan gelar juara Premire League. Pasalnya pemuncak klasemen sementara Manchester City sudah melesat jauh meninggalkannya dengan poin 53 terpaut tujuh angka dari MU yang baru menympulkan 46. Ditambah The Citizens punya satu laga yang belum dimainkan.

Ternyata, situasi ini tidak membuat MU menyerah . Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih mengutarakan tekadnya untuk terus memberikan tekanan kepada Manchester City. menjadi Juara Premire League harga mati buat MU.

“Mari membangun momentum, memenangkan pertandingan dan memberikan tekanan kepada Manchester City. Mereka berada dalam kondisi yang apik, tapi kami takkan membiarkan gelar pergi begitu saja,” ujarnya dikutip dari Metro.

Kedua tim baru bertemu sekali di ajang Premier League musim ini. Pertemuan kedua akan terjadi pada bulan Maret mendatang di Etihad Stadium, yang mungkin bakal menjadi laga penentuan juara.

“Kami tidak seharusnya berbicara soal [perburuan gelar]. Pujian untuk anak-anak karena bisa berada di posisi kami sekarang,” tambah pria berkebangsaan Norwegia tersebut.

“Kami takkan membiarkan mereka [Manchester City] lolos dengan itu – kami akan bertemu mereka segera. Kami takkan membiarkan gelar terlepas dengan cepat – tidak akan,” tutup Solskjaer.

Ada empat pertandingan yang harus dilalui Manchester United sebelum bertemu City, dua di antaranya merupakan laga babak 32 besar melawan Real Sociedad. Pertemuan perdana akan digelar pada Jumat (19/2/2021) mendatang.

OMG! BCL Pilih Ashraf Selingkuh Daripada Meninggal Dunia, Kenapa?

0

Bogordaily.net – Ada pernyataan mengejutkan dari pada project Love Story, Bunga Citra Lestari (BCL) yang mengatakan bahwa ia lebih memilih suaminya Ashraf selingkuh daripada meninggal dunia di Channel Youtubenya pada Sabtu, 13 Februari 2021.

Perasaan itu terungkap saat ibu satu anak ini, diwawancarai oleh sahabatnya Daniel Mananta dan diajak berandai – andai jika harus memilih Ashraf selingkuh atau meninggal dunia.

“Kalau ditanya, mendingan suami lo selingkuh atau meninggal? Ya mendingan suami gue selingkuh, diambil sama orang lain. Dia masih ada. Saat dia sudah nggak ada, nggak ada lagi nih orangnya,” ucap BCL pada hari Sabtu, 13 Februari 2021.

Ia lebih memilih suaminya almarhum Ashraf Sinclair selingkuh daripada meninggal dunia, karena masih bisa dilihat sosoknya.

Selain itu, Bunga menjelaskan bahwa ia dan suaminya Ashraf memiliki komitmen bersama, jika salah satu ada yang berselingkuh, mereka akan mengikhlaskannya dan turut bahagia.

“Saat lo nikah sama seseorang, dan lo sangat mencintainya, terus dia bahagia sama orang lain, gue juga akan bahagia. Itu kalau gue,” jelasnya.

Walaupun ia harus sakit saat melihat suaminya bahagia bersama dengan wanita lain, tetapi ia yakin Ashraf selalu ada untuk putranya.

Dalam video berdurasi 23 menit itu, Bunga menyebutkan sejak awal menikah keduannya telah sepakat untuk tidak mempertahankan hubungan atas nama anaknya Noah Aidan Sinclair.

“Gue dari awal udah berjanji, gue bilang sama Ashraf kalau kita nikah kita nggak akan bertahan buat anak. Satu, kita cuma boleh bertahan kalau kita masih mau bertahan, kalau nggak kita pisah. Dan ku rasa itu yang terbaik untuk kita,”jelasnya.

Perkataan BCL membuat netizen terenyuh dan memberikan komentar bahwa Bunga terlihat sangat mencintai suaminya.

Selama dua hari, project Love Story yang diunggah di IT’S ME BCL ini, menjadi trending ke 3 di Youtube dan telah ditonton sebanyak 2,2 juta, disukai 132 ribu orang serta dikomentari sebanyak 2,8 ribu oleh netizen.***

Bendungan Tukul Diresmikan, 600 Hektare Sawah di Pacitan Terairi

0

Bogordaily.net  Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tukul yang mampu mengairi irigasi 600 hektare sawah dan penyediaan air baku di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur ke daerah sekitarnya, Minggu, 14 Februari 2021.

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Adisutjipto, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma.

Selanjutnya, dari Sleman, perjalanan berlanjut menuju lokasi peresmian Bendungan Tukul dengan helikopter Super Puma TNI AU.

“Dengan mengucap Bismillahirrohamanirrohim, Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, saya resmikan pada hari ini,” kata Presiden Jokowi membuka peresmian Bendungan.

Presiden Jokowi mengungkapkan, akan ada suplai air yang bermanfaat bagi warga Pacitan.

“Di sini nanti kurang lebih 300 liter per detik, tentu saja ini adalah untuk warganya Bupati Pacitan dengan kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik,” ujar Jokowi.

Dikatakannya pula, air akan bermanfaat bagi tanaman warga yang masih banyak bertani.

“Dari satu kali pertanaman, satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija, menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija. Insya Allah ini nanti sudah bisa dilihat dan dilakukan,” ujarnya.

Presiden Jokowi optimistis, pengoperasian Bendungan Tukul ke depan akan dirasakan dampak positifnya bagi warga setempat.

“Sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi daerah, keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” katanya.

Untuk diketahui, Bendungan Tukul merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan menambah kapasitas tampungan air di wilayah sekitarnya sehingga suplai air irigasi akan tetap terjaga. Kehadiran bendungan dapat bermanfaat sebagai sumber air baku, energi, pengendalian banjir, dan pariwisata yang akan menumbuhkan ekonomi lokal.

Turut serta dalam kunjungan kerja tersebut di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto.***