Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 7669

Agenda Pimpinan Daerah Kota Bogor Hari Ini

Sabtu, 5 Desember 2020

1. 09.00
Menghadiri Acara Musrenbang Kelurahan Babakan Pasar
Kampung Pada Beunghar, Kel. Babakan Pasar, Bogor Tengah
– Walikota
– Ka. Bappeda
– Camat Boteng

2. 13.00
Menjadi Keynote Speaker Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam – Majelis Penyelamat Organisasi (HMI – MPO) Cabang Bogor
Paseban Sri Baduga
– Walikota

Ibu Edan! Jual Video Anaknya Bugil Rp40 Ribuan

0

BOGOR DAILY – Seorang ibu sekaligus selebgram dan Youtuber yang bernama Gabi DeMartino diserang oleh hujatan netizen setelah dirinya mengunggah video sang anak di platform Only Fans.

Bukan video yang imut, Gabi justru mengunggah video anaknya tanpa busana dan menjual video tersebut seharga US$ 3 atau setara dengan Rp 42 ribu.

Ia mengunggah video tersebut dengan judul “I won’t put my panties on”. Dalam video itu, sang anak berlari-lari tanpa busana dan menolak menggunakan underwear.

Video berdurasi 35 detik itu pun langsung ramai diperbincangkan, dan Gabi mendapatkan banyak kritikan. Video tersebut kini telah dihapus, dan influencer 25 tahun itu meminta maaf atas konten tersebut.

“Saya minta maaf karena ini tidak dipikirkan sepenuhnya, aku benar-benar minta maaf,” ucap Gabi secara resmi.

“Video tersebut kini telah diturunkan, sekali lagi aku minta maaf jika ini jadi salah,” tambahnya lagi.

Di samping itu, juru bicara untuk OnlyFans telah mengonfirmasi bahwa video tersebut kini sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan akun Gabi yang telah dinonaktifkan.

“Saya bisa mengonfirmasi bahwa akun yang dipermasalahkan telah dinonaktifkan karena telah melanggar persyaratan layanan OnlyFans,” ujar juru bicara OnlyFans seperti yang dilansir dari Daily Star, Jumat (4/12/2020).

Tak hanya netizen, bahkan influencer hingga bintang porno ikut menyerang Gabi yang mengunggah video tanpa busana anaknya.

“Wanita seperti dia yang membuat orang menunjuk kami-kami ini yang bekerja di industri dewasa yang tidak akan pernah melakukan hal seperti itu, dan kami yang disalahkan,” ujar bintang porno Alana Evans.

Tingkatkan Gairah Seksual, Model Ini Posting Foto Jemur Vaginanya di Bawah Sinar Matahari

0

BOGOR DAILY – Seorang model belakangan ini mendapatkan kecaman dari publik karena memposting gambar telanjang di Instagram. Bahkan para pengguna media sosial mengira Lunna Leblanc sedang melakukan masturbasi.

“Jika itu benar-benar, Instagram akan menghapus foto itu dan memblokir akun saya,” kata dia seperti dilansir dari Daily Star, Jumat (4/12/2020).

Faktanya, dia mengklaim sedang menjemur organ intim atau vaginanya saat di foto tersebut. Dia mengatakan ritual yang aneh ini membantu meningkatkan gairah seksnya. Jadi dia melakukannya selama dua jam sehari.

“Saya memposting foto tanpa niat apa pun. Saya pikir itu aneh bahwa orang mulai mengirimi saya pesan, termasuk anggota keluarga,” kata dia.

Lunna juga mengatakan bahwa dirinya sering tidak memakai atasan dan mengenakan bikini saat di rumah. Hal itu mungkin bagi sebagian orang aneh. Tapi tidak baginya.

“Berjemur di bagian pribadi sangat baik dan membantu meningkatkan libido. Saya suka pengalaman ini,” jelasnya.

Kafeloaja On The Air bareng IWAPI Kota Bogor, Cerita Usaha di Masa Pandemi

BOGOR DAILY – IWAPI Kota Bogor berbagi cerita soal usaha selama Pandemi secara on air di Kafeloaja.

Ikatan persatuan yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan dan perekonomian khususnya melalui UMKM Kota Bogor, berbagai tips.

IWAPI Kota Bogor yang bascamenya terletak di Jl. Baladewa Raya, Konsuil itu memiliki enam ranting dan enam bidang, enam ranting itu sendiri sesuai dengan kecamatan di Kota Bogor dan enam bidang tersebut terdiri dari bidang Sekretariatan Organisasi, Bendahara dan Sosial, Perindustrian, Ekonomi Kreatif, Humas dan Pertanian, dan Peternakan.

Masing-masing bidang memiliki program yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan dan meningkatkan perekonomian.

Program IWAPI dalam KAFELOAJA on air ini adalah salah satu program IWAPI, dengan maksud mempromosikan produk para pengusaha, agar dikenal oleh masarakat Kota Bogor dan kota lain.

Selain itu program on air ini juga diisi dengan para penyanyi remaja dan penari tarian kandagan khas sunda.

Dengan adanya program KAFELOAJA on air dapat menjadi wadah untuk berkesempatan mempromosikan produk karya anggota IWAPI.

Anggota IWAPI juga mengalami perubahan dalam bisnisnya, ini dikarenakan faktor perubahan lingkungan yang mempengaruhi pada perekonomian.

“Seorang pebisnis harus mampu melihat peluang di masyarakat, apa yang akan menjadi daya tarik pembeli karena sejatinya pengusaha ialah kreatif, inovatif, dan siap dengan perubahan yang terjadi,” ujar Irna Kusumawati selaku Wakil Ketua Umum I IWAPI.

“Seperti sekarang ini, kesehatan menjadi isu penting untuk menarik perhatian masyarakat, semua orang berbondong-bondong beralih membuat usaha sesuai dengan kondisi kita seperti sekarang,” katanya.

Kemudian, dengan situasi pandemi Covid-19 ini mempengaruhi pada sistem pembelanjaan dan pelayanan.

Dengan demikian, adanya IWAPI ini dapat menjadi wadah yang membantu pengusaha perempuan dengan memberikan program pelatihan dan pemberdayaan.

Di antaranya, pelatihan digital seperti akses teknologi, cara meeting zoom, vlog, dan lain-lain.

Harapan IWAPI Kota Bogor, kata dia, semoga dengan apa yang dilakukan itu persatuan pengusaha wanita ini bermanfaat, khususnya untuk Kota Bogor dan berharap wanita pengusaha tidak hanya bergerak di bidang ekonomi tetapi berperan besar dalam perekonomian Kota Bogor.

“Meskipun kita berada di kondisi pandemi Covid 19, saya berharap kita harus tetap semangat dan multitalent, tidak hanya mensejahterakan ekonomi keluarga tetapi juga mensejahterakan ekonomi kota bogor,” pungkasnya. (Ibnu)

Memperingati Hari Korpri, Distabhorbun Bagikan Bantuan Ratusan Bibit Talas ke Poktan Cakra Bantenan

BOGOR DAILY – Dalam rangka memperingati momentum Hari Korpri ke-49, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) berikan bantuan 300 bibit talas kepada Kelompok Tani Cakra Bantenan di Poskodal Karang Taruna Kecamatan Cibinong.

Pemberian bantuan bibit talas ini dihadiri oleh Sekertaris Distanhorbun beserta anggota korpri dari Dinstanhorbun, Lurah Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong dan beberapa anggota Kelompok Tani Cakra Bantenan dengan tetap menjaga protokol kesehatan seperti mencuci tangan, berjaga jarak, dan memakai masker.

Sekdistanhorbun Kabupaten Bogor, Farida Khuriyati menyampaikan pemberian bibit talas tersebut merupakan percontohan untuk masyarakat lainnya, agar memanfaatkan lahan pekarangan yang mana talas sebagai sumber karbohidrat selain beras.

“Kenapa kita pilih talas, karena salah satu sumber karbohidrat selain beras. Juga untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang saat ini Terbatasnya lahan karena lahan yang semakin kesini semakin mengurang untuk hanya mengandalkan beras saja,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, Talas juga disebut sebagai ciri khas Bogor yang layak untuk dibudidayakan untuk keperluan komersial, konsumsi ataupun tanda yang sudah terkenal dengan ke-Bogor-an nya.

“Karena kalau orang luar ke Bogor, kesan pertamanya mesti talasnya. Jadi kita harus melestarikan talas ini. Saat ini pun Kabupaten Bogor setiap tahunnya memanen hingga sebanyak talas 11.487 ton dengan berbagai jenis talas,” jelas Farida khuriyati

Adapun yang diberikan oleh Distanhorbun kepada Poktan Cakra Bantenan berupa 3 jenis talas yang masing-masing jenis 100 bibit.

“Jenis-jenis talas yang diberikan yaitu Talas Sutra, Talas Bentul, dan Talas bulkok sebanyak 100 bibit per jenisnya,” ia meneruskan.

Penyerahan bibit tersebut, diterima langsung oleh Lurah Tengah dan diberikan oleh lurah Tengah ke perwakilan Poktan Cakra Bantenan.

Di tempat yang sama, Lurah tengah Kecamatan Cibinong, Awan menyampaikan bahwa penyerahan bibit talas tersebut merupakan bukti kasih sayang dan kepedulian Distanhorbun kepada Kelompok tani.

“Inilah bukti peduli kasih sayang dan kepedulian Distanhorbun kepada masyarakatnya Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong yang merupakan Jantung Ibu Kota Kabupaten Bogor,” ungkap Awan.

Tak hanya itu, Ketua Kelompok Tani Cakra Bantenan pun turut berterima kasih atas pemberian bibit yang dilangsungkan oleh Distanhorbun. Ia berharap jalinan antara Distanhorbun dan Poktan Cakra Bantenan terus melekat.

“Jadi pergerakan kami ini tidak akan berhenti, kami akan terus bergerak. Apalagi sekarang orang tua kami di Distanhorbun sudah mengetahui keberadaan kami. Mudah-mudahan hubungan kami semakin baik dan bisa bersinergi untuk sama-sama menyelesaikan problem yang ada di masyarakat,” ungkap Ketua Kelompok Tani Cakra Bantenan, Dian Asmara. (Egi)

Kadis Damkar Jatuh Sakit, Ma’Mur: Mohon Doanya Agar Segera Pulih

BOGOR DAILY – Kabar duka kini datang ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pemadam kebakaran (Disdamkar), Makmur jatuh sakit dan sudah selama 2 Minggu dirawat di RS Cibinong.

“Saya sudah 2 Minggu kurang sehat dan sekarang sedang dalam perawatan pihak RSUD Cibinong di Ruang Isolasi VVIP,” kata Ma’mur kepada Bogordaily.net melalui pesan WhatsApp.

Ia meminta kepada masyarakat untuk didoakan agar segera pulih dan melakukan aktifitas kembali seperti biasanya.

“Mohon doanya agar cepat pulih dan Allah sembuhkan dengan sempurna,” pungkasnya. (Egi)

Kopi PSBB di Kopi Harra Kota Bogor, Maknyus!!

BOGOR DAILY – Kopi Harra salah satu tempat ngopi keren di Kota Bogor. Berdirinya Kopi Harra ini berawal dari inovasi dan ide lima anggota yang sama-sama memiliki visi dan misi untuk membangun usaha bernama Kopi Harra, yang berada Jl. A. Yani No.7, RT.01/RW.02, Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor.

Ada menu yang khas di Kopi Harra. Di sini disediakan kopi “PSBB” di masa pandemi dan pertama di Kota Bogor.

Sebelum dibukanya Kopi Harra ini, mereka melakukan riset untuk mengetahui cita rasa dan kekurangan kopinya, sehingga ketika mereka sudah yakin dengan cita rasa khasnya, tim siap untuk bersaing di Kota Bogor dengan konsep yang sudah direncanakan.

Akan tetapi akibat kondisi Pandemi Covid-19 tim Kopi Harra, sempat mengubah pemesanan menjadi via online atau e-commerce dan akhirnya bulan Mei kemarin Kopi Harra telah dibuka.

Nama Harra ini sendiri kepanjangan dari anggota tim Kopi Harra yang terdiri dari 5 orang, akan tetapi kata “Harra” ini memiliki makna di dalamnya di mana bermaksud dengan adanya “Harra” pengunjung menjadi merasa penting dengan berada di Kopi Harra.

Kemudian akibat kondisi PSBB pada saat itu, membuat anggota tim Kopi Harra berhasil membuat menu spesial, sesuai dengan kondisi pandemi seperti sekarang ini yaitu, PSBB atau singkatan dari Pandan susu aren bikin bahagia.

Dan ini menjadi menu kopi pertama dari banyaknya tempat kopi di Bogor. Dan biasanya Kopi Harra mengeluarkan menu baru di setiap bulannya, salah satunya pada bulan oktober yaitu, bulan halloween.

Sebagai salah satu pengusaha Kopi Harra, harapannya kondisi pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan menjadi awal bangkitnya kembali kondisi perekonomian.

“Jika Covid ini berakhir akan mempengaruhi daya beli masyarakat semakin besar dan waktu tidak dibatasi karena tidak adanya protokol kesehatan, ini mempengaruhi suatu bisnis. Selain itu dengan berakhirnya corona, akan menimbulkan semangat semua orang untuk memulai bisnis,” ujar Rico Hermes pemilik kopi harra kepada bogordaily.net. (Ibnu)

Mengenal Bogor Women’s Club’, Komunitas Kreatif Pemberdayaan Perempuan

BOGOR DAILY – Bogor Women’s Club (BWC) adalah salah satu organisasi pemberdayaan perempuan yang di bentuk sejak tahun 2015, dan saat ini diketuai oleh Hj. Dewi Puspasari SP.

Beranggotakan sekitar 200 perempuan dari usia 17 – 60 tahun tersebar di beberapa kota, dikarenakan anggota pindah ke luar Kota Bogor ataupun anggota yang masih memakai KTP Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kegiatan kami sebelum pandemi rutin diadakan oleh 5 divisi yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, UMKM, dan Sosial ujarnya.

Di saat Pandemi, BWC membuat kelas khusus untuk para perempuan yang ingin mempromosikan produk usahanya, dengan desain brosur yang menarik melalui pembelajaran online desain brosur dengan aplikasi canva.

Di masa pandemi, salah satu kerjasama yang dilakukan oleh BWC dengan komunitas GPW ( Gerakan Pakai Masker) Jakarta di mana BWC dan GPW akan membantu program sosialisasi kepedulian memakai masker di daerah Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kami berharap Bogor Women’s Club di masa pandemi tetap bisa berkontribusi, kepada anggota dan mendukung program sosial dan pendidikan di pemkot dan pemkab bogor. Kami berusaha mendukung para perempuan di Kota Bogor untuk cerdas, inspiratif dan percaya diri sehingga dapat sukses dalam keluarga dan masyarakat,” pungkasnya.(Ibnu)

Keluarganya Dituding Lupakan Anak Lina, Sule Menyebut Teddy Cuma Caper

0

BOGORDAILY – Sule mempertanyakan kembali tudingan Teddy yang merasa anak-anak Sule kurang perhatian dengan Bintang, anaknya dengan almarhum Lina. Sang komedian bingung, kenapa harus anak-anaknya yang sangat repot.

Suami Nathalie Holscher itu mengatakan putri keduanya, Putri Delina sangat tahu perkembangan Bintang. Putri Delina juga mengetahui Bintang diurus oleh adik Teddy.

“Seharusnya kalau jadi laki-laki bertanggung jawab, itu kan anaknya. Kenapa yang harus bertanggung jawab anak-anak saya? Susu, apa, itu kan anak-anak saya. Kalau bilangnya nggak diperhatiin mungkin dia mau masuk infotainment kejar aja lah. Kasihan biar ada kerjaan,” tukas Sule ditemui di Gedung Transmedia, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan.

“Loh emang nggak diperhatiin kata siapa? Tanya Putrinya dong kan Putrinya yang tau sendiri yang urus anaknya di sana. Yang urus kan adiknya,” imbuhnya.

Anak-anaknya dituding oleh Teddy tidak perhatian dengan adik sambungnya, Sule mengatakan hal yang berbeda. Sule menegaskan dirinya tak pernah melarang Putri Delina dan anak-anaknya untuk andil dalam mengurus Bintang, putri Lina dan Teddy.

“Kalau bilang kurang perhatian dari mana kurang perhatiannya kan yang harus tanggung jawab bapaknya. Kenapa Putri harus repot? Anak-anak saya justru yang istilahnya sayang sama adiknya. (Mereka) beli susunya, beli ini, beli itu, saya nggak larang-larang kok kalau dia mau datang ke sana. Yang penting kan dia mau lihat adiknya,” tegas Sule.

Menurut Sule setiap ayah punya tanggung jawab untuk darah dagingnya. Itu juga yang Sule lakukan untuk keempat anaknya.

“Anak darah dagingnya ya mesti bertanggung jawab. Saya juga harus bertanggung jawab sama darah daging saya. Usaha, kerja dong,” ungkapnya.

Anak-anaknya mendapat tudingan seperti itu, Sule mengatakan Tuhan yang maha mengetahui. Teddy ingin diperhatikan, Sule merasa itu bukan urusannya.

“Ya biarin aja, Allah mah nggak tidur. Saya mah nggak mau cari masalah di sini. Kalau misalkan dia mau diperhatikan itu kan bukan urusan saya. Tanyanya harusnya ke Putri. Kalau ke saya salah. Kecuali kalau anak saya ada yang nyolek baru urusan saya, kalau masih selama urusannya biasa-biasa aja, santai aja,” tukas Sule.

Teddy mencurahkan isi hatinya yang merasa Bintang, anaknya dengan Lina diabaikan oleh kakak-kakaknya. Bahkan Teddy meminta untuk anak-anak Sule meluangkan waktu setidaknya untuk video call atau zoom.

“Karena itu kan (Bintang dan keempat anak Sule) satu rahim, terus kalau bisa sih ditengok. Atau dibilangnya video call atau zoom atau nanya kabar udah bikin saya senang. Itu aja sih harapannya aku nggak banyak-banyak,” ungkap Teddy dilansir dari Selebrita Siang.

Ruben Onsu Melupakan Diet Demi Jaga Imun

0

BOGORDAILY – Banyak artis yang terpapar COVID-19. Sebagai artis yang memiliki aktivitas yang banyak, Ruben Onsu mengaku sangat menjaga imun tubuhnya.

Hal itu begitu serius diperhatikan Ruben Onsu. Ia bahkan rela berat badannya naik demi imunnya tetap terjaga.

“Ya jaga imun. Itu yang penting. Gua terus konsumsi vitamin makanya badan bengkak nggak jelas gini. Leher udah berlipet biarin deh yang penting imun bagus,” kata Ruben Onsu usai Brownis Trans TV Mampang Jakarta Selatan, Kamis (3/12/2020).

Memang untuk saat ini Ruben Onsu mengenyampingkan dietnya. Selain makan makanan bergizi ia juga rutin berjemur.

“Gua juga nggak gila-gila diet lah. Pokoknya imun dan pola pikir yang sehat, sama jemur lah. Nggak ada matahari gua panik,” kata Ruben Onsu.

Ruben Onsu juga memastikan kesehatannya tetap terjaga, seperti melakukan tes PCR rutin.

“Rajin swab. Jumat swab. Abis dari luar kota swab juga Minggunya,” katanya.

“(Swab) serumah sama semua karyawan. Saya kerja aja dua minggu sekali swab. Saya memastikan, saya dan tim dalam keadaan sehat kemudian diberikan lah hasilnya ke tim produksi,” lanjutnya.

Sementara itu disingggung Jakarta yang mengalami peningkatan kasus COVID-19, Ruben Onsu mengaku sempat parno. Namun dia tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ah rasa parno udah gua lewatin dari kemarin. Yang penting gua jaga diri gua dengan jaga kesehatan, jaga jarak, pakai masker, dan ikuti aja protokol kesehatan,” katanya.

Ruben Onsu juga mengaku tak ingin saling mencurigai orang lain. Yang penting dirinya sudah menjaga kesehatan.

“Nggak mau saling mencurigai, gua yakin kita semua pulang ke rumah ditunggu anak, istri, dan keluarga. Jangan sampai kita di lapangan membawa virus ini ke rumah. Jadi kesehatan tergantung dari manusianya. Kalau kita mau ya kita bisa gitu,” imbuhnya.

“Saya tidak berhak mengomentari kebersihan dan pola hidup orang lain, yang terpenting saya protect kesehatan keluarga dan tim saya,” pungkasnya.