Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 77

Diskusi Komunitas Sora Tegaskan Gerakan Mahasiswa Masih Jadi Motor Perubahan Indonesia

0

Bogordaily.net — Komunitas pergerakan bernama Sora resmi diperkenalkan kepada publik melalui sebuah diskusi yang mengangkat tema “Gerakan Mahasiswa dalam Perubahan di Indonesia”. Diskusi tersebut digelar di Kota Bogor pada Jumat (6/3/2026) dan menghadirkan sejumlah aktivis lintas generasi.

Penggagas Komunitas Sora, Teddy Wibisana, mengatakan kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran resmi komunitas yang bertujuan membangun kader gerakan sosial di kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa.

“Diskusi ini juga menjadi pembukaan resmi Komunitas Sora. Kami ingin membangun kader gerakan yang terlibat dalam perubahan,” ujar Teddy dalam kegiatan tersebut.

Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni aktivis 1980-an Standar Kia, aktivis 1990-an Teddy Wibisana, serta Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan periode 2026–2027 Galuh.

Dalam pemaparannya, Teddy menilai gerakan mahasiswa memiliki posisi strategis dalam sejarah perubahan di Indonesia. Ia mencontohkan peran mahasiswa pada era 1990-an yang menjadi aktor utama dalam mengkritisi pemerintahan Presiden Soeharto.

Menurutnya, tekanan dan mobilisasi mahasiswa kala itu menjadi salah satu faktor yang mengantarkan Indonesia pada peristiwa Reformasi 1998.

“Momentum tersebut menandai perubahan besar dalam sistem politik Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Standar Kia menjelaskan bahwa setelah memasuki era reformasi, gerakan mahasiswa tetap hadir dalam berbagai isu strategis, mulai dari revisi undang-undang, pemberantasan korupsi, pelanggaran hak asasi manusia hingga konflik agraria.

Ia menilai reformasi tidak serta-merta menyelesaikan seluruh persoalan bangsa.

“Ketidakadilan dan ketimpangan sosial masih terjadi. Karena itu regenerasi dalam gerakan mahasiswa harus terus berlangsung,” ujar Kia.

Di sisi lain, Presiden Mahasiswa Universitas Pakuan Galuh menyoroti dinamika gerakan mahasiswa di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuka ruang baru dalam menyampaikan aspirasi, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri.

“Demokrasi digital bukan berarti demokrasi yang sepenuhnya bebas. Orang memang bisa memposting apa pun, tetapi risiko hukum setelah unggahan juga tetap ada,” kata Galuh.

Dari diskusi tersebut, para peserta sepakat bahwa gerakan mahasiswa masih memiliki peran penting dalam mendorong perubahan di Indonesia. Namun, gerakan tersebut dinilai perlu beradaptasi dengan dinamika zaman, termasuk memanfaatkan teknologi dalam menyuarakan gagasan dan kritik sosial.***

Komisi II DPRD Kota Bogor Sidak Kantor Dishub, Pantau Uji KIR Gratis dan Potensi Parkir

Bogordaily.net – Komisi II DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor pada Jumat 6 Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas pelayanan publik, khususnya terkait pengujian kendaraan bermotor (Uji KIR) dan optimalisasi sektor perparkiran.

​Rombongan sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, didampingi anggota komisi lainnya, Heri Cahyono dan Hasbi Alatas. Kehadiran para wakil rakyat ini diterima oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Jatmiko Baliarto, beserta jajaran.

​Ketua Komisi II, Rifky Alaydrus, mengungkapkan bahwa fokus utama sidak ini adalah meninjau sarana dan prasarana pengujian kendaraan setelah adanya perubahan regulasi mengenai retribusi daerah.

​“Komisi II melakukan sidak untuk memastikan pelayanan pengujian kendaraan bermotor berjalan dengan baik. Kami juga ingin melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana yang digunakan untuk pelayanan masyarakat,” ujar Rifky.

​Ia menambahkan, sejak berlakunya undang-undang terbaru, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor KIR telah dihapuskan. Hal ini menuntut Pemkot Bogor untuk lebih kreatif mencari celah pendapatan lain.

​“Sekarang pelayanan KIR sudah gratis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga pendapatan dari sektor tersebut sudah tidak ada lagi. Karena itu kami juga ingin melihat potensi pendapatan lain yang masih bisa dikelola,” tambah Rifky.

​Menanggapi hal tersebut, Kepala Dishub Kota Bogor, Jatmiko Baliarto, membenarkan bahwa pendapatan dari sektor pengujian kini menyentuh angka nol rupiah.

Hal ini merupakan dampak langsung dari implementasi UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

​“Sejak diberlakukannya undang-undang tersebut, pelayanan uji KIR menjadi gratis. Namun, pelayanan tetap berjalan normal. Rata-rata sekitar 40 kendaraan per hari, seperti truk, angkot, hingga bus, tetap menjalani uji berkala yang ditangani oleh 12 tenaga fungsional penguji kami,” jelas Jatmiko.

​Meski pelayanan berjalan, Anggota Komisi II, Heri Cahyono, memberikan catatan kritis mengenai kondisi fasilitas di Dishub.

Ia menilai gedung Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) dan armada operasional sudah tidak dalam kondisi ideal.

​“Kami melihat beberapa fasilitas sudah memerlukan renovasi, terutama gedung PKB. Selain itu, kendaraan operasional seperti derek dan mobil crane untuk perawatan PJU sudah cukup tua dan ada yang rusak. Ini perlu perhatian agar pelayanan lapangan tidak terganggu,” tegas Heri.

​Senada dengan Heri, Hasbi Alatas menyoroti kesemrawutan area parkir armada di lingkungan kantor tersebut. Ia meminta Dishub segera melakukan penataan agar operasional lebih tertib.

​Terkait sisa potensi pendapatan, terungkap bahwa Dishub kini mengandalkan retribusi parkir dengan target Rp3,5 miliar per tahun.

Saat ini, proses pengelolaannya sedang dalam tahap lelang kepada penyedia jasa pihak ketiga.

​Sidak ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Bogor untuk segera memperbaiki sarana penunjang transportasi dan memaksimalkan sektor parkir sebagai tulang punggung pendapatan daerah di Dinas Perhubungan.

Ketua Umum MBCI Apresiasi Aksi Sosial MBCI Bogor: Fondasi Penting Pererat Solidaritas Anggota

Bogordaily.net – Motor Besar Club Indonesia (MBCI) Bogor menyelenggarakan agenda tahunan berupa santunan anak yatim, pembagian takjil, hingga buka puasa bersama yang berlokasi di Biker Plus Bogor, Kota Bogor, pada Jumat 6 Maret 2026.

​Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan MBCI Bogor untuk menebar manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan anta penggemar motor besar di wilayah Bogor.

​Dalam aksi sosial kali ini, MBCI Bogor menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim. Tak hanya itu, para anggota juga turun ke jalan untuk membagikan sedikitnya 300 paket takjil kepada pengendara dan masyarakat sekitar yang melintas di Tugu Kujang.

​Ketua MBCI Bogor, Anhar, menjelaskan bahwa kegiatan ini sepenuhnya merupakan inisiasi dari seluruh anggota yang didukung oleh sejumlah sponsor.

​”Agenda ini sebenarnya merupakan agenda tahunan MBCI Bogor. Setiap tahun, kita menyelenggarakan acara santunan anak yatim, pembagian takjil, serta buka bersama,” ujar Anhar.

​Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap mengundang klub motor lain, tahun ini MBCI Bogor memilih untuk merayakan kebersamaan secara internal.

Langkah ini diambil sebagai strategi untuk mengonsolidasi kembali para anggota di bawah kepemimpinan baru.

​Anhar menyebutkan, sekitar 80 anggota hadir lokasi acara. Fokus utama kali ini adalah membangun kembali chemistry setelah sempat ada masa vakum kegiatan beberapa waktu lalu.

​”Perbedaan dengan tahun lalu adalah, tahun ini karena saya baru pertama kali menjabat sebagai ketua dan sebelumnya pernah ada masa pemadaman kegiatan, maka acara difokuskan untuk kekompakan sesama member saja tanpa mengundang klub luar,” umgkapnya.

​Ia berharap melalui kegiatan ini, kesadaran anggota untuk berbagi dengan masyarakat yang kurang beruntung semakin meningkat, sekaligus menjadikan momen Ramadan sebagai bentuk ibadah yang menyentuh hati.

​Kegiatan positif ini turut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum Motor Besar Club Indonesia, H. Arif Purnomo.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan amal seperti ini adalah fondasi penting bagi perkembangan organisasi ke depan.

​H. Arif Purnomo berharap kepemimpinan Anhar dapat membawa angin segar bagi MBCI Bogor melalui berbagai kegiatan positif yang berkelanjutan.

​”Dengan adanya acara amal ini, sesama anggota dapat lebih solid dan menghargai satu sama lain. Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin baik agar MBCI Bogor dapat berkembang,” ungkap H. Arif.

​Lebih lanjut, ia juga melihat setelah momentum Ramadan ini, MBCI Bogor akan kembali aktif dengan berbagai agenda rutin otomotif.

“Ke depannya, diharapkan MBCI Bogor dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan positif lainnya seperti touring, riding, dan city ride,” pungkasnya.

SMPN 22 Kota Bogor Dibobol Maling Jelang Sahur, Laptop dan Uang Raib

0

Bogordaily.net – Aksi pencurian kembali terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini, Kantor Guru di SMP Negeri 22 Kota Bogor menjadi sasaran maling yang beraksi pada dini hari menjelang sahur.

Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman terlihat seorang pelaku yang mengenakan topeng masuk ke dalam ruangan kantor guru dan membongkar sejumlah meja kerja.

Dari aksi tersebut, pelaku dilaporkan membawa kabur satu unit laptop milik guru serta sejumlah uang tunai yang berada di dalam laci meja.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh para guru saat hendak memulai aktivitas belajar mengajar di sekolah. Mereka mendapati kondisi meja kerja dalam keadaan rusak dan barang-barang di dalamnya sudah hilang.

Pihak sekolah kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Kepala SMP Negeri 22 Kota Bogor, Panggih Nawangsih Hartati, mengatakan aksi pencurian itu terjadi pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

“Hari ini kami secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang, yakni Polsek Bogor Timur, untuk ditindaklanjuti. Sebelumnya kami juga sudah menyampaikan kejadian ini kepada Dinas Pendidikan Kota Bogor,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.***

Dua Lantai Pasar Bogor Dibongkar, Proses Revitalisasi Baru Capai 30 Persen

Bogordaily.net – Proses pembongkaran bangunan Pasar Bogor terus berlangsung sebagai bagian dari rencana revitalisasi kawasan perdagangan legendaris di Kota Bogor.

Hingga awal Maret 2026, dua lantai bangunan pasar dilaporkan telah dihancurkan menggunakan alat berat.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Jenal Abidin mengatakan, saat ini dua lantai bangunan dalam proses dihancurkan oleh alat berat.

Titik bangunan yang dibongkar mulai dari bagian samping serta belakang. Lantai paling atas serta tengah-tengah Pasar Bogor sudah selesai dibongkar.

“Sampai saat ini, sudah dua lantai bangunan dihancurkan oleh alat berat,” kata Dirut Perumda PPJ Jenal Abidin

Ia menambahkan jika dipersentasekan, pembongkaran Pasar Bogor saat ini memang masih jauh.

“Untuk Pasar bogor, informasi dari pembongkar sekarang plus minus sudah 30 persen,” ujarnya.

Jenal menyebut, pihaknya sudah menghimbau para PKL agar segera pindah dari lokasi pembongkaran.

Himbauan pindah tersebut bukan tanpa alasan, karena saat ini kawasan Pasar Bogor sedang dalam tahap pembongkaran untuk direvitalisasi oleh Pemkot Bogor.

“Karena khawatir menggangu pembongkaran. Lalu, ada juga kejadian terkena puing-puing atau segala macamnya, maka kami sarankan untuk pindah” ujarnya.

Oleh karena itu Perumda PPJ menawarkan para PKL agar pindah ke Pasar Jambu Dua Bogor.

Karena di Pasar Jambu Dua Bogor sudah tersedia kios dan los dengan fasilitas lengkap. Terlebih nantinya para PKL akan mendapatkan potongan harga jika mereka mengisi kios atau los di sana.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Balap Lari Liar Dijadikan Ajang Taruhan di Pakansari, Bupati Bogor Bakal Tindak Tegas

Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto beserta Forkopimda bakal menindak tegas oknum yang terbukti menjadikan balap lari liar menjadi ajang taruhan di Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.

Menurut Rudy, Pemerintah mendukung penuh berbagai kegiatan positif anak muda di Kabupaten Bogor seperti balap lari. Namun, harus sesuai aturan dan tidak menjadikanya ajang untuk taruhan.

“Kita akan pastikan terlebih dahulu, saya tau niat anak muda di Kabupaten Bogor melakukan hal positif mengisi di bulan ramadhan mudah apa yang diisukan dan diberitakan tidak benar,” kata Rudy, Jum’at 6 Maret 2026.

Menurut Rudy, pihaknya bersama jajaran Forkopimda akan kembali melakukan patroli untuk memantau kegiatan balap lari tersebut.

“Tentunya forkopimda pak Kapolres juga hadir DPRD Dandim Kajari insya allah hadir, tentunya apa yang dilakukan Kabupaten Bogor harus sesuai peraturan perundang²an yang berlaku,” jelasnya.

Sebelumnya diketahui, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat (KORMI) Kabupaten Bogor memberikan klarifikasi terkait viralnya aksi balap lari liar yang dijadikan ajang taruhan di kawasan Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.

Adapun, aksi tersebut viral usai siaran live yang tersebar di media sosial. Dalam live itu sejumlah penonton bahkan memberikan taruhan harga kepada peserta yang hendak adu balap lari.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor Rike Iskandar (Kang Akew) menjelaskan bahwa, aksi balap lari liar tersebut telah lama dilakukan oleh segelintir peserta.

“Indikasi terkait ajang taruhan itu sudah diduga sebelumnya, namun biasanya tidak se terbuka di medsos, yang dilakukan oleh segelintir penonton,” ujar Akew.

Oleh karena itu, kata Akew, Pemerintah maupun Polres melalui Kormi Kabupaten Bogor memfasilitasi kegiatan balap lari liar tersebut menjadi kegiatan Dash Run.

“Agar tidak dijadikan ajang taruhan, di akomodasi dan disediakan tempat di dalam Gelora Pakansari. Upaya lebih aman, tertib dan kondusif menghindari hal negatif sehingga seluruh kegiatan terpantau dan dapat dipertanggung jawabkan,” ungkapnya.

(Albin)

Isu Pembongkaran Rumah Warga di Ciparakan Bikin Heboh, Kepala Desa Angkat Bicara

0

Bogordaily.net – Pemerintah Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, memberikan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar mengenai pengosongan salah satu rumah warga untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Sebelumnya beredar berita bahwa salah satu warga Desa Ciparakan yaitu Cani (80 tahun), seorang Lansia harus meninggalkan rumah yang ia huni selama 15 tahun karena harus dibongkar untuk pembangunan fisik Kopdes/Kel Merah Putih.

Cani yang yang tinggal di rumah tersebut mengaku terpaksa harus mengemasi barang-barangnya karena proses pembangunan Kopdes/ Kel Merah Putih akan segera dilakukan.

Menanggapi hal itu Kepala Desa Ciparakan, Sarji, menegaskan bahwa lahan yang digunakan sebagai tempat tinggal Cani merupakan lahan milik desa. Oleh sebab itu ketika Desa ingin mengambil haknya untuk membangun Kopdes/Kel Merah Putih seharusnya tidak ada masalah.

“Lahan tersebut ditetapkan menjadi lokasi pembangunan karena paling memungkinkan dari segi luas dan letak. Statusnya jelas, itu tanah desa,” ujar Sarji, Jumat (6/3).

Ia juga menekankan bahwa proses pembangunan gerai Kopdes/Kel Merah Putih dan sarana pendukung lainnya telah melalui komunikasi dengan penghuni rumah yang menempati lahan tersebut. Komunikasi secara intensif sebelumnya telah dilakukan walaupun sempat terdapat kendala.

“Sudah ada kesepakatan awal. Penghuni rumah menyadari bahwa lahan yang ditempati adalah milik desa,” jelasnya.

Menurut Sarji, saat ini Cani telah pindah ke rumah anaknya yang berada di seberang lahan Kopdes/Kel Merah Putih. Ia bahkan memastikan bahwa Cani tidak termasuk kategori tidak mampu, karena masih memiliki lahan lain termasuk di seberang lokasi pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih.

Sebagai bentuk perhatian, pihak desa tidak melepas permasalahan ini begitu saja melainkan akan mengusulkan Cani sebagai penerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). “Kami tetap peduli. Ke depan, akan kami usulkan agar beliau mendapat bantuan Rutilahu,” kata Sarji.

Dengan klarifikasi ini, pemerintah desa berharap masyarakat memahami bahwa pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih dilakukan sesuai prosedur, dengan memperhatikan hak warga dan kepentingan bersama. Ia berharap publik tidak terburu-buru membuat kesimpulan yang tidak didasarkan pada fakta di lapangan.

Pertama di Bogor, RSUD Bakti Pajajaran Cibinong Hadirkan Layanan Inovasi Force Stroke

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bakti Pajajaran Cibinong memperkenalkan layanan Inovasi Force Stroke (Code Stroke).

Direktur RSUD Bakti Pajajaran, Yukie Meistisia A Santoso, menjelaskan bahwa, stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan tertinggi di Indonesia sehingga transformasi pelayanan menjadi sebuah keharusan.

“Melalui layanan Code Stroke, kami menargetkan waktu penanganan maksimal 60 menit sejak pasien tiba di IGD hingga mendapatkan tindakan. Dengan dukungan alat DSA, diagnosis pembuluh darah otak dapat dilakukan secara presisi dan tindakan trombektomi maupun intervensi vaskular bisa dilaksanakan dengan cepat dan tepat,” kata Yukie, Jum’at 6 Maret 2026.

Menurutnya, kehadiran layanan ini menjadi yang pertama di Bogor Raya dan diperkuat oleh dr. Haris, Spesialis Neurologi Konsultan Vaskular Intervensi, sebagai motor penggerak layanan.

“Ini kita lakukan untuk membangun sistem layanan yang cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Kami ingin memastikan masyarakat Kabupaten Bogor mendapatkan pelayanan setara dengan rumah sakit besar di Jakarta tanpa harus meninggalkan daerahnya,” jelasnya.

Kemudian, kata Yukie, RSUD Bakti Pajajaran juga mendapat amanat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai rumah sakit pengampu pendidikan hospital-based neurologi, sehingga pendidikan spesialis neurologi kini dapat dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

Selain penanganan stroke, fasilitas DSA dimanfaatkan untuk intervensi jantung anak dan dewasa, termasuk penyakit jantung bawaan dan jantung koroner.

RSUD juga tengah mengawal lima pasien jantung bawaan dari Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kabupaten Bogor, dua di antaranya telah menjalani tindakan di RS Jantung Harapan Kita.

Pada kesempatan yang sama, RSUD meresmikan UTDRS dan siap bersinergi dengan PMI Kabupaten Bogor. Ke depan akan dikembangkan layanan aferesis untuk kebutuhan hematologi-onkologi seperti talasemia dan hemofilia.

RSUD Bakti Pajajaran juga bertransformasi menuju Oncology Center dengan pengembangan layanan kemoterapi, imunoterapi, serta riset berbasis pelayanan termasuk pengembangan stem cell.

Rumah sakit ini telah berhasil membangun Zona Integritas dan meraih predikat WBK, dan berkomitmen melanjutkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dengan berbagai pengembangan tersebut, RSUD Bakti Pajajaran menegaskan komitmennya menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang modern, terintegrasi, dan dapat diakses seluruh masyarakat Kabupaten Bogor.

(Albin)

 

Menteri Lingkungan Hidup Puji Surabaya sebagai Kota Percontohan Pengelolaan Sampah, Sistemnya Disebut Setara Kota Eropa

Bogordaily.net – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pemgemdalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi keberhasilan Kota Surabaya dalam mengelola sampah.

Ia menilai pengelolaan sampah di kota tersebut telah merepresentasikan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H tentang hak masyarakat atas lingkungan yang baik dan sehat.

Hanif mengatakan keberhasilan Surabaya tidak diraih secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang pemerintah kota bersama masyarakat.

“Kami sangat bangga sekali, dan kami mohon semua wali kota bisa melakukan studi banding bagaimana memulai langkah di Surabaya ini sampai di titik ini. Ini tentu langkah yang tidak sederhana. Perjuangan arek-arek Suroboyo dengan pemerintahnya yang hari ini tidak bisa dinafikan. Jadi benar-benar suatu gerakan yang luar biasa dan saya bangga,” kata Hanif saat kunjungan kerja ke Surabaya pada Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, sistem pengelolaan sampah di Surabaya bahkan dapat disejajarkan dengan sejumlah kota di Eropa yang memiliki budaya pengelolaan sampah yang baik. Ia menilai berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Pemkot Surabaya menghasilkan nilai pengelolaan sampah yang tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional.

Hanif juga memastikan pemerintah pusat terus mengawal pelaksanaan proyek Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL) di Benowo. Pendanaan proyek tersebut akan segera dicairkan setelah melalui proses pemeriksaan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh BPKP, akan kita bayarkan untuk PSEL Benowo. Kemudian tahun 2026 dananya sudah tersedia di kami, tinggal dicairkan sesuai mekanisme,” ujarnya.

Selain itu, kata Hanif, pemerintah juga mengusulkan pembangunan PSEL tahap kedua untuk melayani wilayah sekitar Surabaya seperti Jombang, Sidoarjo, Gresik, hingga Mojokerto. Dengan demikian, ke depan Surabaya direncanakan memiliki dua fasilitas PSEL.

Saat ini, lanjut Hanif tingkat penanganan sampah di Surabaya telah mencapai 95 persen, tertinggi di antara kota-kota besar di Indonesia.

“Kita tidak pernah menyangka kota sebesar ini mampu menyelesaikan sampah. Hampir tidak ada di Indonesia kota besar yang bisa menyelesaikan sampahnya. Semua terpuruk dengan tingkat kedaruratan yang cukup tinggi. Untuk Surabaya, selesai,” ucapnya.

Meski demikian, Hanif mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat semua pihak terlena. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya karena teknologi tersebut dinilai paling efektif dalam pengelolaan sampah.

“Pilah sampah adalah teknologi paling mutakhir dalam penanganan sampah. Dengan pilah, sampah memiliki nilai ekonomi tambahan, sisanya baru masuk ke PSEL sebagai residu,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan berbagai program pengelolaan sampah di kota tersebut dijalankan sesuai amanat undang-undang. Salah satunya mewajibkan sektor usaha seperti hotel, restoran, kafe (Horeka), dan pusat perbelanjaan untuk memilah sampah.

Selain itu, pengangkutan sampah juga diwajibkan menggunakan kendaraan compactor agar tidak menimbulkan pencemaran.

“Dengan pernyataan Pak Menteri ini akan menguatkan kemandirian pengelolaan sampah di perkampungan dan tempat usaha, sehingga beban APBD untuk penanganan sampah di Surabaya bisa berkurang,” ujar Eri.

Eri juga menjelaskan alasan pemerintah kota menjadikan Sungai Kalimas sebagai lokasi percontohan program kebersihan sungai. Menurutnya, sungai tersebut merupakan salah satu sumber air bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surabaya.

“Kalimas ini adalah sumber air untuk PDAM. Maka sepanjang sungai tidak boleh ada yang kotor. Karena itu kami jadikan percontohan dan nantinya akan dilanjutkan sampai ke kawasan Pabean agar kualitas air tetap terjaga,” katanya.

Menaker Tinjau Posko THR dan BHR Keagamaan 2026, Pastikan Hak Pekerja Terlindungi Jelang Lebaran

0

Bogordaily.net — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meninjau langsung Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 yang dibuka oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Posko yang berlokasi di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker, Gedung B Lantai 1, Jakarta Selatan ini hadir untuk memastikan hak-hak pekerja atas THR dan BHR terpenuhi menjelang Ha ri Raya Idul Fitri 1447 H.

Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 menyediakan dua layanan utama, yaitu layanan konsultasi dan layanan pengaduan. Layanan konsultasi telah dibuka sejak 2 Maret 2026, melayani pertanyaan-pertanyaan seputar hak THR dan BHR, mulai dari kelayakan penerima, cara penghitungan, hingga permasalahan yang timbul dalam kondisi khusus seperti pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menaker Yassierli menjelaskan, pertanyaan yang paling banyak diajukan pekerja di Posko ini berkisar pada hak dan mekanisme penghitungan THR, termasuk dalam situasi PHK.

“Yang biasanya ditanyakan itu, apakah saya layak mendapatkan THR ketika saya bekerja tapi tiba-tiba ada kasus PHK dan seterusnya. Kemudian cara menghitungnya seperti apa. Posko ini hadir untuk menjawab semua pertanyaan itu,” ujar Menaker saat meninjau Posko THR dan BHR Kemnaker, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Selain layanan konsultasi, Posko juga menyediakan layanan pengaduan yang mulai diaktifkan pada H-7 sebelum Hari Raya, sesuai dengan batas waktu pembayaran THR yang ditetapkan pemerintah.

Layanan pengaduan ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, termasuk Sabtu, Minggu, bahkan saat hari raya sekalipun. Melalui layanan ini, pekerja dapat melaporkan berbagai permasalahan pembayaran THR, seperti THR yang belum dibayar atau dibayarkan secara dicicil.

Setiap pengaduan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh pengawas ketenagakerjaan yang berjaga setiap hari di Posko. Dengan mekanisme ini, Kemnaker memastikan setiap laporan dari pekerja mendapatkan respons cepat dan penanganan yang tepat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Kemnaker juga menyediakan akses konsultasi dan pengaduan secara online melalui website poskothr.kemnaker.go.id dan layanan WhatsApp Chat di nomor 081280001112.

Menaker menegaskan, kemudahan akses ini sengaja dirancang agar seluruh lapisan pekerja dapat memanfaatkan layanan Posko tanpa harus datang secara langsung.

“Saya juga mengimbau agar Posko THR dan BHR ini ada di setiap dinas ketenagakerjaan provinsi, kota dan kabupaten, serta kawasan industri. Semua posko tersebut harus terintegrasi dengan Posko THR Kementerian Ketenagakerjaan. Masyarakat juga tidak juga harus datang langsung ke Posko, tapi bisa melalui WhatsApp terlebih dahulu,” tegasnya.

Menutup kunjungannya, Menaker Yassierli menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pemberi kerja agar menunaikan kewajiban THR dan BHR tepat waktu dan sesuai ketentuan.

“THR dan BHR adalah hak pekerja yang wajib dipenuhi. Kami tidak akan segan menindak pemberi kerja yang mengabaikan kewajiban ini. Negara hadir untuk memastikan setiap pekerja dapat merayakan hari raya dengan tena ng dan bergembira bersama keluarga,” pungkas Yassierli.***