Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 7700

Keluarga Habib Rizieq Menolak Tes Swab Ulang, Bima Arya Murka Langsung Datangi RS UMMI

0

BOGOR DAILY – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan swab test (PCR) ulang pada Rizieq Shihab, Jumat (27/11/2020) malam, ditolak oleh keluarga pentolan Ormas FPI itu.

“Kita kan menjalankan Undang-Undang. Kita mendapatkan mandat untuk menjalankan UU Karantina,” kata Bima sebelum menuju RS UMMI di Balai kota Bogor, Jumat (27/11/2020) malam.

Bima mengatakan, tim Dinas Kesehatan Bogor mendapatkan penolakan dari keluarga saat akan melakukan swab terhadap Rizieq Syihab.

Untuk itu, Bima akan mendatangi RS UMMI guna meminta kejelasan dari pihak keluarga.

“Jadi RS UMMI itu, masih wilayah NKRI masih wilayah Kota Bogor, wilayah saya. Gak bisa sembarangan menolak,” kata Bima.

Sebelumnya, Rizieq melakukan test swab PCR secara mandiri tanpa sepengetahuan Pemkot Bogor.

Bima Arya bercerita, sesuai kesepakatan Kamis 26 November 2020 malam, swab test akan dilakukan pada Jumat 27 November 2020 pagi sepengetahuan Pemkot Bogor dengan difasilitasi RS UMMI tempat Rizieq dirawat.

Selanjutnya Jumat siang, Bima mendapat kabar, Rizieq secara diam-diam melakukan PCR tes secara mandiri tanpa sepengetahuan rumah sakit dan pemkot.

“Kami menyayangkan hal itu karena semestinya sudah dipahami kesepakatannya pelaksanaan PCR tes harus diawasi dinkes dan disepakati dikirim ke mana. Kami sangat menyangkan hal itu, dan kalau pelaksanaan itu tanpa diketahui rumah sakit. Semestinya pihak rumah sakit bisa memantau, memonitor dan mengendalikan semua prosedur kesehatan di rumah sakit,” kata Bima.

Berdasarkan laporan, Rizieq melakukan uji sampel PCR test difasilitasi MER-C. Adapun informasi satgas pusat, MER-C tidak terdaftar sebagai fasilitas rujukan Covid-19.

Pemkot Kirim Tim untuk Tes Swab Ulang Habib Rizieq Shihab

0

BOGOR DAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan pihaknya akan melakukan tes swab ulang kepada Habib Rizieq Shihab (HRS), meski sebelumnya ia dilaporkan bahwa HRS telah diswab oleh tim MER-C Jakarta. Hal itu untuk memastikan semua prosesnya sesuai dengan aturan dan standar kesehatan.

“Artinya sebagai Ketua Satgas adalah, yang sangat baik adalah dilakukan swab ulang, tes swab ulang kepada Habib Rizieq Shihab untuk memastikan semua sesuai dengan standar kesehatan,” kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jumat (27/11/2020) sore.

“Tentu kita berharap semua, Habib tidak dalam hal yang tidak baik dalam hal kesehatan, kita berharap Habib sehat. Tapi untuk itu kan perlu dipastikan semua prosedurnya, yang melakukannya, lab-nya, semua harus disepakati bersama,” tambah Bima.

Sore tadi, tim dari Dinkes dan RSUD Kota Bogor diberangkatkan oleh Bima Arya ke RS UMMI untuk melakukan tes swab ulang terhadap Habib Rizieq Shihab. Ia berharap, Habib Rizieq Shihab dan keluarga mau bekerjasama dengan Pemkot Bogor dalam pelaksanaan swab ulang.

“Tadi pihak RS UMMI telah menerima apa yang saya sampaikan, pihak rumah sakit siap untuk bekerjasama dan berkoordinasi. Dan saya berharap tentunya pihak keluarga, wa bil khusus Habib Rizieq juga diharap akan bekerjasama untuk melakukan hal itu (swab ulang),” kata Bima.

“Mengapa hari ini? Karena lebih cepat lebih bagus, karena kita perlu kepastian terkait pelayanan yang akan diberikan oleh RS UMMI selama beliau diobservasi. Jadi setelah ini tim dari Dinkes dan dari RSUD akan ke RS UMMI untuk lakukan PCR kepada Habib rizieq,” tambah Bima Arya.

Bima menyebut, jika swab test dilakukan petang ini, maka hasilnya bisa diketahui Satgas Kota Bogor paling lambat pagi hari.

“Kita berharap kalau bisa dilakukan swab sore ini, maka nanti malam sudah keluar (hasilnya), paling lambat besok pagi lah, kira-kira begitu. Tetapi tentunya hasil ini kan hatus bisa diberikan kepada pihak keluarga,” kata Bima.

Soal Pemekaran Kabupaten Bogor Barat, Usep Saefullah: Tinggal Pencabutan Moratorium oleh Presiden

0

BOGOR DAILY – Pemekaran Kabupaten Bogor Barat lagi-lagi hangat dibicarakan setelah selesai di Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat, melalui beberapa tahapan diantaranya persyaratan dan paripurna yang dilakukan di Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat.

“Sebenarnya kita sudah selesai di Kabupaten Bogor. Provinsi juga sudah tidak ada masalah dari persyaratan, paripurna hingga menyangkut anggaran pun sudah dialokasikan dari kabupaten Bogor termasuk provinsi,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bogor komisi II, Usep Saefullah.

Sebagai anggota DPRD yang dipercayai tiga periode itu, Usep Saefullah tentu paham dengan permasalahan yang masih belum selesai untuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat. Ia menyampaikan bahwa tinggal satu langkah lagi untuk pemekaran Kabupaten Bogor Barat, yaitu pencabutan moratorium dari Presiden Indonesia, Jokowi Dodo.

“Cuma persoalannya adalah moratorium yang belum dicabut. Oleh karenanya sebelum mekar mustinya dicabut dahulu barulah dibuatkan RUU tentang Kabupaten Bogor barat yang disetujui DPRD RI dan ditandatangani oleh presiden,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan wacana Ibukota kabupaten Bogor Barat pun belum bisa ditentukan sebelum pencabutan moratorium di Presiden Jokowi, walaupun dalam kajian itu yang cocok adalah Cigudeg, namun ada beberapa hal yang masih menjadi pertimbangan salah satunya tanahnya yang labil dan potensi bencana pun tinggi.

Selain itu, ia melanjutkan, wacana calon Ibukota Kabupaten Bogor Barat pun disampaikan Bupati Ade Yasin yaitu di Kecamatan Rumpin, karena ditinjau dari beberapa aspek, Kecamatan Rumpin sangat strategis dekat dengan Kabupaten Bogor dan juga menjadi pintu masuk lintas provinsi tentu hal ini menjadi menarik untuk dikaji secara komprehensif dari semua aspek

“Bupati Ade Yasin berwacana Ibukota Kabupaten Bogor Barat di Kecamatan Rumpin karena sangat strategis bukan hanya akses jalan ke Ibukota Kabupaten Bogor, Cibninong, tapi juga menjadi pintu masuk Kota Tanggerang Selatan, provinsi Banten dan DKI Jakarta, dan dari aspek kontur tanah pun relatif stabil,” ungkap Usep.

Disisi lain, ia tidak terlalu memperdebatkan hal tersebut, karena menurutnya ada ahli dalam mengkaji bidang penentuan Ibukota Kabupaten Bogor Barat tersebut, namun ada yang krusial daripada pembahasan itu.

“Tapi dimanapun ditetapkanya calon Ibukota Kabupaten Bogor Barat tidak menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Kita serahkan kepada ahli untuk mengkajinya. Persosalan lebih penting dengan Otonomi Baru Kabupaten Bogor Barat yaitu pelayanan, petumbuhan ekonomi pembangunan infrastuktur, peningkatan IPM, bantuan DAU dan DAK dari Pemerintah pusat yang merupakan sebuah keniscayaan,” pungkasnya.

Nirvana Valley Diduga Tutup Mata Air Warga, Camat Sukamakmur Ngamuk

BOGOR DAILY – Diduga tutup saluran mata air yang mengalir ke warga, tempat wisata Nirvana Valley diprotes. Pasalnya sejak berdirinya wisata tersebut warga sulit mendapatkam air dari pegunungan.

Hal itu dibeberkan langsung oleh Camat Sukamakmur, Agus Manjar. “Iya, salura mata air tertutup, di beberapa wisata, salah satunya Nirvana Valley,” ungkap dia saat ditemui Bogordaily.

Agus, menjelaskan mata air yang ada di kawasan wisata tersebut sudah beberapa bulan ini sulit didapat warga. “Seharusnya boleh mendirikan wisata, namun perhatikan mata air salura warga jangan sampai tersendat, atau tidak mengalir,” terangnya.

Dirinyapun mengeluhkan, saat mengetahui Villa Nirvana Valley baru baru ini menjadi wajib pajak.

“Terus yang kemarin kemarin tidak bayar pajak, gimana mau berkembang pembangunan wilayah Sukamakmur,” tegurnya.

Saat ditanya mengenai perizinan Nirvana Valley, Agus menuturkan izin baru beberapa yang diurus. “Enak mah izin dilengkapi dahulu, biar enak buka wisatanya seperti wisata lainnya,”tegas dia

Tanpa Sepengetahuan Pemkot Bogor, Diam-diam RS UMMI Swab Test Habib Rizieq

BOGOR DAILY – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan kekecewaannya dengan sikap Rumah Sakit UMMI yang diam-diam melakukan swab test kepada Habib Riziek Shihab tanpa berkoordinasi lebih dulu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jumat (27/11/2020).

“Kami menyayangkan hal itu karena semestinya sudah dipahami kesepakatannya pelaksanaan PCR test harus diawasi oleh dinkes dan disepakati dikirim ke mana. Kami sangat menyayangkan hal itu, karena tanpa diketahui rumah sakit. Semestinya pihak rumah sakit bisa memantau, memonitor dan mengendalikan semua prosedur kesehatan di rumah sakit,” kata Bima.

Untuk itu, Bima Arya meminta agar RS UMMI kembali mamfasilitasi dilakukan PCR tes ulang. Ia menugaskan Dinas Kesehatan Bogor bersama tim melakukan test Covid-19 ulang pada Jumat sore.

“Hasilnya paling lambat besok. Tapi tentunya hasilnya harus diberikan kepada pihak keluarga terlebih dahulu,” papar Bima.

Adapun, kata Bima, Rizieq melakulan tes mandiri pada Jumat pagi oleh tim dan hasilnya dibawa ke MER-C, Jakarta.

“Setelah saya tanya pusat, ternyata MER-C tidak terdaftar sebagai rumah sakit atau fasilitas kesehatan rujukan pemerintah. Hal itu juga yang menguatkan kami untuk dilakukan test ulang,” tambah Bima.

Jokowi Tinjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin, Berharap Produksinya Bisa Atasi Banjir dan Longsor

BOGOR DAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian Rumpin, Jumat, (27/11/2020). Lokasi persemaian terletak di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Ini adalah sebuah lokasi pembibitan yang ingin kita persiapkan. Kita harapkan nanti tahun depan, 2021, sudah selesai dan sudah berproduksi,” kata Jokowi secara virtual.

Nantinya, 16 juta bibit akan diproduksi. Bibit-bibit tersebut akan didistribusikan ke lokasi atau wilayah yang sering mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Pusat perbenihan akan dibangun di atas lahan 159,58 hektare. Lokasi ini akan dibagi menjadi zona perbenihan, zona kelola masyarakat, zona diklat, dan zona koridor pengembangan usaha.

Pembangunan menjadi permulaan dan percontohan bagi pengembangan serupa di sejumlah lokasi. Seperti Danau Toba (Sumatra Utara), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Kepala Negara turut meninjau laboratorium kultur jaringan. Jokowi juga meninjau kebun pangkas, shading house, dan propagation house.

Presiden ke-7 RI itu turut meninjau lokasi rencana pembangunan Pusat Perbenihan dan Riset Hutan Tropika Internasional. Jokowi didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Hudoyo.

Kasus Gratifikasi Rachmat Yasin Siap Diangkat ke Pengadilan Tipikor Bandung

BOGOR DAILY –  KPK menyatakan berkas tuntutan Bupati Bogor periode 2008-2014 sudah lengkap (P21) dan segera dibawa ke Pengadilan Tipikor Bandung.

KPK telah menetapkan Rachmat sebagai tersangka pada 25 Juni 2019 dan kemudian dilakukan penahanan pada 13 Agustus 2020. Rachmat diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD sebesar Rp8,93 miliar.

Uang tersebut diduga digunakan untuk biaya operasional bupati dan kebutuhan kampanye pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Selain itu, tersangka Rachmat juga diduga menerima gratifikasi, yaitu berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor agar memperlancar perizinan lokasi pendirian pondok pesantren dan Kota Santri serta menerima gratifikasi berupa mobil Toyota Vellfire senilai Rp825 juta dari pengusaha.

Gratifikasi tersebut diduga berhubungan dengan jabatan tersangka dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya serta tidak dilaporkan ke KPK dalam waktu paling lambat 30 hari kerja.

Rachmat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf f dan Pasal 12 B Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Minta Izin Ketua Satgas, PSI Lakukan Hajatan HUT ke-6 Secara Offline

0

BOGOR DAILY – Dalam penyelenggaraan acara HUT PSI yang ke-6 tahun, para pengurus PDP PSI akan menggelar hajatan di Kota Bogor. Tak ingin gegabah, lantaran kota hujan ini masih banyak kasus penyebaran covid, kadernya secara resmi langsung menghadap Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor, Jumat (27/11/2020).

Ketua Satgas Covid 19 Kota Bogor, Dedie Rachim yang juga wakil Walikota Bogor pun mengapresiasi kehadiran pengurus PSI Kota Bogor yang meminta petunjuk terkait acara HUT akan mengadakan acara syukuran offline.

“Kami PSI Kota Bogor harus meminta saran, arahan dan petunjuk agar rencana kegiatan offline dapat berjalan sesuai aturan selama masa pandemi. Pada intinya PSI diberi arahan, acara tidak boleh menimbullan kerumunan, jumlah orang tidak lebih dari 50 persen kapasitas tempat, sedapat mungkin di ruang terbuka, menjalani protokol kesehatan 3m yakni menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan,” papar Ketua DPD PSI Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso.

Dia juga HUT ke-6 ini, PSI ingin menjalin komunikasi dengan segala lapisan masyrakat yang beragam dengan mengajak semua warga membersihkan 6 rumah ibadah, diantaranya masjid, gereja, vihara dan pura.

Dikatakan Sugeng, kegiatan ini pun diapresiasi baik oleh Kepala Kesbangpol kota Bogor, Dadang.

Apalagi, sambung dia, informasi dari kesbangpol bahwa posisi Kota Bogor meenduduki peringkat kota yang tolera.

“Sebelumnya berada diperingkat di bawah, sekarang naik signifikan pada peringkat atas. Informasi yang sangat berharga, karena keberadaan PSI salah satunya adalah menguatkan toleransi antar warga negara yang beragam,” urai dia.

Terkait hajatan PSI sendiri, Sugeng menyampaikan bahwa pada acara offline akan dilakukan Sabtu (28/11/2020). Kali ini juga, PSI kota Bogor akan memberikan perhatian kepada guru dan pekerja serta pada acara tersbut akan diberikan penghargaan pada LSM yang bekerja secara sukarela pada prinsip-prinsip kemanusiaan.

“LSM manakah yang akan diberikan penghargaan? Nanti akan ada undangan pada LSM-LSM tersebut. juga akan ada acara donor darah di hari Minggu (29/11/2020).

 

Lagi-lagi Puluhan Anggota DPRD Kabupaten Bogor Lakukan Tes Rapid

0

BOGOR DAILY – Puluhan anggota DPRD kabupaten Bogor lakukan rapid test di Gedung Serbaguna I DPRD Kabupaten Bogor pada Jum’at (27/11/2020) untuk memeriksa kondisi anggota DPRD secara berkala.

“Kegitan rutin, SOP kita untuk memeriksa kondisi anggota DPRD Kabupaten dan Sekwan yang memang berhubungan erat dengan tugas-tugas,” kata Sekertaris Dewan, Ronny Sukmana usai melakukan rapid test.

Rapid test ini, ia meneruskan, diikuti hampir seluruh dewan dan staf dewan untuk memastikan kesehatannya di masa pandemi seperti saat ini, oleh karenanya kesehatan musti diperiksa secara berkala.

“Jika reaktif, kita langsung tangani untuk swab dan jika positif kita sarankan untuk isolasi mandiri. Kadang kan sekrang reaktif karena kecapean tapi setelah di tes lagi non-reaktif. Makanya dicek secara berkala,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan tidak ada batas waktu tertentu kapan anggota DPRD melakukan rapid, namun karena banyaknya agenda saat ini, maka dilakukanlah rapid test tersebut.

“Sebetulnya, tidak ada batas waktu tetapi memang lagi kegiatan tinggi dan trend covid tinggi, kita harus memastikan untuk meyakinkan dan menjamin anggota, karena rapat koordinasi terus dengan SKPD,” pungkasnya.

Setelah Sehat, Habib Rizieq Akan Berjuang Bersama Mahasiswa dan Buruh Menolak RUU Cilaka

BOGOR DAILY – Setelah heboh dikabarkan menjalani general check-up di RS Ummi Bogor, kini beredar video singat Habib Rizieq Shihab membuka-buka buku tebal bertuliskan RUU CILAKA (RUU Cipta Kerja 2020), Jumat (27/11/2020).

Dalam video yang diunggah Front Pembela Islampada akun twitter @Kabar_FPI, tampak Imam BesarFront Pembela Islamtengah membuka draft tersebut.

Dalam keterangannya, akun tersebut menuliskan, “Jangan terlalu sibuk dengan isu spanduk. Jangan lupa dengan RUU Cilaka”.

Disebutkan, “Imam Besar HRS sudah selesai membaca dan mempelajariRUU Cipta Kerja. Dan beliau menyatakan SIAP BERJUANG bersama Mahasiswa, Buruh dan Rakyat yg menolak RUU Cipta Kerja!”.

Tidak disebutkan mengenai lokasi HRS tersebut berada. Apakah HRS masih berada di RS Ummu Bogor atau sudah kembali ke kediamannya di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta.

Seperti diketahui sebelumnya dikabarkan HRS bersama istrinya, Syarifah Fadhlun Yahya menjalani observasi di RS Ummi Kota Bogor.

Ketua Harian DPP FPI, Slamet Ma’arif memastikan, HRS dalam kondisi sangat baik dan sehat.

Ma’arif membenarkan HRS sudah mendatangi RS Ummi Kota Bogor sejak Rabu, 25 November 2020, untuk general check up.

“Alhamdulillaah, IB-HRS dalam kondisi sangat baik, Sehat Wal ‘Afiyat. Sejak kemarin IB-HRS datang ke RS UMMI meminta General Check-Up, karena sempat kelelahan saat disambut, disalami, dipeluk dan diciumi ribuan umat Islam yang rindu dan antusias,” kata Ma’arif.

Terkait hal itu, akun twitter @Kabar_FPI membagikan potongan video HRS yang diduga sedang berada di salah satu ruangan di RS Ummi Kota Bogor.

Dalam potongan video tersebut, HRS menyatakan bahwa hasil general check-upnya bagus.

“Alhamdulillah hasil general check up Aba, semuanya bagus. General check innya, mencakup ya jantung, paru-paru, ginjal, fungsi hati, begitu juga dulu kan Aba ada asam urat, ada asam lambung, semua enggak ada,” ucap HRS saat berbincang dengan kerabatnya dalam cuplikan video tersebut.

Dalam cuplikan video tersebut, HRS tampak sehat dan segar.

Ia mengucap syukur atas segala nikmat sehat yang diberikan Allah SWT.

“Alhamdulillah Wa Syukurillah. Nikmat sehat wal afiat,” ucapnya.