Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 7953

24 Tahun Almarhum Yanwar Temani Bupati Bogor

BOGOR DAILY-  Sebelum kabar duka atas meninggalnya suami Bupati Bogor Ade Yasin (AY),  Yanwar Permadi  menyelimuti Bumi Tegar Beriman, orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu sempat membagikan cerita soal kenangannya membina hidup rumah tangga bersama suami tercinta.

Di laman feed instagram pribadinya @ademunawarohyasin, AY pernah memposting foto kebersamaannya dengan suami dan putra putrinya. Tepatnya pada 5 Mei 2020, Ade menuliskan soal kebersamaannya bersama sang suami yang usia pernikahannya sudah genap 24 tahun.

“Hari ini, genap 24 tahun saya bersama Papa hidup bersama. Kebersamaan yang semakin lengkap dengan kehadiran dua permata hati kami. Alhamdulillah”tulis Ade pada postingan instagram 5 Mei 2020.

“Mohon doanya agar keluarga kami dikaruniai keberkahan yang berlimpah, keturunan yang soleh/solehah serta selamat di dunia dan akhirat” demikian keterangan yang ditambahkan dalam postingannya itu.

Dikutip dari website resmi Bhayangkari.or.id, diketahui Ade Yasin menikah dengan seorang polisi, Aiptu H. Yanwar Permadi, SE yang bertugas di Polres Bogor. Keluarga ini dikarunia dua anak: Nadia Hasna Humaira dan Naufal Hilmi Ikhsan.

 

Almarhum Suami Bupati Bogor Dikubur di TMP Pondokrajeg

0

BOGOR DAILY-  Meninggalnya suami Bupati Bogor Ade yasin, Yanwar Permadi Bin Muhammad Salim membawa duka mendalam di sejumlah kerabat, kolega terdekat.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Zainul Mutaqin, almarhum akan disolatkan pada pukul 09:00 wib di Masjid Baitul Faizin, Komplek Pemda-Bogor. Kemudian, akan dikebumikan di pusara terakhir di Taman Makam Pahlawan, Pondok Rajeg.

Zainul pun meminta agar dilakukan shalat ghaib di masjid atau rumah masing-masing ” Mohon keihlasan doa dan melaksanakan shalat gaib di masjid atau rumah masing masing,”ungkap Zainul melaui keterangan tertulis.

Ia pun mendoakan agar almarhum senantiasa husnul khotimah, diampuni segala dosa dan kekhilafan serta diterima Iman Islamnya.

Innalillahi, Suami Bupati Bogor Tutup Usia

Innalilahi wainnailaihi rojiun, Kabar duka kini mendatangi masyarakat Kabupaten Bogor. Telah meninggal dunia, bapak Yanwar Permadi, suami tercinta dari Bupati Bogor, Ade Yasin. Almarhum wafat di usia 53 tahun. Almarhum berpulang ke Rahmatullah pada pukul 01:40 WIB, dini hari, di RSUD Ciawi.

Seorang staf Bupati Bogor yang sering disapa Gus Udin menerangkan bahwa almarhum adalah sosok yang baik. Ia meminta ke seluruh warga Bogor agar senantiasa sama-sama mendoakannya.

“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor agar almarhum senantiasa khusnul khatimah , diampuni segala dosanya, dan diterima iman Islamnya”, Ucapnya. (regi)

Kisah Perlawanan Parti Liyani, TKW yang Menang Lawan Keluarga Kaya di Pengadilan Singapura

0

BOGOR DAILY – Parti Liyani, buruh migran asal Indonesia yang diberi gaji sekitar SGD 600 atau setara Rp 6,5 juta per bulan oleh keluarga super kaya di Singapura.

Sementara, Liew Mun Leong adalah bosnya, pengusaha yang memimpin sejumlah perusahaan besar di Singapura.

Suatu hari, keluarga Liew menuduh Parti berbuat kriminal, mulai dari mencuri tas tangan mewah, pemutar DVD, sampai baju.

Mereka melaporkan perempuan tersebut ke polisi – tuduhan yang berujung ke pengadilan dan mendapat sorotan publik.

Awal bulan ini, Parti Liyani memenangi kasus tersebut.

“Saya sangat senang akhirnya saya bebas,” katanya kepada wartawan melalui seorang penerjemah. “Saya telah berjuang selama empat tahun.”

Tetapi kasusnya telah menimbulkan pertanyaan tentang ketidaksetaraan dan akses ke keadilan di Singapura. Banyak kalangan bertanya-tanya bagaimana dia bisa diseret ke pengadilan sejak awal.

Parti mulai bekerja di rumah Liew Mun Leong pada 2007. Di rumah itu, beberapa anggota keluarga Liew tinggal, termasuk putra Liew, Karl.

Pada Maret 2016, Karl Liew dan keluarganya pindah ke tempat tinggal lain.

Dokumen pengadilan yang merinci urutan kejadian menyebutkan bahwa Parti diminta untuk membersihkan rumah dan kantor baru Karl pada “beberapa kesempatan” – hal yang melanggar peraturan ketenagakerjaan setempat, dan yang sebelumnya sudah dikeluhkan Parti.

Beberapa bulan kemudian, keluarga Liew memberi tahu Parti bahwa dia dipecat karena dicurigai mencuri dari mereka.

Tetapi ketika Karl Liew memberi tahu Parti bahwa ia dipecat, Parti dilaporkan mengatakan kepadanya: “Saya tahu sebabnya. Anda marah karena saya menolak untuk membersihkan toilet Anda.”

Dia diberi waktu dua jam untuk mengemas barang-barangnya ke dalam beberapa kotak yang akan dikirim keluarga ke Indonesia. Dia diterbangkan ke Indonesia pada hari yang sama.

Saat berkemas, dia mengancam akan mengadu ke pihak berwenang Singapura karena sudah diminta untuk membersihkan rumah Karl.

Keluarga Liew memutuskan untuk mengecek barang-barang yang akan dikirim setelah kepergian Parti. Mereka mengklaim menemukan barang-barang milik mereka di dalamnya.

Liew Mun Leong dan putranya mengajukan laporan polisi pada 30 Oktober.

Parti mengatakan tidak tahu tentang ini – sampai lima minggu kemudian ketika dia kembali ke Singapura untuk mencari pekerjaan baru, dan ditangkap pada saat kedatangan.

Ia tidak dapat bekerja karena tengah menghadapi proses pidana, dia tinggal di penampungan pekerja migran dan bergantung pada mereka untuk mendapatkan bantuan keuangan saat kasus tersebut berlanjut.

Parti dituduh mencuri berbagai barang dari Liew termasuk 115 potong pakaian, tas mewah, pemutar DVD dan jam tangan Gerald Genta.

Secara keseluruhan, barang-barang itu bernilai S$34.000 (Rp367 juta).

Selama persidangan, Parti mengaku bahwa barang-barang itu adalah barang miliknya, barang-barang yang dia temukan, atau barang-barang yang tidak dia kemas sendiri ke dalam kotak.

Pada 2019, hakim distrik memutuskan dia bersalah dan menghukumnya dua tahun dan dua bulan penjara. Parti memutuskan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut. Kasus ini berlanjut hingga awal bulan ini ketika Pengadilan Tinggi Singapura akhirnya membebaskannya.

Hakim Chan Seng Onn menyimpulkan bahwa keluarga tersebut memiliki “motif yang tidak pantas” saat mengajukan tuntutan terhadapnya, tetapi juga menandai beberapa masalah terkait bagaimana polisi, jaksa penuntut, dan bahkan hakim distrik menangani kasus tersebut.

Dia mengatakan ada alasan untuk meyakini bahwa keluarga Liew telah mengajukan laporan polisi terhadap Parti untuk menghentikannya mengajukan keluhan bahwa ia diminta bekerja secara ilegal untuk membersihkan rumah Karl.

Hakim mencatat bahwa banyak barang yang diduga dicuri oleh Parti sebenarnya sudah rusak – seperti jam tangan yang memiliki tombol yang hilang, dan dua iPhone yang tidak berfungsi – dan mengatakan “bukan hal yang biasa” untuk mencuri barang-barang yang tidak berfungsi.

Dalam satu contoh, Parti dituduh mencuri pemutar DVD, yang menurut Parti telah dibuang oleh keluarga itu karena tidak berfungsi.

Jaksa kemudian mengakui bahwa mereka tahu mesin tersebut tidak dapat memutar DVD, tetapi tidak mengungkapkan hal ini selama persidangan ketika barang itu digunakan sebagai bukti dan terbukti dapat difungsikan dengan cara lain.

Hal ini mendapat kritik dari Hakim Chan yang mengatakan mereka telah menggunakan “teknik sulap … [yang] sangat merugikan terdakwa”.

Selain itu, Hakim Chan juga mempertanyakan kredibilitas Karl Liew sebagai saksi.

Liew yang usianya lebih muda dari Parti menuduh asisten rumah tangga itu mencuri pisau merah muda yang diduga dibelinya di Inggris dan dibawa kembali ke Singapura pada tahun 2002. Namun ia kemudian mengakui bahwa pisau itu memiliki desain modern yang tidak mungkin diproduksi di Inggris sebelum tahun 2002.

Dia juga mengklaim bahwa berbagai pakaian, termasuk pakaian perempuan, yang ditemukan dalam kepemilikan Parti sebenarnya adalah miliknya – tetapi kemudian tidak dapat mengingat apakah dia memiliki beberapa pakaian itu.

Ketika ditanya selama persidangan mengapa dia memiliki pakaian perempuan, dia mengatakan dia suka melakukan cross dressing (memakai baju lain jenis) – sebuah klaim yang menurut Hakim Chan “sangat tidak bisa dipercaya”.

Hakim Chan juga mempertanyakan tindakan yang diambil oleh polisi – yang tidak mengunjungi atau melihat lokasi kejadian sampai sekitar lima minggu setelah laporan awal polisi dibuat.

Polisi juga tidak menawarkan penerjemah yang bisa berbahasa Indonesia, dan malah menawarkan penerjemah yang bisa berbahasa Melayu, bahasa lain yang tidak biasa digunakan Parti.

“Tindakan polisi dalam cara mereka menangani penyelidikan sangat mengkhawatirkan,” kata Eugene Tan, Profesor Hukum di Universitas Manajemen Singapura kepada BBC News.

“Hakim distrik tampaknya telah berprasangka buruk terhadap kasus tersebut dan gagal melihat kegagalan polisi dan jaksa.”

Kasus ini menarik perhatian publik di Singapura dan sebagian besar orang marah pada Liew dan keluarganya.

Banyak yang menganggap kasus ini sebagai contoh orang kaya dan elite yang menindas orang miskin dan tidak berdaya, dan hidup dengan aturan mereka sendiri.

Meskipun keadilan pada akhirnya menang, di antara beberapa warga Singapura, hal itu mengguncang kepercayaan yang sudah lama dipegang terkait keadilan dan sistem hukum yang tak berpihak.

“Belum ada kasus seperti ini,” kata Prof Tan.

“Kegagalan sistemik yang tampak dalam kasus ini telah menyebabkan keresahan publik. Pertanyaan yang muncul di benak banyak orang adalah: Bagaimana jika saya berada di posisinya? Apakah kasus itu akan diselidiki secara adil… dan tidak berpihak?

Kenyataan bahwa keluarga Liew mampu membuat polisi dan pengadilan yang lebih rendah percaya pada tuduhan palsu telah menimbulkan pertanyaan yang sah tentang apakah sistem check and balances (pengawasan dan keseimbangan) sudah memadai.”

Menyusul protes publik, Liew Mun Leong mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya sebagai pimpinan beberapa perusahaan bergengsi.

Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan dia “menghormati” keputusan Pengadilan Tinggi dan percaya pada sistem hukum Singapura.

Namun dia juga membela diri terkait laporannya ke polisi dengan mengatakan: “Saya sangat yakin bahwa jika ada kecurigaan seseorang melakukan kesalahan, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk melaporkan masalah tersebut ke polisi”.

Karl Liew tetap diam dan belum merilis pernyataan apapun tentang masalah tersebut.

Kasus ini telah memicu peninjauan proses polisi dan penuntutan. Menteri Hukum dan Dalam Negeri K Shanmugam mengakui “ada yang tidak beres dalam rangkaian kejadian”.

Apa yang dilakukan pemerintah selanjutnya akan diawasi dengan sangat ketat. Jika pemerintah gagal memenuhi tuntutan warga Singapura untuk “akuntabilitas yang lebih besar dan keadilan sistemik”, ini dapat mengarah pada “persepsi yang mengkhawatirkan bahwa elite menempatkan kepentingannya di atas kepentingan masyarakat,” tulis komentator Singapura Donald Low dalam esai baru-baru ini.

“Inti dari perdebatan ini [adalah] apakah elitisme telah merembes ke dalam sistem dan mengungkap kerusakan dalam sistem moral kita,” kata mantan jurnalis PN Balji dalam komentar terpisah.

“Jika hal ini tidak diselesaikan secara memuaskan, maka pekerjaan asisten rumah tangga, pengacara, aktivis, dan hakim akan sia-sia.”

Kasus tersebut juga menyorot masalah akses pekerja migran terhadap keadilan.

Parti dapat tinggal di Singapura dan memperjuangkan kasusnya karena dukungan dari organisasi non-pemerintah Home, dan pengacara Anil Balchandani, yang bertindak pro bono tetapi memperkirakan biaya hukumnya bisa mencapai S$150.000 (Rp1,6 miliar).

Singapura memang menyediakan bantuan hukum bagi para pekerja migran, tetapi para pekerja biasanya merupakan tulang punggung keluarga, sehingga banyak dari mereka yang menghadapi proses hukum seringkali memutuskan untuk tidak mempermasalahkan kasus mereka karena tidak memiliki kemewahan untuk tidak berpenghasilan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kata Home.

“Parti diwakili oleh pengacaranya yang… berjuang dengan gigih melawan kekuatan negara. Kekuatan tenaga hukum yang tak seimbang terlihat sangat mencolok,” kata Prof Tan.

“Itu adalah pertarungan Daud melawan Goliat – dengan Daud muncul sebagai pemenang.”

Sementara Parti, dia mengatakan dia sekarang akan kembali ke rumah.

“Sekarang masalah saya hilang, saya ingin kembali ke Indonesia,” katanya dalam wawancara.

“Saya memaafkan majikan saya. Saya hanya ingin memberi tahu mereka agar tidak melakukan hal yang sama kepada pekerja lain.” (*)

Vanesha Prescilla Di-follow Justin Bieber, Kok Malah Dicibir?

0

BOGORDAILY – Vanesha Prescilla sedang senang. Ia di-follow oleh Justin Bieber di Twitter.

Kebahagiaan tersebut kemudian diunggah oleh Vanesha Prescilla ke Stories di Instagram miliknya.

Ia mengaku tidak menyangka bisa di-follow oleh suami dari Hailey Baldwin tersebut.

“Oh My God…Ini? Oh…Ohhh,” kata Vanesha tak percaya akun Twitternya diikuti Justin Bieber.

Ungkapan rasa suka cita itu kemudian diunggah ulang oleh akun gosip di Instagram. Ternyata postingan tersebut mendapat respons beragam dari netizen.

Bukan memberikan selamat, mereka justru mencibir. Mereka menilai Vanesha Prescilla berlebihan menanggapi follow Justin Bieber itu.

“Yg di follow dri 2009 hanya bisa tersenyum melihat ini,” tulis seorang warganet.

“Ga usah halu, itu hasil dr jual beli follower, yg bisa bikin akun tiba tiba follow orang ga di kenal, kalo sudah sadar juga di unfollow lagi,” kata netizen lainnya.Tidak sampai di situ, netizen juga menyebut bisa saja akun Vanesha Prescilla kena spam dari akun jual beli follower media sosial yang membuat Justin Bieber mengikuti akun-akun secara acak.

Namun tidak semuanya komentar itu adalah cibiran. Ada juga warganet yang memberikan selamat dan membiarkan Vanesha Prescilla merasakan kebahagaiannya.

“Yg penting dia bahagia, jangan rusak ke bahagian dia,” timpal netizen lainnya.

Selain Justin Bieber, Vanesha Prescilla mengaku juga mengidolakan boyband asal Korea Selatan, BTS. Dirinya mengatakan kagum pada sisi lain dari para member BTS di luar panggung.

“Personality mereka tuh bisa beda, di stage gimana, aslinya gimana,” ujar Vanesha Prescilla.

Ternyata, sang kakak, Sissy Priscillia, juga mengidolakan boyband yang sama. Keduanya mengaku sangat menyukai dua orang personel dari BTS, yaitu Jimin dan Jeon Jung-Kook.

Rupanya kesukaan mereka pada BTS berawal dari lagu ‘Boy With Luv’ yang sering diputar di radio tempat Sissy bekerja.

“Radio gue muterin lagu yang ‘Boy With Luv’, lama-lama kok nempel akhirnya gue coba browsing, cari tahu, nonton reality show-nya,” ungkap Sissy.

Usai Bebas dari Penjara, Vicky Prasetyo Khawatir Jalani Sidang?

0

BOGORDAILY – Vicky Prasetyo akan segera menghadiri sidangnya secara langsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, besok. Diketahui, sidang tersebut mengenai perkara pencemaran nama baik kepada Angel Lelga.

Dijelaskan Vicky, untuk menjalani sidangnya besok, ia tak merasa khawatir. Vicky mengaku siap dan akan menjalani semua dengan kooperatif.

Saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2020), Vicky pun berharap hanya dapat hal-hal baik dipersidangan.

“(Sidang) Masih sidang, makanya aku setiap Rabu sidang jam 10 pagi,” ujar Vicky Prasetyo.

Meskipun kini sudah ditangguhkan masa tahanannya, Vicky belum sepenuhnya bebas. Ia masih menaruh harap pada hasil vonis persidangannya.

Terkait dengan itu, Vicky tampak tak khawatir. Ia hanya perlu menjalankan semuanya dengan sewajarnya saja.

“(Khawatir vonis) Nggak ada sih, gimana kita ikuti proses persidangan aja semoga berjalan baik dan tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” jawab Vicky.

“Ya ngga tau kan nggak bisa baca nasib kita yang akan datang, cuma yang pasti aku jalanin aja,” lanjutnya.

Bukan hanya membahas perihal sidangnya, Vicky Prasetyo juga menjawab pertanyaan terkait keluarganya yang melaporkan Angel Lelga ke Polda Metro Jaya.

Terkait dengan hal itu Vicky mengaku belum kembali mendiskusikannya dengan keluarga. Ia perlu berdiskusi lebih lanjut mengenai masalah kali ini.

“(Laporin Angel Lelga) Aku belum diskusiin hal kaya gitu, yang pasti masih dalam sebuah proses belum diskusiin,” jawab Vicky.

Selain itu, Vicky tampak lebih santai dan biasa saja saat ditanya perihal Angel Lelga. Ia mengaku tak menaruh dendam kepada mantan istri yang sudah memenjarakannya.

“Kalau aku pribadi udah lah berkarya aktivitas sewajarnya jangan hal-hal apa-apa lagi. Tinggal kita fokusin untuk kita,” tegas Vicky.

Mulan Jameela Dihina Tak Bisa Baca, Ahmad Dhani Pasang Badan

0

BOGORDAILY – Mulan Jameela disindir netizen tak bisa baca karena postingan sang suami, Ahmad Dhani, di instagramnya. Dalam foto tersebut, mereka bersama kedua anaknya tampak berpose di sebuah tempat wisata di kawasan Bandung, Jawa Barat.

Ahmad Dhani dan Mulan Jameela tampak berdiri di pinggir pagar dan nampak seolah bersandar di sana. Hal ini pun yang menjadi sorotan para netizen.

“Sungguh dunia yang menakjubkan,” tulis Ahmad Dhani.

Para netizen menyoroti sebuah papan yang bertuliskan ‘Dilarang Bersandar’ yang melekat di pagar pembatas. Tangan Mulan pun terlihat memegang pagar tersebut.

“Dibilangin jangan nyandar,” tulis netizen.

“Dilarang bersandar lo Mulan,” tulis lainnya.

“Hahaha, anggota Dewan yang patut jadi tauladan, buta huruf,” sindir salah seorang netizen.

Ahmad Dhani pun pasang badan dan menjelaskan usai foto unggahannya itu menuai banyak kritikan. Ia menuliskan klarifikasi terkait hal yang dipermasalahkan para netizen. Ia mengaku jika mereka tak bersandar di sana dan ada jarak antara Mulan dan lainnya ke pagar.

“Banyak yang komen ‘Jangan bersandar’ karena tulisannya begitu. Terimakasih untuk perhatiannya… Tapi keadaannya kami pun tidak sedang bersandar. Malah jauh dari nyandar, karena dari kami berdiri masih ada jarak agak lumayan ke pagarnya. Hanya memegang untuk keperluan ‘pose’ (tulisan by admin),” tulisnya.

Bahkan Ahmad Dhani sempat membalas beberapa komentar para netizen terkait masalah tersebut.

“Emang nggak nyandar,” balasnya.

Sementara itu, Mulan Jameela juga mengunggah momen liburan mereka, namun ia hanya berpose bersama anak-anaknya. Ia pun mengutip ayat suci Al Quran dalam postingan tersebut.

Bartomeu Melunak, Suarez Bisa Segera Bergabung Atletico Madrid

0

BOGORDAILY – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, akhirnya melunak. Luis Suarez diizinkan bergbaung dengan Atletico Madrid.

Suarez dan Barcelona telah sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat. Atletico Madrid juga sudah melepas Alvaro Morata ke Juventus demi menampung striker asal Uruguay tersebut.

Proses kepindahan Suarez ke Atletico mendadak dikacaukan oleh Bartomeu. Dia mau jika Suarez tetap ke sana, Atletico harus menebus transfer tidak harus mendapatkan secara cuma-cuma.

Barcelona dan Suarez padahal sejak awal telah menyetujui pemutusan kontrak satu tahun lebih cepat. Suarez juga mau menerima sebagian dari gaji di musim 2020/2021, sebagai pengganti kompensasi.

Namun, perjanjian yang dibuat itu tidak ada hitam di atas putih, melainkan sebatas gentlemen agreement atau kesepakatan perorangan. Situasi ini yang membuat Barcelona bersikap melanggar perjanjian.

Menurut laporan Marca, Selasa (22/9/2020) malam waktu setempat, Barcelona dan pengacara Suarez bertemu. Kedua pihak tampaknya sudah menemukan solusi.

Sekarang Suarez bisa menjadi pemain Atletico secepatnya dengan status free transfer. Kesepakatan kepindahan juga diyakini bakal menguntungkan Barcelona.

Guna mengantisipasi kegagalan mendapatkan Suarez, Los Rojiblancos sempat bersiap untuk meminang Edinson Cavani. Rekan Suarez di tim nasional itu saat ini sedang tanpa klub setelah kontrak di Paris Saint-Germain habis.

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga dan Pohon Bertumbangan

0

BOGOR DAILY – Hujan lebat yang mengguyur kawasan Bogor membuat sebagian rumah rusak parah dan pohon tumbang, Rabu petang (23/9/2020).

Salah satunya di Desa Pamijahan Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Salah seurang warga Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor, Abdul Matin mengatakan bahwa rumah saudaranya rusak parah karena tertindih pohon petay yang jatuh tepat pada dapur rumahnya.

“Tangkal peteuy (pohon petay) jatuh tepat pada dapur hingga rusak semua isi dapur dan harus dibereskan segera karena kabel-kabel juga pada putus,” ungkap dia kepada Bogordaily.net.

Tak hanya Abdul, di wilayah Nangkasari 1, Masjid al-furqan kubahnya hilang karena terbawa angin. Seorang saksi, Andi melihat papan tulisan di atas kubah itu hilang karena terbawa angin.

“Hilang (papan tulisan), tadi pas hujan terbawa angin, entah kemana hilangnya,” pengakuannya.

Selain rumah warga dan masjid, pohon-pohon pun ikut tumbang seperti dalam video yang di-upload Fitriyadi, pohon besar runtuh di sekitar Pamijahan.

“Tiang listrik dan pohon-pohon pada tumbang di gerbang Kansas,” ucapnya dalam video.

Meski begitu, sejauh ini kejadian ini tidak memakan korban jiwa. Hanya saja, mengakibatkan kerugian materil yang dialami warga.(egi)

Gagal Maju Pilkada, Pasha Ungu Kecewa?

0

BOGORDAILY – Pasha Ungu diketahui gagal maju dalam Pilkada 2020. Sebelumnya ia mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Sulawesi Tengah.

Pasha Ungu pun kembali menjadi wakil rakyat lagi yaitu meneruskan tugasnya sebagai Wakil Walikota Palu.

“Alhamdulillah Tahun ini saya belom berkesempatan untuk pilkada lagi. Karena memang ada permasalahan teknis pengurangan kursi jadi saya melanjutkan tugas saya sebagai wakil wali kota,” kata Pasha Ungu di Studio Trans7, Selasa (22/9/2020).

“Karena pak walikotanya ikut pilkada secara otomatis saya akan melaksanakannya tugas sebagai walikota selama kurang lebih tiga bulan penyelanggarakan pilkada,” lanjutnya.

Disinggung apakah dirinya kecewa usai gagal maju di Pilkada. Pasha merasakan ada momentum yang hilang lantaran tak bisa ikuti berkompetisi dalam Pilkada lagi.

“Iya bukan kecewa ada momentum yang hilang. Yang seharusnya kita bisa ikut berkontestasi tapi tidak, ya maka kita sebut barangkali tertunda,” ungkapnya.

Sementara itu menanggapi suaminya yang gagal maju Pilkada, Adelia Wilhelmina berusaha terus mendukung apa yang dilakukan suaminya ke depan. Memang menurutnya bakal ada jalan rezeki lain untuk sang suami meski gagal maju Pilkada.

“Yang pasti Adel sendiri support apa ajah yang dilakukan suami ke depan. Tapi kalo emang kemarin nggak jadi untuk maju lagi bukan rezekinya ya ada rezeki yang lain kalau Adel support aja mau jadi apa ajah,” ungkap Adelia Wilhelmina dalam kesempatan yang sama.

Di sisi lain Adelia Wilhelmina juga merasa senang karena Pasha juga punya kesempatan meramaikan lagi dunia entertainment. Pasha kembali ke jalur musik dan mengisi undangan program acara-acara.

“Tetep semangat malah sekarang ada album barunya gitu kan. Sekarang juga Alhamdulillah ada yang ngundang ngundang juga di acara tv ya haha,” pungkas Adelia Wilhelmina.