Friday, 8 May 2026
Home Blog Page 7982

Juicy Chicken Lengkapi Protein Hewani Masyarakat Bogor

BOGOR DAILY – Inovasi dalam menyajikan ayam potong berkelas yang menyehatkan dan super yummy sudah pasti bisa kalian semua dapatkan di Juicy Chicken. Terobosan usaha yang di inisiasi oleh seorang enterpreneur muda Galih Tantyo Yuwono.

Saat ini Juicy Chicken bisa kalian dapatkan melalui beberapa aplikasi pembelian online, ataupun bagi warga Kota Bogor di sekitaran Jalan KH. Sholeh Iskandar, Kota Bogor bisa mendapatkan layanan delivery pesan antar langsung kedepan pintu rumah anda.

“Ya, kita dari hulu, kita ternak juga ayam agar terus bisa melengkapi asupan protein hewani masyarakat Bogor, baik di Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.” Jelas Galih.

Saat ini, khusus untuk layanan pesan antar, tim Juicy Chicken juga sangat menerapkan Protokol Kesehatan seperti menggunakan masker, celemek dan sarung tangan.

“So, jangan khawatir ya bila sedang males atau takut keluar rumah karena wabah. Juicy Chicken pastikan kebutuhan protein hewani anda semua sampai kedepan pintu rumah anda.” Ungkap Galih.

Untuk free delivery radius 6 kilometer dari lokasi kami yang berada di Bukit Cimanggu City, Blok HH nomor 14, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Harga sudah pasti tidak buat kantong kalian jebol, harga bersaing dengan kualitas yang terjamin.

“Bisa juga kepo di Instagram Juicy Chicken ya, atau bisa order hubungi nomor 087 888 463 866. Lewat Tokopedia bisa cari di Toko Juicy Chicken. Come on guys.” Tutup Galih dengan penuh Semangat.

(Red-BDN).

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ustaz Abdul Somad Diminta Waspada

0

BOGORDAILY – Syekh Ali Jaber diserang pria berinisial AA (24) dalam acara ceramah di Lampung. Gara-gara kejadian itu, Ustaz Abdul Somad diminta lebih waspada.

Awalnya, UAS mengunggah foto kebersamaan dengan Syekh Ali Jaber dalam sebuah acara. Dalam unggahan itu, UAS memanjatkan doa hingga memuji sosok Syekh Ali Jaber.

“Senang mengenal mereka berdua, hafal al-Qur’an, dakwahnya santun, akhlaq mereka luar biasa. Semoga Allah mengangkat derajat mereka,” tulis UAS.

Dalam unggahan itu pun ramai dibanjiri komentar. Salah satu yang mencuri perhatian adalah permintaan agar UAS juga tetap waspada.

“Ustadz bukan maksud untuk menggurui, tapi tolong kalo ustad lagi dakwah tolong di tingkatkan lagi keamanan nya ya tadz. Bila perlu ajaklah org yg punya kemampuan beladiri di samping ustadz untuk jaga” kalo ada orang yg niat buruk, barakallah ustadz,” tulis netizen.

Komentar itu pun menuai ragam reaksi. Tak sedikit yang mendukung anjuran itu.

“Doakan insyaallah selalu dalam lindungan Allah,” komentar netizen.

“iya tapi kita sebagai manusia harus ikhtiar.. jangan sampai ulama lain jadi korban “orang gila”, ini bisa di jadikan pelajaran kedepannya untuk penyelenggara supaya memberikan keamanan yg lebih di setiap kajian dan tausiah,” tulis komentar lainnya.

Ini Sikap PSG terhadap Pelecehan Rasial yang Menimpa Neymar

0

BOGORDAILY – Neymar mengklaim mendapat pelecehan Rasial dari Alvaro Gonzalez. Paris Saint-Germain mengungkapkan dukungannya kepada Neymar.

Neymar menjadi salah satu pemain yang diganjar kartu merah dalam pertandingan Ligue 1 PSG vs Marseille, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Bintang PSG itu tertangkap VAR memukul kepala Alvaro.

Selepas pertandingan, lewat akun Twitter pribadi, Neymar menuduh Alvaro sudah menyebutnya “monyet”. Hal itu yang membuat Neymar colongan memukul kepala Alvaro saat terjadi kerumunan buntut dari pelanggaran Dario Benedetto ke Leandro Paredes.

PSG tak tinggal diam terkait masalah yang di dapat pemainnya itu. Klub asal Paris tersebut mengecam tindakan rasisme kepada siapa saja.

“Paris Saint-Germain sangat mendukung Neymar Jr. yang disebut menjadi sasaran pelecehan rasial oleh pemain lawan,” bunyi keterangan PSG di situs resmi klub.

“Klub menyatakan kembali bahwa tidak ada tempat untuk rasisme di masyarakat, di sepakbola atau dalam hidup kita, dan meminta semua orang untuk berbicara menentang semua bentuk rasisme di seluruh dunia.”

“Selama lebih dari 15 tahun, klub telah berkomitmen kuat untuk memerangi segala bentuk diskriminasi bersama mitranya, yakni SOS Racisme, Licra, dan Sportitude.”

“Paris Saint-Germain menanti Komisi Disiplin LFP (Ligue De Football Professionnel) untuk menyelidiki dan memastikan fakta, dan klub bakal siap membantu LFP untuk bantuan yang diperlukan,” tutup keterangan PSG.

Menurut France 24, LFP sedang menyelidiki ribut-ribut di laga PSG vs Marseille, yang salah satunya adalah klaim Neymar mendapatkan pelecehan rasial. LFP bakal mengumumkan hasil dan keputusan dari temuannya pada Rabu (16/9/2020).

Tak Ketergantungan, Dwi Sasono Disarankan Rawat Jalan

0

BOGORDAILY – Artis Dwi Sasono diketahui sudah menjalani masa rehabilitasi selama tiga bulan di RSKO Cibubur, Jakarta Timur. Dwi menjalani masa rehabilitasi usai ditangkap dengan barang bukti ganja.

Dwi Sasono pun disebut tak mengalami ketergantungan obat semasa rehabilitasinya itu. Hal ini diungkapkan Dokter Carla selaku dokter yang merawat Dwi saat menjadi saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (14/9/2020).

“Kalau ketergantungan, yang bersangkutan tidak ada diagnosis ketergantungan,” ujar Carla saat memberikan kesaksiannya.

Lebih lanjut, hal itu dipicu dari penggunaan Dwi Sasono atas ganja yang tidak rutin. Riwayat yang didapatkan pihak RSKO, suami dari Widi Mulia itu memang tidak rutin menggunakan ganja semasa sebelum penangkapan sehingga tak ada unsur ketergantungan.

“Karena kalau ketergantungan, rentang waktu penggunaan terus menerus. Ini dari riwayat yang kami dapat dia tidak menggunakan terus menerus hanya pada momen-momen tertentu saja,” sambung Carla.

“Sekali lagi saya bilang, bahwa ini bukan ketergantungan jadi secara umum tampaknya seperti biasa aja,” tegasnya lagi.

Atas pengakuan Carla, ia meminta agar Dwi Sasono sebaiknya dapat menjalankan rehabilitasi rawat jalan dan konseling selama beberapa bulan ke depan. Hal itu menjadi saran dari Carla saat persidangan.

“Jika ini bukan pasien hukum, maka yang biasa kami lakukan adalah konseling dan rawat jalan,” ujar Carla.

Lebih lanjut, Carla menjelaskan sikap dan kebiasaan Dwi Sasono berubah semenjak memulai kehidupannya di RSKO Cibubur.

Dwi Sasono disebut sudah meninggalkan kebiasaannya merokok sedari SMP. Dwi bahkan diperbolehkan untuk merokok, namun ia memilih untuk tak merokok lagi.

“Interaksi sosialnya bagus. Kemudian komitmen dia sendirinya juga bagus. Artinya sebelum masuk ke sini beliau masih merokok. Kalau pasien biasanya diberikan kesempatan merokok sehari tiga batang. Tapi beliau sejak pertama hingga kini menolak untuk menggunakan rokok dan sampai saat ini sudah tiga bulan tidak merokok,” tutup Carla.

Gubernur Lantik Unit Edukasi dan Pengawasan Covid-19 di Kota Bogor

0

BOGOR DAILY-Gubernur Jabar Ridwan Kamil melantik unit edukasi dan pengawasan protokol kesehatan Covid-19 Kota Bogor. Pelantikan digelar di Taman Ekspresi Kota Bogor, Selasa (15/9/2020).

Ridwan Kamil mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang terus mencari cara dalam penanggulangan dan menekan penyebaran Covid-19.

“Sejarah akan mencatat Kota Bogor salah satu daerah yang terus berinovasi, mencari cara baru memenangkan perang melawan Covid-19,” ujar Kang Emil sapaan akrabnya.

Sebagai contoh, keberadaan unit edukasi dan pengawasan protokol kesehatan yang dibentuk Satgas Gugus Tugas Covid19 Kota Bogor diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi dan menekan penyebaran virus.

“Yang rajin melakukan tindakan biasanya situasi di wilayahnya lebih terukur,” kata dia.

Namun demikian, penyebaran Covid-19 di Kota Bogor dan daerah penyangga Ibu Kota lainnya yang ada di Jawa Barat diakuinya memang sangat sulit dibendung.

“Sudah takdir geografisnya Bogor ini berdekatan dengan Jakarta, jadi irama naik turunnya (kasus Covid-19) kurang lebih hampir sama,” ujar Ridwan Kamil.

Karena itu, pentingnya pengetatan di semua sektor. Pemberlakuan pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) merupakan langkah yang tepat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor.

“PSBM ini adil. Bagi RW zona merah kita lakukan pengetatan. Tapi kalau zonanya sudah hijau tentu perlakuannya beda. Sektor ekonomi juga begitu. Bahkan Pak Jokowi mengutip PSBM itu istilah dari Jabar,” terangnya.

Titah Pemerintah Menjaga Ulama Apa Pun Kiblat Politiknya

0

BOGORDAILY – Peristiwa penusukan yang menimpa pendakwah Syekh Ali Jaber membuat sejumlah pihak bereaksi, tidak terkecuali pemerintah. Titah pun terlontar dari ‘mulut’ pemerintah.

Menko Polhukam Mahfud Md menginstruksikan aparat untuk melindungi para ulama. Satu hal yang perlu digarisbawahi dari instruksi Mahfud, yakni lindungi ulama tanpa perlu memandang kiblat politiknya.

“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh aparat baik aparat keamanan maupun intelijen bahkan saya sudah minta BNPT, kemudian Densus, bahkan bersama Kepolisian, Kaba Intelkam juga sudah, minta agar menyelidiki kasus ini dengan sebaik-baiknya dan setransparan mungkin,” kata Mahfud melalui rekaman video di akun Instagram-nya, Senin (14/9/2020).

“Oleh sebab itu kepada semua aparat yang saya sebutkan tadi dari sekarang supaya terus melakukan pemantauan dan perlindungan penuh kepada dai terutama para ulama. Dai apapun pandangan politiknya itu harus dilindungi saat berdakwah,” imbuhnya.
Syekh Ali Jaber

Perlindungan terhadap para ulama tidaklah sesuatu yang berlebihan. Sebab, sebut Mahfud, budaya baik yang ada dalam Bangsa Indonesia selama ini berasal dari dakwah yang disampaikan para Ulama.

“Karena kita selama ini, Bangsa Indonesia budaya-budaya yang baik ditimbulkan dari pendakwah-pendakwah yang telah bekerja ikhlas, para ulama kita. Kalau pemerintah sendiri tidak akan mampu membangun Indonesia ini tanpa peran serta para Ulama dan dakwah yang telah bekerja Ikhlas,” papar Mahfud.

Mahfud sendiri menilai Syekh Ali Jaber sebagai seorang pendakwah yang baik. Syekh Ali Jaber juga merupakan salah seorang ulama yang pernah diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk buka puasa dan salat berjamaah.

“Syekh Jaber ini orang yang khusus datang dari Timur Tengah dengan biaya sendiri untuk berdakwah di Indonesia dan dakwahnya baik. Tahun 2011, saya bersama Presiden SBY dan ketua lembaga negara mendengarkan ceramah beliau itu di rumah Ketua DPR RI Marsudi Ali,” ungkap Mahfud.

“Pak Jokowi juga mengundang beliau buka puasa bersama, salat bersama. Jadi orangnya orang baik,” sambung dia.

Mahfud pun berharap apa yang menimpa Syekh Ali Jaber tidak dialami ulama lainnya. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mewanti-wanti aparat agar bekerja sebaik-baiknya.

“Oleh sebab itu, orang-orang sebaik ini jangan sampai mengalami hal seperti itu, sehingga semua aparat, saya instruksikan agar bekerja sebaik-baiknya,” ucap Mahfud.

Syekh Ali Jaber sendiri meminta umat Islam dan masyarakat agar tidak terprovokasi atas penikaman yang menimpanya. Dia meminta umat tetap tenang.

“Saya ingin sampaikan kepada umat dan masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini dan tetap menjaga ketenangan dan kebersamaan serta kesatuan karena ini adalah ujian,” kata Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, Senin (14/9) seperti dilansir Antara.

Dia meminta agar seluruh elemen masyarakat tetap bersabar dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum apapun ataupun berburuk sangka kepada siapapun. Dia meminta warga tetap berbaik sangka.

Memang beredar isu-isu kok kalau ulama yang diserang, pelakunya dibilang orang gila tapi kalau pelakunya dibilang teroris. Sabar.. sabar..kiami harus berbaik sangka karena banyak orang mau memadamkan cahaya Al-Qur’an tapi yakini tidak ada yang mampu padamkan cahaya itu,” ucap dia.

“Bahkan dengan kejadian ini membuat saya lebih semangat lagi dalam melanjutkan dakwah, maka kemarin saya minta acara di Lampung jangan ditunda dan digeserkan sedikitpun,” lanjutnya.

Awkarin Murka Disebut Minta Gratisan saat Makan di Bali

0

BOGORDAILY – Awkarin menjadi perbincangan belum lama ini. Hal itu dikarenakan, dirinya yang disebut-sebut sebagai salah satu selebgram yang meminta gratisan saat makan di Bali belum lama ini.

Kejadian itu bermula saat, ada salah satu netizen yang mengungkapkan soal dirinya yang mendapatkan curhatan soal selebgram yang meminta makanan gratis saat di Bali.

“Kata ada selebgram yang nginep, makan di salah satu restoran di hotel ini, awalnya minta agar bayar pakai endorse. Karena manajemen nggak menyanggupi (mungkin karena efek tidak ada omset), akhirnya selebgramnya ngepost sesuatu yang menjelekkan restoran tersebut,” ungkap salah satu netizen.

Lantaran hal itu langsung banyak yang memberikan tanggapan selebgram yang dimaksud adalah Awkarin. Mengetahui ada yang tidak benar mengenai itu, Awkarin langsung membeberkannya lewat Twitter miliknya.

Disana, Awkarin menunjukkan salah satu bukti bayar dirinya yang makan di salah satu restoran di Bali. Awkarin terlihat menunjukkan bukti bayar sebesar Rp 35 juta sekali makan.

“Mau liat bill nya? Hehe. Mana pernah gue minta gratisan wkwk. Jangan pukul rata semua influencer/selebgram tsayyyy,” papar Awkarin dalam Twitter miliknya.

Awkarin mengatakan jika dirinya memang sempat ke Bali beberapa waktu lalu. Tapi ia membantah perihal tudingan yang dilayangkan.

“Yang ke Bali bukan gue doang. Yang dimaksud juga bukan gue. Kalo gue kemarin complain bukan ke restaurant ini, tapi ke fine dining dimana gue bayar 35 jt tapi bukan kaya fine dining. Gapernah gue minta gratisan. Jangan pukul rata semua influencer cuma karena lo benci satu tsayy,” tutur Awkarin lagi.

“Hadehh yg mereka maksud bukan gue Bambang,” jelas Awkarin lagi.

Awkarin juga mengatakan lantaran hal itu, dirinya ingin vakum untuk sementara waktu dari Twitter. Dia kembali ke Twitter lantaran ingin meluruskan berita yang ada.

“Dah ya mau vakum Twitter lagi. Gue ke sini cuma mau meluruskan yang tadi doang. Mending cari kedamaian atau cari kerjaan deh daripada sibuk gosipin orang lain yang belum tentu juga betul. Makin kaya kagak, dosa iya,” beber Awkarin lagi.

Menjelang Lanjutan Shopee Liga 1, Pelatih Persib Kritik Hal Ini

0

BOGORDAILY – Robert Rene Alberts lagi-lagi mengkritisi soal regulasi yang mengharuskan klub peserta Shopee Liga 1 2020 menempuh jalur darat dalam dalam melakoni laga tandang. Melanjutkan pekan keempat kompetisi pada Oktober dan finis pada Februari, dinilainya kontraproduktif dengan kualitas liga.

Ia melihat waktu latihan pemain berkurang karena klub harus menyediakan slot waktu perjalanan dengan menggunakan bus, baik tandang maupun balik ke kandang.

“Dan liga dimulai Oktober saya rasa itu sempurna, tapi saya tidak mengerti kenapa harus berakhir di Februari. Secara pribadi saya tidak memahami itu. Jika melihat kenyataan di liga yang harus berkendara bolak-balik pulau Jawa dan menghabiskan banyak waktu di bus dan itu akan melelahkan bagi pemain, waktu mereka berlatih juga berkurang,” ujar pelatih Persib Bandung tersebut.

Idealnya, ucap Robert, garis akhir kompetisi dimundurkan ke bulan Maret atau April. Dipandangnya, memundurkan akhir liga cukup realistis, untuk meningkatkan kualitas dan level liga ke arah yang lebih baik lagi.

“Dengan menggunakan bus, pemain akan sangat kelelahan. Jadi bukan pertarungan di lapangan, tapi melawan perjalanan. Saya berpikir liga ini menyiksa,” tegas pelatih asal Belanda itu.

“Seperti yang sebelumnya sudah saya katakan, tidak ada yang yang meminta saran dari kami orang-orang yang benar-benar bekerja di sepakbola, yang tahu kenyataannya bagaimana harus duduk di bus lalu melakukan persiapan dan melakukan recovery,” imbuh Robert Rene Alberts.

Persib sendiri mengambil homebase di Stadion Si Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pada laga pembukanya nanti, Persib akan langsung melakukan awaydays dengan menghadapi Madura United di Sidoarjo dan Persita Tangerang di Yogya.

Walau begitu, Robert hanya bisa pasrah dengan regulasi yang telah ditetapkan. Ia mencoba memahami situasi sulit yang muncul karena wabah, dan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Dan jangan lupa bahwa seharusnya ada Piala Indonesia, tapi tidak ada satupun yang memikirkan itu. Yang mana itu adalah turnamen yang penting juga. Tapi itu pendapat pribadi saya,” pungkasnya.

Jaring Investor, Pemerintah akan Menerbitkan Aturan Baru Tarif listrik EBT

0

BOGORDAILY – Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif memastikan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia akan terus ditingkatkan pemanfaatannya. Caranya dengan perbaikan harga tarif listrik lebih kompetitif yang dapat menjamin investasi para investor.

“Energi baru terbarukan itu mempunyai daya tarik, namun di lain sisi, biaya produksi energi ini ongkosnya masih mahal. Untuk itulah, sekarang ini kita sedang siapkan peraturan baru yang mengatur mengenai tarif yang dirasakan oleh calon investor itu akan lebih menarik,” kata Arifin, Senin (14/9).

Arifin mengatakan, pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan saat ini masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi yang ada. Di mama potensi energi baru terbarukan itu baru sebesar 417,8 Giga Watt. Namun hanya 2,5 persen saja dari total potensi energi terbarukan yang dimiliki.

“Kita punya sumber energi geothermal, punya sinar matahari, kita punya biomassa, sumber tenaga air, ini semuanya belum teroptimalkan. Untuk ini secara bertahap harus didorong,” ujar Arifin.

Saat ini, tantangan dari pemanfaatan EBT adalah tarif listrik EBT yang masih belum menarik bagi kalangan investor, sehingga meskipun potensinya besar namun investor enggan menanamkan investasinya. Karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah akan menerbitkan aturan baru yang mengatur tarif listrik EBT yang lebih baik yang dapat membuat investor mau menanamkan investasi di sektor EBT ini.

“Yang jadi masalah sekarang itu masalah tarif, jadi kalau masalah tarif itu sudah dapat kita selesaikan, maka EBT akan jalan dan investor akan terjamin return dari investmentnya mereka. Pemanfaatan EBT ini menjadi faktor yang sangat penting bagi Indonesia di masa kini dan mendatang karena akan mengurangi pemakaian energi fosil, walaupun tidak seluruhnya bisa dihapus,” tambah Arifin.

Arifin memperkirakan, proses penyusunan regulasi mengenai tarif listrik EBT dapat selesai segera atau setidaknya dalam tahun ini.

“Kami harapkan dalam tahun ini regulasi tarif EBT dapat selesai. Proses ini juga sudah melalui beberapa kali diskusi dengan para pelaku bisnis di sektor energi baru terbarukan, Pemerintah juga mengambil beberapa inisiatif antara lain misalnya untuk geothermal resiko eksplorasi akan diserap oleh Pemerintah, sehingga mengurangi resiko pada investor,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, pemanfaatan EBT sebagai sumber energi menjadi harapan besar Bangsa Indonesia. Pemerintah menargetkan bauran energi nasional 23 persen bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) di tahun 2025 mendatang. Hal ini telah tertuang pada Kebijakan Energi Nasional (KEN).

Kebijakan bauran EBT 23 persen ini telah diimplementasikan dalam Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) 2019-2038 yang menjadi dasar penyusunan Rencana Umum Ketenagalistrikan Daerah (RUKD), maupun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2019-2028.

Tidak Pakai Masker, 2.283 Warga Kabupaten Bogor Terjaring Razia

BOGOR DAILY – Sejak awal operasi masker di galakan di Kabupaten Bogor sampai saat ini Selasa (15/9/2020) tercatat sebanyak 2.283 pelanggar yang sudah terjaring razia.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah. Foto : Andi/Bogordaily.net

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengatakan, sebanyak 2.283 pelanggar itu merupakan penindakan yang dilakukan oleh Mako Satpol PP saja.

“Rinciannya 2.283 dari berbagai macam pelanggar. Itu hanya tingkat Mako Satpol PP saja ya, belum digabungkan dengan tingkat unit per kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor,” katanya, ditemui di operasi masker di Jalan Raya Jakarta-Bogor simpang CCM.

Disamping itu kata Agus Ridho, pihaknya sudah mengumpulkan nominal denda hingga Rp245 juta lebih yang merupakan hasil gabungan dengan pelanggar Tindak Pidana Ringan (Tipiring) pada Minggu lalu.

Bila di total berdasar rekapnya, Satpol PP sudah mengumpulkan denda kurang lebih Rp265 juta sejak penerapan awal PSBB.

“Denda nominal sanksi di jalan kurang lebih per kemarin Rp17 juta ya, tambah hari ini sampai lah 20 juta. Yang kemarin itu Rp245 juta sampai dengan Tipiring. Tinggal gabung dengan yang sekarang,” jelasnya.

Agus Ridho menambahkan, hasil denda pelanggar PSBB dari satu perusahaan dikenakan mulai dari Rp5 juta sampai Rp10 juta. (Andi)