Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8135

Bocah Gunung Putri Hilang, Sampai Kini Belum Ditemukan

BOGOR DAILY – Diduga hilang di Sungai Cikeas, bocah usia 7 tahun membuat geger warga Kampung Kadupugur, RT3/1. Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Desa Cikeas Udik, Imam Artha Kusuma saat dikonfirmasi mengatakan, bocah usia 7 tahun itu bernama Ricky diduga hilang pada pukul 16:50 WIB sore kemarin (21/6/2020).

Warga berikut pemerintah setempat kata Imam, langsung bergegas melakukan pencarian di sekitaran Sungai Cikeas yang menjadi perbatasan dengan Bekasi.

“Betul tapi belum pasti (korban) tenggelam. Kami (pemdes) masih melakukan pencarian di sekitaran sungai,” ujarnya, Senin (22/6/2020).

Meski belum diketahui pasti penyebab bocah itu hilang, peristiwa tersebut terjadi sejak pagi, saat bocah itu belum juga pulang ke rumah. Petugas desa juga melakukan pencarian di tiap wilayah.

“Kami mencari juga di tiap wilayah. Tidak terfokus di satu titik saja (sungai),” ucapnya.

Menurutnya, Ricky hilang sudah kedua kalinya. “Dulu pernah hilang, tapi tidak lama, kalau sekarang hilangnya lumayan lama,” tukasnya.

Sementara ketika dikonfirmasi Kapolsek Gunung Putri, AKP Andriyanto menyebut, proses pencarian anak tersebut masih dilakukan. “Masih dalam pencarian,” singkatnya. (Andi).

Disnakan Kab. Bogor Akan Terjunkan Petugas, Untuk Cek Kesehatan Hewan Qurban

BOGOR DAILY – Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bogor, akan melakukan pengecekan kesehatan hewan Qurban kepada pedagang 15 hari menjelang Idul Adha.

Demikian disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakan Kabupaten Bogor, Hardi Hendriawan kepada Bogordaily.net Senin (22/6/2020).

“Pengecekan pedagang akan dilaksanakan h-15, agar kesehatan hewan bisa kita lihat dan pertanggungjawabannya. kita akan turun semua,” ujarnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di lapak penjual hewan Qurban tentunya akan dilakukan disemua wilayah yang ada di Kabupaten Bogor.

“Kita akan memeriksa lapak yang ada di semua wilayah. Yang pada prinsipnya sudah harus mendapatkan ijin dari kelurahan,” tuturnya.

Untuk yang terlibat dalam pengecekan kesehatan hewan Qurban sendiri kata Hardi, terdiri dari 36 petugas Puskeswan yang ada di Kabupaten Bogor.

“Dari kami bidang keswan turun semua, lalu petugas 6 Puskeswan yang jumlah petugasnya sekitar 36 orang. Kita akan cek di sepanjang jalan yang terlihat menjual hewan Qurban,” ucapnya.

Dalam waktu dekat juga ia menjelaskan, akan melakukan pelatihan kepada perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), mengenai tata cara penyembelihan hewan Qurban dimasa pandemi Covid-19.

“Tetapi karena sekarang tidak boleh mengumpulkan orang banyak, jadi akan dilaksanakan webinar (online) bersama anggota, DKM, petugas UPT Puskeswan serta kecamatan, untuk penyembelihan seperti biasanya sesuai SOP. Tapi tetap harus jaga jarak juga,” tukasnya. (Andi).

Ini Mahar Pernikahan Tara Basro dan Daniel Adnan yang Penuh Makna

BOGORDAILY – Tara Basro dan Daniel Adnan punya cara sendiri untuk menceritakan pernikahan mereka. Satu persatu cerita indah pernikahannya dikeluarkan Tara.

‘Semesta Menyatukan’ jadi kata dalam pernikahan Tara Basro dan Daniel Adnan. Tak banyak gembar-gembor, pasangan yang sama-sama membintangi film Gundala itu langsung memberikan kabar bahagia pernikahan mereka.

Kamis, 18 Juni 2020 Tara dan Daniel sama-sama posting foto dua telapak tangan berhiaskan cincin di jari manis. ‘Semesta menyatukan’ keduanya kompak mengungkapkannya.

Tara Basro kali ini membagikan cerita tentang mahar pernikahannya. Menyerupai rangkaian bunga, mahar tersebut terlihat unik dan berbeda.

“Ini mahar untuk acara kami kemarin, dari awal memang ingin mahar yang berbeda dari biasanya, lalu punya ide bunga favoritku untuk dikeringkan dan dikombinasikan dengan origami uang kertas yang disimpan didalam dome,” cerita Tara Basro dalam Instagram Story miliknya dilihat, Minggu (21/6/2020).

Bunga-bunga kering itu menjadi hiasan cantik untuk mahar pernikahan Tara Basro dan Daniel Adhan. Tak hanya sekadar suka, bentuk mahar seperti itu mempunyai makna untuk Tara Basro.

“Jadilah mahar yang menggambarkan pernikahan yang prosper, full of life, berwarna, dan blissful. Setelah mikir2 aku propose ide ini ke @florebastille dan mereka excited sekali untuk mewujudkan ideku ini Thank you ladiess!!!!!” ungkap Tara.

Tara berharap melalui bentuk mahar itu, pernikahannya menjadi rumah tangga yang makmur, penuh dengan kehidupan, berwarna, dan bahagia.

Sebelumnya, Tara Basro juga membagikan playlist dalam Spotify yang menjadi lagu dalam acara pernikahannya. Playlist yang dibuat oleh andre.basro itu dilabelir ‘TAR’.

“Our wedding playlist
-Track 1 Groom Entrance
-Track 2 Bride Entrance
-Track 3 Sungkeman
And the rest is ambience,” tulisnya.

“Karena musiknya, suasana semakin sakral rasanya,” ungkap Tara Basro.

KCI Tak Bosan-Bosan Ingatkan Penumpang KRL Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

BOGORDAILY – PT KCI memperkirakan bakal ada lonjakan penumpang commuter line (KRL) mulai Senin, 22 Juni 2020. Hal ini karena terjadi peningkatan aktivitas perkantoran di Jakarta dan sekitarnya.

“PT KCI tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat saat para pengguna jasa menggunakan KRL. Untuk itu, pengguna KRL perlu mempersiapkan diri dengan baik terutama pada Hari Senin (22/6) ini,” kata VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (21/6).

Melihat tren volume penumpang di dua pekan terakhir, kata Anne selalu terjadi peningkatan penumpang pada awal pekan. Tercatat pada Senin (8/6) ada 300.029 pengguna dan Senin (15/6) tercatat ada 342.436 pengguna atau terjadi peningkatan sekitar 14 persen.

“Volume penumpang tersebut merupakan volume tertinggi semenjak diterapkannya PSBB maupun PSBB Transisi,” ucap dia.

Dikatakan Anne, hari Senin biasanya selalu menjadi hari dengan jumlah pengguna KRL tertinggi. Pada dua pekan lalu setelah mencatat 300 ribu pengguna pada hari Senin, di hari-hari selanjutnya jumlahnya turun menjadi sekitar 280 ribu pengguna per hari.

Sementara pekan lalu, dari 340 ribu pengguna di hari Senin, pada hari-hari setelahnya jumlah pengguna turun ke angka 320 ribu pengguna. PT KCI, lanjut dia memprediksi pada Senin (22/6) ini volume pengguna KRL akan kembali naik seiring semakin banyaknya warga yang beraktivitas kembali.

“Untuk itu PT KCI berharap kerja sama dari pengguna KRL untuk merencanakan waktu perjalanannya. Sehubungan dengan berbagai protokol kesehatan yang ada, tentu antrean di stasiun akan tetap ada,” harapnya.

Di sisi lain, lanjut Anne pihaknya terus mendukung dan mengharapkan berbagai lembaga, instansi pemerintah, dan dunia usaha dapat menerapkan sistem jam kerja bertahap bagi karyawannya yaitu jam kerja tahap satu yang dimulai pukul 07.00 atau 07.30 dan tahap dua yang dimulai 10.00 atau 10.30.

Hal ini sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Wilayah Jabodetabek. Dengan pengaturan jam kerja bertahap, Anne berharap antrean di stasiun dapat lebih lancar dan mengurangi waktu tunggu para pengguna KRL.

“Berdasarkan data yang dimiliki, persebaran pengguna jasa KRL masih terfokus di pukul 06.00-08.00 pada pagi hari dan pukul 16.00-18.00 di sore hari. Selain waktu-waktu tersebut kondisi KRL masih cukup lengang sehingga pengguna KRL bisa dengan leluasa masuk ke dalam KRL tanpa harus mengantre,” paparnya.

Rutin Disemprot Disinfektan

Pada pagi hari, sebut Anne pihaknya juga menyiapkan jadwal kereta dengan pemberangkatan yang bukan stasiun awal namun termasuk dari stasiun dengan jumlah pengguna KRL terbesar. Pemberangkatan tersedia misalnya dari Stasiun Cilebut, Bojonggede, Citayam, Tambun, dan Sudimara.

Sementara sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, petugas secara rutin membersihkan stasiun dan KRL dengan menyemprotkan cairan disinfektan saat KRL selesai beroperasi dan membersihkan bagian-bagian di dalam KRL yang sering disentuh, seperti gagang dan tiang di dalam KRL.

“Tak henti-hentinya PT KCI mengharapkan kerjasama para pengguna KRL untuk terus disiplin dan tetap menerapkan protokol kesehatan saat di stasiun maupun di dalam KRL. Selalu memakai masker, mencuci tangan, patuhi marka di stasiun dan di dalam KRL agar kita tetap bisa jaga jarak. Melalui disiplin yang tinggi kita tetap bisa terus bergerak, produktif, dan aman,” tandasnya.

Frenkie de Jong Absen Beberapa Pekan Karena Cedera Betis

BOGORDAILY – Kabar buruk untuk Barcelona. Usai diimbangi Sevilla, Los Cules harus kehilangan Frenkie de Jong beberapa pekan karena cedera.

Barcelona tidak membawa De Jong saat tandang ke Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB kemarin. Tak disebutkan awalnya mengapa De Jong absen di laga itu.

Tanpa kehadiran De Jong, Barcelona harus puas dengan hasil imbang 0-0 kontra Sevilla yang membuat puncak klasemen rawan digeser Real Madrid jika berhasil mengalahkan Real Sociedad di Anoeta, Senin (22/6/2020) dini hari WIB. Barcelona unggul tiga poin tapi kalah head-to-head.

Lihat gambar di Twitter

Dua hari setelahnya, Barcelona mengumumkan bahwa De Jong mengalami cedera di otot soleus di betis kanannya. Tidak disebutkan berapa lama De jong harus absen karena pemulihan tergantung kondisi cederanya.

Dengan cederanya ini, De Jong diprediksi bisa absen minimal dua pekan. Kehilangan De Jong tentu merugikan Barcelona karena dia sudah jadi andalan di lini tengah dengan total 38 penampilan.

Widi Mulia Tak Lupa Mengucapkan Hari Ayah untuk Dwi Sasono

BOGORDAILY – Widi Mulia dan anak-anaknya tetap memberikan ucapan selamat Hari Ayah Sedunia pada Dwi Sasono yang menjalani rehabilitasi di RSKO.

Terlihat dalam Instagram Stories Widi Mulia, bersama ketiga anaknya mereka berkomunikasi dengan Dwi Sasono melalui video call.

“Happy fathers day bapak Dwi tersayang,” tulis Widi Mulia menyertakan slid demi slide pertemuan virtual mereka di Instagram Stories miliknya.

Ketiga anak mereka juga turut tersenyum saat bertatap wajah dengan sang ayah. Dwi Sasono yang juga kompak menggunakan baju putih seperti anak-anak dan istrinya juga terlihat tersenyum.

“Sehat dan semangat ya! Sampai jumpa segera,” tulis Widi lagi.

Dwi Sasono diamankan Satres Narkoba Polres Jakarta Selatan pada 26 Mei 2020 di kediaman pribadinya. Pada proses penangkapannya itu, bintang film dan sinteron itu tak mengelak dirinya memakai narkoba.

dwi sasono

Dia juga memberitahukan polisi di mana dirinya menyimpan ganja dan menyembunyikannya dari anak dan istrinya. Setelah beberapa hari ditahan di Polres Jakarta Selatan, akhirnya Dwi Sasono direkomendasikan menjalani rehabilitasi di RSKO, Jakarta Timur.

Widi Mulia dikatakan tak ada di rumah saat Dwi Sasono ditangkap. Sebagai istri, Widi tak tahu sang suami sudah 20 tahun memakai narkoba.

Sepekan setelah penangkapan itu, Widi Mulia baru menjenguk Dwi Sasono. Hal itu dilakukan untuk memberi waktu kepada dirinya sendiri mengatur emosi.

Dalam kunjungan tersebut, Widi Mulia mendengar permohonan maaf dari Dwi Sasono. Sang kepala rumah tangga disebutnya beberapa kali melampiaskan amarahnya.

“Maaf ya, maaf, bolak-balik maaf ya, maaf lama. Terus (setelah permohonan maaf yang panjang), ‘Aku kangen banget sama kalian, anak-anak, kangen, sudah pasti mereka sehat baik-baik saja’. Terus sisanya gue marah-marah,” cerita Widi saat mengisi ‘Okay Bos’.

IPB Tidak Dilibatkan Untuk Cek Kesehatan Hewan Qurban Tahun Ini

BOGOR DAILY – Tahun 2020 ini Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bogor, tahun ini kemungkinan besar tidak bisa menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk terlibat dalam pengecekan hewan Qurban.

Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakan Kabupaten Bogor, Hardi Hendriawan mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu sudah mengajukan surat kepada IPB. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan.

“Tahun sekarang kita surati belum ada jawaban, karena mungkin perkuliahan tidak ada hanya ada online saja karena pandemi ini, jadi belum ada kepastian untuk diperbantukan atau tidaknya,” ujarnya, Senin (22/6/2020).

Akan tetapi kata Hardi, tahun 2019 lalu IPB memperbantukan mahasiswanya untuk membantu pengecekan hewan Qurban menjelang Idul Adha sebanyak 100 orang.

“Tahun kemarin ada bantuan sebanyak 100 mahasiswa,” katanya.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan kordinasi melalui daring (Online), bagaimana cara penyembelihan hewan Qurban dimasa pandemi Covid-19.

“Masih sama seperti biasanya, akan tetapi dalam waktu dekat kita akan bahas. Bagaimana cara penyembelihannya, intinya jaga jarak itu diwajibkan,” tukasnya. (Andi).

Indra Sjafri Menyebut Cerita Shin Tae-yong Banyak Bohongnya

BOGORDAILY – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menjawab tudingan Shin Tae-yong di media Korea Selatan. Salah satunya klarifikasi soal kabar ia pergi tanpa berpamitan.

Shin Tae-yong membongkar perselisihannya dengan Indra Sjafri. Perselisihan Shin dengan pelatih asal Sumatera Barat itu bermula dari aksi ‘nyelonong’ Indra Sjafri saat pergi pada kepulangan Timnas Indonesia U-19 setelah menggelar pemusatan latihan pada awal tahun ini.

Pelatih asal Korsel pun memutuskan Indra Sjafri tak lagi menjadi bagian tim kepelatihannya lagi. Indra Sjafri pun absen pada pemusatan latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, pada pertengahan Februari lalu.

Indra Sjafri mengakui kesalahannya dengan meminta maaf dalam pertemuan tim pelatih. Namun ia mengaku diusir keluar ruangan.

“Saya meminta maaf langsung kepada Shin atas kejadian itu, yang diterjemahkan oleh Yoo Jae Hoon, mantan kiper Persipura yang menjadi salah satu ahli bahasanya,” kata Indra Sjafri, dikutip dari laman resmi PSSI.

“Shin minta saya keluar ruangan. Saya ke luar ruangan dan merenung di sana. Jadi tidak benar kalau saya dikatakan tidak mendampingi dirinya sejak awal perkenalan di Hotel Mulia, lalu disebut mangkir dan juga tidak pernah meminta maaf. Bohong semua itu,” ujarnya.

Eks pelatih Timnas Indonesia U-19 itu kemudian dibuat terheran-heran dengan pernyataan Shin Tae-yong setelah Timnas Indonesia kalah 1-4 dari Persita Tangerang, pada 21 Februari. Shin mengklaim kekalahan itu terjadi lantaran pemain yang dipanggil bukan pilihannya.

Saat itu Shin mengaku bahwa pemain yang dipanggil adalah rekomendasi dari Indra Sjafri saat masih menjadi asisten pelatih. Sementara di saat yang sama Indra Sjafri mengaku dirinya sudah tak menjadi bagian tim pelatih.

“Bagaimana mungkin saya dibilang menjadi penentu pemilihan pemain, sementara saat rapat penentuan pemain saya sudah diusir keluar?” tutur Indra Sjafri.

“Saya mendukung pekerjaannya (Shin Tae-yong) di PSSI, termasuk mengusulkan agar pemain mendapatkan tambahan nutrisi dan vitamin saat program virtual training. Tapi tiba-tiba dia membuat berita yang tidak perlu dan banyak bohongnya,” ucapnya.

Menkes Menerbitkan Aturan Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum

BOGORDAILY – Menyambut tatanan normal baru di tengah pandemi Covid-19, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menerbitkan surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum. Aturan itu menyinggung soal tempat dan fasilitas umum yang berisiko menjadi tempat penularan virus corona lantaran pergerakan orang dan berkumpulnya masyarakat.

“Masyarakat harus melakukan perubahan pola hidup dengan tatanan dan adaptasi kebiasaan yang baru agar dapat hidup produktif dan terhindar dari penularan Covid-19,” kata Terawan dalam keterangan pers, Senin (22/6).

Dia menjelaskan dalam surat edaran yang diteken 19 Juni 2020 lalu, disebutkan tempat dan fasilitas umum meliputi pasar, mal, pertokoan, hotel, penginapan, homestay, asrama, rumah makan, dan restoran. Kemudian sarana dan kegiatan olahraga juga diatur.

Aturan tersebut juga mengatur penerapan protokol kesehatan di moda transportasi, stasiun, terminal pelabuhan, bandar udara. Tidak hanya itu dalam SK tersebut juga dijelaskan bahwa lokasi wisata, jasa perawatan kecantikan, rambut dan sejenisnya, jasa ekonomi kreatif, kegiatan keagamaan di rumah ibadah, jasa penyelenggaraan event/pertemuan.

Selanjutnya dalam peraturan tersebut menjelaskan protokol kesehatan berlaku bagi siapa saja yang berada di tempat dan fasilitas umum. Dalam peraturan tersebut juga menjelaskan protokol kesehatan harus memuat perlindungan kesehatan individu mulai dari memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak fisik dengan orang lain, dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Substansi protokol kesehatan pada masyarakat harus memperhatikan titik kritis dalam penularan Covid-19 yang meliputi jenis dan karakteristik kegiatan atau aktivitas, besarnya kegiatan, lokasi kegiatan (outdor/indoor), lamanya kegiatan,” kata Terawan.

Jumlah orang yang terlibat dalam tempat tersebut juga harus diperhatikan. Kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia, dan penderita komorbid, atau penyandang disabilitas diimbau yang terlibat. Tidak hanya itu, dalam protokol kesehatan juga harus melibatkan peran pihak-pihak yang terkait, termasuk aparat yang akan melakukan penertiban dan pengawasan.

IR Ditolak Jadi Tahanan Kota, Pengamat dan Praktisi Hukum Apresiasi Polres Bogor

BOGOR DAILY – Polres Bogor telah menolak secara tegas permohonan tahanan luar atau kota, kepada mantan Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor berinisial IR, yang tersandung kasus korupsi atau suap Pengesahan Dokumen Rencana Teknis (PDRT).

Hal itu diapresiasi oleh Pengamat dan praktisi hukum Bogor, Herdiyan Nuryadin kepada Bogordaily.net, Senin (22/6/2020).

“Memang harusnya pelaku atau tersangka extra ordinary crime apalagi yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tipikor, seperti tersangka IR ini tidak dikenakan tahanan kota, di karenakan tidak layak mendapatkan hak istimewa, kami apresiasi Polres Bogor,” ujarnya.

Langkah tepat itupun kata Herdiyan merupakan hal yang tepat. Karena tersangka kejahatan tindak pidan korupsi (Tipikor), bersama tersangka kejahatan peredaran narkotika dan tersangka kejahatan kekerasan terhadap perempuan dan anak, masuk kedalam kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

Masih kata Ketua DPC Peradi Cibinong ini, pihaknya juga meminta Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor agar mengambil langkah cepat serupa dengan Polres Bogor, yaitu menolak permohonan tahanan kota.

“Masa penahanan tersangka IR ini kan mau habis setelah ditahan pada 3 Maret lalu, juga kabarnya berkas perkaranya sudah mau lengkap atau berstatus P – 21 hinggga masa penahanannya akan dilimpahkan dari Polres Bogor, ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor hingga kami meminta korps adhyaksa untuk juga menolak tahanan kota para tersangka yang melakukan extra ordinary crime,” jelasnya.

Sebelumnya, berhembus kabar IR mantan ASN Pemkab Bogor itu saat ini menjadi tahanan kota. Akan tetapi, hal tersebut dibantah oleh Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy.

“Saat ini masih proses, masih kita lanjutkan, gelar perkara kita lakukan, kalau mengenai tahanan kota itu tidak, pelaku masih di Polres Bogor saat ini, kabarnya juga baik,” katanya, Senin (8/6/2020) lalu. (Andi).