Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 8195

203 Desa di Kabupaten Bogor Boleh Gelar Salat Id

BOGOR DAILY-Sebagian umat muslim di Kabupaten Bogor, masih bisa melaksanakan salat Id (Idulfitri) berjamaah di masjid pada Minggu (24/5/2020). Syaratnya, mereka yang berada di zona kuning dan hijau, atau hanya 203 desa.

“Ya, untuk desa dan kelurahan yang masuk zona kuning dan sona hijau diperbolehkan salat Id. Tapi desa dan kelurahan yang masuk zona merah tidak diperbolehkan,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin, Kamis (21/5/2020).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dari total 435 desa atau kelurahan, sebanyak 176 masuk dalam zona hijau, 27 desa atau kelurahan masuk zona kuning, sedangkan sisanya 232 desa atau kelurahan masuk dalam zona merah.

Wilayah yang masuk zona hijau adalah tidak ada kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan pasien positif Covid-19. Sedangkan untuk zona kuning ada kasus ODP dan tidak ada kasus PDP dan positif corona.

Meski demikian, Bupati yang akrab disapa teh Ade ini menegaskan, salat Id diperbolehkan dilaksanakan di lingkup RW atau RT. Dimana jemaah berasal dari warga sekitar masjid atau musala tersebut.

“Agar warga dari zona merah tidak mengikuti salat Id di zona hijau dan kuning, maka salat hanya boleh dilakukan di masjid RT maupun RW yang jemaahnya saling mengenal. Jadi satgas RT dan RW yang bertugas mengawasi terhadap jemaah,” kata dia.

Hal senada dikatakan Ketua Majelis Ulama Bogor (MUI) Kabupaten Bogor KH Mukhri Aji. Ia meminta MUI kecamatan dan desa bisa membantu camat, kepala desa, dan lurah di zona kuning dan hijau dalam mengatur masjid mana yang bisa melaksanakan aalat Id. “Ya, nanti ada panduan yang dikeluarkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan saya mengharapkan MUI kecamatan,” tuturnya.

MUI Kabupaten Bogor meminta pada umat muslim di zona merah bisa melaksanakan salat Id di rumahnya masing–masing dengan syarat jumlah jemaah minimal empat orang.

“Empat orang itu sudah bisa melaksanakan salat Id, satu orang sebagai imam dan makmum. Apabila tidak pun tidak apa-apa, karena salat Id sunnah, apalagi ini lagi musim pandemik, sehingga diperbolehkan melaksanakannya di rumah atau tidak mengerjakannya karena menghindari bahaya tertular,” tambahnya

Pemain Dilarang Protes Wasit Selama Masa COVID-19, Jika Serie A Bergulir

BOGORDAILY – Protokol untuk pertandingan Serie A selama pandemi COVID-19 sedang diselesaikan. Ada aturan yang melarang protes kepada wasit.

Pemerintah Italia telah mengizinkan klub Serie A menggelar latihan secara tim. Namun, klub tetap harus menjalani protokol medis yang sudah disepakati.

Serie A musim 2019/2020 direncanakan bergulir lagi pada pertengahan Juni, setelah sempat terhenti salam dua bulan. Ada beberapa protokol untuk pertandingan yang masih digodok.

Menurut pemberitaan koran Il Tempo, ada draft protokol setebal 36 halaman yang bakal digodok. Di antaranya adalah mengatur masalah katering, media, menempatkan pemain pengganti di tribune, pertukaran maskot, pelarangan jabat tangan, sesi foto tim, sampai larangan protes kepada wasit.

Pemain diperintahkan untuk tidak memprotes wasit atau harus berjarak sejauh 1,5 meter dari perangkat pertandingan setiap saat. Urusan katering hanya dapat dilakukan oleh koki masing-masing klub.

Sesi pemanasan akan dicoba dengan penerapan jaga jarak. Membiarkan pemain berlari dan berolahraga di area terpisah dari lapangan.

Media nantinya akan dilarang memasuki stadion, sebelum mengisi kuesioner tentang gejala COVID-19 dan menjalani tes suhu.

Sore Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Tentukan Idul Fitri 1441 H

BOGORDAILY – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1441 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri pada sore nanti. Sidang digelar secara terbatas oleh tamu undangan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Sidang isbat digelar di gedung Kementerian Agama, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020). Para tamu undangan seperti perwakilan ormas akan mengikuti sidang secara online.

“Sidang isbat awal Syawal digelar (Jumat) 22 Mei 2020. Sesuai protokol kesehatan, undangan untuk menghadiri sidang dibatasi hanya dihadiri Menag dan Wamenag, Majelis Ulama Indonesia, serta Komisi VIII DPR,” kata Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ditjen Bimas Islam Kemenag, Agus Salim dalam keterangan tertulis.

Rangkaian sidang isbat akan diawali dengan pemaparan posisi hilal Awal Syawal 1441 H oleh anggota Falakiyah Kemenag, Cecep Nurwendaya pada pukul 17.00 WIB. Setelah itu, sidang isbat digelar secara tertutup.

Setelah sidang isbat selesai, Menteri Agama Fachrul Razi akan mengumumkan penetapan 1 Syawal 1441 Hijriah. Masyarakat dapat mengikuti pengumuman penetapan awal Syawal 1441 Hijriah secara online.

Tahun ini, Kemenag menempatkan petugas rukyatul hilal di 80 titik di seluruh Indonesia. Berikut ke-80 titik tersebut:

1. Aceh:
a) Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang;
b) Lhokseumawe Bukit Poly Komplek Perta Aron;
c) Aceh Jaya Gunung Cring Cran;
d) Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat;
e) Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang;
f) Simeulue, Pantai Teluk Dalam; g) Tugu “KM. 0” Indonesia, Kota Sabang

2. Sumatera Utara: BMKG Wil I Medan

3. Sumatera Barat: Gedung Shelter Masjid Nurul Huda Parupuk Tabing.

4. Riau: Hotel Premier Pekanbaru

5. Kepulauan Riau: Bukit Cermin

6. Jambi: Hotel Odua Weston

7. Sumatera Selatan: Hotel Aryaduta

8. Bangka Belitung:
a) Pantai Penagan;
b) Pantai Tanjung Pandam;
c) Pantai Tanjung Kalian Muntok

9. Bengkulu: Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu

10. Lampung: POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan

11. DKI Jakarta: Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lt. 7 dan Tim Planetarium di Pantai Ancol

12. Jawa Barat:
a) POB Cibeas Pelabuhan Ratu;
b) Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat;
c) Gunung Babakan Kota Banjar;
d) Pantai Santolo Pamengpeuk Kab. Garut;
e) Pantai Cipatujah Kab. Tasikmalaya;
f) Pantai Gebang Kab. Cirebon;
g) SMA Astha Hannas Binong Kab. Subang; dan
h) Pantai Pondok Bali Kab. Subang

13. Banten: Hotel Mambruk Anyer

14. Jawa Tengah:
a) Menara Al-Husna Masjid Agung Jawa Tengah Semarang,
b) Pantai Alam Indah Tegal;
c) Observatorium Assalam Ponpes Assalam,
d) Lab Ilmu Falak MAN 1 Surakarta

15. DI Yogyakarta: Menara BNPB Pantai Parangkusumo Bantul

16. Jawa Timur:
a) Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan;
b) Bukit Condrodipo Gresik;
c) Pantai Bawean Kab. Gresik;
d) Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan;
e) Ponpes Bayat Al Hikmah Pasuruan Kota;
f) Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban;
g) Bukit Wonocolo Bojonegoro;
h) Pantai Duta Probolinggo;
i) Pulau Gili Kab. Probolinggo;
j) Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo;
k) Pantai Gebang Bangkalan;
l) Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang;
m) Pantai Serang Kab. Blitar;
n) Bukit Wonotirto Blitar;
o) Pantai Srau Pacitan;
p) Pantai Kasap Pacitan;
q) Pantai Nyamplong Kobong Jember;
r) Gunung Sadeng Jember;
s) Pantai Pacinan Situbondo;
t) Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi;
u) Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi;
v) Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan;
w) Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep;
x) Pantai Kalisangka Kangean Sumenep;
y) Pantai Taneros Sumenep,
z) Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang, aa) Lereng Gunung Pandan Madiun

17. Kalimantan Barat: Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya

18. Kalimantan Tengah: Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya

19. Kalimantan Timur: Menara Asma’ul Husna Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center Samarinda

20. Kalimantan Selatan: Atas Bank Kalsel Banjarmasin

21. Kalimantan Utara: Tanjung Selor Gunung KNIP

22. Bali: Hotel Patra Jasa Pantai Kuta, Badung Bali

23. NTB: Taman Rekreasi Loang Baloq

24. NTT: Rooftop Hotel Aston Kupang

25. Sulawesi Selatan: Roof Top Mall GTC Tanjung Bunga Makassar

26. Sulawesi Barat: Tanjung Mercusuar Sumare Kec. Simboro Kab. Mamuju

27. Sulawesi Tenggara: Pantai Wolulu Kec. Watubangga Kab. Kolaka

28. Sulawesi Utara: Area Parkir Apartemen Mtc Kota Manado

29. Gorontalo: Desa Bulango Raya Kec. Tomilito Kab. Gorontalo Utara

30. Sulawesi Tengah: Gedung Hisab Rukyat Kemenag Ds. Marana Kec. Sindue Kab. Donggala

31. Maluku: Desa Wakasihu Kec. Leihitu Barat Kab. Maluku Tengah

32. Maluku Utara:
a) Pantai Desa Ropu Tengah Balu Jailolo Halmahera Barat;
b) POB BMKG Afe Taduma

33. Papua: Holtekam Jayapura

34. Papua Barat: Menara Masjid Agung Al Hidayah Fak-Fak.

Fase Terberat PSBB

Oleh: Hj. Ade Yasin, SH, MH
(Bupati Bogor/ Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19)

DALAM dua hari ini, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengumumkan nihilnya kasus penularan Covid-19. Kabar ini tentu menggembirakan. Sebab kerja-kerja kami dalam menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Bogor membuahkan hasil. Padahal, angka penularan di tingkat nasional sedang mengalami peningkatan tertinggi selama pandemi.

Tercatat pada Kamis (21/5/2020), jumlah kasus pasien positif Covid-19 secara nasional, yakni sebanyak 973 orang. Penambahan jumlah kasus positif ini merupakan yang tertinggi sejak diumumkan kasus Covid-19 pertama kali di Indonesia pada 2 Maret lalu.

Kendati demikian, di Kabupaten Bogor pada periode yang sama, tercatat ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, dan satu pasien Covid-19 sembuh. Hingga Kamis (21/5) malam, ada sebanyak 175 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 35 orang di antaranya sudah sembuh, dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Di samping itu kami juga mencatat ada sebanyak 1.522 orang dalam pemantauan (ODP), 1.260 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.454 pasien dalam pengawasan (PDP), 988 di antaranya sudah selesai diawasi.

Sejauh ini kaum laki-laki mendominasi kasus positif Corona di Kabupaten Bogor. Angkanya mencapai 58,33 persen. Hal ini dimungkinkan karena tingkat mobilitas laki-laki lebih tinggi daripada perempuan.

Kemudian berdasarkan kelompok umur, jumlah kasus dominan terjadi pada rentang usia 20 tahun sampai 59 tahun sebesar 82,06 persen. Usia rentan ini merupakan usia produktif yang masih bekerja.

Lalu untuk kelompok anak-anak sebesar 7,69 persen dan lanjut usia (lansia) sebesar 10,65 persen.

Kami memprediksi, penerapan kebijakan PSBB akan berada pada fase terberat sepanjang pekan ini dan pekan depan. Kita akan menyaksikan efektivitas PSBB dalam menekan penularan virus Corona.

Sejak PSBB pertama kali diterapkan pada 10 April lalu, yang dimulai dari ibu kota DKI Jakarta, salah satu yang dikhawatirkan menjadi pemicu ledakan penularan ialah kegiatan seputar Ramadan dan Lebaran. Pemerintah telah melarang mudik. Demikian pula kegiatan beribadahan yang masuk zona merah.

Penerapan PSBB pun melarang kerumunan dan mewajibkan warga menjaga jarak serta memakai masker saat berada di luar rumah. Namun, semakin hari, kepatuhan warga tampak semakin mengendur. Arus mudik tetap terlihat kendati larangan mudik telah ditetapkan jauh-jauh hari.

PT Jasa Marga (Tbk) mencatat sebanyak 306 ribu kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode H-7 atau Minggu (17/5/2020), hingga H-4 Lebaran 2020. Kepadatan kendaraan terlihat di jalur-jalur tol. Bila bukan bertujuan mudik, lalu untuk apa?

Sepanjang pemberlakuan PSBB, kita juga melihat demonstrasi ketidakpatuhan dalam jumlah yang cukup masif. Ancaman sanksi tidak menyurutkan pelanggaran-pelanggaran yang timbul.

Kemarin, tambahan kasus positif Covid-19 secara nasional dalam sehari mencapai 973 orang, tertinggi sejauh ini. Di satu sisi, angka itu menunjukkan kian agresifnya tes yang dilakukan pemerintah. Di sisi lain, penambahan itu jelas menunjukkan penularan yang masih terus terjadi dengan laju lebih cepat.

Sejumlah daerah, sudah tiga kali memperpanjang masa pemberlakuan PSBB. Akan tetapi, semakin mendekati berakhirnya status kedaruratan penanggulangan wabah Covid-19 pada 26 Mei, belum ada tanda-tanda wabah menyurut. Bahkan, kini Indonesia semakin dihantui potensi ledakan kasus dengan sebaran daerah yang makin luas yang selama ini berusaha dihindari pemerintah.

Para tenaga medis mulai menjerit karena pasien tak ada hentinya membanjir. Ke depan masih ada satu lagi momen yang rawan menjadi pemicu lonjakan kasus, yakni salat Id berjamaah di masjid dan lapangan serta ritual silaturahim.

Seperti halnya mudik, pemerintah juga telah mengeluarkan larangan. Masyarakat dianjurkan tidak bersilaturahim dan lebih memilih dilakukan secara daring.

Jika larangan mudik saja dilanggar, apakah kedua momen itu tidak akan bernasib sama? Semua kembali pada kesadaran kita masing-masing. Yang jelas, tanpa kedisiplinan, mustahil bagi kita untuk bisa memutus rantai penularan Covid-19. Tanpa kedisiplinan, jangan pula berharap kita sanggup hidup berdampingan dengan Corona.(*)

H. Ruhyat Nugraha Bagikan 500 Paket Sembako Untuk Warga Yang Membutuhkan

BOGOR DAILY – Dipenghujung Bulan Suci Ramadhan 1441 hijriah tahun 2020, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Ruhyat Nugraha, bagikan 500 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Selain membagikan paket sembako, politisi PPP ini juga turut membagikan ribuan masker dan puluhan Alat Pelindung Diri (APD).
Tidak hanya itu, ratusan sarung juga turut dibagikan oleh H. Ruhyat yang merupakan tokoh masyarakat di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, untuk para relawannya.
“Alhamdulillah paket sembako, masker, APD, sudah tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan belum tersentuh bansos dari pemerintah,” Jumat (22/5/2020).
Dia berharap, dengan disalurkannya 500 paket sembako yang berisi beras 5 liter, minyak goreng 1 liter, gula, mie instan, ikan kemasan dan teh bisa membantu kebutuhan menjelang lebaran.
“Semoga paket sembako ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat di situasi pandemi saat ini,” harapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Susanti (46) yang mendapatkan bantuan paket sembako dari H. Ruhyat mengucapkan rasa terimakasihnya.
“Alhamdulillah, semoga pak haji selalu diberikan kesehatan dan dapat membawa aspirasi masyarakat di Tenjolaya ini ke pemerintah Provinsi Jabar,” harapnya. (Andi).

Satu Pasien Covid-19 Asal Ciomas Bogor Meninggal

BOGOR DAILY – Pasien positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 asal Kecamatan Ciomas meninggal dunia. Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah.

“Ada satu pasien Covid-19 asal Kecamatan Ciomas meninggal dunia, usianya yaitu 60 tahun,” katanya, Kamis (21/4/2020) malam.

Menurutnya, hingga Kamis (21/5/2020) malam, ada sebanyak 175 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 35 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.522 orang dalam pemantauan (ODP), 1.260 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.454 pasien dalam pengawasan (PDP), 988 di antaranya sudah selesai diawasi.

Fakta penyebaran Virus Korona atau Covid-19 di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Pasien pertama yang terinfeksi Virus Korona. Pada hari Rabu 1 April 2020 pukul 20:00 WIB, diumumkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin. Bahwa ada satu warga Kecamatan Ciomas yang terkonfirmasi Positif Covid-19.

Satu positif yang merupakan warga Kecamatan Ciomas, merupakan laki-laki yang berusia 60 tahun, yang langsung dirujuk ke Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

Akan tetapi, pria usia 60 tahun asal Ciomas itu, sampai pada Kamis (21/5/2020) malam dikabarkan meninggal dunia.

Pasien kedua yang terinfeksi Virus Korona. Kembali dinyatakan positif warga Ciomas yang tinggalnya di Perumahan Bukit Asri pada hari Kamis 7 Mei 2020.

Kali ini berjenis kelamin perempuan yang berusia 55 tahun, dijemput oleh petugas kesehatan Covid-19 Kabupaten Bogor. Setelah dinyatakan positif korona dari hasil Rapid Test.

Hasil dari Swab Tes warga Ciomas berjenis kelamin perempuan usia 55 tahun itu, sudah diserahkan ke Litbankes Kemenkes RI dengan hasil positif terinfeksi Virus Korona.

Saat ini, terdapat dua warga Ciomas yang positif Korona dan sedang menjalangi perawatan di RS rujukan pemerintah. (Andi).

Sudah Dua Hari Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Nihi

BOGOR DAILY – Sudah dua hari ini kasus pasien positif terpapar Virus Korona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor nihil. Walaupun di tingkat nasional angka kenaikannya cukup drastis hampir 1.000 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah, mengatakan, untuk dua hari dari mulai Rabu sampai Kamis (20-21/5/2020) tidak ada kasus positif.

“Tidak ada tambahan kasus Covid-19 hari ini dan kemarin di Kabupaten Bogor,” katanya, Kamis (21/5/2020) malam.

Meski begitu, pada periode yang sama tercatat ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, dan satu pasien Covid-19 sembuh.

Hingga Kamis (21/5/2020) malam, ada sebanyak 175 pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor, sebanyak 35 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan 12 orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.

Di samping itu Pemkab Bogor juga mencatat ada sebanyak 1.522 orang dalam pemantauan (ODP), 1.260 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 1.454 pasien dalam pengawasan (PDP), 988 di antaranya sudah selesai diawasi.

Untuk diketahui, peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor saat ini ada sebanyak 19 kecamatan, dengan rincian berikut :

Kasus positif di Kecamatan Gunung Putri ada sebanyak 30 orang, Cileungsi sebanyak 24 orang, untuk Cibinong dan Bojonggede ada sebanyak 14 orang.

Kecamatan Tajurhalang sebanyak 6 orang, untuk di Gunung Sindur, Kemang, Ciampea ada sebanyak 5 orang. Babakan Madang dan Tamansari sebanyak 4 orang.

Kemudian, di Kecamatan Citeureup, Sukaraja, sebanyak 3 orang. Kecamatan Jonggol, Ciomas sebanyak 2 orang. Kecamatan Ciawi, Caringin, Rumpin, Leuwisadeng dan Leuwiliang sebantak 1 orang. (Andi).

Menjelang Idul Fitri, Sinar Mas Land Serahkan Paket Bingkisan Lebaran Bersama Rano Karno Kepada Warga Terdampak Covid-19

BOGORDAILY – Menyambut hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Sinar Mas Land bergerak untuk membantu warga yang terdampak Covid-19 agar turut bergembira merayakan hari kemenangan. Untuk sumbangan kepada warga, Sinar Mas Land memberikan paket bingkisan yang berisi beras, minyak goreng, mi instan, sarden, sirup, minuman kemasan dan makanan ringan. Bantuan tersebut secara simbolis diberikan oleh Managing Director President Office Sinar Mas Land – Dhony Rahajoe bersama Rano Karno – tokoh masyarakat dan Gubernur Banten periode 2015-2017 yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPR RI kepada warga yang terdampak Covid-19 di Jalan Hasyim Ashary, Gang Parit Nomor 10, RT 06 RW 10, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang Rabu (21/5/20)

“Bingkisan ini merupakan tali kasih dakam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri untuk merekatkan silaturahmi Sinar Mas Land dengan warga tedampak Covid-19.” Ujar Managing Director President Office Sinar Mas Land – Dhony Rahajoe.

Bantuan ini merupakan salah satu kegiatan corporate social responsibility (CSR) Sinar Mas Land serta bentuk komitmen terhadap warga sekitar kegiatan unit usaha Sinar Mas Land di Kota Tangerang yaitu Perumahan Banjar Wijaya. Sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah terkait pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa kota di Indonesia untuk mencegah eskalasi wabah Covid-19, pelaksanaan kegiatan CSR ini tetap mematuhi himbauan physical distancing.
Gubernur Banten Periode 2015-2017 dan Anggota DPR RI – Rano Karno mengatakan “Bantuan ini sangat tepat diberikan kepada warga pada saat momen menjelang hari raya di tengah pandemi Covid-19. Semoga paket bingkisan lebaran dapat bermaanfaat bagi warga sekitar kawasan ini.”

***

Dukungan Sinar Mas Land Mencegah Penyebaran Covid-19
Semenjak resmi dinyatakan pandemi Covid-19 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sinar Mas Land melakukan berbagai upaya untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus tersebut. Upaya yang dilakukan perusahaan di beberapa bidang di antaranya bantuan alat kesehatan, bantuan bahan pangan, dan lain-lain. Bantuan berupa alat Kesehatan meliputi pengadaan 25.000 rapid test kit yang disumbangkan kepada Kementerian Kesehatan, beberapa pemerintah daerah, serta instansi kesehatan terkait lain. Penyelenggaraan 2.000 rapid test Covid-19 bagi warga sekitar BSD City dengan sistem drive-thru yang merupakan kerja sama Sinar Mas Land dan Homecare 24.

Penyaluran ribuan masker kain yang didistribusikan ke sejumlah puskesmas di Tangerang Selatan, RSCM, sejumlah sekolah yang tergabung dalam Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), 100 masjid di kawasan BSD City, serta personel TNI-POLRI di wilayah Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan wilayah Karawang Jawa Barat seperti Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karawang. Selain itu, Sinar Mas Land mendistribusikan lebih dari 210.000 liter hand sanitizer ke Batam, Kabupaten Karawang, sejumlah desa di sekitar kawasan Kota Deltamas Cikarang Jawa Barat, serta ke wilayah Tangerang Raya.

Sebanyak 5.240 liter cairan disinfektan juga disalurkan ke permukiman warga di sekitar BSD City, Kota Deltamas Cikarang, hingga KIIC Karawang. Untuk melindungi tenaga medis dari terinfeksi virus covid-19 perusahaan juga menyerahkan (alat pelindung diri) APD sebanyak 1.750 yang kemudian disalurkan ke sejumlah rumah sakit rujukan pasien covid-19. Ada pula bantuan 350 face shield, tempat cuci tangan portable, dan alat pengukur suhu tubuh.
Perusahaan juga mendistribusikan bahan pangan yaitu 1,5 ton beras dan 250 kardus mi instan kepada warga sekitar BSD City, Cikarang, dan Karawang. Sebanyak 10.500 paket bahan pangan juga didistribusikan secara bertahap untuk warga terdampak covid-19 di wilayah Jabodetabek. Selain distribusi bahan pangan, Sinar Mas Land juga mendistribusikan 3.000 nasi kotak siap santap serta 30.000 kapsul vitamin C dan E. Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, Sinar Mas Land memberikan paket bantuan bagi para pemakmur masjid (para takmir, muazin, imam, dan marbot) di 100 masjid sekitar BSD City berupa Al-Qur’an, masker, kapsul vitamin C dan E, beras, dan mi instan. (*/bdn)

Dokter Nyentrik dari Bogor, Kenakan APD Batman Saat Bertugas

BOGORDAILY.net – Beragam cara digunakan para tim medis agar bisa keluar dari kejenuhan dan stress selama Pandemi Korona, apalagi jika sedang bertugas.

Di Bogor ada seorang dokter Nyentrik yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) bermotif Super Hero Batman.

Dia adalah dokter bedah tulang di Rumah Sakit Vania Bogor. Namanya, Rollando Erric Manibuy. Dia mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) karakter super hero Batman saat bertugas, Rabu (20/5).

Dengan kostum Batman, dia berharap bisa menimbulkan suasana ceria terhadap lingkungan rumah sakit. Terlebih saat ini sedang pandemi virus Corona (Covid-19), namun tenaga kesehatan seperti dirinya tetap harus terlindung dari paparan virus.

“Ide awalnya itu karena muncul pandemi ini kita sempat khawatir dan takut karena kita kan harus memeriksa pasien, nah dari situ saya ingin membuat suasana tetap ceria dan optimis,” katanya.

Perlengkapan yang terdapat di kostum Batman tersebut yakni, cairan pembersih tangan (hand sanitizer), hingga penyemprot cairan disinfektan.

“Rasa kekhawatiran itu hanya sebentar karena kita dokter ya kita harus siap menjalankan tugas dalam kondisi apapun, dengan tetap jaga keamanan dan kesehatan seperti pakai hazmat ini saya juga dalamnya pakai hazmat pakai masker,” ujar Rollando.

Hal itu, dilakukan untuk tetap tetap mengikuti protokol kesehatan serta standar keamanan dan kesehatan, baju yang sudah digunakan selalu disemprot disinfektan serta menggunakan Disinfection UV Chamber serta dicuci bersih.

“Jadi ini bukan cuma pajangan tapi ada perlengkapan, jadi saya semprotin dulu, jadi ketika saya pulang ke rumah sudah aman. Pakaian ini juga ketika sudah dipakai praktik, terus disemprot disinfektan, kemudian menggunakan dicuci bersih,” jelasnya.

Selain pakaian super hero batman, Rollando juga memiliki berbagai baju superhero lainnya. Dia berharap, masyarakat dan pasien bisa tetap terus optimis meski sedang berada di tengah pandemi Covid-19. (*)

Ada-ada Saja, Rawat Pasien Korona Perawat Ini Cuma Pakai Bikini di Balik APD Transparan

BOGORDAILY.net – Ada-ada saja kelakuan perawat satu ini. Dia memakai APD tranparan. Yang bikin heboh sang perawat hanya memakai bikini.

Seorang perawat di Rusia ini tampaknya kepanasan karena APD yang dipakai seharian. Karena itu, ia memutuskan untuk menanggalkan busana dan hanya mengenakan pakaian dalam, di balik APD yang transparan. Tentu saja perawat itu jadi viral.

Perawat tersebut bekerja di sebuah rumah sakit di Tula jadi perbincangan karena tidak pakai busana. Dalam foto yang dirilis oleh pemberitaan Tulskie Novosti, tampak jelas jika wanita itu hanya mengenakan seperti bra dan celana dalam di balik gaun medis putih yang transparan.

Tentu saja penampilan itu terlalu seksi. Terlebih ia melayani para pasien pria.
Baca juga: Viral Aksi Protes Dokter Gigi Pose Tanpa Busana karena Kurang APD

Dilaporkan The Sun, perawat tersebut memang mengaku kepanasan karena harus memakai baju medis berbahan vinyl yang memproteksinya dari virus Corona. Karena itu, ia melepaskan pakaian yang hanya meninggalkan pakaian dalam. Hal ini pun tampaknya dimengerti para pasien karena tidak ada yang melaporkan hal tersebut.

Meski begitu perawat wanita itu dianggap telah membuat kegaduhan. Dikatakan bahwa para atasan rumah sakit kini memberikan sanksi kepadanya karena tidak menerapkan baju medis dengan baik. Namun perawat itu mengklaim jika ia tidak sadar bahwa pakaian dalamannya terlihat dari luar APD.

Pihak rumah sakit pun telah memberi konfirmasi bahwa perawat itu memang menanggalkan pakaiannya. Namun bukan pakaian dalam atau lingerie, ternyata busana itu lebih seperti pakaian renang atau bikini. Dan walau menimbulkan masalah di rumah sakit, perawat tersebut mendapat banyak dukungan dari netizen.

“Paling tidak ada seseorang yang punya selera human di kenyataan yang gelap ini,”

“Bagus, dia meningkatkan mood para pasien,”

“Mengapa menghukum perawat ini. Kamu perlu memberinya hadiah. Melihat baju itu, tidak ada yang mau mati,” tulis para komentator.(*)