Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8230

Beredar di Medsos, Ini Toh Video Syur Mirip Syahrini Yang Bikin Netizen Heboh

BOGORDAILY.net – Penyanyi dengan jargon inces alias Syarini belakangan diterpa kabar tak sedap. Lebih dahsyat lagi mantan duet Anang Hermansyah ini diterpa kabar soal video syurnya mirip dirinya tanya beredar di medsos.

Video itu pun kemudian viral dan bikin netizen salah satunya di Twitter heboh.

Dalam video, terlihat sosok seorang perempuan berambut pendek dan berkulit putih yang banyak netizen menyebutnya mirip Syahrini.

Ia tampak sedang melakukan ‘aktivitas’ dan melontarkan umpatan seraya menghadap ke arah kamera.

Sementara itu, kebanyakan netizen rupanya meyakini jika perempuan dalam video yang beredar di medsos tersebut memang benar Syahrini, tapi ada juga yang tidak. Pasalnya selain mirip, samar-samar, netizen menduga jika suara yang dilontarkan perempuan dalam video adalah suara Syahrini.

“Persisss amat suaranyeeee,” tulis akun @seco*********. “Suaranya gk bisa di elak lagi itu suara si wanita beragenda,” sambung pemilik akun Instagram @mo*********mar.

“Ini namanya boomerang buat tono.. klo buat tini karma.. plg takut aku tuh sama karma.. dulu awal nikah aduh jahatnya mulut berdua. Jelekin luna seakan surga milik mereka,” imbuh netter dengan akun @wi*********84.

Sebelumnya, netizen juga dibuat geger dengan pengakuan seorang lelaki bule bernama Laurens yang mengaku sebagai papa angkat Syahrini. Dia juga membagikan kebersamaannya bareng pelantun Sesuatu itu di Instagram.

Rini Fatimah Jaelani, lebih dikenal sebagai Syahrini, lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 1 Agustus 1982; umur 38 tahun), adalah seorang penyanyi dan aktris berkebangsaan Indonesia. Syahrini merilis album perdana My Lovely pada tahun 2008. Sebelum merilis album pertama, dia ikut menyanyikan lagu latar untuk album kompilasi film Coklat Stroberi dengan judul lagu Tatapan Cinta.***

Terjerat Kasus Narkoba Lagi, Tio Pakusadewo Unggah Foto Ini di Instagram

BOGORDAILY – Aktor Tio Pakusadewo saat ini tengah diamankan di Polda Metro Jaya lantaran kembali terlibat dalam kasus narkoba. Selama proses pemeriksaan, Tio telah mengunggah sebuah foto di Instagramnya.

Tio mengunggah foto berupa kutipan dari buku. Dalam unggannya itu, Tio tak memberikan keterangan tambahan apapun, dilihat, Senin (11/5/2020).

“Dosa yang membuat dirimu bersedih dan membuatmu bertaubat, lebih disukai oleh Allah swt daripada perbuatan baik yang menjadikan dirimu arogan. (Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra),” tulisan yang ada pada unggahan Tio.

Atas unggahan itu, Yuki Kato sebagai salah satu publik figur pun telah memberikan komentar. Namun bukan hanya itu saja, Tio juga mendapat banyak semangat dari warganet yang ikut meramaikan komentar.

“Om Tyo sehat-sehat ya,” tulis Yuki dalam kolom komentar.

Diketahui, Tio kembali ditangkap kedua kalinya pada 14 April 2020. Atas penangkapan kali ini, pihak Polda Metro Jaya telah menyita barang bukti berupa satu bungkus kertas berisi ganja 18 gram dan alat isap sabu, atau bong.

Sebelumnya Tio pernah ditangkap atas kasus yang sama pada 2018.

Menurut Cannavaro Real Madrid Butuh Pemain seperti Mbappe

BOGORDAILY – Fabio Cannavaro menyebut Real Madrid butuh pemain seperti Kylian Mbappe. Menurutnya, Mbappe bisa jadi penerus Cristiano Ronaldo.

Mbappe sudah lama dikaitkan dengan Real Madrid. Apalagi penyerang berusia berusia 21 tahun itu kabarnya juga mengagumi Zinedine Zidane.

Madrid sempat diklaim sudah hampir mendapatkan Mbappe. Namun transfernurung terwujud karena pandemi virus corona.

Menurut Cannavaro, Madrid sebaiknya mengejar Mbappe. Namun mantan bek Madrid itu juga menyadari sulitnya mendapatkan Mbappe karena Paris Saint-Germain juga pasti tak mau kehilangan bintangnya itu.

“Real Madrid butuh pemain seperti Mbappe, bintang muda yang bisa mengikuti jejak Cristiano Ronaldo,” ujar Cannavaro kepada AS.

“Wajar kalau Madrid ingin merekrutnya, tapi juga harus dipertimbangkan kalau pemilik PSG tidak butuh uang. Mereka ambisius ingin juara Liga Champions.”

“Saya kira Madrid akan sulit mendapatkannya. Presiden PSG adalah orang yang ingin menang, saya tahu mereka dengan baik dan mereka akan berjuang keras untuk mempertahankan Mbappe,” katanya.

Nicholas Saputra Titip Pesan Ini, Buat yang Sudah Bosan di Rumah

BOGORDAILY – Pandemi Corona memang membuat para artis Indonesia menjadi jenuh. Selama lebih dari sebulan belakangan ini mereka hanya bisa di rumah saja.

Nicholas Saputra turut merasakan hal tersebut. Ia pun sudah bosan di rumah.

Namun, sang aktor memohon agar teman-temannya bersabar. Sebab, ia ingin masalah COVID-19 benar-benar selesai.

“Bosen di rumah aja? Sama.. Tapi tahan dikit lagi yuk.. biar cepet selesai nih #dirumahaja #plis,” tulisnya di Instagram.

Artis lain pun setuju dengan pendapat Nicholas Saputra. Mereka ramai menyerukan untuk tetap di rumah dulu sampai pandemi Corona tuntas.

“Ya benerrr #dirumahaja #plis,” komen Lukman Sardi.

“#dirumahaja #quarantineandchill,” sahut Cathy Sharon.

Netizen malah menggoda Nicholas Saputra. Mereka mengaku bakal betah kalau ada bintang film ‘Ada Apa Dengan Cinta?’ di rumahnya.

“Aku tahan selamanya klo di rumah bareng mas Nico,” ujar akun @gpervcha.

“Iya ditahanin koq, kan kita sama sama #dirumahaja,” sahut @endahhasnan.

Terungkap! Pelaku Penganiayaan Istri di Bogor, Bunuh Perempuan dan Kubur Mayatnya di Rumah

BOGOR DAILY – Terungkap, pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap istri siri muda di Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, telah membunuh perempuan usia 25 tahun dan dikubur dirumahnya.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy, mengatakan, pelaku berinisial AA tidak hanya melakukan penganiayaan kepada istri sirinya. Melainkan, perempuan yang tinggal di rumahnya juga dibunuh dan langsung dikuburkan di rumahnya.

“Tersangka AA bukan hanya dilakukan terhadap istri sirinya SM. Melainkan dilakukan juga terhadap seorang wanita inisial ND hingga mengakibatkan kematian dan di makamkan tepat di halaman belakang rumah kontrakan tersangka,” katanya kepada Bogordaily.net. Selasa (12/5/2020).

Mantan penyidik KPK ini menjelaskan, pada tanggal (6/5/2020) kemarin, tim Forensik RS Polri telah melakukan penggalian jenazah korban ND, di halaman belakang rumah kontrakan tersangka, dan melakukan pemeriksaan forensik untuk mendapatkan visum penyebab kematiannya korban.

“Hasil visum menunjukan bahwa pada, korban ini terdapat adanya resapan darah pada otak bagian kiri, diduga kematian wanita lain di rumah kontrakan tersangka inisial AA, akibat adanya kekerasan benda tumpul pada kepala yang mengakibatkan pendarahan otak,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku AA di kenakan pasal berlapis kepada yaitu Pasal 333 ayat (2) juncto Undang-Undang nomor 23 tahun 2002, dan pasal 357 KUHP juncto pasal 338 juncto pasal 340 KUHP. (Andi).

Puluhan Rumah di Dua Desa Kecamatan Sukajaya Terkena Dampak Banjir Lumpur

BOGOR DAILY – Banjir yang terjadi pada Senin (11/5/2020) kemarin, di Kampung Ciputih Lebak RT04/03, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, mengakibatkan tiga unit rumah milik warga terkena dampak.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan, sebanyak tiga rumah terdampak itu milik Rojak, Dudung, Anah.

“Ada satu rumah yang rusak lumayan. Sehingga satu orang warga bernama Anah satu KK, mengungsi ke tempat saudaranya,” katanya, kepada Bogordaily.net, Selasa (12/5/2020).

Menurut Adam sapaan akrab, banjir disertai lumpur itu terjadi pada pukul 16:30 WIB. Yang menyebabkan satu kampung di Jayaraharja terkeba dampak.

“Intensitas hujan tinggi membuat kali Ciputih dengan ketinggian 15 sampai 40 cm, meluap ke pemukiman warga, dan cuma 30 menit saja langsung surut lagi,” jelasnya.

Lanjut Adam, banjir juga terjadi di Desa Sukamulih, Kecamatan Sukajaya, yang mengakibatkan 30 rumah, satu majelis di Kampung Cibadak RT02/02, terkena dampak.

“Dikarenakan hujan deras dan menyebabkan saluran irigasi dan menyebabkan 30 rumah terdampak. Dengan ketinggian air 50 cm kejadian pada pukul 18:50 WIB, air masuk ke rumah warga, jadi ada dua desa yang banjir kemarin itu,” tukasnya. (Andi).

Pemkab Bogor Potong Belanja Modal Daerah Tahun 2020 Akibat Covid-19

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor akan potong 50 persen belanja modal pada pertengahan tahun 2020. Hal itu diusulkan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam perubahan anggaran parsial tiga.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Syarifah Sopiah mengatakan, Pemkab Bogor akan mengubah semua pendapatan daerah pada tahun 2020.

“Itu dari belanja modal yaitu, sebanyak 50 persen harus dikurangi. Diminta SKPD yang mengusulkan mana yang dikurangi,” katanya kepada wartawan, ditemui usai rapat dengan DPRD Kabupaten Bogor, Selasa (12/5/2020).

Menurutnya, alasan dari pemangkasan anggaran ini adalah akibat efek dari pandemi Virus Korona Covid-19, di mana potensi pendapatan daerah, terutama dari pajak dan retribusi merosot hingga 47 persen.

“Akibat kita nggak ada uang. Ada penurunan pajak, retibusi yang masuk. Jadi kita harus membatasi pengeluaran,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, mengatakan, potensi pendapatan daerah Kabupaten Bogor akan menurun hingga 47 persen pada 2020. Sehingga membutuhkan stimulus untuk pembangunan dan pemulihan ekonomi pada 2021.

“Tahun 2021, untuk kegiatan besar, jangan mengandalkan APBD. Karena tidak akan mencukupi karena pendapatan kita sudah merosot,” singkatnya. (Andi).

Perangi Covid-19, Kelurahan Curug Mekar Bentuk Dapur Umum

BOGOR DAILY – Beberapa upaya dalam penanganan Virus Korona atau Covid-19, terus dilakukan oleh Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Tidak hanya membentuk Rukun Warga (RW) siaga Covid-19 di 10 RW yang ada saja. Kelurahan Curug Mekar juga membentuk beberapa dapur umum, dalam Gerakan Nasi Bungkus (Gasibu).

Lurah Curug Mekar, Muhadi, mengatakan, saat ini pihaknya fokus kepada dapur umum dan bekerjasama dengan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta masyarakat.

“Kita sudah membentuk beberapa dapur umum, dengan gerakan dari warga untuk warga, yang langsung disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terkena dampak Covid-19,” katanya kepada Bogordaily.net, Selasa (12/5/2020).

Ia menjelaskan, untuk bantuan sosial (Bansos) dari Gubernur Jawa Barat, untuk warga Kelurahan Curug Mekar ada sebanyak 87 KK. Tetapi, ada banyak data double sebanyak 27 KK dan langsung dikembalikan lagi kepada Kantor POS.

“Jadi yang menerima hanya 60 KK saja, 27 KK itu double ada yang sudah menerima dari bantuan PKH dan BNPB. Sedangkan untuk di Pemkot Bogor sendiri ada sebanyak 110, tapi setelah di verifikasi ada double juga dan yang tersalurkan sebanyak 100 KK saja,” jelasnya.

Menurutnya, data yang double itu semuanya diserahkan ke kecamatan dan nanti pihak kecamatan langsung mengembalikan lagi ke pihak POS.

Saat ini, dirinya juga sedang mengupayakan bantuan tambahan kepada Dinas Sosial Kota Bogor. Karena, ada sebanyak 405 KK yang belum mendapatkan bansos.

“Kita sedang usahakan itu, karena banyak usulan kita belum di realisasi. Kita juga sudah melakukan pemantauan PSBB di bunderan Yasmin monitoring penjual takjil, alhamdulillah kondusif,” tukasnya. (Andi).

PSBB di Cianjur Tak Efektif, Warga Masih Berkerumun & Pemudik Memaksa Pulang Kampung

BOGORDAILY – Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Cianjur Yusman Faisal mengungkapkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) parsial Jawa Barat di Cianjur, kemungkinam diperpanjang. Yusman menyebutkan perpanjangan PSBB itu karena masih minimnya kepedulian warga untuk menerapkan ‘social distancing’ dan ‘psychal distancing’ serta masih banyaknya pemudik yang memaksa pulang ke berbagai kecamatan di Cianjur.

Yusman Faisal mengatakan memasuki hari keenam penerapan PSBB parsial Jawa Barat di Cianjur, tingkat kepedulian warga untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 masih kurang dan masih berkisar di angka 30 persen, terutama pemudik yang memaksa tetap pulang kampung.

“Kalau berkaca dari wilayah lain, kemungkinan PSBB akan diperpanjang karena kepedulian warga masih kurang, sehingga tahap awal terkesan tidak evektif. Masih banyak warga yang berkerumun tepatnya di sejumlah toko swalayan dan toko pakaian di pusat kota Cianjur dan pusat kecamatan yang diberlakukan pembatasan,” kata Yusman saat dihubungi, Selasa (12/5), dikutip Antara.

Sehingga pihaknya bersama Satuan Gugus Tugas Covid-19 Cianjur dan Forkopimda Cianjur, segera melakukan evaluasi terkait PSBB parsial tahap pertama yang dinilai belum efektif karena masih tingginya pelanggaran yang dilakukan warga dengan mengabaikan larangan selama pembatasan yang diterapkan di 18 kecamatan yang dinilai rawan terjadi penyebaran.

Bahkan pihaknya akan menyarankan diterapkannya sanksi tegas terhadap warga yang masih melanggar aturan yang diterapkan. Pasalnya ungkap dia, minimal sanksi fisik seperti push up dan sit up dapat diberlakukan agar ada efek jera terhadap pelanggar dan sanksi hukum jika kembali terbukti melakukan pelanggaran.

Sementara Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, menilai penerapan PSBB parsial yang diberlakukan di Cianjur, berjalan cukup baik di sejumlah kecamatan. Sedangkan di kecamatan yang masih dinilai kurang akan segera dievaluasi termasuk diberikan sanksi tegas seperti hukuman push up dan sith up bagi warga yang masih melanggar dan sanksi hukum bagi yang kembali melanggar.

“Ini merupakan PSBB parsial Jawa Barat, sehingga sanksi tegas yang akan diterapkan sesuai dengan apa yang dilakukan Pemprov Jabar. Kami akan mengevaluasi kecamatan yang masih belum seluruhnya mentaati larangan selama PSBB,” katanya.

Kondisi Pasien Positif Covid-19 Membaik

Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Jawa Barat, mencatat kondisi tiga pasien positif terjangkit Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi di rumah sakit di daerah itu terus membaik. Bahkan seorang di antaranya tenaga medis yang tercatat sebagai pasien 03 Covid-19 dinyatakan sembuh dan tinggal menunggu hasil uji swab ketiga sebelum dipulangkan.

Yusman Faisal mengatakan kondisi kesehatan tiga orang pasien positif Covid-19, terus membaik selama menjalani isolasi di rumah sakit Cianjur. Bahkan hasil uji swab kedua dari ketiga pasien tersebut menunjukkan hasil negatif sehingga pihaknya berharap ketiganya dapat sembuh total.

“Satu orang tenaga medis yang dinyatakan positif tercatat sebagai pasien 03 Cianjur, tinggal menunggu hasil uji swab ketiga sebelum dinyatakan benar-benar sembuh dan diperbolehkan pulang. Hasil Swab kedua sudah keluar dan dinyatakan negatif, semoga yang ketiga juga sama,” katanya.

Dua orang pasien positif 02 dan 04, hingga saat ini kondisinya pun menunjukkan ke arah lebih baik terutama pasien 04 yang merupakan dokter di salah satu rumah sakit, sudah tidak mengalami gejala batuk atau sesak nafas. Keduanya tinggal menuntaskan isolasi kedua dan menunggu hasil uji swab ketiga sebelum dinyatakan sembuh.

“Harapan kami semua pasien yang positif dapat dinyatakan sembuh dan bebas dari Covid-19. Mereka saat ini dalam kondisi stabil dan sudah bisa berkomunikasi tanpa ada keluhan,” katanya.

Sedangkan hingga saat ini, tutur dia, pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia sebanyak 12 orang, sebagian besar meninggal karena penyakit bawaan yang sudah kronis. Namun belasan pasien yang meninggal, sebelumnya tetap menjalani tes, baik tes cepat maupun tes swab tes dan hasilnya negatif.

“Hingga saat ini jumlah PDP pun terus bertambah dan rata-rata menjalani perawatan sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19. Riwayat sebagian besar pasien tersebut memiliki penyakit kronis dan menjalani perawatan di ruang isolasi yang ada di rumah sakit di Cianjur,” katanya.

Pihaknya terus mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup sehat, tidak keluar rumah atau sosial distancing serta melakukan psychal distancing ketika terpaksa keluar rumah guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Hal tersebut sebagai upaya mendukung pemerintah dalam melakukan penanganan cepat Covid-19 dan PSBB parsial yang dilakukan tepat sasaran.

Indy Barends Banjir Pujian Setelah Beri Kejutan Ultah untuk ART

BOGORDAILY – Indy Barends memberikan kejutan di hari ulang tahun asisten rumah tangganya, Siti. Ia pun mempersiapkannya dengan begitu matang. Momen itu diunggannya dalam Instagram miliknya.

“Senin 11 Mei 2020. Semoga jadi hari menyenangkan buatmu ya mbak Siti. Meski harus ada air mata, semoga air mata bahagia. Kejutan sesudah buka puasa, seharian ngga banyak diajak bicara. Dan pasti yg paling repot boss kecil 02 supaya ngga bocor kejutannya,” katanya dalam Instagram pribadinya.

Dalam unggahannya, Indy pun menyampaikan rasa terima kasihnya pada Siti atas pengabdiannya selama ini. Ia juga meminta maaf untuk tahun sang asisten rumah tangga tidak bisa mudik karena Pandemi Corona.

“Terimakasih untuk tetap setia bantu kita meski jauh dari keluarga krn ngga bisa mudik. Tetap kompak jaya bersama pak @mumuch234 , pak Fatih dan pak Arifin, juga pak Adi yg anak ke 2 nya baru lahir jd ngga bisa hadir. Tumben suara stereo mu pecah tangis. Sehat dan senang trs bsm kami Kwartet group yg manis,” tukas Indy lagi.

Akan unggahan itu, Indy Barends mendapatkan banyak pujian dari teman dan juga netter. Banyak yang terharu dengan apa yang dilakukan Indy Barends.

“hbd mba siti. koq aq ikutan terharu. kebayang deh tendy kl loe jd mertua gw. pst bakalan sayang beud yak. titip raphael ya dr mantanmu di paud gitu,” ungkap Sinyorita.

“Gak bisa lah w diginiin, terharu, Tendy gak kenal w, tp God Bless you and your family. Dulu awal karir Tendy idola w dalam dunia siaran / entertainment, namun makin kesini Tendy ternyata menginspirasi banyak hal, your positive vibes, priceless! Diluar dan didalam rumah. Baik ke semua org, toleransi dll. Thank youuu!!!!!” tukas akun pa***.