Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8272

Karyawan Positif Corona, Pabrik Rokok Sampoerna Ditutup

BOGOR DAILY- PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan produksi di pabrik Rungkut 2 sejak 27 April 2020 sampai waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini dilakukan untuk melalukan pembersihan area pabrik setelah ada karyawan di lokasi tersebut yang dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

“Sesuai arahan dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami juga telah menerapkan protokol yang dianjurkan antara lain penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas pabrik, melakukan contact tracing, meminta karyawan untuk karantina mandiri, melakukan test COVID-19, dan bekerja sama dengan rumah sakit setempat,” kata Direktur PT HM Sampoerna Tbk, Elvira Lianita dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Kamis (30/4/2020).

Untuk menekan penyebaran COVID-19, Sampoerna mengharuskan karyawannya yang rentan terpapar untuk bekerja dari rumah seperti karyawan yang sedang hamil, hingga karyawan yang berusia di atas 50 tahun.

Pihaknya akan memberikan cuti namun tetap mendapatkan gaji bagi pegawai yang positif COVID-19, karyawan yang perlu melakukan karantina mandiri dan karyawan yang harus merawat keluarganya yang terpapar COVID-19.

Pihaknya juga akan melakukan karantina produk selama lima hari atau dua hari lebih lama dari batas atas stabilitas lingkungan COVID-19 sebelum produk tersebut didistribusikan.

“European CDC (European Centre for Disease Prevention and Control) dan juga World Health Organization (WHO) mengatakan bahwa COVID-19 dapat bertahan selama 72 jam pada permukaan plastik dan stainless steel, kurang dari 4 jam pada tembaga dan kurang dari 24 jam pada kardus,” ucapnya.

Pasar Anyar Bogor Ditutup hingga 12 Mei

BOGOR DAILY- Banyak pedagang atau pemilik toko di Pasar Kebon Kembang atau biasa dikenal Pasar Anyar yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pemkot Bogor melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor menutup sementara hingga 12 Mei mendatang.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Muzzakir dalam surat edaran nomor: SE/HH/250-PPJ tentang penutupan sementara pasar Kebon Kembang.

“Keputusan ini mengacu pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.250-Hukham/2020 Tanggal 28 April 2020 dan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 30 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 900.45-336 Tahun 2020 tanggal 28 April 2020 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19),” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/04/2020).

Tak hanya itu, disebutkan juga dalam Surat Edaran Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor Nomor: 503/328Perindag tanggal 28 April 2020 Tentang Penutupan Sementara Pusat Perbelanjaan, Pembatasan Jam Operasional Toko Swalayan dan Pengaturan Layanan Rumah Makan Resto, Waralaba (Fast Food) Dalam Upaya Kewaspadaan Pencegahan Penyebaran Infeksi Corono Virus Desease (Covid-19) di Kota Bogor.

“Penetapan Penutupan Sementara Pasar Kebon Kembang ini berlaku mulai 30 April 2020 sampai dengan 12 Mei 2020. Keputusan ini akan di evaluasi sesuai degan kebijakan PSBB daerah Kota Bogor,” ucap Haryudi.

Musim Depan MU Sediakan Tribun Berdiri di Old Trafford

0

BOGORDAILY – Tribun berdiri sempat lama dilarang di sepakbola Inggris. Namun sensasi merasakan hal tersebut kembali hadir di Old Trafford pada musim depan.

Diberitakan oleh sejumlah media Inggris, otoritas setempat telah mengizinkan Manchester United untuk melakukan hal tersebut di kandang mereka. Sebanyak 1.500 barrier seat akan dipasang di sudut timur laut stadion.

Tribun ini sebetulnya tak jauh berbeda dengan yang biasa. Masih ada kursi yang bisa diduduki suporter.

Namun di depan kursi disediakan palang pembatas dengan kursi di depannya, sehingga penonton yang duduk di sana bisa bebas berdiri sepanjang pertandingan.

Tribun berdiri dengan barrier seat di Stadion Molineux, Wolverhampton.
Tribun berdiri dengan barrier seat di Stadion Molineux, Wolverhampton. Foto: Getty Images/David Rogers

 

Old Trafford sebelumnya hanya memiliki tribun duduk seperti ini.

“Mungkin aneh rasanya membicarakan rencana stadion ini pada masa-masa sullit sekarang ini, namun sepakbola dan fans kami akan kembali saat kondisi pandemi sudah berakhir, dan persiapan kami akan hal ini harus terus berlanjut,” ujar Managing Director MU, Richard Arnold, dikutip Sky Sports.

“Pengumuman ini adalah langkah terbaru dalam perjalanan kami bersama para suporter.”

“Kami mendengar saran mereka, terutama perwakilan Manchester United Supporters’ Trust (MUST), lalu bekerja sama dengan dewan wilayah Trafford untuk mengembangkan dan meloloskan proposal ini.”

“Kami yakin pengenalan barrier seat akan meningkatkan keamanan suporter di stadion, seperti yang telah dicontohkan klub lain,” jelasnya.

MUST pun mengapresiasi langkah awal ini. Apalagi usulan ini sudah bertahun-tahun diberikan.

“Kami senang pihak klub telah memberikan lampu hijau untuk melakukan ujicoba barrier seat di Old Trafford,” tulis pernyataan MUST.

“Meski pihak klub yang mengajukan ujicoba, namun itu adalah upaya kami selama tiga dekade terakhir, sejak diterapkan all-seater regulations,” jelas MUST.

Sejak kasus tragedi Hillsborough pada 1989, Liga Inggris memang melarang adanya tribun berdiri di stadion. Namun aturan ini perlahan dilonggarkan dengan syarat keamanan yang ketat.

Wolverhampton Wanderers dan Tottenham Hotspur diketahui merupakan dua klub Inggris yang sudah mulai mengenalkan kembali barrier seat beberapa waktu lalu.

DPD KNPI Kabupaten Bogor Sediakan 500 Nasi Box untuk Berbuka

BOGOR DAILY – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor, terus bergerak melakukan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor, Fikri Ikhsani, mengatakan, sejak pandemi mewabah pertengahan bulan Maret, sejumlah elemen masyarakat bergotong royong menggalang dana membantu keluarga yang paling terkena dampak.

“Sejak pandemi, kami terus bergerak dari mulai menyediakan dan mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD), kepada para tenaga medis yang bertugas di empat rumah sakit milik daerah dan Puskesmas yang tersebar di 40 kecamatan,” katanya dalam keterangan tertulis kepada Bogordaily.net, Kamis (30/4/2020).

Khusus di bulan Ramadhan, kata Camat Tajurhalang itu, KNPI membuka dapur umum untuk masakan hidangan buka puasa yang akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Masih kata Fikri sapaan akrabnya, Dapur umum dioperasikan rekan-rekan OKP yang berada di bawah bendera KNPI.

“Alhamdulillah, teman-teman dengan sukarela dan penuh semangat berjibaku dalam tugas kemanusian membantu sesama, di saat pandemi Covid -19 ini,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Bogor, Suhandi, mengungkapkan, dapur umum yang didirikan di pelataran Gedung KNPI menyediakan 500 nasi bok dan 500 makanan ringan untuk berbuka puasa.

“Semua hidangan itu dimasak teman-teman dari siang hari. Secara pribadi jujur saya bangga, karena rekan-rekan sangat bersemangat, ketika diajak untuk melaksanakan kegiatan kemanusian di saat pandemi Covid -19,” katanya.

Suhandi menjelaskan, semua makanan baik nasi bok maupu ta’jil dibagikan kepada warga yang sudah terdata dan pengguna jalan yang membutuhkan.

“Rencananya, dapur umum ini akan keliling kebeberapa kecamatan,” tukasnya. (Andi).

Selama PSBB Bodebek Diperpanjang, Muncul Usulan Penumpang KRL Diseleksi

BOGORDAILY – Masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) diperpanjang hingga 12 Mei 2020. Ke depan, penumpang KRL harus dipastikan adalah masyarakat yang bekerja di sektor yang dikecualikan selama PSBB.

Usulan itu disampaikan Bupati Bogor Ade yang meminta agar penumpang KRL diseleksi pada fase kedua PSBB.

“Tapi kami kemarin mengajukan agar juga lebih menyeleksi penumpang. Jadi penumpang yang masuk kereta itu adalah penumpang yang betul-betul bekerja di sektor yang dikecualikan,” kata Ade kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).

Ade menjelaskan permohonan penghentian operasi KRL sebelumnya ditolak pemerintah pusat karena sebagian besar masyarakat bekerja di sektor yang dikecualikan.

Karena itu, dia ingin adanya penyeleksian agar KRL tidak digunakan oleh orang yang tak berkepentingan.

“Itu dengan menunjukkan tanda bahwa dia bekerja di situ. Ada kan kartu, kartu biasanya ada kartu kantor atau pegawai ya, dia (penumpang KRL) menunjukkan itu. Harusnya begitu kan, kita ajukan seperti itu,” tuturnya.

Ade mengatakan pengajuan ini telah disampaikan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Selain itu, dia ingin pemerintah daerah (pemda) lebih diberi keleluasaan dalam melaksanakan PSBB.

“Saya harap juga kepada masyarakat untuk lebih taat dan patuh kepada aturan yang dikeluarkan pemerintah. Karena semuanya untuk menjaga keselamatan masyarakat, ya,” kata Ade.

Selain itu, Ade menegaskan bahwa daerah-daerah Bodebek menginginkan adanya rapid test bagi para penumpang transportasi publik secara acak untuk menjaring penumpang yang terindikasi sebagai carrier atau pembawa virus.

“Lalu harus ada pengawasan yang ketat secara bersama-sama, terutama untuk daerah-daerah perbatasan. Jadi kami ingin diberi kewenangan bagaimana cari kami untuk membatasi orang-orang yang keluar masuk ke wilayah-wilayah kami. Berikan kewenangan juga kepada kami untuk memberikan sanksi kepada pelanggar yang sampai saat ini masih sifatnya belum tegas, masih persuasif berupa teguran. Ingin ada sanksi yang maksimal agar pelaksanaan PSBB ini mampu menurunkan angka penyebaran COVID-19,” tandasnya.

Diketahui, masa PSBB di Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, dan Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek) akan diperpanjang selama 14 hari ke depan hingga 12 Mei 2020. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (27/4).

“PSBB Bodebek akan diperpanjang 14 hari ke depan mulai hari Rabu besok (29/4), sudah diputuskan,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

Kepala daerah Bodebek sebelumnya pernah mengusukan agar operasional KRL dihentikan sementara selama PSBB guna memutus mata rantai virus Corona.

Namun, usulan tersebut ditolak pemerintah. Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan banyak ruginya daripada untungnya jika harus menyetop operasi KRL.

Terlebih ada masyarakat yang masih harus bekerja di tengah pandemi virus Corona seperti tenaga medis.

“Jadi kalau nanti dia tidak diangkut, kalau kita ada yang sakit, siapa yang merawat? Kan mereka-mereka itu yang di rumah sakit. Jadi menurut kami banyak ruginya daripada untungnya kalau (KRL) dihentikan,” kata Luhut saat rapat virtual dengan Komisi V DPR RI, Selasa (21/4/2020).

Di luar itu, pihaknya sudah meminta Pemprov DKI Jakarta secara tegas melarang dan menutup kegiatan formal dan informal di luar delapan sektor yang diperbolehkan untuk tetap beroperasi selama PSBB. Pemprov juga diminta lebih tegas menindak kegiatan kantor di luar 8 sektor yang ditetapkan.

“Nah Pak Anies (Gubernur DKI Jakarta) bilang ke saya, ‘saya akan patroli Pak Luhut, saya akan kasih pinalti Rp 100 juta bagi mereka yang masih buka,” jawab Anies yang ditirukan Luhut.

Menurutnya, pengecekan terhadap penumpang di KRL sudah jauh lebih baik dan lebih ketat. Mulai dari pemeriksaan penumpang, hingga diminta mengisi formulir untuk memberitahukan kemana penumpang akan pergi.

“Sekarang kita kerja sama antara Polisi, TNI dengan Satpol PP untuk memeriksa orang-orang yang datang ke situ dan kita akan cek dengan thermal gun. Kita juga akan meminta mereka untuk mengisi data kemana tujuannya. Ke depan kemungkinan kita akan makin ketat jadi kita akan minta surat kesehatan dia dan juga surat di mana dia bekerja,” urainya.

Pemkab Bogor Baru Salurkan Bansos ke Satu Kecamatan

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hari ini Kamis (30/4/2020) mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat miskin terdampak Covid-19.

Bupati Bogor, Ade Yasin, mengatakan, untuk penyaluran hari ini baru satu kecamatan saja, yaitu Kecamatan Leuwiliang yang terdiri dari 11 desa.

Dari 11 desa di Kecamatan Leuwiliang penerima bansos itu sebanyak 1.036 Kartu Keluarga (KK), diantaranya;  Desa Barengkok jumlah penerima sebanyak 84 KK, Cibeber Satu 87 KK, Cibeber Dua 96 KK, Karacak 107 KK, Karehkel 123 KK.

Lalu, Karyasari 69 KK, Leuwiliang 100 KK, Leuwimekar 86 KK, Pabangbon 100 KK, Purasari 70 KK dan Puraseda 114 KK.

“Alhamdulillah dengan diluncurkan ini akan dibagikan ke 11 desa di Kecamatan Leuwiliang, selama penyaluran bansos ini, kita semua di sini bekerja untuk masyarakat,” katanya kepada wartawan.

Menurut Ade sapaan akrabnya, dalam penyaluran sembako tersebut Pemkab Bogor dibantu oleh armada yang dimiliki TNI, Polri dan Danlanud ATS.

“Dengan armada dari TNI polri, dan angkatan udara juga ada, kita berterimakasih kepada Kapolres, Danlanud dan Dandim, dalam mengawal bansos ini untuk masyarakat,” ucapnya.

Politisi PPP ini menjelaskan, kenapa baru satu kecamatan yang mendapatkan bansos. Karena, dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor baru ada satu kecamatan yang sudah siap berikut datanya juga.

“Baru Kecamatan Leuwiliang saja yang sudah siap. Datanya masih du Verifikasi, selama udah jelas kita kirim. Jadi, tidak ada lagi yang tidak menerima, sambil berjalan kita terus validasi, ketika di kirim tidak ada lagi alamat gak ada dan yang meninggal,” jelasnya.

Wanita yang mempunyai dua anak ini berharap, dengan adanya penyaluran bansos ini masyarakat bisa tenang.

“Intinya kebutuhan berasnya supaya bisa terpenuhi, mekanisme penyaluran ini dari sini (Gudang Bulog Dramaga) di jemput lalu diantarkan ke desa,” tukasnya.

Untuk diketahui, masyarakat Kabupaten Bogor yang mendapatkan Bansos dari Pemkab Bogor sebanyak 200 ribu KK, dan penyalurannya bertahap sesuai dengan data yang pasti. (Andi).

Kejari Kabupaten Bogor Bakar Barbuk Senjata Api

BOGOR DAILY – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor melakukan pemusnahan barang bukti (BB) yang telah berkekuatan hukum tetap, berupa Sabu, Ganja, Pecahan Uang Palsu, Obat Terlarang dan Senjata Api beserta pelurunya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Juanda, kepada Bogordaily.net melalui telpon selulernya.

“Kita hari ini musnahkan barang bukti berupa Sabu, Ganja, Pecahan Uang Palsu, Obat Terlarang dan Senjata Api beserta pelurunya,” katanya.

Menurutnya, BB yang dimusnahkan Sabu sebanyak 462,4994 gram, 1 kg 520,8493 gram Ganja, 8000 pecahan uang palsu Rp100 ribuan, 965 obat terlarang, 65 hand phone, 7 senjata api dan 68 peluru serta 32 senjata tajam.

“Itu BB sudah berkekuatan hukum tetap, yang hadir dalam pemusnahan yaitu Kejari seluruh Kasi dan Kasubag, Kasat Narkoba, dan Kanit Reskrim Polres Bogor,” jelasnya.

Juanda menambahkan, semua BB yang diamankan serta dimusnahkan merupakan perkara putusan dari mulai bulan Oktober 2019 sampai dengan April 2020.

“Yang memang semua barbuknya sudah berkekuatan hukum tetap,” tukasnya. (Andi).

Mental Kuat, Yanto Basna Tak Kapok Jadi Kapten Timnas

0

BOGORDAILY – Rudolof Yanto Basna dua kali ditunjuk menjadi kapten Timnas Indonesia dan berakhir tidak menyenangkan. Namun, dia tak bakal kapok mengemban tugas sebagai kapten.

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 sangat menyedihkan. Dari lima laga yang dilalui, Skuad Garuda belum meraih poin dan kini dinyatakan sudah tersingkir meski ada tiga laga lagi.

Selama perjalanannya, Indonesia selalu dibuat babak belur oleh Malaysia, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam. Total ada 16 gol yang bersarang ke gawang Indonesia dengan hanya mampu tiga kali membobol gawang lawan.

Dua pertandingan terakhir, yakni saat melawan Vietnam dan Malaysia (leg kedua), Indonesia diharapkan bisa meraih poin penuh untuk memperpanjang napas. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Indonesia kalah di dua laga itu, yang membuat pertandingan sisanya tak berarti lagi.

Kekalahan melawan Malaysia menjadi puncak kesialan Yanto Basna. Kelahan Indonesia 0-2 di Bukit Jalili dianggap kesalahannya dalam mengantisipasi lawan.Pada dua pertandingan krusial itu, Yanto Basna mengemban tugas sebagai kapten. Hal yang tak pernah dia jalani sebelumnya selama di timnas.

“Saya tidak bakal kapok jika ditunjuk lagi jadi kapten timnas. Justru saya dapat pelajaran berharga sekali, memimpin tim di pertandingan lawan Vietnam dan Malaysia. Itu pertandingan besar. Hasilnya memang tidak bagus, sial sekali buat saya,” kata Yanto Basna dalam bincang-bincangnya kepada pewarta melalui sambungan telepon.

“Tapi, yang harus orang tahu, saya simpan sampai sekarang dua ban kapten di pertandingan itu. Itu adalah kenangan bersejarah, saya selalu siap jika dipercaya masuk tim dan ditunjuk menjadi kapten lagi. Mental saya kuat. Banyak orang tidak tahu kenapa saya mau menerima beban menjadi kapten saat itu,” bebernya.

1 Warga Parung Positif dan 1 Warga Cibinong Sembuh dari Korona

BOGOR DAILY – Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiyah, mengungkapkan, ada satu warga yang kembali dinyatakan positif Virus Korona per Kamis (30/4/2020).

Ia mengatakan, satu warga yang positif terinfeksi Virus Korona itu merupakan warga Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor.

“Ada satu yang terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu jenis kelamin perempuan usia 37 tahun, warga Kecamatan Parung,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya, ada juga pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19.

“Yang sembuh ada yaitu Laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Cibinong,” jelasnya.

Data yang didapat, untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) ada sebanyak 317 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 455 orang, status PDP meninggal ada 27 orang masih menunggu hasil Swab Test.

Untuk total kasus Positif Covid-19 ada sebanyak 114 orang, dinyatakan sembuh sebanyak 13 orang, dan meninggal sebanyak 11 orang. (Andi).

Sudah Tiga Hari Kota Bogor Nihil Kasus Corona

BOGOR DAILY- Kota Bogor kembali mencatatkan nihil kasus positif Covid-19. Kondisi tak ada tambahan pasien terinfeksi virus di Kota Bogor ini telah berlangsung sejak tiga hari belakang.

“Jumlah pasien terkonfirmasi positif untuk hari ini sama dengan hari sebelumnya atau tetap berjumlah 76 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Rabu (29/4/2020).

Dia menyampaikan, pasien positif yang masih dalam perawatan rumah sakit ada sebanyak 56 orang, pasien meninggal 13 orang, dan pasien sembuh 7 orang.

Sementara itu orang tanpa gejala (OTG) berjumlah total 159 orang, dinyatakan sembuh 49 orang, dan masih dalam pemantauan 110 orang.  Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 1.062 orang, selesai dipantau 937 orang sehingga orang yang masih dipantau tersisa 125 orang.

Jumlah total pasien dalam pengawasan (PDP) 184 orang. PDP sembuh 60 pasien, dalam perawatan rumah sakit 90 orang, dan PDP meninggal 34 orang.

“Lima orang yang meninggal dalam status PDP, saat ini masih menunggu Hasil Lab Swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta dan Labkesda Bandung,” kata Retno.