Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8271

PII Kembangkan Bisnis, Yuk Berbuka Puasa dengan Makanan Sunnah Islami

0

BOGORDAILY.net – Perumahan Islami Indonesia atau PII selain menjadi merk dari Developer dan Konsultan Property Syariah, saat ini PII mengembangkan bisnis nya ke ranah kebutuhan makanan, mereka memberi nama produk tersebut Makanan Sunnah Islami.

Produk tersebut saat ini sudah dipasarkan luas kepada masyarakat, bila PII mengemas produk Property Syariah tanpa riba, di produk Makanan Sunnah Islami atau MSI membuat anda sehat dan mendapatkan pahala karena menjalankan sunnah makanan ala Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam.

“Jika kita dalami, mengerjakan apa yang di lakukan Nabi Muhammad atau sunnah nabi, maka seketika itu pahala menjalankan Sunnah akan kita dapatkan.” jelas Eko Apriansyah Founder PII yang mengembangkan produk Makanan Sunnah Islami.

Makanan Sunnah Islami adalah salah satu unit bisnis dari Perumahan Islami Indonesia atau PII. Mempunyai muara semangat bisnis yang sama yaitu syiar dan dakwah islamiyah. Banyak masyarakat muslim yang selama ini belum menyadari pentingnya menjaga kesehatan, padahal Rasulullah sebagai panutan kita merupakan pribadi yang sehat, bahkan selama hidupnya hanya 2 kali sakit.

Eko menjelaskan lagi bahwa dirinya bersama rekan-rekan PII mencoba memberikan edukasi kepada khalayak bahwa menjadi pribadi yang sehat dan kuat adalah bagian dari sunnah atau ajaran Rasulullah, salah satu cara nya lewat memakan makanan yang baik lagi menyehatkan.

Produk Makanan Sunnah Islami menyediakan berbagai macam madu, kurma, habbatussauda, buah zuriah, hingga saffron atau juga dikenal dengan nama “emas merah”.

“Info lebih lanjut tentang produk-produk MSI bisa dicek di www.makanansunnahislami.com atau bisa langsung kontak admin lewat link https://bit.ly/ChatMakananSunnahIslami.” tutup Eko Apriansyah.

(Red-BDN).

Sindir Bima Arya, IDI : Prinsipnya Untuk Mencegah Penularan, Masker Jangan Lepas

0

BOGORDAILY.net – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor, Zainal Arifin, menyoroti aksi Wali Kota Bogor, Bima Arya, saat marah pada para pedagang di Plaza Dewi Sartika, dengan kondisi tanpa menggunakan Masker.

Ia menghimbau, agar masyarakat tetap menggunakan masker baik yang sehat maupun yang sembuh, dari infeksi Covid-19. Karena, masker dapat menjadi medium untuk mencegah penularan Covid-19.

“Prinsipnya untuk mencegah penularan, masker jangan lepas. Kalau dia sudah sehat, paling tidak, untuk melindungi diri sendiri dari penularan orang sakit,” katanya kepada wartawan, Kamis (30/4/2020).

Zainal -sapaan akrabnya- mengatakan, virus korona menang belum ditemukan vaksinnya. Oleh karena itu, ia meminta, bagi orang yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, tetap menjaga diri dan mengikuti imbauan pemeritah.

“Atau kemungkinan lain, virus yang ada dalam tubuh relaps atau aktif lagi,” jelasnya.

Sebagai antisipasi, dirinya menyarankan, masyarakat yang sehat maupun telah sembuh dari Covid-19 tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, memberlakukan pola hidup sehat dan bersih (PHBS) dan menjalankan physical maupun social distancing.

“Karena masih masa pandemi, apalagi hampir seluruh tempat di Indonesia zona merah. Kita tidak tahu siapa menularkan siapa atau siapa ditularkan siapa,” tukasnya.

Sebelumnya, ada yang unik saat Wali Kota Bogor, Bima Arya, mulai bekerja lagi di hari pertamanya setelah sembuh dari Virus Korona atau Covid-19, pada Selasa (28/4/2020) lalu.

Orang nomor satu di Kota Hujan ini marah-marah, saat melakukan pengecekan toko di Plaza Dewi Sartika, Kota Bogor, tanpa menggunakan masker. Padahal, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini baru dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Bima Arya terlihat geram, lantaran mendapati sejumlah toko pakaian yang masih buka di luar delapan sektor yang dikecualikan. Padahal, Kota Bogor masih memberlakukan Pembatasan sosial berskala Besar (PSBB).

Tidak hanya itu saja, Bima juga mengenakan pakaian serba hitam dan topi hitam beserta sarung tangan, Bima Arya marah-marah diatas mobil Hilux Satpol-PP Kota Bogor. (Andi).

Cannavaro Bermimpi Bisa Latih Madrid

0

BOGORDAILY – Fabio Cannavaro menyimpan hasrat untuk kembali ke Real Madrid. Pelatih asal Italia ini ingin menjadi pelatih Los Blancos suatu saat nanti.

Usai memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2011, Cannavaro menapaki jalan sebagai pelatih di Asia. Saat ini, ia menjadi pelatih tim raksasa Liga China, Guangzhou Evergrande.

Cannavaro mampu mengantarkan Guangzhou Evergrande meraih gelar Liga China 2019. Sebelumnya pria 46 tahun tersebut juga pernah melatih Tianjin Quanjian, timnas China hingga klub asal Arab Saudi, Al Nassr.

Ia kini menyimpan asa untuk menukangi tim besar Eropa suatu saat nanti. Salah satu mimpi peraih Piala Dunia 2006 ini adalah kembali ke Santiago Bernabeu untuk melatih Madrid.

“Jika Anda ingin menjadi pelatih, Anda harus memikirkan soal pencapaian tertinggi,” ujar Cannavaro dikutip dari Marca.

“Dan tujuan utamaku adalah Real Madrid, bisa juga timnas Italia atau klub besar di Eropa lainnya. Saya bekerja keras agar kesempatan tersebut bisa datang (ketika saya mampu) melatih klub seperti Real Madrid. ”

Cannavaro pernah membela Madrid dari 2006 hingga 2009 kala masih menjadi pemain. Bersama El Real, ia mencatakan 118 penampilan. Pria kelahiran Napoli ini berhasil mempersembahkan dua gelar LaLiga bagi klub Ibu Kota Spanyol tersebut.

Cegah Penularan Covid-19, Kelurahan Panaragan Bogor Rutin Monitoring Warganya

0

BOGORDAILY.net – Pemerintah Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, terus melakukan monitoring kepada warganya.

Lurah Panaragan, Abdul Manan Tampubolon, mengatakan, program dalam memonitoring rutin terhadap warga bertujuan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Manan -sapaan akrabnya- saat melakukan monitoring rutin kepada warganya dibantu oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa dan Babinkamtibmas Kelurahan Panaragan.

“Hal ini penting untuk mengetahui kondisi riil warga, yang membutuhkan bantuan. Sehingga, ketika ada pihak swasta atau dermawan yang ingin menyalurkan bantuan bisa tepat sasaran,” katanya kepada Bogordaily.net, Kamis (30/4/2020).

Tidak hanya itu, lanjutnya, Pemerintah Kelurahan Panaragan juga sudah membentuk Rukun Warga (RW) siaga Korona di 7 RW.

“Berbagai kegiatan di dalamnya seperti, pembatasan akses keluar masuk warga dan tamu, pendataan warga terdampak wabah Covid-19 untuk diusulkan melalui bantuan pemerintah, mengaktifkan siskamling untuk antisipasi kerawanan kamtibmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini dirinya juga terus mengintensifkan sosialisasi dan pemberitahuan tentang Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan aturan-aturan serta anjuran dari pemerintah untuk warga selama masa pandemi korona. (Andi).

Jerinx dan dr Tirta Soroti Ketakutan Publik soal Pandemi Corona

0

BOGORDAILY – Perbincangan Jerinx ‘SID’ dengan dr. Tirta menemui titik terang. Inti dari pembahasan mereka di Instagram adalah keduanya sepakat ketakutan yang dialami masyarakat soal COVID-19 berasal dari media massa.

“Setuju nggak yang memperburuk keadaan adalah media yang memelihara narasi ketakutan?,” tanya Jerinx ‘SID’ ‘Diskusi Teori Konspirasi X Realita Rumah Sakit bersama JRX dan Dr. Tirta’, Rabu (29/4/2020).

“Oke aku sepakat. Karena nggak seksi (kalau nggak begitu angle nya),” timpal dr. Tirta.

Jerinx ‘SID’ dan dr. Tirta mempermasalahkan narasi yang selalu dibuat oleh media. Mereka menduga media selalu terkesan mengambil angle negatif yang membuat orang ketakutan hingga imunitasnya turun.

Padahal menurut Jerinx, COVID-19 ini tidak begitu berbahaya seperti yang dipikirkan. Pemerintah juga sudah mencoba untuk menenangkan masyarakat, tapi media malah yang memperburuk keadaan.

“Aku sampai ngobrol sama dokter-dokter ‘Kenapa ya media angkatnya kalau nggak narasi Negatif nggak angkat? karena nggak trending traffic, Itu yang mereka suka,” ujar dr. Tirta.

“Its all money dan its all traffic. Coba kalau beritanya ‘bantuan dokter dan rakyat bersatu melawan COVID’ itu nggak viral,” tandas dr. Tirta.

dr. Tirta pun berharap semoga media bisa semakin memperbaiki keadaan, bukan sebaliknya. Agar tidak banyak lagi korban yang jatuh akibat wabah virus Corona ini.

“Harapanku buat teman media bantu kami untuk menyuarakan teman medis biar semangat. Saranku buat media tolong jangan di framming, tolong dibuat ‘COVID bisa sembuh lo. COVID bisa dlawan lo’,” imbuh dr. Tirta.

“Dari awal mau ngelurusin diskusi ini. COVID dateng jadi seolah-olah kena COVID mati. Karena ketakutan orang mati itu bener real mulu,” pungkasnya.

Waspada Karhutla di Tengah Pandemi Corona

BOGORDAILY – Curah hujan di sejumlah daerah di Indonesia mulai berkurang. Pemerintah mulai bersiap menyambut musim kemarau yang biasanya terjadi di pertengahan tahun.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Dwi Korita, memprediksi tahun ini Indonesia mengalami El Nino Netral dengan tingkat kekeringan pada musim kemarau lebih tinggi dibandingkan normalnya.

“Awan hujan masih tersedia sekitar bulan April-Mei, sehingga ini waktu yang paling tepat untuk menyelenggarakan TMC pada beberapa provinsi rawan karhutla untuk mengisi embung dan membasahi gambut,” kata Dwi beberapa waktu lalu.

Satu hal paling ditakuti bila hujan tak lagi turun. Munculnya titik panas di hutan dan lahan gambut mudah terbakar. Tiap tahun permasalahan ini terus berulang, hingga membuat repot pemerintah pusat dan daerah.

Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan hingga Kalimantan menjadi wilayah langganan kebakaran hutan setiap tahunnya. Namun saat ini, baru Provinsi Sumatera Selatan yang melaporkan kemunculan titik api.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, kurun waktu empat bulan ini terpantau 1.113 titik panas (hotspot). Hotspot terbanyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir sejumlah 266 titik, disusul Muara Enim (192 titik), dan Musi Banyuasin (192 titik). Tiga daerah itu dikenal sebagai wilayah rawan karhutla setiap tahun.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengungkapkan, angka tersebut terbilang tinggi mengingat saat ini lahan masih dalam kondisi basah akibat hujan yang beberapa kali masih turun. Jika tidak segera diatasi, hotspot semakin meluas terlebih musim kemarau akan tiba pada pekan ketiga Mei 2020.

“Lahan sekarang masih basah, tapi hotspot sudah muncul. Ada 1.113 titik yang terpantau selama empat bulan ini,” ungkap Ansori, Senin (27/4).

Ansori menambahkan, karhutla di Sumsel tahun lalu seluas 328.457 hektar. Jumlah ini menjadikan Sumsel menjadi daerah terbesar terjadinya kebakaran hutan di Indonesia.

Untuk mengetahui posisi hotspot, penggunaan satelit juga dioptimalkan. Setidaknya ada lima satelit seperti Aqua, Landsat-8, NOAA, SNPP dan Terra menjadi rujukan utama dengan masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahannya.

“Satelit bisa mendeteksi hotspot, dipantau langsung oleh helikopter dan dipastikan sekaligus pemadaman oleh tim darat maupun udara,” kata dia.

Meski jumlah hotspot yang terpantau masih cukup kecil, kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah. Mengingat, Indonesia sendiri sedang berjuang melewati masa pandemi virus Corona atau Covid-19 yang merenggut tujuh ratusan jiwa.

“Karhutla tetap jadi prioritas kerja pemerintah. Sebagaimana arahan Bapak Presiden (Joko Widodo) meski kita menghadapi masa sulit karena penyebaran Covid-19, Corona, namun pelayanan prioritas tidak boleh terganggu. Kerja lapangan dan koordinasi tim supervisi tetap jalan mengantisipasi karhutla, terutama di wilayah rawan,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, pada Sabtu (25/4) lalu.

Memodifikasi Cuaca

Mencegah titik api semakin meluas di masa pandemi ini, sejumlah langkah segera dilakukan. Salah satunya melakukan hujan buatan dengan memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca.

“Untuk Karhutla kita tidak bisa menunggu, harus dari sekarang upaya antisipasi seperti Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dilakukan. Kita sudah menyurati para Kepala Daerah di awal Maret, dan meminta semua pihak termasuk swasta dan pemangku kawasan untuk waspada karhutla,” tegasnya.

Rencananya, proses hujan buatan mulai dilakukan awal Mei. Saat ini, semua persiapan sedang dimatangkan.

Ditambahkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Alue Dohong, metode TMC berupa hujan buatan mengacu prediksi BMKG bahwa saat itu masih tersedia potensi bibit awan, sedangkan mendekati bulan Juni curah hujan akan mengalami penurunan. Alue mengatakan, kondisi di Sumatera yang mengalami peningkatan karhutla harus diantisipasi dengan upaya pencegahan melalui pendekatan dari darat dan udara.

“Pencegahan karhutla melalui udara bisa dilaksanakan dengan TMC untuk membasahi gambut, mengisi embung dan kanal yang sudah dibangun. Sedangkan pencegahan karhutla terus dilakukan melalui patroli terpadu serta memeriksa kondisi sumur bor dan sekat kanal supaya senantiasa berfungsi baik, dan siap digunakan,” ujar Alue. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (28/4).

Ditambahkan, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Bambang Hendroyono, dalam pengendalian karhutla harus melibatkan semua pihak, baik dari pemerintah maupun korporasi yang bertanggung jawab pada area konsesi.

“Biaya TMC cukup besar, jadi harus dilakukan pada area prioritas yang terjadi karhutla berulang selama lima tahun terakhir, sehingga lokasi turunnya hujan buatan hasil penyemaian awan bisa secara efektif mencegah karhutla,” ujar Bambang.

Solusi lainnya yang bisa dilakukan, terang Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Karliansyah, dilakukan pembayaran lahan. Imbauan itu sudah dikirimkan kepada 15 gubernur dan 31 bupati/wali kota.

Dalam surat tersebut dilampirkan peta lahan gambut yang sudah ditumpukan dengan peta titik api serta peta kelembapan tanah.

Dia memastikan, patroli oleh Manggala Agni dan Brigdalkarhut KSDA akan terus dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan COVID-19 selama masa pandemi.

Enno Lerian Rindu Naik MRT

0

BOGORDAILY – Sudah beberapa bulan masyarakat Indonesia tengah menghadapi pandemi Corona yang kian merebak. Tentunya waktu mengkarantina diri di rumah membuat beberapa orang ingat akan kesehariannya yang biasa dilakukan sebelum pandemi hadir.

Salah satu contoh, musisi Enno Lerian tampak rindu momen-momennya ketika sepulang bekerja sambil menaiki MRT. Hal itupun disampaikannya dalam unggahan di Instagram, dilihat, Kamis (30/4/2020).

“Selama pandemik ini hal yang paling gw kangenin adalah naik MRT..” tulis Enno dalam keterangan foto.

“Kenapa??? Di sinilah gw bisa mengistirahatkan isi kepala gw dari bekerja dan berpikir, walaupun paling nggak sampai 15 menit tiap harinya saat berangkat atau pulang dari kantor,” lanjutnya lagi.

Rupanya beberapa menit yang ia lewati saat berada di dalam MRT, biasa Enno gunakan untuk melepas penat dalam menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga.

“Tapi 15 menit itu cukup banget ngebuat gw yang berperan jadi ibu yg ngurus suami, anak, rumah, dapur dan juga pekerjaan untuk bisa tetap waras..” lanjutnya.

Namun, kali ini Enno belum lagi merasakan hal itu lantaran pandemi yang mengharuskan dirinya diam di rumah.

Masa-masa karantina diri ini rupanya membuat jadwal harian Enno tidak teratur seperti biasanya. Enno merasa tidak sempat untuk menyusun jadwal kegiatannya setiap hari.

“Tapi saat pandemi ini terjadi?? Boro boro.. jangankan bikin jadwal harian biar teratur dan terarah atau malah ngejurnal, mau nulisnya aja nggak sempet sempet (tapi kalau nulis caption mah sempet, maklum kan curhat colongan siapa tau ada yg senasib)” tutup Enno.

Nasib Liga 1 Buram, Tim Pelatih Persija Jakarta Pulang ke Brasil

0

BOGORDAILY – Tiga tim pelatih Persija Jakarta asal Brasil memilih pulang kampung. Mereka adalah pelatih Sergio Farias beserta Stefano Pellegrino dan Rodrigo Pellegrino.

Mereka belum menentukan kapan akan kembali ke Indonesia. Sejauh ini juga tak ada kepastian kelanjutan Shopee Liga 1 2020.

Opsi menggelar pertandingan tanpa penonton kemungkinan tak akan dipilih sebagaimana yang dilakukan beberapa liga di Asia Lainnya. Ketum PSSI, Mochamad Iriawan merasa mustahil untuk melanjutkan kompetisi dalam waktu dekat dengan opsi tanpa penonton sekalipun.

Terkait itu, tiga tim pelatih Persija Jakarta sempat bertahan lama di Indonesia di tengah rehat kompetisi dan pandemi virus corona. Ketiganya sudah tiba di Brasil pada, Senin (27/4/2020), waktu setempat.

“Saya dan keluarga baik-baik saja, kami semua tetap aman di rumah, menunggu periode karantina ini selesai. Saya masih merasa sedikit lelah karena perjalanan panjang ke Brasil,” kata Sergio Farias, dikutip dari laman resmi klub.

“Harapan saya sama dengan semua orang yang ingin kembali bekerja, kembali disibukkan dengan sepak bola. Saya tidak sabar menunggu kita semua dapat kembali ke kehidupan normal,” ujarnya menambahkan.

Meninggalkan Jakarta bukan berarti melepas tanggung jawabnya sebagai pelatih Persija. Eks pelatih Pohang Steelers itu akan tetap mengontrol aktivitas latihan mandiri para pemain Macan Kemayoran.

Ia meminta para pemainnya untuk tetap disiplin sebagai pesepakbola. Namun tetap tak lupa untuk menjalankan instruksi pemerintah dalam upaya pencegahan tertular/menyebarkan virus corona.

“Semua pemain mengikuti program kebugaran di rumah dan saya meminta kepada mereka adalah tinggal di rumah dan mengikuti saran kebersihan,” tutur Sergio Farias menutup pernyataan.

Dana Dialokasi untuk Covid-19, Menag Minta Maaf Potongan Uang Kuliah Batal Dilakukan

BOGORDAILY – Menteri Agama, Fachrul Razi, minta maaf pemotongan uang kuliah tunggal pada semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri batal direalisasikan. Sebab saat ini, pemerintah sedang mengalihkan sebagian alokasi dana Kementerian Agama untuk penanganan COVID-19.

“Mohon maaf, kami akan mencoba memikirkan lagi tentang masalah ini. Percayalah kami sangat peduli tentang ini,” kata Fachrul kepada wartawan di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (29/4)

Dia mengatakan, niat baik Kementerian Agama untuk memotong uang kuliah tunggal semester ganjil 2020/2021 mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri tidak bisa diwujudkan karena pemerintah membutuhkan dana besar untuk menanggulangi Covid-19.

Kementerian Agama, katanya, sudah menyiapkan skema untuk menutup kekurangan pemasukan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dengan menyisihkan sebagian alokasi dana bidang pendidikan kalau pemotongan uang kuliah tunggal dilakukan.

Namun, dia melanjutkan, pemerintah ternyata membutuhkan banyak dana untuk menanggulangi Covid-19 sehingga memangkas alokasi dana untuk Kementerian Agama hingga Rp2,6 triliun.

“Ada keputusan Kementerian Keuangan bahwa dana kami dipotong untuk mengatasi Covid-19 sebesar Rp2,6 triliun. Angka itu buat Kemenag besar sekali karena semua sudah ada programnya masing-masing,” kata dia.

“Begitu dipotong Rp2,6 triliun, maka kami tidak bisa bergerak apa-apa lagi untuk membantu mengatasi kekurangan pendapatan pada lembaga pendidikan Islam (jika uang kuliah mahasiswa dipotong),” ia menambahkan.

Menteri Agama mengatakan, Kementerian Keuangan memotong anggaran Kementerian Agama karena saat ini pemerintah sedang membutuhkan banyak dana untuk menanggulangi pandemi COVID-19 dan dampaknya, termasuk untuk membantu masyarakat miskin melalui program jaring pengaman sosial.

“Pemerintah butuh dana untuk mendukung hal itu dan diambil dari beberapa kementerian, termasuk Kemenag kebagian Rp2,6 triliun sehingga kami membatalkan rencana itu,” katanya mengenai alasan pemotongan uang kuliah tunggal semester ganjil 2020/2021 bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

Nekat Mudik, PNS bakal Dipecat

BOGOR DAILY- Pemerintah telah melarang keras aparatur sipil negara (ASN) alias PNS, TNI, Polri, pegawai BUMN dan anak usaha BUMN untuk mudik selama pandemi virus Corona (COVID-19). Jika ketahuan mudik, ada sanksi berat yang harus diterima.

Asisten Deputi Integritas dan Evaluasi Sistem Merit Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Bambang Dayanto Sumarsono mengatakan ada tiga jenis pelanggaran yang dijatuhkan yakni hukuman ringan, sedang, dan berat.

“Tindak lanjut dugaan pelanggaran disiplin hukumannya, tata cara, maupun mekanisme diatur sesuai dengan kebutuhan instansi masing-masing. Ada berbagai kategori hukuman disiplin ringan, hukuman sedang, maupun berat,” kata Bambang dikutip melalui YouTube BNPB, Kamis (30/4/2020).

Secara lebih rinci, Bambang menjelaskan untuk hukuman ringan yakni teguran lisan dan pernyataan tidak puas instansi terhadap ASN tersebut baik secara lisan maupun tertulis.

“Kemudian kategori dua sudah hukuman sedang itu sudah menyangkut administrasi kepegawaiannya antara lain dia tidak bisa naik gaji golongan secara berkala, tidak diizinkan naik pangkat dan bahkan diturunkan pangkatnya,” ujarnya melanjutkan.

Sedangkan untuk hukuman berat atau paling berat akan diturunkan pangkat selama tiga tahun non job, diturunkan jabatannya dan diberhentikan secara tidak hormat.

“Yang berat itu turun pangkat selama tiga tahun non job kemudian diturunkan jabatannya bahkan pemberhentian tidak hormat tidak atas keinginannya sendiri,” tegasnya.

Catatan merah ini akan dimasukkan ke SAPK-BKN yang merupakan sistem aplikasi pelayanan kepegawaian BKN. Dampaknya, kata Bambang, akan berpengaruh terhadap karirnya ke depan. “Ini jadi catatan dan berpengaruh terhadap karir mereka nantinya,” imbuhnya.

Aturan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB Nomor 41/2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Kegiatan Mudik Bagi Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.